• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

F. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk memperoleh, mengolah dan menginterpretasikan informasi yang diperoleh dari para responden yang dilakukan dengan menggunakan pola ukur yang sama

71

. Pengukuran instrumen penelitian ini menggunakan pengukuran Skala Likert, yaitu skala yang berisi lima tingkat preferensi jawaban dengan pilihan sebagai berikut:

1 Sangat Tidak Setuju 2 Tidak Setuju

3 Ragu-Ragu 4 Setuju

5 Sangat Setuju

Dalam penelitian ini instrumen penelitian dibagi menjadi dua yakni berdasarkan pada variabel yang diteliti berupa variabel X dan Variabel Y, dan kisi-kisi dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Kisi-Kisi Instrumen Angket a. Instrumen Angket Variabel Y

Berdasarkan definisi konseptual dan operasional mengenai persepsi seks pranikah yang telah dijelaskan sebelumnya, maka untuk melakukan penelitian diperlukan kisi-kisi instrumen untuk mengukur indikator-indikator tiap dimensi variable Y yang akan dikembangkan menjadi 17 pernyataan. Kisi-kisi instrumen penelitian tentang persepsi seks pranikah ini disajikan pada tabel 3.3.

71

Syofian Siregar, Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), h.75.

Tabel 3.3

Kisi-kisi Kuesioner Penelitian Variabel Y (Persepsi Seks Pranikah)

Variabel Sub Variabel No. Butir Pertanyaan

Jumlah Soal

Persepsi Seks Pranikah

(Y)

1. Kissing 1, 2, 3, 4, 5, 6,

7 7

2. Necking 8, 9, 10, 11,

12 5

3. Petting 13, 14, 15, 16 4 4. Intercourse

(bersenggama)

17, 18, 19, 20,

21 5

Jumlah 21

b. Kisi-kisi Kuesioner Penelitian Variabel X

Berdasarkan definisi konseptual dan operasional mengenai pengetahuan seks remaja dan pengetahuan dampak seks pranikah yang telah dijelaskan sebelumnya, maka untuk melakukan penelitian diperlukan kisi-kisi instrumen untuk mengukur indikator-indikator tiap variabel X yang akan dikembangkan menjadi pernyataan yaitu 26 pernyataan terkait pengetahuan seks remaja dan 21 pernyataan terkait pengetahuan dampak seks pranikah. Kisi-kisi instrumen penelitian tentang pengetahuan seks pranikah dan pengetahuan dampak seks pranikah ini disajikan pada tabel 3.4 dan 3.5.

Tabel 3.4

Kisi-kisi Kuesioner Penelitian Variabel X1

(Pengetahuan Seks Remaja)

Variabel Sub Variabel No. Butir Pertanyaan

Kisi-Kisi Kuesioner Penelitian Variabel X2

(Pengetahuan Dampak Seks Pranikah) Variabel Sub Variabel No. Butir

Pertanyaan

4. Dampak fisik

Uji validitas dilakukan untuk mengetahui apakah alat ukur yang telah disusun dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur secara tepat. Apabila instrumen tersebut mampu untuk mengukur apa yang diukur, maka disebut valid dan sebaliknya, apabila tidak mampu untuk mengukur apa yang diukur, maka dinyatakan tidak valid.

72

Suatu kuesioner dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu mengungkapkan suatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.

Pengujian validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan nilai r

hitung

dengan r

tabel

untuk degree of freedom (df) = n – 2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel. Jika r

hitung

> r

tabel

dan nilai positif maka pernyataan atau indikator tersebut dinyatakan valid, tetapi jika r

hitung

< r

tabel

maka pernyataan atau indikator tersebut tidak valid.

73

Dalam penelitian ini menggunakan sampel untuk uji coba kuesioner sebanyak 35 orang responden dengan signifikansi sebesar 5% atau 0,05.

Dari 35 responden, untuk mendapatkan r

tabel

dengan cara n – 2, 35 – 2 = 33.

r

tabel

dari 33 dengan tingkat signifikansi sebesar 5% atau 0,05 adalah 0,334.

Uji validitas akan menguji masing-masing indikator dari setiap variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini. Berikut adalah hasil uji validitas dari variabel Persepsi Seks Pranikah, Pengetahuan Seks Remaja, dan Pengetahuan Dampak Seks Pranikah.

72

R. Gunawan Sudarmanto, Statistik Terapan Berbasis Komputer Dengan Program IBS SPSS Statistik 19, (Jakarta: Mitra Wacana Media, 2013), h.56.

73

Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program IBM SPSS 23, (Semarang:

Badan Penerbit UNDIP, 2016), h.53.

Tabel 3.6

Hasil Uji Validitas Persepsi Seks Pranikah (Y) Variabel Dimensi No.

Sumber: Pengolahan data SPSS (2018)

Berdasarkan Tabel 3.6 di atas, hasil uji validitas menunjukkan bahwa dari 21 butir pernyataan, terdapat 17 butir soal yang valid dan 4 butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 1, 11, 14, dan 15 dengan skor r

hitung

sebesar 0,043, 0,256, dan 0,163, dan 0,017 maka penulis tidak menggunakan atau membuang 4 soal tersebut dan mengambil 17 soal tersebut untuk dipakai sebagai data penelitian pada variable Y.

