• Tidak ada hasil yang ditemukan

JENIS BELANJA REALISASI ANGGARAN ( Rp. )

Dalam dokumen MAHKAMAH AGUNG RI PENGADILAN AGAMA KARAWANG (Halaman 50-55)

DATA PEJABAT STRUKTURAL PENGADILAN AGAMA KARAWANG PER-31 DESEMBER 2011

JENIS BELANJA REALISASI ANGGARAN ( Rp. )

Pengadaan alat pengolah data 73.425.000

Upah tenaga kerja dan honor pengelola teknis 1.050.000

Pengadaan Hardware 29.685.000

Pengadaan Software -

Jumlah 104.340.000

Untuk belanja modal peralatan dan mesin, terdapat sisa anggaran sebesar Rp.20.710.000,- dengan rincian sebagai berikut :

JENIS BELANJA PAGU ( Rp. )

Pengadaan alat pengolah data 575.000

Upah tenaga kerja dan honor pengelola teknis -

Pengadaan Hardware 135.000

Pengadaan Software 20.000.000

Jumlah 20.710.000

4. Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama

Pada Tahun 2012, Pengadilan Agama mendapatkan DIPA khusus untuk kegiatan Dana bantuan Hukum Penanganan perkara bagi masyarakat miskin terpinggirkan di Peradilan Agama sebesar Rp. 103.000.000,- dengan rincian sebagai berikut :

JENIS BELANJA PAGU ( Rp. )

Perkara Prodeo 63.000.000

Belanja barang non operasional 19.200.000

Belanja Sewa 20.800.000

Jumlah 103.000.000

Realisasi Penyerapan Anggaran untuk Penanganan perkara prodeo tahun 2011 sebesar Rp. 78.281.000,- atau sebesar 76% dari nilai pagu, dengan rincian sebagai berikut:

JENIS BELANJA PAGU ( Rp. )

Perkara Prodeo 38.281.000

Belanja barang non operasional 19.200.000

Belanja Sewa 20.800.000

Jumlah 78.281.000

Untuk Penanganan Perkara prodeo, terdapat sisa anggaran sebesar Rp.24.719.000,- dengan rincian sebagai berikut :

JENIS BELANJA PAGU ( Rp. )

Perkara Prodeo 24.719.000

Belanja barang non operasional -

Belanja Sewa -

Jumlah 24.719.000

Daftar Pengelolaan Anggaran Tahun 2011 dapat dilihat selengkapnya pada tabel Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2011 dalam lampiran laporan tahunan ini.

C. Pengelolaan Administrasi

1. Administrasi Peradilan

a. Menangani dan menyelesaikan administrasi perkara baik ditingkat pertama, banding, kasasi dan Peninjauan Kembali;

b. Melaksanakan administrasi Peradilan, sesuai dengan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI. Nomor : KMA/001/S/K/I/1991, tentang Pola Bindalmin Pengadilan Agama dan Pengadilan Tinggi Agama yang meliputi diantaranya :

- Pengelolaan perkara yang masuk dengan menerapkan system meja, Meja pertama, meja kedua dan meja ketiga;

- Pengisian buku regiater, - Penjahitan dan pembendelan; - Penatan arsip putusan.

c. Mengelola laporan bulanan dan tahunan yang meliputi : 1) Laporan keadaan perkara ( LI- PA1) 2) Laporan yang dimohonkan banding ( LI- PA2) 3) Laporan yang dimohonkan kasasi ( LI- PA3) 4) Laporan yang dimohonkan PK. ( LI- PA4) 5) Laporan yang dimohonkan eksekusi ( LI- PA5) 6) Laporan Kegiatan Hakim ( LI- PA6) 7) Laporan Keuangan perkara ( LI- PA7) 8) Laporan jenis perkara ( LI- PA8) d. Menyusun data statistik perkara yang diterima dan diputus. e. Mengarsipkan surat-surat yang berhubungan dengan perkara ;

f. Meningkatkan pelayanan terhadap pelaksanaan Undang-undang nomor 1 tahun 1974, Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975, serta Undang-undang nomor 50 Tahun 2009

g. Meningkatkan pelayanan sidang keliling bagi daerah yang sulit dijangkau oleh paca pencari keadilan, mengadakan sidang keliling prodeo yang bekerjasama dengan PEKKA;

h. Meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang, Instansi penegak hukum dan instansi/dinas lainnya yang terkait dalam rangka menunjang pelaksanaan penegakkan hukum khususnya pelaksanaan undang Nomor 1 tahun 1974, dan Undang-undang nomor 50 Tahun 2009

