• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jamur Kuping ( Auricularia polytricha ) a Klasifikas

Dalam dokumen LAPORAN IPA KEGIATAN 1 (Halaman 31-36)

Mengamati Morfologi Jamur

V. Hasil Pengamatan

2. Jamur Kuping ( Auricularia polytricha ) a Klasifikas

 Kingdom : Fungi  Divisi : Basidiomycota  Kelas : Agaricomycetes  Ordo : Auriculariales  Famili : Auriculariaceae  Genus : Auricularia

 Spesies : (Auricularia polytricha

b. Ciri- ciri :

Karakteristik dari jamur kuping ini adalah memiliki tubuh buah yang kenyal (mirip gelatin) jika dalam keadaan segar. pada keadaan kering, tubuh buah dari jamur kuping ini akan menjadi keras seperti tulang.Bagian tubuh buah dari jamur kuping berbentuk seperti mangkuk atau kadang dengan cuping seperti kuping, memiliki diameter 2-15 cm, tipis berdaging, dan kenyal.Warna tubuh buah jamur ini pada umumnya hitam atau coklat kehitaman akan tetapi adapula yang memiliki warna coklat tua.Jenis jamur kuping yang paling memiliki nilai

bisnis yang tinggi adalah yang memiliki warna coklat pada bagian atas tubuh buah dan warna hitam pada bagian bawah tubuh buah, serta ukuran tubuh buah kecil.Jamur kuping merupakan salah satu jamur konsumsi yang umum dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direndam dengan air dalam waktu relatif singkat sehingga jamur ini akan kembali seperti bentuk dan ukuran segarnya.Cara reproduksi vegetatif dari jamur kuping adalah dengan membentuk tunas, dengan konidia, dan fragmentasi miselium. Sedangkan, reproduksi generatif jamur kuping adalah dengan menggunakan alat yang disebut basidium, basidium berkumpul dalam badan yang disebut basidiokarp, yang selanjutnya menghasilkan spora yang disebut basidiospora.

c. Manfaat :

 untuk mengurangi penyakit panas dalam dan rasa sakit pada kulit akibat luka bakar

 Kandungan senyawa yang terdapat dalam lendir jamur kuping juga efektif untuk menghambat pertumbuhan karsinoma dan sarkoma (sel kanker) hingga 80-90% serta berfungsi sebagai zat anti koagulan (mencegah dan menghambat proses penggumpalan darah).

 Manfaat lain dari jamur kuping dalam kesehatan ialah untuk mengatasi penyakit darah tinggi (hipertensi), pengerasan pembuluh darah akibat penggumpalan darah

 mengatasi kekurangan darah (anemia).

 mengobati penyakit wasir (ambeien) dan memperlancar proses buang air besar.

Kingdom : Fungi Divisi : Basidiomycota Kelas : Homobasidiomycetes Ordo : Agaricales Familia : Richolomataceae Genus : Pleurotus

Spesis : Pleurotus ostreatus

b.

Ciri-ciri

Habitat ditemukan di hutan bawah pohon berdaun lebar/ dibawah tanaman berkayu,tubuh buah berwarna putih hingga krem.tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.Tubuh buah jamur tiram memiliki tangkai yang tumbuh menyamping. Morfologinya Tudung merupakan tubuh buah dari jamur.Lamella merupakan lembaran-lambaran yang terdapat dibawah tudung.Tangkai merupan badan yang mendukung tudung/tubuh buah. Substrat adalah tempat hidup jamur. Anatomi Jamur tiram juga memiliki spora berbentuk batang berukuran 8-11×3-4μm.Miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat..Reproduksi Reproduksi aseksual basidiomycota secara umum yang terjadi melalui jalur spora yang terbentuk secara endogen pada kantung spora atau sporangiumnya, spora aseksualnya yang disebut konidiospora terbentuk dalam konidium.Secara seksual, reproduksinya terjadi melalui penyatuan dua jenis hifa yang bertindak sebagai gamet jantan dan betina membentuk zigot.

c.

