• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jumlah GTK PAUD dan Dikmas yang terfasilitasi peningkatan

Dalam dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja 2020 (Halaman 43-57)

Kinerja

33.395 33.507 100,33

najemen e-Pembelajaran bagi GTK PAUD, dan (32) Webinar Seri GTK PAUD tentang Adaptasi Pembela-jaran Masa Pandemi 22.000 orang.

Melalui bimbingan teknis program kemitraan, Tabel 3.8

Pedoman/ Modul Diklat

Tabel 3.9

Rekap Data Peserta Refresh dan Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Diklat Berjenjang Tingkat Dasar

GTK PAUD hadir untuk menyasar dua masalah pokok, yaitu penguatan kemampuan/kompetensi GTK PAUD dan penguatan kinerja GTK PAUD di tem-pat kerjanya masing-masing. Kedua hal ini dilakukan melalui moda pembelajaran On Job Learning (OJL). Kegiatan saling berbagi, saling belajar, dan beker-jasama diantara GTK dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh setiap peserta (Inti, Mitra, dan Imbas) melalui suatu komunitas belajar profesional. Program ini berupaya membangun sebuah komu-nitas GTK yang didalamnya meliputi peserta GTK Inti, GTK Mitra, GTK Imbas, dan fasilitator dengan tujuan meningkatkan kemampuan GTK berdasarkan praktik nyata dari pelaksanaan kerja diri sendiri dan orang lain.

On Job Learning 1 yaitu proses peserta mi-tra belajar melalui magang di lingkungan Lemba-ga PAUD Inti dan Direktorat GTK PAUD melakukan supervisi. Sedangkan kegiatan On Job Learning 2, peserta mitra mengimplementasikan rencana tindak lanjutnya dan didampingi oleh peserta Inti. Dengan kata lain OJL 2 adalah implementasi rencana tindak

Tabel 3.10

Rekap Peserta OJL 1 Bimtek Program Kemitraan

lanjut OJL 1. Sasaran daerah program Kemitraan GTK PAUD meliputi 120 Kabupaten/Kota yang tersebar di 19 Provinsi. Kemitraan GTK PAUD dilaksanakan da-lam satu Provinsi yang sama, dimana GTK Inti akan mendampingi GTK mitra dan Imbas dari Kabupat-en/ Kota lainnya yang berada dalam satu Provinsi.

Secara keseluruhan, target peserta OJL 1 ada-lah perbandingan 1:3:10 atau satu GTK Inti men-dampingi tiga GTK Mitra. Selanjutnya tiga GTK mitra mendampingi 10 peserta saat bimtek, sehingga total peserta bimtek program kemitraan sebanyak 1.280 orang, dengan rincian pada tabel 3.10

Selanjutnya untuk OJL 2, dimana peserta mitra mengimplementasikan rencana tindak lanjutnya dan didampingi oleh peserta Inti, sebanyak 2.560 peser-ta terlibat sebagaimana dapat dilihat pada peser-tabel 3.11

Selain target peserta guru inti, mitra dan imbas yang tertera di tabel di atas, Bimtek program kemi-traan juga mengikutsertakan GTK PAUD dan Dikmas dari beberapa organisasi mitra, seperti IGTKI, Him-paudi, Penilik, Pengawas TK, serta perwakilan Dinas

GTK INTI GTK MITRA BIMTEK

1 Guru TK 10 30 320 2 Guru KB/TPA/SPS 10 30 320 3 Kepala TK 10 30 320 4 Pengelola KB/TPA/SPS 10 30 320 Total 40 120 1280 Keterangan :

TK : Taman Kanak-kanak TPA : Taman Penitipan Anak KB: Kelompok Bermain SPS : Satuan PAUD sejenis

Pendidikan Kabupaten/Kota di wilayah GTK inti dan mitra. Sehingga jumlah realisasi pelaksanaan dan pendampingan OJL besar sehingga berkontribusi pada angka capaian output 5636.010.

