3.2. Rencana Strategi Infrastruktur Bidang Cipta Karya 1. Arahan Rencana Kawasan Permukiman
3.2.6. Integrasi Strategi Pembangunan Kab/Kota dan Sektor
Berdasarkan dokumen rencana yang telah dijabarkan sebelumnya,maka dapat disusun matriks strategi pembangunan pada skala kabupaten/kota yang meliputi:
a. RTRW Kabupaten/Kota sebagai acuan arahan spasial; b. RI-SPAM sebagai arahan pengembangan air minum; c. SSK sebagai arahan pengembangan sektor sanitasi;
d. RP2KP sebagai acuan arahan pengembangan permukiman; e. Rencana lainnya.
III - 66
Tabel 3.10 Matriks Identifikasi Rencana Pembangunan Bidang Cipta Karya Kabupaten Indragiri Hulu
No Produk Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kawasan Strategis Kabupaten (KSK) Indikasi Program Bidang Cipta Karya
• Pengembangan wilayah – wilayah produksi tanaman pangan dan holtikultura, perkebunan dan peternakan, kehutanan, dan pertambangan;
• Peningkatan pertumbuhan dan pengembangan wilayah dengan konsep agrobisnis dan agroindustri;
• Pengembangan pariwisata melalui konservasi cagar budaya dan kekayaan sosial budaya;
• Pengembangan dan penataan pusat-pusat pertumbuhan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi perkotaan dan perdesaan;
• Pengembangan sistem prasarana dan sarana daerah yang mendukung fungsi serta keterkaitan pusat- pertumbuhan daerah;
• Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan/atau berwawasan konservasi yang diarahkan bagi keseimbangan lingkungan hidup;
• Pengembangan dan pengelolaan kawasan budidaya dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan lingkungan
• Pemantapan, peningkatan, dan pengembangan Prasarana Air Bersih Perpipaan
• PKW, PKL, PKLp, PPK, dan PPL Japura
AM
• Pemantapan, peningkatan, dan pengembangan Prasarana Pengolahan Sampah
• PKW, PKL, PKLp, PPK, dan PPL Japura
PLP
• Pemantapan, peningkatan, dan pengembangan
• Prasarana Pengolahan Air Limbah
• Tersebar di perkotaan, semi-perkotaan, dan
• perdesaan
PLP
• Pemantapan, peningkatan, dan pengembangan prasarana drainase
• Perkotaan, semi-perkotaan, dan perdesaan yang membutuhkan
PLP
• Pemantapan, peningkatan kualitas, dan pengembangan Ruang Terbuka Hijau Kota
• Tersebar di kawasan perkotaan-semi-perkotaan
PBL
• Pengembangan, pemantapan, dan peningkatan kualitas kawasan cagar budaya (CB).
• Cagar Budaya berupa Komplek dan Cagar Budaya
• berdiri sendiri, lokasi tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu
PBL
• Penataan kawasan permukiman perkotaan dalam rangka pengembangan kawasan permukiman per
• kotaan sesuai dengan fungsi yang ditetapkan
• PKW Rengat – Pematang Reba di Rengat, PKW Rengat – Pematang Reba di Pematang Reba, PKL Air Molek, PKLp Pangkalan Kasai, PKLp Peranap, PKLp Simpang Kelayang, PPK Lirik, PPL Japura
Bangkim
• Penataan kawasan permukiman semi-perkotaan
• dalam rangka pengembangan kawasan permukiman semi-perkotaan sesuai dengan fungsi yang ditetapkan, dan mempersiapkan menjadi
• PPK Kuala Cenaku, PPK Kelawat-Sungai Lala, PPK Lubuk Batu Tinggal, PPK Petonggan, PPK Pematang-Selunak, PPK Seberida, PPK Aur Cina-Kuala Kilan
III - 67 No Produk
Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
hidup sesuai dengan daya dukung dan daya tampungnya; dan
• Pengembangan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan.
kawasan permukiman perkotaan di masa datang
• Penataan kawasan permukiman perdesaan dalam rangka pengembangan kawasan permukiman perdesaan yang aman, nyaman, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
• Peranap: 285,47 Ha;
• Batang Peranap: 249,17 Ha.
• Kelayang: 1.364,02 Ha.
• Rakit Kulim: 191,78 Ha.
• Pasir Penyu: 87,30 Ha.
• Sungai Lala: 156,80 Ha.
• Lubuk Batu Jaya: 1.441,92 Ha.
• Lirik: 343,47 Ha
• Rengat Barat: 1.261,14 Ha.
• Rengat: 43,11 Ha.
• Kuala Cenaku: 108,02 Ha.
• Seberida: 866,48 Ha.
• Batang Gansal: 147,10 Ha.
• Batang Cenaku: 1.890,15 Ha
Bangkim
• Penyusunan Rencana Rinci/Detail KSK Kawasan
• Cagar Budaya Komplek Makam Raja-Raja Indragiri
• KSK Kawasan Cagar Budaya Komplek Makam Raja-Raja Indragiri di Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat PBL 2 Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RI-SPAM) SPAM Jaringan Perpipaan (Unit Air Baku, Unit Produksi, Unit Distribusi, dan Unit Pelayanan)
• Terkait dengan cakupan pelayanannya, diusahakan untuk ditambah seluas mungkin hingga akhir tahun perencanaan.
• Mengintegrasikan
pengembangan sistem air bersih dengan sistem jaringan jalan, sehingga semua kawasan yang memiliki tingkat kemudahan aksesibilitas dapat memperoleh pelayanan air bersih yang memadai.
