• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

D. Interpretasi Secara Ekonomi

commit to user

Surakarta. Faktor yang diteliti meliputi modal usaha, tingkat pendidikan, lama usaha, dan lokasi usaha. Untuk menguji pengaruh keempat faktor tersebut terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta digunakan analisis regresi linier.

1. Pengaruh Modal Usaha terhadap keberhasilan usahawan dalam usaha jasa kecantikan di Surakarta.

Koefisien regresi modal usaha bernilai positif sebesar 0,203547 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,0002, nilai tersebut berarti variabel modal usaha mempunyai pengaruh nyata terhadap tingkat keberhasilan usaha yang diperoleh usahawan jasa kecantikan. Probabilitas regresi modal usaha yang bernilai positif sebesar 0,0002 menunjukkan bahwa variabel modal usaha mempunyai pengaruh positif terhadap keberhasilan usaha. Jika modal usaha bertambah sebesar 1 satuan rupiah, maka tingkat keberhasilan yang diterima usahawan jasa kecantikan akan mengalami kenaikan sebesar 0,203547 rupiah dengan asumsi variabel lain konstan. Nilai ini sesuai hipotesis pertama yang menyatakan bahwa modal usaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Hasil ini mengindikasikan bahwa modal usaha merupakan faktor pendukung dalam kegiatan usaha karena tanpa modal usaha, sebuah usaha tidak dapat dilakukan. Modal usaha merupakan kebutuhan utama bagi seorang pengusaha dalam menjalankan usaha baik pada saat memulai, pengembangan maupun pada saat penurunan usaha. Tujuan keberhasilan usaha mengarah pada maksimalisasi keuntungan. Semakin besar tingkat keuntungan atau imbal

hasil yang diperoleh, maka semakin tinggi tingkat keberhasilan usaha tersebut. Dalam kaitan ini, usahawan selalu berusaha untuk mencapai hal tersebut.

Pengusaha tersedia modal usahanya yang cukup akan mempengaruhi kelancaran dan pengembangan usaha yang yang dijalankan, seperti halnya anggapan para usahawan ingin menambah

desaign interior, peralatan salon, perlengkapan salon, menambah luas lahan, dan lain sebagainya. Dari sini dapat digambarkan bahwa modal usaha mempengaruhi keberhasilan usaha. Namun selain hal tersebut usahawan pun harus tetap memperhatikan kenyamanan pelanggan dan serta persaingan jasa kecantikan lainnya.

2. Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta.

Koefisien regresi tingkat pendidikan bernilai positif sebesar 232158,9 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,2350, nilai tersebut berarti variabel tingkat pendidikan mempunyai pengaruh nyata terhadap tingkat keberhasilan usaha yang diperoleh usahawan jasa kecantikan. Probabilitas regresi tingkat pendidikan yang bernilai positif sebesar 0,2350 menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan mempunyai pengaruh positif terhadap keberhasilan usaha. Jika tingkat pendidikan bertambah sebesar 1 satuan tahun sukses, maka tingkat keberhasilan yang diterima usahawan jasa kecantikan akan mengalami kenaikan sebesar 232158,9

commit to user

pertama yang menyatakan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Berdasarkan analisis regresi diketahui bahwa tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta yang ditunjukkan dari tinggi rendahnya pendidikan responden tidak berpengaruh terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta. Hal ini dapat dijelaskan bahwa dalam mendirikan usaha jasa kecantikan tidak mutlak harus mempunyai pendidikan yang tinggi. Keberhasilan usaha jasa lebih dipengaruhi oleh jiwa kewirausahaan dalam diri seorang usahawan. Pencapaian keberhasilan usahawan dalam usahanya diperluas melalui pengalaman-pengalaman selanjutnya dalam berbisnis, seperti halnya memiliki kemauan, kemmpuan serta ketrampilan dalam menjalankan bisnis/usahanya.

3. Pengaruh Lama Usaha terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta.

Koefisien regresi lama usaha bernilai positif sebesar 172538,7 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,0055, nilai tersebut berarti variabel modal usaha mempunyai pengaruh nyata terhadap tingkat keberhasilan usaha yang diperoleh usahawan jasa kecantikan. Probabilitas regresi lama usaha yang bernilai positif sebesar 0,0055 menunjukkan bahwa variabel lama usaha mempunyai pengaruh positif terhadap keberhasilan usaha. Jika lama usaha bertambah sebesar 1 tahun, maka tingkat keberhasilan yang diterima usahawan jasa kecantikan akan mengalami kenaikan sebesar 172538,7 rupiah dengan asumsi variabel lain konstan. Nilai ini sesuai hipotesis

pertama yang menyatakan bahwa lama usaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Berdasarkan analisis regresi diketahui bahwa lama usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta yang ditunjukkan dari hasil analisis memberikan bukti empiris bahwa lama uasha berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta yang ditunjukkan dari uji t dengan p<0,05. Lama usaha sangat berpengaruh positif terhadap tingkat keuntungan yaitu lamanya seseorang dalam menggeluti usaha yang dijalaninya. Ada suatu asumsi bahwa semakin lama seseorang menjalankan usahanya maka akan semakin berpengalaman orang tersebut. Hal ini tentu saja akan meningkatkan keberhasilan usahanya, dengan pengalaman kerja yang lama, usahawan akan semakin terampil, cekatan dan cepat dalam melakukan pekerjaanya, sehingga yang dilakukan berubah menjadi hasil yang baik.

4. Pengaruh Lokasi Usaha terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta.

Koefisien regresi lokasi usaha bernilai positif sebesar 2866982 dan nilai probabilitasnya sebesar 0,0069, nilai tersebut berarti variabel lokasi usaha mempunyai pengaruh nyata terhadap tingkat keberhasilan usaha yang diperoleh usahawan jasa kecantikan. Probabilitas regresi lokasi usaha yang bernilai positif sebesar 0,0069 menunjukkan bahwa variabel lokasi usaha mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan

commit to user

usaha berpengaruh terhadap keberhasilan usaha. Berdasarkan analisis regresi diketahui bahwa lokasi usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta yang ditunjukkan dari hasil analisis memberikan bukti empiris bahwa lokasi uasha berpengaruh positif terhadap keberhasilan usaha jasa kecantikan di Surakarta yang ditunjukkan dari uji t dengan p<0,05. Lokasi usaha sangat berpengaruh positif terhadap tingkat keuntungan yaitu lokasi usaha mempengaruhi letak usahanya. Ada suatu asumsi bahwa lokasi usaha yang dipilih pengusaha dalam menjalankan usaha merupakan letak yang strategis atau termasuk dalam pusat keramaian sehingga banyak orang yang berkunjung, maka kemungkinan terjadi peningkatan dalam perolehan pendapatan pengusaha juga meningkat. Sehingga lokasi usaha yang tepat merupakan salah satu unsur yang dapat mempengaruhi pendapatan yang diperoleh pengusaha yang mana akan mendatangkan keuntungan/keberhasilan tersebut. Dengan demikian dapat digambarkan bahwa lokasi usaha berpengaruh pada keberhasilan usaha. Namun hal lain ada penunjang lain seperti halnya sudah dipercayai customer dengan hasil bagus dan harga terjangkau dan lainnya, maka walaupun lokasi usaha terletak pada lokasi tidak strategispun customer tetap mengunjungi tempat tersebut.

Dokumen terkait