BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2.2 Jenis Koherensi dalam Karangan Narasi Guru-Guru SD
Tahun 2014
Melalui penelitian kohesi dan koherensi ini peneliti menemukan sembilan jenis koherensi dalam karangan narasi guru-guru SD di Lingkungan YPPK Maybrat Keuskupan Manokwari, Papua Barat Tahun 2014. Koherensi yang peneliti temukan, yaitu adisi, repetisi, pronomina, sinonim, keseluruhan – bagian, penekanan, waktu, tempat, dan seri. Berikut ini peneliti paparkan hasil analisis peneliti.
a. Adisi
Pada analisis data ditemukan adisi sebagai berikut.
(41) (A5)Sebelum ke sekolah Beni sarapan pagi terlebih dahulu dan tidak lupa menyikat giginya (Kr4).
(42) (D1)Pada saat Doni dan Ibunya menunggu mobil (angkutan) (Kr6). (43) (B4)Andi turun dari mobil dan menuju ke kelasnya tepat pukul 07.30
(Kr14).
(44) (B1)Pukul 07.00 Joko berangkat ke sekolah dan ia tiba disekolah pukul 08.00 (Kr16).
Pada hasil analisis (41, 42, 43, dan 44) ditemukan jenis koherensi adisi yang sama yaitu kata dan yang digunakan sebagai sarana penghubung yang bersifat aditif.
b. Repetisi
Pada hasil analisis data ditemukan repetisi sebagai berikut.
(45) (B5)Waktu istirahat sudah dekat, maka Bu Tuti dapat mengakhiri pelajaran matematika. (B6)Loncenga telah berbunyi tanda beristirahat (Kr1).
(46) (A4)Kemudian Arnol kembali kerumah tepat pulang sekolah jam 13.20 dan kembali ke rumah sampai dirumah jam 13.20 sampai dirumah (Kr3).
(47) (B2)Selanjutnya pergi kesekolah bersama teman-teman sekolah melanjutkan perjalan ke sekolah (K12).
(48) (B1)Herman bangun pagi pada pukul 06.00 setelah ia bangun dari
tempat tidurnya ia membersihkan atau menyimpan tempat tidurnya
(Kr18).
Pada hasil analisis (45) kata istirahat diulang menjadi beristirahat. Pada hasil analisis (46) repetisi kembali ke rumah dan sampai di rumah diulang pada kalimat yang sama. Pada hasil analisis (47) terdapat pengulangan kata
teman-teman. Pada hasil analisis (48) Herman bangun pagi diulang menjadi ia bangun, kata ia diulang lagi pada kalimat yang sama, tempat tidurnya diulang
kembali pada kalimat yang sama.
c. Pronomina
Pada hasil analisis ditemukan pronomina sebagai berikut.
(49) (A1)Pada pagi hari Ron Clark bangun pagi dari tempat tidurnya lalu Ron Clark merapikan tempat tidurnya, Setelah mandi ia mengenakan pakaian seragamnya, Setelah itu duduk di meja makan untuk sarapan pagi. (Kr9)
(50) (C3)Selesai pulang sekolah Amir berangkat bersama-sama dengan teman-temannya (Kr11).
(51) (A2)Sebelum mandi Doni merapikan tempat tidurnya, kemudian ia mengambil. (A3)Handuknya lalu pergi mandi (Kr15).
(52) (A3)Lalu budi ke ruangan untuk menyikat gigi setelah itu budi keruang makan, Budi sarapan pagi (Kr19).
Pada hasil analisis (49) ditemukan pronomina –nya dan ia yang mengacu pada Ron Clark, itu mengacu pada ia mengenakan pakaian seragamnya. Pada hasil analisis (50) ditemukan pronomina –nya yang mengacu pada Amir. Pada hasil analisis (51) ditemukan pronomina –nya dan ia yang mengacu pada Doni. Pada hasil analisis (52) ditemukan pronomina itu yang mengacu pada menyikat gigi.
d. Sinonim
Pada hasil analisis ditemukan sinonim sebagai berikut.
(53) (B7)Gerardus keluar dari kelasnya hendak menuju dikantin sekolah guna mengisi perutnya dengan snack. (B8)Setelah menikmati snack di kantin selesai mengosok gigi (Kr1).
(54) (A2)Seperti biasanya setelah bangun beni bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. (A3)Setelah mandi pagi, Beni kemudian memakai pakaian sekolahnya (Kr4).
