• Tidak ada hasil yang ditemukan

Integrasi Strategi Pembangunan Kabupaten dan Sektor

Keterpaduan Strategi Pengembangan Kabupaten dilaksanakan berdasarkan kajian terhadap dokumen-dokumen rencana Kabupaten Kulon Progo yang meliputi:

a. RTRW Kabupaten Kulon Progo sebagai acuan arahan spasial;

b. RPJMD Kabupaten Kulon Progo sebagai acuan arahan pembangunan;

c. RPKPPKabupaten Kulon Progo sebagai acuan arahan pengembangan permukiman; d. RTBL yang tersedia sebagai acuan arahan penataan bangunan dan lingkungan e. RI-SPAM Kabupaten Kulon Progo sebagai arahan pengembangan air minum; dan f. SSK Kabupaten Kulon Progo sebagai arahan pengembangan sektor sanitasi.

Maka selanjutnya dapat menyusun Matriks Keterpaduan Strategi PengembanganKabupaten Kulon Progoyang merangkum arahan dan program pengembangan serta lokasi kawasan pengembangan di Kabupaten Kulon Progo yang disajikan dalam tabel di bawah ini.

.

Tabel 5. 8Matriks Keterpaduan Strategi Pengembangan Kabupaten Kulon Progo Dokumen

Perencanaan

Arahan Pengembangan Program Lokasi Kawasan

RTRW Penataan Kawasan

Strategsi Kabupaten

a. pengembangan kegiatan

ekonomi skala besar;

b. pengembangan penguasaan

lahan;

c. peningkatan jaringan jalan;

d. peningkatan moda

transportasi;

e. peningkatan jaringan energi;

f. peningkatan jaringan sumber

daya air;

g. peningkatan jaringan

telekomunikasi;

h. peningkatan kerjasama antar

daerah;

i. penyusunan regulasi

pengelolaan kawasan; dan

j. pengembangan kapasitas

1. Bidang pertumbuhan ekonomi,

terdiri atas :

a. kawasan strategis koridor yang menghubungkan Temon Wates Yogyakarta; b. kawasan strategis ekonomi berada di Kecamatan Galur, Lendah,dan Sentolo;

c. Kawasan Industri Sentolo, meliputi :

1. Desa Banguncipto,

Desa Sentolo, Desa Sukoreno, Desa Salamrejo, dan Desa Tuksono berada di

Dokumen Perencanaan

Arahan Pengembangan Program Lokasi Kawasan

kelembagaan pengelola kawasan.

Kecamatan Sentolo; dan

2. Desa Ngentakrejo

dan Desa Gulurejo

berada di Kecamatan Lendah. d. Kawasan Agropolitan, meliputi : 1. Kecamatan Kalibawang; dan 2. Kecamatan Temon. e. Kawasan Minapolitan

dengan luas kurang lebih 7.160 (tujuh ribu seratus enam puluh) hektar, meliputi : 1. Kecamatan Wates; dan 2. Kecamatan Nanggulan. 2. Bidang pendayagunaan

sumber daya alam dan teknologi tinggi meliputi :

a. kawasan strategis

pertambangan pasir besi di wilayah pantai,meliputi : 1. Kecamatan Temon; 2. Kecamatan Wates; 3. Kecamatan Panjatan; dan 4. Kecamatan Galur. b. kawasan pembangkit

listrik tenaga angin dan gelombang laut di pantai selatan.

3. Bidang fungsi dan daya

dukung lingkungan meliputi :

a. penyelamatan Penyu di

Pantai Bugel Kecamatan Panjatan sampai dengan Pantai Trisik Kecamatan Galur; dan

b. gumuk pasir di sepanjang Pantai Trisik Kecamatan Galur.

4. Bidang pengembangan pesisir

dan pengelolaan hasil laut meliputi :

a. Pantai Trisik; b. Pantai Karangwuni; c. Pantai Glagah; dan d. Pantao Congot.

5. Bidang pelestarian sosial

budaya meliputi :

Makam Keluarga

Pakualaman Girigondo; dan

Dokumen Perencanaan

Arahan Pengembangan Program Lokasi Kawasan

Karangsewu

RPJMD 1. Membangun,

meningkatkan dan memelihara kualitas jaringan jalan dan jembatan, terutama bagi sentra-sentra produksi wilayah 2. Meningkatkan ketersediaan fasilitas perhubungan, terutama bagi sentra-sentra produksi wilayah 3. Meningkatkan

ketersediaan lahan untuk fasilitas umum 4. Meningkatkan pelayanan irigasi 5. Meningkatkan ketersediaan rumah berkualitas dan lingkungan yang nyaman, sehat 6. Meningkatkan ketersediaan bangunan kantor 7. Meningkatkan infrastruktur perkotaan 8. Membangun fasilitas komunikasi dan mengembangkan informasi wilayah 9. Meningkatkan ketersediaan energi listrik dan bahan bakar, terutama bagi sentra-sentra produksi wilayah 10. Meningkatkan ketersediaan pelayanan jasa konstruksi

Program pembangunan jalan

dan jembatan

Program rehabilitasi/

pemeliharaan jalan dan jembatan

Program peningkatan sarana

dan prasarana kebinamargaan

Program Pembangunan,

Rehabilitasi Saluran Drainase dan Gorong-Gorong

Program pengembangan dan

pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan

lainnya

Program pengendalian banjir.

