• Tidak ada hasil yang ditemukan

38. FINANCIAL INSTRUMENTS AND FINANCIAL RISK

MANAGEMENT

a. Manajemen risiko permodalan a. Capital risk management

Tujuan utama dari pengelolaan permodalan Grup adalah untuk memastikan peringkat kredit yang kuat dipertahankan dan rasio modal yang sehat dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup mengelola struktur modalnya dan membuat penyesuaian terkait dengan perubahan kondisi ekonomi dan karakterisktik risiko usahanya. Untuk dapat menjaga dan menyesuaikan struktur modalnya, Grup dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham atau tingkat pengembalian modal atau menerbitkan surat saham. Tidak ada perubahan dalam tujuan, kebijakan dan proses dan sama seperti penerapan tahun-tahun sebelumnya.

The main objective of the Group’s capital management is to ensure that it maintains a strong credit rating and healthy capital ratios in order to support its business and maximize shareholders value. The Group manages its capital structures and makes adjustments with respect to changes in economic conditions and the characteristics of its business risks. In order to maintain and adjust its capital structure, the Group may adjust the amount of dividend payments to shareholders, return capital structure or issue shares certificates. No changes have been made in the objectives, policies and processes as they have been applied in previous year.

Dewan Direksi Perusahaan secara berkala melakukan review struktur permodalan Perusahaan. Sebagai bagian dari review ini, Dewan Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang berhubungan.

The Board of Directors of the Company periodically reviewed the Company's capital structure. As part of this review, the Board of Directors considered the cost of capital and related risk.

a. Manajemen risiko permodalan (lanjutan) a. Capital risk management (continued)

Gearing ratio pada akhir periode pelaporan adalah sebagai berikut:

The gearing ratio as of the end reporting period are as follows:

31/03/2014 31/12/2013

US$ US$

Pinjaman 870.794.457 765.502.816 Debt

Kas dan setara kas 34.769.673 42.555.033 Cash and cash equivalents

Pinjaman - bersih 836.024.783 722.947.783 Net debt

Ekuitas 492.359.103 475.541.345 Equity

Rasio pinjaman - bersih

terhadap ekuitas 169,80% 152,03% Net debt to equity ratio

Pinjaman terdiri dari seluruh utang Grup yang dikenakan bunga.

Debts consist of all of the Group’s interest bearing loans.

b. Kebijakan akuntansi yang signifikan b. Significant accounting policies

Rincian kebijakan akuntansi yang signifikan dan metode yang diterapkan (termasuk kriteria pengakuan, dasar pengukuran, dan dasar pengakuan pendapatan dan beban) untuk setiap klasifikasi aset keuangan, liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas diungkapkan dalam Catatan 2.

Details of the significant accounting policies and methods adopted (including the criteria for recognition, the bases of measurement, and the bases for recognition of income and expenses) for each class of financial asset, financial liability and equity instrument are disclosed in Note 2.

c. Kelompok instrumen keuangan c. Categories of financial instruments

31/03/2014 31/12/2013

US$ US$

Aset keuangan Financial assets

Aset keuangan tersedia dijual 7.971.685 7.458.290 Avalaible for sale financial asset

Pinjaman yang diberikan

dan piutang Loan and receivables

Kas dan setara kas 34.769.673 42.555.033 Cash and cash equivalents

Rekening yang dibatasi

penggunaannya 6.874.989 6.782.293 Restricted cash

Piutang usaha 31.761.470 26.098.993 Trade receivable

Piutang lain-lain 36.943.925 33.262.762 Other receivable

Piutang jangka panjang 223.261.454 211.127.859 Long-term receivable

KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)

c. Kelompok instrumen keuangan c. Categories of financial instruments

31/03/2014 31/12/2013

US$ US$

Liabilitas keuangan Financial liabilities

Liabilitas keuangan diukur

pada biaya perolehan Financial liabilities

diamortisasi at amortised cost

Pinjaman jangka pendek 101.952.908 104.784.370 Short-term loans

Utang usaha 8.629.927 8.167.666 Trade payables

Utang lain-lain 10.873.990 9.677.585 Other payable

Beban akrual 25.961.878 37.605.325 Accrued expenses

Pinjaman jangka panjang 617.932.646 527.510.069 Long-term loans

Pinjaman konversi 55.086.243 55.086.243 Convertible loan

Liabilitas lainnya 110.052.460 99.039.521 Other liabilities

Jumlah 930.490.053 841.870.779 Total

Jumlah tercatat aset keuangan yang tercermin di atas merupakan eksposur maksimum risiko kredit Grup.