Sejumlah kegiatan utama dalam

meningkat-kan kinerja GTK PAUD, dilakumeningkat-kan: (15) Webinar Seri GTK PAUD tentang Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi (22.047 orang= 5.422+993+15.632) (32) Webinar Hari Guru Nasional Seri I sd. Seri IV, 15.243 orang mengikuti melalui room webinar live tream-ing youtube dan kanal Youtube playback – status 6 Januari 2020), (33) Webinar Guru Belajar Seri I sd. Seri III, 45.292 orang mengikuti melalui room webi-nar live streaming youtube dan kanal youtube play-back – status 6 Januari 2020), (34) Webinar Praktik Baik Guru Penggerak (3.231 orang yang mengikuti

melalui room webinar live treaming youtube dan kanal youtube playback – status 6 Januari 2020).

Terobosan baru di masa pandemi, Direktorat GTK PAUD melaksanakan beberapa seri webinar, antaranya; “Seri Berbagi Cerita Praktik Baik” dalam

Tabel 3.11

Rekap Peserta OJL 2 Bimtek Program Kemitraan

rangka menyambut HGN, seri “Guru Belajar Persia-pan Pembelajaran Tatap Muka”. Selain itu mempro-duksi iklan layanan masyarakat penanggulangan stunting, video feature Belajar dari Rumah (BdR), talkshow bincang GTK PAUD dan Dikmas dengan media televisi, talkshow bincang Publikasi Program Percepatan Penanggulangan Stunting dengan me-dia radio dan teleconference, buletin Akurasi, ser-ta Panduan Praktis Pembelajaran PAUD Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

GTK INTI GTK MITRA GURU IMBAS

Guru TK 10 30 300 720 638

Guru KB/TPA/SPS 10 30 300 720 639

Kepala TK 10 30 300 720 642

Pengelola KB/TPA/SPS 10 30 300 720 641

Total 40 120 1200 2880 2560

PESERTA GTK PAUD TARGET

. Gambar 3.4 Bidang Pekerjaan dan Status Kepegawaian . Peserta Seri Webinar Guru Belajar Bagi GTK PAUD

. Seri Ke I, II dan III

Tabel 3.12 Rekap Data Seri Webinar Guru Belajar Bagi GTK PAUD Minggu ke I-V

Kendala pelaksanaan secara umum, terkait SiMitra, peserta kurang memahami aplikasi seh-ingga Direktorat bersama tim pengembang men-erbitkan manual aplikasi SIM Mitra. Untuk kegiatan PCP Diklat Berjenjang tingkat Dasar dengan mua-tan Stunting, waktu pelaksanaan yang cukup lama (11 hari) secara online terasa amat menyita waktu, tenaga, dan pikiran panitia dan peserta. Kondisi jar-ingan internet yang tidak stabil cukup mengganggu kelancaran pelaksanaan bimbingan teknis. Keter-batasan sumberdaya manusia dalam mengelola pe-manfaatan teknologi informasi dan komunikasi. De-mikian pula untuk mengatur pelaksanaan kegiatan lain, mengingat waktu pelaksanaan kegiatan yang Panjang. Terkait anggaran, jangka waktu pemba-yaran biaya pengganti pulsa bagi para peserta cuk-up lama sehingga banyak peserta yang mengeluh.

b. Pembinaan Karir

Sistem pembinaan karir GTK PAUD dan Dik-mas dibangun untuk meningkatkan keprofesiona-lan dan motivasi dalam peningkatan karir sehingga mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan di satuan pendidikan. Setiap jenjang karir mempunyai fokus dan karakteristik kompetensi yang spesifik dan terarah. Sistem penjenjangan karir dibangun terintegrasi dengan sistem pengembangan kompe-tensi GTK.

karir GTK PAUD dan Dikmas, yaitu uji kompetensi inpasing jabatan fungsional pamong dan penilik, nilaian angka kredit terhadap guru, pengawas, pe-nilik, dan pamong belajar, penyetaraan jabatan dan pangkat guru TK bukan PNS, dan pelaksanaan uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan pamong bela-jar dan penilik.

