• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

J. Jadwal Penelitian

Table 3.1 No Jenis Kegiatan

Apr-18

66 BAB IV

HASIL PENELITIAN

A. Deskripsi Subjek Penelitian

1. Deskripsi Kinerja Dinas KomInfo Kota Tangerang

Visi dan Misi Kota sebagai landasan Visi Misis Dinas Komunikasi dan Informatika. Visi pemerintah Kota Tangerang periode 2014-2018 adalah “TERWUJUDNYA KOTA TANGERANG YANG MAJU, SEJAHTERA, DENGAN MASYARAKAT YANG BERAKHLAKUL KARIMAH”. Visi dinas Komunikasi dan Informatika mengacu pada garis arah kebijakan tercantum dalam Rancangan RJMD Kota Tangerang 2014-2018 tersebut maka visi misi dinas komunikasi dan informatika adalah

“Pelopor pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang maju dalam tata laksana pemerintah dan komunikasi publik yang baik.”

Pengertian visi dan misi tersebut yaitu :

1. Pelopor pengembangan teknologi dan komunikasi yang maju.

Yaitu dinas komunikasi dan informatika diharapkan mampu menjadi institusi yang mempelopori penerapan teknologi informasi dan komunikasi yang maju bagi pemerintah daerah kota Tangerang.

2. Tata Laksana Pemerintah.

Dinas komunikasi dan informastika diharapkan mampu memfasilitasi terselenggarannya kegiatan administrasi yang efektif dan efisien melalui

67 penerapan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung aktivitas administrasi pemerintah daerah Kota Tangerang menjadi lebih baik, optimal dan mudah, melalui penerapan sistem koordinasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Komunikasi publik yang baik ; maksudnya adalah Dinas Komunikasi dan informasi diharapkan mampu menjadi institusi yang dapat memfasilitasi komunikasi dan tukar pikiran antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Menginformasikan dan mensosialisasikan berbagai aktivitas pemerintah berbagai aktivitas pemerintah berikut kebijakan dan programnya, sekaligus menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap kinerja pemerintahnya.

Berikut struktur organisasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang

Gambar 4.1.1

68 Berdasarkan struktur organisasi diatas dimana terdapat bidang dalam Dis.KomInfo Kota Tangerang yaitu bidang TIK, Pengembangan Aplikasi Layanan Publik, Pengembang Aplikasi Management Publik dan Kabas Desiminasi Informasi dan komunikasi Publik.

Struktur organisasi sebelumnya yaitu dimana e-government menjadi PALP dan PAMP. Bagian tersebut terbagi atas internal dan eksternal, yaitu PALP (Pengembangan Aplikasi Layanan Publik) dan PAMP (pengembangan aplikasi management pemerintahan) bagian internal pemerintah Tangerang. Perbedaannya adalah eksternal dan internal. Internal untuk pemerintah dan eksternal untuk publik.

Ketika laksa itu menerima pengaduan, jadi di arahkan ke tangerang room dulu, lalu nanti dari sana akan diarahkan lagi ke dinas-dinas apa yang bisa dilayanani sesuai dengan bidang.

Misalnya jalan rusak berarti ke PUPR atau jalan macet ke dinas perhubungan. Jadi aplikasi ini yang mengelola karena itun masih hubungan intenal oleh PAMP. (Informan 2, lampiran 5, hal.146) Sebelum adanya media teknolgi informasi Kominfo Kota Tangerang melakukan komunikasi dengan media konvesional atau media lainnya. Dan sekarang pakai sistem teknologi Informatika. Ini sarana prasarana, semua operator jaringan berbasis teknologi dikelola.

Modelnya kaya mengelola radio, kaya stasiun radio yang deket-deket itu loh kaya HT. Jadi sekarang ada 4 bidang yaitu, TIK, PALP, PAMP, dan DIKP. (Informan 2, lampiran 5, hal.147).

