• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT BENAKAT INTEGRA Tbk (dahulu/formerly PT BENAKAT PETROLEUM ENERGY Tbk) DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT BENAKAT INTEGRA Tbk (dahulu/formerly PT BENAKAT PETROLEUM ENERGY Tbk) DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES"

Copied!
107
0
0

Teks penuh

(1)

PT BENAKAT INTEGRA Tbk

(dahulu/formerly PT BENAKAT PETROLEUM ENERGY Tbk)

DAN ENTITAS ANAK/AND ITS SUBSIDIARIES

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM/

INTERIM CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

31 MARET 2014/ 31 MARCH 2014

TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED

(2)

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR

31 MARET 2014

FOR THE THREE MONTHS PERIOD ENDED 31 MARCH 2014

DAFTAR ISI CONTENTS

Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan posisi keuangan konsolidasian interim

Laporan laba rugi komprehensif konsolidasian interim

Laporan perubahan ekuitas konsolidasian interim

Laporan arus kas konsolidasian interim

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim Ekshibit/ Exhibit A B C D E Directors’ Statement

Independent Auditors’ Report

Interim consolidated statement of financial position

Interim consolidated statement of comprehensive income

Interim consolidated statement of changes in equity

Interim consolidated statement of cash flows

Notes to interim consolidated financial statements

(3)
(4)

Catatan/

31/03/2014 Notes 31/12/2013

US$ US$

ASET ASSETS

ASET LANCAR CURRENT ASSETS

Kas dan setara kas 34.769.673 6 42.555.033 Cash and cash equivalents

Aset keuangan lainnya 6.874.989 7 6.782.293 Other financial assets

Piutang usaha 31.761.470 8 26.098.993 Trade receivables

Piutang lain-lain 9 Other receivables

Pihak ketiga 33.270.696 32.946.355 Third parties

Pihak berelasi 213.372 36 316.407 Related parties

Persediaan 4.654.443 10 4.448.375 Inventories

Uang muka dan biaya dibayar dimuka 109.519.473 11 5.621.097 Advances and prepaid expenses

Pajak dibayar dimuka 12.596.221 21 11.513.301 Prepaid taxes

Jumlah aset lancar 233.660.337 130.281.854 Total current assets

ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS

Piutang jangka panjang 226.721.311 12 211.127.859 Long-term receivable

Aset keuangan lainnya 7.971.685 7 7.458.290 Other financial assets

Aset pajak tangguhan 6.359.345 21 6.321.113 Deferred tax assets

Investasi pada entitas asosiasi 104.641.679 13 102.944.153 Investments in associates

Aset tetap - setelah dikurangi Fixed assets - net of accumulated

akumulasi penyusutan tanggal 31 M aret 2014 depreciation as of 31 March 2014 of

sebesar US$ 27.241.834 US$ 27,241,834

(31 Desember 2013: US$ 23.285.484) 374.864.077 14 377.032.065 (31 Desember 2013: US$ 23,285,484)

Aset minyak dan gas bumi 20.049.655 15 18.882.731 Oil and gas assets

Aset tidak berwujud 422.750.374 16 436.812.629 Intangible assets

Goodwill 48.650.839 17 48.650.839 Goodwill

Aset lain-lain 168.076 176.881 Other assets

Jumlah aset tidak lancar 1.212.177.041 1.209.406.560 Total non-current assets

JUMLAH ASET 1.445.837.378 1.339.688.414 TOTAL ASSETS

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim pada See accompanying notes to interim consolidated financial statements on

Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of

(5)

Catatan/

31/03/2014 Notes 31/12/2013

US$ US$

LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES

Pinjaman jangka pendek 101.952.908 18 104.784.370 Short-term loans

Utang usaha 19 Trade payables

Pihak berelasi 3.618.540 36 3.759.999 Related parties

Pihak ketiga 5.011.387 4.407.667 Third parties

Utang lain-lain Other payables

Pihak ketiga 10.837.498 20 9.641.118 Third parties

Pihak berelasi 36.492 36 36.467 Related parties

Utang pajak 21.263.899 21 18.785.362 Taxes payables

Beban akrual 24.839.881 22 37.605.325 Accrued expenses

Liabilitas jangka panjang jatuh tempo Current maturities of long-term

dalam satu tahun liabilities

Pinjaman jangka panjang 76.237.327 23 65.514.498 Long-term loans

Liabilitas lain-lain 21.091.425 24 19.579.919 Others liabilities

Jumlah liabilitas jangka pendek 264.889.358 264.114.725 Total current liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES

Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi

bagian jatuh tempo dalam satu tahun Long-term liabilities - net of current maturities

Pinjaman jangka panjang 541.695.318 23 461.995.571 Long-term loans

Liabilitas lain-lain 88.961.035 24 79.459.602 Others liabilities

Pinjaman konversi 55.086.243 25 55.086.243 Convertible loans

Provisi imbalan pasca-kerja 704.095 26 618.742 Provision for post-employment benefits

Liabilitas pajak tangguhan 3.407.476 21 2.872.187 Deferred tax liabilities

Jumlah liabilitas jangka panjang 689.854.167 600.032.345 Total noncurrent liabilities

Jumlah liabilitas 954.743.526 864.147.070 Total liabilities

EKUITAS EQUITY

M odal saham - nilai nominal Rp 100 per saham Share capital - Rp 100 par value per share

M odal dasar - 72.000.000.000 saham Authorized - 72,000,000,000 shares

M odal ditempatkan dan disetor - Subscribed and paidup

-36.508.170.014 saham 372.946.242 27 372.946.242 36,508,170,014 shares

Tambahan modal disetor 76.310.819 28 76.310.819 Additional paid-in capital

Selisih kurs penjabaran laporan keuangan 2.961.548 3.993.757Translation adjustment on financial statement

Cadangan revaluasi investasi (23.201.914) 7 (25.658.167) Invesment revaluation reserve

Saldo laba 52.302.535 38.238.115 Retained earnings

Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable

kepada pemilik Perusahaan 481.319.230 465.830.766 to owners of the Company

Kepentingan non-pengendali 9.774.622 29 9.710.578 Non-controlling interest

Jumlah ekuitas 491.093.852 475.541.344 Total equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.445.837.378 1.339.688.414 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim pada See accompanying notes to interim consolidated financial statements on

Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of

(6)

