• Tidak ada hasil yang ditemukan

BEKASI UTARA

D. Interpretasi Data

Dalam menginterpretasikan hasil korelasi antara Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dengan Pengamalan Ibadah Siswa di SMP Attaqwa 06 Bekasi, dapat dilihat dari penjelasan sebagai berikut:

1. Memberikan interpretasi terhadap rxy:

Dari perhitungan di atas diperoleh angka korelasi antara variabel X dengan variabel Y atau rxy adalah 0,609 berdasarkan interpretasi nilai rxy berada pada rentangan antara 0,40 – 0,70 yang berarti antara variabel X dengan variabel Y atau antara Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dengan Pengamalan Ibadah Siswa SMP Attaqwa 06 Bekasi memang terdapat korelasi/pengaruh yang sedang atau cukup.

2. Memberikan interpretasi dengan menggunakan Tabel Nilai “r”:

Untuk mengetahui apakah hubungan tersebut signifikan atau tidak maka nilai rxy atau r hasil perhitungan dibandingkan dengan r tabel, sebelum membandingkannya terlebih dahulu dicari derajat kebebasannya atau df (degrees of freedom) dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

df = N – nr df = 30 – 2

= 28

Dengan df sebesar 28 maka diperoleh r tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,361 dan taraf signifikansi 1% sebesar 0,463, karena rxy pada taraf signifikansi 5% adalah lebih besar dari r tabel (0,609 > 0,361) maka pada taraf signifikansi 5% Ho (hipotesa nihil) ditolak sedangkan Ha (hipotesa alternative) diterima, ini berarti pada taraf 5% terdapat korelasi atau

terdapat pengaruh positif yang signifikansi antara variabel X dengan variabel Y.

Selanjutnya pada taraf signifikansi 1%, rxy adalah juga lebih besar daripada r tabel (0,609 > 0,463), maka pada taraf signifikansi 1% Ho ditolak sedangkan Ha diterima, ini berarti pada taraf 1% terdapat korelasi atau pengaruh positif yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y. Dari hasil konsultasi antara rxy dan r tabel maka penulis berkesimpulan bahwa ada korelasi atau pengaruh antara Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dengan Pengamalan Ibadah Siswa SMP Attaqwa 06 Bekasi, sekalipun hubungan atau pengaruh tersebut hanya sedang atau cukup.

3. Menghitung Koefisien determinan

Perhitungan koefisien determinasi (KD) yang penulis manfaatkan untuk mengetahui kontribusi variabel X dan variabel Y sebagai berikut:

KD = r2 x 100% = (0,609)2 x 100% = 0,370881 x 100% = 37,0881%

Jadi, angka koefisien penentu sebesar 37,0881% menunjukkan bahwa kontribusi Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam terhadap Pengamalan Ibadah Siswa adalah 37,0881% sedangkan sisanya 62,9119% adalah sumbangan dari variabel lain yang juga menunjang Pengamalan Ibadah Siswa.

79 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMP Attaqwa 06 Bekasi mengenai pelaksanaan pendidikan agama Islam dan efeknya terhadap pengamalan ibadah siswa, maka penulis memperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan pendidikan agama Islam mempunyai pengaruh terhadap pengamalan ibadah siswa.

Hal tersebut di atas berdasarkan perhitungan menggunakan korelasi “r” product moment dengan memperoleh angka sebesar 0,609.

Dengan memperhatikan besaranya rxy yaitu 0,609 yang besarnya berada pada rentangan antara 0,40 – 0,70 berarti variabel pelaksanaan pendidikan agama Islam dan efeknya terhadap pengamalan ibadah siswa terdapat korelasi/pengaruh yang sedang atau cukup.

Setelah diketahui db sebesar 28 diperoleh “r” product moment pada taraf signifikan 5 % diperoleh r tabel sebesar 0,361 dan pada taraf signifikan 1% diperoleh r tabel sebesar 0,463.

Kemudian penulis bandingkan antara rxy dengan “r” tabel (rt) seperti yang diketahui, rxy masing-masing 0,609 sedangkan “r” tabel (rt) masing-masing 0,361 dan 0,463. Dengan demikian ternyata rxy adalah lebih besar dari pada “r” tabel (rt), baik pada taraf signifikansi 5% maupun pada taraf 1% karena rxy lebih besar dari pada “r” tabel (rt), maka hipotesis alternatif (Ha) diterima atau terbukti kebenarannya. Dengan demikian berarti, ada korelasi positif yang sedang atau cukup signifikan (meyakinkan) antara pelaksanaan pendidikan agama Islam dengan pengamalan ibadah siswa. Hal ini berarti semakin tinggi

Dan dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa Koefisien determinannya diperoleh 37,0881% yang menunjukkan kontribusi variabel kedunya, sedangkan sisanya 62,9119% adalah sumbangan dari variabel lain yang perlu diteliti lebih lanjut (tidak diteliti dalam penelitian ini).