DIKP (Desiminasi Informasi Komunikasi Publik) bagian ini yang memberikan informasi ke media cetak, media sosial, koran dan

69 sebagainya. Mereka sebagai rekan sejajar Humas Pemerintah Kota Tangerang. Karena dulu e-government itu SPOK lama jadi struktur organisasi lama tahun 2016-2017. Lalu diubah diawal tahun 2017 struktur organisasi diubah. Sebelumnya nama Infokom yaitu Informasi dan komunikasi menjadi KomInfo. Kalau sekarang komunikasi dan Informatika.

Humas itu kan resmi nih nah mereka yang membantu kegiatan pemerintah Kota di informasikan oleh bidang itu. Humas itu kan memberikan informasi resmi intenal kota Tangerang. Kalau DKIP seluruh kegiatan Kota Tangerang kepada Publik. Nah salah satunya TNG TV. Kan banyak tuh kegiatan Kota Tangerang yang tidak resmi seperti festival, kegiatan tertentu atau sebagainya.

(Informan 2, lampiran 5, hal.147).

KomInfo dan Humas saling membantu dalam penyebaran informasi dalam mewujudkan Kota Tangerang yang lebih baik. Karena setiap divisi tidak dapat melakukan tugasnya sendiri, perlu saling kerja sama antar bagian untuk tujuan bersama. Oleh karena itu Kominfo yang terdiri dari beberapa bagian atau divisi dengan bidang yang saling mendukung satu sama lain. Baik dalam kinerja pemerintah Kota Tangerang maupun pencapaiannya.

Aplikasi Tangerang Live yang didownload lebih dari ribuan warga Kota Tangerang dimana melalui presentasi tabel analisis bahwa warga Kota Tangerang maupun luar Kota Tangerang mendownload aplikasi Tangerang yang tersebar dari berbagai kecamatan di Kota Tangerang.

Informasi memberi rupa dan bentuk kepada sejumlah aspek komunikasi yang sebegitu jauh lebih berhubungan secara longgar dalam pengetahuan,

70 berita, kesusateraan, hiburan yang dapat dipertukaran melalui media yang berbeda-beda dan beragam (Briggs & Burke, 2006, p.319).

Menurut John D.Millet (1954) dalam bukunya yang berjudul,

“Management in Public Service the Quest for Efective Performance”, humas dalam dinas instansi dan lembaga kepemerintahan terdapat beberapa hal untuk melaksanakan tugas utamanya. Adanya langkah yang dapat menyatakan bahwa humas di suatu lembaga menjalankan perannya secara efektif.

Langkah pertama, dengan mengamati dan mempelajari tentang hasrat, keinginan-keinginan dan aspirasi yang terdapat dalam masyarakat.

Agar program terlaksana dengan baik, maka ada langkah yang perlu dilakukan. Langkah pertama perlunya melakukan observasi atau pengamatan agar dikondisikan sesuai dengan prosedur yang akan dilaksanakan.

Melalui wawancara, penulis menyimpulkan bahwa aplikasi Tangerang live dibuat atas dasar pimpinan Kota Tangerang. Kominfo Kota Tangerang setelah itu menjalankan tugasnya sesuai dengan apa yang disampaikan walikota Kota Tangerang yang ingin mewujudkan smart city untuk mempermudah masyarakat dalam menerima informasi serta layanan. Setelah itu, Kominfo Kota Tangerang menjalankan tugasnya untuk menyampaikan informasi dari walikota ke masyarakat dalam mendukung e-city yang terdapat pada konsep “LIVE” tersebut.

71 Peneliti melakukan wawancara dengan Informan utama dan dengan didukung Informan pendukung. Peneliti menemukan bahwa awalnya pemerintah yang menginginkan masyarakat dengan lebih mudah dalam mencari informasi maka pemerintah mengeluarkan aplikasi Tangerang Live yang merupakan gabungan dari beberapa aplikasi layanan di Kota Tangerang. Untuk menciptakan konsep “LIVE” pada Kota Tangerang, salah satunya dengan adanya aplikasi Tangerang Live ini yang merupakan bentuk dukungan untuk mewujudkan kota yang liveable, investable, visitable dan e-city.