Tabel 3.7

Hasil Uji Validitas Pengetahuan Seks Remaja (X1) Variabel Dimensi No.

Sumber: Pengolahan data SPSS 21 (2018)

Berdasarkan Tabel 3.7 di atas, hasil uji validitas menunjukkan bahwa dari 31 butir pernyataan, terdapat 26 butir soal yang valid dan 5 butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 40, 41, 48, 49, dan 51 dengan skor r

hitung

sebesar 0,237, 0,237, 0,243, 0,306, 0,243 maka penulis tidak menggunakan atau membuang 5 soal tersebut. dan mengambil 26 soal

tersebut untuk dipakai sebagai data penelitian pada variable X

1

. Tabel 3.8

Hasil Uji Validitas Pengetahuan Dampak Seks Pranikah (X2)

Sumber: Pengolahan data SPSS (2018)

Berdasarkan Tabel 3.8 di atas, hasil uji validitas menunjukkan bahwa dari 24 butir pernyataan, terdapat 21 butir soal yang valid dan 3 butir soal yang tidak valid yaitu butir soal nomor 73, 75, dan 76 dengan skor r

hitung

sebesar 0,041, 0,211, 0,211 maka penulis tidak menggunakan atau membuang 3 soal tersebut dan mengambil 21 soal tersebut untuk dipakai sebagai data penelitian pada variable X

2.

Variabel Dimensi No.

Soal

R

Hitung R Tabel Keterangan

Pengetahuan

Kategori Hasil Validitas Instrumen Kategori Keterangan 0,00 – 0,20 Sangat Rendah

0,20 – 0,40 Rendah

0,40 – 0,60 Cukup

0,60 – 0,80 Tinggi

0,80 – 1,00 Sangat Tinggi

b. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas bertujuan untuk mengetahui konsistensi atau keteraturan hasil pengukuran suatu instrument apabila instrumen tersebut digunakan lagi sebagai alat ukur suatu objek atau responden. Hasil uji reliabilitas dapat mencerminkan dapat dipercaya atau tidaknya suatu instrumen penelitian berdasarkan tingkat pemantapan dan ketepatan suatu alat ukur, dalam pengertian bahwa hasil pengukuran yang di dapatkan merupakan ukuran yang benar dari suatu yang diukur.

74

Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Untuk mengukur reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha (α). Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,70 dan dikatakan tidak reliabel atau tidak handal bila nilai Cronbach Alpha < 0,7075. Berikut adalah hasil perhitungan reliabilitas setelah dilakukan uji validitas.

74

Edy Supriyadi, SPSS + Amos, (Jakarta: In Media, 2014), h. 29.

75

Ghozali, op. cit., h.47-48.

Tabel 3.9

Hasil Uji Reliabilitas Persepsi Seks Pranikah (Y)

Sumber: Pengolahan data SPSS 21 (2018)

Berdasarkan tabel 3.9 di atas, hasil uji reliabilitas variable Y menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,884 yaitu lebih besar dari 0,70.

Berdasarkan kriteria reliabilitas, dimana suatu instrumen penelitian dikatakan reliable bila koefisien reliabilitasnya Cronbach’s alpha > 0,70. Maka indikator-indikator dalam penelitian ini dikatakan reliable karena cronbach’s alpha lebih besar dari 0,70.

Tabel 3.10

Hasil Uji Reliabilitas Pengetahuan Seks Remaja (X1)

Sumber: Pengolahan data SPSS 21 (2018)

Berdasarkan table 3.10 di atas, hasil uji reliabilitas variable X

1

menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,901 yaitu lebih besar dari 0,70.

Berdasarkan kriteria reliabilitas, dimana suatu instrumen penelitian dikatakan reliable bila koefisien reliabilitasnya Cronbach’s alpha > 0,70. Maka indikator-indikator dalam penelitian ini dikatakan reliable karena cronbach’s alpha lebih besar dari 0,70.

Reliability Statistics

Tabel 3.11

Hasil Uji Reliabilitas Pengetahuan Dampak Seks Pranikah (X2)

Sumber: Pengolahan data SPSS 21 (2018)

Berdasarkan tabel 3.11 di atas, hasil uji reliabilitas variable X

2

menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,902 yaitu lebih besar dari 0,70. Berdasarkan kriteria reliabilitas, dimana suatu instrument penelitian dikatakan reliable bila koefisien reliabilitasnya Cronbach’s alpha > 0,70.

Maka indikator-indikator dalam penelitian ini dikatakan reliable karena cronbach’s alpha lebih besar dari 0,70.

Kategori Reliabilitas Instrumen Nilai r11 Keterangan 0,00 sampai 0,20 Sangat Rendah 0,20 sampai 0,40 Rendah 0,40 sampai 0,60 Cukup 0,60 sampai 0,80 Tinggi 0,80 sampai 0,10 Sangat Tinggi