HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1) Langkah Pengembangan Produk Awal
(a) Penyusunan materi dalam media sederhana “papan magnet sumberdaya alam DIY”. Materi berbentuk bulatan berjumlah 13 sumberdaya alam yang ada di Yogyakarta. (b) Pembuatan papan magnet menggunakan triplek tebal.
Berukuran panjang 100 cm, lebar 70 cm, tebal 9 mm yang didalamnya dikombinasi dengan seng tipis agar magnet dapat menempel.
(c) Pembuatan item magnetic, pemotongan triplek dengan ketebalan 9 mm dengan gergaji U. Item magnetic ini
76
berbentuk bulat dengan ukuran 5,5 cm. Pembuatan bulatan bawah untuk penyangga magnet berukuran 2 cm.
(d) Pembuatan gambar sumberdaya alam didesain dengan menggunakan software corelDRAW X4 dan dicetak menggunakan kertas stiker glossy.
(e) Langkah terakhir menyusun semua komponen dan melakukan finishing secara keseluruhan agar menjadi satu kesatuan media.
Media sederhana “peta sumberdaya alam DIY” ini dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam bentuk produk untuk belajar individu maupun kelompok. Proses pembuatan media sederhana “papan magnet sumberdaya alam DIY” membutuhkan waktu 3 minggu mulai dari desain awal sampai selesai pembuatan media, peneliti tidak membuat sendiri melainkan dibantu tukang kayu untuk pekerjaan teknis. Ditinjau dari segi keawetan bahan, keamanan maupun kemasan sangat diperhatikan agar media dapat berfungsi dengan baik.
b. Hasil Pengembangan Produk
1) Materi sumberdaya alam yang dicetak dengan kertas stiker berjumlah 13 dengan ukuran 5,5 cm. Dibawah bulatan gambar item magnetic ada keterangan nama sumberdaya alam. Semua materi dan identitas media ini didesain dengan menggunakan softwere corelDRAW X4.
77
2) Papan utama berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 100 cm, lebar 70 cm dan tebal 9 mm. Papan dibelah menjadi dua lalu diberi lem guna menempelkan kasa rekat agar dapat dilipat menjadi dua. Seng dilapisi lem lalu ditempelkan pada papan yang telah dilapisi lem agar kuat dan magnet dapat menempel. Jika seng sudah tertempel dan sekiranya ujung-ujung sisi kanan dan kiri rapi, kertas stiker peta ditempelkan di atas papan. 3) Gelas tempat penyimpanan item magnetic di lilit dengan tali
pita. Lalu di tempel kertas stiker bertuliskan “item magnetic sumberdaya alam DIY”
4) Hasil produk media papan magnet sumberdaya alam D I Yogyakarta ini digunakan untuk siswa sehingga siswa lebih mengenal hasil bumi sumberdaya alam yang ada di D I Yogyakarta.
c. Hasil Validasi Ahli 1) Ahli Media
Ahli media menilai media dari aspek tampilan dengan tiga kali uji media. Penilaian dari ahli media ini akan dijadikan acuan untuk merevisi produk sebelum dilakukan uji coba lapangan. Ahli media yang menjadi validator pada penelitian ini adalah Bapak Sungkono, M.Pd. adalah seorang dosen di Program Studi Teknologi Pendidikan, Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Data validasi didapat dengan cara
78
memberikan angket yang mencakup aspek tampilan. Ahli media mencoba produk dengan didampingi oleh pengembang, sehingga ahli media dapat menanyakan langsung hal-hal yang berkaitan dengan produk yang dikembangkan pada uji ahli media tahap I dan dapat langsung memberikan masukan berupa komentar dan saran kepada pengembang yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi terhadap produk yang dikembangkan. Berikut ini adalah hasil penilaian ahli media tahap I:
a) Data Penilaian Ahli Media terhadap Kualitas Produk Media yang Dikembangkan Tahap I
(1) Aspek Tampilan
Penilaian aspek tampilan bertujuan untuk mengetahui bagaimana penilaian ahli media terhadap berbagai macam hal yang menyangkut tampilan dari produk Media sederhana “papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta” untuk pengenalan sumberdaya alam pada mata pelajaran IPS di SD Negeri Minomartani 6. Dengan berpedoman pada penilaian aspek tampilan ini, pengembang akan mengetahui apakah perlu atau tidak untuk dilakukan revisi tahap pertama. Data hasil penilaian aspek tampilan dapat di lihat pada tabel di bawah ini:
79
Tabel 4.1 Data Hasil Penilaian Ahli Media terhadap Aspek Tampilan Tahap I
No Indikator Skor Kriteria
1. Ketepatan ukuran media 4 Layak 2. Keawetan media 3 Cukup Layak 3. Media mudah disimpan dan
mudah dipindahkan
4 Layak 4. Kualitas media yang
digunakan
3 Cukup Layak 5. Kesesuaian gambar 3 Cukup Layak 6. Kualitas gambar item
magnetic yang digunakan
3 Cukup Layak 7. Warna yang digunakan 3 Cukup Layak 8. Kesesuaian teks yang
digunakan
2 Kurang Layak 9. Kejelasan langkah-langkah
petunjuk penggunaan media papan magnet sumberdaya alam
3 Cukup Layak
10. Interaksi media 4 Layak 11. Media papan magnet sesuai
dengan kriteria media pembelajaran
5 Sangat Layak
Jumlah Skor 37
Rata-Rata Skor 3.36 Cukup
Layak
Berdasarkan tabel di atas, hasil dari penilaian ahli media terhadap aspek pembelajaran diketahui jumlah skor 37 dan ratarata skor 3.36. Maka apabila dikonversikan ke dalam data kualitatif termasuk dalam kategori “Cukup Layak”.
