BAB III METODOLOGI PENELITIAN
E. Instrumen Penelitian
Instrumen penilaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1.
Tes Diagnostik
Tes diagnostik yang diberikan kepada 34 siswa baru di SMP Negeri 7
Arut Selatan adalah tes pilihan ganda sebanyak 60 soal dengan alokasi 120
menit. Tes pilihan ganda dibuat oleh peneliti dari berbagai sumber buku
matematika SD. Kisi-kisi tes pilihan ganda dibuat berdasarkan analisis
standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran matematika
sekolah dasar terhadap obyek matematika langsung yaitu fakta, konsep,
prinsip, dan keterampilan. Selain itu, ranah kognitif yang diukur
berdasarkan taksonomi Bloom yaitu pengetahuan (C1), pemahaman (C2),
dan aplikasi (C3) (Sudjana, 2010: 23). Berikut merupakan kisi-kisi tes
pilihan ganda yang telah diselaraskan dengan analisis standar kompetensi
dan kompetensi dasar mata pelajaran matematika sekolah dasar berdasarkan
objek langsung matematika.
Tabel 3.1 Kisi-Kisi Tes Diagnostik
Standar kompetensi Obyek Langsung Matematika Indikator
Ranah Kognitif Jumlah Soal Keterangan C1 C2 C3 Kelas I 2.1.Menentukan waktu (pagi, siang, malam), hari, dan jam (secara bulat).
Fakta
Pagi, siang, dan malam
Nama-nama hari (senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu, minggu)
Konsep
Konsep waktu
Memahami (pagi, siang, dan malam) serta hari.
Operasi
Siswa mampu menentukan waktu (pagi, siang, malam), hari, dan jam (secara bulat).
Siswa dapat menentukan
kegiatan berdasarkan waktu (pagi, siang, dan malam).
√ 1
No: 1
Siswa dapat menentukan hari. √ 1
No: 2 2.2.Menentukan lama suatu
kejadian berlangsung.
Konsep
Konsep waktu
Memahami lama suatu kejadian yang berlangsung dengan istilah sebentar, lama, dan beberapa saat.
Operasi
Siswa mampu menentukan lama suatu kejadian yang berlangsung.
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan lama suatu kejadian yang berlangsung berdasarkan kehidupan sehari- hari.
√ 1
No: 3
2.3.Mengenal panjang suatu benda melalui kalimat sehari-hari (pendek, panjang) dan membandingkannya.
Konsep
Konsep panjang
Memahami panjang suatu benda melalui kalimat sehari-hari yaitu pendek dan panjang.
Memahami panjang suatu benda dengan
membandingkan panjang dari dua benda.
Operasi
Siswa dapat membandingkan panjang suatu benda dengan kalimat pendek dan panjang.
√ 1
No: 8
panjang.
Siswa mampu membandingkan panjang dari dua benda.
2.4.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu dan panjang.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu dan panjang.
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu dalam kehidupan sehari- hari. √ 1 No: 4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan panjang memenuhi kompetensi dasar 2.2 kelas II dan kompetensi dasar kelas III yaitu alat
ukur panjang
tidak baku. 3.1.Mengelompokkan
berbagai bangun ruang
sederhana (balok,
prisma, tabung, bola, dan kerucut).
Fakta
Benda berbentuk balok, prisma, tabung, bola, dan kerucut.
Konsep
Konsep bangun ruang
Bangun ruang adalah sebuah bangun yang memiliki ruang yang dibatasi oleh beberapa sisi. Memahami dan mengamati bentuk bangun ruang seperti balok, prisma, tabung, bola, dan kerucut berdasarkan benda-benda di kehidupan sehari- hari.
Operasi
Siswa mampu mengelompokkan berbagai ruang sederhana seperti balok, prisma, tabung, bola, dan kerucut berdasarkan benda-benda di kehidupan sehari-hari.
Siswa dapat menentukan
bangun ruang. √
1 No: 15
yang sejenis menurut besarnya.
berdasarkan paling besar dan paling kecil.
Operasi
Siswa mampu menentukan urutan benda-benda runag yang sejenis menurut besarnya.
menurut besarnya.
5.1.Membandingkan berat benda (ringan, berat).
Fakta
Benda berat, benda ringan
Konsep
Konsep berat
Memahami berat benda dengan membandingkan berat benda menggunakan istilah berat dan ringan.