Dari konsep tersebut sudah terdapat pada layanan yang ada pada aplikasi Tangerang Live. Yang dimana liveable, investable, visitable, dan e-city. Kata “Liveable” artinya kota layak huni yang pro rakyat. Program ini bertujuan menciptakan kota layak huni dengan mengedepankan beberapa program yaitu pada bidang kesehatan, transportasi publik, pariwisata. Selanjutnya “Investable atau layak investasi”, yaitu kota yang memberikan fasilitas bisnis, industri dan layanan jasa. Pada akronim

“Visitable” memiliki pengertian kota yang layak di kunjungi yaitu kota yang memiliki beberapa destinasi wisata yang masih terus dikembangkan.

Lalu, kata “E-city” atau smart city, yaitu program yang mengedepankan akses komunikasi yang baik, cepat, dan pintar (smart).

Aplikasi Tangerang Live diinfokan melalui berbagai media untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa adanya aplikasi Tangerang Live untuk mempermudah masyarakat. Kominfo Kota Tangerang melakukan

72 penyebaran melalui baliho, plamflet, sosialisasi, pameran, brosur, medsos dan majalah. Tujuannya agar masyarakat semakin peka dan penggunaan aplikasi Tangerang Live semakin luas dan banyak.

Kedua, kegiatan memberikan nasihat atau sumbang saran untuk menanggapi apa yang sebaiknya dilakukan oleh instansi atau lembaga pemerintah seperti yang dikehendaki oleh pihak publiknya. Setelah melakukan observasi atau pengamatan ke lingkungan masyarakat. Seorang humas mampu mengetahui apa yang terjadi baik kendala maupun hambatan, maka untuk mengantisipasi hal tersebut perlu memberikan sumbang saran untuk keberlangsungan program yang efektif.

Setelah melakukan kegiatan penyebaran informasi kepada publik, Kominfo melalui media tersebut dan dapat mensurvei kebutuhan masyarakat yang dibutuhkan dan diminati oleh masyarakat Kota Tangerang. Kominfo dapat mememberikan informasi dan layanan sekiranya dibutuhankan masyarakat. Dengan banyaknya layanan yang tersedia, merupakan salahsatu wadah penampung aspirasi masyarakat untuk membuat Kota Tangerang lebih baik dan kinerja pemerintah semakin meningkat.

Ketiga kemampuan untuk mengusahakan terjadinya hubungan memuaskan yang diperoleh antara hubungan publik dengan aparat pemerintah. Kriteria yang dimilki oleh seorang humas adalah dapat menjalin hubungan dengan berbagai pihak. Seorang humas harus mampu

73 menjalin hubungan dengan pihak di luar instansi agar terciptanya kerjasama yang baik untuk keberlangsungan organisasi atau lembaga terkait.

Melalui pengakuan dari bidang Kasi Kemitraan KP oleh bu Eka Yulian, bahwa mereka melakukan penyebaran dengan instansi luar maupun dalam Kota agar mereka mengetahui bahwa pemerintah memiliki aplikasi Tangerang Live agar dan dengan itu adanya kerja sama dari instansi lain serta mau membantu dalam investasi. Sehingga aplikasi Tangerang Live terus berkembang dalam berbagai layanan yang terdapat didalamnya untuk kebutuhan masyarakat. Serta melakukan kegiatan pameran dan pendekatan dengan komunitas yang ada di Kota Tangerang sebagai orang ketiga yang dapat dipercayai untuk menyampaikan apa yang diinginkan pemerintah terhadap masyarakat. (Informan 3, lampiran 6, hal. 166).

Keempat, memberikan penerangan dan informasi tentang apa yang diupayakan oleh suatu lembaga atau instansi pemerintah yang bersangkutan (Ruslan, 2003, p.324). Penerangan dan informasi yang perlu diberikan kepada pihak di luar instansi agar tidak menerka-nerka apa yang terjadi di dalam lembaga atau instansi tersebut. Bersikap terbuka merupakan keuntungan bagi suatu lembaga dalam pembentukan citra.

