• Tidak ada hasil yang ditemukan

PREMI YANG BELUM MERUPAKAN PENDAPATAN

39. INFORMASI SEGMEN

25,699 2.142.149 71,094 219,773 12,692 668,284 69,199 757,729 28,526 105,298 9,380 179,156 195,630 8,197 3,894 29,391 46,952 24,142

Total kewajiban ekuivalen dalam Rupiah (ribuan) Jumlah bersih dalam Dolar AS

Jumlah bersih dalam Rupiah (ribuan)

39. INFORMASI SEGMEN

a. Segmen geografis

Sumatera

dan Batam Jawa Kalimantan Sulawesi Bali Jabodetabek Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Aset

Investasi - - - - - 327.144 327.144 Kas dan bank 1.963 642 750 192 93 16.977 20.618 Piutang premi 17.276 15.396 6.805 5.897 2.016 51.274 98.664 Piutang reasuransi 9.592 447 588 76 141 2.514 13.359 Biaya dibayar dimuka 167 432 330 28 5 17.451 18.414 Pajak dibayar dimuka - - - - - 2.209 2.209 Aset tetap - bersih 3.355 1.118 2.030 769 628 25.552 33.452 Aset yang tidak dapat dialokasikan - - - - - - 4.408

32.353 18.035 10.503 6.962 2.883 443.121 518.268 1.384.420 Jumlah aset Rp'000.000 Rp'000.000 668,284 757,729 Rp'000.000 2009

Sebagai akibat berfluktuasinya nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, Perusahaan memperoleh laba (rugi) bersih dari selisih kurs sebesar Rp (221,048,216) dan Rp 277.221.425 untuk tahun 2009 dan 2008.

Rp'000.000

1.397.582

126,430 148,679

a. Segmen geografis (lanjutan)

Sumatera

dan Batam Jawa Kalimantan Sulawesi Bali Jabodetabek Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Kewajiban

Estimasi klaim retensi sendiri 11.518 4.251 3.198 3.159 716 13.277 36.118 Hutang klaim 6.492 1.347 931 519 376 7.864 17.529 Premi yang belum merupakan pendapatan 27.364 16.241 7.910 6.394 2.580 72.562 133.051 Pendapatan premi ditangguhkan 61.636 52.066 19.932 19.362 8.731 26.610 188.336 Hutang komisi 955 87 199 15 (57) 3.021 4.221 Hutang reasuransi 774 169 355 110 133 856 2.398 Hutang pajak 90 38 28 28 8 2.802 2.994 Kewajiban yang tidak dapat dialokasikan - - - - - - 9.618 Jumlah kewajiban 108.829 74.199 32.553 29.587 12.487 126.992 394.265

Rp'000 000 Rp'000.000 2009

Sumatera

dan Batam Jawa Kalimantan Sulawesi Bali Jabodetabek Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Pendapatan premi

Premi bruto 100.116 56.105 30.307 21.562 9.447 220.645 438.182 Premi reasuransi (25.986) (14.209) (9.306) (5.287) (2.708) (26.999) (84.495) Penurunan/(kenaikan)premi yang

belum merupakan pendapatan 158 (2.414) (130) (994) (7) (14.025) (17.412) Jumlah pendapatan premi 74.288 39.482 20.871 15.281 6.732 179.621 336.275 Beban underwriting

Beban klaim

Klaim bruto 52.989 16.475 8.583 5.874 3.746 127.151 214.818 Klaim reasuransi (11.223) (815) (663) (77) (184) (3.614) (16.576) Kenaikan/(penurunan) estimasi klaim

retensi sendiri 5.704 2.140 1.695 2.339 533 3.809 16.220 Jumlah beban klaim 47.470 17.800 9.615 8.136 4.095 127.346 214.462 Beban komisi - bersih 5.720 1.295 1.227 291 288 12.239 21.060 Beban underwriting lainnya 5.791 7.074 2.825 3.576 1.349 10.668 31.283 Jumlah beban underwriting 58.981 26.169 13.667 12.003 5.732 150.253 266.805 Hasil underwriting 15.307 13.313 7.204 3.278 1.000 29.368 69.470