Operasi
Siswa memahami berat benda dengan
membandingkan berat benda menggunakan istilah berat dan ringan.
Siswa dapat membandingkan
berat dari dua benda. √
1 No: 11
5.2.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.
Kompetensi
dasar ini
memenuhi kompetensi dasar 2.4 kelas II. 6.1.Mengenal segitiga, segi
empat, dan lingkaran.
Konsep
Konsep bangun datar
Bangun datar adalah kurva tertutup sederhana yang terletak pada bidang.
Segitiga merupakan bangun datar yang terbentuk oleh tiga garis.
Segi empat merupakan bangun datar yang terbentuk oleh empat garis.
Lingkaran merupakan bangun datar yang terbentuk oleh lengkungan.
Operasi
Siswa mampu mengenal segitiga, segi empat, dan lingkaran.
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 4.1 kelas II.
bentuknya Memahami dan mengamati pengelompokan bangun datar berdasarkan bentuknya di kehidupan sehari- hari.
Operasi
Siswa mampu mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya.
Prinsip
Menggunakan pengukuran dalam mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya.
memenuhi kompetensi dasar 4.1 kelas II.
Kelas II
2.1.Menggunakan alat ukur waktu dengan satuan jam.
Fakta
Menggunakan satuan waktu jam, menit, detik. Menggunakan bilangan asli dalam menyatakan
satuan jam seperti 11.00, 20.00.
Konsep
Konsep waktu
Memahami alat ukur waktu dengan satuan jam yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari.
Prinsip
Menggunakan konsep penjumlahan dan pengurangan dalam memahami lama waktu kegiatan dalam satuan jam.
Kompetensi
dasar ini
memenuhi kompetensi dasar kelas III yaitu kompetensi dasar 2.1 dan 2.2.
2.2.Menggunakan alat ukur panjang tidak baku dan baku (cm, m) yang sering digunakan.
Fakta
Menggunakan bilangan asli dalam menyatakan panjang.
Menggunakan satuan panjang seperti cm, m, dm, dan km.
Konsep
Konsep panjang
Memahami alat ukur panjang dengan satuan tidak baku dengan menggunakan telapak tangan, jengkal, telapak kaki, dan satuan lidi.
Siswa dapat menggunakan alat ukur panjang tidak baku dalam pemecahan masalah.
√ 1
No: 9
Menggunakan alat ukur panjang
baku sudah memenuhi kompetensi dasar 2.2 kelas III.
50
Operasi
Siswa mampu menggunakan alat ukur panjang tidak baku dan baku (cm, m) yang sering digunakan dalam mengukur.
Prinsip
Menggunakan ukuran satuan panjang cm dan m untuk menyatakan panjang.
2.3.Menggunakan alat ukur berat.
Fakta
Menggunakan bilangan asli dalam menyatakan berat.
Menggunakan satuan baku gr, kg, ons
Konsep
Konsep panjang
Memahami alat ukur panjang dengan satuan tidak baku dengan menggunakan batu, buah, dan kelereng yang ukurannya sama.
Memahami alat ukur panjang dengan satuan baku dengan menggunakan timbangan duduk dan timbangan berat badan.
Operasi
Siswa mampu menggunakan alat ukur berat.
Prinsip
Menggunakan ukuran satuan berat kg dan ons untuk menyatakan berat.
Kompetensi dasar ini dipenuhi kompetensi dasar 2.4 kelas II, serta 2.1 dan 2.2 kelas III.
2.4.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda.
Kompetensi dasar ini dipenuhi kompetensi dasar 2.1 dan 2.2 kelas III. 4.1.Mengelompokkan bangun datar Konsep
Konsep bangun datar
Siswa dapat mengenal dan
mengelompokkan bangun datar √
1 No. 17
lingkaran) berdasarkan bentuknya.
Memahami pengelompokkan bangun datar
(konsep segitiga, konsep segi empat, dan konsep lingkaran) berdasarkan ukurannya.
Operasi
Siswa mampu mengelompokkan bangun datar berdasarkan bentuknya dan ukurannya.
Prinsip
Mengelompokkan bangun datar menggunakan pengukuran panjang yaitu berdasarkan ukurannya
“paling besar” dan “paling kecil”
4.2.Mengenal sisi-sisi bangun datar.
Fakta
Tepi luar bangun datar adalah sisi.
Konsep
Konsep bangun datar
Memahami sisi-sisi bangun datar.
Memahami bangun datar memiliki sisi-sisi yang membatasi daerah.
