• Tidak ada hasil yang ditemukan

DENGAN INSTANSI TERKAIT DI PELABUHAN

5.1.1. Instansi Pemerintah

5.1.1.1 Administrator Pelabuhan

Menurut Keputusan Menteri Perhubungan No.KM.67 tahun 1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Administrasi Pelabuhan Bab I pasal 1 :

1) Kantor Administrator Pelabuhan adalah unit organik dibidang keselamatan pelayaran di pelabuhan yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Pelabuhan di lingkungan Departemen Perhubungan

2) Kantor Administrator Pelabuhan Kelas I (Utama) berada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Kantor Administrator Pelabuhan lainnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor Wilayah Departemen Perhubungan.

3) Kantor Administrator Pelabuhan dipimpin oleh seorang Kepala Kantor.

Menurut pasal 2, Administrator Pelabuhan mempunyai tugas menyelenggarakan pemberian pelayanan keselamatan pelayaran di dalam daerah lingkungan kerja dan daerah lingkungan kepentingan pelabuhan untuk memperlancar angkutan laut.

Menurut pasal 3, Kantor Admininstrator Pelabuhan menyelenggarakan fungsi :

1) Penilikan kegiatan lalu lintas angkutan laut yang meliputi kapal, penumpang, barang dan hewan serta pemantauan pelaksanaan tarif angkutan laut.

2) Pembinaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pemantauan pelaksanaan tarif TKBM.

3) Penilikan terhadap syarat kelaiklautan kapal dan pengeluaran Surat Izin Berlayar (SIB).

4) Pencegahan dan penanggulangan pencemaran serta pemadam kebakaran di perairan pelabuhan

5) Pengamanan, penertiban dan penegakan peraturan perhubungan laut di dalam daerah lingkungan kerja pelabuhan guna menjamin kelancaran operasional di bidang pelabuhan

6) Pengawasan keselamatan di bidang pembangunan fasilitas dan peralatan pelabuhan, alur pelayaran dan kolam pelabuhan serta pemantauan kerja operasional pelabuhan

45 Hubungan Aplikasi Kepelabuhanan Dengan Instansi Terkait di Pelabuhan

7) Pemeriksaan nautis, teknis, radio, pembangunan dan perombakan kapal serta pemberian sertifikasi

8) Pelaksanaan pengukuran dan status hukum kapal, serta pengurusan dokumen pelaut, penyijilan awak kapal dan perjanjian kerja laut

9) Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, tata usaha dan rumah tangga Kantor Administrator Pelabuhan

5.1.1.2 Bea Cukai

Sesuai dengan Undang-Undang Repbulik Indonesia No.10/1995 tentang Kepabeanan, Direktorat Bea Cukai berada yang berada di bawah Departemen Keiangan mengatur dan mengawasi kepabeanan di seluruh wilayah Indonesia. Jadi, secara umum tugas instansi Bea dan Cukai adalah mengenakan pajak cukai terhadap barang atau muatan yang masuk keluar daerah dimana pemerintah telah mengenakan kewajiban untuk membayar bea.

Instansi Bea dan Cukai di pelabuhan memiliki tugas

1) Mengadakan pemeriksaan terhadap keluar/masuknya barang di daerah Bea dan Cukai.

2) Pemeriksaan terhadap barang-barang muatan di kapal maupun di gudang.

3) Menetapkan besarnya bea masuk sesuai tarif untuk jenis barang berdasarkan tarif yang ditetapkan pemerintah.

4) Mengawal barang yang belum terkena bea masuk dari pelabuhan ke enter port atau sebaliknya.

5) Mengawal barang dari kawasan pedalaman yang dinyatakan daerah bea cukai ke pelabuhan atau sebaliknya

5.1.1.3 Syahbandar

Syahbandar adalah badan yang melaksanakan port clearance, yaitu pemeriksaan surat-surat kapal, agar kapal dapat keluar masuk pelabuhan. Syahbandar adalah penegak hukum dalam ketertiban bandar dan pengawas keselamatan pelayaran. Kapal-kapal harus memiliki dokumen yang menyatakan bahwa kapal layak laut serta telah memenuhi syarat dan ketentuan keselamatan pelayaran.

