• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2.4 Penggunaan Penanda Koherensi dalam Karangan Narasi

Barat, Tahun 2014

Melalui analisis penggunaan penanda koherensi dalam karangan narasi yang peneliti lakukan, peneliti menemukan penggunaan penanda koherensi ada yang tepat dan tidak tepat. Berikut ini penulis paparkan hasil penelitian yang penulis lakukan.

a. Adisi

Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis menemukan beberapa penggunaan penanda adisi yang tepat dan tidak tepat. Berikut ini pemaparannya.

(117) (E1)Pukul 07.30 WIT Antonius masuk halaman sekolah dan menemui teman-temannya yang lain dan mereka bersama-sama melangkah menuju pintu kelas yang sudah terbuka (Kr10).

(118) (B1)Kemudian setelah Amir mandi pagi, ia mengenakan pakaian sekolah dan semuanya itu sudah selesai digunakan serta Amir juga membereskan semua perlengkapan itu dengan baik (Kr11).

(119) (B7)Mereka terpaksa menolong dia dan bawa ke rumah sakit dan juga mereka memberikan kepada orang tuanya dan juga dapat melapor ke Polisi (Kr17).

(120) (B1)Setelah pukul 07.00 Budi bersama ibunya ke sekolah setibanya disekolah Budi berpamitan kepada ibunya dan bergegas bersama teman-teman bertujuan masuk kehalaman sekolah (Kr19).

Pada hasil analisis (117 dan 119) terdapat penanda adisi berupa kata dan, penggunaan tepat karena digunakan untuk penambahan. Penggunaan yang tidak tepat karena dan pada hasil analisis (117) penempatannya salah. Pada hasil analisis (118) penggunaan tidak tepat karena penempatannya tidak tepat. Pada hasil hasil analisis (119) penggunaan dan dan juga tidak tepat karena penempatannya salah. Pada hasil analisis (120) penggunaan dan tidak diperlukan.

b. Repetisi

Pada hasil analisis ditemukan penggunaan penanda repetisi sebagai berikut. (121) (B7)Gerardus keluar dari kelasnya hendak menuju dikantin sekolah

guna mengisi perutnya dengan snack. (B8)Setelah menikmati snack

di kantin selesai mengosok gigi (Kr1).

(122) (A2)Doni bangun pagi merapikan tempat tidur, lalu bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri (mandi) (Kr6).

(123) (A4)Agustinus menjumpai teman-temannya masuk kekelasnya untuk mengikuti pelajaran (Kr8).

(124) (C4)Sesampainya dirumah, Amir mulai makan siang dan setelah

makan siang Amir istirahat siang sambil baring-baring diatas tempat

tidurnya (Kr11).

Pada hasil analisis (121) terjadi pengulangan di kantin sekolah menjadi di

kantin, dan mengisi perutnya dengan snack menjadi menikmati snack. Pada

hasil analisis (122) terjadi pengulangan pada kalimat yang sama membersihkan

diri (mandi), penggunaan tidak tepat karena pengulangan tidak diperlukan. Pada

hasil analisis (123) terjadi pengulangan teman-temannya. Pada hasil analisis (124) terjadi pengulangan makan siang dan baring-baring.

c. Pronomina

Pada hasil analisis ditemukan penggunaan penanda pronomina sebagai berikut.

(125) (A3)Sebelum ia berngkat ke sekolah ia berpamitan dulu dengan kedua orang tuanya (Kr9).

(126) (A2)Setelah itu pergi mandi, setelah itu pulang dari kamar mandi sampai di rumah (Kr12).

(127) (B1)Pukul 07.00 Joko berangkat ke sekolah dan ia tiba disekolah pukul 08.00 (Kr16).

(128) (C1)Herman dari bangun tidurnya ia jalan dia salam dari kamar tidur tujuan kamar mandi (Kr18).