Layanan publik yang terdapat diaplikasi Tangerang Live untuk masyarakat Kota Tangerang agar dapat mengetahui berbagai informasi mengenai Kota Tangerang. melalui menu-menu baru yang terus berkembang memperlihatkan bahwa semua dipublikasikan sehingga masyarakat tau kinerja pemerintah seperti apa dan sudah sejauh mana.

Bentuk Informasi yang tidak hanya dimiliki satu pihak melainkan secara publik.

74 Dengan penjelasan empat kriteria humas menurut John D.Millet (1954), Peneliti menyimpulkan bahwa Humas Pemerintah Kota Tangerang dan Kominfo memiliki peranan yang saling mendukung satu sama lain untuk tujuan bersama dalam penyampaian informasi.

Berdasarkan pengamatan dan wawancara, penulis menyimpulkan bahwa KomInfo dengan humas memiliki peranan yaitu sama – sama memberikan informasi. Bedanya adalah Humas Pemerintah Kota Tangerang yang secara terstruktur dalam keorganisasian bertugas pada internal atau berkaitan dengan peran walikota Tangerang. dan Kominfo memberikan informasi yang sifatnya publik untuk pelayanan.

2. Deskripsi Aplikasi Tangerang Live

Aplikasi Tangerang Live dikeluarkan pemerintah Kota Tangerang pada tahun 2016. Pemerintah menginginkan agar masyarakat dapat dengan lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat. Karena “LIVE” tersebut adalah konsep pemerintah Kota Tangerang, yaitu liveable, investable, visitable dan e-city. Konsep “LIVE” menjadi acuan pemerintah untuk menjadikan Kota Tangerang lebih baik dari segala bidang.

Jadi awal kata LIVE itu dikeluarkan pak walikota pada tahun 2013, itu kata “Tangerang Live” nya aja. Kalau aplikasinya sendiri dikembangin tahun 2016. Awal nya aplikasi Laksa untuk pengaduan masyarakat, nah kesini- sini di tahun 2017. (Informan 2, lampiran 5, hal.145).

75 Pada Tangerang Live masuk pada konsep tersebut, dengan e-city akan mempermudah dalam tujuan lainnya. Salah satu tujuan e-city adalah yaitu menjadikan Kota Tangerang sebagai kota “smart city” Indonesia.

Walikota Kota Tangerang bapak Arief Rachardiono Wismansyah, pada masa jabatannya menginginkan Kota Tangerang menjadi Kota yang lebih baik dari sebelumnya salah satunya dengan memanfaatkan e-city dalam berkomunikasi.

Dengan itu berkomunikasi dengan masyarakat diharapkan lebih baik lagi sehingga mendapatkan hal yang lebih positif kedepannya.

Dengan adanya aplikasi Tangerang Live menjadi salah satu mendukungnya “smart city” Kota Tangerang. Dalam memberikan informasi kepada masyarakat adanya aplikasi Tangerang Live terjadi komunikasi dua arah yaitu anatar pemerintah dengan masyarakat dengan lebih mudah.

Aplikasi Tangerang Live diterapkan pemerintah untuk masyarakat beserta jajaran pemerintah daerah Kota Tangerang. Dimana aplikasi Tangerang Live tidak hanya untuk masyarakat umum saja, tetapi digunakan untuk pegawai dalam kesehariannya. Pemerintah mengeluarkan dua jenis aplikasi yaitu untuk masyarakat dan pemerintah yang dinamakan e-gov. E-gov tersambung dengan aplikasi Tangerang Live dalam menampung aspirasi masyrakat.

76

“Semua jajaran pemerintah menjadi tau apa yang diinginkan masyarakat, tidak hanya satu pihak saja bahkan atasan atau walikotapun menjadi tau.” (Informan 5, lampiran 8, hal.160).