Program Pengembangan,

Pengelolaan, dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber

Daya air Lainnya

Program pembangunan

infrastruktur perdesaan

Program pembangunan

infrastruktur perkotaan

Program peningkatan

sarana-prasarana gedung kantor dan bangunan umum

Program pengembangan kinerja

pengelolaan air minum dan air limbah

Program pembinaan jasa

konstruksi

Seluruh Wilayah Kabupaten Kulon Progo

RPKPP Pengembangan Kawasan

Permukiman Prioritas

• Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Dasar Permukiman

• Program pengembangan teknoligi pengolahan persampahan

• Program kerjasama pengelolaan persampahan

• Program osialisasi kebijakan pengelolaan persampahan

• Program penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan persampahan

• Program penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan

Kawasan Perkotaan Wates secara administratif terdiri dari 9 desa dan 72 dusun, yang merupakan gabungan dari dua Kecamatan yaitu kecamatan Pengasih dan Kecamatan Wates. Desa-desa tersebut antara lain:

Kelurahan Wates Desa Pengasih Desa Margosari Desa Karangsari Desa Sendangsari Desa Triharjo Desa Ngestiharjo

Dokumen Perencanaan

Arahan Pengembangan Program Lokasi Kawasan

persampahan

• Program penyusunan kebijakan manajemen pengelolaan sampah

• Program pembangunan saluran drainase

• Peningkatan dan Pemeliharaan Pengelolaan Air Limbah

• Pengembangan pelayanan air bersih perkotaan Desa Giripeni Desa Kedungsari RTBL Kws. Pantai Glagah Penataan Kawasan Pariwisata Pantai a. Pengendalian intensitas perkembangan kegiatan permukiman pada unit lingkungan;

b. Pengembangan kegiatan

bangunan campuran di dalam kawasan yang telah ditentukan, diluar zona Ruang Terbuka Hijau;

c. Pengembangan Ruang

Terbuka Hijau kawasan dalam bentuk pengendalian permukiman yang dapat merusak dan/atau menurunkan kualitas Ruang

Terbuka Hijau; Kws. Pantai Glagah RTBL Kws. Kota Brosot, Kecamatan Galur Penataan Kawasan Permukiman Perkotaan, Pelayanan Sosial, Pemerintahan & Perdagangan a. Pengendalian intensitas perkembangan kegiatan permukiman pada unit lingkungan;

b. Pengembangan kegiatan

bangunan campuran di dalam kawasan yang telah ditentukan, diluar zona Ruang Terbuka Hijau;

c. Pengembangan Ruang

Terbuka Hijau kawasan dalam bentuk pengendalian permukiman yang dapat merusak dan/atau menurunkan kualitas Ruang

Terbuka Hijau;

Kws. Kota Brosot, Kecamatan Galur

RISPAM Pengembangan Sistem

Penyediaan Air Minum Perpipaan

Pengoptimalan sumber mata air tersebar di beberapa

kecamatan;

Pengoptimalan pemanfaatan Waduk Sermo; dan

Pengoptimalan pemanfaatan cekungan air tanah

Pengembangan SPAM IKK

Pengembangan SPAM Desa

Pengembangan PKWp berada di

Perkotaan Wates;

Kota atau perkotaan yang diklasifikasikan sebagai PKW termasuk PKWp pada hirarki perkotaan berfungsi sebagai pusat kegiatan dalam lingkup wilayah Provinsi DIY.

Pengembangan PKL meliputi:

1) Perkotaan Temon; 2) Perkotaan Brosot; 3) Perkotaan Sentolo; 4) Perkotaan Nanggulan; dan 5) Perkotaan Dekso.