Catatan/

2014 Notes 2013

US$ US$

PENDAPATAN USAHA 87.675.432 30 8.022.599 OPERATING REVENUES

BEBAN POKOK PENDAPATAN 44.420.309 31 4.918.457 COST OF REVENUES

LABA KOTOR 43.255.123 3.104.142 GROSS PROFIT

Keuntungan dan kerugian lain-lain (1.731.892) 33 765.714 Other gain and losses

Pendapatan bunga 3.146.799 82.757 Interest income

Bagian laba dari entitas asosiasi 1.697.526 1.329.671 Share in profit associate

Beban administrasi (7.114.669) 32 (2.117.487) Administrative expenses

Beban keuangan (14.547.112) 34 (2.912.371) Finance costs

LABA SEBELUM PAJAK 24.705.774 252.426 PROFIT BEFORE TAX

MANFAAT (BEBAN) PAJAK (10.579.079) 44.862 TAX BENEFIT (EXPENSE)

LABA PERIODE BERJALAN 14.126.696 297.288 PROFIT FOR THE PERIOD

PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME

Kerugian yang timbul dari penjabaran Loses arising from financial

laporan keuangan (1.032.209) (760.658) statement translation

Penurunan nilai wajar aset keuangan Decrease in fair value of

tersedia untuk dijual 2.456.253 (47.397) available for sale financial asset

Jumlah 1.424.043 (808.055) Total

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME (LOSS)

PERIODE BERJALAN 15.550.739 (510.767) FOR THE PERIOD

LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: PROFIT ATTRIBUTABLE TO:

Pemilik Perusahaan 14.064.421 357.635 Owners of the Company

Kepentingan non-pengendali 62.275 29 (60.347) Non-controlling interest

Jumlah 14.126.696 297.288 Total

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF YANG TOTAL COMPREHENSIVE INCOME (LOSS)

DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:

Pemilik Perusahaan 15.488.464 (450.420) Owners of the Company

Kepentingan non-pengendali 62.275 29 (60.347) Non-controlling interest

Jumlah 15.550.739 (510.767) Total

LABA PER SAHAM: 39 EARNINGS PER SHARE:

DASAR 0,000386 0,000010 BASIC

UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE THREE MONTHS PERIOD ENDED

dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. the interim consolidated financial statements taken as whole.

31 MARET 2014 31 MARET 2014

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim pada See accompanying notes to interim consolidated financial statements on

(7)

Tambahan modal Penjabaran Cadangan revaluasi Saldo laba diatribusikan kepada Kepentingan

disetor/ laporan keuangan/ investasi/ (defisit)/ pemilik Perusahaan non-pengendali/ Jumlah Modal saham/ Additional paid in Financial statement Investment Retained earnings Equity attributable to Non-controlling ekuitas/ Share capital capital translation revaluation reserve (deficits) owner of the Company interest Total equity

US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$ US$

Saldo per 01/01/2013/ 31/12/2012 359.636.112 70.321.262 12.022.132 (23.715.309) (17.078.537) 401.185.660 (9.053) 401.176.607 Balance as of 01/01/2013 / 31/12/2012

Pelaksanaan waran menjadi saham 13.310.130 5.989.557 - - - 19.299.687 - 19.299.687 Exercise of warrants into shares

Cadangan konversi utang menjadi convertible loan option reserve into

saham entitas pengendalian bersama - - - - - - - - the shares of the jointly controlled entity

Laba periode berjalan - - - - 357.635 357.635 (60.347) 297.288 Profit for the period

Pendapatan komprehensif lain - - (760.658) (47.397) - (808.055) - (808.055) Other comprehensive income

Saldo per 31/03/2013 372.946.242 76.310.819 11.261.474 (23.762.706) (16.720.902) 420.034.927 (69.400) 419.965.527 Balance as of 31/03/2013

Saldo per 31/12/2013 372.946.242 76.310.819 3.993.757 (25.658.167) 38.238.115 465.830.766 9.710.578 475.541.344 Balance as of 31/12/2013

Pelaksanaan waran menjadi saham - - - - - - - - Exercise of warrants into shares

Cadangan konversi utang menjadi convertible loan option reserve into

saham entitas pengendalian bersama - - - - - - 1.769 1.769 the shares of the jointly controlled entity

Laba periode berjalan - - - - 14.064.420 14.064.420 62.275 14.126.695 Profit for the period

Pendapatan komprehensif lain - - (1.032.209) 2.456.253 - 1.424.044 - 1.424.044 Other comprehensive income

Saldo per 31/03/2014 372.946.242 76.310.819 2.961.548 (23.201.914) 52.302.535 481.319.230 9.774.622 491.093.852 Balance as of 31/03/2014

dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. the interim consolidated financial statements taken as whole. Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim pada See accompanying notes to interim consolidated financial statements on Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of

(8)

2014 2013

US$ US$

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOW FROM OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan kas dari pelanggan dan lainnya 82.012.955 9.481.898 Cash receipt from customers and others

Pembayaran kepada karyawan (2.344.455) (1.070.605) Paid to employee

Pembayaran kepada pemasok (29.945.039) (6.784.876) Paid to suppliers

Kas dihasilkan dari operasi 49.723.461 1.626.416 Cash generated from operations

Pembayaran pajak penghasilan (8.686.405) (1.013) Income tax paid

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi 41.037.056 1.625.404 Net cash provided by operating activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES

Penghasilan bunga 1.420.056 82.757 Interest income

Penambahan kas yang dibatasi penggunaannya (92.696) (103) Increase to restricted cash

Penempatan uang muka investasi (103.898.376) (10.843.663) Advance paid for investment

Perolehan aset tetap (2.600.855) (29.212) Acquisition of fixed assets

Perolehan aset eksplorasi dan evaluasi - (4.993) Acquisition of exploration and evaluation assets

Perolehan aset minyak dan gas bumi (1.507.101) (4.971.239) Acquisition of oil and gas assets

Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (106.678.972) (15.766.452) Net cash used in investing activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES

Perubahan utang pada entitas pengendalian bersama 11.024.943 - Change in payables to jointly controlled entity

Penerimaan pinjaman jangka pendek 103.060 - Proceeds of short term loan

Pembayaran pinjaman jangka pendek (2.831.462) (6.113.707) Repayment of short-term loans

Pembayaran pinjaman jangka panjang (12.994.670) (247.760) Repayment of long-term loan

Penerimaan pinjaman jangka panjang 89.240.132 - Proceeds from long-term loans

Pembayaran beban keuangan (26.672.875) (2.210.133) Payments to finances expenses

Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan (12.572) (5.070) Payments to obligation of financial lease

Penerimaan dari penerbitan instrumen ekuitas - 18.754.462 Proceeds from issue of the equity instrument

Kas bersih diperoleh dari Net cash provided by

aktivitas pendanaan 57.856.556 10.177.792 financing activities

KENAIKAN (PENURUNAN) NET INCREASE (D ECREASE)

BERSIH KAS DAN SETARA KAS (7.785.360) (3.963.256) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS

CASH AND CASH EQUIVALENTS AT

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 42.555.033 7.237.258 BEGINNING OF THE PERIOD

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERODE 34.769.673 3.274.002 CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF PERIOD

UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE THREE MONTHS PERIOD ENDED

dari laporan keuangan konsolidasian interim secara keseluruhan. the interim consolidated financial statements taken as whole.