(2) Kritik dan Saran Revisi Ahli Media
Setelah menilai produk media sederhana “papan magnet sumberdaya alam DIY” maka ahli media juga memberikan komentar dan saran sebagai berikut:
80
(a) Item magnetic lebih diperkecil
Gambar 4.1
(b) Judul disesuaikan secara proporsional
(c) Media dan item magnetic dikemas dalam satu paket
(d) Item magnetic di buat lebih kecil sebesar 5,5 cm dan diberi gagang panjang-pendek
(e) Gambar peta provinsi DI Yogyakarta lebih dibesarkan.
Selain memberikan penilaian, komentar, dan saran ahli media juga memberikan pernyataan baik atau tidaknya produk ini untuk diproduksi dan di uji cobakan. Ahli media menyatakan bahwa produk media sederhana “papan magnetic sumberdaya alam DIY” ini cukup layak akan tetapi masih perlu untuk direvisi sesuai dengan saran.
b) Data Penilaian Ahli Media Terhadap Kualitas Produk Media yang Dikembangkan Tahap II
Item magnetic lebih diperkecil
81
Setelah produk direvisi sesuai saran yang diberikan ahli media pada tahap pertama, media “papan magnet sumberdaya alam DIY” diberikan penilaian kembali oleh ahli media, berikut ini hasil penilaian ahli media tahap kedua:
Tabel 4.2 Data Hasil Penilaian Ahli Media terhadap Aspek Tampilan Tahap II
No Indikator Skor kriteria
1. Ketepatan ukuran media 4 Layak
2. Keawetan media 5 Sangat
Layak 3. Media mudah disimpan dan
mudah dipindahkan
4 Layak 4. Kualitas media yang
digunakan
4 Layak 5. Kesesuaian gambar yang
digunakan
5 Sangat Layak 6. Kualitas gambar item
magnetic yang digunakan
5 Sangat Layak 7. Warna yang digunakan 4 Layak 8. Keseuaian teks yang
digunakan
3 Cukup Layak 9. Kejelasan langkah-langkah
petunjuk penggunaan media papan magnet sumberdaya alam
3 Cukup Layak
10. Interaksi media 5 Sangat Layak 11. Media papan magnet sesuai
dengan kriteria media pembelajaran
5 Sangat Layak
Jumlah Skor 47
82
Setelah menilai produk media sederhana “papan magnet sumberdaya alam DIY” maka ahli media juga memberikan komentar dan saran sebagai berikut:
1. Menggunakan papan yang lebih tebal untuk item magnetic agar gagang tidak mudah lepas
2. Tulisan dan background lebih dibuat kontras agar dapat terbaca tulisannya.
Gambar 4.2. Gambar revisi I
Berdasarkan tabel di atas, hasil dari penilaian ahli media tahap II aspek tampilan mendapat skor 47 dan rata-rata skor 4.2 maka apabila dikonversikan ke dalam skala 5 termasuk dalam kategori “Layak”. Sesudah di revisi tahap II. Diperbesar lagi Background tulisan di ganti dengan yang cerah
83
Setelah melakukan penilaian tahap kedua ini ahli media memberi komentar media “papan magnet sumberdaya alam” ini sudah layak di gunakan dengan revisi.
