BAB III METODOLOGI PENELITIAN
E. Instrumen Penelitian
Instrumen yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:
1. Kuesioner/ angket
Kuesioner adalah alat ukur yang dipilih peneliti untuk mengumpulkan data dan melihat tinggi atau rendahnya minat siswa pada mata pelajaran IPA serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat siswa. Masidjo (1995) angket adalah suatu daftar pertanyaan tertulis yang terinci dan lengkap yang harus dijawab oleh responden tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahuinya. Kuesioner yang digunakan peneliti adalah kuesioner tertutup. Masidjo juga menjelaskan yang dimaksud dengan angket tertutup adalah angket yang disusun dengan sedemikian rupa, sehingga responden tinggal memilih jawaban yang disediakan. Responden mengisi kuesioner dengan cara melingkari jawaban yang sesuai dengan kondisi dan keadaan yang dialami siswa. Peryataan terdiri dari dua jenis, yaitu pernyataan positif dan negatif.
Kuesioner dalam penelitian ini mengacu pada kerangka kuesioner milik Florentina Rina Budi Prastiwi (2009), Epi Wahyuni (2004), dan Cornelia Santy Kurniawati (2008). Kerangka-kerangka kuesioner tersebut dipilih karena sejalan dengan penelitian yang dilakukan peneliti. Peneliti memodifikasi item pernyataan dengan mengambil beberapa item yang peneliti anggap sesuai dengan tujuan penelitian dan menyederhanakan kalimatnya agar lebih mudah dipahami oleh anak usia sekolah dasar, selain itu peneliti juga mengembangkan pernyataan dari setiap indikator.
Peneliti menyediakan pernyataan dan pertanyaan sebanyak 40 item yang terdiri dari item positif dan item negatif, dengan tiga pilihan jawaban untuk tiap item pertanyaan yang diajukan, yaitu: “Sangat Setuju“, “Setuju”, “Tidak Setuju”. Selain itu ada juga peryataan dengan jawaban yang disesuaikan dengan kegiatan sehari-hari siswa dan juga “Ya”, “Jarang”, ’Tidak pernah”.
Berikut ini adalah skor untuk item positif dan item negatif: a. Item positif, dengan pilihan jawaban dan skor:
1) Jawaban “a” = 3 (tinggi) 2) Jawaban “b” = 2 (sedang) 3) Jawaban “c” = 1 (rendah)
b. Item negatif, dengan pilihan jawaban dan skor: 1) Jawaban “a” = 1 (rendah)
2) Jawaban “b” = 2 (sedang) 3) Jawaban “c” = 3 (tinggi)
Berikut ini kisi-kisi kuesioner minat siswa yang akan disebarkan pada responden.
Tabel 3.2
Kisi-kisi Instrumen Minat
No. Indikator Nomor Item Positif Nomor Item
Negatif 1. Kesukaan yang tinggi pada pelajaran IPA.
Pilihlah mata pelajaran yang kamu suka. IPA, matematika, IPS.
Sebelum pelajaran IPA dimulai, saya selalu membaca lebih dulu materi yang akan diajarkan oleh guru. **)
Saat pelajaran IPA akan dimulai, saya sudah ada di dalam kelas. *)
Saya serius menyimak apa yang diajarkan oleh guru. *)
Saya merasa senang saat pelajaran IPA dimulai. ***)
Jika kamu mendapat tugas mengamati pertumbuhan kacang hijau selama 1 minggu, apakah yang akan kamu lakukan?
Apa yang kamu lakukan saat sedang senggang di rumah? Saya selalu memperhati kan hal-hal di luar kelas saat guru sedang menjelaskan pelajaran. *)
Saat mendapat tugas membawa bahan untuk praktikum IPA minggu depan, apa yang akan kamu lakukan?
2. Kemauan melakukan pengulang an dan penguatan pelajaran
Bila guru memberi PR IPA, saya akan? Saya tidak suka jika guru memberikan PR IPA. 3. Semangat mengerja- kan tugas dari guru dan terlibat dalam kegiatan.