Untuk mendukung ketercapaian IKK 2.1, Direk-torat GTK PAUD pada tahun 2020 melakukan se-jumlah kegiatan terkait pengembangan karir guru, pendidik lain dan tenaga kependidikan PAUD. Mulai dari penyiapan NSPK, seperti (1) Pembahasan revisi Permenpan RB No. 14 dan 15 tahun 2010 Bagi GTK PAUD, (2) Pembahasan Revisi Permendikbud Bagi GTK PAUD, (3) Pembahasan dan Finalisasi NSPK Tata Kelola SDM GTK PAUD, (4) Penyusunan dan Pem-bahasan Desain dan Sistem Aplikasi Assesmen dan Pengembangan Karir Bagi GTK PAUD, (5) Pembaha-san Pedoman PelakPembaha-sanaan Uji Kompetensi Kenaikan

Jenjang Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Be-lajar, (6) Pembahasan dan Analisis Hasil Uji Kompe-tensi Kenaikan Jenjang Jabatan Penilik dan Pamong Belajar, selain itu dilakukan juga (7) Pengembangan Bimtek dalam Rangka Pengembangan Karir Bagi GTK PAUD Berbasis Online (18 modul), (8) Sosialisa-si Pelaksanaan Penilaian DUPAK Bagi Jabfung GTK Berbasis Online, dan (9) Verifikasi dan Validasi Data Penyetaraan Guru TK Bukan PNS.

Tahun 2020. sejumlah 5819 orang telah terfasil-itasi pengembangan karirnya melalui kegiatan (10) Verifikasi dan Validasi Berkas Usulan Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Belajar (956 orang), (11) Verifikasi dan Validasi Ber-kas Usulan DUPAK GTK PAUD (385 orang), (12) Verifikasi dan Validasi Data Peserta Uji Kompeten-si Kenaikan Jenjang Jabatan FungKompeten-sional Penilik dan PB (587 orang), dan (13) Verifikasi dan Validasi Usu-lan Penyetaraan Jabatan Fungsional Guru TK Bukan

. Tabel 3.13

. Capaian IKK 2.1 Jumlah GTK PAUD dan Dikmas yang Terfasilitasi Peningkatan Karirnya

Target Realisasi %

Jumlah GTK PAUD dan Dikmas

yang terfasilitasi peningkatan

karirnya

5.600 5.819 103,91

PNS (3695 orang), (14) Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional Bagi Penilik dan Pamong Belajar (149 orang), dan (15) Bimbingan Teknis Pengembangan Profesi Jabfung Guru dan Pengawas TK (48 orang).

Proses pengembangan karir dilakukan dalam beberapa kegiatan, seperti (16) Digitalisasi Soal Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional Peni-lik dan Pamong Belajar, (17) Pelaksanaan Uji Kom-petensi Inpassing Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Belaja, (18) Analisis dan Pengolahan Hasil Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional Peni-lik dan Pamong Belajar, (19) Penilaian Angka Kred-it Jabatan Fungsional Guru, Pengawas, Penilik dan Pamong Belajar, (20) Pengolahan Hasil Penilaian DUPAK Jabatan Fungsional GTK PAUD, (21) Pelak-sanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan GTK PAUD, dan (22) Pelaksanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Pamong Belajar dan Penilik.

. .

. Tabel 3.14 Rekap Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fung-sional Penilik dan Pamong Belajar

.