c) Data Penilaian Ahli Media Terhadap Kualitas Produk Media yang Dikembangkan Tahap III
Setelah produk direvisi sesuai saran yang diberikan ahli media pada tahap kedua, media “papan magnet sumberdaya alam DIY” diberikan penilaian kembali oleh ahli media, berikut ini hasil penilaian ahli media tahap kedua:
84
Tabel 4.3 Data Hasil Penilaian Ahli Media terhadap Aspek Tampilan Tahap III
No Indikator Skor Kriteria
1. Ketepatan ukuran media 4 Layak
2. Keawetan media 5 Sangat
Layak 3. Media mudah disimpan dan
mudah dipindahkan
4 Layak 4. Kualitas media yang
digunakan
5 Sangat Layak 5. Kesesuaian gambar yang
digunakan
5 Sangat Layak 6. Kualitas gambar item
magnetic yang digunakan
5 Sangat Layak 7. Warna yang digunakan 5 Sangat
Layak 8. Keseuaian teks yang
digunakan
5 Sangat Layak 9. Kejelasan langkah-langkah
petunjuk penggunaan media papan magnet sumberdaya alam
4 Layak
10.Interaksi media 5 Sangat Layak 11.Media papan magnet sesuai
dengan kriteria media pembelajaran
5 Sangat Layak
Jumlah Skor 52
Rata-rata Skor 4.72 Sangat
85
Gambar 4.3. Gambar yang di terima
Berdasarkan tabel di atas, hasil dari penilaian ahli media tahap III aspek tampilan mendapat skor 52 dan ratarata skor 4.72 maka apabila dikonversikan ke dalam skala 5 termasuk dalam kategori “Sangat Layak”.
Setelah melakukan penilaian tahap kedua ini ahli media memberi komentar media “papan magnet sumberdaya alam” ini sudah layak di gunakan tanpa revisi.
b. Ahli Materi
Ahli materi menilai media dari aspek pembelajaran. Penilaian dari ahli materi ini akan dijadikan acuan untuk merevisi produk sebelum dilakukan uji coba lapangan. Ahli materi yang menjadi validator pada penelitian ini adalah Ibu Hidayati, M. Hum beliau
Telah diperbesar sesudah di revisi tahap II (Finish) Judul papan media Background telah direvisi
86
adalah dosen PGSD di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.
Data validasi diperoleh dengan cara memberikan angket yang mencakup aspek materi pembelajaran. Ahli materi mencoba produk dengan didampingi oleh pengembang, sehingga ahli materi dapat menanyakan langsung hal-hal yang berkaitan dengan produk yang dikembangkan dan dapat langsung memberikan masukan berupa kritik dan saran kepada pengembang yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi terhadap produk yang dikembangkan. Data penilaian ahli materi terhadap kualitas produk yang dikembangkan, yaitu:
a. Data Penilaian Ahli Materi Tahap I terhadap Produk Media Sederhana “Papan Magnet Sumberdaya Alam DI Yogyakarta”
1) Aspek Pembelajaran
Penilaian aspek pembelajaran ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana penilaian ahli materi mengenai berbagai hal yang menyangkut aspek pembelajaran dari produk media sederhana ”papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta” untuk pengenalan sumberdaya alam DI Yogyakarta di SD N Minomartani 6. Dengan pedoman penilaian ini, pengembang akan mengetahui perlu
87
tidaknya dilakukan revisi. Hasil penilaian tersebut dapat dilihat pada berikut ini:
Tabel 4.4 Data Hasil Penilaian Ahli Materi terhadap Aspek PembelajaranTahap I
No. Indikator Skor Kategori
1. Kesesuaian materi yang disajikan 4 Layak 2. Kesesuaian gambar yang
digunakan dalam penyampaian materi
4 Layak
3. Ketepatan materi dengan fungsi IPS KTSP 2006 yang digunakan di SD N Minomartani 6
4 Layak
4. Materi IPS sumberdaya alam sesuai dengan karakteristik pelajaran IPS sekolah dasar
4 Layak
5. Materi sumberdaya alam sesuai dengan ruang lingkup IPS
3 Cukup Layak 6. Media papan magnet sesuai
dengan karakteristik Piagget
4 Layak
7. Media papan magnet sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV
4 Layak
8. Ketepatan dan kejelasan penggunaan bahasa
5 Sangat Layak
Jumlah skor 32
Rata-rata Skor 4 Layak
Berdasarkan tabel di atas, hasil dari penilaian ahli materi terhadap aspek pembelajaran diketahui jumlah skor 32 dan ratarata skor 4. Maka apabila dikonversikan ke dalam data kualitatif termasuk dalam kategori “Layak”.
