C. Konsep Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Anemia Bumil 1. Pengkajian Keperawatan Keluarga
3. Intervensi Keperawatan Keluarga
No Diagnosa Keperawatan
Tujuan Evaluasi
Intervensi Umum Tujuan khusus Kriteria Standar
1 Gangguan perfusi jaringan b/d ketidakmampu an keluarga merawat anggota keluarga yang mengalami anemia kehamilan pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil adekuat keluarga mampu : 1.Mengenal anemia pada
ibu hamil dengan : a. Menjelaskan pengertian anemia kehamilan b. Menyebutkan penyebab anemia kehamilan Respon Verbal Respon Verbal
Anemia adalah penyakit kurang darah yang ditandai rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dan sel darah merah (eritrosit). Hb<11 gr/dl pada ibu hamil
Penyebab anemia pada bumil: 1. Kurang makan makanan bergizi 2. Mengalami suatu penyakit kronis, seperti: TB paru, cacingan, malaria 3. Gangguan penyerapan (malabsorbsi)
4. ibu sering melahirkan dgn jarak kelahiran
1..1 Diskusikan dengan keluarga tentang pengertian anemia 1..2 Anjurkan keluarga untuk mengungkapkan kembali pengertian anemia
1..3 Beri reinforcement positif atas jawaban yang diberikan keluarga.
1.2.2Diskusikan dengan keluarga penyebab anemia.
1.2.3Anjurkan keluarga untuk menyebutkan kembali penyebab anemia.
1.2.4Jelaskan kembali penyebab anemia dengan bahasa yang lebih sederhana jika keluarga belum mencapai standar yang ditentukan.
1.2.5Beri reinforcement positif atas jawaban yang diberikan kel.
c. Menyebutkan tanda dan gejala anemia pada ibu hamil 2. Keluarga mampu mengambil keputusan untuk mengatasi anemia pada anggota keluarga : a.Menjelaskan akibat terjadi bila anemia tidak diatasi Respon Verbal Respon verbal dekat
Tanda dan gejala anemia: 1. Lemah, letih, loyo,
lesu
2. mata berkunang-kunang.
3. sering pusing, mual, tidak nafsu makan 4. kelopak mata, kuku,
dan bibir pucat 5. denyut nadi cepat dan
lemah
Akibat lanjut anemia dari ibu hamil:
* bagi ibu: 1. mudah pingsan 2. keguguran
3. mudah terkena infeksi 4. proses persalinan yang lama
*bagi janin:
1. lahir prematur/BBLR
1.3.1Diskusikan dengan keluarga tentang tanda & gejala anemia 1.3.2Motivasi keluarga untuk
mengulang kembali tanda dan gejala anemia
1.3.3Bersama-sama keluarga identifikasi tanda & gejala anemia yang dialami anggota keluarga.
1.3.4Yakinkan keluarga tentang tanda-tanda anemia membandingkannya sesuai standar normal.
1.3.5Beri reinforcement positif atas kemampuan keluarga.
2.1.1Beri penjelasan kepada keluarga tentang akibat lanjut dari anemia
2.1.2Beri kesempatan keluarga bertanya.
2.1.3 Motivasi keluarga mengungkapkan kembali akibat jika anemia tidak ditangani segera.
b. Mengambil keputusan mencegah anemia kehamilan menjadi bertambah berat 3. Keluarga mampu merawat anggota keluarga yang mengalami anemia dengan : a. Menjelaskan cara perawatan anggota keluarga Respon verbal Respon verbal dan demonstra si
2. IQ rendah, cacat lahir 3. resti terkena penyakit 4. kematian janin Keluarga
mengungkapkan
keinginan untuk merawat anggota keluarga dengan anemia.
Cara perawatan anggota keluarga dengan anemia: 1. mengkonsumsi
makanan yang tinggi zat besi, asam folat, juga vitamin B misal telur, sayuran hijau, hati, ikan, kacang ijo
jawaban keluarga.
2.2.1Gali pendapat keluarga bagaimana cara mengatasi anemia pada anggota keluarga yang sudah dilakukan.
2.2.2Kaji pencapaian hasil dari cara yang sudah diterapkan.
2.2.3Bimbing dan motivasi keluarga untuk memutuskan mengatasi anemia pada anggota keluarga dengan tepat.