Pada hasil analisis (125) penggunaan penanda pronomina ia dan –nya tepat. Pada hasil analisis (126) penggunaan penanda pronomina itu yang mengacu pada

kegiatan pada kalimat sebelumnya tepat, sedangkan pronomina itu yang mengacu pada pergi mandi dalam kalimat yang sama tidak tepat karena penempatannya salah. Pada hasil analisis (127) penggunaan penanda pronomina ia tepat. Pada hasil analisis (128) penggunaan penanda pronomina –nya, ia, dan dia tidak tepat karena digunakan secara bersamaan membuat kalimat tidak efektif.

d. Sinonim

Pada hasil analisis penulis menemukan penggunaan penanda sinonim sebagai berikut.

(129) (A1)Pada hari senin pukul 6.00 anak Simon bangun dan duduk kursi bersiap-siap untuk pergi mandi di sungai. (A2)Setelah kembali kerumahnya menyiapkan kebutuhan sekolah berngkat ke sekolah untuk belajar (Kr2).

(130) (A3)Setelah itu Pak Andi menikmati sarapan pagi dengan minum

kopi hangat dengan kue yang disediakan oleh ibunya (Kr5).

(131) (A3)Setelah Amir membereskan tempat tidurnya, Ia harus

membersihkan giginya atau menyikat giginya (Kr11).

(132) (A1)Keluarga Pak Dimas terdiri dari ibu dan dua anak.

(B1)Dapat memberi salam kepada Ibu, Bapak dan adiknya lalu Bambang pergi ke sekolah. (B2)Ayah Dimas dapat menghantar Bambang sampai di Sekolah (Kr17).

Pada hasil analisis (129) penggunaan penanda sinonim pergi dan berangkat tepat. Pada hasil analisis (130) penggunaan penanda sinonim sarapan pagi dan

kopi hangat dan kue tepat. Pada hasil analisis (131) penggunaan penanda

sinonim membersihkan gigi dan menyikat gigi tepat. Pada hasil analisis (132) penggunaan penanda sinonim pak, bapak, dan ayah tepat. Ketepatan penggunaan penanda sinonim dari analisis data (129, 130, 131, dan 132) karena padanannya tepat dan memiliki kedekatan makna.

e. Keseluruhan – Bagian

Pada hasil penelitian penulis menemukan penggunaan penanda keseluruhan – bagian. Berikut ini penjelasannya.

(133) (B3)Bu Tuti masuk, pelajaran pun dimulai. (B4)Bu Tuti mengajarkan

pelajaran matematika (Kr1).

(134) (A3)Setelah dari sarapan pagi ia berangkat ke sekolah tepat pukul 06.00, Selanjutnya pada pukul 07.00 bersama teman-teman bergegas masuk kekelasnya untuk siap mengikuti pelajaran (Kr9).

(135) (A1)Di pagi hari seorang murid bangun pagi dan dia sementara duduk dan setelah itu dia menyiapkan peralatan mandi seperti

handuk, sabun mandi, sikat gigi, odol dan sebagainya (Kr12).

(136) (A7)Setibanya di sekolah yanto bergabung dengan teman-temannya kemudian di antar oleh gurunya keluar dari kelas sedang mengamati lingkungan diluar halaman sekolah (Kr13).

Pada hasil analisis (133) penggunaan penanda keseluruhan – bagian pelajaran dan pelajaran matematika tepat. Pada hasil analisis (132) penggunaan penanda keseluruhan – bagian sekolah dan kelasnya tepat. Pada hasil analisis (133) penggunaan peralatan mandi, handuk, sabun mandi, sikat gigi, dan odol tepat. Pada hasil analisis (134) penggunaan penanda keseluruhan – bagian sekolah,

kelas, dan halaman sekolah tepat. Penggunaan penanda keseluruhan – bagian

pada hasil analisis (1, 2, 3, dan 4) tepat karena hubungannya jelas.

f. Penekanan

Pada hasil penelitian ditemukan penggunaan penanda penekanan sebagai berikut.

(137) (A6)Akhirnya Beni berangkat ke sekolah pada pukul 07.00 dengan diantar oleh orang tuanya menggunakan mobil (Kr4).

(138) (A7)Pada pukul 07.30, sampailah Beni di sekolahnya (Kr4).

(139) (D2)Mobil itu lalu melewati dihadapan mereka maka Doni bergegas menumpang mobil menuju kesekolah (Kr6).