Sisi-sisi bangun datar disebut juga ruas garis yang membatasi daerah.
Operasi
Siswa mampu mengenal sisi-sisi bangun datar.
Prinsip
Menentukan sisi-sisi bangun datar menggunakan konsep garis.
Kompetensi dasar ini sudah dipenuhi
kompetensi dasar 4.3.
Konsep
Konsep sudut
Sudut terbentuk dari dua garis yang berpotongan. Titik dimana dua garis berpotongan disebut titik
sudut.
Memahami sudut yang terbentuk dari bidang datar.
Operasi
Siswa mampu mengenal sudut-sudut bangun datar.
Prinsip
Sudut terbentuk oleh dua garis yang saling berpotongan.
dan sudut.
Kelas III
2.1.Memilih alat ukur
sesuai dengan
fungsinya (meteran, timbangan, atau jam).
Konsep
Konsep waktu, panjang, dan berat. Memahami alat ukur panjang. Memahami alat ukur berat. Memahami alat ukur waktu.
Operasi
Siswa mampu memilih alat ukur sesuai dengan fungsinya (meteran, timbangan, atau jam).
Untuk alat ukur waktu, dipenuhi kompetensi dasar 2.2. Untuk alat ukur berat, dipenuhi kompetensi dasar 2.2. Untuk alat ukur panjang, dipenuhi kompetensi dasar 2.2. 2.2.Menggunakan alat ukur
dalam pemecahan
masalah.
Operasi
Siswa mampu menggunakan alat ukur dalam pemecahan masalah.
Siswa dapat membaca dan menuliskan jam menggunakan alat ukur waktu jam dengan
√ 1
No: 5
Siswa dapat menggunakan alat ukur panjang baku dalam pemecahan masalah.
√ 1
No: 10 Siswa dapat membaca berat
suatu benda menggunakan alat
ukur berat baku dalam
pemecahan masalah
√ 1
No: 12
2.3.Mengenal hubungan antar satuan waktu, antar satuan panjang, dan antar satuan berat.
Fakta
Menggunakan bilangan asli dalam menyatakan waktu, panjang, dan berat.
Menggunakan satuan waktu, satuan panjang, dan satuan berat.
Konsep
Memahami hubungan antarsatuan waktu. Memahami hubungan antarsatuan panjang. Memahami hubungan antarsatuan berat.
Operasi
Siswa mampu mengenal hubungan antar satuan waktu, antar satuan panjang, dan antar satuan berat.
Kompetensi dasar ini memenuhi kompetensi dasar 3.2 dan 3.3 kelas IV. 4.1. Mengidentifikasi berbagai bangun datar sederhana menurut sifat atau unsurnya.
Konsep
Memahami sifat-sifat bangun datar segitiga. Memahami sifat-sifat bangun datar segi empat
Operasi
Siswa mampu mengidentifikasi berbagai bangun datar sederhana menurut sifat atau unsurnya.
Prinsip
Menggunakan besar sudut dan panjang sisi dalam menentukan sifat-sifat bangun datar.
Siswa dapat menentukan bangun
datar trapesium menurut
sifatnya.
√ 1
No: 32
besar sudut Konsep
Sudut terbentuk dari dua buah garis yang berpotongan.
Sudut terbentuk dari tiga buah titik yang dihubungkan
Memahami jenis-jenis sudut yaitu sudut siku- siku, sudut lancip, dan sudut tumpul.
Sudut siku-siku dibentuk oleh dua garis yang saling tegak lurus.
Sudut lancip merupakan sudut yang lebih kecil dari sudut siku-siku.
Sudut tumpul merupakan sudut yang lebih besar dari sudut siku-siku.
Memahami besar sudut dengan membandingkan setiap sudut.
Operasi
Siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis dan besar sudut.
Prinsip
Menggunakan konsep dua garis berpotongan dalam menentukan sudut.
Menggunakan konsep tiga titik yang
dihubungkan dalam menentukan sudut. 5.1.Menghitung keliling
persegi dan
persegipanjang.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan hasil keliling.
Siswa dapat menghitung keliling persegi dari gambar yang disajikan.
√ 1
No: 40
Konsep
Keliling merupakan penjumlahan semua panjang sisi pada benda.
Memahami bahwa keliling persegi adalah ×
.
Memahami bahwa keliling persegipanjang
adalah × � ×
Operasi
Siswa mampu menghitung keliling persegi dan persegipanjang.