(55) (A2)Pada jam 7 Pagi Pak Andi menerima telpon lalu beliau segera bergegas menuju kesekolah dan Pak Andi tiba di sekolah tepat pada pukul 08.30 (setengah delapan tepat) lalu mengajak anak sekolah berkumpul di lapangan sekolah untuk mendengarkan arahan. (A3)Setelah diberikan arahan lalu disuruh anak-anak muridnya masuk sekolah dan adakan kegiatan belajar mengajar (kr5).
(56) (A1)Setiap hari Dimas bangun pada pukul 06.00 pagi membereskan tempat tidur dengan rapi lalu Dimas bergegas kekamar mandi sebelum mandi Dimas berdoa setelah selesai berdoa Dimas mengambil sikat gigi dan odol untuk mengosok gigi setelah selesai menggosok gigi Dimas lalu mandi dengan memakai sabun mandi sesudah selesai mandi lalu Dimas berpakaian selesai berpakaian Dimas sarapan pergi yang sudah disiapkan oleh ibunya. (A4)Pada pukul 7.20 menit Dimas dan kawan-kawan baris dengan rapih dan masuk kekelas dengan berbaris yang rapih (Kr7).
Pada hasil analisis (53) mengisi perutnya dengan snack bersinonim dengan
menikmati snack. Pada hasil analisis (54) membersihkan tubuhnya bersinonim
dengan mandi. Pada hasil analisis (55) anak sekolah bersinonim dengan
anak-anak murid. Pada hasil analisis (56) kata rapi bersinonim dengan kata rapih. e. Keseluruhan – Bagian
Pada hasil analisis ditemukan keseluruhan – bagian sebagai berikut.
(57) (A2)Agustinus sikat giginya lalu ia berangkat kesekolah. (A3)Sebelum kesekolah ia minta pamit kepada kedua orang tuanya lalu Agustinus naik kendaraan menuju ke sekolah jam 07.00 sampai disekolah. (A4)Agustinus menjumpai teman-temannya masuk kekelasnya untuk mengikuti pelajaran (Kr8).
(58) (B1)Pada pukul 07.00, Andi berangkat ke sekolah dengan menggunakan mobil. (B2)Perjalanan menuju ke sekolah, membutuhkan waktu beberapa menit. (B3)Tanpa terasa, Andi akhirnya tiba di
sekolah. (B4)Andi turun dari mobil dan menuju ke kelasnya tepat pukul 07.30. (B5)Itulah kegiatan Andi Setiap harinya pada pagi hari (Kr14). (59) (B1)Dapat memberi salam kepada Ibu, Bapak dan adiknya lalu Bambang pergi ke sekolah. (B2)Ayah Dimas dapat menghantar Bambang sampai di Sekolah. (B3)Ia sampai di halaman sekolah lalu bertemu dengan teman-teman sekolah. (B4)Ia sangat senang kemudian mereka bersama-sama dapat masuk kekelasnya masing-masing untuk dapat menerima mata pelajaran (Kr17).
(60) (B1)Setelah pukul 07.00 Budi bersama ibunya ke sekolah setibanya disekolah Budi berpamitan kepada ibunya dan bergegas bersama teman-teman bertujuan masuk kehalaman sekolah (Kr19).
Pada hasil analsis (57 dan 58) ditemukan sarana keseluruhan – bagian yang sama yaitu kata sekolah dengan kelas. Pada hasil analisis (59) ditemukan sarana keseluruhan – bagian berupa sekolah dengan halaman sekolah dan kelas. Pada hasil analisis (60) ditemukan sarana keseluruhan – bagian berupa sekolah dengan
halaman sekolah. f. Penekanan
Pada hasil penelitian ditemukan penekanan sebagai berikut.
(61) (A2)Seperti biasanya setelah bangun beni bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya (Kr4).
(62) (B1)Doni lalu tahu bahwa kesehatan itu penting maka, Doni membersihkan gigi terlebih dahulu sebelum berngkat kesekolah(Kr6). (63) (C1)Pada pukul 07.00 Doni mulai berangkat ke sekolah, Mengingat
jarak rumah dan sekolah yang cukup jauh. (C2)Maka Doni di antar oleh ibunya untuk menunggu angkutan (Mobil) (Kr6).