Jenis GTK Berkas

Usulan Ujikom Lulus % Pamong

Belajar 296 120 101 84,17

Penilik 660 300 277 92,33

Total 956 420 387 90

Beberapa kendala yang menyebabkan berkas usulan penyesuaian/inpassing tidak lolos pada saat verifikasi antara lain, (1) adanya kelengkapan

ber-kasnya yang belum diupload dan atau data pribadi belum terisi; (2) mekanisme perbaikan data pen-gusul dari tim verifikasi dan hanya bisa diperbai-ki oleh pihak Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud; (3) sebagian permohonan penye-suaian/inpassing diajukan tanpa sepengetahuan Dinas Pendidikan dan/atau BKD (syarat utama un-tuk mengikuti program penyesuaian/inpassing); (4) berstatus tenaga fungsional, hal ini menunjukkan adanya ketidakpahaman dari BKD dan dinas pen-didikan terkait prosedur inpassing; dan (5) adanya kesalahan pengisian data yang dilakukan oleh pen-gusul yaitu terkait penulisan gelar, NIP, golongan, TMT golongan, jabatan, dan alamat instansi.

Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pada saat verifikasi berkas antara lain, (1) pengu-sul yang kelengkapan berkasnya belum diupload dan atau data pribadinya belum terisi dinyatakan tidak lolos; (2) mengkonfirmasi kelengkapan ber-kas melalui email dan whatssap; (3) meminta pi-hak Pusdatin Kemendikbud untuk memperbaiki data pengusul; dan (4) memaksimalkan sosialisasi penyesuaian/inpassing untuk Jabatan Fungsional Pamong Belajar dan Penilik.

Rekomendasi untuk kegiatan verifikasi se-lanjutnya antara lain, (1) pengembangan aplikasi pendaftaran Jabatan Fungsional Pamong Belajar sampai pada pengusul dapat mengecek status usu-lan berkasnya, (2) sosialisasi penyesuaian/inpass-ing lebih ditpenyesuaian/inpass-ingkatkan dan menyeluruh sehpenyesuaian/inpass-ingga

dipertimbangkan kembali efektifitas pelaksanaan uji kompetensi secara online berdasarkan hasil analisa nilai uji kompetensi.

. Tabel 3.15 Rekap Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional GTK PAUD dan Dikmas

.

Jenis GTK Berkas Usulan Lulus Tidak Lulus % Kelulusan

Guru TK 75 44 31 58,67 Pengawas 128 39 89 30,47 Pamong Belajar 16 8 8 50 Penilik 166 94 72 56,63 Total 385 185 200 48,05

Pelaksanaan penilaian DUPAK bagi jabfung Guru TK dan Pengawas TK berbasis online dan di-verifikasi oleh operator LPMP untuk Guru TK se-dangkan untuk pengawas TK langsung diverifikasi oleh Tim Direktorat. Operator dari masing masing LPMP melakukan input dan verval data usulan pen-gajuan melalui aplikasi SIM PAK, dan operator akan menyampaikan rekap laporan data via google form dan senantiasa dapat pantau oleh Direktorat agar dapat dilakukan penilaian.

Berdasarkan data tabel 3.15 Penilaian Angka Kredit nampak, persentase kelulusan rata rata 48,05, artinya masih di bawah 50%. Hal ini dapat disebab-kan bebera kendala seperti; (1) adanya berkas yang tidak sesuai dengan DUPAK yang diusulkan; (2) be-berapa nilai angka kredit yang tercantum di SK dan adanya pemahaman yang baik terkait proses

penye-suaian/inpassing dari pihak-pihak terkait antara lain BKD dan Dinas Pendidikan, dan (3) rentang wak-tu pendaftaran lebih lama sehingga lebih banyak pendaftar.

Kendala/masalah pada saat pelaksanaan uji kompetensi antara lain; (1) adanya peserta yang lupa dengan username dan password untuk mengikuti uji kompetensi; (2) menu ujian yang kurang user friend-ly, (3) ada peserta yang tidak mengikuti ujian dan sulit dihubungi petugas; dan (4) beberapa peserta memiliki nilai dibawah batas kelulusan uji kompeten-si.

Upaya penanggulangan terhadap permasala-han yang dihadapi selama kegiatan antara lain den-gan (1) melakukan reset password peserta yang lupa dengan username dan password; (2) memperbaiki menu ujian dalam aplikasi; (3) petugas berupaya menghubungi peserta yang tidak mengikuti uji-an, dan (4) tidak meluluskan peserta yang nilainya dibawah batas kelulusan.

