BAB IV HASIL PENELITIAN
5.1 Distribusi Penderita Hipertensi dengan Komplikasi Stroke
5.2.8 Jenis Stroke Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang
Distribusi proporsi jenis stroke penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan keadaan sewaktu pulang di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan tahun 2014-2016 dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
Gambar 5.19 Diagram Bar Jenis Stroke Penderita Hipertensi dengan Komplikasi Stroke Berdasarkan Keadaan Sewaktu Pulang di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun
Berdasarkan Gambar 5.19 dapat dilihat bahwa proporsi tertinggi penderita yang pulang berobat jalan adalah stroke hemoragik yaitu 73,9% dan proporsi terendah adalah stroke iskemik sebesar 26,1%. Selanjutnya pada penderita yang pulang atas permintaan sendiri juga diperoleh proporsi tertinggi adalah stroke hemoragik sebesar 75,0% dan proporsi terendah adalah stroke iskemik sebesar 25,0%. Hal yang sama juga terdapat pada penderita yang meninggal dunia dimana proporsi tertinggi adalah stroke hemoragik sebesar 98,0% dan proporsi terendah adalah stroke iskemik sebesar 2,0%.
Hasil analisa statistik dengan menggunakan Chi-Square diperoleh p<0,05, hal ini berarti ada perbedaan proporsi keadaan sewaktu pulang berdasarkan jenis stroke. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Elen Dinarta Naibaho (2016) di Rumah Sakit Umum Daerah Kabanjahe tahun 2011-2015 yang menyatakan bahwa ada perbedaan proporsi keadaan sewaktu pulang berdasarkan jenis stroke dengan nilai p=0,008.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan
1. Proporsi tertinggi penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan sosiodemografi pada kelompok umur 55-59 tahun, jenis kelamin laki-laki, suku Batak, agama Islam, pekerjaan wiraswasta dan kawin.
2. Proporsi tertinggi penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan derajat hipertensi adalah hipertensi derajat 2.
3. Proporsi tertinggi penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan jenis stroke adalah stroke hemoragik.
4. Proporsi tertinggi penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan data indeks massa tubuh yang tersedia adalah indeks massa tubuh normal.
5. Proporsi tertinggi penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan komplikasi lain adalah tidak ada komplikasi lain selain stroke.
6. Proporsi tertinggi penderita hipertensi dengan komplikasi stroke berdasarkan keadaan sewaktu pulang adalah meninggal dunia.
7. Tidak ada perbedaan proporsi umur berdasarkan derajat hipertensi, umur berdasarkan jenis stroke, jenis kelamin berdasarkan derajat hipertensi, jenis kelamin berdasarkan jenis stroke, jenis stroke berdasarkan derajat hipertensi dan derajat hipertensi berdasarkan
8. Analisa statistik dengan Chi-Square tidak memenuhi syarat dilakukan untuk jenis stroke berdasarkan indeks massa tubuh.
9. Ada perbedaan proporsi jenis stroke berdasarkan keadaan sewaktu pulang.
6.2 Saran
1. Diharapkan kepada orang-orang yang berisiko hipertensi terutama pada kelompok umur ≥50 tahun agar rutin mengukur tekanan darah dan melakukan gaya hidup sehat untuk mencegah hipertensi.
2. Diharapkan kepada penderita hipertensi agar mengkonsumsi obat secara rutin dan melakukan gaya hidup sehat seperti berolahraga, mengelola stress, mengurangi konsumsi lemak dan garam, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, supaya hipertensi dapat dikontrol dan tidak terjadi komplikasi pada organ tubuh lain akibat hipertensi serta dapat mengurangi tingkat kematian pada penderita hipertensi dengan komplikasi.
DAFTAR PUSTAKA
Adientya, Gabriella dan Fitria Handayani. 2012. Stres pada Kejadian Stroke.
Jurnal Nursing Studies (1)1, 183-188.
American Heart Association. 2015. Let’s Talk About High Blood Pressure and Stroke.(https://www.heart.org/idc/groups/strokepublic/@wcm/@hcm/do cuments /downloadable/ucm_309711.pdf) diakses 6 Maret 2017.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI. 2008.
Riset Kesehatan Dasar 2007. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
__________________________________________________________. 2009.
Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2007. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Baehr, Mathias dan Michael Frotscher. 2016. Diagnosis Topik Neurologi DUUS:
Anatomi, Fisiologi, Tanda, Gejala. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Bustan, M. N. 2007. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Rineka Cipta.
Carretero, Oscar A dan Suzanne Oparil. 2000. Essential Hypertension Part I:
Definition and Etiology. (http://circ.ahajournals.org/content/101/3/329) diakses 25 Februari 2017.
Centers for Disease Control and Prevention. 2015. High Blood Pressure Fact Sheet.(https://www.cdc.gov/dhdsp/data_statistics/fact_sheets/docs/fs_blo odpressure.pdf) diakses 23 Februari 2017.