Dokumen Perencanaan

Arahan Pengembangan Program Lokasi Kawasan

Pengembangan PPK meliputi:

1) Perkotaan Panjatan; 2) Perkotaan Lendah; 3) Perkotaan Kokap; 4) Perkotaan Girimulyo; 5) Perkotaan Kalibawang; dan 6) Perkotaan Samigaluh. Pengembangan sistem pelayanan untuk mengembangkan sistem perdesaan di Kabupaten Kulon Progo berupa pengembangan PPL meliputi:

a. Desa Glagah Kecamatan Temon;

b. Desa Panjatan Kecamatan Panjatan;

c. Desa Brosot dan Desa Tirtorahayu berada di Kecamatan Galur; d. Desa Sentolo Kecamatan

Sentolo;

e. Desa Hargomulyo Kecamatan Kokap;

f. Desa Jatisarono Kecamatan Nanggulan;

g. Desa Jatimulyo Kecamatan Girimulyo;

h. Desa Banjaroyo Kecamatan Kalibawang; dan

i. Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh

SSK Penyediaan Pelayanan

Air Limbah Domestik

Program Pengembangan

kerangka peraturan operasionalisasi sistem pengelolaan air limbah

Program Pengembangan SDM

pengelolaan air limbah

Program Pembangunan IPLT

dan Fasilitasnya

Infrastruktur Air Limbah Dengan Sistem Setempat dan Sistem Komunal

Peningkatan peran serta

masyarakat dalam pengelolaan air limbah.

Ds. Banyuroto Kec. Nanggulan

Ds. Wates, Triharjo, Karangwuni, Kalidengen Ds. Jangkaran, Sindutan, Palihan, Glagah Ds. Kedundang, Kulur, Kaligintung, Janten Ds. Karangwuluh, Demen, Sentolo, Banguncipto Ds. Tuksono, Sukoreno, Ngargosari, Kebonharjo

Purwoharjo, Sidorejo, Wates,

Banjarsari, Pengasih

Ds Karangsari, Sendangsari,

Margosari, Kedungsari, Tawangsari

Ds. Sidomulyo, Gotakan,

Tayuban, Pleret, Bojong

Ds. Bugel, Bojong,

Krembangan, Wijimulyo, Kembang

Ds. Banyuroto, Donomulyo,

Tanjungharjo, Jatirejo, Sidorejo

Dokumen Perencanaan

Arahan Pengembangan Program Lokasi Kawasan

Persampahan peraturan operasionalisasi

sistem pengelolaan sampah.

Pengembangan kinerja dan

kompetensi SDM pengelolaan sampah

Pengembangan kinerja

kerjasama pengelolaan persampahan.

Pengelolaan sampah skala

komunal (3R)

Pembangunan dan

pengelolaaan TPA

Salamrejo, Triharjo Banyuroto Nanggulan

Penyediaan Drainase Pengembangan jaringan

drainase

Penanganan Genangan

Pengembangan kerangka

peraturan operasionalisasi sistem pengelolaan drainase.

Kec. Wates, Pengasih

Ds. Kanoman, Panjatan,

Tirtorahayu, Kranggan

Ds. Salamrejo Sentolo

Contents

5.1 Arahan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten ... 1

5.2 Arahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ... 9

5.3 Arahan Peraturan Daerah Bangunan Gedung ... 10

5.4 Arahan Rencana Induk Sistem PAM Kabupaten/Kota (RISPAM) ... 12

5.5 Arahan Strategi Sanitasi Kota (SSK) ... 15

5.6 Arahan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) ... 20

5.7 Arahan Strategi Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Perkotaan (SPPIP) Kabupaten ... 21

5.8 Arahan Pengembangan Kawasan (RPKPP) ... 30

5.9 Integrasi Strategi Pembangunan Kabupaten dan Sektor ... 33

Tabel 5. 1 Arahan RTRW Kabupaten Kulonprogo untuk Bidang Cipta Karya ... 4

Tabel 5. 2 Identifikasi Kawasan Strategis Kabupaten Kulonprogo (KSK) berdasarkan RTRW6 Tabel 5. 3 Identifikasi Indikasi Program RTRW Kabupaten Kulonprogo terkait Pembangunan Infrastruktur Bidang Cipta Karya ... 7

Tabel 5. 4 Visi dan Misi Sanitasi Kabupaten Kulon Progo ... 16

Tabel 5. 5 Tujuan, Sasaran dan Strategi Sanitasi Kab. Kulon Progo ... 18

Tabel 5. 6 Kebutuhan Tindak Lanjut Penataan Kawasan RTBL di Kabupaten Kulon Progo 20 Tabel 5. 7 Tujuan, Kebijakan, dan Strategi Pengembangan Permukiman Kab. Kulon Progo ... 22

Tabel 5. 8 Matriks Keterpaduan Strategi Pengembangan Kabupaten Kulon Progo ... 33

Gambar 5. 1 Kawasan Strategis Kabupaten Kulon Progo ... 3

Gambar 5. 2 Pelayanan SPAM Kab. Kulon Progo (RISPAM, 2012) ... 13

Dokumen terkait