• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

bar 5. Desa (Suhars

F. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian disebut juga dengan instrumen pengumpulan data. Sugiyono (2010: 148) menjelasakn bahwa instrumen penelitian merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam atau sosial yang diamati. Alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1. Tes Prestasi Belajar

a. Pengertian Tes

Tes merupakan cara yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar Matematika siswa tunagrahita ringan dalam materi bangun

39

datar sederhana. Pelaksanaan tes tertulis dilakukan sebelum dan sesudah tindakan (pre test dan post test). Pre test dengan tujuan mengetahui kemampuan awal prestasi belajar bangun datar pada siswa tunagrahita ringan. Tujuan post test untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar bangun datar pada siswa tunagrahita ringan setelah dilakukan tindakan.

b. Langkah Penyusunan Tes

Penelitian ini instrumen yang berupa tes diukur isinya terhadap kurikulum bagi siswa tunagrahita ringan. Untuk mengukur validitas isi dengan meminta penilaian dari praktisi (profesional judgment). Praktisi yang diminta dalam hal ini adalah guru kelas dasar II SLB Sekar Teratai I Srandakan. Aspek yang dinilaikan adalah validitas soal dan jawaban yang disesuaikan dengan kurikulum. Pada penelitian ini langkah-langkah penyusunan instrumen pengukuran prestasi belajar dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:

a. Standar Kompetensi

4. Mengenal Bangun Datar Sederhana b. Kompetensi Dasar

4.1.Mengelompokkan bangun datar sederhana 4.2.Menyebutkan jenis-jenis bangun datar sederhana c. Indikator

4.1.1. Mengelompokkan bangun datar persegi

40

4.1.3. Mengelompokkan bangun datar segi tiga 4.1.4. Mengelompokkan bangun datar lingkaran 4.2.1. Menyebutkan bangun datar persegi

4.2.2. Menyebutkan bangun datar persegi panjang 4.2.3. Menyebutkan bangun datar segi tiga

4.2.4. Menyebutkan bangun datar lingkaran d. Menentukan butir soal

Jumlah butir terdiri dari 20 soal pilihan ganda. e. Menyusun kisi-kisi

41

Tabel 2. Kisi-Kisi Tes Prestasi Belajar Matematika Bangun Datar Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator No butir Mengenal bangun datar sederhana Mengelompokkan bangun datar sederhana

1. Mengelompokkan bangun datar persegi

2. Mengelompokkan bangun datar persegi panjang

3. Mengelompokkan bangun datar segi tiga

4. Mengelompokkan bangun datar lingkaran 1, 2 3,4 5,6,7 8,9,10 Menyebutkan jenis-jenis bangun datar sederhana

1. Menyebutkan bangun datar persegi 2. Menyebutkan bangun datar persegi

panjang

3. Menyebutkan bangun datar segi tiga

4. Menyebutkan bangun datar lingkaran 11,12,13 14,15,16 17,18 19,20 Jumlah butir 20

Tes tertulis berupa pilihan ganda dengan tiga alternatif jawaban berjumlah sepuluh butir. Tiap jawaban betul mendapat skor 1 dan jawaban salah mendapat skor 0. Hasil skor tes prestasi belajar Matematika tersebut diubah menjadi nilai dengan menggunakan rumus:

Keterangan:

S : Nilai prestasi belajar bangun datar yang ingin diketahui R : Skor prestasi belajar bangun datar yang diperoleh N : Skor maksimum dari tes tersebut

(M. Ngalim Purwanto, 2012: 112)

42 2. Observasi

a. Panduan observasi proses pembelajaran

1) Pengertian panduan observasi proses pembelajaran

Panduan observasi proses pembelajaran adalah alat yang digunakan untuk memperoleh data tentang proses pembelajaran dalam pembelajaran menggunakan media Paper Clay untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika. Observasi dilakukan untuk memperoleh data tentang aktivitas guru dalam pembelajaran menggunakan media Paper Clay selama KBM berlangsung.