31 MARET 2014 31 MARCH 2014

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian interim pada See accompanying notes to interim consolidated financial statements on

(9)

PT Benakat Integra Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan akta notaris Elvie Sahdalena, S.H, MH., No. 4 tanggal 19 April 2007 dengan nama PT Macau Oil Engineering and Technology. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W8-01763. HT.01.01-TH.2007 yang ditetapkan tanggal 25 Juni 2007. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir kali berdasarkan akta notaris Humberg Lie, SH, SE, MKn., No. 14 tanggal 2 Oktober 2013 mengenai perubahan nama perusahaan dari yang sebelumnya PT Benakat Petroleum Energy Tbk menjadi PT Benakat Integra Tbk dan perubahan susunan pengurus. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

dalam Surat Keputusannya No. AHU-53824. AH.01.02.Tahun 2013 tanggal 24 Oktober

2013. Pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia masih dalam proses.

PT Benakat Integra Tbk (the “Company”) was established based on notarial deed No. 4 of Elvie Sahdalena, S.H, MH, dated 19 April 2007 under the name of PT Macau Oil Engineering and Technology. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. W8-01763 HT.01.01-TH.2007 dated 25 June 2007. The Company’s Articles of Association have been amended several times, most recently deed No. 14 of Humberg Lie, SH, SE, MKn., dated 2 October 2013 about the changes of company’s name from the previous PT Benakat Petroleum Energy Tbk to PT Benakat Integra Tbk and the changes of the composition of Board of Commissioners and Directors. Such amendments were approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. AHU-53824. AH.01.02.Tahun 2013 dated 24 October 2013. The publishment in State Gazette of the Republic of Indonesia is still in process. Perusahaan berdomisili di Jakarta dan

beralamat di Menara Anugrah, Lantai 12, Kantor Taman E.3.3 Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Lot. 8.6-8.7, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950.

The Company is domiciled in Jakarta and located at Menara Anugrah, 12th Floor, Kantor

Taman E.3.3 Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung Lot. 8.6-8.7, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah bergerak di bidang pembangunan, perdagangan, pertambangan, perindustrian dan jasa. Perusahaan mulai beroperasi pada tahun 2007.

In accordance with article 3 of the Company’s Articles of Association, the scope of its activities are development, trading, mining, industry and service. The Company started its operations in 2007.

Pemegang saham mayoritas Perusahaan adalah PT Indotambang Perkasa yang pada pemegang saham akhirnya dikendalikan oleh Konsorsium Omar Putihrai.

The Company’s majority shareholder is PT Indotambang Perkasa and its ultimate controlling party is Omar Putihrai Consorsium.

b. Penawaran umum saham b. Public offering of shares

Perusahaan telah mendapatkan pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) dengan Surat No. S 891/BL/2010 tanggal 1 Februari 2010 untuk melakukan penawaran umum atas 11.500.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp 140 per saham dan 6.500.000.000 waran seri 1 yang menyertai saham biasa atas nama yang dikeluarkan dalam rangka penawaran umum. Pada tanggal 11 Februari 2010, saham dan waran seri 1 tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

The Company obtained the effective statement registeration from the Chairman of the Capital Market Supervisory Agency and Financial Institution ("BAPEPAM-LK") under a Letter No. S 891/BL/2010 dated 1 February 2010 for its public offering of 11,500,000,000 shares with a nominal value of Rp 100 per share offered to public under offering price of RP 140 per share and 6,500,000,000 Series 1 warrants that accompanies registered shares

issued in connection with public offering. On 11 February 2010, those shares and Series 1 warrants were listed on the Indonesia Stock

(10)

b. Penawaran umum saham (Lanjutan) b. Public offering of shares (Continued)

Harga pelaksanaan setiap waran adalah sebesar Rp 145 per saham. Waran seri 1 diberikan cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan penawaran umum yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek pada tanggal penjatahan, yaitu tanggal 9 Februari 2010. Setiap pemegang 23 saham baru perseroan berhak memperoleh 13 waran dimana setiap 1 waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 3 tahun, yaitu sejak tanggal 11 Februari 2010 sampai dengan 8 Februari 2013. Hasil pelaksanaan waran seri 1 menjadi saham Perusahaan adalah sejumlah 6.432.426.014 saham. Sejumlah 67.573.986 lembar tidak dilaksanakan dan telah kadaluarsa pada akhir periode pelaporan.

The exercise price of each warrant is Rp 145 per share. Series 1 Warrant is provided free of charge as an incentive for new shareholders whose names are registered in a list of allotment for the public offering issued by the Security Administration Bureau on the day of allotment i.e. 9 February 2010. Each holder of the Company's 23 new shares is entitled to acquire 13 warrants where each 1 warrant entitled the holder to purchase 1 new share of the Company issued in the portfolio. The

issued warrants have an exercise period for 3 years as from 11 February 2010 to 8 February 2013. The exercised of the series 1 warrant is 6,432,426,014 shares. The

remaining of 67,573,986 warrants were not executed and expired as of the end of reporting period.

c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit,

Sekretaris Perusahaan dan Karyawan c. Board of Commissioners, Directors, Audit Committee and Corporate Secretary and Employees

Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 adalah sebagai berikut:

The Company’s management as of 31 March 2014 and 31 December 2013 consisted of the following:

Komisaris Utama Omar Putihrai President Commissioner

Komisaris Independen Drs. Kanaka Puradireja Independent Commissioner

Richardo Gelael

Komisaris Ir. M uhammad Suluhuddin Noor Commissioners

Direktur Utama/Independen Wibowo Suseno Wirjawan

Direktur M ichael Wong Directors

Adhi Utomo Jusman Andreas Kastono Ahadi

President Director/Independent

Komite Audit Perusahaan dibentuk pada tanggal 10 Agustus 2010. Susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:

The Company’s Audit Committee was established on 10 August 2010. The composition of the Audit Committee is as follows:

31/03/2014 31/12/2013

Ketua : Kanaka Puradireja Kanaka Puradireja : Chairman

Anggota : M ursalman Ahadi M ursalman Ahadi : Members

Hariadi Hasyim Hariadi Hasyim

(11)

Sekretaris Perusahaan dan Karyawan (Lanjutan)

Board of Commissioners, Directors, Audit

Committee and Corporate Secretary and Employees (Continued)

Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut: Corporate Secretary of the Company is as follows:

31/03/2014 31/12/2013

Sekretaris perusahaan : Wendy M arthen Wendy M arthen : Corporate secretary

Perusahaan, entitas anak dan entitas pengendalian bersama memiliki karyawan tetap pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 masing-masing sebanyak 122 orang dan 160 orang (tidak diaudit).

