BAB III METODOLOGI PENELITIAN
E. Instrumen Penelitian
Beberapa instrumen yang diperlukan dalam penelitian ini adalah: 1. Perencanaan
Dalam tahap ini dilakukan penyusunan rencana tindakan berupa penyiapan pembelajaran kooperatif tipe TGT.
a. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Dalam RPP ini guru dan peneliti menetapkan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan dalam pembelajaran, serta kegiatan-kegiatan apa
saja yang harus dilakukan siswa dalam rangka implementasi tindakan perbaikan yang direncanakan. Hal-hal yang terkandung di dalam RPP yaitu standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator keberhasilan, tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, dan strategi/prosedur pembelajaran
b. Grouping
Dalam pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT ini, siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri atas 5 orang. Adapun pembagian kelompok di sini telah ditentukan terlebih dahulu oleh guru mitra sebagai pihak yang lebih mengerti tentang siswa yang heterogen. 2. Tindakan
Tindakan ini merupakan implementasi pembelajaran kooperatif tipe TGT
yang telah direncanakan. Instrumen yang dibutuhkan dalam mengukur tingkat keaktifan siswa dipilah menjadi tiga bagian, yaitu secara menyeluruh (kelas), kelompok, dan secara individu. Dalam mengukur keaktifan kelas digunakan lembar observasi keaktifan dan keterlibatan belajar siswa, sedangkan untuk mengukur keaktifan siswa di dalam kelompok instrumen yang diperlukan yaitu lembar observasi kegiatan belajar siswa dalam kelompok.
3. Observasi
Suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti dan sistematis (Arikunto, 1998:139). Pengumpulan data melalui
observasi dilakukan sendiri oleh peneliti pada kelas yang dijadikan sampel untuk mendapatkan gambaran secara langsung kegiatan belajar siswa di kelas. Instrumen yang diperlukan dalam penelitian ini mengacu pada Bergerman (1992) dan Tantra (2006:15) yang mengacu pada tiga kelompok yaitu: instrumen untuk mengobservasi guru (observing teacher), instrumen untuk mengobservasi perilaku siswa (observing student), dan instrumen untuk mengobservasi kelas (observing classroom).
a. Observasi pra penelitian
1) Instrumen untuk mengobservasi guru (observing teacher)
Dalam penelitian ini, observasi terhadap kegiatan guru dalam proses belajar mengajar dilakukan peneliti dengan membuat catatan anekdotal (lampiran 6a). Catatan anekdotal berisi tentang jabaran yang bersifat lebih spesifik mengenai aktivitas yang dilakukan oleh guru selama pembelajaran.
2) Instrumen untuk mengobservasi perilaku siswa (observing student).
Dalam penelitian ini, observasi terhadap aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar dilakukan peneliti dengan membuat catatan anekdotal (lampiran 6b). Catatan anekdotal di sini berisi tentang jabaran yang bersifat lebih spesifik tentang aktivitas siswa selama pembelajaran.
3) Instrumen untuk mengobservasi kelas (observing classroom) Dalam penelitian ini, observasi terhadap kegiatan kelas dalam proses belajar mengajar dilakukan peneliti dengan membuat catatan anekdotal (lampiran 6c). Catatan anekdotal berisi tentang jabaran yang bersifat lebih spesifik mengenai aktivitas yang terjadi di kelas selama pembelajaran.
b. Observasi saat PTK dilaksanakan
1) Instrumen untuk mengobservasi guru (observing teacher)
Dalam penelitian ini, observasi terhadap kegiatan guru dalam proses belajar mengajar dilakukan peneliti dengan membuat catatan anekdotal (lampiran 8a dan 10a) dan dalam bentuk lembar observasi kegiatan guru (lampiran 9a dan 11a). Catatan anekdotal berisi tentang jabaran yang bersifat lebih spesifik mengenai aktivitas yang dilakukan oleh guru selama pembelajaran. Lembar observasi kegiatan guru tampak di bawah ini (Septi: 2008, 193)
No Deskripsi 1. Guru menjelaskan pembelajaran berbasis masalah dan
kooperatif dengan tipe TGT
2 Guru mengorganisasikan bahasan yang bersifat umum menjadi sub-sub pokok bahasan yang lebih sempit dan membantu siswa dalam pembelajaran tipe TGT
