• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI DAN URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN

2. Hasil dan Pembahasan 1 Tinggi Tanaman

2.2. Jumlah Polong

Jumlah polong tanaman kedelai dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Berat Jumlah Polong Tanaman Kedelai Akibat Pengaruh Interaksi Faktor Bokashi dan Pemberian Urine Sapi.

Perlakuan Jumlah Polong

B0U0 47.88 B0U1 69.25 B0U2 72.50 B0U3 50.25 B1U0 61.13 B1U1 71.75 B1U2 70.88 B1U3 73.75 B2U0 73.00 B2U1 76.00 B2U2 77.50 B2U3 76.13 B3U0 74.50 B3U1 74.25 B3U2 55.75 B3U3 65.13

2.3.3. Berat Biji Kering

Berat biji kering tanaman kedelai ditampilkan pada Tabel 3.

Tabel 3. Berat Biji Kering Tanaman Kedelai Akibat Pengaruh Interaksi Faktor Bokashi dan Pemberian Urine Sapi.

Perlakuan Berat Biji Kering (g)

B0U0 86,0 ab B0U1 165,0 ef B0U2 111.5 bcd B0U3 50,0 a B1U0 82,0 ab B1U1 161,0 ef B1U2 135,0 cde B1U3 136,5 cde B2U0 185,0 fg B2U1 152,0 def B2U2 224,5 g B2U3 180,0 f B3U0 112,5 bcd B3U1 131,0 cde B3U2 100,0 bc B3U3 80,5 ab BNJ 41,14

Keterangan : Angka yang diikuti huruf yang sama pada kolom yang sama berbeda tidak nyata pada taraf α = 5% (uji BNJ)

Dari Tabel 3, dapat dijelaskan bahwa berat kering tertinggi di jumpai pada kombinasi perlakuan B2U2 yaitu 224,5 g, yang berbeda nyata dengan seemua perlakuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bokashi yang ditambah dengan urine sapi dapat meningkatkan produksi (berat kering) yang lebih tinggi. Penambahan bahan organik (bokashi dan urine sapi) kedalam tanah dapat meningkatkan kandungan bahan organik dan unsur hara tanah. Pupuk bokashi yang diberikan juga mengandung mikroorganisme EM-4 yang memiliki peran yang

5706 sangat penting dalam penyuplaian unsur hara. Pemberian EM-4 pada bahan organik akan meningkatkan bakteri pengikat nitrogen didalam tanah sehingga akan berakibat pada meningkatkan produksi tanaman secara nyata (Djunaedi, 2002).

Penggunaan urine sapi mampu meningkatkan hasil tanaman kedelai. Hal ini menunjukkan bahwa pupuk urine sapi dapat segera diserap oleh tanaman, penggunaan pupuk berbentuk cair mampu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dengan cepat.

Pemberian bahan organik (bokashi dan urine sapi) tidak hanya memperkaya unsur hara bagi tanaman, namun juga berperan dalam memperbaiki struktur tanah, tata udara dan air dalam tanah, mengikat unsur hara dan memberikan makanan bagi jasad renik yang ada dalam tanah sehingga meningkatkan peran mikrobia dalam menjaga kesuburan tanah (Santoso, 2005).

Hubungan interaksi antara perlakuan bokashi dan urine sapi terhadap berat kering tanaman kedelai dapat dilihat pada Gambar 1 berikut ini :

Gambar 1. Hubungan Pengaruh Interaksi Pemberian Bokashi dan Urine Sapi Terhadap Berat Biji Kering Tanaman Kedelai.

2.3.4 Bobot 100 Biji

Jumlah polong tanaman kedelai dapat dilihat pada tabel 4.

Tabel 4. Berat Jumlah Polong Tanaman Kedelai Akibat Pengaruh Interaksi Faktor Bokashi dan Pemberian Urine Sapi.

Perlakuan Bobot 100 Biji

B0U0 12.5 B0U1 10.0 B0U2 13.0 B0U3 12.5 B1U0 15.0 B1U1 13.5 B1U2 11.0 B1U3 12.0 B2U0 12.0 B2U1 11.5 B2U2 13.0 B2U3 14.0 B3U0 14.0 B3U1 12.0 B3U2 13.5 B3U3 13.5

3. Kesimpulan dan Saran 3.1. Kesimpulan

1. Dosis bokashi berpengaruh nyata terhadap jumlah polong dan berat biji kering per plot. 2. Urine sapi tidak berpengaruh nyata terhadap semua perlakuan.

3. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara bokashi dan urine sapi terhadap berat biji kering per plot.

5707

1. Untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai penggunaan bokashi dapat dianjurkan.

2. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap urine sapi yang berbeda konsentrasi dengan penelitian ini.

Daftar Pustaka

Adisarwanto. 2005. Meningkatkan Hasil Panen Kedelai Dilahan Sawah, Kering, Pasang Surut.

Penebar Swadaya. Jakarta.

Adisarwanto. T. 2006. Budidaya Kedelai Dengan Pemupukan Yang Efektif dan Pengoptimalan

Peran Bintil Akar. Penebar Swadaya. Jakarta.

Adijaya, L.N. 2011. Pemanfaatan Urine Ternak (Bio Urine) Dalam Mendukung Pertanian

Ramah Lingkungan. . Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Hal 15-16.

Adijaya, L.N.dkk. 2008. Prima Tani LKDRIK Desa Sanggalangit, Kec Gerogak, Kab. Buleleng Bali. Laporan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Denpasar.

Agusuryani, S. 1995. Pengaruh Konsentrasi Urine Sapi dan Dosis Pupuk Kandang Ayam

Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Semangka Non Biji. Universitas Santo

Thomas. Medan. Hlm 21.

Badan Penelitian dan pengembangan Departemen Pertanian. 2005. Rencana Aksi Pemantapan

Ketahanan Pangan 2005-2010. Lima komoditas : Beras, Jagung, Kedelai, Gula, Daging

Sapi. Balitbang Deptan. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2012. Statistik Indonesia. Jakarta.

Barchia, M. F. 2006. Gambut : Agroekosistem dan Transformasi Karbon. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Budi Hasya, dkk. 2013. Syarat Tumbuh Tanaman Kedelai (Glycine max). Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Cahyani, Sri Susanti. 2003. Pengaruh Pemberian Bokashi Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik

Tanah serta Pertumbuhan Tanaman Pak Choi (Brassica chinensis L), sebuah skripsi.

Dalam IPB Repository diunduh 2 Desember 2014.

Cahyono. 2007. Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani Kedelai. Aneka Ilmu. Semarang. Djunaedy, 2009. Pengaruh jenis dan dosis pupuk bokashi terhadap pertumbuhan dan hasil

tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L). Fakultas Pertanian Universitas Trinojoyo. Madura.

Ernawati. 2013. Pengaruh Waktu Pemberian dan Konsentrasi Urine Sapi Terhadap

Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai. Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur

Sigli. Hlm 11.

Hanafiah, K. A. 1993. Rancangan Percobaan. Teori dan Aplikasi. Rajawali Press. Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Palembang.

Indriani, Y.H. 2001. Membuat Kompos Secara Kilat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Juwita Ratna. 2013. Pengaruh Penggunaan Jenis Mulsa dan Pestisida Nabati Ekstrak Daun

Sirsak (Annona muricata L.) Untuk Mengendalikan Hama Penggerek Polong (Etiella

zinckenella Sp) Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) Fakultas Pertanian. Universitas Jabal Ghafur Sigli.

Kurniadinata, O.F. 2012. Pemanfaatan feses dan urine sapi sebagai pupuk organic dalam perkebunan kelapa sawit (Elaecis guineensis jacg) Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman. Provinsi Kalimantan Timur.

5708 Nur, M. 2005. Pengaruh Dosis Bokasi Jerami Padi dan Pemberian EM-4 terhadap pertumbuhan

dan Hasil Kedelai (Glycine max L) Varietas Tampomas. Skripsi. Badan Perencanaan

Pembangunan Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Aceh. 55 hlm.

Pangaribuan, D dan H. Pujisiswanto. 2008. Pemanfaatan Kompos Jerami Untuk Meningkatkan

Produksi dan Kualitas Buah Tomat. Seminar Nasional Sains dan teknologi. Fakultas

Pertanian. Universitas Lampung.

Phrimantoro. 2002. http ://www.kompas.com /kompas cetak/020/10 jatim /urin 28 htm. Diakses pada 14 Desember 2014.

Pitojo. S. 2003. Benih Kedelai. Kanisius. Yogyakarta.

Plaster, 1992 Pemanfaatan Urine Sapi Yang Difermentasi Sebagai Nutrisi Tanaman. Rieneka Cipta, Jakarta.