The Company, its subsidiaries and jointly controlled entities had total number of employees of 122 and 160 as of 31 March 2014 and 31 December 2013 (unaudited).

Perusahaan bersama-sama dengan entitas anak dan entitas pengendalian bersama selanjutnya disebut “Grup”.

The Company together with subsidiaries and jointly controlled entities will be herein after referred as the “Group”.

d. Struktur Grup d. The Group’s structure

Laporan keuangan konsolidasian mencakup akun-akun Perusahaan, entitas anak dan entitas pengendalian bersama.

The consolidated financial statements include the accounts of the Company, its subsidiaries and jointly controlled entities.

Rincian entitas anak dan entitas pengendalian bersama yang dikendalikan Grup adalah sebagai berikut :

Subsidiaries and jointly controlled entities over which the Group has the control are as follows: Mulai Beroperasi Tempat Komersial/Start kedudukan/ of commercial Domicile operations 31/03/2014 31/12/2013 31/03/2014 31/12/2013 % % US$ US$

Eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi dan lainnya/Exploration and oil and gas production and others

PT Benakat Oil ("BO") Jakarta 2007 100,00% 100,00% 65.170.308 62.232.783 PT Indelberg Indonesia ("II") Jakarta 2005 100,00% 100,00% 47.762.680 44.825.160 PT Benakat Barat Petroleum ("BBP") Jakarta 2008 94,00% 94,00% 46.261.726 44.320.723 Eastern Core Limited 1 Seychelles 2013 100,00% - 100 -Pelabuhan dan crusher/Port and crusher

PT Nusantara Pratama Indah ("NPI") 2 Jakarta 2007 99,96% 99,96% 413.074.052 412.186.404 PT Mitratama Perkasa ("MP") 2 dan/and 3 Jakarta 2006 69,97% 69,97% - -PT Mitratama Usaha ("MU") 2 dan/and 3 Jakarta - 69,15% 69,15% - -Jasa pertambangan/Mining service

PT Astrindo Mahakarya Indonesia ("AMI") 2 Jakarta 2011 99,99% 99,99% 1.444.793.346 1.347.332.684 Sire Enterprises Pte. Ltd. 2 Singapura 2007 99,99% 99,99% 621.226.335 508.976.046 Nixon Investments Pte. Ltd. 2 Singapura 2007 99,99% 99,99% 621.226.336 508.980.903 Candice Investments Pte. Ltd. ("Candice") 2 dan/and 3 Singapura 2007 69,99% 69,99% - -PT Dwikarya Prima Abadi ("DPA") 2 dan/and 3 Jakarta 2007 69,36% 69,36% - -PT Marvel Capital Indonesia ("MCI") 2 dan/and 3 Jakarta 2007 69,30% 69,30% - -PT Nusa Tambang Pratama ("NTP") 2 dan/and 3 Jakarta 2007 69,36% 69,36% -

of ownership before elimination as of Subsidiaries and jointly controlled entities

Persentase

pemilikan efektif/ Jumlah aset sebelum Efective percentage eliminasi/Total assets Entitas anak dan Entitas pengendalian bersama/

1) Akuisisi pada tanggal 19 Februari 2014 (Catatan 5) 1) Acquired on 19 February 2014 (Note 5)

2) Akuisisi pada tanggal 25 Juni 2013 (Catatan 5) 2) Acquired on 25 June 2013 (Note 5)

(12)

d. Struktur Grup (Lanjutan) d. The Group’s structure (Continued) Berikut ini jumlah-jumlah yang termasuk

dalam laporan keuangan konsolidasian Grup sebagai hasil dari konsolidasian proporsional dari MP, MU, Candice, DPA, MCI dan NTP:

The following amounts are included in the Group's consolidated financial statements as a result of the proportionate consolidation of MP, MU, Candice, DPA, MCI and NTP:

31/03/2014 31/12/2013

US$ US$

Aset lancar 163.542.179 126.873.031 Current assets

Aset tidak lancar 618.079.440 609.175.400 Non-current assets

Liabilitas jangka pendek 127.185.396 215.416.485 Current liabilities

Liabilitas jangka panjang 225.539.059 241.385.901 Non-current liabilities

31/03/2014 31/12/2013

US$ US$

Pendapatan 82.405.010 125.781.184 Revenue

Beban pokok pendapatan (27.204.472) (24.534.600) Cost of revenue

Beban lainnya-bersih (76.222) (11.518.895) Other expenses-net

Pendapatan komprehensif lain - - Other comprehensive income

e. Kerjasama Operasi Minyak dan Gas Bumi dan

Ijin Usaha Pertambangan (“IUP”) e. Oil and Gas Operating Cooperation and Mining Business Permit (“IUP”) PT Benakat Barat Petroleum (“BBP”) PT Benakat Barat Petroleum (“BBP”)

BBP, entitas anak, memiliki perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP (”PEP”) pada tanggal 16 Maret 2009 sehubungan dengan operasi penanganan produksi minyak mentah dan gas bumi di wilayah produksi Benakat Barat. Masa berlaku perjanjian ini adalah 15 tahun sejak ditandatanganinya perjanjian dimana ijin lokasi dimiliki oleh Pemerintah yang diwakili oleh PEP. Jumlah cadangan terbukti 11.100.000 barel berdasarkan laporan independen LAPI ITB No.05/LAPI ITB/CERT/II/2013 tanggal 1 Februari 2013, akumulasi jumlah produksi dari periode 16 Maret 2009 sampai dengan 31 Maret 2014 sebesar 3.297.880 barel dengan produksi tahun 2014 sebesar 116.215 barel.