(64) (B9)Ia dapat menceritakan kejadian Budi tadi kepada orang tuanya, Lalu Ayah menyampaikan bahwa perbuatan Bambang untuk menolong Budi itu baik (Kr17).
Pada hasil analisis (61) ditemukan sarana penekanan berupa kata seperti
biasanya. Pada hasil analisis (62) ditemukan sarana penekanan berupa kata bahwa dan maka. Pada hasil analisis (63) ditemukan sarana penekanan berupa
bahwa. Sarana penghubung penekanan digunakan untuk menekankan hal yang
dianggap penting oleh penulis karangan narasi.
g. Waktu
Pada hasil analisis ditemukan koherensi waktu sebegai berikut.
(65) (A1)Antonius seorang murid kelas IV SD YPPK Maan setiap hari ia bangun pagi pukul 06.00 WIT (Kr10).
(66) (A4)Akhirnya Yanto setiap hari bangun pagi sebelum berangkat kesekolah Yanto dapat menyimpan tempat tidurnya (Kr13).
(67) (A7)Kebiasaan Doni selesai sarapan ia menggosok gigi lalu berangkat kesekolah jam 07.00 Doni di antar ibunya ke sekolah dengan mobil mereka (Kr15).
(68) (A2)Pada suatu hari ia adalah seorang siswa yang sangat pandai di Sekolah atau dalam ruang kelas (Kr18).
Pada hasil analisis (65) setiap hari, pagi, dan pukul 06.00 WIT merupakan sarana penanda waktu. Pada hasil analisis (66) setiap hari dan pagi merupakan sarana penanda waktu. Pada hasil analisis (67) lalu dan jam 07.00 merupakan sarana penanda waktu. Pada hasil analisis (68) pada suatu hari merupakan sarana penanda hubungan waktu.
h. Tempat
Pada hasil analisis ditemukan koherensi tempat sebagai berikut.
(69) (A4)Pada jam 7 Pagi Pak Andi menerima telpon lalu beliau segera bergegas menuju kesekolah dan Pak Andi tiba di sekolah tepat pada pukul 08.30 (setengah delapan tepat) lalu mengajak anak sekolah berkumpul di lapangan sekolah untuk mendengarkan arahan (Kr5). (70) (A3)Setelah mandi, Doni lalu memilih pakaian yang sesuai dengan hari
itu, lalu menggunakan atau memakai pakaian, setelah Doni memakai pakaian, Doni lalu menuju ruangan makan untuk santapan pagi yang telah disediakan (Kr6).
(71) (A3)Sampai disekolah Dimas turun demi kendaraan lalu menuju ke
halaman sekolah. (A4)Pada pukul 7.20 menit Dimas dan kawan-kawan
baris dengan rapih dan masuk kekelas dengan berbaris yang rapih (Kr7).
(72) (A1)Bangun pagi 06.00 dan selanjutnya ia mandi di kamar mandi setelah mandi ia mengambil pakaian sekolahnya dan ia menggunakan pakaian sekolahnya dan ia makan pagi/setelah makan pagi (Kr8).
Pada hasil analisis (69) ditemukan penanda koherensi tempat berupa sekolah dan lapangan sekolah. Pada hasil analisis (70) ditemukan penada koherensi tempat berupa ruang makan. Pada hasil analisis (71) ditemukan penanda koherensi tempat berupa halaman sekolah dan sekolah. Pada hasil analisis (72) ditemukan penanda koherensi tempat berupa kamar mandi.
i. Seri
Pada hasil analisis ditemukan seri sebagai berikut.
(73) (A2)Setelah kembali kerumahnya menyiapkan kebutuhan sekolah berngkat ke sekolah untuk belajar (Kr2).
(74) (A4)Kemudian Arnol kembali kerumah tepat pulang sekolah jam 13.20 dan kembali ke rumah sampai dirumah jam 13.20 sampai dirumah (Kr3).
(75) (B2)Selanjutnya pergi kesekolah bersama teman-teman sekolah melanjutkan perjalan ke sekolah (Kr12).
(76) (A6)Sebelum Yanto ke sekolah Yanto disiapkan oleh Ibunya sarapan pagi setelah/selesai sarapan pagi Yanto berangkat ke sekolah jam 7.15 (Kr13).
Pada hasil analisis (73) ditemukan penanda seri berupa kata setelah. Pada hasil analisis (74) ditemukan penanda seri berupa kata kemudian. Pada hasil analisis (75) ditemukan penanda seri berupa kata selanjutnya. Pada hasil analisis (76) ditemukan penanda seri berupa kata sebelum, setelah, dan selesai.