2) Langkah penyusunan panduan observasi proses pembelajaran Panduan observasi proses pembelajaran menggunakan validitas logis berdasarkan langkah pembelajaran bangun datar sederhana menggunakan media Paper Clay. Langkah-langkah perumusan panduan observasi proses pembelajaran adalah:

a) Mendeskripsikan pengertian proses pembelajaran

Aspek proses pembelajaran dalam pembelajaran bangun datar sederhana menggunakan media Paper Clay adalah proses pembelajaran selama KBM.

b) Menetapkan indikator instrumen proses pembelajaran

(1). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengenal bangun datar sederhana

(2). Mengenalkan media Paper Clay

43

(4). Memberi soal bentuk bangun datar untuk dibuat dengan media Paper Clay

(5). Siswa diberi tugas membuat bangun datar persegi menggunakan media Paper Clay

(6). Siswa diberi tugas membuat bangun datar persegi panjang menggunakan media Paper Clay

(7). Siswa diberi tugas membuat bangun datar segi tiga menggunakan media Paper Clay

(8). Siswa diberi tugas membuat bangun datar lingkaran menggunakan media Paper Clay

(9). Guru memberi contoh soal menyebutkan bangun datar yang telah dibuat siswa

(10). Guru memberikan soal jenis-jenis bangun datar sederhana (11). Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar persegi (12). Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar persegi

panjang

(13). Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar segi tiga (14). Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar lingkaran c) Menetapkan butir-butir kinerja guru

d) Menyusun kisi-kisi

Adapun instrumen panduan observasi tersebut disusun dengan kisi-kisi instrumen sebagai berikut:

44

Tabel 3. Kisi-Kisi Pedoman Observasi proses pembelajaran

Kinerja guru Indikator No butir Kompetensi

professional guru

1.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengenal bangun datar sederhana

2.Mengenalkan media Paper Clay

3.Memberi contoh membuat bangun datar media Paper Clay

4.Memberi soal bentuk bangun datar untuk dibuat dengan media Paper Clay

5.Siswa diberi tugas membuat bangun datar persegi menggunakan media Paper Clay

6.Siswa diberi tugas membuat bangun datar persegi panjang menggunakan media Paper Clay 7.Siswa diberi tugas membuat bangun datar segi

tiga menggunakan media Paper Clay

8.Siswa diberi tugas membuat bangun datar lingkaran menggunakan media Paper Clay

9.Guru memberi contoh soal menyebutkan bangun datar yang telah dibuat siswa

10.Guru memberikan soal jenis-jenis bangun datar sederhana

11.Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar persegi

12.Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar persegi panjang

13.Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar segi tiga

14.Siswa diberi tugas menyebutkan bangun datar lingkaran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jumlah butir 14

Keterangan kriteria skor:

Skor 4: apabila guru melakukan tindakan pengajaran menggunakan media Paper Clay sesuai rencana tanpa bantuan

45

Skor 3: apabila guru melakukan tindakan pengajaran menggunakan media Paper Clay sesuai rencana namun dengan bantuan

Skor 2: apabila guru melakukan tindakan pengajaran menggunakan media Paper Clay diluar rencana namun dalam konteks pembelajaran bangun datar dan dengan bantuan

Skor 1: apabila guru melakukan tindakan pengajaran menggunakan media Paper Clay tidak sesuai rencana dan masih dengan bantuan

Hasil skor observasi kinerja guru diubah menjadi nilai dengan menggunakan rumus:

Keterangan:

S : Nilai pencapaian hasil obsrvasi kinerja guru yang ingin diketahui R : Skor hasil observasi kinerja guru yang diperoleh

N : Skor maksimum

(M. Ngalim Purwanto, 2012: 112)

b. Panduan observasi partisipasi siswa

1) Pengertian panduan observasi partisipasi siswa

Panduan observasi partisipasi siswa adalah alat yang digunakan untuk memperoleh data tentang partisipasi siswa dalam pembelajaran menggunakan media Paper Clay untuk meningkatkan

46

prestasi belajar bangun datar. Observasi dilakukan untuk memperoleh data tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran menggunakan media Paper Clay selama KBM berlangsung.