Perbedaan tersebut hanya pada kategori jajaran tugas saja, masyarakat menggunakan untuk melaporkan atau mendapatkan informasi serta layanan. Begitupula dengan pegawai pemerintah yang menggunakan untuk kepentingan hal itu. Yang membedakan adalah dimana pegawai pemerintah turut adil menjadi perwakilan masyarakat atau penghubung agar keinginan masyarakat dapat tersampaikan. Aplikasi Tangerang memiliki beberapa kategori layanan dan menu sesuai dengan fungsi masing- masing.

Berikut penjelasan fitur layanan pada aplikasi Tangerang Live.

1. Layanan Live Streaming

Aplikasi live streaming untuk mengakomodir masyarakat akan kebutuhan informasi berbasis video secara langsung, sehingga memudahkan masyarakat tanpa harus membuka banyak aplikasi untuk bisa mengakses live streaming Kota Tangerang.

77 Gambar 4.1.2

Pada layanan streaming terdapat dua menu yaitu live stream dan video publikasi. Live stream yaitu layanan untuk masyarakat agar dapat melihat siaran acara pemerintah secara langsung atau pada saat acara sedang berlangsung. Video publikasi yaitu layanan untuk masyarakat agar dapat melihat video-video publikasi kegiatan pemerintah.

2. Layanan Pariwisata

Menu ini merupakan layanan informasi pariwisata yang ada di Kota Tangerang. Berisi informasi pariwisata dengan kategori objek wisata, kuliner dan hiburan. Selain itu juga berisi informasi fasilitas yang ada di Kota Tangerang dengan kategori masjid, bank, atm, spbu, polisi, rumah

78 sakit dokter, sekolah, universitas, stasiun, terminal dan agen travel menggunakan GIS.

Gambar 4.1.3

3. Layanan Transportasi

Menyediakan layanan one stop service of point untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan perencanaan perjalanan. Informasi mengenai transportasi di Kota Tangerang seperti krl, angkot, taxi, pemberhentian terdekat dsb.

79 Gambar 4.1.4

4. Layanan Informasi

Layanan Informasi terdiri dari menu E-Paper, E-News, Event Kota, JDIH dan Kampung Kita. Layanan ini menyediakan berbagai informasi untuk masyarakat yaitu berita, event kota, pengetahuan sejarah kecamatan yang ada di Kota Tangerang dan hukum dan peraturan daerah.

80 Menu E-paper merupakan koran milik pemerintah Kota Tangerang yang berisi mengenai kegiatan Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRD, PKK hingga kegiatan masyarakat lainnya yang disajikan dalam bentuk koran, buletin dan majalah digital yaitu koben (koran benteng). Buletin Al-Azhom dan majalah LIVE. Dan E-paper juga dapat dilihat dalam laman web di epapaper.tangerangkota.go.id.

Gambar 4.1.5

Menu Berita berisi aktivitas Pemerintah Kota Tangerang mulai kegiatan Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah hingga kegiatan Dinas terkait lainnya. Menu JDIH kota Tangerang merupakan aplikasi yang menyediakan informasi terkait produk hukum seperti peraturan

81 Walikota dan peraturan Daerah. Menu JDIH juga tersedia pada halaman web di jdih.kotatangerang.go.id. dan menu kampung kita yang berisi mengenai sejarah dan informasi berbagai kecamatan yang ada di kota Tangerang.

5. Layanan Kependudukan

Gambar 4.1.6

Layanan kependudukan tersedia beberapa layanan menu yaitu diantaranya Menu cek NIK, cek status ktp, cek akta kelahiran, cek kartu keluarga dan status pendaftaran akta kelahiran. Layanan ini dapat digunakan untuk melakukan pengecekan data sesuai kebuthan yang terdaftar di database Disdukcapil Kota Tangerang.

6. Layanan LAKSA

82 Layanan LAKSA (Aspirasi Kotak Saran Anda) merupakan media komunikasi yang berfungsi untuk menerima laporan dari masyarakat yang masuk sehingga dapat di respon dengan cepat opleh Dinas Terkait.

Masyarakat bisa menyampaikan laporan seperti macet, banjir, penumpukan sampah, jalan rusak atau lainnya terkait pelayanan masyarakat. Operator yang bertugas di Tangerang Live Room akan langsung menghubungi petugas di lapangan agar menindaklanjuti secara langsung. Jika setelah selesai, maka akan di foto dan disampaikan untuk bisa diketahui oleh pelapor.