2.2.4Beri reinforcement positif atas keputusan yang telah diambil oleh keluarga
3.1.1Kaji makanan yang dikonsumsi ibu hamil 3.1.2Diskusikan dengan keluarga
tentang cara perawatan anggota keluarga dengan anemia
3.1.3informasikan keluarga zat-zat gizi yang diperlukan saat
dengan anemia kehamilan b. Mendemonstrasikan cara mengolah makanan dengan benar Redemon- strasi (respon psikomoto r) serta banyak konsumsi buah-buahan (vitamin C). Ex: jeruk, jambu biji,dll
2. mengkonsumsi tablet besi dan asam folat sesuai program nasional, 60mg/hari
Cara mengolah
makanan/memasak sayur dengan benar (sayur dicuci dulu baru kemudian dipotong)
hamil
3.1.4anjurkan keluarga untuk konsumsi makanan seimbang dan porsi diperbanyak pada ibu hamil dan anjurkan ibu hamil untuk komsumsi tablet besi dan asam folat
3.1.5Anjurkan keluarga untuk menyebutkan kembali apa yang telah disampaikan. 3.1.6Jelaskan kembali kepada
keluarga jika keluarga belum mampu mengungkapkan sesuai dengan standar.
3.1.7 Beri pujian atas jawaban yang diberikan keluarga.
3.2.1Kaji keluarga dalam mengolah makanan/memasak sayur 3.2.2Demonstrasikan cara
mengolah makanan/memasak sayur dengan benar
3.2.2Motivasi keluarga untuk mendemonstrasikan kembali apa yang telah diajarkan. 3.2.3Ulangi redemonstrasi jika
keluarga masih memerlukanya 3.2.4Beri reinforcement positif atas
4. Keluarga mampu memodifikasi lingkungan untuk merawat anemia kehamilan: a. Melakukan modifikasi lingkungan sehingga gizi ibu hamil tercukupi. b. Menjaga kebersihan rumah dan lingkunan tempat tinggal 5. Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk mengatasi gizi kurang. a. Menyebutkan fasilitas kesehatan yang tersedia. Respon verbal Respon verbal Keluarga mengungkapkan keinginan untuk memodifikasi lingkungan dan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
Fasilitas kesehatan yang dapat digunakan keluarga untuk mengatasi gizi kurang/anemia pada anggota keluarga 1. Puskesmas 2. Rumah Sakit 3. Dokter/bidan praktik upaya keluarga.
4.2.1kaji kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan guna mengatasi gizi
kurang/anemia pada anggota keluarga.
4.2.2Kenali kepada keluarga bahan makanan penukar yang mampu dijangkau keluarga. 4.2.3Anjurkan keluarga untuk
menanam sayuran di pekarangan dan memelihara ayam
4.2.4Anjurkan keluarga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
4.2.5Beri reinforcement positif atas upaya keluarga.
5.1.1 Diskusikan jenis-jenis pelayanan kesehatan yang dapat digunakan keluarga dalam mengatasi gizi kurang(anemia) pada anggota keluarga. 5.1.2 Bantu keluarga memilih
b. Menyebutkan manfaat fasilitas kesehatan. c. Memanfaatkan fasilitas kesehatan Respon Verbal Respon verbal Manfaat fasilitas kesehatan: 1.Memberi informasi/ tentang cara perawatan gizi kurang(anemia). 2.Memberi pengobatan
terhadap anemia yang dialami anggota keluarga.
3.screening kehamilan
Kunjungan keluarga ke fasilitas kesehatan untuk membawa anggota keluarga periksa atau berobat
digunakan.
5.1.3 Beri pujian atas pilihan keluarga.
5.2.1 Klarifikasi pengetahuan keluarga tentang manfaat fasilitas kesehatan.
5.2.2 Diskusikan dengan keluarga manfaat dan fasilitas
kesehatan.
5.2.3 Tanyakan kembali pada keluarga manfaat fasilitas kesehatan.
5.2.4 Beri pujian atas jawaban yang diberikan keluarga.
5.3.1 Motivasi keluarga untuk memanfaatkan fasilitas kes. 5.3.2 Evaluasi penggunaan
fasilitas kesehatan oleh keluarga.
5.3.3 Beri reinforcement positif jika keluarga telah
memanfaatkan fasilitas kesehatan