BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN
3.2 Waktu Dan Tempat Penelitian
3.2.2 Jenis-Jenis Kegiatan
Adapun jenis-jenis kegiatan proyek pada pembangunan jalan Sapaya-Boro kabupaten Gowa, dapat dilihat pada table sebagai berikut :
1. Pekerjaan Umum - Mobilisasi
- Manajemen dan keselamatan lalu lintas - Pengamanan lingkungan hidup
71 2. Pekerjaan Drainase
- Galian untuk selokan darainase dan saluran Air - Pasangan batu dengan mortal
3. Pekerjaan Tanah - Galian biasa - Galian batu
- Timbunan pilihan dari sumber galian - Penyiapan bahan jalan
4. Pekerjaan Berbutir
- Lapis pondasi agregat kelas A - Perkerasan beton semen
- Lapis pondasi bawah Beton kurus 5. Perkerasan Aspal
- Lapis resap pengikat – Aspalcair - Lapis resap – Aspalcair
- Laston lapis Aus (AC-WC) - Laston lapis Aus (AC-WC) - Bahan anti pengelupas 6. Pekerjaan struktur
- Beton mutuf‟c 15 Mpa - Pasangan batu
7. Pekerjaan Pengembalian kondisi dan pekerjaan minor - Marka jalan termoplastik
72 3.3 Metode Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data ini terdapat beberapa tahapan yaitu antara lain sebagai berikut:
a. Survey Pendahuluan, dilakukan untuk lebih mengetahui masalah di lapangan dan untuk mengidentifikasi secara langsung masalah-masalah yang dihadapi dilapangan.
b. Pengumpulan data, dalam penelitian ini adalah dengan pengamatan langsung dilapangan dan wawancara dengan pihak yang terkait dalam pelaksanaan proyek dan mencari data yang berkaitan dengan proyek seperti:
1. Data Primer
Schedule proyek (Kurva S), RAB, Laporan Harian/Laporan Mingguan sebelum dilakukan percepatan, Analisa Harga Satuan.
2. Data Sekunder
Studi literature diperpustakaan, konsep-konsep, buku, internet dan lain sebagainya guna memperkuat dan mendukung studi ini.
73 3.4 Teknik Analisa Data
Dalam penelitian ini dilakuakn analisis Time Cost Trade off dan crash program dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Studi Pustaka
Studi ini dilakukan untuk memperoleh landasan teori yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, dasar-dasar teoritis ini diperoleh dari literatur-literatur, majalah-majalah ilmiah maupun tulisan-tulisan lainnya yang berhubungan dengan kinerja keuangan, dan analisa laporan keuangan.
b. Studi Dokumentasi
Metode ini dilakukan melalui pengumpulan dan pencatatan data berupa rencana anggaran dan time schedule proyek Ruas jalan Sapaya-Boro.
c. Metode Time Cost Trade off:
1. Membuat urutan aktivitas dan hubungan yang logis antara aktivitas yang ada dan cukup realistis untuk dilaksanakan.
2. Menentukan lintasan kritis dengan bantuan program microsoft project
3. Setelah itu diketahui aktivitas dilintasan kritis dengan program microsoft project, selanjutnya dilakukan analisis percepatan waktu pada aktivitas –aktivitas dilintasan kritis.
4. Menghitung biaya crash cost dari setiap aktivitas-aktivitas dilintasan kritis.
74
5. Setelah itu menghitung nilai slope masing-masing kegiatan 6. Menghitung total cost normal dan total cost setelah metode
time cost trade off.
Cara-cara tersebut dapat dilaksanakan secara terpisah maupun kombinasi, misalnya kombinasi penambahan jam kerja sekaligus penambahan jumlah tenaga kerja, biasa disebut giliran (shift), dimana unit pekerja untuk pagi sampai sore berbeda dengan unit pekerja untuk sore sampai malam. Kemudian analisis dilakukan dengan bantuan microsoft project 2013 dan microsoft excel 2010 dengan menganalisis jumlah pekerja, menenukan estimasi durasi dalam microsoft project, menentukan dan menghitung penambahan jam kerja. Setelah itu dilakuakn perbandingan biaya akibat penambahan jam kerja (lembur) dibanding dengan biaya lain.
75 3.5 Metode Pelaksanaan Peroyek
No. Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
1. Mobilisasi Pekerjaan ini meliputi antara lain pemeriksaan lapangan, mobilisasi dan demobilisasi, kantor lapangan dan fasilitasnya, pengujian bahan, dan traffic management.
