• Tidak ada hasil yang ditemukan

INFORMATION OF APPLICATION ON CORPORATE GOVERNANCE GUIDELINES FOR PUBLIC COMPANY

Dalam dokumen TOTO Indonesia | Investors (Halaman 136-139)

INFORMASI PENERAPAN ATAS PEDOMAN TATA KELOLA BAGI PERUSAHAAN

No. Recommendation

Rekomendasi

Information Keterangan

P T S u r y a To t o I n d o n e s i a T b k . 135 Dewan Komisaris Perusahaan Terbuka

mempunyai kebijakan pengunduran diri apabila terlibat dalam kejahatan keuangan.

Dewan Komisaris atau KNR menyusun kebijakan suksesi anggota Direksi Perusahaan Terbuka.

Penentuan jumlah anggota direksi mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka serta efektivitas dalam

pengambilan keputusan. Penentuan Komposisi anggota Direksi Perusahaan Terbuka selalu memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan dan pengalaman yang dibutuhkan.

Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan memang memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi. Direksi Perusahaan Terbuka mempunyai kebijakan penilaian sendiri untuk menilai kinerja Direksi.

Kebijakan penilaian sendiri Direksi Perusahaan Terbuka diungkapkan dalam Laporan Tahunan.

Direksi Perusahaan Terbuka mempunyai kebijakan pengunduran diri apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. Perusahaan Terbuka memiliki Kebijakan untuk mencegah terjadinya Insider Trading.

Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan Anti Korupsi dan Anti Fraud.

Board of Commissioners of Public Company has a policy of resignation when engaged in inancial crime. Board of Commissioner or The Committee of Nomination and Remuneration compile the succession policy of the Directors of Public Company.

Condition of Public Company and the effectivity of decision making determines the number of Board of Directors.

Composition of Board of Directors always concerns to the diversity of skills, knowledge and the experience required.

Accounting or Financial Directors does have the expertise and/or knowledge in Accounting.

Directors of Public Company have a self assessment policy to evaluate the BOD performance.

Directors’ Self Assessment policy of Public Company has been disclosed in Annual Report.

The Board of Directors of Public Company has a policy of resignation when engaged in inancial crime. Public Company has a policy to prevent the occurrence of Insider Trading.

Public Company has a policy of Anti- Corruption and Anti-Fraud.

Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 No. Recommendation Rekomendasi Information Keterangan

Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan Pemasok dan Vendor. Perusahaan Terbuka memiliki Kebijakan Pemenuhan hak-hak Kreditur.

Perusahaan Terbuka memiliki Kebijakan sistem Whistleblowing.

Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang Direksi dan Karyawan.

Perusahaan Terbuka memanfaatkan penggunaan teknologi informasi secara lebih luas selain situs Web sebagai media keterbukaan informasi.

Public Company has Procurement Management Policy.

Public Company has policies for fulilling the rights of creditors.

Public Company has a policy of Whistleblowing system.

Public Company has a policy of long- term incentives for Directors and Employees.

Public Company utilizes the use of information technology more widely in addition to the Website as a media of information disclosure. Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi Comply Terpenuhi 20 21 22 23 24 No. Recommendation Rekomendasi Information Keterangan

P T S u r y a To t o I n d o n e s i a T b k . 137 In order to comply with applicable regulations on

Audit Committee and considering the function of the Audit Committee which is to support the Board of Commissioners in exercising supervision on the Company, allow us hereby to present the activities during the year ended on 31 December 2016.

Pursuant to the resolution of the Board of Commissioners adopted in the General Meeting of Shareholders dated 6 June 2016 has been resolved the membership in the Audit Committee consisting of 3 (three) persons with the following positions: Chairman : Segara Utama

Member : Gunawan Sumana Member : Ariefuddin Amas

The charter of the Audit Committee was adopted on 15 December 2014 and shall be continuously renewed in accordance with applicable laws and regulations.

The number of meetings made by the Audit Committee in the year 2015 are:

• 12 (twelve) meetings of the Audit Committee, inviting the attendance of the Internal Audit. • 2 (two) meetings with the External Auditor. The duties and responsibilities of the Audit Committee are to provide professional and independent advice to the Board of Commissioners with respect to reports or issues submitted by the Board of Directors to the Board of Commissioners and to perform other tasks related to the tasks of the Board of Commissioners. In the year 2016, matters performed by the Audit Committee were as follows:

• Discuss and review with the Management on the ofice of the Public Accountant that will be used as External Auditor.

• Prepare Standard Operating Procedures for the Audit Committee.

• Examine and provide opinions on the presentation of the Company’s quarterly Financial Report that will be submitted to the Financial Services Authority and the Financial Institutions.

Untuk memenuhi ketentuan yang berlaku tentang Komite Audit dan mengingat fungsi Komite Audit yang peranannya adalah menunjang Dewan Komisaris dalam melaksanakan pengawasan terhadap Perseroan, maka bersama ini perkenankan kami menyampaikan kegiatan-kegiatan selama setahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.

Berdasarkan keputusan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 6 Juni 2016 telah ditetapkan keanggotaan Komite Audit sebanyak 3 (tiga) orang dengan posisi sebagai berikut:

Ketua : Segara Utama Anggota : Gunawan Sumana Anggota : Ariefuddin Amas

Piagam Komite Audit telah ditetapkan pada tanggal 15 Desember 2014, akan dilakukan pembaharuan terus-menerus sesuai dengan perkembangan dan peraturan yang berlaku.

Jumlah pertemuan yang sudah Komite Audit lakukan pada tahun 2015 adalah:

• 12 (dua belas) kali Rapat antar Komite Audit dengan mengundang Internal Audit.

• 2 (dua) kali Rapat dengan Eksternal Auditor. Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan pendapat profesional dan independen kepada Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal- hal yang disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris, dan melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas Komisaris.

Dalam tahun 2016 hal – hal yang telah dikerjakan Komite Audit adalah sebagai berikut:

• Menelaah dan membahas dengan Manajemen mengenai Kantor Akuntan Publik yang akan digunakan sebagai Eksternal Auditor.

• Telah membuat Standard Operating Procedures untuk Komite Audit.

• Memeriksa dan memberikan masukan atas penyajian Laporan Keuangan triwulan Perseroan yang dilaporkan kepada OJK dan Lembaga Keuangan.

REPORT OF THE AUDIT COMMITTEE

Dalam dokumen TOTO Indonesia | Investors (Halaman 136-139)