Chung, Edward K. 1995. Penuntun Praktis Penyakit Kardiovaskular Edisi 3.
Penerbit Buku Kedokteran EGC.
AFQjCNHC92YQOHAR0kyRboRO6b9Zi91tig) diakses 29 Juli 2017.
_________. 2014. Infodatin Hipertensi. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Ditjen PP & PL. 2006. Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Penyakit Hipertensi. Departemen Kesehatan RI.
_____________. 2007. Pedoman Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah. Departemen Kesehatan RI.
Fauziah, Iza. 2014. Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dengan Infark yang Rawat Inap di RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2012.
Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Girsang, Berman. 2013. Karakteristik Penderita Stroke Haemoragik yang Dirawat Inap di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2012. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Hafid, Muhammad Anwar. 2014. Hubungan Riwayat Hipertensi dengan Kejadian Stroke di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar 2012. Jurnal Kesehatan Volume 7 No. 1.
Harsono. 2011. Buku Ajar Neurologi Klinis. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Jameson, J. Larry dan Joseph Loscalzo. 2013. Harrison: Nefrologi dan Gangguan Asam-Basa. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Jayanti, Alfica Agus. 2015. Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Stroke di Sulawesi Selatan Tahun 2013. Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Kartikasari, A. N. 2012. Faktor Risiko Hipertensi pada Masyarakat di Desa Kabongan Kidul, Kabupaten Rembang. Karya tulis Ilmiah, Universitas Diponegoro.
Kemenkes RI. 2012. Masalah Hipertensi di Indonesia.
(http://www.depkes.go.id/article/view/1909/masalah-hipertensi-di-indonesia.html).
______________. 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khairatunnisa. 2014. Analisis Faktor Risiko Stroke pada Pasien di RSU H.
Sahudin Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2014. Tesis, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Kotchen, Theodore A. 2008. Hypertensive Vascular Disease dalam Harrison’s Principles of Internal Medicine Volume II. Amerika Serikat: The The McGraw-Hill Companies.
Kurnia, Rissa. 2007. Karakteristik Penderita Hipertensi yang Dirawat Inap di Bagian Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Kota Padang Panjang Sumatera Barat Tahun 2002-2006. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Lu, Feng-Hwa, Shiung-Janp Tang, Jin-Shang Wu, Yi-Ching Yang dan Chih-Jen Chang. 2000. Hypertension in Elderly Persons: Its Prevalence and Associated Cardiovascular Risk Factors in Tainan City, Southern Taiwan. (https://academic.oup.com/biomedgerontology/article-lookup/doi/10.1093/gerona/55.8.M463) diakses 5 Maret 2017.
Manurung, Marnaek Irfan Albertus. 2016. Karakteristik Penderita Hipertensi dengan Komplikasi Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Deli Serdang Kabupaten Deli Serdang tahun 2014. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Marpaung, Fredrick Alexander. 2016. Karakteristik Penderita Hipertensi dengan Komplikasi yang Dirawat Inap di RS Santa Elisabeth Medan tahun 2011-2015. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Masriadi. 2016. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Trans Info Media.
Mills, Katherine T., Joshua D. Bundy, Tanika N. Kelly, Jennifer E. Reed, Patricia M. Kearney, Kristi Reynolds, Jing Chen dan Jiang He. 2016. Global Disparities of Hypertension Prevalence and Control.
(http://circ.ahajournals.org/content/circulationaha/134/6/441.full.pdf) diakses 6 Maret 2017.
Munir, Badrul. 2015. Neurologi Dasar. Jakarta: Sagung Seto.
Muttaqin, Arif. 2009. Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular dan Hematologi. Jakarta: Salemba Medika.
Naibaho, Elen Dinarta. 2016. Karakteristik Penderita Hipertensi dengan Stroke yang Dirawat Inap di Rumah Sakit Umum Kabanjahe Tahun 2011-2015. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
National Center for Health Statistics. 2013. Hypertension Among Adults in the United States: National Health and Nutrition Examination Survey 2011-2012. United States: Centers for Disease Control and Prevention.
_____________________________. 2015. Health, United States, 2015.
(https://www.cdc.gov/nchs/data/hus/hus15.pdf) diakses pada 4 Maret 2017.
National Institutes of Health. 2004. The Sevent Report of The Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation and Treatment of
High Blood Pressure.
(https://www.nhlbi.nih.gov/files/docs/guidelines/jnc7full.pdf) diakses 25 Februari 2017.
PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia). 2015.
Pedoman Tatalaksana Hipertensi pada Penyakit Kardiovaskular.
Jakarta: Indonesian Heart Association.
Ruhyanudin, Faqih. 2007. Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.