2) Langkah penyusunan panduan observasi partisipasi siswa a. Mendeskripsikan pengertian partisipasi siswa

Partisipasi siswa dalam pembelajaran bangun datar menggunakan media Paper Clay adalah keaktifan siswa selama KBM.

b. Menetapkan indikator instrumen partisipasi siswa (1). Mengenal media Paper Clay

(2). Mencoba menggunakan media Paper Clay

(3). Menirukan contoh guru contoh membuat bangun datar menggunakan media Paper Clay

(4). Siswa mencoba membuat bangun datar persegi menggunakan media Paper Clay

(5). Siswa membuat bangun datar persegi panjang menggunakan media Paper Clay

(6). Siswa membuat bangun datar segi tiga menggunakan media Paper Clay

(7). Siswa membuat bangun datar lingkaran menggunakan media Paper Clay

(8). Siswa menirukan contoh guru menyelesaikan soal menyebutkan bangun datar yang telah dibuat siswa

47

(9). Siswa menyebutkan bangun datar persegi

(10). Siswa menyebutkan bangun datar persegi panjang (11). Siswa menyebutkan bangun datar segi tiga

(12). Siswa menyebutkan bangun datar lingkaran c. Menetapkan butir partisipasi siswa

d. Menyusun kisi-kisi

Adapun panduan observasi tersebut disusun berdasarkan kisi-kisi instrumen sebagai berikut:

48

Tabel 4. Kisi-Kisi Pedoman Observasi Partisipasi Siswa Tunagrahita Ringan Partisipasi Siswa Indikator No Butir Keaktifan Siswa

1. Mengenal media Paper Clay

2. Mencoba menggunakan media Paper Clay

3. Menirukan contoh guru contoh membuat bangun datar menggunakan media Paper Clay

4. Siswa mencoba membuat bangun datar persegi menggunakan media Paper Clay

5. Siswa mencoba membuat bangun datar persegi panjang menggunakan media Paper Clay

6. Siswa mencoba membuat bangun datar segi tiga menggunakan media Paper Clay

7. Siswa mencoba membuat bangun datar lingkaran menggunakan media Paper Clay

8. Siswa menirukan contoh guru menyelesaikan soal menyebutkan bangun datar yang telah dibuat siswa 9. Siswa menyebutkan bangun datar persegi

10.Siswa menyebutkan bangun datar persegi panjang 11.Siswa menyebutkan bangun datar segi tiga 12.Siswa menyebutkan bangun datar lingkaran

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jumlah butir 12

Keterangan kriteria skor :

Skor 4 : apabila siswa mampu mengerjakan dengan tepat dan mengikuti instruksi dan mandiri tanpa bantuan guru.

Skor 3 : apabila siswa mampu mengerjakan dengan benar, dan mengikuti instruksi dengan bantuan verbal dari guru.

Skor 2 : apabila siswa mampu mengerjakan dengan benar namun, tidak mengikuti instruksi serta masih dengan bantuan fisik dan verbal guru.

Skor 1 : apabila siswa tidak mengerjakan dengan benar, tidak mengikuti instruksi masih dengan bantuan fisik dan verbal guru.

49

Hasil skor observasi partisipasi siswa diubah menjadi nilai dengan menggunakan rumus:

Keterangan:

S : Nilai pencapaian hasil obsrvasi partisipasi siswa yang ingin diketahui R : Skor hasil obsrvasi partisipasi siswa yang diperoleh

N : Skor maksimum

(M. Ngalim Purwanto, 2012: 112)