Rp 000.000 2009

a. Segmen geografis (lanjutan)

Jawa Sulawesi Jabodetabek Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Aset

Investasi - - - - - 283.208 283.208 Kas dan bank 2.077 536 399 81 266 8.456 11.815 Piutang premi 7.094 5.275 2.526 2.573 985 38.382 56.835 Piutang reasuransi 1.203 184 1.013 96 - 1.374 3.870 Biaya dibayar dimuka 274 569 69 24 5 16.659 17.600 Pajak dibayar dimuka - - - - - 2.209 2.209 Aset tetap - bersih 4.119 1.260 2.156 726 710 26.811 35.782 Aset yang tidak dapat dialokasikan - - - - - - 9.985

14.767 7.824 6.163 3.500 1.966 377.099 421.304 Kewajiban Jumlah aset Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Sumatera Kalimantan Rp'000.000

dan Batam Bali

2008

Kewajiban

Estimasi klaim retensi sendiri 5.814 2.110 1.503 820 183 9.468 19.898 Hutang klaim 3.851 1.694 1.089 112 391 4.232 11.369 Premi yang belum merupakan pendapatan 27.522 13.827 7.780 5.400 2.574 58.536 115.639 Pendapatan premi ditangguhkan 43.481 27.823 14.896 11.567 6.534 8.774 113.075 Hutang komisi 522 - 245 13 - 3.514 4.294 Hutang reasuransi 475 110 123 18 9 25.615 26.350 Hutang pajak 232 116 61 52 19 1.138 1.618 Kewajiban yang tidak dapat dialokasikan - - - - - - 10.251 Jumlah kewajiban 81.897 45.680 25.697 17.982 9.710 111.277 302.494

Jawa Sulawesi Jabodetabek Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Pendapatan premi

Premi bruto 82.688 38.682 23.562 14.560 7.101 167.605 334.198 Premi reasuransi (6.581) (2.180) (2.142) (573) (323) (5.305) (17.104) Penurunan/(kenaikan)premi yang

belum merupakan pendapatan (13.211) (6.935) (4.365) (3.145) (1.328) (36.240) (65.224) Jumlah pendapatan premi 62.896 29.567 17.055 10.842 5.450 126.060 251.870 Beban underwriting

Beban klaim

Klaim bruto 31.311 12.572 11.740 3.505 2.474 89.042 150.644 Klaim reasuransi (3.806) (407) (2.079) (24) (2) (2.486) (8.804) Kenaikan/(penurunan) estimasi klaim

retensi sendiri 1.852 (67) (467) 374 48 2.768 4.508 Jumlah beban klaim 29.357 12.098 9.194 3.855 2.520 89.324 146.348 Beban komisi - bersih 7.301 1.934 1.970 488 344 15.961 27.998 Beban underwriting lainnya 3.879 2.836 1.414 1.080 580 3.107 12.896 Jumlah beban underwriting 40.537 16.868 12.578 5.423 3.444 108.392 187.242 Hasil underwriting 22.359 12.699 4.477 5.419 2.006 17.669 64.628

Sumatera

dan Batam Kalimantan

2008 Rp'000.000

b. Segmen usaha

Kendaraan Rangka

Kebakaran Bermotor Rekayasa Kapal Aneka Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Pendapatan premi

Premi bruto 18.300 310.436 127 - 4.006 105.313 438.182 Premi reasuransi (9.799) (72.006) (175) - (1.858) (657) (84.495) Penurunan/(kenaikan) premi yang

belum merupakan pendapatan (316) (9.506) 22 (7) 156 (7.761) (17.412) Jumlah pendapatan premi 8.185 228.924 (26) (7) 2.304 96.895 336.275 Beban underwriting