4.2.3 Penggunaan Penanda Kohesi dalam Karangan Narasi Guru-Guru SD di Lingkungan YPPK Maybrat Keuskupan Manokwari, Papua Barat, Tahun 2014
Melalui analisis penggunaan penanda kohesi dalam karangan narasi yang peneliti lakukan, peneliti menemukan penggunaan penanda kohesi yang tepat dan tidak tepat. Berikut ini penulis paparkan beberapa penemuan mengenai penggunaan penanda kohesi.
1. Kohesi Gramatikal
Kohesi gramatikal merupakan piranti atau penanda kohesi yang melibatkan penggunaan unsur-unsur kaidah bahasa (Rani, 2006:97). Berdasarkan hasil penelitian penulis menemukan empat jenis kohesi gramatikal dalam karangan narasi guru-guru SD di Lingkungan YPPK Maybrat Keuskupan Manokwari, Papua Barat. Kohesi gramatikal yang ditemukan, yaitu referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi. Berikut ini peneliti paparkan hasil temuan peneliti mengenai penggunaan penanda kohesi dalam karangan.
a. Referensi
Pada hasil analisis ditemukan penggunaan penanda referensi yang tepat dan tidak tepat. Berikut ini penulis paparkan hasil analisis penggunaan penanda referensi.
(77) (A3)Setelah mandi Gerardus pun membuka lemari pakaian. (A4)Untuk mengambilkan pakaian seragamnya untuk dikenakan (Kr1).
(78) (A4)Karena hari ini adalah hari senin, maka Beni bergegas ke sekolahnya agar tidak terlambat (Kr4).
(79) (B1)Doni lalu tahu bahwa kesehatan itu penting maka, Doni membersihkan gigi terlebih dahulu sebelum berngkat kesekolah (Kr6). (80) (A2)cepat-cepat Andy bangun, tidak lupa ia membereskan tempat
Pada hasil analisis (77) terdapat referensi berupa kata –nya, penggunaan tidak tepat karena pengacuannya berada pada kalimat yang berbeda, (A4) kalimat tidak lengkap. Pada hasil analisis (78) terdapat referensi ini yang mengacu pada hari Senin, penggunaan tidak tepat karena tidak efektif, –nya mengacu pada Beni, penggunaan tepat. Pada hasil analisis (79) terdapat referensi berupa itu yang mengacu pada kesehatan, penggunaan tepat. Pada hasil analisis (80) terdapat referensi ia yang mengacu pada Andy, penggunaan tepat.
b. Substitusi
Pada hasil analisis penulis menemukan penggunaan penanda substitusi ada yang tepat dan tidak tepat. Berikut ini penulis paparkan.
(81) (A1)Pagi ini jarum jam di kamar Beni menunjukan pukul 06.00. (A2)Seperti biasanya setelah bangun beni bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. (A3)Setelah mandi pagi, Beni kemudian memakai pakaian sekolahnya (Kr4).
(82) (D1)Pada saat Doni dan Ibunya menunggu mobil (angkutan). (D2)Mobil itu lalu melewati dihadapan mereka maka Doni bergegas menumpang mobil menuju kesekolah (Kr6).
(83) (A5)Ia menyiapkan semua kelengkapan sekolahnya dan meletakkannya di dalam tas sekolahnya. (A6)Setelah semua
kelengkapannya sudah disiapkan ia menuju ke ruang makan untuk
menikmati sarapan yang sudah ibunya siapkan untuknya (Kr14).
(84) (B6)Mereka ditengah jalan dapat menemukan Budi yang sedang ditabrak apa tugasnya mereka. (B7)Mereka terpaksa menolong dia dan bawa ke rumah sakit dan juga mereka memberikan kepada orang tuanya dan juga dapat melapor ke Polisi (Kr17).
Pada hasil analisis (81) membersihkan tubuhnya diganti menjadi mandi
pagi, penggunaan penanda substitusi tepat. Pada hasil analisis (82) Doni dan ibunya diganti menjadi mereka, penggunaan penanda subtitusi tepat, mobil (angkutan) diganti menjadi mobil, penggunaan tidak tepat karena substitusi
semua kelengkapannya, penggunaan tepat. Pada hasil analisis (84) Budi diubah
menjadi ia, penggunaan tepat.
c. Elipsis
Pada hasil analisis penulis menemukan penggunaan penanda elipsis ada yang tepat dan tidak tepat. Elipsis dapat dilihat pada data berikut.