Rahim. I. dan Sukarni. 2011. Pertumbuhan dan Produksi Melon Pada Dua Jenis Bokashi dan

Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair. Jurnal Agronomika. Fakultas

Pertanian,Peternakan dan Perikanan. Universitas Muhammadiyah Pare-pare. Hlm 87-91.

Rubiyah, Siti. 2012. Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Pupuk Organik Bokashi. Dinas Pertanian Kabupaten Asahan.

Rukmana, R dan Yuyun Y.1996. Kedelai, Budidaya dan Pasca Panen. Kanisius. Yogyakarta. 92 hal.

Rusnetty. 2000. Beberapa Sifat Kimia Erapan P, Fraksionasi Al dan Fe Tanah, Serapan Hara, serta Hasil Jagung Akibat Pemberian Bahan Organik dan Fosfat Alam Pada Utisols

Sitiung. Disertasi. Unpad. Bandung.

Salmawati. 2013. Pengaruh Pemberian Urine Sapi dan Pupuk Cair Supermes Terhadap

Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea). Fakultas Pertanian. Universitas

Jabal Ghafur Sigli. Hlm 7.

Santos. H.B. 2005. Teknologi tepat guna pupuk kompos. Kanisius. Yogyakarta.

Sedjati, S. 2006. Kajian Pemberian Bokashi Jerami Padi dan Pupuk P Pada Kacang Tanah

(Arachis hypogae L.). Laporan Penelitian. Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus. Suhaeni, N. 2007. Petunjuk Praktis Menanam Kedelai. Nuansa : Bandung.

Sumarno dan Hartono. 1991. Kedelai dan Cara Bercocok Tanamnya. Pusat Penelitian dan Pengembanagan Tanaman Pangan. Bogor.

Suntoro, 2002. Pengaruh pemberian bahan organik dolomite dan KCl terhadap kadar klorofil. Dampaknya padaa hasil kacang tanah (Arachis hypogaea L). Biosmart 4 (2).

Suprapto. 1999. Bertanam Kedelai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suprapto. 2004. Bertanam Kedelai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suprijadji. 1992. Pengamatan Kualitatif Auksin, Giberilin Pada Urine Sapi, Kambing dan

Domba. Warta BPP, Jember.

Susilawati, Rini. 2000. Penggunaan Media Kompos Fermentasi (Bokashi) dan Pemberian

Effective Microorganism-4 (EM-4) Pada Tanah Podzolik Merah Kuning Terhadap

Pertumbuhan Semai Acacia mangium Wild, sebuah skripsi. Dalam IPB Repository

diunduh 2 Desember 2014.

5709 Tola, dkk. 2007. Pengaruh penggunaan dosis pupuk bokashi kotoran sapi terhadap pertumbuhan

dan produksi tanaman jagung. Jurnal Agrisistem. Vol 3 No 1.

Wididana, G.N. 1992. Penerapan Teknologi EM-4 Dalam Bidang Pertanian. IKNFS. Bogor.

Wididana, S. 1993. TeknologiEfektif Mikroorganisme (EM-4). Koperasi Karyawan Departemen Kehutanan, Jakarta. 55 hlm.

Winarso, S dan T.C. Setiawati. 2013. Peningkatan Fosfor Tersedia Melalui Pemberian Kombinasi Senyawa Humik dan Mikroba Pelarut Fosfat. Makalah Seminar Proyek

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Jakarta.

THEME-SHIFT IN THE TEXT OF SOEKARNO’S SPEECH Diana Sopha, SS.M.Hum29

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pergeseran Tema (Theme-Shift) dalam Teks Pidato Soekarno. Tema sebagai titik keberangkatan suatu pesan merupakan unsur yang penting untuk dikaji. Melalui kajian Tema, maka dapat dilihat struktur bahasa yang digunakan agar pesan yang ingin disampaikan oleh pembicara dapat tersampaikan kepada pendengarnya dengan baik.

Pergeseran Tema dalam penelitian ini dilakukan pada teks pidato Presiden pertama di Negara Republik Indonesia, Soekarno, karena bahasa pidatonya yang banyak dikagumi, menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai penelitian deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi terhadap Teks-Teks Pidato Soekarno yang mencakup empat pidato yaitu, Pidato Presiden Soekarno di Semarang 29 Juli 1956, Pidato Presiden Soekarno tentang Pancasila, Pidato Soekarno pada saat pembacaan Teks Proklamasi dan Pidato Presiden Soekarno di Konferensi Asia Afrika 1955.

Kata Kunci : Theme-Shift, Text, Soekarno’s speech. 1. Introduction