The carrying amount of financial assets reflected above represent The Group’s maximum exposure to credit risk.

d. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan

d. Objectives and policies of financial risk

management Tujuan dan kebijakan manajemen risiko

keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi serta untuk mengelola risiko pasar termasuk risiko nilai tukar mata uang non-fungsional, risiko suku bunga dan risiko harga; risiko kredit serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Grup dimaksudkan untuk mengurangi dampak keuangan dari fluktuasi suku bunga dan nilai tukar mata uang non fungsional serta meminimalisir potensi kerugian yang dapat berdampak pada risiko keuangan Grup. Kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah sebagai berikut:

Objectives and policies of the Group’s financial risk management are to ensure that the appropriate financial source is available for operations and to manage the market risk including non-functional exchange risk, interest rate risk and price risk; credit risk and liquidity risk. The Group’s treasury policies are designed to address the financial impact of fluctuations in interest rates and foreign exchange rates and to minimise potential adverse effects on the Group’s financial risk. The Group’ financial risk management policies are as follows:

Risiko manajemen nilai tukar mata uang non-fungsional

Foreign currency exchange risk management

Risiko nilai tukar mata uang non-fungsional Grup timbul terutama dari volatilitas nilai tukar mata uang non-fungsional. Pendapatan, biaya-biaya, piutang usaha, utang dan pinjaman Grup sebagian besar diselenggarakan dalam mata uang US$. Kebijakan Grup adalah melakukan penyeimbangan arus kas dari aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama. Aset dan liabilitas moneter Grup pada akhir periode pelaporan adalah sebagai berikut:

The foreign currency exchange risks of the Group mainly result from the volatility in non-functional exchange rates. Revenues, expenses, trade receivables and payables and loans of the Group is mostly in US$ currency. The policy of the Group is balancing its cash flows from operating and financing activities in the same currency. The monetary asset and liability of the Group at the end of reporting period are as follows:

d. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (Lanjutan)

d. Objectives and policies of financial risk

management (Continued)

Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen

Asing/ USD/ Asing/ USD/

Foreign Equivalent to Foreign Equivalent to

Currencies US$ Currencies US$

Aset/ Assets Kas dan setara kas/

Cash and cash equivalents Rp'000'000 11.532.570 1.011.274 5.724 469.585 Aset keuangan lainnya/

Other financial asset Rp'000'000 90.909.100 7.971.685 90.909 7.458.290 Piutang lain-lain/

Other accounts receivable Rp'000'000 115.321.113 10.112.339 129.404 10.616.452

Jumlah/ Total 19.095.298 18.544.327

Liabilitas/ Liabilities Pinjaman jangka pendek/

Short-term loans Rp'000'000 145.549.993 12.763.065 145.550 11.941.095

Utang usaha/

Trade accounts payable Rp'000'000 40.590.750 3.559.343 41.267 3.385.616

Beban akrual/

Accrued expenses Rp'000'000 76.918.482 6.744.869 182.382 14.962.809

Utang lain-lain/

Other payables Rp'000'000 395.628 34.692 4.209 345.300

Jumlah/ Total 23.101.969 30.634.820

Jumlah liabilitas moneter bersih/

Total net monetary liabilities (4.006.671) (12.090.493)

31/12/2014 31/12/2013

Tabel berikut memperlihatkan sensitivitas Grup atas perubahan dalam US$ terhadap mata uang Rupiah (Rp) di atas. Tingkat sensitivitas di bawah ini digunakan ketika melaporkan risiko mata uang Rp kepada anggota manajemen kunci secara internal dan mewakili penilaian manajemen terhadap kemungkinan perubahan nilai pertukaran mata uang Rp. Analisa sensitivitas hanya dilakukan pada pos moneter yang didenominasi dalam mata uang Rp dan menyesuaikan translasinya pada akhir periode atas perubahan nilai pertukaran mata uang Rp. Angka positif di bawah ini mengindikasikan peningkatan dalam laba dimana mata uang Rp di atas melemah pada persentase tertentu terhadap US$. Untuk persentase yang sama atas menguatnya mata uang Rp di atas terhadap US$, akan berdampak yang setara dan berlawanan terhadap laba.