Manfaat : Sebagai makanan,menurunkan kolestrol, sebagai antibakterial dan antitumor, serta dapat menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi. Selain itu, jamur tiram juga dapat berguna dalam membunuh nematode. 4. Jamur Lepiota a. Klasifikasi  Kingdom: Fungi  Division: Basidiomycota  Class: Agaricomycetes  Order: Agaricales  Family: Agaricaceae  Genus: Lepiota  Species: L.aspera

Ciri-ciri : Lepiota aspera merupakan salah satu jamur makro dari ordo Agaricales dan family Agaricaceae. Spesies ini merupakan jamur beracun yang kadang- kadang dikenal sebagai Freckled Dapperling.Ciri-ciri jamur ini adalah tudung bagian atas yang berwarna kecoklatan dan tudung bagian bawahnya putih. Pada tudung yang berwarna kecoklatan terdapat tonjolan- tonjolan seperti kutil. Lepiota aspera merupakan jamur beracun yang ditandai dengan adanya cincin pada bagian stipe. Jamur ini muncul selama musim gugur dan biasa ditemukan di hutan atau pada batang pohon. Habitat : tumbuh liar di mana-mana,Aspera Lepiota muncul selama musim gugur, di hutan gugur, atau di taman-taman dan kebun mulsa yang telah

digunakan. Terdapat di daerah paling utara, Inggris, Eropa, dan Afrika Utara, Amerika Utara bagian timur.Biasanya pada serasah daun, kayu atau dekat puing-puing kayu,kadang-kadang juga tumbuh dari kayu membusuk mungkin secara luas.Jamur ini memiliki kandungan Kholin, Kholin dikenal sebagai senyawa racun yang paling berbahaya dan paling mematikan. Muskarin, juga racun jamur yang cukup berbahaya dan mematikan. Dengan takaran antara 0,003-0,005 gram sudah dapat membunuh manusia.

5. Jamur Beracun

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan pada jamur ke lima ini,pengamat dapat menyimpulkan bahwa jamur tersebut termasuk jenis jamur beracun,karena dari ciri-ciri fisik yang dapat dilihat jamur tersebut berwarna hitam kebiruan dan berbau sangat menyengat.Adapun ciri-ciri jamur beracun adalah sebagai berikut ( Wakhyu Yunita,2013) :

 Jenis jamur beracun pada umumnya mempunyai warna yang mencolok: merah-darah, hitam-legam, biru-tua, ataupun warna-warna lainnya. Walaupun ada pula jenis jamur beracun yang mempunyai warna terang (kuning muda) atau putih, dan jamur yang dapat dimakan berwarna gelap, misal coklat-tua

 Jenis jamur beracun dapat menghasilkan bau yang menusuk hidung, seperti bau telur busuk ataupun bau ammoniak.

 Jenis jamur beracun mempunyai cincin atau cawan. Walaupun ada yang sebaliknya, seperti jamur-merang mempunyai cawan dan jamur kompos mempunyai cincin, tetapi tidak beracun.

 Jenis jamur beracun umumnya tumbuh pada tempat yang kotor: tempat pembuangan sampah, kotoran kandang, dan sebagainya. dan pemeliharaan jamur

 Kalau jenis jamur beracun dikerat oleh pisau yang terbuat dari perak, atau dikerat oleh pisau biasa kemudian benda perak didekatkan kepada keratan tadi, maka pada benda perak terbentuk warna hitam atau biru, itu menandakan bahwa jamur tersebut beracun.. Senyawa beracun yang umum didapatkan pada jenis-jenis jamur, antara lain Adalah Kholin, yaitu racun yang paling berbahaya dan besar sekali daya mematikannya. Semua jenis jamur yang disebut "supa upas" (upas = racun) mempunyai senyawa ini, misal: Amanita, Lepoita, Russula, Collybia, dan Boletus. Muskarin, juga racun jamur yang cukup berbahaya dan mematikan. Dengan takaran antara 0,003-0,005 gramsudah dapat membunuh manusia.

VII. Kesimpulan

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan maka penulis dapat menyimpulkan bahwa :

 Yang termasuk jamur mikroskopis adalah jamur tempe,jamur pada roti dan jamur lendir pada agar-agar.

 Yang termasuk jamur makroskopis adalah jamur kayu,jamur kuping,jamur tiram,jamur lepiota dan jamur beracun.

Dalam dokumen LAPORAN IPA KEGIATAN 1 (Halaman 31-36)

Dokumen terkait