Beban klaim

Klaim bruto 12.712 122.294 - - 364 79.448 214.818 Klaim reasuransi (9.796) (6.500) - - (234) (46) (16.576) Kenaikan/(penurunan) estimasi klaim

retensi sendiri 879 15.358 17 - (60) 26 16.220 Pengangkutan

Rp'000.000 2009

Jumlah beban klaim 3.795 131.152 17 - 70 79.428 214.462 Beban komisi - bersih 171 11.159 (22) - 569 9.183 21.060 Beban underwriting lainnya 2 30.983 - - - 298 31.283 Jumlah beban underwriting 3.968 173.294 (5) - 639 88.909 266.805 Hasil underwriting 4.217 55.630 (21) (7) 1.665 7.986 69.470

Kendaraan Rangka

Kebakaran Bermotor Rekayasa Kapal Aneka Jumlah Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Rp'000.000 Pendapatan premi

Premi bruto 16.111 224.986 74 - 4.795 88.232 334.198 Premi reasuransi (7.722) (6.254) (43) (19) (1.979) (1.087) (17.104) Penurunan/(kenaikan) premi yang

belum merupakan pendapatan (238) (45.207) (6) 7 (128) (19.652) (65.224) Jumlah pendapatan premi 8.151 173.525 25 (12) 2.688 67.493 251.870 Beban underwriting

Beban klaim

Klaim bruto 9.574 81.819 599 192 332 58.128 150.644 Klaim reasuransi (4.648) (2.960) (544) (20) (65) (567) (8.804) Kenaikan/(penurunan) estimasi klaim

retensi sendiri (1.231) 6.666 107 (286) (647) (101) 4.508 Jumlah beban klaim 3.695 85.525 162 (114) (380) 57.460 146.348 Beban komisi - bersih 849 15.226 1 - 848 11.074 27.998 Beban underwriting lainnya - 12.472 - - - 424 12.896

Pengangkutan

Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 424/KMK.06/2003 tanggal 30 September 2003 yang menggantikan Keputusan Menteri Keuangan No. 481/KMK.017/1999 tanggal 7 Oktober 1999, Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio solvabilitas yang dihitung dengan menggunakan pendekatan Risk Based Capital ("RBC"). Selama masa penyesuaian dari peraturan sebelumnya menjadi peraturan yang berlaku saat ini, perusahaan diwajibkan untuk memenuhi batas tingkat solvabilitas sekurang-kurangnya 5% pada akhir triwulan pertama tahun 2000, 15% pada akhir tahun 2000, 40% pada akhir tahun 2001, 75% pada akhir tahun 2002, 100% pada akhir tahun 2003 dan 120% pada akhir tahun 2004.

Rasio solvabilitas sebagaimana dimaksud di dalam keputusan tersebut dihitung dengan membandingkan tingkat solvabilitas dengan batas minimum tingkat solvabilitas yang diwajibkan. Tingkat solvabilitas dihitung dengan mengurangkan jumlah kewajiban (kecuali hutang subordinasi) dari kekayaan yang diperkenankan. Sesuai dengan ketentuan dari keputusan tersebut, aset perusahaan harus memenuhi berbagai persyaratan untuk dapat dianggap sebagai "kekayaan yang diperkenankan" dan cadangan teknis atas premi yang belum merupakan pendapatan harus memenuhi sekurang-kurangnya 40% dari premi retensi sendiri (pengurangan antara premi bruto, premi reasuransi dan komisi bersih).