Prinsip
Menggunakan pengukuran panjang sisi dalam menentukan keliling persegi dan persegipanjang. Operasi perhitungan keliling persegi dan
persegipanjang. disajikan 5.2.Menghitung luas persegi dan persegipanjang. Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan hasil luas.
Menggunakan operasi perkalian dan
penjumlahan dalam melakukan perhitungan luas.
Konsep
Luas merupakan daerah dari bidang datar yang dibatasi oleh sisi-sisinya.
Memahami bahwa luas persegi merupakan
×
Memahami bahwa bahwa luas persegipanjang
merupakan � × .
Operasi
Siswa mampu menghitung luas persegi dan persegipanjang.
Prinsip
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 3.1 kelas VI.
5.3.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling, luas persegi dan persegipanjang.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan denga keliling, luas persegi dan persegipanjang.
Siswa dapat menghitung
keliling dan luas persegi dalam kehidupan sehari-hari
√ 1
No: 51
Siswa dapat menghitung
keliling dan luas persegipanjang dalam kehidupan sehari-hari.
√ 1
No. 52 Kelas IV
3.1.Menentukan besar sudut dengan satuan tidak baku dan satuan derajat.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan besar sudut.
Alat ukur satuan sudut baku adalah busur derajat.
Konsep
Sudut yang terbentuk oleh dua ruas garis yang berpotongan pada titik pangkal.
Kaki sudut adalah ruas garis pembentuk sudut. Titik sudut adalah titik potong dua garis atau
lebih.
Satuan sudut tak baku yang digunakan adalah sudut satuan.
Sudut siku-siku adalah sudut yang besarnya °. Sudut lancip adalah sudut yang besarnya lebih kecil dari sudut siku-siku atau sudut yang besarnya kurang dari °.
Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya lebih besar dari sudut siku-siku atau sudut yang besarnya lebih dari ° dan kurang dari °.
Operasi
Siswa mampu menentukan besar sudut dengan satuan tidak baku dan satuan derajat.
Prinsip
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 2.3 kelas V.
3.2.Menentukan hubungan antar satuan waktu, antar satuan panjang, dan antar satuan berat.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan waktu, panjang, dan berat.
Menggunakan satuang waktu, panjang, dan berat.
Konsep
Memahami satuan waktu. Memahami satuan panjang. Memahami satuan berat. Memahami satuan kuantitas.
Operasi
Siswa mampu menentukan hubungan antar satuan waktu, antar satuan panjang, dan antar satuan berat.
Siswa dapat menghubungkan
antar satuan waktu. √
1 No: 20 Untuk kompetensi dasar hubungan antar satuan waktu, satuan panjang, dan satuan berat sudah memenuhi kompetensi dasar 3.3
Siswa dapat menghubungkan
antar satuan panjang. √
1 No: 22
Siswa dapat menghubungkan
antar satuan berat. √
1 No: 24
3.3.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan waktu, panjang dan berat.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan waktu, panjang, dan berat.
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar satuan waktu dalam soal cerita.
√ 1
No: 21
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar satuan panjang dalam soal cerita.
√ 1
No: 23
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antar satuan berat dalam soal cerita.
√ 1
No:25
3.4.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan kuantitas.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan satuan kuantitas.
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan denga hubungan antar satuan kuantitas dalam soal cerita.
√ 1
No: 26
4.1.Menentukan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan hasil luas dan keliling.
Siswa dapat menghitung keliling jajargenjang dari gambar yang disajikan. √ 1 No: 42 Kompetensi dasar luas jajargenjang dan segitiga sudah
58
dan keliling.
Konsep
Jajargenjang adalah bangun datar segi empat yang sisi-sisi saling berhadapannya sejajar dan sama panjang.
Memahami sifat-sifat bangun datar jajargenjang. Memahami bahwa keliling jajargenjang adalah
jumlah seluruh sisinya.
Memahami bahwa luas jajargenjang adalah hasil kali alas dengan tinggi.
Segitiga adalah daerah yang dibatasi oleh 3 sisi atau ruas garis.
Memahami jenis-jenis segitiga.
Memahami bahwa keliling segitiga adalah jumlah panjang ketiga sisinya.
Memahami bahwa luas segitiga adalah setengah dari luas alas kali tinggi.
Operasi
Siswa mampu menentukan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga.
Prinsip
Menemukan luas segitiga dengan membagi dua luas suatu persegipanjang.