The following table details the Group’s sensitivity to changes in US$ against the above Rupiah (Rp) currency. The sensitivity rate below are used when reporting Rp currency risk internally to key management personnel and represents management’s assessment of the reasonably possible change in Rp exchange rates. The sensitivity analysis includes only outstanding Rp currency denominated monetary items and adjusts their translation at period end for the change in Rp currency exchange rates. A positive number below indicates an increase in profit where the above Rp currency weakening at certain percentage against the US$. For the same percentage of strengthen of the above Rp currency against the US$, there would be an equal and opposite impact on profit.

KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued) d. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko

keuangan (Lanjutan)

d. Objectives and policies of financial risk

management (Continued)

Tingkat Pengaruh Tingkat Pengaruh

sensitivitas/ pada laba rugi/ sensitivitas/ pada laba rugi/

Sensitivity Effect on Sensitivity Effect on

rate profit or loss rate profit or loss

% US$ % US$

Rupiah 3% (120.200) 3% (362.715) Rupiah

31/12/2013 31/03/2014

Risiko suku bunga Interest rate risk

Risiko suku bunga adalah risiko dimana arus kas atau nilai wajar di masa datang atas instrumen keuangan Grup akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar.

Interest rate risk is the risk that the fair value or future cash flows of the Group’s financial instrument will fluctuate because of changes in market interest rates.

Aset dan liabilitas keuangan yang berpotensi terpengaruh risiko suku bunga terutama terdiri dari kas dan setara kas, rekening kas dibatasi penggunaannya, piutang jangka panjang, pinjaman jangka pendek, liabilitas lain-lain dan pinjaman jangka panjang. Grup memonitor perubahan suku bunga pasar untuk memastikan suku bunga Grup sesuai dengan pasar. Grup belum melakukan lindung nilai yang efektif untuk pinjaman yang suku bunganya mengambang pada akhir periode pelaporan.

The financial assets and liabilities that potentially subject the Group to interest rate risk consist mainly of cash and cash equivalents, restricted cash, long-term receivable, short-term loan, other liability and long-term loans. Changes in market interest rates are closely monitored to ensure that the Group’s interest rates are in line with the market. The Group has not yet entered into effective hedges for borrowings with variable interest rates at the end of reporting period.

Analisis sensitivitas dibawah ini, ditentukan berdasarkan eksposur suku bunga terhadap pinjaman jangka pendek, liabilitas lain-lain dan pinjaman jangka panjang yang menggunakan suku bunga mengambang. Analisa ini disajikan dengan asumsi saldo liabilitas keuangan pada akhir periode pelaporan masih beredar sepanjang tahun.

The sensitivity analyses below have been determined based on the exposure to interest rate for the floating rate of short-term loan, other liability and long-term loan. The analysis is prepared assuming the amount of the liability outstanding at the end of the reporting period was outstanding for the whole year.

Jika suku bunga mengalami perubahan 50 basis point lebih tinggi/rendah dan variable lain konstan, rugi sebelum pajak Grup akan meningkat/menurun sebesar US$ 1.582.834 (2013: US$ 1.327.438).

If interest rate had been 50 basis points higher/lower and the other variable held constant, Group’s loss before tax would increase/decrease by US$ 1,582,834 (2013: US$ 1,327,438).

d. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (Lanjutan)

d. Objectives and policies of financial risk

management (Continued)

Risiko kredit Credit risk

Grup memiliki risiko kredit yang terutama berasal dari simpanan di bank, investasi dalam bentuk efek, kredit yang diberikan kepada pelanggan, piutang lain-lain dan piutang jangka panjang. Grup mengelola risiko kredit yang terkait dengan simpanan di bank, investasi dalam bentuk efek dengan memonitor reputasi, credit ratings dan menekan risiko agregat dari masing-masing pihak dalam kontrak.

The Group is exposed to credit risk primarily from deposits in banks, investment securities, credit exposures given to customers, other receivables and long-term receivables. The Group manages credit risk exposures from its deposits with banks, investment securities by monitoring reputation, credit ratings and limiting the aggregate risk to any individual counterparty.