88
2) Komentar dan Saran Revisi Ahli Materi Tahap
Setelah menilai produk media ”papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta” untuk materi sumberdaya alam DI Yogyakarta di SD N Minomartani 6, ahli materi juga memberikan komentar dan saran sebagai berikut.
a) Materi diperluas tidak hanya yang tidak dapat diperbaharui, tetapi lengkapi juga dengan sda yang dapat diperbaharui.
b) Buatlah buku petunjuk. c) Peta ditambah dengan skala
Selain memberikan penilaian, komentar dan saran ahli materi juga memberikan pernyataan baik dan tidaknya produk ini untuk diproduksi dan di uji cobakan sesuai. Ahli materi menyatakan bahwa produk media ”papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta” ini sudah baik untuk di produksi dengan revisi sesuai saran dari ahli materi.
b. Data Penilaian Ahli Materi Tahap II terhadap Produk Media Sederhana “Papan Magnet Sumberdaya Alam DI Yogyakarta”
Setelah produk media sederhana “papan magnet
89
dengan komentar dan saran ahli materi pada tahap pertama maka dilakukan konsultasi tahap kedua. Berikut hasil penilaian pada konsultasi tahap kedua
Tabel 4.5 Data Hasil Penilaian Ahli Materi terhadap Aspek PembelajaranTahap II
No. Indikator Skor kategori
1. Kesesuaian materi yang disajikan 5 Sangat Layak 2. Kesesuaian gambar yang
digunakan dalam menyampaikan materi
4 Layak
3. Ketepatan materi dengan fungsi IPS KTSP 2006 yang digunakan di SD N Minomartani 6
5 Sangat Layak
4. Materi IPS sumberdaya alam sesuai dengan karakteristik pelajaran IPS sekolah dasar
4 Layak
5. Materi sumberdaya alam sesuai dengan ruang lingkup IPS
4 Layak 6. Media papan magnet sesuai
dengan karakteristik Piagget
4 Layak
7. Media papan magnet sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV
5 Sangat Layak
8. Ketepatan dan kejelasan penggunaan bahasa
5 Sangat Layak
Jumlah skor 35
Rata-rata Skor 4.37 Sangat Layak
Berdasarkan tabel di atas, hasil dari penilaian ahli materi tahap II pada aspek pembelajaran diketahui jumlah skor 35 dan rata-rata 4,37.
90
Maka apabila dikonversikan kedalam skala 5 termasuk ke dalam kategori “Sangat Layak”.
Adapun hasil revisi tahap I dari ahli materi sebagai berikut. 1. Materi diperluas Gambar 4.4 2. Buku petunjuk Gambar 4.5 SDA yang dapat diperbaharui Buku panduan media papan magnet
91
Setelah melakukan penilaian tahap kedua ini, ahli materi memberikan komentar bahwa media sederhana “papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta” sangat menarik dan dapat memotivasi siswa untuk belajar sumberdaya alam. Ahli materi
menyatakan bahwa media “papan magnet sumberdaya alam DI
Yogyakarta” ini sudah layak di uji cobakan tanpa revisi. 4. Implementasi
a. Hasil Uji Coba Lapangan Awal
Setelah dinyatakan sangat baik oleh ahli media dan ahli materi, maka produk media sederhana ”papan magnet sumberdaya alam DIY” di uji cobakan pada tahap uji coba lapangan awal. Uji coba lapangan awal dilakukan pada tanggal 18 Mei 2015 dengan responden 3 orang siswa kelas 4 SD Negeri Minomartani 6, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Pemilihan ini dilakukan dengan menggunakan teknik acak yaitu pengambilan sampel dengan menetapkan ciri yang sesuai berdasarkan kriteria prestasi belajar siswa, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pemilihan subyek uji coba perseorangan tersebut dibantu oleh guru kelas 4, sehingga terpilih 3 siswa dari 31. Berikut kondisi subjek penelitian dan hasil uji coba lapangan awal dapat di lihat pada tabel berikut ini:
92
1) Kondisi Subyek Uji Coba Lapangan Awal
Uji coba dilakukan pada 3 orang siswa kelas 4 SD Negeri Minomartani 6, Ngaglik, Sleman dengan kondisi subyek sebagai berikut:
a) Sesi I : Penjelasan proses uji coba, sikap ketiga siswa tampak biasa saja ketika pertama kali menerima penjelasan sekaligus
melihat produk media sederhana ”papan magnet sumberdaya
alam DIY” yang di uji cobakan. Siswa tampak memperhatikan beberapa instruksi dari peneliti tentang prosedur uji coba.