3 Guru memberikan materi yang akan dipelajari dalam kegiatan belajar mengajar melalui presentasi kelas
4 Guru ikut berperan dalam pembentukan kelompok TGT
yang heterogen
5 Guru memotivasi siswa agar terlibat dalam diskusi kelompok
6 Guru memberikan kesempatan siswa untuk berdiskusi dalam kelompok.
7 Guru membantu dan mengarahkan siswa dalam pengerjaan lembar kegiatan
8 Guru memberikan dorongan kepada siswa agar ada kerjasama antar individu di dalam kelompok diskusinya. 9 Guru mengamati atau mengobservasi kegiatan kelompok
selama berdiskusi.
10 Guru berinteraksi dengan siswa, menumbuhkan semangat kerja, keterlibatan dalam kelompok untuk mencapai tujuan serta menjawab pertanyaan yang diajukan siswa secara perorangan.
11 Guru memastikan siswa mandiri dalam mencari sumber atau informasi untuk memecahkan masalah
12 Guru tidak berinteraksi dengan setiap kelompok, menjelaskan cara kerja kelompok, tugas yang harus dikerjakan dan kerjasama di dalam kelompok.
13 Guru membiarkan siswa bekerja dalam kelompok menurut cara mereka sendiri
14 Guru membiarkan siswa berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lain sehingga suasana kelas menjadi tidak kondusof.
15 Guru hanya berinteraksi dengan kelompok yang mengalami kesulitan
16 Guru hanya memperhatikan beberapa kelompok tertentu saja
17 Guru dan siswa terlibat percakapan serius sehingga kelas menjadi gaduh dan menggangu siswa lain
18 Guru dan siswa sama-sama asyik dengan pekerjaannya masing-masing sehingga suasana kelas menjadi kaku 19 Guru meninggalkan kelas disaat siswa bekerja di dalam
kelompok sehingga tidak ada pengawasan
20 Guru melakukan evaluasi hasil pembelajaran melalui permainan dalam meja turnamen
21 Guru memotivasi siswa agar terlibat aktif dalam turnamen 22 Guru memberikan penghargaan bagi kelompok yang
memiliki skor terbaik
23 Guru melakukan evaluasi terhadap hasil belajar melalui ulangan pada akhir pokok bahasan
2) Instrumen untuk mengobservasi perilaku siswa (observing student).
Dalam penelitian ini, observasi terhadap perilaku siswa dilakukan peneliti dengan membuat lembar observasi kegiatan siswa (lampiran 9c,9d,11c dan 11d). Lembar observasi kegiatan siswa ini nampak dalam tabel seperti berikut ini (Septi: 2008, 199):
a) Lembar Observasi Kegiatan Belajar Siswa dalam Kelompok
Keterangan Ya Tidak Catatan
1. Seluruh perhatian diarahkan pada materi diskusi
2. Saling bertukar pendapat
3. Berbagi tugas dalam pengerjaan tugas 4. Pertanyaan yang diajukan ada
kaitannya dengan pembelajaran
5. Menjawab pertanyaan sesuai dengan maksud dan tujuan pertanyaan
6. Menghargai saran dan pendapat teman satu kelompok
b) Lembar Observasi Keaktifan dan Keterlibatan Belajar Siswa No Komponen yang diobservasi Frekuensi Persentase
(%) 1 Siswa mengajukan pertanyaan
2 Siswa menjawab pertanyaan 3 Siswa aktif mengerjakan
tugas
4 Siswa aktif dalam diskusi 5 Siswa mengemukakan/
Untuk mengetahui tingkat keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar serta dengan membuat catatan anekdotal (lampiran 8b dan 10b)
3) Instrumen untuk mengobservasi kelas (observing classroom) Dalam penelitian ini, observasi terhadap aktivitas kelas dalam proses belajar mengajar dilakukan peneliti dengan membuat catatan anekdotal (lampiran 8c dan 10c) dan dalam bentuk instrumen pengamatan kelas (lampiran 9bdan 11b). Catatan anekdotal di sini berisi tentang jabaran yang bersifat lebih spesifik tentang aktivitas siswa selama pembelajaran. Lembar observasi kelas nampak dalam table berikut (Septi: 2008, 195):
No Deskripsi 1 Kelas terdiri dari banyak siswa yang memiliki
kemampuan dan asal usul yang berbeda-beda.