Terkait dengan eksposur kredit atas piutang usaha kepada pelanggan, Grup melakukan analisa kredit dan menetapkan batasan kredit konsumen sebelum penerimaan konsumen baru. Batasan kredit ini ditinjau secara berkala.

In respect of credit exposures of trade receivables due from customers, the Group assesses the potential customer’s credit quality and sets credit limits before accepting any new customers. These limits are reviewed periodically.

Terkait dengan konsentrasi risiko kredit karena Grup memiliki pelanggan yang masih terbatas saat ini, Grup menerapkan kebijakan pemberian kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian, memonitor kredit dan melakukan pengelolaan penagihan meminimalisir risiko kredit.

In respect of the concentration of credit risk as the Group has currently limited customers, the Group applies prudent credit acceptance policies, credit monitoring as well as manages the collection of receivables in order to minimise the credit risk exposure.

Risiko manajemen likuiditas Liquidity risk management

Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

Ultimate responsibility for liquidity risk management rests with the board of directors, which has built an appropriate liquidity risk management framework for the management of the Group’s short, medium and long-term funding and liquidity management requirements. The Group manages liquidity risk by maintaining adequate reserves, banking facilities and reserve borrowing facilities by continuously monitoring forecast and actual cash flows and matching the maturity profiles of financial assets and liabilities.

Tabel berikut merupakan analisis liabilitas keuangan Grup berdasarkan jatuh tempo dari tanggal pelaporan sampai dengan tanggal jatuh tempo. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel merupakan jumlah tercatat, kecuali pinjaman jangka panjang karena seluruh liabilitas keuangan jatuh tempo dalam 12 bulan, sehingga pengaruh pendiskontoan arus kas tidak signifikan. Grup menggunakan suku bunga rata-rata tertimbang 8,02% per tahun (2012: 11,74%) untuk pinjaman jangka panjang.

The following table analyses the Group’s financial liabilities based on maturity groupings from the reporting date to the contractual maturity date. The amounts discloused in table are their carrying balances, except for long-term loans as all financial liabilities due within 12 months, therefore the impact of discounting cash flows is not significant. The Group used the weight average interest rate at 8.02% per annum (2012: 11.74%) for long-term loans.

KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued) d. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko

keuangan (Lanjutan)

d. Objectives and policies of financial risk

management (Continued)

Tiga bulan sampai

Kurang dari dengan Satu sampai Lebih dari

tiga bulan/ satu tahun/ dengan lima tahun/

Less than Three lima tahun/ Greater

three months One to than Jumlah/

months to one year five years five years Total

US$ US$ US$ US$ US$

Pinjaman jangka pendek - 101.952.908 - - 101.952.908 Short-term loans Utang usaha 8.629.927 - - - 8.629.927 Trade payables Utang lain-lain - 10.873.990 - - 10.873.990 Other payables

Beban akrual 24.539.300 1.422.578 - - 25.961.878 Accrued expense

Pinjaman jangka panjang 23.349.909 95.927.997 693.172.213 812.450.119

Liabilitas lain lain - 21.091.425 88.961.035 110.052.460 Long-term loans

Jumlah 56.519.137 231.268.899 782.133.248 - 1.069.921.283 Total

31/03/2014

Tiga bulan sampai

Kurang dari dengan Satu sampai Lebih dari

tiga bulan/ satu tahun/ dengan lima tahun/

Less than Three lima tahun/ Greater

three months One to than Jumlah/

months to one year five years five years Total

US$ US$ US$ US$ US$

Pinjaman jangka pendek - 104.784.370 - - 104.784.370 Short-term loans Utang usaha 8.167.666 - - - 8.167.666 Trade payables Utang lain-lain - 9.641.118 - - 9.641.118 Other payables Liabilitas lain-lain - 19.579.919 79.459.602 - 99.039.521 Other liabilities Beban akrual 36.182.746 1.422.578 - - 37.605.324 Accrued expense Pinjaman jangka panjang 22.831.196 83.203.304 609.297.195 - 715.331.695 Long-term loans

Jumlah 67.181.608 218.631.289 688.756.797 - 974.569.694 Total

31/12/2013

e. Nilai wajar instrumen keuangan e. Fair value of financial instruments

Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai tercatatnya karena jatuh temponya dalam jangka pendek atau menggunakan suku bunga pasar yang berlaku.