BBP, a subsidiary, has a cooperation agreement with PT Pertamina EP (”PEP”) dated 16 March 2009 in connection with the crude oil and gas production operations in the production area of Benakat Barat. The duration of the agreement is 15 years as of the execution date of the agreement where since such signing the license on the location permit is owned by the Government represented by PEP. The proven reserve of 11,100,000 barrels based independent report LAPI ITB No. 05/LAPI ITB/CERT/II/2013 dated 1 February 2013, and the total accumulated production from 16 March 2009 until 31 March 2014 is 3,297,880 barrels with production in 2014 of 116.215 barrels.

(13)

a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

a. Basis of preparation of consolidated

financial statement Laporan keuangan konsolidasian telah disusun

dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal.

The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards, which includes the standards and interpretations issued by the Financial Accounting Standards Board of Institute of Accountants in Indonesia, along with capital market regulations.

Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, adalah dasar akrual. Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan biaya historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Biaya historis pada umumnya berdasarkan nilai wajar yang digunakan pada saat pertukaran aset.

The consolidated financial statements, except for the consolidated statements of cash flows, are prepared under the accrual basis of accounting. The measurement basis used is the historical cost, except for certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies. Historical cost is generally based on the fair value of consideration given in exchange for assets.

Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating, investing and financing activities.

Kebijakan akuntansi yang diadopsi konsisten dengan kebijakan akuntansi tahun sebelumnya, kecuali perubahan mata uang fungsional dari Perusahaan dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian dan adopsian pernyataan dan interpretasi baru dan revisian yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2013. Perubahan kebijakan akuntansi Grup, dibuat sebagaimana disyaratkan ketentuan yang terkait dengan masing-masing pernyataan dan interpretasi.

Accounting policies adopted are consistent with those of the previous year, except for the changes in the functional currency of the Company and the presentation currency for the consolidated financial statements and adoption of the new and revised standards and interpretations that became effective on or after 1 January 2013. Changes to the Group's accounting policies have been made as required, in accordance with the requirement of respective standards and interpretations.

Perubahan kebijakan akuntansi Changes in accounting policy Pada tahun 2013, Perusahaan menelaah

penilaian mata uang fungsionalnya, terkait dengan perubahan penggunaan mata uang Dolar Amerika Serikat (US$) yang signifikan terhadap beban yang terjadi pada Perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan menetapkan bahwa sejak 1 Januari 2013, mata uang fungsionalnya adalah US$, yang berbeda dari mata uang fungsional periode pelaporan sebelumnya.

In 2013, the Company reviewed its assessment of the functional currency, associated with changes in the use of the U.S. Dollar (US$) significantly to the expenses incurred by the Company. Therefore, the Company determines that starting 1 January 2013, its functional currency is US$, which is different from the functional currency of the Company for the prior reporting periods.

Berdasarkan ketentuan standar yang relevan, perubahan mata uang fungsional diterapkan secara prospektif.

Based on the provison of the relevant standard, the change in functional currency is applied prospectively.

(14)

SIGNIFIKAN (Lanjutan) (Continued) a. Dasar penyusunan laporan keuangan

konsolidasian (Lanjutan)

a. Basis of preparation of consolidated

financial statement (Continued) Adopsi standar yang berlaku pada periode

berjalan

Adoption of standards effective in the current period

• Penyesuaian Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 60 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” yang efektif pada tanggal 1 Januari 2013, tidak berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian. Standar ini mensyaratkan pengungkapan antara lain deskripsi agunan yang dimiliki entitas sebagai jaminan, dan peningkatan kualitas kredit lain, dan dampak keuangannya (misalnya kuantifikasi sejauh mana agunan dan peningkatan kualitas kredit lain dalam memitigasi risiko kredit) dengan mengacu pada jumlah terbaik yang mencerminkan eksposur maksimum terhadap risiko kredit.

• Amendement to Statement of Financial Accounting Standard (PSAK) 60, “Financial Instruments: Disclosure” that became effective from annual periods starting 1 January 2013, has not effected significantly on the consolidated financial statements. Among other things, the standard requires the disclosures of the description of the collateral held as security and of other credit enhancements, and their financial effect (e.g., quantification of the extent to which collateral and other credit enhancements mitigate credit risk) in respect of the amount that best represents the maximum exposure to credit risk.

• Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 38 (Revisi 2012) “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” yang efektif pada tanggal 1 Januari 2013, tidak berdampak terhadap laporan keuangan konsolidasian. Standar ini menetapkan antara lain bahwa unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Selanjutnya standar ini menyatakan secara spesifik bahwa ruang lingkupnya hanya meliputi kombinasi bisnis yang memenuhi persyaratan

kombinasi bisnis sesuai dengan PSAK No. 22 (Revisi 2010), “Kombinasi Bisnis”

yang dilakukan dengan entitas sepengendali. Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui sebagai bagian dari akun "Tambahan Modal Disetor" pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

• Statement of Financial Accounting Standard (PSAK) 38 (Revised 2012), “Business Combination of Entities Under Common Control” that became effective from annual periods starting 1 January 2013, has not effected the consolidated financial statements. This standar prescribes among others that items of the financial statements of the combining entities are presented as if the combination has occurred since the beginning of the period of the combining entity become under common control. Furthermore, this standard states specifically that its scope only includes business combinations that fulfill the criteria set forth in PSAK No. 22 (Revised 2010), "Business Combinations" and are transacted with under common control entities. Business combinations under common control are accounted for using the pooling-of-interest method, whereby the difference between the considerations transferred and the book value of the net assets of the acquiree is recognized as part of "Additional Paid-in Capital" in the consolidated statement of financial position.

