P
uji Syukur kepada Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya ke-pada kita semua, sehingga Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (Direktorat GTK PAUD), berhasil menyelesaikan penyusunan Laporan Kinerja Tahun 2020. Laporan ini merupakan pertanggungjawaban Direktorat, se-bagaimana diatur Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Ki-nerja lnstansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.Laporan ini menyajikan informasi pencapaian kinerja atas indikator kinerja yang tertulis di Per-janjian Kinerja Direktur GTK PAUD dengan Direktur Jenderal GTK tahun 2020. Termasuk di dalamnya capaian kinerja dan anggaran Direktorat GTK PAUD pendukung program prioritas kementerian mau- pun nasional.
Dr. Santi Ambarukmi, M.Ed. NIP. 196508101989022001
Jakarta, 30 Januari 2021 Direktur GTK PAUD,
Dr. Santi Ambarukmi, M.Ed. NIP. 196508101989022001
Laporan kinerja ini diharapkan dapat mem-berikan gambaran obyektif tentang kinerja yang di-hasilkan Direktorat GTK PAUD selama tahun 2020, Semoga laporan kinerja ini bermanfaat sebagai ba-han evaluasi perencanaan program/kegiatan dan anggaran, perumusan kebijakan bldang pendidi- kan dan kebudayaan serta peningkatan kinerja ta-hun berikutnya. Akhir kata, diucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu tersele-saikannya laporan kinerja Direktorat GTK PAUD Ta-hun 2020.
Tantangan yang muncul selama tahun 2020 ini
an-tara lain, perubahan struktur organisasi, pengalihan
output ke satker lain, pandemi covid-19 serta
perlu-nya menyelaraskan program prioritas GTK dengan
peraturan yang sudah ada
Tantangan yang muncul selama tahun 2020 ini antara lain, perubahan struktur organisasi, pengalihan output ke satker lain, pandemi covid-19 serta perlunya menyelaraskan program prioritas GTK dengan peraturan yang sudah ada, Semangat perbaikan birokasi dengan alih jabatan fungsional masih belum maksimal, sehingga dukungan, kerjasama dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci tercapainya tujuan pro-gram.
“
Daftar Isi
KATA PENGANTAR 2
IKHTISAR EKSEKUTIF 7
PENDAHULUAN 9
Gambaran Umum
10
Dasar Hukum
11
Tugas Pokok dan Fungsi serta Struktur Organisasi
12
Misi Merdeka Belajar
14
Isu-Isu Strategis
16
PERENCANAAN KINERJA 18
Capaian Kinerja
25
Realisasi Anggaran
62
Efisiensi Anggaran
70
PENUTUP 71
Lampiran 72
77
Daftar Tabel
Tabel 2.1 Sasaran Kegiatan dan Target Kinerja
GTK PAUD Tahun 2020-2024
19
Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Tahun 2020
20
Tabel 2.3 Definisi Operasional Masing masing Indikator Kinerja
24
Tabel 3.1 Capaian Kinerja Tahun 2020
26
Tabel 3.2 Capaian IKK 1.1 Jumlah satuan PAUD
yang memenuhi standar jumlah dan kualitas
34
Tabel 3.3 Pergerakan Pendaftaran CGP Angkatan 2
Wilayah Sulawesi
38
Tabel 3.4 Capaian IKK 2.1 Jumlah Guru dan
Tenaga Kependidikan PAUD yang Meningkat Kinerja dan Karirnya
39
Tabel 3.5 Jumlah Guru Dan Tenaga Kependidikan PAUD
Yang Naik Pangkat Tahun 2020
40
Tabel 3.6 Judul Modul Pembelajaran Jarak Jauh
41
Tabel 3.7 Jumlah GTK PAUD dan Dikmas
yang Terfasilitasi Peningkatan Kinerja
43
Tabel 3.8 Pedoman/ Modul Diklat
44
Tabel 3.9 Rekap Data Peserta Refresh dan
Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Diklat Berjenjang Tingkat Dasar
Penanganan Stuntung Tahun 2020
44
Tabel 3.10 Rekap Peserta OJL 1 Bimtek Program Kemitraan
45
Tabel 3.11 Rekap Peserta OJL 2 Bimtek Program Kemitraan
46
Tabel 3.12 Rekap Data Seri Webinar Guru Belajar
Bagi GTK PAUD Minggu ke I-V 30 Juni - 30 Juli 2020 47
Tabel 3.13 Capaian IKK 2.1 Jumlah GTK PAUD dan
Dikmas yang Terfasilitasi Peningkatan Karirnya
49
Tabel 3.14 Rekap Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional
Penilik dan Pamong Belajar
51
Tabel 3.15 Rekap Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional
Tabel 3.16 Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Pamong dan Penilik
53
Tabel 3.17 Rekap Penyetaraan Guru TK Bukan PNS
54
Tabel 3.18 Capaian IKK 2.2 Jumlah Guru dan Tenaga
Kependidikan PAUD yang Menerima Penghargaan
dan Perlindungan
56
Tabel 3.19 Rekap Peserta Apresiasi GTK Dikmas Tahun 2020
58
Tabel 3.20 Rekap Peserta Apresiasi GTK PAUD Tahun 2020
58
Tabel 3.21 Rencana dan Realisasi Penyerapan Tahun Anggaran 2020
63
Tabel 3.22 Realisasi Anggaran per Jenis Belanja
Tahun Anggaran 2020
64
Tabel 3.23 Realisasi Anggaran per Output Tahun 2020
67
Tabel 3.24 Persandingan Anggaran per Output
Berdasarkan Revisi DIPA
68
Tabel 3.25 Indikator Penilaian Pelaksanaan Anggaran
69
Daftar Gambar
Gambar 3.1 Satuan Pendidikan PAUD Memenuhi Standar Jumlah
dan Kualitas
35
Gambar 3.2 Proses Seleksi CGP Angkatan 1
36
Gambar 3.3 Proses Seleksi CGP Angkatan 2
37
Gambar 3.4 Bidang Pekerjaan dan Status Kepegawaian
Peserta Seri Webinar Guru Belajar Bagi GTK PAUD Seri Ke I, II dan III 47
Gambar 3.5 Kerangka RPJMN 2020-2024 55
Gambar 3.6 Nilai Kinerja Anggaran Tahun 2020
62
Gambar 3.7 Grafik Rencana Penyerapan dan
IKHTISAR EKSEKUTIF
Strategi pemilihan moda kegiatan
lebih inovatif, melalui luring terbatas,
daring maupun blended. Semua itu,
sangat efektif mendukung capaian
ki-nerja dan anggaran Direktorat GTK
PAUD.
Laporan Kinerja Direktorat GTK PAUD Tahun 2020 menyajikan tingkat pencapaian 2 (dua) SK dengan 3 IKK sebagaimana ditetapkan dalam Per-janjian Kinerja Tahun 2020 Dipa Revisi 4. Uraian ting-kat ketercapaian inditing-kator lebih rinci diuraikan pada Bab III. Secara umum capaian kinerja dapat diperli-hatkan dalam gambar grafik.
Dalam upaya pencapaian indikator kinerja ditemukan beberapa permasalahan, antara lain (1) restrukturisasi organisasi dan tata kelola kemen-terian berimplikasi pada perubahan struktur di Di-rektorat GTK PAUD, (2) terbitnya Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kemendikbud Tahun 2020-2024 berimplikasi pada adanya penambahaan SK dan IKK, (3) output pen-dukung IKK kesejahteraan dialihkan ke satker lain, namun direktorat masih membayar carry over tun-jangan profesi, (4) pelaksanaan program prioritas yang lintas tahun anggaran, (5) program penurunan angka stunting, masih menjadi tanggung jawab di-rektorat hingga tahun 2021, kendati secara tugas berada satuan kerja lain, dan (6) wabah pandemi covid-19 sejak Maret 2020.
Upaya mengatasi permasalahan tersebut, Di-rektorat GTK PAUD melakukan koordinasi lintas sat-uan kerja di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk melihat kembali definisi operasional setiap IKK, output pen-dukungnya serta jumlah sasarannya. Selain itu kondi-si pandemi menjadi berkah tersendiri bagi pening-katan kemampuan teknologi infor masi, mengingat sebagain besar kegiatan dan program dilakukan secara daring. Strategi pemilihan moda kegiatan lebih inovatif, melalui luring terbatas, daring mau-pun blended. Semua itu, sangat efektif mendukung capaian kinerja dan anggaran Direktorat GTK PAUD.
PENDAHULUAN
Sejak 3 Oktober 2020, Direktorat GTK PAUD dipimpin
oleh Dr. Santi Ambarukmi. Tugas pokok dan fungsi
Direk-torat GTK PAUD dilaksanakan oleh 83 pegawai, terdiri dari
38 (46%) orang laki-laki dan 45 (54%) perempuan
“
45 (54%) perempuan. Sebanyak 69 orang pegawai atau 83% pegawai memiliki kualifikasi minimal stra-ta 1 dengan rincian 37 orang memiliki kualifikasi S1, 30 orang berkualifikasi S2, 2 Orang berkualifikasi S3, dan 13 orang memiliki kualifikasi Diploma atau dibawahnya.
Selain pegawai negeri sipil, pelaksanaan tu-gas dan fungsi direktorat juga dibantu oleh 25 orang pegawai pemerintah bukan pegawai negeri (PPNPN) yang terdiri dari 18 orang laki dan 7 orang perempuan. Kualifikasi pegawai PPNPN terdiri 16 orang Strata 1 dan 9 orang SMA/dibawahnya.