Menggunakan pengukuran luas. Menggunakan satuan luas yaitu .
3.1 kelas VI. Siswa dapat menghitung keliling
segitiga dari gambar yang disajikan.
√ 1
No: 43
4.2.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas jajargenjang dan segitiga.
Siswa dapat menghitung
keliling dan luas jajargenjang dalam kehidupan sehari-hari.
√ 1
No: 53
kehidupan sehari-hari. 8.1.Menentukan sifat-sifat
bangun ruang
sederhana.
Fakta
Membaca lambang sama dengan “ = ”
Membaca lambang sejajar “ ∥“
Menggunakan lambang ̅̅̅̅ untuk menyatakan panjang sisi.
Penamaan unsur-unsur pada bangun ruang.
Konsep
Menggunakan konsep garis sejajar dalam menentukan sifat-sifat bangun ruang sederhana. Menggunakan konsep sudut dalam menentukan
sifat-sifat bangun ruang sederhana.
Operasi
Siswa mampu menentukan sifat-sifat bangun ruang sederhana seperti balok, kubus, limas, prisma, tabung, dan kerucut.
Prinsip
Menentukan sifat-sifat bangun ruang sederhana menggunakan konsep garis sejajar, konsep bidang, dan konsep sudut.
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 6.2 kelas V.
8.2.Menentukan jaring- jaring balok dan kubus.
Konsep
Jaring-jaring pada balok dan kubus merupakan sisi-sisi balok dan kubus.
Jaring-jaring pada balok dan kubus terdapat sisi alas dan sisi penutup alas.
Operasi
Siswa mampu menentukan jaring-jaring balok dan kubus.
Prinsip
Jaring-jaring pada kubus dan balok terdiri dari bangun datar segi empat.
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 6.3 kelas V.
bangun datar simetris. yang jika dilipat menurut garis simetrinya, semua pasangan titik sudut saling bertemu.
Bangun datar tidak simetris adalah bangun datar yang tidak memiliki garis simetri.
Sumbu simetri atau garis simetri adalah garis yang membagi bangun datar menjadi dua bagian yang simetris.
Operasi
Siswa mampu mengidentifikasi benda-benda dan bangun datar simetris.
Prinsip
Menggunakan konsep garis dan sudut dalam menentukan simetris lipat.
bangun datar yang disajikan.
8.4.Menentukan hasil pencerminan suatu bangun datar.
Konsep
Sumbu simetri suatu bangun datar sama dengan sebuah cermin yang diletakkan di depan suatu bangun.
Pencerminan merupakan pembentukan bayangan benda sehingga simetris jika digabungkan dengan benda semula.
Operasi
Siswa mampu menentukan hasil pencerminan suatu bangun datar.
Prinsip
Menggunakan konsep simetris dalam menentukan pencerminan.
Siswa dapat menentukan hasil pencerminan dari gambar suatu bangun datar yang disajikan.
√ 1 No: 28 Kelas V 2.1.Menuliskan tanda waktu dengan menggunakan notasi 24 jam. Fakta
Menggunakan bilangan asli dalam menyatakan waktu.
Menggunakan satuan waktu.
Konsep
Siswa dapat membaca dan menuliskan tanda waktu dengan menggunakan notasi 24 jam.
√ 1
No: 6
Operasi
Siswa mampu menuliskan tanda waktu dengan menggunakan notasi 24 jam.
2.2.Melakukan operasi hitung satuan waktu.
Fakta
Menggunakan bilangan asli dalam menyatakan waktu.
Menggunakan tanda sama dengan " = ".
Menggunakan lambang perkalian dan
penjumlahan dalam melakukan operasi hitung satuan waktu.
Konsep
Memahami kesetaraan antara satuan jam, satuan menit, dan satuan detik.
Operasi
Siswa mampu melakukan operasi hitung satuan waktu.
Prinsip
Operasi hitung penjumlahan dan perkalian dalam melakukan operasi hitung satuan waktu.
Siswa dapat menghitung satuan
waktu dalam pemecahan
masalah. √ 1 No: 7 2.3.Melakukan pengukuran sudut. Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan sudut.
Menggunakan lambang sudut ∠.
Konsep
Memahami pengukuran sudut dengan
membandingkan besar dua sudut dengan istilah
“lebih besar” dan “lebih kecil”.
Memahami pengukuran sudut dengan
menggunakan sudut satuan.