(15)

a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian (Lanjutan)

a. Basis of preparation of consolidated

financial statement (Continued) Standar dan interpretasi telah diterbitkan tapi

belum diterapkan

Standards and interpretation in issue not yet adopted

Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2014 adalah:

Effective for periods beginning on or after 1 January 2014:

• ISAK 27 : Pengalihan Aset dari Pelanggan/Transfer Assets from Customer • ISAK 28 : Pengakhiran Liabilitas Keuangan dengan Instrumen

Ekuitas/Extinguishing Financial Liabilities with Equity Instrument • ISAK 29 : Biaya Pengupasan Lapisan Tanah dalam Tahap Produksi pada

Tambang Terbuka/Stripping Cost in the Production Phase of Surface Mine

• PPSAK 12 : Pencabutan PSAK 33: Aktivitas Pengelupasan Lapisan Tanah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Pertambangan Umum/ Withdrawal of PSAK 33: Stripping Cost Activity and Environmental Management in Public Mining

Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2015 adalah:

Effective for periods beginning on or after 1 January 2015:

• PSAK 65 : Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statements • PSAK 66 : Pengaturan Bersama/Joint Arrangements

• PSAK 67 : Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain/Disclosure of Interests in Other Entities

• PSAK 68 : Pengukuran Nilai Wajar/Fair Value Measurement

• PSAK 1 (revisi/revised 2013) : Penyajian Laporan Keuangan/Presentation of Financial Statements • PSAK 4 (revisi/revised 2013) : Laporan Keuangan Tersendiri/Separate Financial Statements • PSAK 15 (revisi/revised 2013) : Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama/Investment in

Associates and Joint Ventures • PSAK 24 (revisi/revised 2013) : Imbalan Kerja/Employee Benefits Sampai dengan tanggal penerbitan laporan

keuangan konsolidasian, manajemen sedang mengevaluasi dampak dari standar terhadap laporan keuangan konsolidasian.

As of the issuance date of the consolidated financial statements, management is still evaluating the effect of these standards on the consolidated financial statements.

b. Dasar konsolidasian b. Basis of consolidation

Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh Grup (termasuk entitas bertujuan khusus). Pengendalian dianggap ada apabila Grup mempunyai hak untuk mengatur dan menentukan kebijakan financial dan operasional dari investee untuk memperoleh manfaat dari aktivitasnya.

The consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Company and entities controlled by the Group (including a special purpose entity). Control is achieved where the Group has the power to govern the financial and operating policies of the investee entity so as to obtain benefits from its activities.

(16)

SIGNIFIKAN (Lanjutan) (Continued)

b. Dasar konsolidasian (Lanjutan) b. Basis of consolidation (Continued)

Pendapatan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian sejak tanggal efektif akuisisi atau sampai dengan tanggal efektif penjualan. Jumlah laba rugi komprehensif diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dan kepentingan non-pengendali bahkan jika hasilnya mengakibatkan kepentingan non-pengendali bersaldo defisit.

Income and expenses of subsidiary acquired or disposed of during the year are included in the consolidated statements of comprehensive income from the effective date of acquisition or up to the effective date of disposal, as appropriate. Total comprehensive income is attributed to the owners of the Company and to the non-controlling interests even if this results in the non-controlling interests having a deficit balance.

Penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan Perusahaan.

Where necessary, adjustments are made to the financial statements of the subsidiary to bring the accounting policies used in line with those used by the Company.

Seluruh transaksi antar perusahaan, saldo, penghasilan dan beban dieliminasi pada saat konsolidasi.

All intra-group transactions, balances, income and expenses are eliminated on consolidation.

Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam ekuitas. Kepentingan pemegang saham non-pengendali pada awalnya boleh diukur pada nilai wajar atau pada proporsi kepemilikan kepentingan non-pengendali atas aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dibuat pada saat akuisisi dengan dasar akuisisi. Setelah akuisisi, nilai tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepentingan non-pengendali pada pengakuan awal ditambah dengan proporsi kepentingan non-pengendali atas perubahan selanjutnya dalam ekuitas.

Non-controlling interests in subsidiaries are identified separately and presented within equity. The interest of non-controlling shareholders maybe initially measured either at fair value or at the non-controlling interests’ proportionate share of the fair value of the acquiree’s identifiable net asset. The choice of measurement is made on acquisition by acquisition basis. Subsequent to acquisition, the carrying amount of non-controlling interests is the amount of those interests at initial recognition plus non-controlling interests’ share of subsequent changes in equity.

Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup

pada entitas anak yang dimiliki Changes in the Group’s ownership interests in existing subsidiary Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup

pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik Perusahaan.

Changes in the Group’s interests in subsidiary that do not result in a loss of control are accounted for as equity transactions. The carrying amounts of the Group’s interests and the non-controlling interests are adjusted to reflect the changes in its relative interests in the subsidiaries. Any difference between the amount by which the non-controlling interests are adjusted and the fair value of the consideration paid or received is recognized directly in equity and attributed to owners of the Company.

(17)

b. Dasar konsolidasian (Lanjutan) b. Basis of consolidation (Continued)

Jika entitas induk kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka keuntungan atau kerugian pelepasan dihitung dari perbedaan antara (i) nilai wajar seluruh pembayaran yang diterima dan nilai wajar dari kepentingan yang tersisa dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya atas aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak serta setiap kepentingan non-pengendali. Jumlah yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang terkait dengan entitas anak tersebut dicatat (misalnya reklasifikasi ke laba atau rugi atau transfer secara langsung ke saldo laba) dengan cara yang sama seperti akan diharuskan jika aset dan liabilitas terkait dilepas. Nilai wajar sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal aset keuangan sesuai dengan PSAK 55, Instrumen keuangan, Pengakuan dan pengukuran, atau jika sesuai, biaya perolehan saat pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi atau pengendalian bersama entitas.

When the parent loses control of a subsidiary, the profit or loss on disposal is calculated as the difference between (i) the aggregate of the fair value of the consideration received and the fair value of any retained interest and (ii) the previous carrying amount of the assets (including goodwill), and liabilities of the subsidiary and any non-controlling interests. Amounts previously recognized in other comprehensive income in relation to the subsidiary are accounted for (i.e. reclassified to profit or loss or transferred directly to retained earnings) in the same manner as would be required if the relevant assets or liabilities were disposed of. The fair value of any investment retained in the former subsidiary at the date when control is lost is regarded as the fair value on initial recognition for subsequent accounting under PSAK 55, Financial instruments, Recognition and measurement, or when applicable, the cost on initial recognition of an investment in an associate or jointly controlled entity.

c. Kombinasi bisnis c. Business combinations

Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui di dalam laba rugi pada saat terjadinya.

Acquisitions of businesses are accounted for using the acquisition method. The consideration transferred in a business combination is measured at fair value, which is calculated as the sum of the acquisition-date fair values of the assets transferred by the Group, liabilities incurred by the Group to the former owners of the acquiree, and the equity interests issued by the Group in exchange for control of the acquiree. Acquisition-related costs are recognized in profit or loss as incurred.

Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang relevan.

At the acquisition date, the identifiable assets acquired and the liabilities assumed are recognized at their fair value except for certain assets and liabilities that are measured in accordance with the relevant standards.

Kepentingan non pengendali diukur baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan kepentingan non-pengendali atas aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi.

Non-controlling interests are measured either at fair value or at the non-controlling interests’ proportionate share of the acquiree’s identifiable net assets.