Gambaran Umum
Direktorat GTK PAUD merupakan salah satu satuan kerja di bawah koordinasi Ditjen GTK. Direk-torat GTK PAUD dibentuk pada tahun 2019 berdasar-kan Peraturan Menteri Pendidiberdasar-kan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diperbaharuhi dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2020.
Sejak 3 Oktober 2020, Direktorat GTK PAUD dipimpin oleh Dr. Santi Ambarukmi. Tugas pokok dan fungsi Direktorat GTK PAUD dilaksanakan oleh 83 pegawai, terdiri dari 38 (46%) orang laki-laki dan
81 Tahun 2009 tentang Koordinasi dan Pengen-dalian Program;
10. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Juknis Penyusunan Per-janjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review LAKIP;
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Sistem Akuntabili-tas Kinerja di Lingkungan Kemendikbud;
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 61 Tahun 2015 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di Lingkungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebu-dayaan yang diperbaharuhi dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2020.
1. Undang-Undang RepubIik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-Undang RepubIik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23
Tahun 2014 tentang Pemerintah Dae-rah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 ten-tang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerin-tah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Na-sional Pendidikan;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 ten-tang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
6. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2015 ten-tang Kementerian Pendidikan dan Ke-budayaan; 7. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014
ten-tang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pe-merintah;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 44 Tahun 2007 tentang Alokasi, Klasifikasi, Mekanisme Belanja, dan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran;
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor
Penyusunan Laporan Kinerja Direktorat GTK PAUD Tahun
2020 dilaksanakan berdasarkan peraturan perundangan
yang berlaku, sebagai berikut:
Tugas Pokok dan Fungsi serta
Struktur Organisasi
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 45 Tahun 2019 Bagian Kelima Pasal 64 ten-tang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendi-dikan dan Kebudayaan menyebutkan bahwa Direk-torat GTK PAUD mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pembinaan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, fasilitasi, pemberian bimbingan teknis dan supervi-si, pemantauan, evaluasupervi-si, dan pelaporan di bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribusian, pemindahan lintas daerah provinsi, kesejahteraan, penghargaan, dan pelindungan guru, pendidik lain-nya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini serta pembinaan jabatan fungsional guru, pen-didik lainnya, dan tenaga kepenpen-didikan penpen-didikan anak usia dini dan urusan ketatausahaan Direktorat
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana tersebut di atas, Direktorat GTK PAUD menyeleng-garakan fungsi sebagai berikut:
1. perumusan kebijakan di bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribusian,
peminda-han lintas daerah, provinsi, kesejahteraan, peng-hargaan, dan pelindungan guru, pendidik lain-nya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini;
2. pelaksanaan kebijakan di bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribusian, peminda-han lintas daerah provinsi, kesejahteraan, peng-hargaan, dan pelindungan guru, pendidik lain-nya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini;
3. pembinaan di bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengem-bangan karir, pendistribusian, pemindahan lintas daerah provinsi, kesejahteraan, penghargaan, dan pelindungan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini; 4. penyusunan norma, standar, prosedur, dan
kri-teria di bidang perencanaan kebutuhan, pen-gendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribusian, pemindahan lintas daerah provinsi, kesejahteraan, penghargaan, dan pe-lindungan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini;
5. fasilitasi di bidang perencanaan kebutuhan, pe ngendalian formasi, asesmen dan pengemban-gan karir, pendistribusian, pemindahan lintas daerah provinsi, kesejahteraan, penghargaan, dan pelindungan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini; 6. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di
bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribusian, pemindahan lintas daerah provinsi, kesejahteraan, penghargaan, dan pe-lindungan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini;
7. pembinaan jabatan fungsional guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini;
8. pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribu-sian, pemindahan lintas daerah provinsi, kese-jahteraan, penghargaan, dan pelindungan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pen-didikan anak usia dini; dan
Kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir 2019, berimplikasi pada strategi pencapaian misi dan visi Direktorat GTK PAUD sebagai satuan kerja dibawah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.
Dalam rangka mewujudkan Program Merdeka Belajar yang bertujuan untuk menghadirkan Pendi-dikan berkualitas secara merata dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menyiapkan rang-kaian program untuk memastikan guru dan tenaga kependidikan memiliki kompetensi yang memadai melalui program yaitu; a) transformasi kepemi-mpinan pendidikan melalui program Guru Peng-gerak, b) Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan, c) pengembangan ekosistem belajar di setiap provinsi melalui Balai Guru Penggerak, d) Pengembangan Ko-munitas Pendidikan yang bergotong royong melalui program Organisasi Penggerak dan e) Peningkatan Tata Kelola Sumber Daya Manusia yang berkualitas
melalui perbaikan regulasi dan kemitraan dengan Pemerintah Daerah.
Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini berkomitmen untuk men-dukung program-program tersebut melalui keter-libatan pada asesmen guru penggerak, asesmen guru dan tenaga kependidikan, pelaksanaan kemi-traan dengan pemerintah daerah, pengembangan karir, peningkatan tata kelola, penghargaan, dan perlindungan serta upaya peningkatan kinerja GTK PAUD melalui penyediaan modul, pedoman pembe-lajaran guru, Bimtek PCP Diklat Dasar dan Lanjut dengan muatan stunting, serta webinar pendidikan pada masa pandemi
Isu-isu strategis, dalam hal ini, merupakan permasalahan utama terkait pembinaan GTK PAUD Tahun 2020, antara lain:
1. Perencanaan kebutuhan dan pengendalian for-masi berfokus pada pemenuhan jumlah, redis-tribusi guru dan tenaga kependidikan PAUD sehingga tercapai pemerataan mutu baik secara kualitas maupun kuantitas. Pentingnya pemerintah daerah untuk mampu menghitung kebutuhan guru PNS PAUD dan memasti-kan penerimaan calon guru Pegawai Negeri Sipil yang sesuai dengan kriteria yang ada dalam regulasi. Selain perencanaan kebutuhan dan redistribusi, dilakukan pula seleksi calon guru penggerak sesuai dengan rencana strategis Ke-menterian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui trans-formasi kepemimpinan praktis di sekolah.
2. Dukungan program prioritas nasional pengenda-lian angka stunting, melalui peningkatan kompe-tensi guru TK/KB/SPS/TPA melalui bimbingan
Teknis PCP 2020 dengan penam-bahan materi Stunting, bagi 2000 GTK PAUD di 100 wilayah kabupaten.
3. Upaya peningkatan kinerja GTK PAUD melalui optimalisasi pemanfaatan pembelajaran berba-sis teknologi informasi dan komunikasi ( TIK ). 4. Peningkatan kualitas GTK PAUD yang dapat
mendukung pengembangan karir melalui pe-manfaatan teknologi.
5. Adaptasi pembelajaran dari rumah bagi GTK PAUD.
6. Perluasan akses informasi program GTK PAUD. 7. Peningkatan dan pemerataan mutu GTK PAUD
melalui Kemitraan.
Peningkatan kualitas GTK
PAUD yang dapat mendukung
pengembangan karir melalui
pemanfaatan teknologi.
Misi
1. Mewujudkan pendidikan yang relevan dan berkualitas tinggi, merata dan berkelanjutan, didukung oleh infrastruktur dan teknologi.
2. Mewujudkan pelestarian dan pemajuan kebu-dayaan serta pengembangan bahasa dan sastra. 3. Mengoptimalkan peran serta seluruh pemangku
kepentingan untuk mendukung transformasi dan reformasi pengelolaan pendidikan dan ke-budayaan.
Visi Direktorat GTK PAUD Tahun 2020 – 2024, adalah
“mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan
berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang
bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada
Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan
berkebinekaan global”.
“
“
Tujuan Strategis
1. Perluasan akses pendidikan bermutu bagi pe-serta didik yang berkeadilan dan inklusif
2. Penguatan mutu dan relevansi pendidikan yang berpusat pada perkembangan peserta didik 3. Pengembangan potensi peserta didik yang
ber-karakter
4. Pelestarian dan pemajuan budaya, bahasa dan sastra serta pengarus-utamaannya dalam Pen-didikan
5. Penguatan sistem tata kelola pendidikan dan kebudayaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel
Mengacu pada Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020,
Renstra Kemendikbud, Direktorat GTK PAUD Tahun
2020-2024, mengampu 2 (dua) SK dengan 3 (tiga) IKK. Sasaran
Kegiatan dan Target Kinerja Direktorat GTK PAUD lebih
leng-kap dapat dilihat pada tabel 2.1.
Perencanaan Kinerja Direktorat GTK PAUD tahun 2020 telah mengalami 4 (empat) kali perubahan DIPA menyesuaikan kebijakan program yang ada di Ditjen GTK, Kemendikbud. Perubahan anggaran program prioritas Direktorat GTK PAUD mulai DIPA awal sampai dengan akhir tahun 2020 dapat dilihat pada tabel sandingan perubahan DIPA yang terdapat di BAB III bagian akuntabilitas anggaran.