2 Galian saluran untuk selokan drainase dan saluran air
Pekerjaan ini mencakup penggalian, penanganan, pembuangan atau pembuatan stok dari tanah yang diperlukan untuk penyelesaian pekerjaan dalam kontrak ini
- Material
Tidak digunakan
- Peralatan yang dipakai : Dump Truck 2 (dua) unit Pacul 6 (enam) buah Alat bantu lainnya Tenagay dibutuhkan :
Tukang Gali 6 (enam) orang Pekerja 2 (dua) orang
Mandor 1 (satu) orang Pelaksanaan
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan dan membuat request
Melakukan pengukuran dan memasang Rambu pengaman
Melakukan pembuangan hasil galian keluar lokasi pekerjaan atau sesuai petunjuk direksi pekerjaan
Perapihan lokasi pekerjaan
76
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan 3. Pasangan Batu
dengan mortal
Pekerjaan ini mencakup pasangan sisi dan dasar dari selokan dengan menggunakan pasangan batu dan adukan semen serta pemasangan suling di kiri dan kanan jalan sesuai dengan spesifikasi dan memenuhi persyaratan, arah, ketinggian yang ditunjukan pada gambar atau sesuai dengan perintah direksi teknik.
Material
Material yang digunakan terdiri dari semen PC, pasir beton dan batu kali. Semen PC dan pasir beton dicampur dengan menggunakan beton molen sesuai dengan standar spesifikasi.
PeralatanYang dipakai : Beton Molen 1 unit Cangkul 2 buah
Sekop 2 buah,Ember Cor 5 buah
Alat bantu lainnya seperti : kotak adukan, benang Tenaga Yang dibutuhkan :
Pekerja 12 orang Mandor 1 orang
Tahapan pelaksanaan
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan dan membuat request
Melakukan pengukuran/pemasangan bowplank dan memasang Rambu pengaman
Melaksanakan penggalian dan pemotongan sebagaimana diperlukan secara manual dan diharuskan mengikuti garis dan kelandaian yang ditunjuk pada
77
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
gambar potongan memanjang dan sesuai dengan profil type selokan..
Penyiapan batu belah ,dan batu yang digunakan harus bersih sehingga tidak mengurangi kelekatan pada adukan.
Pemasangan batu belah dengan menyiapkan landasan dari adukan semen dengan tebal minimal 3 cm sesuai pada formasi yang disiapkan sehingga permukaan batu selalu tertanam pada adukan dengan kuat satu sama lainnya serta bersinggungan untuk mendapatkan tebal yang diperlukan.
Perapihan hasil pekerjaan dan pembersihan lokasi.
4 Penyiapan Badan Jalan
Pekerjaan ini Pekerjaan ini mencakup penyiapan, pembentukan dan pemadatan permukaan dasar Pengujian dan pemeliharaan permukaan yang disiapkan sampai bahan perkerasan ditempatkan diatasnya.
Material
Tidak digunakan/tanah existing Peralatan
Vibro Roller 1 unit,Stamper 1 unit Alat Bantu seperti : cangkul dll Tenaga
Pekerja 4 orang Mandor 1 orang Pelaksanaan
Melakukan pengukuran elevasi existing
78
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan dan membuat request
Melakukan Pembentukan badan jalan dengan motor gradee sesuai elevasi dan kemiringan dalam shop drawing.
Melakukan pemadatan hasil pembentukan badan jalan dengan vibro roller
Melakukan test kepadatan hasil pekerjaan Perapihan lokasi pekerjaan
5 Lapis Pondasi Agregat Kelas A
Pekerjaan ini meliputi pengadaan, pemrosesan, pengangkutan, penghamparan, pembasahan dan pemadatan agregat / batu pecah yang telah digradasi diatas permukaan yang telah disiapkan.Material Agregat klas A harus dipilih dari sumber yang telah disetujui Direksi Teknik.Penghamparan dilaksanakan dalam cuaca baik / tidak hujan dan kering serta dilaksanakan pemadatan dengan alat pemadat yang sesuai.
Material
Lapis Pondasi Agregat klas A Peralatan
Dump Truck 4 (dua) unit
Vibratory Roller 1 (satu) unit/stamper Water tank truck 1 (satu) unit
Alat Bantu seperti : sekop, Pacul dll Tenaga
Pekerja 4 orang Mandor 1 orang
79
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan Tahapan Pelaksanaan :
Melakukan pengukuran elevasi existing
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan dan membuat request
Aspal lama di garuk dengan alat motor greder atau excavator guna terjadi interlocking antara aspal lama denga lapis Agregat kelas A
Dump Truck mengangkut material Agregat klas A dari lokasi pengambilan ke lokasi pekerjaan Penghamparan material Agregat Klas A yang telah diturunkan dari Dump Truck
Water Tank Truck menyiramkan air ke hamparan-hamparan Agregat Klas A
Vibratory Roller memadatkan material Agregat Klas A setelah dihamparkan
Pengetesan kepadatan hasil pekerjaan
Pekerjaan inimerupakan mayor item dilaksanakan secara menerus dengan lebar 4,00 meter dengan tebal 20 cm
6 Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Pekerjaan ini meliputi pengadaan, pemrosesan, pengangkutan, penghamparan, pembasahan dan pemadatan agregat / batu pecah dan sirtu yang telah digradasi diatas permukaan yang telah disiapkan. Material Agregat klas B harus dipilih dari
sumber yang telah disetujui Direksi Teknik.