i. Meningkatkan fungsi, tugas dan pengawasan disetiap bagian sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

j. Meningkatkan pemberdayaan Hakim Pengawas Bidang;

k. Melayani kegiatan pengambilan sumpah jabatan sesuai dengan permintaan baik dari dinas/instansi ataupun dari lembaga lainnya; l. Meningkatkan pelaksanakan Pengawasan terhadap Hakim, dan

m. Memberikan penyuluhan/pembinaan yang dilakukan atau bekerja sama dengan Kandepag, terhadap P3N, dan Aparat kelurahan / desa di Wilayah Kantor Urusan Agama se kabupaten Karawang;

n. Bekerja sama dengan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri dalam rangka penyuluhan hukum;

o. Memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan konsultasi hukum khususnya yang berkaitan dengan kewenangan Peradilan Agama;

Untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat pencari keadilan dan untuk dapat terselenggaranya azas peradilan secara cepat, sederhana dan biaya ringan, maka penanganan pola administrasi perkara di Pengadilan Agama saat ini telah menggunakan sisterm komputerisasi, yaitu dengan mengggunakan aplikasi SISTIM ADMINISTRASI PERKARA PERADILAN AGAMA (SIADPA) untuk diterapkan di Pengadilan Agama Karawang sejak tahun 2007 hingga tahun 2011 ini terus dilakukan peningkatan baik sarana maupun SDM.

Di Pengadilan Agama Karawang program SIADPA tersebut pada bagian tertentu sudah dilaksanaan, dari mulai pembuatan gugatan, PMH, Penunjukkan Panitera Pengganti, Juru Sita Pengganti, Berita Acara Persidangan, Putusan sampai Akta Cerai.

2. Administrasi Umum a. Bagian kepegawaian

Pengelolaan administrasi kepegawaian Pengadilan Agama Karawang telah dilakukan berdasarkan standar administrasi pemerintah. Berkas berkas kepegawaian di simpan dengan rapi dalam satu lemari berdasarkan nama pegawai, kendali kepegawaian, Daftar Kenaikan Pangkat, Daftar Kenaikan Gaji Berkala, dan sebagainya.

Selain menyimpan berkas-berkas dokumen/file masing-masing pegawai dalam lemari file, administrasi kepegawaian juga telah menggunakan sistem komputerisasi yaitu dengan memanfaatkan Informasi Kepegawaian (SIMKEP) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.

b. Bagian Keuangan

Dalam menyusun laporan keuangan DIPA dan laporan aset kekayaan negara, Pengadilan Agama Karawang juga telah memanfaatkan aplikasi Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan, meliputi Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN), yang keduanya telah berlaku secara nasional sebagaimana aplikasi RKA/KL. Laporan SAK dengan menggunakan sistem komputerisasi sangat membantu bagi kelancaran dan akurasi pelaporan keuangan baik ke Departemen Keuangan melalui KPPN maupun ke Mahkamah Agung RI melalui Pengadilan Tinggi Agama Bandung.

Laporan Keuangan DIPA Pengadilan Agama Karawang secara umum tidak pernah mengalami keterlambatan pengiriman, baik ke KPPN maupun ke PTA Bandung.

Surat Perintah Membayar yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Karawang juga telah menggunakan sistem komputerisasi aplikasi SPM, sehingga dalam penyusunannya tidak lagi secara manual, akan tetapi cukup dengan meng-input data yang diperlukan, yang selanjutnya dicocokkan dengan data KPPN untuk dikeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) nya.

c. Bagian Umum

Dalam Sub Bagian Umum, telah dilakukan penertiban terhadap surat-surat penting antara lain surat masuk dan surat keluar, kendali permintaan keperluan perkantoran oleh pegawai, daftar persediaan barang, dan lain-lain.

Untuk Laporan kekayaan Negara, Pengadilan Agama Karawang juga telah menggunakan Aplikasi SIMAK BMN dalam menyusun Kartu Inventaris Barang (KIB), Perolehan Aset, Laporan Keadaan Barang, dan lain-lain yang pelaporannya dilakukan satu semester sekali ke Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Sedangkan untuk KPPN hanya melaporakan Posisi Barang Negara di Neraca SAI yang dilampirkan pada laporan SAI setiap bulan.

BAB VI

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Dalam dokumen MAHKAMAH AGUNG RI PENGADILAN AGAMA KARAWANG (Halaman 50-55)

Dokumen terkait