Memahami pengukuran sudut dengan
menggunakan busur derajat.
Operasi
Siswa mengetahui cara
pengukuran sudut menggunakan busur derajat.
√ 1
No: 14
Konsep dua garis berpotongan diukur besar sudutnya. 2.4.Mengenal satuan jarak
dan kecepatan.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan jarak dan kecepatan.
Menggunakan perkalian dan pembagian dalam melakukan operasi hitung terhadap jarak dan kecepatan.
Konsep
Menggunakan konsep waktu dan konsep jarak. Memahami bahwa jarak merupakan waktu dikali
kecepatan.
Memahami bahwa kecepatan merupakan
perbandingan antara jarak dan waktu.
Operasi
Siswa mampu mengenal satuan jarak dan kecepatan.
Prinsip
Menggunakan satuan waktu untuk melakukan operasi hitung terhadap jarak dan kecepatan.
Siswa dapat menentukan satuan
kecepatan √
1 No: 55
2.5.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu, jarak, dan kecepatan.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan waktu, jarak, dan kecepatan.
Siswa dapat menyelesaikan soal cerita sederhana yang berkaitan dengan jarak, kecepatan, dan waktu.
√ 1
No: 56
3.1.Menghitung luas
trapesium dan layang- layang.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan luas.
Menggunakan operasi perkalian, pembagian, dan penjumlahan.
Membaca lambang sama dengan “ = ”
Membaca lambang sejajar “ ∥“
Menggunakan lambang ̅̅̅̅ untuk menyatakan panjang sisi.
Konsep
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 3.1 kelas VI.
Memahami bahwa luas trapesium merupakan setengah dari jumlahan dua pasang sisi yang sejajar dikali tinggi trapesium.
Layang-layang adalah segiempat yang dibentuk dua segitiga sama kaki.
Memahami bahwa luas layang-layang
merupakan setengah dari dua kali diagonal- diagonal laying-layang.
Operasi
Siswa mampu menghitung luas trapesium dan layang- layang.
Prinsip
Menggunakan konsep dua buah segitiga sama kaki yang alasnya sama panjang dan berimpit untuk menentukan luas layang-layang.
Menggunakan konsep pengukuran luas dalam menghitung luas trapesium dan layang-layang. 3.2.Menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan luas bangun datar.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas bangun datar.
Kompetensi dasar ini sudah memenuhi kompetensi dasar 3.1 kelas V.
4.1.Menghitung volume kubus dan balok.
Fakta
Menggunakan bilangan asli untuk menyatakan volume kubus dan balok.
Menggunakan operasi perkalian.
Menggunakan lambang ̅̅̅̅ untuk menyatakan panjang sisi.
Menggunakan simbol huruf untuk menyatakan volume.
Konsep
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dari suatu gambar.
√ 1
No: 28 Siswa dapat menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan volume balok dari suatu gambar.
√ 1
No: 37
menggunakan satuan kubus.
Memahami bahwa volume kubus merupakan .
Memahami bahwa volume balok merupakan ×
× .
Operasi
Siswa memahami menghitung volume kubus dan balok.
Prinsip
Menggunakan pengukuran untuk menyatakan satuan volume.
Menggunakan panjang sisi untuk menghitung volume kubus dan balok.
4.2.Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok.
Operasi
Siswa mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan volume kubus dan balok.
Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan volume
kubus dan balok dalam
kehidupan sehari-hari.
√ 2
No: 49, 50 6.1.Mengidentifikasi sifat-
sifat bangun datar.
Fakta
Menggunakan lambang ∠ untuk menyatakan sudut.
Menggunakan lambang = untuk menyatakan sama dengan.
Menggunakan lambang ∥ untuk menyatakan sejajar.
Menggunakan lambang ⊥ untuk meyatakan tegak lurus.
Menggunakan lambang ̅̅̅̅ untuk menyatakan panjang sisi.
Konsep
Persegi, persegipanjang, layang-layang, jajargenjang, trapesium, dan belah ketupat merupakan keluarga segi empat.
Siswa dapat menentukan bangun datar segitiga sama kaki berdasarkan sifatnya.
√ 1
No: 33
siku-siku, segitiga lancip, segitiga tumpul, segitiga sembarang, jajargenjang, trapesium siku-siku, trapesium sama kaki, trapesium sembarang, layang-layang, belah ketupat dan lingkaran.
Operasi
Siswa mampu mengidentifikasi sifat-sifat bangun