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, maka berikut ini beberapa saran yang harus perlu diperhatikan yang di antaranya sebagai berikut:

1. Kepada seluruh siswa agar senantiasa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Islam dengan cara aktif mengikuti kegiatan pendidikan di sekolah. Dan meningkatkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam hal beribadah sebagai realisasi atas pemahaman ajaran Islam yang telah diperoleh di sekolah.

2. Perlu juga dipertimbangkan dalam mengajar guru memberikan bimbingan dengan mengajarkan dan melatih agar siswa dapat mengamalkan ibadah dengan sebaik-baiknya. Dan membuat buku monitoring sekitar pengamalan ibadah siswa.

3. Orang tua di rumah lebih aktif dalam memberikan bimbingan dan mengingatkan anaknya untuk melaksanakan ibadah khususnya ibadah-ibadah wajib.

4. Kerjasama pihak sekolah dan keluarga siswa perlu ditingkatkan karena sangat membantu keberhasilan dari pendidikan agama Islam, dan faktor keluarga di sini sangat penting dalam pengamalan ibadah siswa sehari-hari.

5. Bagi siswa yang telah menjalani dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik agar tetap mempertahankannya sehingga menjadi insan yang kamil, sehingga kita mengetahui makna kehidupan ini yang sesungguhnya.

81

Abdul Manaf, Mudjahid, Sejarah Agama-Agama, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1996, Cet. 2.

Abd. Rahman al-Suyuti, Jalaludin, al-Jami Syhagir fi Ahadits al-Basyar al-Nadzir, Indonesia: Darul Ihya al-Kutub, Juz 1.

Al-Arusi,Abdul Aziz, Menuju Islam yang Benar, Semarang: CV Toha Putra, 1994, Cet. 1.

Ardani, H.M., Fikih Ibadah Praktis, Jakarta: PT Mitra Cahaya Utama, 2008, Cet. 1. Arief, Armai, Pengantar Ilmu dan Metodelogi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputan Pers, 2002.

Arifin, Anwar, Memahami Paradigma Baru Pendidikan Nasional, Jakarta: Ditjen Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI, 2003.

Arifin, H.M., Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2003.

Arikunto, Suharismi, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2009, Cet. 9.

---, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: PT Rineka Cipta, 1998, Cet. 11.

Ash Shiddieqy, Hasby, Kuliah Ibadah, Jakarta: PT Bulan Bintang, 1987.

Dahlan, Abdul Azis, (et al.), Ensiklopedi Hukum Islam, Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 1996, cet. 1, jilid II.

Daradjat, Zakiyah, Metodelogi Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1996.

Departemen Diknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1988. Khon, Abdul Majid, dkk., Ulumul Hadits, Jakarta: PSW UIN Jakarta, 2005. Majieb, M. Abdul, Kamus Istilah Fiqih, Jakarta: PT Pustaka Firdaus, 1994. Margono, S., Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2007.

Muslim an-Naisaburi, Abi Husaini, Shahih Muslim, Riyadh: Darussalam, 1419 H. Noor Salimi dan Abu Ahmadi, Dasar-Dasar Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1991.

Nizar, Samsul, Pengantar Dasar-Dasar Pemikiran Pendidikan Islam, Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001.

Nata, Abuddin, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997, Cet. 3.

Poerbakawatja, R. Soegarda, Ensiklopedi Pendidikan, Jakarta: Gunung Agung, 1991, cet. 2.

Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2008.

Sabri, Alisuf, Pengantar Ilmu Pendidikan, Jakarta: UIN Jakarta Press, 2005.

Saleh, Hassan, (ed.), Kajian Fiqh Nabawi & Fiqh Kontemporer, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2008.

Soebahar, Abdul Halim, Wawasan Baru Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2002.

Suralaga, Fadilah, dkk., Psikologi Pendidikan Dalam Persepektif Islam, Jakarta: UIN Jakarta Press, 2005.

Syrifuddin, Amir, Garis-Garis Besar Fiqih, Bogor: Kencana, 2003, Cet. 1.

Sudijono, Anas, Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005.

Thoha, M. Chabib, Teknik Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 1991.

Team Didaktik Metodik Kuirikulum IKIP Surabaya, Pengatar Didaktik Metodik Kurikulum PBM, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1995.

Usman, Basyiruddin, Metodelogi Pembelajaran Agama Islam, Jakarta: Cipuatat Pers, 2002.

Yunus, Mahmud, Pokok-Pokok Pendidikan dan Pengajaran, Jakarta: PT Hidakarya Agung, 1961.

Zurinal dan Aminuddin, Fiqih Ibadah, Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah, 2008.

Dokumen terkait