Rekomendasi untuk kegiatan pelaksanaan uji kompetensi selanjutnya antara lain, (1) melakukan analisis butir soal yang dapat menjadi bahan re-komendasi penyusunan soal di tahun selanjutnya, (2) mempertimbangkan alokasi waktu dengan jum-lah soal yang ada, (3) pengembangan aplikasi www. jabfung.kemdikbud.go.id agar lebih user friendly dan tampilan pada saat ujian belum maksimal, (4) perlu

Beberapa kendala yang menyebabkan berkas usulan Uji Kompetensi tidak lolos pada saat verifika-si antara lain: (1) ada pengusul yang kelengkapan berkasnya belum diupload dan atau berkas yang di-upload tidak terbaca atau tidak jelas; (2) aplikasi ti-dak memungkinkan adanya perbaikan data pengu-sul dari tim verifikasi dan hanya bisa diperbaiki oleh pihak Pusdatin Kemendikbud; (3) sebagian peserta yang tidak lulus adalah karena yang bersangkutan bukanlah Penilik atau Pamong Belajar melainkan Jabatan Fungsional Lain; dan (4) adanya kesalahan pengisian data yang dilakukan oleh pengusul yaitu terkait penulisan gelar, NIP, golongan, TMT golon-gan, jabatan, dan alamat instansi.

Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pada saat verifikasi berkas antara lain: (1) Pengusul yang kelengkapan berkasnya belum diupload dan atau data pribadinya belum terisi dinyatakan tidak lolos; (2) pengusul yang berkasnya tidak terbaca atau tidak jelas, (3) pengusul yang berkasnya tidak terbaca atau tidak jelas dan atau belum lengkap dikonfirmasi dan diminta untuk ikirimkan melalui email dan whatssap; (4) meminta pihak Pusdatin Kemendikbud untuk memperbaiki data pengusul;

Rekomendasi untuk kegiatan verifikasi selan-jutnya antara lain, memaksimalkan sosialisasi penye-suaian/inpassing. Mencari strategi yang lebih tepat untuk memahamkan pihak-pihak terkait terma-suk pemangku kepentingan, terkait proses penye-suaian/inpassing. Selain itu rentang waktu pendaft-aran lebih lama sehingga lebih banyak pendaftar.

Kendala/masalah pada saat pelaksanaan Uji Kompetensi antara lain, (1) peserta yang lupa den-PAK tidak sesuai; (3) berkas pendukung penilaian

DUPAK tidak lengkap, (4) pengusul yang telah melakukan penilaian DUPAK pada periode sebelum-nya dan disebelum-nyatakan tidak lulus tidak melampirkan surat hasil penilaian (periode sebelumnya) ketika mengusulkan DUPAK kembali; (5) pengusul tidak melapirkan PAK terakhir;(6) aplikasi yang digunakan untuk melakukan penilaian belum update sehingga ada beberapa hal yang harus di input manual; dan (7) aplikasi belum online;

Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pada saat penilaian antara lain, (1) Melakukan pe-nilain sesuai berkas yang diusulkan/dikirim saja; (2) mengkonfirmasi kepada yang bersangkuatan untuk melakukan penyesuaian nilai angka kredit PAK dan nilai angka kredit di SK, (3) menghubungi yang ber-sangkutan untuk melengkapi berkas yang kurang, dan (4) menghubungi pembuat aplikasi penilaian.

Rekomendasi untuk pelaksanaan penilaian angka kredit selanjutnya antara lain, melakukan so-sialisasi penilaian angka kredit sebelum pelaksanaan kegiatan, dan mengembangkan aplikasi berbasis online agar lebih maksimal sehingga dapat diakses dari mana saja.

. Tabel 3.16

. Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Pamong dan Penilik .