(85) (A1)Pukul 06.00 Arnol bangun dari tidur Ø (lalu) menyiapkan tempat
tidur dan bergegas ke kamar mandi untuk mandi (Kr3).
(86) (D1)Pukul 07.00 WIT, Antonius berpamitan dengan orang tuanya keluar rumah melangkah ke mobil lalu Ø (berangkat) ke sekolah
(Kr10).
(87) (A8)Setibanya disekolah mobil berhenti sambil Ø (Doni) memberi
salam pada ibunya dan ia keluar dari mobil dan menuju sekolah bersama teman-teman lainnya (Kr15).
(88) (B7)Mereka terpaksa menolong dia dan bawa Ø (membawanya) ke
rumah sakit dan juga mereka memberikan kepada orang tuanya dan juga dapat melapor ke Polisi (Kr17).
Pada hasil analisis (85) kata yang dilesapkan berupa kata lalu, penggunaan penanda elipsis tidak tepat karena elipsis membuat kalimat menjadi rancu. Pada hasil analisis (86) kata yang dilesapkan berupa kata berangkat, penggunaan penanda elipsis tidak tepat karena menghilangkan unsur yang penting. Pada hasil analisis (87) kata Doni dilesapkan, penggunaan tidak tepat karena menghilangkan unsur yang penting. Pada hasil analisis (88) bagian yang dilesapkan yaitu imbuhan
me– dan klitika –nya, penggunaan tidak tepat karena menghilangkan unsur yang
d. Konjungsi
Berdasarkan hasil analisis peneliti menemukan penggunaan penanda konjungsi tersebut ada yang tepat dan ada yang tidak tepat. Berikut ini contohnya. (89) (A5)Setelah diberikan arahan lalu disuruh anak-anak muridnya masuk
sekolah dan adakan kegiatan belajar mengajar (Kr5).
(90) (A2)Doni bangun pagi merapikan tempat tidur, lalu bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri (mandi) (Kr6).
(91) (A5)Sedangkan Ibu dapat menyiapkan makan pagi untuk keluarganya (Kr17).
(92) (C2)Herman menggosok gigi dan mandi setelah itu Herman berpakaian dan Herman duduk diruang atau kamar makan untuk sarapan pagi (sneak) (Kr18).
Pada hasil analisis (89) konjungsi subordinatif setelah dan lalu, penggunaan tidak tepat karena posisinya salah. Konjungsi koordinatif dan, penggunaan tepat. Pada hasil analisis (90) penggunaan penanda konjungsi lalu tepat. Pada hasil analisis (91) penggunaan penanda konjungsi koordinatif sedangkan
penempatannya salah. Pada hasil analisis (92) penggunaan penanda konjungsi dan tepat, sedangkan penggunaan penanda konjungsi setelah itu dan atau tidak tepat karena posisinya tidak tepat.
2. Kohesi Leksikal
Kohesi leksikal adalah hubungan antar unsur di dalam sebuah wacana secara semantis (Sumarlan 2003, dalam Christantri, 2012:11). Berdasarkan hasil penelitian penulis menemukan enam jenis kohesi leksikal dalam karangan narasi guru-guru SD di Lingkungan YPPK Maybrat keuskupan Manokwari, Papua Barat. Kohesi gramatikal yang ditemukan, yaitu hiponim, repetisi, kolokasi, sinonim, antonim, dan ekuivalensi. Berikut ini peneliti paparkan hasil temuan peneliti mengenai penggunaan penanda kohesi leksikal dalam karangan narasi
guru-guru SD di Lingkungan YPPK Maybrat Keuskupan Manokwari, Papua Barat.
a. Hiponim
Berdasarkan hasil analisis peneliti menemukan penggunaan penanda hiponim sudah tepat. Berikut ini contoh penggunaan hiponim.
(93) (A3)Setelah dari sarapan pagi ia berangkat ke sekolah tepat pukul 06.00, Selanjutnya pada pukul 07.00 bersama teman-teman bergegas masuk kekelasnya untuk siap mengikuti pelajaran (Kr9).