“
“
. Tabel 2.1 Sasaran Kegiatan dan Target Kinerja GTK PAUD Tahun 2020-2024
2020 2021 2022 2023
SK 1
IKK 1.1
Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan
penggerak
Satuan
Pendidikan 2.266 2.266 2.266 2.266
SK 2 IKK 2.1
Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang meningkat kinerja dan karirnya
Orang 37.469 37.469 37.469 37.469
IKK 2.2
Jumlah guru dan tenaga
kependidikan PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan
Orang 678 678 678 678
Meningkatnya guru dan tenaga kependidikan yang meningkat performanya
Kode Sasaran Kegiatan (SK)/ Indikator
Kinerja Kegiatan (IKK) Satuan
Target Capaian
Meningkatnya satuan pendidikan yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
2024
2.266
37.469
678 Meningkatnya guru dan tenaga kependidikan yang meningkat performanya
Target Capaian
Meningkatnya satuan pendidikan yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
Perjanjian Kinerja Direktur GTK PAUD Tahun 2020 pada
tabel 2.2 berikut dengan target telah disesuaikan dengan
Renstra GTK terbaru, sedangkan anggaran disesuaikan
dengan DIPA Nomor: SP DIPA- 023.16.1.361151/2019
tang-gal 14 Desember 2020 revisi ke 4 (lihat lampiran).
“
“
. Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Tahun 2020
SK.1 Meningkatnya satuan pendidikan yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
1.1
Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan penggerak
2.266
2.1 Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang
meningkat kinerja dan karirnya 37.469 2.2 Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang menerima penghargaan dan perlindungan 678 Dukungan Manajemen Dukungan Manajemen Pelaksanaan Pembinaan Guru
dan Tendik PAUD dan Dikmas 1
Tahun 2019 Target
SK.2 Meningkatnya guru dan tenaga kependidikan yang meningkat performanya
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan IKK
Anggaran SP 6.988.779.000 Orang 27.358.785.000 Orang 9.220.978.000 Layanan 28.798.403.000 Tahun 2019 Target
Pengendalian Formasi Guru TK, berkoordinasi dengan jenjang pendidikan dasar maupun jenjang pendidikan menengah. Sedangkan untuk perenca-naan kebutuhan dan formasi pamong belajar dan penilik, dilakukan review dan finalisasi soal perenca-naan kebutuhan dan pengendalian formasi pamong belajar dan penilik Berdasarkan jenjang jabatan melalui penyesuaian/inpassing, direktorat mereview perhitungan kebutuhan berdasarkan beban kerja dari setiap satuan pendidikan merujuk dari Permenpan RB No 14 dan 15 Tahun 2010.
Dukungan 5636.005.003 perencanaan ases-men guru dan tenaga kependidikan untuk IKK 1.1, adalah kegiatan perencanaan asesmen guru dan tenaga kependidikan PAUD, yakni mengadakan seleksi calon guru tahap 2 angkatan 1 dan seleksi calon penggerak angkatan 2 yang akan mengikuti pelatihan pada tahun 2021. Calon Guru Penggerak ini diseleksi dengan ketat mulai seleksi administrasi, penulisan esai, tes bakat skolastik, simulasi menga-jar, dan wawancara. Mengingat keterbatasan waktu, pada tahun 2020 rangkaian kegiatan asesmen ha-nya sampai Tes Bakat Skolastik (TBS), selebihha-nya akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
Selanjutnya 5636.005.004 program kemitraan guru dan tenaga kependidikan, salah satu kelompok kerja dengan fungsi katalisator suksesnya seluruh program prioritas. Melakukan koordinasi dan ko-laborasi antar lembaga dan satuan kerja terkait pro-gram prioritas. Melalui propro-gram kemitraan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan memastikan peran serta pemangku kebijakan dalam perencanaan ke-butuhan memenuhi jumlah satuan PAUD yang me-Berdasarkan Perjanjian Kinerja Direktur GTK
PAUD ada 3 (tiga) IKK untuk 2 (dua) SK, seperti pada Tabel 2.2. SK 1 Meningkatnya satuan pendi-dikan yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan didukung oleh IKK 1.1, Sedangkan SK 2 Meningkatnya guru dan tenaga kependidikan yang meningkat performanya, didukung oleh IKK 2.1 dan IKK 2.2.
Strategi pencapaian IKK 1.1 Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kuali-tas pendidik dan tenaga kependidikan serta memi-liki guru dan tenaga kependidikan penggerak, dengan output pendukung 5636.005 dan sebagian 5636.970.
Kegiatan output pendukung 5636.005 antara lain sosialisasi dan fasilitasi pedoman perhitungan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan PAUD kepada Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Perencanaan Daerah serta BP PAUD dan Dikmas. Kegiatan ini melibatkan ketiga unsur tersebut untuk memastikan ketersediaan dan distribusi kuantitas dan kualitas guru yang ada di setiap satuan pendidikan. Pelibatan BP PAUD dan Dikmas sebagai UPT yang menangani penjaminan mutu diharapkan dapat memberikan fasilitasi dan rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam melakukan perhitungan kebutuhan dan redistribusi guru baik dalam kabupaten/kota maupun antar ka-bupaten/kota.
Kegiatan 5636.005.001 penataan guru dan tenaga kependidikan. Perencanaan kebutuhan dan pengendalian formasi Guru TK dilakukan dengan menyusun Pedoman Perencanaan Kebutuhan dan
menuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan penggerak.
Kegiatan output pendukung 5636.970 ada-lah serangkaian kegiatan kajian model kompetensi baru. Kegiatan ini digagas sebagai konsekuensi lo-gis atas terbitnya perkembangan model kompetensi baru oleh Direktorat Jenderal GTK yang telah diu-ji publikasikan. Mengingat GTK PAUD memiliki ke khasannya dibanding dengan jenjang pendidikan lain, sehingga perlu mencari formulasi/startegi yang tepat untuk mencapai kualitas peserta didik yang lebih baik.
IKK. 2.1 Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang meningkat kinerja dan karirnya, didukung oleh kegiatan-kegiatan pada output 5636.010, 5636.005, dan 5636.970. Strategi penca-paiannya fokus pada kegiatan pendukung program prioritas nasional ke-mendikbud melalui Direktorat GTK PAUD yaitu pelatihan calon pelatih (PCP) Diklat Berjenjang Diklat Dasar dan Refesh PCP Diklat Ber-jenjang Diklat Dasar yang diperkaya dengan ma-teri pencegahan stunting. Ini merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya dalam rangka pengu-rangan angka stunting nasional melalui peran serta guru mengedukasi masyarakat.
Selanjutnya untuk mendukung peningkatan ki-nerja GTK PAUD dilakukan berbagai terobosan yaitu dengan menyusun sistem manajemen
e-pembelaja-ran bagi GTK PAUD, penyusunan dan digitalisasi pedoman, dan modul PCP Diklat Berjenjang Ting-kat Dasar, penyusunan/pengembangan NSPK pem-belajaran, pemantauan, evaluasi dan pelaporan penerapan model/aplikasi e-pembelajaran pening-katan kompetensi dan penyelenggaran bimbingan teknis PCP diklat dasar, bimbingan calon pelatih penerapan model/aplikasi e-pembelajaran pening-katan kompetensi GTK PAUD.
Merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendi-dikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 Ten-tang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona virus Disease (Covid- 1 9) yang diberlakukan mulai tanggal 24 Maret 2020. Kebijakan Belajar dari Rumah ((BdR) ini diang-gap tepat untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, khu-susnya di lingkungan sekolah. Oleh sebab itu Direktorat GTK PAUD melaksanakan We-binar Seri GTK PAUD tentang Adaptasi Pembelaja-ran Masa Pandemi, melaksanakan bimbingan teknis Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dan menyusun model pembelajaran saat pamdemi.
Berikut kegiatan-kegiatan pendukung IKK 1.1 Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jum-lah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan peng-gerak, dari masing masing output yaitu:
1. 5636.010.001 Guru dan tenaga kepndidikan PAUD dan pendidikan masyarakat (Dikmas)
yang memperoleh angka kredit dan penyesuaian jabatan fungsional guru, pembahasan revisi Per-menpan dan RB bagi GTK PAUD, pembahasan revisi Permendikbud bagi GTK PAUD, penyusu-nan Pedoman Pelaksanaan Uji Kompetensi Ke-naikan Jenjang Jabatan Fungsional Penilik Dan Pamong Belajar, penyusunan soal uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional penilik dan pamong belajar, penyusunan dan pembahasan desain dan sistem aplikasi assesmen pengem-bangan karir bagi GTK PAUD, pembahasan Pe-doman Pelaksanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Belajar, verifikasi validasi dan penilaian daftar usulan penilaian angka kredit GTK PAUD, dan penyesuaian jabatan fungsional pamong belajar dan penilik; dan pelaksanaan bimbingan teknis pengembangan karir;
2. 5636.010.002 Guru dan Tendik PAUD dan Dikmas yang memperoleh penyetaraan ja-batan fungsional guru: verifikasi dan validasi data peserta uji kompetensi kenaikan jenjang ja-batan fungsional penilik dan pamong, verifikasi dan validasi berkas usulan DUPAK GTK PAUD, pamong dan penilik;
3. 5636.010.008 Perkembangan guru, melalui pelaksanaan On The Job Learning, pendamp-ingan dan workshop program peningkatan dan pemerataan mutu GTK PAUD melalui kemitraan, pembekalan tim fasilitator bimbingan teknis guru PAUD dalam upaya per-cepatan pencegahan
stunting, serta dukungan persiapan digitalisasi- pembahasan disain sistem e-pembelajaran GTK PAUD, pembahasan, finalisasi dan sosialisasi Pe-tuntuk Teknis Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri (Petunjuk Penyelenggaraan PTM TA 2020/2021);
4. 5636.970.001 Penyusunan dan digitalisasi pe-doman, dan modul PCP Diklat Berjenjang Ting-kat Dasar, penyusunan/pengembangan NSPK pembelajaran, bimbingan teknis PCP Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Penanganan Stunting melalui daring (on-line), Sosialisasi program prioritas GTK PAUD, koordinasi analisis data pelatihan guru PAUD dengan alokasi dana desa/ APBdes, uji coba aplikasi SiMitra program kemi-traan GTK PAUD, ujicoba NSPK pembelajaran, pemantauan, evaluasi dan pelaporan penera-pan model/aplikasi e-pembelajaran peningka-tan kompetensi dan penyelenggaran bimbingan teknis PCP Diksar, pembahasan evaluasi dan strategi publikasi Direktorat GTK PAUD, dan webinar seri GTK PAUD tentang adaptasi pem-belajaran masa pandemi;
5. 5636.005.004 Program kemitraan guru dan tenaga kependidikan, melalui penyusunan Pe-doman Peningkatan dan Pemerataan Mutu GTK PAUD melalui Program Kemitraan dan Pemberdayaan Komunitas GTK PAUD, penyusunan bahan ajar program kemitraan GTK PAUD, pengembangan aplikasi SiMitra guru dan tenaga kependidikan; penguatan peserta
program peningkatan dan pemerataan mutu GTK inti melalui kemitraan; koordina-si program pemberdayaan komunitas GTK PAUD; pelaksanaan On The Job Learning (OJL) program peningkatan dan pe-merataan mutu GTK PAUD melalui kemi-traan, serta pelaksanaan workshopnya.
