BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Analisis isi menjadi metode di studi ini yang miliki sifat kualitatif yang bukan hanya untuk mengidentifikasi sebuah pesan “manifest”, namun “latent messages” dari dokumen yang diteliti juga. Studi ini memakai pendekatan semiotika. Kualitatif ialah penelitian yang tidak gunakan perhitungan dan data yang dihimpun tidak berbentuk angka namun berupa kata dan kalimat. Analisis isi di gunakan sebab guna cari kolerasi sebuah obyek serta pemakaian data. Jenis penelitian ini ialah interpretatif, sebuah metode yang fokuskan dirinya ke tanda dan teks yang jadi objek kajiannya, serta bagaimana peneliti tafsirkan kode (decoding) dibalik tanda dan teks itu. Mneurut (Ghozali dan Chariri, 2007:76),
“Penelitian interpretatif berfokus ke sifat subjektif dari dunia sosial dan berupaya pahami kerangka berpikir objek yang sedang dipelajarinya”.
Sedangkan sebuah teori konstruktivisme ialah sebuah pmebelajran yang sifatnya generatif, yaitu tindakan yang memberikan sebuah arti sesuai apa yang sudah dipelajari atau dari pengalaman. Perspektif konstruktivis yang dipakai di studi ini ialah guna mengetahui serta interpretasikan bagaimana pesan disampaikan.
Pendekatan studi ini dipakai guna eksplorasi suatu pesan dan makna yang ada pada sebuah film. Analisis semiotik jadi dasar penelitian ini yakni teknik guna maknai serta analisis mengenai tanda dan terbentuknya di bermacam media.
Analisis ini berupaya guna cari sudut pandang nilai keluarga ada di film “Cek Toko Sebelah” karya Ernest Prakasa lewat sebuah scene serta dialog lewat analisis semiotika model Roland Barthes.
32 3.2 Subjek Penelitian
Subjek kajian merupakan sebuah sumber data yang ada di film “Cek Toko Sebelah” yang meliputi dialog dan scene di dalamnya.
3.3 Sumber Data
Sumber data di objek penelitian ialah menonton film “Cek Toko Sebelah”
karya Ernest Prakasa. Lewat pengamatan itu peneliti identifikasi sejumlah adegan serta dialog di scene yang ada tanda yang gambarkan kekeluargaan.
Sesudah itu pemaknaannya akan lewat tahapan interpretasi berdasarkan tanda-tanda yang terliat memakai analisis semiotika. Jenis data yang dipakai disini ialah:
1. Data primer : penghimpunan data dari teks film “Cek Toko Sebelah”
yakni screen shoot adegan film juga sejumlah data mengenai film ini.
2. Data sekunder : penelitian pustaka lewat pelajari serta kaji literatiur yang memiliki keterkaitan soal permasalahan yang diteliti guna dukung penelitian ini yang jadi sebuah landasan teori untuk permasalahan yang dikaji.
3.4 Unit Analisis
Unit yang ada pada analisis disini ialah tanda-tanda. Studi ini berfokus pada dialog, scene, atau sebuah tanda yang memperlihatkan pesan keluarga yang ada di film “Cek Toko Sebelah” yang berdurasi 1 jam 44 menit, dengan kategori dialog dan ucapan tokoh di sebuah film. Beberapa scene yang akan dibahas di stud ini:
Tabel 3.1 Scene Film
Tabel 5 Scen e Film
No Keterangan Durasi Gambar
33
34 kecewa yang
kemudian dapat akrab kembali
4 Erwin merasa kecewa terhadap Koh Afuk dan berbicara
01.01.10
5 Koh Afuk
merasa kecwa terhadap Erwin karena tidak mau
melanjutkan tokonya
01.06.17
6 Yohan
memarahi Erwin karena dia tidak mau meneruskan toko ayahnya, sehingga Koh Afuk menjual tokonya hingga jatuh sakit
01.07.19
35 3.5 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengimpulan data yang dipakai disini ialah pengamatan langsung pada objek penelitian yang berbentuk softcopy film yakni film “Cek Toko Sebelah” dan menghimpun semua data yang berasal dari menonton tayangan 7 Erwin meminta
36 film secara langsung yang lalu amati serta catat unsur sebuah objek atau dialog pada film yang berikan gambaran terkait dengan nilai keluarga.