Jenis GTK Verval Berkas Ujikom Lulus %

Pamong

Belajar 211 188 175 93,08

Penilik 368 309 287 92,88

Tahun 2020, proses penyetaraan Guru TK Bu-kan PNS adalah mengupayaBu-kan terbitnya SK dari sejumlah PAK yang belum terproses tahun sebel-umnya sejumlah 3.695 berkas. Selanjutnya untuk meningkatkan layanan kepada GTK PAUD, dilakukan digitalisasi terhadap 45,82% atau 28.138 dari total 61.400 SK yang sudah diterbitkan oleh Biro Sumber-daya Manusia Kemendikbud. SK tersebut dikelom-pokkan per kabupaten/kota, di scan dan file hasil scan diberi nama sesuai dengan nama dan nomor SK untuk memudahkan pencarian jika suatu saat dibutuhkan.

Dukungan publikasi untuk pengembangan karir GTK PAUD dan Dikmas, yaitu melakukan Talk-show Publikasi Program Pelaksanaan Uji Kompeten-si Kenaikan Jen-jang Jabatan FungKompeten-sional dengan media radio dan teleconference, dan Talkshow Uji Kompetensi Inpassing dalam Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Belajar dengan media radio dan teleconference

c. Kesejahteraan dan Penghargaan serta Per-lindungan

Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 adalah “Peningatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Pertumbuhan Berkualitas”. RKP merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang disusun untuk pelaksanaan pembangunan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menen-gan username dan password untuk mengikuti uji

kompetensi; (2) adanya soal yang tidak sesuai den-gan jenjang jabatan; (3) peserta yang tidak mengi-kuti ujian dan sulit dihubungi petugas; dan (4) be-berapa peserta mengalami gangguan jaringan saat mengikuti uji kompetensi atau tidak bisa mengakses aplikasi ujian. Upaya penanggulangan terhadap per-masalahan yang dihadapi selama kegiatan antara lain meniadakan fungsi password jika NIP menjadi password default.

Rekomendasi untuk kegiatan pelaksanaan uji kompetensi selanjutnya antara lain: (1) perlu melaku-kan analisis butir soal pada kegiatan pengolahan hasil uji kompetensi, sebagai bahan rekomendasi penyusunan soal di tahun selanjutnya. (2) perlu ada pengembangan aplikasi http://ujikom-paud.kemdik-bud.go.id/ karena masih kurang user friendly dan tampilan pada saat ujian belum maksimal, dan (3) perlu dipertimbangkan kembali mekanisme pelak-sanaan uji kompetensi secara online apakah efektif atau sebaliknya berdasarkan hasil analisa nilai uji kompetensi.

. Tabel 3.17

. Rekap Penyetaraan Guru TK Bukan PNS .

.

Tahun PAK PenerbitanProses SK

2019 65.096 19412 45.683

2020 3.695 15.717

gah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Arah kebijakan berfokus pada pembangunan SDM dan pemerataan wilayah sehingga mampu meningkatkan investasi dan ekspor untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Upaya pemerintah melakukan serangkaian program pembinaan guru, pendidik lainya dan tena-ga kependidikan termasuk dalam pemberian peng-hargaan didasari atas amanat Undang-Undang No-mor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang ber-prestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”. Demikan pula tercantum dalam tugas dan fungi di-rektorat yang termaktum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pen-didikan dan Kebudayaan.

Arah kebijakan pemerintah yang dijabarkan melalui strategi IKK 2.2 Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan bertujuan menjamin kesejahter-aan, memberikan penghargaan dan perlindungan kepada GTK PAUD dan Dikmas. Tahun 2020, kegia-tan pendukung IKK IKK 2.2 Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan, terbatas pada penyusunan NSPK terkait penghargaan dan perlindungan GTK PAUD, pembayaran carry over tunjangan profesi guru TK bukan PNS, dan pelaksanaan apresiasi Guru dan Tendik PAUD dan Dikmas.