Santoso, Mardi, Indriani Kurniadi dan Ika Aprilia. 2014. Hubungan Antara Penyakit Hipertensi dengan Stroke pada Pasien Rawat di RSUD Koja Priode 2004-2008. Fakultas Kedokteran UKRIDA.
Sarwanto, Lestari Kanti Wilujeng dan Rukmini. 2009. Prevalensi Penyakit Hipertensi Penduduk di Indonesia dan Faktor yang Berisiko. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (12) 154-162.
Sianipar, Agustina. 2014. Karakteristik Penderita Hipertensi dengan Komplikasi yang Dirawat Inap di Puskesmas Tanjung Balai Karimun Tahun 2010-2012. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Simarmata, Frista Novita. 2017. Karakteristik Penderita Stroke Hemoragik Pada Usia ≤40 Tahun yang Dirawat Inap di RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2014-2015. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sinaga, Sri Andriany. 2008. Karakteristik Penderita Stroke Rawat Inap di Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2002-2006. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sinaga, Yulita. 2016. Karakteristik Penderita Hipertensi dengan Komplikasi yang Dirawat Inap di Rumah Sakit HKBP Balige Kabupaten Toba Samosir tahun 2013-2015. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sirait, Mustafa. 2009. Karakiteristik Penderita Stroke Hemoragik yang Dirawat Inap di RSUP H Adam Malik Medan Tahun 2007-2008.
Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sugiharto, Aris. 2007. Faktor-faktor Risiko Hipertensi Grade II pada Masyarakat. Tesis, Universitas Diponegoro.
Tagor G.M., H. 1998. Hipertensi Esensial dalam Buku Ajar Kardiologi.
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Timmreck, Thomas C. 2004. Epidemiologi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Tripena, Nenny. 2011. Karakteristik Penderita Hipertensi Rawat Inap di Rumah Sakit Bhayangkara Medan Tahun 2008-2010. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Tu, Karen, Zhongliang Chen dan Lorraine L. Lipscombe. 2008. Prevalence and Incidence of Hypertension from 1995 to 2005: a population-based study. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2374870/) diakses 7 Maret 2017).
Turana, Yuda. 2011. Hipertensi dan Stroke.
(http://www.inash.or.id/upload/news_pdf/news_Dr._Yuda_Turana,_Sp.S -125.pdf) diakses 12 Februari 2017.
Udjianti, Wajan Juni. 2010. Keperawatan Kardiovaskular. Jakarta: Salemba Medika.
Undang-Undang Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
Usrin, Irwana. 2013. Pengaruh Hipertensi terhadap Kejadian Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik di Ruang Neurologi di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi tahun 2011. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
World Health Organization. 2000. The Asia-Pacific perspective: Redefining Obesity and Its Treatment. World Health Organization western Pacific Region.
______________________.2013. High Blood Pressure Global and Regional Overview.(http://www.searo.who.int/entity/world_health_day/leaflet_bu rden_hbp_whd2013.pdf) diakses 22 Februari 2017.
______________________. 2014. Global Status Report on Noncommunicable Diseases 2014. Swiss: World Health Organization.
Yonata, Ade dan Arif Satria Putra Pratama. 2016. Hipertensi sebagai Faktor Pencetus Terjadinya Stroke. Majority (5) 17-21.
1 71 8 2 2 2 2 3 1 2 1 5 4 3
43 58 5 1 3 1 4 2 2 2 2 1 6 3
84 45 3 1 2 2 5 2 2 1 2 5 1 2
Kelompok Umur * Jenis Kelamin Crosstabulation
Katolik 7 6.2 6.2 100.0
Total 113 100.0 100.0 Valid Tidak Ada Komplikasi
Lain 57 50.4 50.4 50.4
% within Derajat
b 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 14.81.
Crosstabs
Jenis Stroke * Umur Uji Crosstabulation
Correction(a) .526 1 .469
b 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 8.12.
Crosstabs
Derajat Hipertensi * Jenis Kelamin Crosstabulation
Jenis Kelamin
b 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 15.09.
Jenis Stroke
b 0 cells (.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 8.27.
Crosstabs
Derajat Hipertensi * Jenis Stroke Crosstabulation
Jenis Stroke
Correction(a) .243 1 .622
b 1 cells (25.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 4.66.
Crosstabs
Kategori IMT * Derajat Hipertensi Crosstabulation
Derajat Hipertensi
Association .022 1 .883 N of Valid Cases
113
a 3 cells (30.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .82.
Crosstabs Penggabungan Sel Obesitas I & Obesitas II
IMT gabung * Derajat Hipertensi Crosstabulation Derajat Hipertensi
a. 1 cells (12.5%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 4.66.
Kategori
Linear-by-Linear Association 2.684 1 .101
N of Valid Cases
113
a 5 cells (50.0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is .45.
Linear-by-Linear Association 11.067 1 .001
N of Valid Cases
113
a 1 cells (16.7%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 2.41.