Pada saat pelajaran IPA, saya dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru dengan benar. **)
Jika di sekolah ada kegiatan ekstra kurikuler pilihan olahraga,
menggambar,dan sains. Manakah yang akan kamu pilih?
Saya merasa takut ketika saya diminta maju oleh guru untuk mengerjakan soal IPA. ***) 4. Kebutuhan untuk lebih baik dalam belajar IPA.
Saya tidak malu untuk bertanya pada guru jika saya mengalami kesulitan dalam belajar.
Saya dan teman-teman ingin memiliki kelompok eksperimen untuk mencoba hal-hal yang baru di bidang sains.
Belajar bersama teman membuat saya lebih mudah memahami apa yang sedang dipelajari.
Minggu depan akan diadakan ulangan IPA, saya akan belajar ..
5. Keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik dan mendapat nilai yang baik.
Saya yakin berhasil pada pelajaran IPA. ***)
Apabila penjelasan guru tentang materi IPA keliru, saya akan memberikan koreksi. **)
Saya selalu membuat ringkasan materi tentang hal-hal penting dalam pelajaran IPA. **)
Saya sering berlatih mengerjakan soal- soal IPA dari buku latihan soal.
Nilai ulangan IPA saya selalu jelek. Saya jadi tidak semangat belajar saat mendapat nilai jelek. Saya mencontek jawaban teman saat ulangan. *) 6. Hubungan belajar dan
Saya mempunyai cita-cita yang tinggi di bidang sains.
Orang tua yang
cita-cita masa depan.
Untuk berhasil dalam kehidupan di masa depan, Saya harus rajin belajar
Dengan belajar, saya yakin dapat mewujudkan cita-cita saya.
menentukan cita-cita saya 7. Bahan ajar dan sikap guru di kelas
Cara guru menyampaikan pelajaran cukup menyenangkan.
Guru mengajar menggunakan media yang menarik.
Guru sering mengajak bereksperimen saat mata pelajaran IPA.
Guru selalu mau menjawab
pertanyaan siswa yang merasa kurang jelas.
Cara mengajar guru selama ini membuat saya mudah memahami pelajaran yang diberikan.
*) Item pernyataan dari Florentina Rina Budi yang telah dimodifikasi. **) Item pernyataan dari Epi Wahyuni yang telah dimodifikasi.
***) Item pernyataan dari Cornelia Santy yang telah dimodifikasi.
Berdasarkan indikator minat di atas, berikut ini adalah sebaran itemnya:
Tabel 3.3
Sebaran Item Kuesioner Uji Coba
No. Indikator Item Positif
Item Neg
atif
Total 1. Kesukaan yang tinggi dalam
mengikuti pelajaran IPA di kelas.
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10
11 11
2. Kemauan melakukan pengulangan dan penguatan pelajaran.
12 13 2
3. Semangat mengerjakan tugas dari guru dan terlibat dalam kegiatan.
14, 15 16, 17 4
4. Diskusi dalam belajar. 18, 19, 20, 21, 22 5
5. Keinginan untuk menguasai materi pelajaran dengan baik dan mendapat nilai yang baik.
23, 24, 25, 26, 27 28, 29, 30
2. Wawancara
Wawancara menurut Dewa Ketut Sukardi (1983) adalah alat untuk memperoleh data atau fakta atau informasi dari seorang murid secara lisan. Menurut Moch. Surya (1985) wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber data. Komunikasi tersebut dilakukan dengan dialog (tanya jawab) secara lisan, baik langsung maupun tidak langsung. Instrumen wawancara digunakan oleh peneliti untuk mempelajari lebih lanjut faktor apa saja yang mempengaruhi minat siswa.
3. Dokumentasi
Pegertian dokumentasi menurut Arikunto (2006: 188) adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger, agenda dan sebagainya. Sumber dokumen yang digunakan oleh peneliti berupa video wawancara siswa.