3.6 Teknik Analisis Data
Teknik analisis data yang dipakai ialah analisis semiotika dari Roland Barthes, sebab Roland Barthes membagi semiotika jadi dua sistem (“two order of signification”) yakni denotasi jadi sebuah sistem analisis pertama serta konotasi jadi sistem analisis kedua. Screen shoot gambar pada film yang sudah dianggap bisa jabarkan pesan keluarga akan dianalisis memakai sebuah denotasi, lalu pemakaian analisis konotasi akan dilaksanakan bila data pada screen shoot gambar miliki bukti. Tahap pertama peneliti gunakan tanda secara denotasi. Di tahap denotasi tanda dimaknai objektif atau maknai tanda dengan hubungkannya dengan langsung pada realitas yang ditunjukan. Sesudah analisis tanda jadi representasi realitas di tahap pertama, peneliti lalu analisis tanda pada film itu dengan tanda dimaknai secara konotasi yang artinya membaca makna subjektif atau intersubjektif. Makna berkaitan dengan isi tanda yang bekerja lewat mitos (di pandangan Roland).
Menurut Basrowi dan Suwandi pada buku “Memahami Penelitian Kualitatif”
(2011:209), analisis data kualitatif yang dikemukakan Miles dan Huberman pada prinsipnya analisis data kualitatif dilaksanakan lewat tahapan penghimpunan data. Teknik analisis data meliputi tiga kegiatan, antara lain:
1. Reduksi Data
Reduksi data ialah sebuah tahapan pemusatan perhatian, pemilihan, pengabstraksian dan pentransformasian data kasar yang berada di lapangan. Tahapan ini berlangsung selama penelitian, dari awal samapai akhir penelitian. Di proses reduksi data ini, penulis lakukan proses awal yakni pemusatan perhatian pada nilai kekeluargaan. Sesudah temukan pemusatan perhatian, lalu pemilihan subjek mengenai nilai kekeluargaan yakni film “Cek Toko Sebelah”.
Tahap berikutanya penulis terus kembangkan penelitian pada interpretasi juga pentransformasian yang akan diketahui di hasil akhir penelitian.
2. Penyajian Data
37 Yakni sekumpulan serta pengambilan tindakan. Bisa disajikan berbentuk teks naratif, matruks, grafik, jaringan, dan bagas.
Penyajian data yang dilaksakan penulis disini ialah penggalan-penggalan scene di film “Cek Toko Sebelah” yang akan dianalisis secata teks naratif di tiap scene.
3. Menarik Kesimpulan atau Verifikasi
Kesimpulan juga diverifikasi selama penelitian berlangsung.
Tahap ini peneliti buat rumusan proposisi ymengenai prinsip pada logika dan mengambilnya jadi sebuah temuan pada penelitian dan bisa dilanjutkan lewat kaji berulang pada data yang ada, pengelompokkan data yang sudah terbentuk, serta proposisi yang sudah dirumuskan.
Di studi ini, penulis lakukan analisis data diawali dengan menonton serta menginterpretasikan langsung film “Cek Toko Sebelah” yang berunsur nilai kekeluargaan. Penulis akan meneliti film itu dari unsur simbol visual, teks, dan audio. Lalu penulis pisahkan jadi beberapa potongan adegan guna dianalisa satu per satu.
38 DAFTAR PUSTAKA
Andhani, W. (2017). Representasi Peran Ibu Sebagai Single Parent dalam Film Sabtu Bersama Bapak.
Arlina, Y. (2018). Representasi Semangat Nasionalisme dalam Film 3 Srikandi.
Astuti, L., & Buldani, K. (2016). Model Laswell Dalam Komunikasi Pembangunan Kawasan Wisata Bengkulu.
Barthes, R. (2004). Mythologies. Wacana.
BKKBN. 2018. Kuatkan 8 Fungsi Keluarga Untuk Kesejahteraan Indonesia, diakses dari https://www.bkkbn.go.id/detailpost/kuatkan-8-fungsi-keluarga-untuk-kesejahteraan-indonesia, pada 3 Maret 2022.
Endriko, C., Hadi, I.P., & Yoanita, D. (2020). Representasi Fungsi Keluarga dalam Film “Marriage Story”. Jurnal E-Komunikasi, 8(2), 3.
Fikri, A.I. (2018). Analisis Struktur Naratif dan Unsur Sinematik Film Yakuza Apocalypcse Karya Takahashi Miike.
Hyoscyamina, D.E. (2011). Peran Keluarga Dalam Membangun Karakter Anak.