IKK 2.2 Jumlah guru dan tenaga kependi-dikan PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan didukung oleh 3 (tiga) output
yaitu 5636.001 terkait pemberian tunjangan profesi tahun ini hanya sampai penyelesaian carry over ta-hun 2019; output 5636.010 terkat pedoman pembe-rian penghargaan dan koodinasi dan sosialisasinya, sosialisasi program dan gebyar apresiasi GTK PAUD dan Dikmas inspiratif dan inovatif tahun 2020; dan output 5636.011 penyusunan pedoman apresiasi penilik dan pamong belajar tahun 2020, verifikasi dan validasi berkas peserta apresiasi GTK PAUD, seleksi dan pelaksanaan perlombaan, dan pelaksa-naan apresiasi GTK PAUD.
. Tabel 2.3 Definisi Operasional Masing masing Indikator Kinerja
Indikator Kinerja Kegiatan
Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan penggerak
Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang meningkat kinerja dan karirnya
Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan
Definis Operasional
Jumlah satuan PAUD yang memenuhi kecukupan jumlah guru dan kepala sekolah bersertifikat pendidik dan kepala sekolah bersertifikat, dinyatakan dalam satuan Pendidikan.
Jumlah guru, kepala sekolah dan pengawas PAUD yang meningkat kinerja dan karirnya melalui pemberian kesempatan mengikuti, uji kompetensi, penilaian DUPAK, bimbingan teknis, dinyatakan dalam orang
Jumlah guru, kepala sekolah dan pengawas PAUD yang
menerima penghargaan dan pelindungan melalui
pemberian kesempatan mengikuti bimbingan teknis, dinyatakan dalam orang
AKUNTABILITAS KINERJA DIREKTORAT
GTK PAUD
Capaian Kinerja
Capaian kinerja merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tu-gas, pokok dan fungsi serta pengelolaan sumberdaya pelaksa-naan kebijakan dan program yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah berdasarkan suatu sistem akuntabilitas yang memadai. Penilaian keter-capaian program dan anggaran dibuat ber-dasarkan indikator kinerja kegiatan berupa masukan, keluaran dan hasil dalam rangka men-jawab tuntutan kinerja pemerintah dengan mengacu pada dinamika kebija-kan pemerintah yang muncul. Aparatur pemerintah sebagai pelaku utama dalam menjalankan proses peru-musan, implementasi dan evaluasi kebijakan pembangunan diharapkan untuk lebih trans-paran dan akuntabel. Penilaian kinerja tidak terlepas dari kegiatan mengolah input menjadi output dan out-come yang menunjang penyelenggaraan
pemerin-tahan, pembangunan dan mempunyai manfaat ke-pada masyarakat.
Pengukuran kinerja Direktorat GTK PAUD merupakan proses sistematis dan berkesinam-bungan untuk menilai tingkat keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan pembinaan GTK PAUD pada tahun anggaran sesuai dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan setiap tahun. Ber-dasarkan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2019 dan Lampiran Renstra Kemendikbud, 2 (dua) Sasaran Kegiatan untuk Direktorat GTK PAUD. Dua Sasaran Kegiatan tersebut adalah SK 1 Meningkatnya satu-an pendidiksatu-an ysatu-ang memenuhi stsatu-andar jumlah dsatu-an kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dengan 1 (satu) IKK. SK 2 Meningkatnya guru dan tenaga kependidikan yang meningkat performanya, dengan 2 (dua) IKK seperti pada tabel 3.1
Pengukuran kinerja Direktorat GTK PAUD merupakan proses
sistematis dan berkesinambungan untuk menilai tingkat
keber-hasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan pembinaan GTK
PAUD pada tahun anggaran sesuai dengan target dan sasaran
yang telah ditetapkan setiap tahun.
“
. Tabel 3.1 Capaian Kinerja Tahun 2020
2.1 Jumlah guru dan tenaga kependidikan
PAUD yang meningkat kinerja dan karirnya 37.469 Orang 2.2 Jumlah guru dan tenaga kependidikan
PAUD yang menerima penghargaan dan pelindungan
678 Orang Target Indikator Kinerja Kegiatan (IKK)
Sasaran Kegiatan (SK)
Kinerja
SK.2 Meningkatnya guru dan tenaga kependidikan yang meningkat performanya"
SK.1 Meningkatnya satuan pendidikan yang
memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
1.1 Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan penggerak
2.266 SP Anggaran (DIPA Revisi 4) 27.358.785.000 39.326 104,96 26.937.034.634 98,46 9.220.978.000 699 103,1 9.187.753.577 99,64 Target Realisasi Kinerja % Anggaran (Rp) % 222,2 6.742.361.257 96,47 6.988.779.000 5.036
Berdasarkan surat Direktur Sistem dan Prosedur Pendanaan Pembangunan Nomor: 05109/ Dt.8.5/05/2020, dari 9 (Sembilan) program ke-mendikbud, direstrukturisasi menjadi 6 (enam). Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Pendidikan dan Kebu-dayaan dan Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dilebur menjadi Dukungan Mana-jemen. Program PAUD, Pendidikan Dasar dan Me-nengah menjadi PAUD dan Wajib Belajar 12 Tahun. Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendi-dikan dan Guru dan Tenaga KependiPendi-dikan, digabung menjadi Program Kualitas Pengajaran dan Pembela-jaran. Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Sastra serta dan Pelestarian Budaya digabung men-jadi Program Perbukuan Pemajuan dan pelestarian Bahasa dan Kebudayaan. Program Pendidikan Ting-gi dan Pendidkan dan Pelatihan Vokasi tet ap.
Untuk tahun 2020, program renstra Kemend-ikbud menggunakan struktur program saat ini (ex-isting) karena program tahun 2020 sudah berjalan (9 program). Sedangkan ta-hun 2021-2024 akan menggunakan struktur program baru.
Dalam rangka mendukung sasaran kegiatan dan indikator kinerja kegiatan, Direktorat GTK PAUD melakukan kegiatan pendukung arah kebijakan (1) peningkatan satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependi-dikan serta mem-iliki guru dan tenaga kependikependi-dikan penggerak; (2) peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan professional; dan (3) penguatan tata kelola.
Arah kebijakan ini bertujuan menjamin ket-ersediaan GTK PAUD sesuai dengan kebutuhan daerah dan perkembangan pertumbuhan lembaga PAUD. Arah kebijakan ini dijabarkan melalui strate-gi perhitungan rencana kebutuhan dan redistribusi kelebihan/kekurangan GTK PAUD di seluruh Indo-nesia serta dukungan kegiatan program Pendidikan Guru Penggerak (PGP).
Arah kebijakan ini dijabarkan melalui strategi pencapaian IKK 1.1 Jumlah satuan PAUD yang me-menuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta memiliki guru dan tenaga kependidikan penggerak.
1. Peningkatan satuan PAUD yang memenuhi standar
jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
serta memiliki guru dan tenaga kependidikan penggerak
Berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Pen-didikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Men-teri Dalam Negeri, MenMen-teri Keuangan, dan MenMen-teri Agama RI Nomor 05/X/Pb/2011, Nomor SPB/03/M. PAN-RB/10/2011 Nomor 48 Tahun 2011 Nomor 158/ PMK.01/2011 Nomor 11 Tahun 2011, tentang Penataan dan Pemerataan Guru PNS. Penataan guru PNS ada-lah proses perencanaan dan kebutuhan rasio, kuali-fikasi akademik, distribusi, dan komposisi guru PNS agar sesuai dengan kebutuhan riil masing-masing satuan pendidikan.
Nomenklatur penataan guru dimaksud disinergikan dengan Permendikbud Nomor 45 Ta-hun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemen-terian Pendidikan dan Kebudayaan, pasal 154 sampai dengan 156 menjadi perencanaan dan pengendalian kebutuhan GTK PAUD.