Gambar 4.1.7

83 7. Menu Ayo zakat

Badan amil zakat nasional (BAZNAS) Kota Tangerang sedang bergerak dengan sejumlah langkah untuk mewujudkan harapan tersebut menjadi kenyataan, tentunya BAZNAS Kota Tangerang tidak bisa melangkah sendiri, perlu sinergi dengan berbagai pihak, seperti Dinas/Instansi di lingkungan Kota Tangerang. Perusahaan Swasta, LAZ, dan lain-lain. Maka, sejak awal pula BAZNAS Kota Tangerang terus berdialog, berkonsultasi dengan berbagai pihak tersebut untuk bersinegri dalam upaya mendekatkan harapan tersebut menjadi kenyataan.

Gambar 4.1.8

84 8. Menu Layanan Bantuan

Layanan terdiri dari berbagai macam layanan seperti mobil ambulans gratis, mobil jenazah gratis, Call Center, Email, Media Sosial dan Whatsapp yang akan masuk ke Command Center Di Tangerang LIVE Room (TLR).

Gambar 4.1.9

9. Menu Ekonomi

Layanan ekonomi diantaranya terdapat menu segar, i-pbb, UMKM dan PBB. Menu Segar atau sistem informasi harga pasar merupakan aplikasi

85 yang baru dibuat dan diluncurkan bertepatan dengan perayaan HUT kemerdekaan Indonesia ke 71 Tahun. Di dalam aplikais ini, masyarakat bisa mengetahui harga bahan pokok di sejumlah pasar anyar, pasar jatiuwung, pasar malabar dan pasar ramadani. Dan info ini juga terdapat di laman web segar.tangerangkota.go.id.

Menu PBB berisi aplikasi layanan publik yang dikelola oleh Badan Daerah Kota Tangerang diantaranya i-PBB dan cek status Pelayanan PBB.

Dan menu baru yaitu PDAM yang masih dalam proses dan akan segera diluncurkan.

Gambar 4.1.10

86 10. Layanan Kesehatan

Layanan kesehatan diantaranya adalah menu simpati rs, konsultasi dokter, fasilitas rsud, layanan 119 dan ambulan gratis. Menu SIMPATI RS menyediakan informasi ketersediaan tempat tidur di setiap rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Fitur Simpati RS pada aplikasi Tangerang LIVE memuat informasi dan ketersediaan tempat tidur rumah sakit berdasarkan kelas.

Gambar 4.1.11

11. Layanan Ketenagakerjaan

Diantaranya layanan ini terdapa menu lowongan kerja, daftar kartu kuning dan job fair. Menu siap kerja berisi tentang aplikasi Pencari Kerja

87 (Pencaker) yang disiapkan oleh dinas ketenagakerjaan Kota Tangerang.

Aplikasi ini memberikan kemudahan karena sudah menghimpun informasi lowongan kerja secara khusus. Layanan Pencaker ini juga terdapat dalam web disnaker.tangerang.go.id.

Gambar 4.1.12

12. Menu Perizinan

Layanan Perizinan online adalah aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat perizinan dalam hal mengajukan berbagai macam izin, serta menghindari berbagai praktek pungutan perizinan di Kota Tangerang.

88 Gambar 4.1.13

13. Menu Darurat 112

Yaitu layanan telpon yang menghubungkan langsung ke pusat pemerintah Kota Tangerang yaitu akan diterima oleh bagian ruang Tangerang Live Room kemudian bagian TLR segera melaporkan kembali ke dinas tertuju. Pada layanan dibutuhkan dalam keadaan yang bersifat daarurat. Misalnya membutuhkan ambulan gratis.

89 Gambar 4.1.14

14. Layanan Statistik

Layanan statistik bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengetahui info statistik dari pemerintah Kota Tangerang dan mengikuti sejauh mana perkembangannya. Berikut penjelasan dan gambar dibawah.