(140) (D3)Doni akhirnya tiba di sekolah tepat pada waktu yang telah ditentukan disekolah yaitu masuk sekolah pukul 07.30 tepat (Kr6).

Pada hasil analisis (137) penggunaan penanda penekanan akhirnya tepat. Pada hasil analisis (138) penggunaan penanda penekanan sampailah tepat. Pada hasil analisis (139) penggunaan penanda penekanan maka tepat. Pada hasil analisis (140) penggunaan penanda penekanan akhirnya tepat. Penggunaan penanda penekanan tepat pada hasil analisis (137, 138, 139, dan 140) karena penggunaan penanda penekanan jelas dan maksud yang ditekankan tepat.

g. Waktu

Pada hasil penelitian ditemukan penggunaan penanda waktu sebagai berikut. (141) (A4)Pada pukul 7.20 menit Dimas dan kawan-kawan baris dengan

rapih dan masuk kekelas dengan berbaris yang rapih (Kr7).

(142) (A3)Sebelum ia berngkat ke sekolah ia berpamitan dulu dengan kedua orang tuanya (Kr9).

(143) (A1)Di pagi hari amir bangun pagi untuk berangkat kesekolah (Kr11).

(144) (B5)Itulah kegiatan Andi Setiap harinya pada pagi hari (Kr14).

Pada hasil analisis (141) penggunaan penanda koherensi waktu pada pukul

7.20 menit tidak tepat karena penggunaan salah. Pada hasil analisis (142)

penggunaan penanda koherensi waktu sebelum dan dulu tidak tepat karena penggunaan salah. Pada hasil analisis (143) penggunaan penanda koherensi waktu

pagi hari dan pagi tidak tepat karena penggunaan salah. Pada hasil analisis (144)

penggunaan penanda koherensi waktu setiap harinya dan pagi hari tepat.

h. Tempat

Pada hasil analisis peneliti menemukan penggunaan penanda tempat dalam karangan narasi para guru sudat tepat semua. Berikut ini pemaparannya.

(145) (C1)Kemudian antonius ke ruang makan untuk sarapan pagi (Kr10). (146) (A1)Di pagi hari amir bangun pagi untuk berangkat kesekolah

(Kr11).

(148) (B3)Ia sampai di halaman sekolah lalu bertemu dengan teman-teman sekolah (Kr17).

Pada hasil analisis (145) penggunaan penanda koherensi tempat ruang

makan tepat. Pada hasil analisis (146) penggunaan penanda koherensi tempat sekolah tepat. Pada hasil analisis (147) penggunaan penanda koherensi tempat kamar mandi tepat. Pada hasil analisis (148) penggunaan penanda tempat halaman sekolah tepat. Penggunaa penanda koheresi tempat pada hasil analisis

(145, 146, 147, dan 148) tepat karena penggunaan benar dan padu dengan isi karangan.

i. Seri

Penggunaan penanda seri dapat dilihat pada data sebagai berikut.

(149) (A3)Setelah mandi pagi, Beni kemudian memakai pakaian sekolahnya (Kr4).

(150) (A2)Agustinus sikat giginya lalu ia berangkat kesekolah (Kr8).

(151) (B1)Sudah perpakaian setelah sarapan pagi selesai sarapan pagi (Kr12).

(152) (A4)Ketika mandi ibu Doni ke kamarnya untuk memakai pakaian seragam (Kr15).

Pada hasil analisis (149) penggunaan penanda seri setelah tepat, sedangkan penggunaan penanda seri kemudian tidak tepat karena penempatannya salah. Pada hasil analisis (150) penggunaan penanda seri lalu tepat. Pada hasil analisis (151) penggunaan penanda seri setelah penempatannya salah. Pada hasil analisis (152) penggunaan penanda seri ketika tepat.

4.3 Pembahasan

Pada bagian pembahasan ini, peneliti membahas: (4.31) teori yang peneliti gunakan untuk menganalisis kohesi dan koherensi karangan guru-guru SD di Lingkungan YPPK Maybrat Keuskupan Manokwari, Papua Barat; (4.3.2) hasil analisis penelitian terdahulu; (4.3.3) dan hasil analisis penelitian. Berikut ini penjelasan masing-masing bagian tersebut.

Dokumen terkait