The fair values of the financial assets and financial liabilities recorded at amortized cost in the consolidated financial statements approximate their fair values because of their short-term maturities or they carry prevailing market interest rates.

Teknik-teknik penilaian dan asumsi-asumsi yang digunakan untuk tujuan pengukuran nilai wajar.

Valuation techniques and assumptions applied for the purposes of measuring fair value.

e. Nilai wajar instrumen keuangan (Lanjutan) e. Fair value of financial instruments

(Continued) Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas

keuangan, ditentukan sebagai berikut:

The fair values of financial assets and financial liabilities are determined as follows: • Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas

keuangan dengan standar persyaratan dan ketentuan dan diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada harga pasar yang berlaku.

• the fair values of financial assets and financial liabilities with standard terms and conditions and traded on active markets are determined with reference to quoted market prices;

• Nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan lainnya (tidak termasuk instrumen derivatif) ditentukan sesuai dengan model harga yang berlaku umum berdasarkan analisa arus kas diskonto menggunakan harga dari transaksi pasar kini yang dapat diamati dan kuotasi dealer untuk instrumen yang sama.

• the fair values of other financial assets and financial liabilities (excluding derivative instruments) are determined in accordance with generally accepted pricing models based on discounted cash flow analysis using prices from observable current market transactions and dealer quotes for similar instruments;

• Nilai wajar instrumen derivatif dihitung menggunakan harga kuotasi. Pada saat harga tersebut tidak tersedia, dilakukan analisa arus kas diskonto menggunakan kurva yield yang diaplikasikan selama jangka waktu instrumen untuk derivatif tanpa opsi, dan opsi model harga untuk opsi derivatif. Kontrak forward valuta asing diukur dengan menggunakan tingkat kuotasi nilai pertukaran dan kurva hasil yang berasal dari kuotasi suku bunga sesuai dengan jatuh tempo kontrak. Interest rate swaps diukur pada nilai kini dari arus kas masa depan yang diestimasi dan di diskontokan berdasarkan kurva yield yang dapat diaplikasikan dari kuotasi tingkat suku bunga.

• the fair value of derivative instruments are calculated using quoted prices. Where such prices are not available, discounted cash flow analysis is performed using the applicable yield curve for the duration of the instruments for non-optional derivatives, and option pricing models for optional derivatives. Foreign currency forward contracts are measured using quoted forward exchange rates and yield curves derived from quoted interest rates matching maturities of the contracts. Interest rate swaps are measured at the present value of future cash flows estimated and discounted based on the applicable yield curves from quoted interest rates.

Tabel berikut ini merupakan analisis instrumen keuangan yang diukur setelah pengakuan awal pada nilai wajar, yang dikelompokkan dalam Tingkat 1 sampai dengan 3 berdasarkan hirarki nilai wajar yang dapat diobservasi:

The following table provides an analysis of financial instruments that are measured subsequent to initial recognition at fair value, grouped into Levels 1 to 3 based on the degree to which the fair value is observable:

• Pengukuran nilai wajar Tingkat 1 yang diperoleh dari harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset dan liabilitas yang identik;

• Level 1 fair value measurements are those derive from quoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or liabilities;

• Pengukuran nilai wajar Tingkat 2 yang diperoleh dari input selain dari harga kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi harga); dan

• Level 2 fair value measurements are those derived from inputs other than quoted prices included within Level 1 that are observable for the asset or liability, either directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e. derived from prices); and

KEUANGAN (Lanjutan) MANAGEMENT (Continued)

e. Nilai wajar instrumen keuangan (Lanjutan) e. Fair value of financial instruments

(Continued) • Pengukuran nilai wajar Tingkat 3 yang

diperoleh dari teknik penilaian yang memasukkan input untuk aset dan liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi).

• Level 3 fair value measurements are those derived from valuation techniques that include inputs for the asset or liability that are not based on observable market data (unobservable inputs).

Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/

Level 1 Level 2 Level 3 Total

US$ US$ US$ US$

Aset keuangan tersedia Financial assets at availbale

untuk dijual atas for sale on quoted

Investasi saham yang investments

dikuotasikan 7.971.685 - - 7.971.685 in shares

31/03/2014

Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/

Level 1 Level 2 Level 3 Total

US$ US$ US$ US$

Aset keuangan tersedia Financial assets at availbale

Dokumen terkait