• Terkait dengan sumber air baku, maka diusahakan
III - 68 No Produk
Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
menggunakan sumber air baku yang terdekat dengan wilayah pelayanannya.
• Proses pengolahan air bersih diusahakan menggunakan sistem konvensional atau menggunakan paket dalam negeri untuk memudahkan operasional dan perawatan.
• Distribusi pelayanan sistem air bersih diusahakan dilakukan dengan menggunakan sistem gravitasi.
• Kawasan-kawasan prioritas dalam penyediaan kebutuhan air bersih di Kabupaten Indragiri Hulu adalah :
o Pusat-pusat aktifitas di sepanjang jalan utama.
o Pusat-pusat
pengembangan wilayah, meliputi kawasan di sekitar ibukota kabupaten dan ibukota kecamatan. o Kawasan permukiman, industri, perdagangan dan jasa. SPAM Bukan Jaringan Perpipaan 3 Strategi Sanitasi Kota (SSK)
Sektor Air Limbah Domestik
• Menyediakan sarana dan prasarana pengolahan air limbah domestik yang berwawasan lingkungan.
• Meningkatkan sistem pengelolaan air limbah
III - 69 No Produk
Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
permukiman
• Mengalokasikan anggaran APBD untuk sektor air limbah secara berkesinambungan
• Meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam pengelolaan air limbah Sektor
Persampahan
• Terbentuknya pengelola khusus yang menangani pengelolaan persampahan
• Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan
• Meningkatkan cakupan layanan pengelolaan persampahan
• Meningkatkan partisipasi dan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan lingkungan permukiman
• Melaksanakan perencanaan dan pengelolaan persampahan yang baik dan terencana. Sektor Drainase
Lingkungan
• Pembangunan saluran drainase yang terintegrasi dan efektif mengatasi genangan
• Mengadakan biaya operasional dan pemeliharaan saluran
drainase
• Masyarakat sadar akan fungsi saluran drainase
• Menyediakan database terkait pembangunan drainase dan kondisi saluran drainase
III - 70 No Produk
Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
• Mengurangi luas area genangan air • 4 Rencana Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman (RP2KP) Kawasan Permukiman Prioritas • Mengembangkan Kawasan Permukiman Baru pada Kawasan Perkotaan Kurang Padat dan Sedang Berkembang
• Mengembangkan Lingkungan Permukiman Siap Bangun Yang Lebih Tertata, Terencana dan Terjangkau bagi Masyarakat.
• Mendorong Pengembangan Permukiman bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kawasan Permukiman Perkotaan.
• Mendorong Peningkatan Kualitas Hunian Masyarakat Perkotaan Dengan Memperhatikan Kualitas dan Daya Dukung Lingkungan
• Menata Kawasan Permukiman Padat di Bantaran Sungai.
• Menata dan Meningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman Kumuh dan Permukiman Padat Kota.
• Mengendalikan Pembangunan Perumahan Yang Dilakukan Masyarakat Secara Swadaya Dalam Rangka Penataan Permukiman.
• Menata Kembali Persil /Lahan Hunian di Kawasan
• Program Pengembangan Perumahan
• Program Pengembangan Lingkungan Permukiman Sehat
• Program Pengembangan Perumahan MBR
• Program Lingkungan Sehat Perumahan
• Program Pengendalian Pemanfaatan Ruang di Sempadan Sungai
• Program Pengendalian Permukiman Kumuh Perkotaan
• Program Pengendalian & Pemanfaatan Ruang
• Program Penataan, Penguasaan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
• Program Penataan Kawasan Bersejarah • Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan • Program Kerjasama Pembangunan • Program Pengembangan Kemitraan Dalam Pembangunan • Program Pengembangan Pembiayaan Pembangunan Berbasis Masyarakat • Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum
III - 71 No Produk
Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Permukiman Perkotaan Untuk Kepentingan Pengembangan Sarana dan Fasilitas Umum.
• Melindungi dan Merestorasi Bangunan Tua Permukiman Kota Lama yang Memiliki Nilai Sejarah dari Upaya Pembongkaran dan Alih Guna Lahan.
• Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan dan Mendorong Koordinasi Antar Sektor Dalam Penyediaan Perumahan dan Infrastruktur Perkotaan
• Mengefektifkan Sumber Pembiayaan Perumahan melalui Koordinasi Anggaran Yang Lebih Terpadu Antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah untuk Pembangunan Perumahan
• Mengembangkan Sistem Pembiayaan Dengan Mekanisme Kemitraan Antara Pemerintah dan Swasta.
• Mengembangkan Instrument Pembiayaan Non Konvensional Berbasis Masyarakat.
• Menyediakan dan Meningkatkan Pelayanan Air Bersih (Air Minum)
• Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Permukiman melalui Penyediaan Sistem Pelayanan Air Limbah, Sistem
• Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Limbah
• Program Pembangunan Saluran Drainase / Gorong-gorong
• Program Pengembangan dan Pengelolaan Saluran Sungai
• Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan
• Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan
• Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
III - 72 No Produk
Rencana
Status (Ada /
Tidak) *) Arahan Pembangunan Program/ Kegiatan Lokasi Sektor
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Drainase Kota dan Prasarana Persampahan.
• Meningkatkan Kualitas Struktur Kawasan Melalui Pengembangan Infrastruktur Jaringan Jalan Kawasan Permukiman.
• Meningkatkan Kualitas Layanan Permukiman melalui Penyediaan Ruang Publik dan Fasilitas Pelayanan Sosial 5 Rencana
lain-lain... (sebutkan)
Arahan