Regulasi lainnya terkait perencanaan kebu-tuhan dan pengendalian formasi adalah Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 Perubahan atas PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Salah satu
strategi mencapai ketersediaan GTK yang mera-ta adalah dengan cara meningkatkan perencanaan kebutuhan, penyediaan, pengangkatan, distribusi, dan pemerataan pendidik dan tenaga kependidikan; meningkatkan kapasitas daerah dalam pengelolaan perekrutan, penempatan, dan peningkatan mutu guru secara efektif dan efisien; mengawasi proses pengangkatan guru di daerah berdasarkan kriteria mutu dan kebutuhan wilayah; serta meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pendidikan oleh Lem-baga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) dengan rencana penyediaan guru di daerah.
Pengangkatan dan penempatan guru oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta penyelenggaraan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Perencanaan kebu-tuhan secara nasional dilakukan dengan memperha-tikan pemerataan guru antarsatuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah dan/atau masyarakat, antarkabupaten atau antarkota, dan antarprovinsi, termasuk kebutuhan guru di daerah khusus.
Perencanaan Kebutuhan GTK PAUD merupa-kan upaya untuk merancang kebutuhan jumlah GTK PAUD di suatu satuan Pendidikan. Perencanaan ke-butuhan dihitung berdasarkan analisis beban ker-ja dan ker-jabatan serta membandingkan jumlah GTK PAUD yang tersedia agar kebutuhan GTK PAUD ide-al. Dengan demikian kelebihan atau kekurangan jum-lah GTK PAUD dapat diketahui. Selain perhitungan kebutuhan GTK PAUD, perencanaan kebutuhan juga melakukan pemetaan GTK PAUD dalam hal jenis dan jumlah, serta kualifikasi.
Pengendalian Kebutuhan GTK PAUD merupa-kan upaya pengaturan pemerataan keberadaan GTK PAUD yang mencakup jumlah dan kualifikasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah/pusat, melalui pengendalian formasi, redistribusi, dan pemindahan GTK PAUD.
Reditribusi guru sulit dilakukan karena hingga saat ini banyak PNS yang diperbantukan pada satuan pendidikan PAUD yang dimilki masyarakat. Hal ini menyebabkan munculnya tenaga honorer pada satuan pendidikan PAUD yang dimiliki pe-merintah. Pemerintah Daerah sendiri tidak dapat merekrut Guru PNS PAUD yang baru karena secara perhitungan terjadi kelebihan.
Guru PNS PAUD yang diperbantukan di sat-uan pendidikan yang dimiliki masyarakat sesuai dengan regulasi BKN harus ditarik ke satuan pen-didikan yang dimiliki Pemerintah, jika ini dilakukan maka kuantitas dan kualitas guru PAUD di satuan pendidikan tersebut a kan berkurang. Selain itu ketika satuan pendidikan PAUD yang dimiliki Pe-merintah tidak memiliki daya tampung yang cukup, Pemerintah Daerah dapat saja mengalihkan gu-ru-guru PNS PAUD tersebut ke jenjang yang lebih tinggi.
Upaya dukungan direktorat GTK PAUD ter-kait Perencanaan dan Pengendalaian Kebutuhan PTK PAUD dan Dikmas, dilakukan melalui kegiatan - kegiatan antara lain; Analisis Data Perencanaan Kebutuhan dan Pengendalian Formasi GTK PAUD, Penyusunan, Pembahasan, Finalisasi Pedoman Pe-rencanaan Kebutuhan dan Pengendalian Formasi Dalam Jabatan Pamong Belajar dan Penilik Melalui
Penyesuaian/Inpassing, dan Riview dan Finalisa-si Soal Perencanaan Kebutuhan dan Pengendalian Formasi Pamong Belajar dan Penilik Berdasarkan Jenjang melalui Penyesuaian/Inpassing.
Selanjutnya, sebagai respon atas model kom-petensi baru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jen-deral GTK yang telah diuji publikasikan, maka Di-rektorat GTK PAUD berinisiatif mengkaji model kompetensi baru tersebut untuk kemudian dilakukan penyesuaian dan eksplorasi kebutuhan pengemban-gan kompetensi GTK PAUD. Hal ini penting, mengin-gat GTK PAUD memiliki kekhasan dibanding dengan jenjang pendidikan lain. Strategi peningkatan kom-petensi GTK PAUD yang berorientasi pada
pening-katan kualitas peserta didik perlu lebih efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan zaman.
Perhitungan untuk indikator “Persentase sat-uan pendidikan yang memenuhi standar jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan“ meng-gunakan tiga variabel yaitu kecukupan guru, kepala sekolah yang telah memiliki Nomor Regsitrasi Kepa-la SekoKepa-lah (NRKS), serta 25% guru bersertikat. Ke-tercukupan guru adalah indikator pemenuhan guru secara kuantitas di satuan pendidikan yang dihitung dari kebutuhan guru di satuan pendidikan serta jum-lah guru yang ada
Ketercukupan guru adalah indikator
pe-menuhan guru secara kuantitas di satuan
pen-didikan yang dihitung dari kebutuhan guru di
satuan pendidikan serta jumlah guru yang ada.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 Perubahan
atas PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama RI Nomor 05/X/Pb/2011, Nomor SPB/03/M.PAN-RB/10/2011 Nomor 48 Tahun 2011 Nomor 158/PMK.01/2011 Nomor 11 Tahun 2011, tentang Penataan dan Pemerataan Guru PNS.
Perhitungan didasarkan pada rumusan:
Pembagi 24 adalah beban kerja guru yang mengacu pada PP 19/2017 tentang Guru pada Pasal 13 (1) Pemenuhan paling sedikit 24 jam Tatap Muka per minggu (2) dapat dikecualikan bagi: Guru tidak dapat memenuhi ketentuan minimal 24 (dua pu-luh empat) jam Tatap Muka per minggu, berdasar-kan struktur kurikulum; serta pada Permendikbud 15/2018 – Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Se-kolah dan Pengawas SeSe-kolah Pasal 5 (1): Ekuivalensi 12 jam tatap muka / minggu bagi Guru mata pelaja-ran
Sedang kepala sekolah yang mempunyai NRKS dan 25% guru bersertifikat adalah sebagai in-dicktor pemenuhan GTK professional. Permendik-bud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kepala Sekolah menyebutkan bahwa NRKS diberikan kepada kepa-la sekokepa-lah yang tekepa-lah pernah mengikuti pekepa-latihan penguatan kepala sekolah. Guru bersertifikat mer-upakan tanda professionalitas jabatan yang didapat melalui setelah guru yang mengikuti, menuntaskan dan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Untuk memenuhi IKK tersebut, sumber data yang digunakan yaitu
data pokok kependidikan (Dapodik) Desember 2020, yang
perhitungan-nya dilakukan oleh Setditjen GTK. Berdasarkan pada definisi operasional
pada Bab II, Jumlah satuan PAUD yang memenuhi kecukupan jumlah guru
dan kepala sekolah bersertifikat pendidik dan kepala sekolah bersertifikat,
dinyatakan dalam satuan pendidikan. Kriteria mengacu pada dokumen
penjelasan Sasaran Program 2 Program Kualitas Pengajaran dan
Pembela-jaran, yang dikeluarkan Setditjen GTK sebagai acuan perhitungan indikator
kinerja kegiatan (IKK). Data guru penggerak belum dapat dimasukan pada
perhitungan IKK 1.1, mengingat proses masih pada proses seleksi.
Berdasar-kan linimasa, data kelulusan guru penggerak aBerdasar-kan diketahui pada triwulan
ketiga tahun 2021 nanti.
Satuan Pendidikan memenuhi standar jumlah dan
kualitas pendidik dan tenaga kependidikan PAUD,
ada-lah Lembaga PAUD formal yaitu Taman Kanak-kanak atau
TK); per satuan Pendidikan 25% jumlah guru dan
kepa-la sekokepa-lah memiliki sertifikat dan kepakepa-la sekokepa-lah
memi-liki sertifikat calon kepala sekolah. Berdasarkan kriteria
tersebut diperoleh data sebagai mana pada Tabel 3.2.
“
“
Capaian IKK 1.1 pada tabel 3.2 sebesar 122,24 % lebih tinggi dari target. Rasionalisasi capaian leb-ih dari 100% tersebut disebabkan adanya pelatleb-ihan kepala sekolah untuk Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), serta tambahan 20.000 sertifkasi baru.
Se-hingga angka kecukupkan guru dan 25% sertifka-si guru TK dan Kepala Sekolah NUKS tahun 2020, mencapai 5.036 satuan PAUD, dengan jumlah masing-masing provinsi sebagaimana pada gambar 3,1.
. Tabel 3.2 Capaian IKK 1.1 Jumlah satuan PAUD yang memenuhi standar jumlah dan kualitas
Target Realisasi % Taman Kanak-kanak (TK); per satuan
Pendidikan 25% jumlah guru dan kepala sekolah memiliki sertifikat dan kepala sekolah memiliki sertifikat calon kepala sekolah
2.266 5.036* 222,24 44,45%
* Dapodik desember 2020
Sampai dengan akhir tahun 2020 GTK PAUD bersama Direktorat GTK Pendidikan Dasar (Dikdas) dan GTK Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmensusi) telah melakukan verifikasi 19.218 (Angkatan 1) dan 17.091 (Angkatan 2) berkas guru yang mendaftar menjadi calon guru pengger-ak. Setelah melalui proses seleksi berkas, dilanjutkan seleksi tes bakat skolastik, simulasi mangajar dan wawancara. Berikut gambaran proses dan jumlah
peserta yang lolos pada setiap tahapan seleksi an-gaktan 1 dan angkatan 2.