Pada perjalanan tahun renstra, output kegia-tan terkait peningkakegia-tan kesejahteraan yang menjadi

tanggung jawab Direktorat GTK PAUD adalah pen-yaluran carry over tunjangan profesi tahun 2019. Selanjutnya penyaluran tunjangan profesi Guru TK bukan PNS sudah dialihkan ke Pusat Layanan Pem-biayaan Pendidikan.

Perlindungan termasuk perlindungan hukum, perlindungan profesi, perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, serta perlindungan

terha-. Gambar 3terha-.5

dap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Namun pada tahun 2020 kegiatan terkait perlindungan GTK PAUD belum terlaksana, mengingat alokasi angga-ran fokus pada kegiatan pendukung program prior-itas nasional.

Pada tahun 2020 apresiasi GTK PAUD dan PTK Dikmas dilaksanakan terpisah, mengingat atur-an penyelengaraatur-an dengatur-an protokol covid-19. Meski dalam kondisi pandemi, semangat GTK mengikuti lomba sangat tinggi. Sehingga capaian realisasinya lebih 3,1% lebih tinggi dari taget atau sebanyak 699 orang, sebagaimana dapat dilihat pada tabel 3.18 Capaian IKK 2.2 Jumlah guru dan tenaga kependi-dikan PAUD yang menerima penghargaan dan pe-lindungan tahun 2020

. Tabel 3.18

. Capaian IKK 2.2 Jumlah Guru dan Tenaga . Kependidikan PAUD yang Menerima Penghargaan

. dan Perlindungan

Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan ta-hun 2020 merupakan angka realisasi jumlah sasaran carry over 2019 sebanyak 484 orang, dan angka GTK PAUD dan Dikmas yang mengikuti proses seleksi apresiasi sebanyak 215 orang. Angka tersebut

diper-oleh dari jumlah GTK PAUD yang lolos sampai tahap II sebanyak 80 orang dari sekitar 937 berkas yang diverval, dan 135 PTK Dikmas (Pamong dan Penilik).

Kategori lomba tahun 2020 ada 8, yakni; Guru TK inovatif dan inspiratif pada masa pandemi, Kepala TK inovatif dan inspiratif pada masa pandemi, Guru KB/TPA I inovatif dan inspiratif pada masa pandemi, Pengelola KB/TPA inovatif dan inspiratif pada masa pandemi, Penilik inspiratif, Penilik inovatif, Pamong Belajar inspiratif, dan Pamong Belajar inovatif.

Kendala yang dihadapi yakni fasilitas jaringan internet yang kurang memadai serta ketidak hadiran sebagian peserta pada kegiatan. Ketidakhadiran dengan beberapa alasan seperti; kondisi kesehatan, tidak diizinkan oleh suaminya, kekhawatiran terpa-par covid-19, dan sudah ada kegiatan lain.

Upaya penanggulangan kendala di atas, yai-tu bagi yang tidak dapat hadir dimfasilitasi dengan mengunakan zoom saat mereka melaksanakan pre-sentasi. Terkait kendala jaringan internet diupayakan semaksimal kemampuan, bahkan beberapa peserta menggunakan fasilitas internet pribadi.

Dukungan publikasi pada apresiasi GTK PAUD dan Dikmas adalah menyiapkan Video Geb-yar Apresiasi GTK PAUD dan Video GebGeb-yar Apre-siasi Pamong Belajar dan Penilik. Kendala pelaksa-naan secara umum antara lain, (1) ketidak hadiran steakholder terkait dalam kegiatan koordinasi, (2) penyampaikan konten tidak maksimal, (3)

kesalah-Target Realisasi %

Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD

yang menerima penghargaan dan pelindungan 678 699 103,1 Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Tahun 2020

an pengetikan dalam bulletin, (4) adanya kebutuhan program yang belum teridentifikasi. (5) ketersediaan slot waktu sesuai kebutuhan, (6) keterbatasn akses pada daerah luring, (7) antusiasme peserta apresiasi yang mendaftar melebihi ekspektasi sehingga beban kerja tim verifikator dan tim penilai sangat tinggi, (8)

Dalam dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja 2020 (Halaman 43-57)