Jurnal Psikologi, 10(2), 145-146.
Karies, A.A. (2021). Representasi Nilai Keluarga dalam Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Skripsi pada FKB Telkom University: dipublikasikan.
Kurniawan, D. (2018). Komunikasi Model Laswell dan Stimulus-Organism-Response Dalam Mewujudkan Pembelajaran Menyenangkan. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(1), 62-63.
39 Liemantara, M.F., Lesmana, F., & Wahjudianata, M. (2021). Representasi Pola Komunikasi Keluarga dalam Film Dua Garis Biru. Jurnal E-Komunikasi, 9(2), 2-3.
Malekian, N. (2018). Representation of Family in Hollywood Movies Displayed on Satellite. International Journal of Social Sciences, 8(4), 52-53.
Miftachurrohmah., & Prameiga, A. (2019). Representasi Nilai-Nilai Keluarga dalam Film Searching (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce).
Mulyana, D. (2013). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Remaja Rosadakarya.
Muna, L.N., & Sakdiyah, E.H. (2015). Pengaruh Ayah (Fathering) Terhadap Determinasi Diri Remaja.
Nuraini, H.A. (2020). Fungsi Keluarga Menurut BKKBN dari Sisi Agama hingga Lingkungan. Diambil dari: https://tirto.id/fungsi-keluarga-menurut-bkkbn-dari-sisi-agama-hingga-lingkungan-f6GF. (Diakses: 7 April 2022)
Nuraini., & Yahya, M. (2017). Komunikasi 4 Tipe Keluarga Terhadap Perilaku Anak Dalam Penyesuaian Sosial. Jurnal Ilmiah, 2(4), 145.
Retnowati, S., Widhiarso, W., & Rohmani, K.W. (2003). Peranan Keberfungsian Keluarga Pada Pemahaman dan Pengungkapan Emosi. Jurnal Psikologi, (2), 93-95.
Riwu, A., & Pujiati, T. (2018). Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film 3 Dara.
Kajian Semiotika, 10(3), 214-220.
Sabarua, J.O., & Mornene, I. (2020). Komunikasi Keluarga dalam Membentuk Karakter Anak. International Journal of Elementary Education, 4(1), 83-85.
40 Sambuaga, D.P., Boham, A., & Tangkudung, J.P.M. (2014). Peranan Komunikasi Keluarga Dalam Mencegah Perkelahian Antar Warga. Jurnal Acta Diurna, 3(4), 3-6.
Sari, A., Hubies, A.V.S., Mangkuprawira, S., & Saleh, A. (2010). Pengaruh Pola Komunikasi Keluarga dalam Fungsi Sosialisasi Keluarga terhadap Perkembangan Anak. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 8(2).
Tumbage, S.M.E., Tasik, F.C.M., & Tumengkol, S.M. (2017). Peran Ganda Ibu Rumah Tangga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Di Desa Allude Kecamatan Kolongan Kabupaten Talaud. Jurnal Acta Diurna, 6(2).
Wahyuningrum, E. (2014). Peran Ayah (Fathering) Pada Pengasuhan Anak Usia Dini. Jurnal Psikologi, 10(1).
Wardhani, T.C. (2019). Representasi Premanisme dalam Film Green Book 2018 (Analisis Semiotika Roland Barthes Tentang Rasisme dalam Film Green Book).
Wijaya, I.F. (2021). Representasi Humanisme dalam Film GIE (Analisis Semiotika Roland Barthes).
Yazid, T.A.M. (2021). Representasi Keluarga pada Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”. Jurnal Hubungan Masyarakat, 7(1), 70-74.
https://dx.doi.org/10.29313/.v7i1.25294
41 LAMPIRAN
Lampiran 1: Poster Film Cek Toko Sebelah
imbd.com
42 Lampiran 2: Penghargaan Film Cek Toko Sebelah
Daftar Penghargaan imbd.com
43 Lampiran 3: Unit Analisis 1
Lampiran 4: Unit Analisis 2
Lampiran 5: Unit Analisis 3
44 Lampiran 6: Unit Analisis 4
Lampiran 7: Unit Analisis 5
Lampiran 8: Unit Analisis 6
45 Lampiran 9: Unit Analisis 7
Lampiran 10: Unit Analisis 8
Lampiran 11: Unit Analisis 9
46 Lampiran 12: Unit Analisis 10
Lampiran 13: Hasil iThenticate