Dari jumlah yang lulus, sebanyak 6,82 % atau 191 orang adalah Guru TK. Angka tersebut Nampak rendah, namun jika dilihat dari jumlah pendaftar Guru TK yang berjumlah 1608 orang (atau 8,36% dari total seluruh peserta), lolos tahap 1 sebanyak 274 atau 17,03%, dan lolos tahap 2 sebanyak 191
Satuan Pendidikan PAUD Memenuhi Standar
Jumlah dan Kualitas
Total 5036
. gambar 3.1orang atau 69,71%. Dengan demikian tingkat kelulu-san sampai tahap 2 cukup baik mendekati 70%.
Kendala pada masing masing tahapnya perlu diidentifikasi lebih lanjut agar dapat menjadi per-baikan pada angaktan berikutnya. Secara umum ken-dala jaringan internet paling dikeluhkan di wilayah daerah sasaran, selain itu kemampuan IT calon guru penggerak juga perlu ditingkatkan. Sehingga
solu-si yang dilakukan adalah melakukan koordinasolu-si dan fasilitasi pemerintah daerah (dinas Pendidikan) se-tempat, dan pendampingan peserta calon guru penggerak secara luring mapun daring
Dukungan kegiatan asesmen Calon Pendi-dikan Guru Penggerak, antara lain penyusunan NSPK Asesmen Calon Pendidikan Guru Penggerak: Per-dirjen Nomor 3028/B/GT/2020, tentang Pedoman
Pendidikan Guru Penggerak; rapat dan koordinasi lintas satker di lingkungan Ditjen GTK, sosialisasi dan workshop, penguatan dan pembekalan tim layanan informasi (Helpdesk) program guru penggerak; pelaksanaan Asesmen CPGP anggkatan 1 dan 2, ser-ta monitoring pelaksanaan asesmen.
Program Pendidikan Guru Penggerak merupa-kan program baru yang diluncurmerupa-kan pada tanggal 3 Juli 2020. Oleh karenanya program ini belum dikenal oleh guru maupun pemangku kepentingan. Publika-si program guru penggerak dilakukan pada daerah sasaran sesuai kebijakan yang dibuat di tingkat
es-elon satu.
Pada angkatan pertama, Direktorat GTK PAUD memiliki tanggung jawab untuk publikasi di wilayah Kalimantan. Disebabkan pada masa itu Pandemi Covid sedang tinggi dan kebijakan pimpinan untuk memperkecil proses kontak fisik (physical distanc-ing), maka seluruh proses sosialiasi dan publikasi dilaksanakan secara daring.
Pada Angkatan kedua, Direktorat GTK PAUD memiliki tanggung jawab untuk Sembilan kab/kota di wilayah Sulawesi. Beberapa tahapan yang dilaku-kan adalah melaksanadilaku-kan rakor yang melibatdilaku-kan
seluruh stakeholder di Sembilan kab/kota tersebut. Disusul dengan sosialisasi dan pendampingan bagi setiap kab/kota tersebut dan bimbingan teknis se-cara daring. Setelah melakukan evaluasi terhadap seluruhan diketahui pada beberapa kab/kota ma-sih perlu dilakukan perekrutan secara massif. Maka dilakukan bimbingan teknis secara luring pada tiga kabupaten/kota yang masih rendah. Atas keseluru-han proses ini, seluruh kab/kota dapat melebihi dari kuota yang telah ditentukan. Hal ini akan memudah-kan proses seleksi guru penggerak untuk memper-oleh calon yang sangat baik dari potensi yang ada di seluruh daerah.
Pada akhir tahun 2020 Ditjen GTK juga mem-punyai program penyiapan seleksi Guru P3K. Secara
anggaran hanya di Setditjen GTK, namun melibatkan satker dibawahnya, termasuk Direktorat GTK PAUD
Berikut dukungan publikasi program melalui webinar, iklan layanan masyarakat, video, maupun talkshow, terkait program guru penggerak tahun 2020: Webinar Berbagi Cerita Praktik Baik “Berb-agi Pengalaman Seleksi Program Guru Pengger-ak”, Informasi kelulusan Guru Penggerak Angkatan 1 melalui media cetak lokal (Wilayah Kalimantan), Iklan Layanan Masyarakat Peningkatan dan Pemer-ataan Mutu GTK PAUD, Video Testimoni PGP beber-apa calon peserta PGP dan Bincang Guru Pengger-ak Merdeka Belajar dengan media televisi.
ki-nerja GTK PAUD sehingga penyelenggaraan pendi-dikan di satuan pendipendi-dikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) serta menerapkan sistem pembinaan karir yang memotivasi GTK melakukan pengembangan berkelanjutan. Arah kebijakan ini dijabarkan melalui strategi IKK 2.1 Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD yang meningkat kinerja dan karirnya.
Capaian realisasi target IKK 2.1, berdasarkan definisi operasional pada bab II yaitu: Jumlah guru, kepala sekolah dan pengawas PAUD PNS yang mendapat kenaikan pangkat, dinyatakan dalam orang. Sehingga angka realisasi IKK, diterima dari seditjen setelah melalui proses pendataan dan per-hitungan.
Jika dilihat kembali tugas dan fungsi Direktorat GTK PAUD lebih luas dari itu yaitu penyiapan NSPK, sosialisasi dan fasilitasi, bimbingan teknis, hingga pemantauan dan evaluasi di bidang perencanaan kebutuhan, pengendalian formasi, asesmen dan pengembangan karir, pendistribusian, pemindahan lintas daerah provinsi, kesejahteraan, penghargaan, dan pelindungan guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini. Semua itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja guru, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan pendi-dikan anak usia dini. Sehingga pelibatan sasaran GTK PAUD dan Dikmas dari seluruh kegiatan pen-dukung IKK 2.1 disampaikan sebagai capaian seperti pada tabel 3.4
Berdasarkan tabel 3.4 capaian IKK 2.1 Jumlah
2. Peningkatan pendidik dan
tenaga kependidikan professional
. Tabel 3.4 Capaian IKK 2.1 Jumlah Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD yang Meningkat Kinerja dan Karirnya
Target Satuan Realisasi %
Jumlah guru dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas yang difasilitasi peningkatan kinerja dan karirnya
37.469 Orang 39.326 104,96 Indikator Kinerja Kegiatan (IKK)
Tahun 2020
20,99 Target Renstra
guru dan tenaga kependidikan PAUD yang difasilitasi peningkatan kinerja dan karirnya lebih tinggi 4,96% dari target renstra atau 39.326 orang. Capaian terse-but jika dibandingkan dengan total target (187.345) selama tahun renstra 2020-2024, telah mencapai 20,99%. Capaian tersebut mencerminkan keseriusan Direktorat GTK PAUD memaksimalkan sumber daya, kendati dalam kondisi nasional pandemi Covid 19.
Jika kita merujuk angka dari Setditjen atas jumlah guru, kepala sekolah dan pengawas PAUD PNS yang mendapat kenaikan pangkat pada tahun 2020 sebanyak 9.838 orang, atau hanya 26,26 % dari target renstra. Kondisi tersebut belum menggam-barkan kondisi sesungguhnya, mengingat angka data Guru PNS yang ada tidak sebanyak target ren-stra 2020-2024. Oleh karena itu perlu ditinjau kem-bali perhitungan target renstra, agar diperoleh an-gka target yang realistis. Selain itu proses kenaikan pangkat di daerah membutuhkan waktu yang beda dari PNS pusat, kenaikan pangkat tahun
ber-jalan baru akan diperoleh pada tahun berikutnya.
Kegiatan pendukung IKK dilakukan melalui berbagai strategi pelakansanaanya, seperti melalui tatap muka/luar jaringan, dalam jaringan (online), atau kombinasi dari keduanya (blended). Semaksi-mal penggunaan perangkat teknologi informasi agar semua kegiatan pendukung IKK terlaksana dengan baik.
a. Assesment Kinerja
Profesionalisme adalah suatu sebutan terha-dap kualitas sikap para anggota suatu profesi ter-hadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya dengan baik dan selesai, dengan se-mangat nasionalisme yang tinggi. Dalam UU Nomor 14 tahun 2005, pasal 1, kinerja guru dibingkai dalam lingkup beban tugas dan tanggungjawabnya yaitu: merencanakan pembelajaran, melaksanakan pem-belajaran, menilai hasil pempem-belajaran, membimbing dan melatih peserta didik dan melaksanakan tugas
. Tabel 3.5 Jumlah Guru Dan Tenaga Kependidikan PAUD . Yang Naik Pangkat Tahun 2020
Jenjang
PNS
Pangkat
Naik
%
Taget
2020
Target Renstra
2020-2024
tambahan yang melekat pada kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja guru.
Selaras dengan PP RI Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2020-2024 dan Permenpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009 menyebutkan bahwa pe-nilaian kinerja guru adalah pepe-nilaian dari setiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembi-naan karir, kepangkatan, dan jabatannya. Hasil kes-epakatan antara BKN, Kemendikbud, Kemenag dan Kemenpan, atas hal tersebut yakni, penilaian kinerja guru dengan menggunakan aspek kualitas, kuanti-tas, waktu dan biaya (Pasal 15 ayat 1) mulai berlaku efektif 1 Januari 2013. Assesment kinerja Guru mer-upakan sistem penilaian yang dirancang untuk men-gidentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan tugas utama melalui pengukuran terhadap pengua-saan kompetensi yang ditunjukkan dalam unjuk ker-ja. hasil penilaian tersebut menjadi dasar
pembua-tan perencanaan PKB dan pemenuhan angka kredit guru dalam kenaikan pangkat dan jabatan.