Tingkat Solvabilitas

Kekayaan yang diperkenankan

Kewajiban (kecuali pinjaman subordinasi) Jumlah tingkat solvabilitas

Batas Tingkat Solvabilitas (BTSM) Kegagalan pengelolaan kekayaan

Kekayaan dan kewajiban dalam setiap jenis mata uang Beban klaim yang terjadi dan beban klaim yang diperkirakan Risiko reasuradur

Jumlah Batas Tingkat Solvabilitas Kelebihan Batas Tingkat Solvabilitas Rasio Pencapaian Solvabilitas

117,51 2008 124,12 394.265,03 89.565,92 302.494,13 Rp'000.000 382.350,71 Rp'000.000

Pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008, tingkat solvabilitas Perusahaan (tidak diaudit), yang dihitung berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 424/KMK.06/2003, masing-masing sebesar Rp 89.565,92 juta dan Rp 79.856,58 juta serta rasio solvabilitas (tidak diaudit) masing-masing sebesar 125,93% dan 149,36%. Perhitungan tingkat solvabilitas Perusahaan tersebut di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :

18.443,69 48.522,98 2009 79.856,58 125,93% 34.939,83 483.830,95 149,36% 53.464,42 26.392,16 113,55 1.506,42 71.122,23 18.282,96 20.979,28

Kewajiban Penyampaian Informasi

Total kewajiban pada tanggal 31 Desember 2009 sebesar Rp 394,26 milyar meningkat sebesar Rp 91,77 milyar atau 30,34% jika dibandingkan dengan total kewajiban pada tanggal 31 Desember 2008 sebesar Rp 302,49 milyar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya hutang klaim sebesar Rp 6,16 milyar, penurunan hutang reasuransi sebesar Rp 23,95 milyar, peningkatan pendapatan premi ditangguhkan sebesar Rp 75,26 milyar dan

i k t d t k i b R 33 63 il

Sehubungan dengan perubahan lebih dari 20% pada pos total aset dan total kewajiban, maka bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:

Total aset pada tanggal 31 Desember 2009 sebesar Rp 518,27 milyar meningkat sebesar Rp 96,97 milyar atau 23,02% jika dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2008 sebesar Rp 421,30 milyar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya investasi berupa deposito berjangka rupiah sebesar Rp 54,41 milyar dan meningkatnya nilai investasi property sebesar Rp 1,43 milyar dan meningkatnya piutang premi sebesar Rp 41,83 milyar.

Peningkatan aset yang terdiri dari penempatan deposito berjangka sebesar Rp 54,41 milyar dan piutang premi sebesar Rp 41,83 milyar maupun peningkatan kewajiban yang terdiri dari hutang klaim sebesar Rp 6,16 milyar, hutang reasuransi sebesar Rp 23,95 milyar, pendapatan premi ditangguhkan sebesar Rp 75,26 milyar dan cadangan teknis sebesar Rp 33,63 milyar, semuanya disebabkan oleh meningkatnya pendapatan premi di tahun 2009 yaitu sebesar Rp 103,98 milyar atau 31,11%. Sedangkan peningkatan nilai investasi properti sebesar Rp 1,43 milyar disebabkan oleh kenaikan harga pasar properti investasi.

peningkatan cadangan teknis sebesar Rp 33,63 milyar.

Kondisi ini tentunya menunjukan adanya peningkatan kinerja Perusahaan, sehingga laba sebelum pajak penghasilan yang berhasil diperoleh Perusahaan adalah sebesar Rp 31,06 milyar dan penerimaan arus kas bersih dari aktivitas operasi Perusahaan adalah sebesar Rp 54,31 milyar.

Neraca

Efek

Saham Pihak ketiga

Pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa Kenaikan harga pasar efek yang belum direalisasikan

Pihak ketiga 9.861.279 8.725.080 (1.816.149) (2.952.348)

Beberapa akun dalam laporan keuangan untuk tahun 2008 telah reklasifikasi sesuai dengan penyajian laporan keuangan tahun 2009 untuk tujuan perbandingan. Akun-akun dalam laporan keuangan tahun 2008 yang telah direklasifikasi adalah sebagai berikut:

Sebelum Sesudah

reklasifikasi reklasifikasi Rp'000 Rp'000

Tersedia untuk dijual:

31.444.587

75.726.888

Pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa (21.461.903) 22.820.398

43.

Efektif berlaku pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010 : a.

Dokumen terkait