YESTA Cosmetics
B. Jenis Tindak Tutur Iklan Kecantikan
Salah satu fungsi bahasa sebagai sarana komunikasi adalah penggunaan bahasa iklan dalam majalah. Permainan bahasa dalam tuturan iklan yang digunakan oleh pengiklan sangat mempengaruhi minat pembaca dan ketertarikan para pembaca untuk membeli produk yang ditawarkan. Seorang pengiklan pada dasarnya adalah seorang penulis, yang tidak hanya sekedar menulis tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk merangkai kata-kata agar bahasa yang digunakan begitu familiar dan bila perlu bombastis, sehingga bisa dipahami dan
mudah diingat pembaca. Keindahan dalam merangkai kata dalam iklan juga mempengaruhi para pembaca agar tertarik dengan produk yang ditawarkan.
Pada dasarnya iklan menggunakan bahasa yang persuasif dan mengandung tiga tindak tutur yakni tindak lokusi, tindak ilokusi dan tindak perlokusi. Bahasa iklan dibuat menarik oleh penutur atau pengiklan majalah Kartini, digunakan untuk menawarkan suatu produk tertentu yang diiklankan serta mempengaruhi penutur. Adapun wujud tindak tutur dalam iklan kecantikan pada majalah Kartini adalah sebagai berikut:
Semua iklan bertujuan menginformasikan atau menyatakan sesuatu. Iklan kecantikan dalam majalah Kartini yang penulis teliti bermaksud menyatakan dan menginformasikan mengenai produk yang berupa barang atau jasa yang diiklankan. Oleh karena itu, iklan kecantikan mengandung tindak tutur lokusi yakni tindak tutur untuk menyatakan sesuatu.
1. Tindak Ilokusi dalam Iklan Kecantikan Pada Majalah Kartini
Contoh data yang termasuk dalam kategori tindak ilokusi pada majalah Kartini terdapat pada data (7) sampai (10) berikut.
(7) New POND’S Age Miracle
Mengapa melawan tanda penuaan, jika Anda bisa mendapatkan sumber rahasia kulit muda?
Intelligent Pro-Cell Complex
Tanda penuaan muncul ketika produksi sel kulit baru mulai melemah.
Pond’s Age Miracle baru dilengkapi intelligent Pro-Cell Complex yang telah teruji secara klinis dapat membantu mempercepat produksi sel baru 3 kali lebih cepat*
tampak hingga 10 tahun lebih muda**.
Lihat bedanya dalam 7 hari***
buktikan keistimewaannya!
Untuk mendapatkan free sampling hubungi Pond’s Careline 0800-1-580000 atau email ke [email protected]
(Kartini,2327)
Pada dasarnya tuturan iklan (7) mengandung tindak lokusi, yaitu menginformasikan atau menyatakan sesuatu. Tuturan iklan (7) di atas merupakan tuturan iklan kecantikan Pond’s Age Miracle. Tuturan Pond’s Age Miracle selain mengandung tindak lokusi juga mengandung tindak tutur ilokusi, seperti pada tuturan “Mengapa melawan tanda penuaan, jika Anda mendapatkan sumber rahasia kulit muda?”. Dalam tuturan tersebut, pengiklan menggunakan tindak ilokusi. Tindak ilokusi yang terdapat dalam tuturan iklan tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan atau menyadarkan pembaca atau calon pembeli agar menggunakan Pond’s Age Miracle untuk mendapatkan kulit muda.
Tuturan tersebut menggunakan tuturan tidak langsung. “Tampak hingga 10 tahun lebih muda, lihat bedanya dalam 7 hari”, tuturan tersebut merupakan tuturan yang mengandung pengertian bahwa dengan menggunakan Pond’s Age Miracle dapat membuat kulit tampak 10 tahun lebih muda dalam waktu 7 hari. Tuturan yang diutarakan pengiklan menggunakan bahasa yang bombastis. Tuturan tersebut ditampilkan berlebihan untuk menarik perhatian pembaca. Dalam iklan tersebut dikatakan kulit tampak 10 tahun lebih muda, lihat bedanya dalam 7 hari. Padahal tidak mungkin setelah menggunakan produk Pond’s Age Miracle pada wajah, maka wajah bisa tampak 10 tahun lebih muda dalam waktu 7 hari seperti yang tertulis dalam iklan.
