• Tidak ada hasil yang ditemukan

International Network Of Prison Ministries

Dalam dokumen publikasi e-jemmi (Halaman 148-152)

==> http://prisonministry.net/directory/categories/praysupport/

International Network of Prison Ministries adalah suatu jaringan umat Kristen dan pelayanan-pelayanan Kristen yang melakukan pelayanan di penjara. Situs ini memberi kemudahan bagi para narapidana dan keluarga mereka untuk mendapatkan bantuan

149

yang efektif dari pelayanan-pelayanan di penjara sesuai dengan kebutuhan mereka. Para narapidana bisa memperoleh pelayanan konseling di daerah mereka, untuk mengetahui pelayanan terdekat dimana mereka bisa meminta literatur Kristen, mengikuti kursus Alkitab atau meminta dukungan doa.

International Network of Prison Ministries juga memberikan kemudahan akses bagi pelayanan-pelayanan di penjara untuk saling belajar dan mengirimkan informasi penting kepada anggota jaringan, saling bertukar pengalaman dan berita. Selain itu,

International Network of Prison Ministries mengenalkan pelayanan penjara kepada masyarakat Kristen. Saat berkunjung ke situs ini para pengguna internet mempunyai kesempatan untuk mempelajari jaringan dari pelayanan- pelayanan penjara yang ada.

150

Doakan Misi Dunia

Belanda

Bun Futuro Prison (Penjara Bun Futuro) -- dulunya dikenal dengan nama Koraalspecht Prison -- di Curacao, Belanda Antilles, mempunyai nama yang buruk karena dihuni oleh para buronan, penjahat, koruptor, bandar obat terlarang, tukang pukul bahkan

pembunuh. Suasana di balik tembok itu sangatlah buruk. Namun selama beberapa tahun terakhir ini suasananya kembali tenang. Pendeta Norwin Martina melihat bahwa revival yang terjadi di penjara ini telah mengubahkan banyak narapidana menjadi manusia baru.

Martina menemukan Yesus melalui 'pengalaman liar' yang dialaminya di Belanda. Di hari yang sama ia kehilangan pekerjaan dan rumahnya. Pada saat berada di Ben Futuro Prison Allah menunjukkan kepadanya bahwa 'pintu akan dibukakan' baginya. Tidak lama kemudian ia mendapat kesempatan untuk menjadi pelatih olahraga di penjara tersebut. Pada awalnya baik para narapidana maupun penjaganya menyangka bahwa ia adalah orang yang fanatik karena memulai semua pelajaran olahraganya dengan doa. Ia tetap melakukan hal itu terus menerus dan semakin banyak orang yang tertarik padanya. Di tahun 1995 dia mulai pelajaran Alkitab bagi para narapidana. Pengurus penjara itu mengakui pentingnya tindakan yang dilakukan Martina tersebut. Oleh karena itu, pengurus menjadikannya sebagai pendeta di penjara itu.

Di tahun-tahun berikutnya jumlah narapidana yang mengikuti pelajaran Alkitab

bertambah, bahkan Martina melayani para narapidana kelas berat yang berada dalam saat-saat yang sulit. Oleh karena itu, ia dihormati oleh para narapidana. Saat ini 200 dari 600 orang penghuni penjara itu secara rutin mengikuti kebaktian yang diadakan oleh Martina. Sebagian dari para pelayannya adalah para narapidana itu sendiri. "Dalam tiga bulan aku bisa mengetahui apakah pertobatan mereka sungguh-sungguh atau tidak," kata Martina akhir-akhir ini. "Bagaimana caranya? Sangat mudah: doa! Persekutuan doa kami biasanya memakan waktu dua sampai tiga jam. Jika Anda tidak sungguh-sungguh berkomitmen pada Allah, maka Anda tidak akan tahan!" Sumber: JOEL-NEWS-INTERNATIONAL-433, 14 March 2003

Doakan pelayanan Martina dan para pelayannya untuk memenangkan para narapidana di Ben Futuro Prison. Berdoa supaya Allah memberikan hikmat dan penyertaan bagi Martina dalam melakukan pelayannya.

Berdoa untuk setiap narapidana yang dimenangkan supaya saat dibebaskan nanti mereka bisa meneruskan hidup dalam Kristus dan menyatakan kesaksian mereka di lingkungannya masing-masing.

Haiti

"For Haiti with Love" sekarang telah memiliki pelayanan penjara. Direktur Penjara

datang ke kantor utama untuk meminta bantuan karena kekurangan makanan dan uang untuk menghidupi 300 narapidana. Pelayanan kesehatan, para pekerja dan kesaksian

151

dari "For Haiti with Love" sungguh menarik perhatian kepala penjara itu. "For Haiti with Love" benar-benar ingin membantu penjara tersebut karena mereka mengetahui bahwa ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk mengenalkan dan memberitahukan bahwa Allah juga mengasihi para narapidana. Sumber: Mission Network News, March 12, 2003

Berdoa untuk pelayanan "For Haiti with Love" dalam usahanya untuk mencukupi kebutuhan jasmani dan rohani para narapidana di penjara Haiti.

Doakan supaya Allah melembutkan hati para narapidana sehingga mereka bisa melihat kasih Allah melalui pelayanan yang dilakukan "For Haiti with Love".

Rusia

Para mantan narapidana di Rusia saat ini mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam pelayanan penginjilan dan perintisan gereja. Michael Johnson dari Slavic Gospel Association (SGA) memberikan salah satu contoh yaitu Sasha.

"Sasha keluar dari sekolah dan hidupnya berakhir di penjara. Melalui pelayanan dari sebuah gereja Baptis lokal, ia menerima keselamatan dan mempunyai keinginan yang kuat untuk terlibat dalam pelayanan penginjilan. Setelah bebas dari penjara, ia

menghubungi SGA dan dilatih di salah satu seminari yang disponsori SGA. Lalu ia dikirim ke Siberia. Sekarang ia menjadi seorang pendeta senior di sebuah gereja yang sedang bertumbuh."

Johnson mengatakan bahwa kesaksian itu telah tersebar di seluruh Rusia, demikian pula dengan tantangan dalam pertumbuhan gereja dan penginjilan.

"Ada banyak pendeta dan perintis gereja yang baru saja lulus dari sekolah Alkitab dan seminari di Rusia, tetapi mereka tidak mempunyai sumber-sumber yang bisa mengirim ke berbagai daerah terabaikan, termasuk penjara. Penduduk di daerah-daerah inilah yang rindu mendengar Injil."

Sumber: Mission Network News, February 21st, 2003

Berdoa untuk pelayanan Slavic Gospel Association yang melakukan pelayanan penginjilan, termasuk ke penjara-penjara dan perintisan gereja di Rusia.

Doakan supaya Slavic Gospel Association bisa menjadi sponsor bagi para lulusan sekolah Alkitab dan seminari di Rusia serta bisa mengirim mereka untuk melakukan penginjilan di daerah-daerah terabaikan.

152

Doa Bagi Indonesia

Dalam dokumen publikasi e-jemmi (Halaman 148-152)