b) Sesi II : Penggunaan media sederhana ”papan magnet
sumberdaya alam DIY”, ketiga siswa nampak berkonsentrasi,
dan mencoba menggunakan media sederhana ”papan magnet sumberdaya alam DIY”. Siswa satu dengan yang lainnya saling melengkapi sumberdaya alam yang ada di daerah kabupaten DI Yogyakarta. Secara umum proses pembelajaran cukup kondusif, karena jumlah subyek hanya sedikit tiga orang siswa. Peneliti dapat mengamati setiap siswa dan mengontrol dengan baik.
93
c) Sesi III: Pembagian dan pengisian angket, ketiga siswa memperhatikan penjelasan pengisian angket. Ada siswa menanyakan komponen angket yang menurut mereka kurang jelas. Siswa asyik mengisi angket berdasarkan tanggapan dan masukan mereka secara obyektif terhadap produk media sederhana papan magnet sumberdaya alam DIY.
94
Tabel 4.6. Hasil angket uji lapangan utama
pada media papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta
No. Nama Penilaian Penilaian Skor
(%) Kategori 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Ya Tidak 1. Ebn 0 0 I 0 0 0 0 I 0 0 I 0 0 3 10 23 2. Ana 0 0 I 0 0 0 0 I 0 0 I I 0 4 9 30.7 3. Agt 0 0 I 0 0 0 0 I 0 0 I 0 0 3 10 23 Total 0 0 3 0 0 0 0 3 0 0 3 1 0 76.7 Rata-rata 25.5 Sangat kurang layak
95
Tabel di atas menunjukkan bahwa media papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta masih sangat kurang layak, karena dari hasil angket data siswa secara keseluruhan masih memerlukan revisi. Dari hasil data di atas terlihat bahwa siswa belum mengenal media sumberdaya alam yang ada di DI Yogyakarta dikarenakan media ini merupakan media pembelajaran pertama yang mereka gunakan untuk KD dan materi ini. Media papan magnet sebagai media pembelajaran yang dapat membantu memudahkan siswa dalam belajar masih belum terpenuhi.
Analisis yang dapat diambil dari hasil data di atas adalah media papan magnet sumberdaya alam masih sangat kurang layak setelah melalui uji coba lapangan kepada siswa sebagai subjek uji coba melalui angket. Pada uji coba awal ini yang mendapat nilai bagus hanya pada nomor 3 dan 11 dari ketiga siswa menjawab “ya”. Soal nomor 8 “Menurut kalian apakah media papan magnet ini membuat kalian terluka?” maksud dari pertanyaan tersebut adalah apakah media tersebut sengnya keluar sehingga melukai siswa. Jika siswa menjawab „Ya‟ maka nilainya 0. Jika siswa menjawab „Tidak‟ maka nilainya 1. Pada pengambilan angket yang pertama ini, siswa memahami
96
pertanyaan tersebut. Selebihnya jawaban dari ketiga siswa tersebut adalah “tidak”.
Hasil uji coba siswa SD Negeri Minomartani 6 kelas IV mengenai media papan magnet sumberdaya alam setelah di uji coba lapangan menunjukkan bahwa penilaian sebesar 25.5% yang dikategorikan sangat kurang layak. Dari keseluruhan aspek yang ada dalam media papan magnet sumberdaya alam di atas, berdasarkan isian angket oleh siswa pada uji coba lapangan yang melibatkan tiga orang siswa dapat disimpulkan bahwa media papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta tersebut sangat kurang layak digunakan dalam mempelajari sumberdaya alam DI Yogyakarta dan masih perlu untuk direvisi pada bagian item magneticnya. Dikatakan sangat kurang layak dikarenakan penilaiannya 25.5% dari pencapaian skor minimal 80% dan masih harus direvisi sesuai dengan hasil yang di lihat dari angket siswa.