(94) (A8)Setibanya disekolah mobil berhenti sambil memberi salam pada ibunya dan ia keluar dari mobil dan menuju sekolah bersama teman-teman lainnya. (A10)Doni bersama teman-teman-teman-temannya bergegas masuk
kelas dengan tertib (Kr15).
(95) (B2)Ayah Dimas dapat menghantar Bambang sampai di Sekolah. (B3)Ia sampai di halaman sekolah lalu bertemu dengan teman-teman sekolah. (B4)Ia sangat senang kemudian mereka bersama-sama dapat masuk kekelasnya masing-masing untuk dapat menerima mata pelajaran (Kr17).
(96) (B1)Setelah pukul 07.00 Budi bersama ibunya ke sekolah setibanya disekolah Budi berpamitan kepada ibunya dan bergegas bersama teman-teman bertujuan masuk kehalaman sekolah (Kr19).
Pada hasil analisis (93 dan 94) ditemukan penggunaan penanda hiponim yang sama berupa sekolah – kelas tepat. Pada hasil analisis (95) penggunaan penanda hiponim sekolah – halaman sekolah – kelas tepat. Pada hasil analisis (96) hiponim sekolah – halaman sekolah tepat.
b. Repetisi
Berdasarkan hasil analisis, peneliti menemukan penggunaan penanda repetisi dalam karangan ada yang tepat dan tidak tepat. Berikut ini penggunaan penanda repetisi dalam karangan narasi.
(97) (A1)Pukul 06.00 Arnol bangun dari tidur menyiapkan tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi untuk mandi. (A2)Selesai mandi arnol diantar ibunya berangkat kesekolah (Kr3).
(98) (A2)Dimas lalu mengambil tas dan bersalaman dengan kedua orangtua lalu berangkat kesekolah dengan menumpang bis atau
sepeda motor. (A3)Sampai disekolah Dimas turun demi kendaraan
lalu menuju ke halaman sekolah (Kr7).
(99) (A2)Setelah bangun pagi ia membereskan tempat tidurnya dan ia mengambil keperluan mandi (sabun, sikat gigi, odol, handuk dan
pakaian ganti) lalu melangkah ke kamar mandi untuk mandi (Kr10).
(100) (B2)Setelah mandi pagi, ibu Ani menyiapkan makan pagi dan sebelum Amir berangkat kesekolah, Amir diberi sarapan pagi/makan
pagi, dan sesudah makan, Amir berangkat kesekolah (Kr11).
Pada hasil analisis (97) kata mandi diulang pada kalimat berikutnya, penggunaan penanda repetisi tepat. Pada hasil analisis (98) repetisi ke sekolah menjadi di sekolah sudah tepat, repetisi bis atau sepeda motor menjadi
kendaraan tidak tepat karena pengulangan terlalu berlebihan. Pada hasil analisis
(99) repetisi kata mandi dan ia tepat, repetisi keperluan mandi (sabun, sikat gigi,
odol, handuk dan pakaian ganti) tidak tepat karena pengulangan membuat
kalimat boros. Pada hasil analisis (100) penggunaan penanda repetisi makan pagi menjadi sarapan pagi/makan pagi dan makan, berangkat ke sekolah tidak tepat karena pengulangan terlalu panjang dan membuat kalimat rancu.
c. Kolokasi
Berdasarkan hasil penelitian peneliti menemukan kolokasi sebagai berikut. (101) (B2)Bersama teman-temannya, mereka berajakan gegas masuk ke
dalam ruang kelas. (B3)Bu Tuti masuk, pelajaran pun dimulai. (B4)Bu Tuti mengajarkan pelajaran matematika. (B5)Waktu istirahat sudah dekat, maka Bu Tuti dapat mengakhiri pelajaran matematika. (B6)Loncenga telah berbunyi tanda beristirahat. (B7)Gerardus keluar dari kelasnya hendak menuju dikantin sekolah guna mengisi perutnya dengan snack (Kr1).
(102) (A2)Setelah kembali kerumahnya menyiapkan kebutuhan sekolah berngkat ke sekolah untuk belajar.
(B1)Tepat pukul 7.00 Simon tiba di sekolah pukul 7-15 lonceng dibunyikan Simon masuk ruang kelasnya langsung berdoa dipimpin salah seorang teman yang ditugaskan.
(C1)Tepat pukul 8.00 pelajaran dilaksanakan seorang guru kelas (Kr2).