(18)

SIGNIFIKAN (Lanjutan) (Continued)

c. Kombinasi bisnis (Lanjutan) c. Business combinations (Continued)

Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi yang ada pada tanggal akuisisi.

When the consideration transferred by the Group in a business combination includes assets or liabilities resulting from a contingent consideration arrangement, the contingent consideration is measured at its acquisition-date fair value and included as part of the consideration transferred in a business combination. Changes in the fair value of the contingent consideration that qualify as measurement period adjustments are adjusted retrospectively, with corresponding adjustments against goodwill. Measurement period adjustments are adjustments that arise from additional information obtained during the measurement period (which cannot exceed one year from the acquisition date) about facts and circumstances that existed at the acquisition date.

Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam laba rugi atau dalam pendapatan komprehensif lain.

The subsequent accounting for changes in the fair value of the contingent consideration that do not qualify as measurement period adjustments depends on how the contingent consideration is classified. Contingent consideration that is classified as equity is not remeasured at subsequent reporting dates and its subsequent settlement is accounted for within equity. Contingent consideration that is classified as an asset or liability is remeasured subsequent to reporting dates in accordance with the relevant accounting standards, as appropriate, with the corresponding gain or loss being recognized in profit or loss or in other comprehensive income.

Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya, jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.

When a business combination is achieved in stages, the Group’s previously held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date and the resulting gain or loss, if any, is recognized in profit or loss. Amounts arising from interests in the acquiree prior to the acquisition date that have previously been recognized in other comprehensive income are reclassified to profit or loss where such treatment would be appropriate if that interests were disposed of.

(19)

c. Kombinasi bisnis (Lanjutan) c. Business combinations (Continued)

Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

If the initial accounting for business combination is incomplete by the end of the reporting period in which the combination occurs, the Group reports provisional amounts for the items for which the accounting is incomplete. Those provisional amounts are adjusted during the measurement period, or additional assets or liabilities are recognized, to reflect new information obtained about facts and circumstances that existed as of the acquisition date that, if known, would have affected the amount recognized as of that date.

d. Bagian partisipasi dalam ventura bersama d. Interests in joint venture

Pengaturan ventura bersama yang melibatkan pembentukan sebuah entitas yang terpisah di mana setiap venturer memiliki kepentingan disebut sebagai entitas pengendalian bersama.

Joint venture arrangements that involve the establishment of a separate entity in which each venturer has an interest are referred to as jointly controlled entities.

Grup melaporkan bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan konsolidasian proporsional, kecuali ketika investasi diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dalam hal ini dicatat sesuai dengan PSAK 58, Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Bagian Grup atas aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas digabungkan satu per satu dengan unsur yang serupa dalam laporan keuangan konsolidasian.

The Group reports its interests in jointly controlled entities using proportionate consolidation, except when the investment is classified as held for sale, in which case it is accounted for in accordance with PSAK 58, Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operations. The Group's share of the assets, liabilities, income and expenses of jointly controlled entities is combined with the equivalent items in the consolidated financial statements on a line-by-line basis.

Setiap goodwill yang timbul dari akuisisi bagian partisipasi Grup dalam pengendalian bersama entitas dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup untuk goodwill yang timbul dalam kombinasi bisnis (Catatan 2c dan 2q).

Any goodwill arising on the acquisition of the Group's interest in a jointly controlled entity is accounted for in accordance with the Group's accounting policy for goodwill arising in a business combination (Notes 2c and 2q).

Ketika suatu entitas Grup melakukan transaksi dengan pengendalian bersama entitas, keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan pengendalian bersama entitas diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Grup hanya sebatas bagian partisipasi dalam pengendalian entitas bersama yang tidak terkait dengan Grup.

When a group entity transacts with its jointly controlled entity, profits and losses resulting from the transactions with the jointly controlled entity are recognised in the Group' consolidated financial statements only to the extent of interests in the jointly controlled entity that are not related to the Group.

(20)

SIGNIFIKAN (Lanjutan) (Continued)

e. Penjabaran mata uang asing e. Foreign currency translation

Laporan keuangan individu dari setiap entitas Grup disajikan dalam mata uang lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Untuk tujuan laporan keuangan konsolidasian, hasil dan posisi keuangan dari setiap entitas Grup dinyatakan dalam US$, yang merupakan mata uang fungsional dari Perusahaan dan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian.

The individual financial statements of each of the consolidated entities are presented in the currency of the primary economic environment in which the entity operates (its functional currency). For the purpose of the consolidated financial statements, the results and financial position of each group entity are expressed in US$, which is the Company’s functional currency and presentation currency for the consolidated financial statements.

Pada saat penyusunan laporan keuangan setiap entitas individu, transaksi-transaksi selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada akhir periode pelaporan, pos-pos moneter yang didenominasi dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang dinyatakan pada nilai wajar dan didenominasi dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos-pos non-moneter yang diukur berdasarkan biaya historis dan merupakan mata uang asing tidak dijabarkan.

In preparing the financial statements of the individual entities, transactions in currencies other than the entity’s functional currency are recognised at the rates of exchange prevailing at the dates of the transactions. At the end of each reporting period, monetary items denominated in foreign currencies are translated at the rates prevailing at that date. Non-monetary items carried at fair value that are denominated in foreign currencies are translated at the rates prevailing at the date when the fair value was determined. Non-monetary items that are measured in terms of historical cost in a foreign currency are not translated.

Keuntungan dan kerugian kurs mata uang yang timbul dari mata uang non-fungsional atau mata uang selain US$ diakui pada laba rugi pada periode saat terjadinya.

Exchange gains and losses arising from the non-functional currency or currencies other than the US$ are recognised in profit or loss in the period in which they arise.

Kurs konversi pada akhir periode pelaporan menggunakan kurs tengah yang dikeluarkan Bank Indonesia adalah sebagai berikut:

The conversion rates used at the end of reporting period using the middle rates published by Bank Indonesia are as follows:

31/03/2014 31/12/2013

US$ US$

Mata uang Currencies

(21)

e. Penjabaran mata uang asing (Lanjutan) e. Foreign currency translation (Continued)

Untuk tujuan pelaporan konsolidasian, aset dan liabilitas dari entitas pada tanggal pelaporan yang mata uang fungsionalnya selain mata uang US$, dijabarkan ke dalam mata uang US$ dengan menggunakan kurs pada tanggal laporan posisi keuangan, sedangkan pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata pada tahun yang bersangkutan. Penyesuaian selisih kurs karena penjabaran tersebut dicatat pada pendapatan komprehensif lain dan diakumulasi pada ekuitas (diatribusikan ke kepentingan non-pengendali). Apabila entitas yang mata uang fungsionalnya selain mata uang US$ dijual, selisih kurs yang diakumulasikan di ekuitas diakui sebagai bagian keuntungan atau kerugian penjualan. Goodwill dan penyesuaian nilai wajar yang timbul dari akuisisi entitas yang mata uang fungsionalnya diperlakukan sebagai aset dan liabilitas entitas tersebut dan dijabarkan pada kurs penutupan.