Penghamparan dilaksanakan dalam cuaca baik / tidak hujan dan kering serta dilaksanakan pemadatan dengan alat pemadat yang sesuai.
80
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan 7 Lapis Resap
Pengikat Aspal Cair
Pekerjaan ini meliputi pembersian lokasi, pengadaan pengangkutan dan penyemprotan Prime coat/tack coat pada permukaan jalan dengan menggunakan asphalt sprayer.
Material Aspal Cair Peralatan
Asphalt Sprayer 1 unit Air Compressor 4 unit Truck 1 unit
Alat Bantu seperti : sapu lidi dll Tenaga
Pekerja 6 orang Mandor 1 orang
Tahapan Pelaksanaan :
Air compressor digunakan untuk membersihkan lokasi yang akan dioverlay. Setelah lokasi bersih dan siap untuk ditack coating digunakan alat asphalt sprayer untuk menyemprot / menyiram material dilokasi yangakan digelar asphalt panas.
Selama proses pekerjaan, untuk menarik air compressor dan asphalt sprayer digunakan light truck.
Selama pekerjaan tack coating, sekelompok pekerja mengatur dan memberi tanda yang akan ditack coating
8 Laston Lapis AUS (AC-WC)
Pekerjaan ini meliputi pengadaan material Agregate, Asphalt, Pencampuran dengan AMP, Pengangkutan dan Pengamparan Hasil
81
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
Campuran di lokasi. Sebelum dilakukan proses pekerjaan dibuat Job Mix Formula.
Pekerjaan Laston tebal 4 cm, dilaksanakan pada ruas efektif yang ditentukan oleh Direksi.
Material
Laston AC-WC Agregate kasar,
Agregate halus, Filler,Asphalt.
Tenaga Kerja Mandor 1orang Pekerja 12 orang Peralatan
Asphalt Mixing Plant 1 unit Dump Truck 8 unit
Wheel Loader 1 unit Genset 1 unit
Asphalt Finisher 1 unit Tire Roller 1 unit Tandem Roller 1 unit Alat bantu
Tahapan pelaksanaan
Melakukan pengukuran elevasi existing
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan dan membuat request
Menyiapkan lahan permukaan yang akan dilapisi, diantaranya membersihkan material lepas yang tidak dikehendaki dengan menggunakan alat compresor.
Kemudian menyemprotkan lapisan aspal perekat
82
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan ( tack coat) dengan alat sprayer
Material dari unit pencampur (AMP) dibawa kelokas pekerjaan dengan menggunakan Dump truck ditutupi terpal untuk mempertahankan temperatur material agar tidak terpengaruh cuaca setempat dalam perjalanan kelokasi pekerjaan . Penghamparan dilakukan dengan menggunakan alat penghampar aspal finisher dimana temperatur berkisar 1500 – 1200 C dengan kemiringan jalan yang diinginkan.
Setelah campuran dihampar dan diratakan, permukaan harus diperiksa dengan mistar dan setiap ketidak rataan diperbaiki dengan alat bantu,sekop,garpu dan lory.
Kemudian dilanjutkan dengan pemadatan awal dengan menggunakan tandem roller (roda besi ) yang dimulai dari sisi tepi kearah tengah pada temperatur 1250 – 1100 C. Selanjutnya dilakukan pemadatan sekunder dengan menggunakan alat P.Tyre roller (roda karet) dimana temperatur berada pada suhu 1100 – 950 C selanjutnya pemadatan akhir atau penyelesaian dilakukan dengan menggunakan tandem roller kembali pada temperatur berkisar 950 – 800 C .
Untuk mencegah campuran menempel pada roda mesin gilas pada saat pemadatan selalu dibasahi air tetapi tidak dizinkan terlalu berlebihan.
Pemadatan harus berlangsung secara menerus sebagaimana diperlukan untuk memperoleh
83
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
kepadatan yang merata sehingga seluruh tanda bekas gilasan dan ketidak rataan hilang serta permukaan pemadataan harus licin dan sesuai dengan bentuk dan ketinggi permukaan yang disyaratkan sebagaimana diperintahkan direksi teknik serta mempunyai kepadatan sesuai spesifikasi.