Iklan mengandung beberapa tindak ilokusi, yakni asertif, komisif, derektif, ekspresif dan deklaratif. Pada iklan di atas ditemukan beberapa tindak ilokusi yang akan dijelaskan dibawah ini, akan tetapi pada data (7)
penulis tidak menemukan tindak ilokusi kategori ekspresif dan deklaratif sehingga tidak dijelaskan.
a. Ilokusi Asertif
ilokusi asertif dengan verba “menguatkan”. Pada kategori ilokusi ini, penutur berusaha menguatkan apa yang dituturkannya agar pembaca atau calon pembeli tertarik dengan produk yang ditawarkan. Tuturan yang menunjukkan penguatan dalam iklan di atas adalah “Pond’s Age Miracle baru dilengkapi intelligent Pro-Cell Complex yang telah teruji secara klinis dapat membantu mempercepat produksi sel baru 3x lebih cepat”.
b. Ilokusi Komisif
Iklan di atas juga merupakan tindak tutur ilokusi komisif dengan verba
“menjanjikan”. Pada kategori ilokusi ini, penutur terikat pada suatu tindakan di masa depan, misalnya menjanjikan bahwa setelah para wanita menggunakan Pond’s Age Miracle kulit akan terlihat 10 tahun lebih muda dalam waktu 7 hari.
c. Ilokusi Direktif
Selain mengandung ilokusi asertif, Iklan di atas mengandung tidak tutur direktif dengan verba “memerintah”. Pengiklan menggunakan kalimat tanya untuk menarik perhatian pembaca akan tetapi kalimat tanya yang dituturkan oleh pengiklan atau penutur tidak dimaksudkan untuk bertanya, melainkan dimaksudkan untuk memerintah pembaca atau calon pembeli untuk melakukan suatu tindakan yaitu membeli dan menggunakan Pond’s Age Miracle. Tuturan tersebut menggunakan tuturan tidak langsung, karena
pengiklan memiliki maksud tertentu dalam pengutaraannya. Pengiklan menggunakan kalimat tanya akan tetapi tidak dimaksudkan untuk bertanya melainkan memerintah pembaca atau calon pembeli agar membeli produk yang diiklankan.
(8)Warna rambut berkilau dan Lembut.
Sudah bosan dengan gaya rambut Anda? tak ada salahnya jika Anda coba mengaplikasikan hal yang baru. Salah satu caranya dengan mewarnai rambut. Pewarnaan terhadap rambut kini memang digemari oleh semua kalangan khususnya kaum permpuan, untuk mengikuti tren, atau sekedar menjaga penampilan rambut agar lebih menarik tanpa uban. Apalagi kini mewarnai rambut dapat lebih praktis dilakukan sendiri di rumah. Tanpa bantuan professional, Anda sudah bisa mendapatkan variasi warna rambut yang diinginkan.
(Kartini, 2331) Tuturan nomor (8) adalah tuturan iklan kecantikan Prominous Color.
Tuturan di atas termasuk dalam tindak tutur lokusi yaitu tuturan yang dimaksudkan untuk menyatakan sesuatu. Selain tindak lokusi tuturan di atas juga mengandung tindak ilokusi berupa ajakan untuk menggunakan produk kecantikan Prominous Color. Pengiklan menggunakan kalimat pernyataan untuk menarik perhatian pembaca. Kalimat pernyataan yang dituturkan oleh pengiklan atau penutur tidak semata-mata dimaksudkan untuk memberitahukan sesuatu, akan tetapi dimaksudkan memerintah dan membujuk pembaca atau calon pembeli untuk melakukan suatu tindakan yaitu membeli dan menggunakan Prominous Color.
Pada iklan di atas ditemukan beberapa tindak ilokusi yang akan dijelaskan dibawah ini, akan tetapi pada data (8) penulis tidak menemukan tindak ilokusi kategori ekspresif dan deklaratif sehingga tidak dijelaskan.
a. Ilokusi Direktif
Tuturan di atas termasuk tindak tutur ilokusi direktif dengan verba
“menganjurkan”. Tuturan “Tak ada salahnya jika Anda mencoba mengaplikasikan hal yang baru. Salah satu caranya dengan mewarnai rambut”.
Tuturan tersebut merupakan penggunaan verba menganjurkan. Pengiklan bermaksud memberikan saran agar pembaca merubah penampilannya dengan mengaplikasikan sesuatu hal yang baru yaitu dengan mewarnai rambut.
b. Ilokusi Asertif
Data (8) juga mengandung tindak tutur ilokusi asertif dengan verba
“menguatkan”. Tuturan “Apalagi kini mewarnai rambut dapat lebih praktis dilakukan sendiri di rumah. Tanpa bantuan professional, Anda sudah bisa mendapatkan variasi warna rambut yang diinginkan”. Melalui tuturan tersebut pengiklan berusaha menguatkan kemudahan penggunaan dari produk Prominous colour yang praktis dan dapat dilakukan oleh semua orang.
c. Ilokusi Komisif
Selain mengandung tindak tutur ilokusi direktif, data (8) juga mengandung tindak tutur ilokusi kategori komisif dengan verba
“menawarkan”. Pengiklan menawarkan sesuatu produk yaitu Prominous Color, sehingga pembaca atau calon pembeli mengetahui tentang produk kecantikan Prominous Color. Pada kategori ini penutur terikat untuk melakukan tugas dengan sebaik-baiknya, karena berpengaruh pada tindakan di masa depan.