(103) (A2)Pada jam 7 Pagi Pak Andi menerima telpon lalu beliau segera bergegas menuju kesekolah dan Pak Andi tiba di sekolah tepat pada pukul 08.30 (setengah delapan tepat) lalu mengajak anak sekolah berkumpul di lapangan sekolah untuk mendengarkan arahan. (A3)Setelah diberikan arahan lalu disuruh anak-anak muridnya masuk sekolah dan adakan kegiatan belajar mengajar (Kr5).
(104) (A1)Keg pagi = Joko bangun pagi pukul 06.00 setelah bangun joko mandi, setelah selesai mandi Joko kembali ke kamarnya untuk menyiapkan diri, Setelah Joko menyiapkan diri Joko juga menyiapkan
alat-alat tulisnya untuk bawa ke sekolah sebelum Joko ke sekolah
Joko sarapan.
(B1)Pukul 07.00 Joko berangkat ke sekolah dan ia tiba disekolah pukul 08.00 (Kr16).
Pada hasil analisis (101) kolokasi yang ditemukan berupa ruang kelas,
pelajaran, lonceng, dan kantin sekolah. Pada hasil analisis (102) kolokasi
berupa kebutuhan sekolah, sekolah, belajar, ruang kelas, berdoa, pelajaran, dan guru kelas. Pada hasil analisis (103) kolokasi berupa anak sekolah,
lapangan sekolah, arahan, murid, dan kegiatan belajar mengajar. Pada hasil
analisis (104) kolokasi berupa alat-alat tulis dan sekolah. Penggunaan penanda kolokasi semuanya tepat karena saling berhubungan.
d. Sinonim
Berdasarkan hasil analisis peneliti menemukan penanda sinonim sebagai berikut.
(105) (A5)Oleh karena sudah pukul 07.00, Ibu Gerardus segera menyetop sebuah taksi penumpang, untuk ditumpang anaknya Gerardus terus bertolak dengan teapt waktu yaitu pukul 07.30.
(B1)Ketika turun dari taxi, ia berjumpa dengan 4 orang teman : Sandre, Andi, Karo, dan John (Kr1).
(106) (A2)Dan Segera ke kamar mandi lalu beliau mandi selesai mandi Pak Andi langsung ke kamar dan membuka lemari pakaian dan kemudian beliau mengambil kemeja dan celana panjang segera dapat memakai
dengan minum kopi hangat dengan kue yang disediakan oleh ibunya (Kr5).
(107) (A3)Setelah Amir membereskan tempat tidurnya, Ia harus
membersihkan giginya atau menyikat giginya (Kr11).
(108) (A1)Keluarga Pak Dimas terdiri dari ibu dan dua anak.
(B1)Dapat memberi salam kepada Ibu, Bapak dan adiknya lalu Bambang pergi ke sekolah. (B2)Ayah Dimas dapat menghantar Bambang sampai di Sekolah (Kr17).
Pada hasil analisis (105) taksi penumpang merupakan sinonim dari taxi. Pada hasil analisis (106) kemeja dan celana panjang merupakan sinonim
pakaian, sarapan pagi sinonim dari kopi hangat dan kue. Pada hasil analisis
(107) membersihkan gigi sinonim dari menyikat gigi. Pada hasil analisis (108)
pak, bapak, dan ayah merupakan sinonim. Penggunaan penanda sinonim sudah
tepat karena padanannya sesuai.
e. Antonim
Pada hasil analisis peneliti menemukan penggunaan penanda antonim sudah tepat. Berikut ini pemaparannya.
(109) (A1)Bangun pagi 06.00 dan selanjutnya ia mandi di kamar mandi
setelah mandi ia mengambil pakaian sekolahnya dan ia menggunakan
pakaian sekolahnya dan ia makan pagi/setelah makan pagi. (A3)Sebelum kesekolah ia minta pamit kepada kedua orang tuanya lalu Agustinus naik kendaraan menuju ke sekolah jam 07.00 sampai disekolah (Kr8).
(110) (B1)Dapat memberi salam kepada Ibu, Bapak dan adiknya lalu Bambang pergi ke sekolah. (B2)Ayah Dimas dapat menghantar Bambang sampai di Sekolah. (B5)Setelah selesai sekolah Bambang
pulang ke rumah bersama teman berjalan kaki (Kr17).
(111) (B1)Herman bangun pagi pada pukul 06.00 setelah ia bangun dari tempat tidurnya ia membersihkan atau menyimpan tempat tidurnya.