• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN LITERATUR

4. Jenis Layanan Perpustakaan

Sebagai sebuah unit kerja perpustakaan terdiri dari beberapa bagian seperti pengadaan bahan pustaka, pengolahan bahan pustaka, dan bagian layanan bahan pustaka. Masing-masing bagian saling terkait, dan bagian layanan merupakan ujung tombak dari setiap kegiatan perpustakaan karena berhubungan secara langsung dengan pemakai. Baik buruknya citra perpustakaan juga ditentukan pada bagian ini.

Pengertian layanan perpustakaan berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini sejalan dengan perkembangan kebutuhan manusia terhadap

35

Departemen Pendididkan Nasional dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Ed. 3. Cet 4. (Jakarta : Balai Pustaka, 2007).. Hal. 366

informasi yang terus meningkat. Pada awalnya yang dimaksud dengan layanan perpustakaan adalah menawarkan semua bentuk koleksi yang dimiliki perpustakaan kepada pemakai yang datang ke perpustakaan dan meminta informasi yang dibutuhkannya.36

Ada beberapa macam bentuk pelayanan di perpustakaan, antara lain:37

a. Layanan sirkulasi

Layanan sirkulasi adalah kegiatan melayani peminjaman dan pengembalian buku-buku perpustakaan sekolah. Kegiatan sirkulasi dapat dilaksanakan sesudah buku-buku selesai diproses lengkap dengan labelnya seperti kartu buku, kartu tanggal kembali, kantong kartu buku, dan call number pada punggung buku.

Layanan pengembalian dan peminjaman bahan pustaka merupakan kegiatan yang dilakukan hampir semua perpustakaan. Layanan sirkulasi merupakan denyut dari semua kegiatan perpustakaan karena kegiatan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka merupakan jasa layanan yang secara langsung bisa dirasakan oleh pemakai perpustakaan.

Menurut Sulistyo-Basuki yang dikutip oleh Darmono dalam buku "Perpustakaan sekolah" bagian layanan sirkulasi mempunyai tugas melayani pengunjung perpustakaan khususnya dalam hal berikut:

36

Darmono. Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. (Jakarta : Grasindo, 2007). Hal 163

37Ibid.

1) Mengawasi keluarnya setiap bahan pustaka dari ruang perpustakaan.

Mengawasi bahan pustaka yang dipinjam dan dikembalikan dari ruang perpustakaan merupakan tanggung jawab bagian sirkulasi. Untuk itu bagian sirkulasi harus bersikap tegas dan tetap mempertimbangkan sikap sebagai unit layanan publik yaitu ramah, simpatik dan lugas.

2) Pendaftaran anggota perpustakaan

Salah satu tugas sirkulasi adalah menerima pendaftaran anggota perpustakaan.

3) Peminjaman dan pengembalian bahan pustaka

Bagian sirkulasi bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka yang dipinjam oleh pemakai perpustakaan.

4) Memberikan sanksi bagi anggota yang terlambat mengembalikan peminjaman

Jika ada anggota yang terlambat mengembalikan bahan pustaka yang dipinjam, maka bagian sirkulasi memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

5) Memberikan peringatan bagi anggota yang belum mengembalikan pinjaman.

Bagian sirkulasi juga bertugas untuk memberikan surat peringatan terhadap pengguna yang terlambat mengembalikan pinjaman.

6) Menentukan penggantian buku yang dihilangkan anggota

Jika anggota menghilangkan bahan pustaka yang dipinjam, bagian sirkulasi berhak meminta anggota untuk menggantu buku yang sama.

7) Membuat statistik sirkulasi

Tugas bagian sirkulasi yang lain adalah membuat statistik peminjaman. Statistik peminjaman terdiri dari jumlah dan kelompok buku yang dipinjam, diperpanjang, dikembalikan. Statistik kelompok buku yang banyak dipinjam, statistik kelompok pemakai atau peminjaman.

b. Layanan referensi

Layanan referensi adalah layanan yang diberikan oleh perpustakaan untuk koleksi-koleksi khusus seperti kamus, ensiklopedi, almanak, direktori, buku tahunan yang berisi informasi teknis dan singkat. Koleksi referensi hanya boleh digunakan di dalam ruang perpustakaan saja.38

Menurut Ibrahim Bafadal dalam buku Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, mengatakan layanan referensi berhubungan dengan:

1) Layanan informasi

Perpustakaan sekolah tidak hanya sebagai tumpukan tanpa ada gunanya, tetapi secara prinsip perpustakaan sekolah harus

38Ibid.

dapat dijadikan sebagai sumber informasi bagi yang membutuhkannya. Oleh karena itu perpustakaan sekolah harus mampu memberikan pelayanan informasi.