90 Gambar 4.1.15

91 15. Layanan Lingkungan

Ini merupakan layanan baru yang terdapat di aplikasi Tangerang Live.

Layanan ini tersedia informasi semua yang berhubungan lingkungan.

Bertujuan agar masyarakat ikut serta dalam melestarikan lingkungan di sekitar. Layanan ini terdapat beberapa menu yang bertujuan agar masyarakat dapat peduli terhadap lingkungan Kota Tangerang.

Gambar 4.1.16

16. Layanan Pendidikan

Layanan pendidikan merupakan layanan pada bidang pendidikan seperti informasi mengenai lembaga pendidikan sepeprti sekolah, universitas dan sebagainya yang terdapat di Kota Tangerang. terdapat juga menu untuk

92 Gambar 4.1.17

17. Layanan antrian

Layanan ini masih pada tahap perkembangan. Pada layanan antrian digunakan untuk masyarakat mengisi data yang diperlukan di Kota Tangerang melalui online, sehingga terdaftar disana. Lalu, masyarakat dapat dengan lebih mudah mengambil esok karena data tersebut sudah diinput melalui online.

Gambar 4.1.18

93 18. Layanan Kampung

Menu yang berisi mengenai sejarah dari masing-masing Kota Tangerang.

Sejarah dibeberapa Daerah Diberbagai Kecamatan di Kota Tangerang.

Gambar 4.1.19

Penggunaan aplikasi Tangerang Live oleh masyarakat di Kota Tangerang adalah salah satu wujud dalam mewujudkan smart city di Kota Tangerang. Aplikasi Tangerang Live menyediakan berbagai pelayanan dan informasi secara lebih cepat, mudah dan cerdas. Pada konsep yang digunakan pemerintah Kota Tangerang sendiri yaitu kata Live yang merupakan singkatan dari Liveable, Investable, Visitable dan E-city.

Peneliti melalui wawancara dan observasi melihat program kerja

“Tangerang Live” yang yakni yang memiliki arti layak huni, layak investasi, layak dikunjungi, dan kota pintar.

“Live itu kan hanya konsep dari Kota Tangerang. Tetapi untuk semua konsep tersebut aplikasi Tangerang Live sudah mewujudkannya. Liveable masuk di layanan Ketenagakerjaan, Kependudukan, Transportasi. Investable, Layanan, Kesehatan, Pendidikan . Visitable, layanan pariwisata. E-city ada di

94 Tangerang Live. Jadi semua masuk ke konsep.” (Pak Eko Purnomo, Informan 2, Lampiran 2, hal148 ).

Arti kata “LIVE” yang dapat ditemukan di berbagai sudut di Kota Tangerang yaitu di plamflet jalan, brosur, bis kota dan majalah. Kata Live yang merupakan program kerja pemerintah sebagai upaya mewujudkan kota metropolitan yang mandiri, sejahtera dan berakhlakul karimah.

Dengan tujuan masyarakat LIVE tersebut menjadi tujuan bersama, sehingga apa yang diharapkan pemerintah dapat tersampaikan dengan baik.

“Ya supaya mereka berpartisipasi, berpartisipasi dalam pembangunan, aktif dalam pembangunan kota Tangerang. ya mereka tidak cuma jadi penonton tapi juga jadi pelaku utama pembangunan.” (Bu Eka, Informan 3, lampiran 4, hal.152 )

Pemerintah melakukan kegiatan penyebaran bahwa ada aplikasi Tangerang Live melalui berbagai media penyebarannya yang dibagi-bagi, ada yang melalui media sosial, media cetak, baliho, brosur dan saya melakukan penyebaran melalui pameran-pameran dan komunitas. Tujuannya untuk

Pemerintah melakukan kegiatan penyebaran bahwa ada aplikasi Tangerang Live melalui berbagai media penyebarannya yang dibagi-bagi, ada yang melalui media sosial, media cetak, baliho, brosur dan saya melakukan penyebaran melalui pameran-pameran dan komunitas. Tujuannya untuk

Dokumen terkait