5.1.1.4 Imigrasi

Direktorat Imigrasi adalah badan yang berada di bawah Departemen Kehakiman yang mempunyai tugas untuk :

1) Mengawasi keluar masuknya orang sesuai ketentuan keimigrasian.

2) Memeriksa penumpang dan awak kapal, dalam hal penumpang asing yang hendak masuk atau keluar daerah hukum Indonesia.

3) Dalam hal ini akan diperiksa paspornya apakah sudah memenuhi ketentuan

4) Memeriksa paspor Anak Buah Kapal (ABK) 5) Memberikan immigration clearance.

5.1.1.5 Dinas Karantina dan Kesehatan

Sesuai dengan KM 26/1998 Dinas Karantina disatukan dengan Dinas Kesehatan. Adapun tugas Dinas Karantina di pelabuhan adalah : 1) Melakukan pelayanan kesehatan.

2) Memeriksa dan meneliti buku kesehatan, derrating certificate, daftar awak kapal dan penumpang.

3) Memberikan health certificate dan health clearance.

4) Mengawasi tumbuh-tumbuhan dan hewan yang dibawa keluar masuk pelabuhan melalui kapal.

5) Bila perlu memerlukan karantina.

Dinas Kesehatan Pelabuhan merupakan instansi yang berada bawah Departemen Kesehatan dengan tugas sebagai berikut :

1) Melakukan pelayanan kesehatan.

2) Memeriksa dan meneliti buku kesehatan, derrating certificate (sertifikat bebas tikus), daftar awak kapal dan penumpang.

3) Memberikan health certificate dan health clearance.

5.1.1.6 Keamanan dan Ketertiban

Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) merupakan penjaga keamanan perairan pelabuhan dan pantai sekitarnya. Polisi yang bertugas di pelabuhan adalah polisi khusus yang dinamakan Kesatuan Penjaga dan Pengamanan Pelabuhan (KP3).

5.1.1.7 Sucofindo

Sucofindo (superintending company) merupakan instansi di bawah Departemen Perdagangan yang bertugas menilai mutu, harga dan jumlah harga dari muatan yang masuk/keluar Indonesia. Disamping itu Sucofindo juga bertindak sebagai lembaga penelitian pemerintah mengenai jumlah dan mutu dari muatan. Badan ini berhak mengeluarkan sertifikat-sertifikat yang diperlukan. Bilai diperlukan, Sucofindo juga memeriksa keadaan muatan di luar negeri yang hendak diimpor ke Indonesa, serta menyatakan harganya dan mutunya untuk keperluan bea masuk.

47 Hubungan Aplikasi Kepelabuhanan Dengan Instansi Terkait di Pelabuhan 5.1.2. Perusahaan Swasta

Perusahaan swasta yang melaksanakan jasa kepelabuhanan terkait dengan lalu lintas kapal, penumpang dan barang terdiri dari :

5.1.2.1 Perusahaan Pelayaran

Merupakan perusahaan yang mengoperasikan kapal-kapal, baik milik sendiri maupun kapal sewa (charter).

5.1.2.2 Perusahaan Bongkar Muat

Merupakan perusahaan yang bergerak dalam kegiatan bongkar dan muat barang/petikemas ke kapal.

5.1.2.3 Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) dan Freight Forwarder Merupakan perusahaan yang menyediakan jasa pengurusan barang-barang di Bea Cukai, pelayaran dan angkutannya.

5.1.2.4 Perusahaan Angkutan Bandar

Merupakan perusahaan yang mengadakan angkutan barang dan manusia antara kapal dan daratan.

5.1.2.5 Perusahaan Angkutan Darat

Merupakan perusahaan yang menyediakan angkutan barang-barang yang dibongkar/muat dari kapal.

5.1.2.6 Perbankan

Merupakan perusahaan yang mengadakan jasa perbankan di pelabuhan, terutama transaksi ekspor/impor barang.

5.1.2.7 Surveyor

Merupakan perusahaan yang mensurvei mutu suatu keadaan barang atau kapal.

5.1.2.8 Perusahaan Persewaan Peralatan

Merupakan perusahaan menyewakan peralatan bongkar/muat barang dan transportasi.

Dokumen terkait