Tugas layanan informasi ini akan bisa diselenggarakan dengan sebaik-baiknya tergantung pada dua faktor, yaitu:

a) Kelengkapan koleksi

Kelengkapan koleksi yang tersedia di perpustakaan sekolah sangat mempengaruhi terhadap pelayanan informasi. Dalam layanan referensi koleksi seperti kamus, ensiklopedi, buku pegangan, buku tahunan, almanak, buku petunjuk, biografi tidak diperbolehkan dibawa pulang, hanya boleh dibaca di ruang baca atau ruang referensi.

b) Kemampuan petugas

Perpustakaan sekolah yang masih tahap perintisan petugasnya sedikit atau hanya satu sehingga selain sebagai kepala perpustakaan juga sekaligus menjabat sebagai petugas sirkulasi dan petugas referensi. pada perpustakaan yang sudah maju khususnya di sekolah menengah dan sekolah tinggi mempunyai tenaga yang cukup banyak, sehingga ada petugas yang bertugas sebagai kepala sekolah, dan yang bertugas di bagian sirkulasi.

Namun terlepas dari petugas yang merangkap sebagai kepala sekolah ataupun petugas khusus referensi harus

mempunyai pengetahuan yang luas dan mengetahui isi dan ciri khas setiap bahan referensi seperti kamus, ensiklopedi, almanak dan sebagainya.

2) Layanan bimbingan pembaca

Pelayanan ini meliputi kegiatan petugas perpustakaan dalam upaya membantu para siswa untuk mendayagunakan semua koleksi yang dimiliki perpustakaan. Bentuk pelayanan ini antara lain:39

a) Menerangkan cara menggunakan perpustakaan dengan baik kepada pengunjung atau pembaca seperti cara menggunakan katalog yang baik.

b) Menerangkan kepada pengunjung atau pembaca mengenai keberadaan dan kemanfaatan perpustakaan melalui momentum-momentum yang tepat, seperti pada kegiatan ekstra kulikuler. c) Mengadakan kegiatan pameran sederhana tentang masalah

perpustakaan, perbukuan, pendidikan dan sejenisnya dengan melibatkan para guru dan siswa sekolah.

d) Mengadakan kegiatan pemutaran film jika memungkinkan. e) Mengadakan berbagai kegiatan perlombaan secara berkala

seperti lomba minat baca.

f) Pustakawan harus bersikap ramah dan selalu ingin menolong dan membantu pemustaka yang membutuhkan informasi.

39

Pawit M. Yusuf. Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. (Jakarta : Kencana, 2007). Hal. 81

3) Layanan Ruang Baca

Layanan ruang baca adalah layanan yang diberikan oleh perpustakaan berupa tempat untuk melakukan kegiatan membaca di perpustakaan.40 Layanan ini diberikan untuk mengantisipasi pengguna perpustakaan yang tidak ingin meminjam untuk dibawa pulang namun memanfaatkannya di perpustakaan.

Selain layanan yang telah disebutkan sebelumnya, beberapa perpustakaan memberikan layanan dalam bentuk lain antara lain:41 a) Layanan audio visual

Layanan audio visual adalah layanan perpustakaan khusus untuk bahan audio visual. Layanan ini meliputi peminjaman dan pemutaran film, video, slide atau filmstrip. Bahan yang disediakan berupa film bercerita, film dokumenter atau film ilmu pengetahuan. Untuk melayani bahan-bahan ini diperlukan ruangan khusus lengkap dengan sarana dan prasarana untuk pemutaran bahan audio visual, seperti ada layar untuk pemutaran film, film projector, video player, tape, micro reader, serta sound sistem.

b) Layanan berceritera

Perpustakaan sekolah dasar biasanya menyelenggarakan layanan bercerita. Layanan ini biasanya dilakukan secara terjadwal.

40

Darmono. Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. (Jakarta : Grasindo, 2007). Hal 172

41Ibid.

c) Layanan jasa dokumentasi

Layanan jasa dokumentasi adalah jasa layanan berupa penyediaan dokumen yang diperlukan oleh pengunjung, seperti terbitan pemerintah, serta peraturan perundang-undangan yang dikumpulkan oleh perpustakaan.

d) Layanan jasa informasi

Layanan jasa informasi adalah jasa layanan memberikan informasi tertentu kepada pengguna yang membutuhkan seperti informasi tentang negara-negara yang dilalui oleh sungai terpanjang di dunia.

e) Layanan terjemahan

Layanan jasa terjemahan ini sangat banyak peminatnya namun biasanya perpustakaan tertentu saja yg menyediakan jasa layanan terjemahan seperti perpustakaan perguruan tinggi. f) Layanan jasa silang layan

Pada layanan ini, perpustakaan melakukan peminjaman bahan pustaka ke perpustakaan lain untuk memenuhi kebutuhan para pemakainya. Peminjaman ke perpustakaan lain dilakukan atas nama perpustakaan, bukan atas nama pemakai, setelah didapat barulah dipinjamkan kepada pemakai yang membutuhkannya.

g) Layanan pembendelan dan perbaikan buku

Perpustakaan yang relatif besar melakukan kegiatan perbaikan dan pembendelan buku. Bagian ini biasanya bertugas

untuk memperbaiki jilidan dari koleksi perpustakaan yang telah rusak.

Dokumen terkait