For consolidation reporting purposes, assets and liabilities of entities at the reporting date, whose functional currency other than US$ currency are translated into US$ using the exchange rates at statement of financial position date, while revenues and expenses are translated at the average rates of exchange for the year. The resulting translation adjustments are recognized in other comprehensive income and accumulated in equity (attributed to non-controlling interests as appropriate). When an entity whose functional currency other than US$ curenncy is sold, exchange differences that were accumulated in equity are recognized as part of the gain or loss on sale. Goodwill and fair value adjustments arising on the acquisition of an entity whose functional currency other than US$ are treated as assets and liabilities of such entity and translated at the closing rate.

f. Transaksi dengan pihak berelasi f. Transactions with related parties

Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup (entitas pelapor).

A related party is a person or entity that is related to the Group (reporting entity). (a) Orang atau anggota keluarga terdekat

mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

(a) A person or a close member of that

person’s family is related to a reporting entity if that person:

(1) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;

(1) has control or joint control over the

reporting entity;

(2) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau

(2) has significant influence over the

reporting entity; or (3) personil manajemen kunci entitas

pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

(3) is a member of the key management

personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. (b) Suatu entitas berelasi dengan entitas

pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

(b) An entity is related to a reporting entity

if any of the following conditions applies:

(1) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).

(1) the entity and the reporting entity

are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others).

(2) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).

(2) one entity is an associate or joint

venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member).

(22)

SIGNIFIKAN (Lanjutan) (Continued)

f. Transaksi dengan pihak berelasi (Lanjutan) f. Transactions with related parties (Continued)

(3) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.

(3) both entities are joint ventures of

the same third party.

(4) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.

(4) one entity is a joint venture of a

third entity and the other entity is an associate of the third entity.

(5) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.

(5) the entity is a post-employment

benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity.

(6) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).

(6) the entity is controlled or jointly

controlled by a person identified in (a).

(7) orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).

(7) a person identified in (a) (1) has

significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity). Seluruh transaksi signifikan dengan

pihak-pihak yang berelasi, baik yang dilakukan dengan kondisi dan prasyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak telah diungkapkan dalam catatan laporan keuangan konsolidasian.

All significant transactions with related parties, whether conducted with or without the terms and condition similar to those of the third parties has been disclosed in the notes to consolidated financial statements.

g. Aset keuangan g. Financial assets

Aset keuangan diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, Grup menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen keuangan.

Financial assets are recognized in the consolidated statement of financial position when, and only when, the Group becomes a party to the contractual provisions of the financial instrument.

Aset keuangan Grup diklasifikasi dalam kategori aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS) dan pinjaman yang diberikan dan piutang. Pengklasifikasian ini tergantung pada hakekat dan tujuan aset keuangan diperoleh dan ditetapkan pada saat pengakuan awal. Grup tidak memiliki klasifikasi aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL) dan aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo (HTM).

The Group’s financial assets are classified into available-for-sale financial assets (AFS) and loans and receivables. The classification depends on the nature and purpose for which the asset was acquired and is determined at the time of initial recognition. The Group has not classified any of its financial assets as at fair value through profit or loss (FVTPL) and financial assets as held to maturity (HTM).

(23)

g. Aset keuangan (Lanjutan) g. Financial assets (Continued)

Seluruh aset keuangan Grup diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang awalnya diukur sebesar nilai wajar.

All financial assets of the Group are recognized and derecognized on trade date where the purchase or sale of a financial asset is under a contract whose terms require delivery of the financial asset within the timeframe established by the market concerned, and are initially measured at fair value plus transaction costs, except for those financial assets classified as at fair value through profit or loss, which are initially measured at fair value.

Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables Pinjaman yang diberikan dan piutang

merupakan aset keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasian di pasar aktif. Pinjaman yang diberikan dan piutang Grup diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan bunga tidak akan material.

Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed determinable payments that are not quoted in an active market. The Group’s loans and receivables are measured at amortised cost using the effective interest method less any impairment. Interest is recognized by applying the effective interest rate method, except for short-term receivables when the recognition of interest would be immaterial.

Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan dan mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (termasuk semua biaya yang diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premium diskonto lainnya) selama perkiraan umur dari aset keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal.

The effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial asset and of allocating interest income over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts (including all fees and points received that form an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or discounts) through the expected life of the financial asset, or, where appropriate, a shorter period to the net carrying amount on initial recognition.

Pinjaman yang diberikan dan piutang Grup meliputi kas dan setara kas, kas dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain, piutang jangka panjang, dan aset lain-lain.

The Group’s loans and receivables comprise of cash and cash equivalents, restricted cash, trade receivables, other receivables, long-term receivables and other assets.

Pendapatan bunga diakui dengan suku bunga efektif.

Interest income is recognized on an effective interest basis.

Gambar

Tabel  berikut  memperlihatkan  sensitivitas  Grup  atas  perubahan  dalam  US$  terhadap  mata  uang  Rupiah  (Rp)  di  atas

Referensi

Dokumen terkait

Jika jumlah tersebut lebih kecil dari nilai wajar atas aset bersih teridentifikasi entitas anak yang diakuisisi dan pengukuran atas seluruh jumlah tersebut telah ditelaah, dalam

Jika setelah penilaian kembali, kepemilikan Perusahaan dan entitas anak pada nilai wajar aset bersih yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi melebihi dari imbalan

Selisih antara nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” dalam

Karena transaksi restrukturisasi entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan

Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan di dalam PSAK 55

Akuisisi atas KNP dicatat dengan menggunakan metode ekstensi induk-entitas anak, perbedaan antara biaya perolehan investasi dan jumlah tercatat aset neto Entitas Anak

Jika setelah penilaian kembali, kepemilikan Grup pada nilai wajar aset bersih yang teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi melebihi dari imbalan yang dialihkan, jumlah

Investasi pada entitas asosiasi dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam aset bersih entitas