9 Laston Lapis Antar ( AC-BC )
Pekerjaan ini meliputi pengadaan material Agregate, Asphalt, Pencampuran dengan AMP, Pengangkutan dan Pengamparan Hasil Campuran di lokasi. Sebelum dilakukan proses pekerjaan dibuat Job Mix Formula.
Pekerjaan ini dilakuakan diatas permukaan jalan existing yang permukaan dan atau kemiringannya tidak sempurnai, dapat dilaksanakan lapis aspal AC-BC
Material AC-BC
Agregate kasar, Agregate halus, Filler
Asphalt.
Tenaga Kerja
Mandor 1(satu) orang Pekerja 10 (sepuluh) orang Peralatan
Asphalt Mixing Plant 1 (satu) unit Dump Truck 8 (delapan) unit Wheel Loader 1 (satu) unit
84
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan Genset 1 (satu) unit
Asphalt Finisher 1 (satu) unit Tire Roller 1 (satu) unit Tandem Roller 1 (satu) unit Alat bantu
Tahapan pelaksanaan
Melakukan pengukuran elevasi existing
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan dan membuat request
Menyiapkan lahan permukaan yang akan dilayer diantaranya dengan membersihkan material lepas yang tidak dikehendaki dengan menggunakan alat compresor.
Bila permukaan sudah benar-benar bersih kemudian dilakukan penyemprotan lapis perekat (Tack Coat) diatas existing atau lapis resap pengikat (Prime Coat) pada permukaan yang berongga /bukan bitumen dengan menggunakan aspal sprayer.
Kemudian dilakukan penghamparan dengan menggunakan alat penghampar aspal finisher dengan campuran berada pada temperatur 150O – 120O C dan pada saat penghamparan, baris-baris tali yang disurvey harus ditempatkan sedemikian rupa untuk menuntun mesin finihher sehingga didapatkan kemiringan dan bentuk permukaan yang diinginkan.
Pemadatan awal dilakukan dengan menggunakan tandem roller yang bergerak dari tepi luar kearah tengah jalan dengan temperatur
85
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
10 Pasangan Batu
berkisar 1250 - 1100 C. Pemadatan sekundair dilakukan dengan menggunakan.
alat pemadat roda karet (P.Tyre roller ), kemudian pemadat terkhir atau penyelesaian menggunakan alat tandem roller kembali.
Pekerjaan ini mencakup pasangan sisi dan dasar dari selokan dengan menggunakan pasangan batu dan adukan semen serta pemasangan suling di kiri dan kanan jalan sesuai dengan spesifikasi dan memenuhi persyaratan, arah, ketinggian yang ditunjukan pada gambar atau sesuai dengan perintah direksi teknik.
Material
Material yang digunakan terdiri dari semen PC, pasir beton dan batu kali. Semen PC dan pasir beton dicampur dengan menggunakan beton molen sesuai dengan standar spesifikasi.
Peralatan
Beton Molen 1 (satu) unit Cangkul 2 (dua) buah Sekop 2 (buah) buah Ember Cor 5 (lima) buah Gerobak (lorry) 2 (dua) buah
Alat bantu lainnya seperti : kotak adukan, benang Tenaga
Pekerja 12 (dua belas) orang Mandor 1 (satu) orang
Tahapan pelaksanaan
Membuat shop drawing, metode pelaksanaan
86
No Jenis Pekerjaan Uraian Pelaksanaan Pekerjaan dan membuat request.
Melakukan pengukuran/pemasangan bowplank dan memasang Rambu pengaman
Melaksanakan penggalian dan pemotongan sebagaimana diperlukan secara manual dan diharuskan mengikuti garis dan kelandaian yang ditunjuk pada gambar potongan memanjang dan sesuai dengan profil type selokan. Penyiapan batu belah ,dan batu yang digunakan harus bersih sehingga tidak mengurangi kelekatan pada adukan.
Pemasangan batu belah dilakukan dengan meggunakan tenaga mandor, tukangdan pekerja dengan dibantu alat seperti, sekop, cangkul, kotak adukan, ember dan kereta dorong (gerobak)
Pemasangan batu belah dengan menyiapkan landasan dari adukan semen dengan tebal minimal 3 cm sesuai pada formasi yang disiapkan sehingga permukaan batu selalu tertanam pada adukan dengan kuat satu sama lainny.
Tabel : 3.1 Paket Peningkatan Jalan Ruas Sapaya-Boro Kab. Gowa
87