• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Definisi Operasional

4. Jenis-Jenis Media Pembelajaran

Sejalan dengan perkembangan teknologi pada saat ini, maka media pembelajaran pun mengalami perkembangan melalui pemanfaatan media itu sendiri. Berdasarkan teknologi tersebut, Azhar Arsyad (2011) mengklasifikasikan media atas empat kelompok, yaitu :

a. Media hasil teknologi cetak b. Media hasil teknologi audio visual

c. Media hasil teknologi yang berdasarkan komputer d. Media hasil gabungan teknologi cetak dan komputer

Klasifikasi media pembelajaran menurut Seels dan Glasgow (Azhar Arsyad 2011:33) membagi media kedalam dua kelompok besar, yaitu : media tradisional dan media teknologi mutakhir.

a. Pilihan media tradisional

1. Visual diam yang diproyeksikan yaitu proyeksi apaque, proyeksi overhead, slides, filmstrips.

2. Visual yang tak diproyeksikan yaitu gambar, poster, foto, charts, grafik, diagram, pameran, papan info, papan-bulu. 3. Audio yaitu rekaman piringan, pita kaset, reel, cartridge.

18

4. Penyajian multimedia yaitu slide plus suara (tape).

5. Visual dinamis yang diproyeksikan yaitu film, televisi, video.

6. Media cetak yaitu buku teks, modul, teks terprogram, workbook, majalah ilmiah, lembaran lepas (hand-out). 7. Permainan yaitu teka-teki, simulasi, permainan papan.

Media realia yaitu model, specimen (contoh), manipulatif (peta,boneka).

b. Pilihan media teknologi mutakhir

1. Media berbasis telekomunikasi yaitu telekonferen, kuliah jarak jauh.

2. Media berbasis mikroprosesor yaitu computer-assisted instruction, permainan komputer, sistem tutor intelijen, interaktif, hipermedia, compact (video) disc.

Sedangkan klasifikasi media pembelajaran menurut Ibrahim yang dikutip oleh Daryanto (2011) media dikelompokkan berdasarkan ukuran dan kompleks tidaknya alat dan perlengkapannya atas lima kelompok, yaitu media tanpa proyeksi dua dimensi, media tanpa proyeksi tiga dimensi, audio, proyeksi, televisi, video, dan komputer.Kemp & Dayton (Azhar Arsyad, 2011:37) mengelompokkan media kedalam delapan jenis, yaitu : media cetakan, media pajang, overhead transparancies, rekapan audiotape, seri slide dan filmstrips, penyajian multi-image, rekaman video dan film hidup, komputer.

19

Dientje B Rumampuk (1998:28) menyatakan bahwauntuk peningkatan proses belajar mengajar seorang guru seharusnya menggunakan media instruksional sebagai channel. Melalui channel tersebur stimuli disampaikan kepada siswa untuk memberikan motivasi, menarik perhatia, merangsang respon siswa dan lain-lain. Dalam hal ini dibagi menjadi 17 bagian diantaranya adalah:

1. Media gambar diam (stil pictures) dan grafis adalah potret dari macam-macam obyek dan peristiwa. Media grafis adalah semua media yang mengandung grafis dan merupakan benda-benda instruksional yang meringkas informasi dan ide melalui gambar, kata simbol dan gambaran.

Yang termasuk dalam kelompok ini adalah

Grafik; b. Chart; c. Peta; d. Diagram; e. Poster; f. Cartoon; g. Komik; h. Gambar; i. Photo; j. Lukisan; k. Drawing. 2. Media papan adalah media yang menggunakan papan

sebagai sarana komunikasi dipakai untuk menyampaikan informasi dan ide. Media papan ini macam-macam diantaranya:

a. Papan tulis; b. Papan flanel; c. Media papan pameran; d. Media papan tempel; e. Media papan demonstrasi; f. Media papan magnet; g. Media papan paku; h. Papan kantong; i. Papan pasak

20

3. Media dengan proyeksi adalah media yang penyajiannya mengggunakan proyektor. Media dengan proyeksi dibagi menjadi empat:

a. Still projection (gambar sorot tak bergerak/diam) b. Micro projection (media sorot mikro)

c. Mikrofilm dan mikrofis

d. Motion pictures (media sorot yang bergerak) 4. Real material and people (benda asli dan orang) atau juga

biasa disebut three dimensional materials (benda-benda tiga dimensi)

5. Model adalah media tiga dimensi tiruan yang menyajikan suatu benda sama dengan benda asli. Ada macam-macam model yaitu:

a. Model irisan

b. Model memperbesar atau memperkecil obyek c. Model lapangan (maket)

d. Model menyederhanakan obyek yang kompleks 6. Spesimen adalah obyek yang menyajikan sekelompok

benda yang sama. Spesimen dibagi menjadi tiga yaitu: a. Spesimen makhluk hidup

21

c. Spesimen dari benda yang tak bernyawa seperti jenis batu-batuan, mineral, gedung dan lain sebagainya.

7. Mocks-up adalah suatu jenis model yang berupa aspek tertentu saja dari suatu benda asli. Contohnya anak-anak yang mempelajari membuat rumah-rumahan dari kotak dan papan.

8. Mocks-up adalah suatu jenis model yang berupa aspek tertentu saja dari suatu benda asli. Contohnya anak-anak yang mempelajari membuat rumah-rumahan dari kotak dan papan.

9. Laboratorium di luar sekolah adalah suatu daerah tempat belajar di luar kelas atau berbatasan dengan sekolah yang cocok untuk studi lingkungan

10.Museum adalah suatu lembaga yang mengumpul dan menyimpan serta memelihara obyek-obyek yang asli dan spesimen dan menggunakan mereka untuk penelitian bagi kepentingan pendidikan dan peragaan pendidikan

11.Community study adalah menyediakan kehidupan riil untuk belajar dengan mengerjakan sendiri hal-hal, proses/cara, kegiatan sosial politik dan lain sebagainya. Melalui community study siswa dapat mengembangkan

22

keingintahuan mencari informasi dari tngan pertama dan mengambil keputusan

12.Walking trips adalah siswa akan lebih sensitif dengan alam sekitarnya serta akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih dalam

13.Field study adalah perjalanan dengan kendaraan atau bus ke daerah-daerah yang jauh/sunyi. Misalnya ke pabrik-pabrik, ke desa, ke pengadilan atau ke perwakilan-perwakilan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat 14.Dikunjungi manusia sumber adalah informasi khusus atau

demonstrasi dibawa ke dalam kelas jika field trip tidak memungkinkan karena jadwal waktu yang ketat.

15.Special learning trips adalah penciptaan situasi jika keuangan memungkinkan.

16.Audio recording (rekaman suara), dapat dibuat di atas piringan hitam, pita magnetik atau pita suara. Rekaman suara dibedakan menjadi tiga yaitu;

a. General clasroom recorder and play back b. Large group recorders

c. Special purpose card recorders and play back 17.Televisi adalah alat untuk dapat melihat gambar dan

mendengarkan suara yang berasal dari jarak yang jauh. Yang termasuk kelompok ini adalah televisi siaran terbuka,

23

CCTV (Closed Circuit Television), VTR (video tape recorder).

Dalam penelitian ini, media yang digunakan adalah media papan. Jenis media papan yang dipilih adalah media papan magnet. Media papan magnet ini menggunakan white board yang sudah dilapisi plat baja yang ringan agar magnet dapat menempel pada salah satu sisinya.

Dokumen terkait