Dasar pelaksanaan Assesment kinerja Guru dilakukan sesuai Permenpan dan RB Nomor 16 Ta-hun 2009 dan pedoman penilaian kinerja yang di-terbitkan oleh Direktur Jenderal Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Instrumen penilaian kinerja guru TK tidak lagi menggunakan instrumen guru kelas SD, namun menggunakan instrumen yang su-dah disesuaikan dengan Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014.
Berdasarkan pengukuran kinerja Direktorat GTK PAUD dan Dikmas, jumlah GTK PAUD dan Dik-mas yang difasilitasi untuk peningkatan kinerjanya sebanyak 0,33 % lebih tinggi dari target atau seban-yak 33.507 orang, sebagaimana tertulis pada tabel. 3.10
Pada tahun 2020, kegiatan pendukung pen-ingkatan kinerja GTK PAUD diantaranya penyiapan Naskah Surat Pedoman Kebijakan (NSPK) berupa; (1) NSPK pembelajaran (7 Modul Pembelajaran Ja-rak Jauh), (2) Pedoman Peningkatan dan Pemerata-an Mutu GTK PAUD melalui Program KemitraPemerata-an dPemerata-an Pemberdayaan Komunitas GTK PAUD, (3) Penyusu-nan Bahan Ajar Program Kemitraan GTK PAUD, (4) penyusunan dan digitalisasi pedoman, dan modul PCP Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut (11 modul), (5) Petunjuk Teknis SKB 4 Menteri, (6) pembahasan, fi-nalisasi dan sosialisasi Juknis SKB 4 Menteri (Pan-duan Penyelenggaraan Pembelajaran PAUD Semes-ter Genap, dan (7) pembahasan model pembelajaran saat pamdemi, (8) pengembangan aplikasi SIM Mi-tra guru dan tenaga kependidikan. Untuk kelancaran
. Tabel 3.6 Judul Modul Pembelajaran Jarak Jauh
1 Pengembangan Kurikulum Dalam Kondisi Khusus 2 Perencanaan Pembelajaran Dalam Kondisi Khusus
3 Media Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Moda Pembelajaran Jarak Jauh: Daring Dan Luring
4
Merancang dan Membuat Media Pembelajaran Digital Untuk Anak Usia Dini (Panduan Bagi Guru PAUD Dalam Menyiapkan Media Pembelajaran Jarak Jauh)
5 Strategi Pendampingan Pembelajaran Anak oleh OrangtuaSaat Belajar di Rumah 6 Penerapan Penilaian Perkembangan Anak Pada Kondisi DanDinamika Khusus 7 Komunikasi Dan Dukungan Guru Kepada Anak Didik BesertaOrang Tua
pelaksanaan dilakukan serangkaian kegiatan koor-dinansi dan sosialisasi, seperti; (9) koordinasi pro-gram kemitraan dan pemberdayaan komunitas GTK, (10) sosialisasi program prioritas GTK PAUD (4175 orang). (11) percepatan pencegahan stunting melalui program kemitraan dan pemberdayaan komunitas GTK PAUD, (12) pembahasan evaluasi dan strate-gi publikasi Direktorat GTK PAUD, (13) Bimbingan teknis pembelajaran jarak jauh (70 orang), (14) bimb-ingan teknis calon pelatih penerapan model/aplikasi e-pembelajaran peningkatan kompetensi GTK PAUD (68 orang), (15) bimbingan teknis PCP Diklat Ber-jenjang Tingkat Dasar penanganan stunting melalui daring (on-line) (1893 orang), (16) pembekalan tim fasilitator bimbingan teknis guru PAUD dalam upaya percepatan pencegahan stunting (120 orang), (17) percepatan pencegahan stunting melalui program kemitraan dan pemberdayaan komunitas GTK PAUD (60 orang), (18) koordinasi analisis data pelatihan guru paud dengan alokasi dana desa/APBdes (45 orang). (19) Pelaksanaan on the job learning (OJL) tahap 1 program peningkatan dan pemerataan mutu GTK PAUD melalui kemitraan (2560 orang), (20) pelaksanaan on the job learning (OJL) tahap 2 pro-gram peningkatan dan pemerataan mutu GTK PAUD
melalui kemitraan (160 orang), (21) pendampingan on the job learning (OJL) tahap 1 program pening-katan dan pemerataan mutu GTK PAUD melalui ke-mitraan (1280 orang), (22) workshop pelaksanaan on the job learning 2 program peningkatan dan pe-merataan mutu GTK PAUD melalui kemitraan, tahap 1 (76 orang), (23) workshop on the job learning 2 program peningkatan dan pemerataan mutu GTK PAUD melalui kemitraan, tahap 2 (83 orang), (24) workshop program peningkatan dan pemerataan mutu GTK PAUD melalui kemitraan (160 orang), (25) penguatan peserta program peningkatan dan pemerataan mutu GTK inti melalui kemitraan (76 orang), dan (26) pemberdayaan komunitas PKG dalam meningkatkan profesionalisme GTK PAUD (50 orang), dan (27) uji coba aplikasi SIM Mitra pro-gram kemitraan GTK PAUD (150 orang), (28) ujico-ba NSPK Pembelajaran (123 orang), (29) evaluasi pelaksanaan on the job learning 1 program pening-katan dan dan pemerataan mutu GTK PAUD melalui kemitraan (80 orang), (30) pemantauan, evaluasi dan pelaporan penerapan model/aplikasi e-pembe-lajaran peningkatan kompetensi dan penyelengga-ran bimbingan teknis PCP Diklat Berjenjang Tingkat Dasar di 20 kabupaten (291 orang), (31) Sistem
Ma-. Tabel 3Ma-.7 Jumlah GTK PAUD dan Dikmas yang Terfasilitasi Peningkatan Kinerja
Target
Realisasi
%
Jumlah GTK PAUD dan Dikmas
yang terfasilitasi peningkatan
Kinerja
33.395
33.507
100,33
najemen e-Pembelajaran bagi GTK PAUD, dan (32) Webinar Seri GTK PAUD tentang Adaptasi Pembela-jaran Masa Pandemi 22.000 orang.
Melalui bimbingan teknis program kemitraan, Tabel 3.8
Pedoman/ Modul Diklat
Tabel 3.9
Rekap Data Peserta Refresh dan Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Diklat Berjenjang Tingkat Dasar
GTK PAUD hadir untuk menyasar dua masalah pokok, yaitu penguatan kemampuan/kompetensi GTK PAUD dan penguatan kinerja GTK PAUD di tem-pat kerjanya masing-masing. Kedua hal ini dilakukan melalui moda pembelajaran On Job Learning (OJL). Kegiatan saling berbagi, saling belajar, dan beker-jasama diantara GTK dalam memecahkan masalah yang dihadapi oleh setiap peserta (Inti, Mitra, dan Imbas) melalui suatu komunitas belajar profesional. Program ini berupaya membangun sebuah komu-nitas GTK yang didalamnya meliputi peserta GTK Inti, GTK Mitra, GTK Imbas, dan fasilitator dengan tujuan meningkatkan kemampuan GTK berdasarkan praktik nyata dari pelaksanaan kerja diri sendiri dan orang lain.
On Job Learning 1 yaitu proses peserta mi-tra belajar melalui magang di lingkungan Lemba-ga PAUD Inti dan Direktorat GTK PAUD melakukan supervisi. Sedangkan kegiatan On Job Learning 2, peserta mitra mengimplementasikan rencana tindak lanjutnya dan didampingi oleh peserta Inti. Dengan kata lain OJL 2 adalah implementasi rencana tindak
Tabel 3.10
Rekap Peserta OJL 1 Bimtek Program Kemitraan
lanjut OJL 1. Sasaran daerah program Kemitraan GTK PAUD meliputi 120 Kabupaten/Kota yang tersebar di 19 Provinsi. Kemitraan GTK PAUD dilaksanakan da-lam satu Provinsi yang sama, dimana GTK Inti akan mendampingi GTK mitra dan Imbas dari Kabupat-en/ Kota lainnya yang berada dalam satu Provinsi.
Secara keseluruhan, target peserta OJL 1 ada-lah perbandingan 1:3:10 atau satu GTK Inti men-dampingi tiga GTK Mitra. Selanjutnya tiga GTK mitra mendampingi 10 peserta saat bimtek, sehingga total peserta bimtek program kemitraan sebanyak 1.280 orang, dengan rincian pada tabel 3.10
Selanjutnya untuk OJL 2, dimana peserta mitra mengimplementasikan rencana tindak lanjutnya dan didampingi oleh peserta Inti, sebanyak 2.560 peser-ta terlibat sebagaimana dapat dilihat pada peser-tabel 3.11
Selain target peserta guru inti, mitra dan imbas yang tertera di tabel di atas, Bimtek program kemi-traan juga mengikutsertakan GTK PAUD dan Dikmas dari beberapa organisasi mitra, seperti IGTKI, Him-paudi, Penilik, Pengawas TK, serta perwakilan Dinas
GTK INTI GTK MITRA BIMTEK
1 Guru TK 10 30 320 2 Guru KB/TPA/SPS 10 30 320 3 Kepala TK 10 30 320 4 Pengelola KB/TPA/SPS 10 30 320 Total 40 120 1280 Keterangan :
TK : Taman Kanak-kanak TPA : Taman Penitipan Anak KB: Kelompok Bermain SPS : Satuan PAUD sejenis
Pendidikan Kabupaten/Kota di wilayah GTK inti dan mitra. Sehingga jumlah realisasi pelaksanaan dan pendampingan OJL besar sehingga berkontribusi pada angka capaian output 5636.010.