2 Ada sejumlah aturan yang harus diikuti oleh para siswa
3 Siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.
4 Buku-buku dan perlengkapan siswa mudah ditemukan di kelas (sekolah)
5 Ada klik-klik di dalam kelas sehingga menyulitkan dalam penggabungan di dalam kelompok.
6 Kerja di dalam kelompok terhambat dikarenakan beberapa siswa yang tidak ikut terlibat (malas).
7 Beberapa siswa hanya mengandalkan siswa lain dalam kerja kelompok.
8 Para siswa tampak antusias dengan kerja kelompoknya.
9 Ada kegaduhan di dalam kelas sehingga menghambat kerja kelompok.
yang terbaik.
11 Banyak siswa yang bertanya kepada guru jika menghadapi kesulitan.
12 Sebagian besar siswa telah memiliki sumber referensi yang digunakan.
13 Siswa mempunyai cukup banyak waktu untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.
14 Siswa mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. 15 Setiap siswa mempunyai keistimewaan yang sama. 16 Tujuan dari kelas ini tidak dapat dipahami dengan
jelas.
17 Kelas ini terdiri dari individu yang tidak mengenal satu sama lain dengan baik.
18 Sebagian besar siswa menganggap materi yang diberikan mudah.
19 Kelas terorganisir dengan baik.
20 Selama berdiskusi siswa saling memberikan pendapat atau masukan buat kelompok.
4. Refleksi
Dalam tahap ini, dilaksanakan analisis, pemaknaan, dan pembuatan kesimpulan hasil observasi. Instrumen yang diperlukan adalah lembar refleksi guru (lampiran 9e dan 11e) dan lembar refleksi siswa (lampiran 9g dan 11g). Lembar refleksi guru dan siswa ini nampak dalam tabel sebagai berikut (Septi: 2008, 200-201):
a). Lembar refleksi guru
No Uraian 1 Penilaian guru tentang komponen pembelajaran :
a.Materi Ajar b.LKS
c.Soal Kuis/Tes bab d.Contoh RPP e.Kunci LKS f. Tes Hasil Belajar g.Suasana Kelas h.Cara Kerja Siswa
i. Keterampilan Kooperatif yang Dilatihkan 2 Selama kerja kelompok siswa :
a.Mendengarkan orang lain b.Mengajukan pertanyaan c.Mengorganisasikan ide-idenya d.Mengorganisasikan kelompok e.Mengacaukan kegiatan
f. Melamun
3 Keuntungan yang diperoleh dalam merencanakan dan menerapkan rencana pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang berorientasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT
4 Hambatan yang mungkin akan ditemui, jika nanti guru akan merencanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT seperti yang telah dilakukan
5 Apakah siswa berminat untuk mengikuti KBM yang telah dilakukan dan KBM berikutnya yang akan dilakukan
b). Lembar refleksi siswa
No Aspek yang diamati
1 Bagaimanakah pendapat Anda mengenai komponen KBM a.Topik/materi yang dipelajari
b.LKS
c.Materi Ajar d.Suasana Kelas e.Penampilan Guru
f.Keterampilan kooperatif yang dilatihkan
yang telah Anda ikuti?
3 Selama kerja kelompok saya : a. Mengemukakan pendapat b. Ikut berpartisipasi
c. Mengajukan pertanyaan d. Menjawab pertanyaan e. Mengerjakan tugas
4 Keuntungan yang saya peroleh dalam pembelajaran dengan menggunakan perangkat model pembelajaran kooperatif tipe TGT.
5 Hambatan yang saya temui, selama mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT
seperti yang telah dilakukan.