b. Hasil Uji Coba Lapangan Utama
Uji coba lapangan utama dilakukan pada tanggal 25 Mei 2015 dengan responden 6 orang siswa kelas 4 SD Negeri Minomartani 6, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Pemilihan ini dilakukan dengan menggunakan teknik acak yaitu pengambilan sampel dengan menetapkan ciri yang sesuai berdasarkan kriteria prestasi belajar siswa, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pemilihan subyek uji coba
97
perseorangan tersebut dibantu oleh guru kelas 4, sehingga terpilih 6 siswa dari 31. Berikut kondisi subjek penelitian dan hasil uji coba lapangan awal dapat di lihat pada tabel berikut ini:
1) Kondisi Subyek Uji Coba Lapangan Utama
Uji coba dilakukan pada 6 orang siswa kelas 4 SD Negeri Minomartani 6, Ngaglik, Sleman dengan kondisi subyek sebagai berikut:
a) Sesi I : Penjelasan proses uji coba, sikap keenam siswa cukup antusias ketika pertama kali menerima penjelasan sekaligus melihat produk media sederhana ”papan magnet sumberdaya alam DIY” yang di uji cobakan. Siswa tampak memperhatikan beberapa instruksi dari peneliti tentang prosedur uji coba.
b) Sesi II : Penggunaan media sederhana ”papan magnet
sumberdaya alam DIY”, keenam siswa nampak
berkonsentrasi, asyik, dan mencoba menggunakan media sederhana ”papan magnet sumberdaya alam DIY”. Siswa satu dengan yang lainnya saling melengkapi sumberdaya alam yang ada di daerah kabupaten DI Yogyakarta. Secara umum proses pembelajaran cukup kondusif, karena jumlah subyek masih sedikit. Peneliti dapat mengamati setiap siswa dan mengontrol dengan baik.
98
Gambar 4.6. Pengambilan data lapangan utama
c) Sesi III: Pembagian dan pengisian angket, keenam siswa memperhatikan penjelasan pengisian angket. Ada beberapa siswa menanyakan komponen angket yang menurut mereka kurang jelas. Siswa asyik mengisi angket berdasarkan tanggapan dan masukan mereka secara obyektif terhadap produk media sederhana papan magnet sumberdaya alam DIY.
99
Tabel 4.7. Hasil angket uji lapangan utama
pada media papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta
No. Nama Soal Penilaian skor
(%) kategori 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Ya Tidak 1 MCR 0 I I 0 0 I I 0 0 0 0 0 0 4 9 30.76 2 FRD I 0 I I I 0 I 0 0 I I I 0 8 5 61.53 3 RD 0 0 I I 0 I I I I 0 I 0 I 8 5 61.53 4 DR I 0 I I I I 0 0 0 I 0 I 0 7 6 53.84 5 KA 0 0 I I 0 0 0 I 0 I I 0 I 6 7 46.15 6 SDA I I I I I 0 I 0 0 I 0 I 0 8 5 61.53 Total 3 2 6 5 3 3 4 2 1 4 3 3 2 315.34
Rata-rata 52.55 Sangat kurang
100
Tabel di atas menunjukkan bahwa media papan magnet sumberdaya alam DI Yogyakarta masih sangat kurang layak, karena dari hasil angket data siswa secara keseluruhan masih memerlukan revisi. Analisis yang dapat diambil dari hasil data di atas adalah media papan magnet sumberdaya alam masih sangat kurang layak setelah melalui uji coba lapangan kepada siswa sebagai subjek uji coba melalui angket.
Pada soal nomor 1 dengan pertanyaan “apakah kalian tertarik dengan media papan magnet?” keempat siswa menjawab “ya” dan tiga siswa lainnya menjawab “tidak”. Dikarekan media ini merupakan media yang pertama bagi siswa kelas IV. Soal nomor 2 “apakah kalian mudah menangkap materi dalam media papan magnet?” keempat siswa menjawab “tidak” dan ketiga siswa menjawab “ya” artinya ketiga siswa tersebut paham dengan materi. Soal nomor 3 “apakah dengan media papan magnet kalian semakin mengenal sumberdaya alam yang di DI Yogyakarta?” ketujuh siswa menjawab “ya” artinya siswa semakin mengenal sumberdaya alam yang ada di DI Yogyakarta yang selama ini belum pernah mereka ketahui. Soal nomor 4 “apakah gambar dan tulisannya terlihat dengan jelas?”, ada lima siswa yang menjawab “ya” karena bagi para siswa tulisan dan gambar sudah terlihat jelas, berbeda dengan dua orang siswa lainnya yang menjawab “tidak” dikarenakan tidak jelas tulisan
101
dan gambarnya, background tulisan berwarna hijau terlihat tidak kontras.
Pada soal nomor 9 “secara keseluruhan apakah kalian tertarik dengan media papan magnet sumberdaya alam ini?” dan soal nomor 13 “apakah media papan magnet sumberdaya alam menjadikan kalian saling bekerja sama dalam mengerjakan?”