Sejumlah kegiatan utama dalam
meningkat-kan kinerja GTK PAUD, dilakumeningkat-kan: (15) Webinar Seri GTK PAUD tentang Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi (22.047 orang= 5.422+993+15.632) (32) Webinar Hari Guru Nasional Seri I sd. Seri IV, 15.243 orang mengikuti melalui room webinar live tream-ing youtube dan kanal Youtube playback – status 6 Januari 2020), (33) Webinar Guru Belajar Seri I sd. Seri III, 45.292 orang mengikuti melalui room webi-nar live streaming youtube dan kanal youtube play-back – status 6 Januari 2020), (34) Webinar Praktik Baik Guru Penggerak (3.231 orang yang mengikuti
melalui room webinar live treaming youtube dan kanal youtube playback – status 6 Januari 2020).
Terobosan baru di masa pandemi, Direktorat GTK PAUD melaksanakan beberapa seri webinar, antaranya; “Seri Berbagi Cerita Praktik Baik” dalam
Tabel 3.11
Rekap Peserta OJL 2 Bimtek Program Kemitraan
rangka menyambut HGN, seri “Guru Belajar Persia-pan Pembelajaran Tatap Muka”. Selain itu mempro-duksi iklan layanan masyarakat penanggulangan stunting, video feature Belajar dari Rumah (BdR), talkshow bincang GTK PAUD dan Dikmas dengan media televisi, talkshow bincang Publikasi Program Percepatan Penanggulangan Stunting dengan me-dia radio dan teleconference, buletin Akurasi, ser-ta Panduan Praktis Pembelajaran PAUD Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.
GTK INTI GTK MITRA GURU IMBAS
Guru TK 10 30 300 720 638
Guru KB/TPA/SPS 10 30 300 720 639
Kepala TK 10 30 300 720 642
Pengelola KB/TPA/SPS 10 30 300 720 641
Total 40 120 1200 2880 2560
PESERTA GTK PAUD TARGET
. Gambar 3.4 Bidang Pekerjaan dan Status Kepegawaian . Peserta Seri Webinar Guru Belajar Bagi GTK PAUD
. Seri Ke I, II dan III
Tabel 3.12 Rekap Data Seri Webinar Guru Belajar Bagi GTK PAUD Minggu ke I-V
Kendala pelaksanaan secara umum, terkait SiMitra, peserta kurang memahami aplikasi seh-ingga Direktorat bersama tim pengembang men-erbitkan manual aplikasi SIM Mitra. Untuk kegiatan PCP Diklat Berjenjang tingkat Dasar dengan mua-tan Stunting, waktu pelaksanaan yang cukup lama (11 hari) secara online terasa amat menyita waktu, tenaga, dan pikiran panitia dan peserta. Kondisi jar-ingan internet yang tidak stabil cukup mengganggu kelancaran pelaksanaan bimbingan teknis. Keter-batasan sumberdaya manusia dalam mengelola pe-manfaatan teknologi informasi dan komunikasi. De-mikian pula untuk mengatur pelaksanaan kegiatan lain, mengingat waktu pelaksanaan kegiatan yang Panjang. Terkait anggaran, jangka waktu pemba-yaran biaya pengganti pulsa bagi para peserta cuk-up lama sehingga banyak peserta yang mengeluh.
b. Pembinaan Karir
Sistem pembinaan karir GTK PAUD dan Dik-mas dibangun untuk meningkatkan keprofesiona-lan dan motivasi dalam peningkatan karir sehingga mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan di satuan pendidikan. Setiap jenjang karir mempunyai fokus dan karakteristik kompetensi yang spesifik dan terarah. Sistem penjenjangan karir dibangun terintegrasi dengan sistem pengembangan kompe-tensi GTK.
karir GTK PAUD dan Dikmas, yaitu uji kompetensi inpasing jabatan fungsional pamong dan penilik, nilaian angka kredit terhadap guru, pengawas, pe-nilik, dan pamong belajar, penyetaraan jabatan dan pangkat guru TK bukan PNS, dan pelaksanaan uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan pamong bela-jar dan penilik.
Untuk mendukung ketercapaian IKK 2.1, Direk-torat GTK PAUD pada tahun 2020 melakukan se-jumlah kegiatan terkait pengembangan karir guru, pendidik lain dan tenaga kependidikan PAUD. Mulai dari penyiapan NSPK, seperti (1) Pembahasan revisi Permenpan RB No. 14 dan 15 tahun 2010 Bagi GTK PAUD, (2) Pembahasan Revisi Permendikbud Bagi GTK PAUD, (3) Pembahasan dan Finalisasi NSPK Tata Kelola SDM GTK PAUD, (4) Penyusunan dan Pem-bahasan Desain dan Sistem Aplikasi Assesmen dan Pengembangan Karir Bagi GTK PAUD, (5) Pembaha-san Pedoman PelakPembaha-sanaan Uji Kompetensi Kenaikan
Jenjang Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Be-lajar, (6) Pembahasan dan Analisis Hasil Uji Kompe-tensi Kenaikan Jenjang Jabatan Penilik dan Pamong Belajar, selain itu dilakukan juga (7) Pengembangan Bimtek dalam Rangka Pengembangan Karir Bagi GTK PAUD Berbasis Online (18 modul), (8) Sosialisa-si Pelaksanaan Penilaian DUPAK Bagi Jabfung GTK Berbasis Online, dan (9) Verifikasi dan Validasi Data Penyetaraan Guru TK Bukan PNS.
Tahun 2020. sejumlah 5819 orang telah terfasil-itasi pengembangan karirnya melalui kegiatan (10) Verifikasi dan Validasi Berkas Usulan Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Belajar (956 orang), (11) Verifikasi dan Validasi Ber-kas Usulan DUPAK GTK PAUD (385 orang), (12) Verifikasi dan Validasi Data Peserta Uji Kompeten-si Kenaikan Jenjang Jabatan FungKompeten-sional Penilik dan PB (587 orang), dan (13) Verifikasi dan Validasi Usu-lan Penyetaraan Jabatan Fungsional Guru TK Bukan
. Tabel 3.13
. Capaian IKK 2.1 Jumlah GTK PAUD dan Dikmas yang Terfasilitasi Peningkatan Karirnya
Target
Realisasi
%
Jumlah GTK PAUD dan Dikmas
yang terfasilitasi peningkatan
karirnya
5.600
5.819
103,91
PNS (3695 orang), (14) Bimbingan Teknis Jabatan Fungsional Bagi Penilik dan Pamong Belajar (149 orang), dan (15) Bimbingan Teknis Pengembangan Profesi Jabfung Guru dan Pengawas TK (48 orang).
Proses pengembangan karir dilakukan dalam beberapa kegiatan, seperti (16) Digitalisasi Soal Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional Peni-lik dan Pamong Belajar, (17) Pelaksanaan Uji Kom-petensi Inpassing Jabatan Fungsional Penilik dan Pamong Belaja, (18) Analisis dan Pengolahan Hasil Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fungsional Peni-lik dan Pamong Belajar, (19) Penilaian Angka Kred-it Jabatan Fungsional Guru, Pengawas, Penilik dan Pamong Belajar, (20) Pengolahan Hasil Penilaian DUPAK Jabatan Fungsional GTK PAUD, (21) Pelak-sanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan GTK PAUD, dan (22) Pelaksanaan Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Pamong Belajar dan Penilik.
. .
. Tabel 3.14 Rekap Uji Kompetensi Inpassing Jabatan Fung-sional Penilik dan Pamong Belajar
.
Jenis GTK Berkas
Usulan Ujikom Lulus % Pamong
Belajar 296 120 101 84,17
Penilik 660 300 277 92,33
Total 956 420 387 90
Beberapa kendala yang menyebabkan berkas usulan penyesuaian/inpassing tidak lolos pada saat verifikasi antara lain, (1) adanya kelengkapan
ber-kasnya yang belum diupload dan atau data pribadi belum terisi; (2) mekanisme perbaikan data pen-gusul dari tim verifikasi dan hanya bisa diperbai-ki oleh pihak Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud; (3) sebagian permohonan penye-suaian/inpassing diajukan tanpa sepengetahuan Dinas Pendidikan dan/atau BKD (syarat utama un-tuk mengikuti program penyesuaian/inpassing); (4) berstatus tenaga fungsional, hal ini menunjukkan adanya ketidakpahaman dari BKD dan dinas pen-didikan terkait prosedur inpassing; dan (5) adanya kesalahan pengisian data yang dilakukan oleh pen-gusul yaitu terkait penulisan gelar, NIP, golongan, TMT golongan, jabatan, dan alamat instansi.
Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pada saat verifikasi berkas antara lain, (1) pengu-sul yang kelengkapan berkasnya belum diupload dan atau data pribadinya belum terisi dinyatakan tidak lolos; (2) mengkonfirmasi kelengkapan ber-kas melalui email dan whatssap; (3) meminta pi-hak Pusdatin Kemendikbud untuk memperbaiki data pengusul; dan (4) memaksimalkan sosialisasi penyesuaian/inpassing untuk Jabatan Fungsional Pamong Belajar dan Penilik.
Rekomendasi untuk kegiatan verifikasi se-lanjutnya antara lain, (1) pengembangan aplikasi pendaftaran Jabatan Fungsional Pamong Belajar sampai pada pengusul dapat mengecek status usu-lan berkasnya, (2) sosialisasi penyesuaian/inpass-ing lebih ditpenyesuaian/inpass-ingkatkan dan menyeluruh sehpenyesuaian/inpass-ingga