• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

G. Jumlah Uang Saku Bulanan (Variabel Bebas Turunan)

Jumlah Uang Saku Bulanan Uang saku bulanan merupakan uang yang dimiliki oleh mahasiswa setiap bulannya guna memenuhi kebutuhan mahasiswa setiap hari selama di tempat kuliah tidak termasuk uang kos dan uang untuk membayar kuliah. Data uang saku bulanan diperoleh melalui kuesioner dengan kategori tinggi dan rendah sebagai berikut: - Uang bulanan tinggi: > Rp 1500000 per bulan. - Uang bulanan rendah: ≤ Rp 1500000 per bulan.

31

32

Lampiran 3. Lembar Penjelasan Kepada Calon Subjek Penelitian

Responden No….

LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBJEK PENELITIAN

Kami dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma akan melakukan penelitian berjudul Hubungan Hobi Terhadap Pola Makan dan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan hobi terhadap pola makan dan risiko penyakit kardiovaskular dengan tujuan tambahan mengevaluasi hubungan hobi terhadap pola makan dan risiko penyakit kardiovaskular berdasarkan perbedaan jenis kelamin, umur, tempat tinggal, jumlah uang saku bulanan dan latar belakang program studi. Penelitian ini membutuhkan subjek penelitian sebanyak 513 mahasiswa laki-laki/perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengambilan data langsung 1 kali sekitar 15-30 menit. Kegiatan meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah, denyut jantung, gula darah, serta mengisi profil subyek dan kuesioner.

TATA KELOLA PENELITIAN A. Kesukarelaan untuk ikut penelitian

Anda bebas memilih keikutsertaan dalam penelitian ini tanpa ada paksaan. Bila Anda sudah memutuskan untuk ikut, Anda juga bebas untuk mengundurkan diri/berubah pikiran setiap saat tanpa dikenai denda atau pun sanksi apapun. Bila Anda tidak bersedia untuk berpartisipasi, tidak ada sanksi atau hal merugikan apapun yang akan dikenakan.

B. Prosedur Penelitian

Apabila Anda bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini, Anda diminta menandatangani lembar persetujuan ini rangkap dua, satu untuk Anda simpan dan satu untuk peneliti. Prosedur selanjutnya adalah mengikuti proses wawancara/tanya jawab dengan jawaban yang sejujurnya. Pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, tekanan darah, denyut jantung, dan gula darah.

C Kewajiban subyek penelitian

Sebagai subyek penelitian, subyek berkewajiban mengikuti aturan atau petunjuk penelitian seperti yang tertulis di atas. Bila ada yang belum jelas, dapat bertanya lebih lanjut kepada peneliti.

D. Manfaat

Keuntungan langsung yang subyek dapatkan adalah memperoleh pemeriksaan tekanan darah dan lainnya yang disertai penjelasan mengenai upaya mengontrol tekanan darah dan lainnya yang dapat digunakan untuk preventif komplikasi penyakit kardiovaskular di masa yang akan datang.

E. Kerahasiaan

Semua informasi yang berkaitan dengan identitas subyek penelitian akan dirahasiakan dan hanya akan diketahui oleh peneliti. Hasil penelitian akan dipublikasikan tanpa identitas subyek penelitian.

F. Risiko Kejadian

Secara teoritis prosedur penelitian risiko yang akan terjadi hanya pada pemeriksaan gula darah sewaktu. Penusukan jari dengan jarum dapat berisiko infeksi, akan tetapi pelaksanaan dilakukan oleh tim penelitian yang sudah dilatih dan dilakukan secara aseptis, maka risiko infeksinya akan sangat minimal.

G. Kompensasi

Subyek akan memperoleh snack sehat dan susu kotak sebagai tanda terimakasih atas kerelaan untuk ikut serta dalam penelitian ini.

H. Pembiayaan

Seluruh biaya penelitian ini akan ditanggung oleh peneliti. I. Informasi tambahan

Para mahasiswa diberikan kesempatan untuk menanyakan semua hal yang belum jelas sehubungan dengan penelitian ini. Bila sewaktu-waktu membutuhkan penjelasan lebih lanjut, saudara dapat menghubungi Ibu Rita Suhadi pada no Hp: 08157933786. Saudara juga dapat menanyakan tentang penelitian kepada Komite Etik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Telp: 0274 588688 pswt 17225, +62811-2666-869; e-mail: [email protected]

33

Lampiran 4. Informed Consent

Responden No…

LEMBAR PERSETUJUAN KEIKUTSERTAAN DALAM PENELITIAN (Informed Consent)

Saya memutuskan untuk ikut berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian yang berjudul: Hubungan Hobi Terhadap Pola Makan dan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta atas persetujuan sendiri.

1. Saya menyatakan bahwa saya telah membaca dan memahami “Lembar Informasi” yang berisi hal-hal terkait penelitian ini dan ketentuan-ketentuan dalam berpartisipasi sebagai responden.

2. Saya menyatakan bahwa peneliti telah memberikan saya penjelasan secara lisan yang melengkapi keterangan dari Lembar Informasi. Saya telah memahaminya dan saya diberikan kesempatan menanyakan hal yang kurang jelas.

3. Saya menyadari bahwa mungkin saya tidak akan secara langsung menerima manfaat dari penelitian ini, namun telah disampaikan kepada saya hasil penelitian ini akan berguna untuk peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penyakit kardiovaskular dan gaya hidup tidak sehat terhadap fungsi jantung.

4. Saya telah diberi hak untuk menolak memberikan informasi jika saya berkeberatan untuk menyampaikannya.

5. Saya juga diberi hak untuk dapat mengundurkan diri sebagai responden pada penelitian ini sewaktu-waktu tanpa ada konsekuensi apapun.

6. Saya mengerti dan saya telah diberitahu bahwa semua informasi yang akan saya berikan akan sepenuhnya digunakan untuk kepentingan penelitian.

7. Saya juga telah diberi penjelasan bahwa identitas saya akan dijamin kerahasiannya baik dalam laporan maupun publikasi hasil penelitian.

8. Semua penjelasan tersebut telah disampaikan kepada saya dan semua pertanyaan saya telah dijawab oleh peneliti. Saya mengerti bahwa bila memerlukan penjelasan, saya dapat menanyakan kepada Ibu Rita Suhadi pada no Hp: 08157933786.

SAKSI

Saya telah menjelaskan kepada: Sdr. hal-hal mendasar tentang penelitian ini. Menurut saya, Sdr tersebut telah memahami penjelasan tersebut.

Nama pewawancara :

Status dalam penelitian ini : Yogyakarta,

( ) ( ) ( ) Pewawancara Saksi Responden

34

Lampiran 5. Case Report Form Responden No…

Kuesioner Hubungan Ketepatan Persepsi Diri terhadap Berat Badan dengan Parameter Kardiovaskuler di Kalangan Mahasiswa

Responden Yth. mohon semua bagian kuesioner diisi. Petunjuk pengisian :

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan mengisi jawaban atau memberikan tanda centang (√) pada lingkaran yang telah tersedia di bawah ini!

*Nama (boleh Inisial) : ……… *Umur : ……… tahun

*Jenis kelamin: O Laki-laki O Perempuan *Jurusan : ……….

*Semester : ………

*Jenjang Studi : O D3 O D4 O S1 O S2 O S3 O Profesi *Fakultas : ………

*Universitas : ………

*No. Telpon : ……… *Tinggal bersama:

O Orang tua/Wali O Sendiri O Teman O Lain-lain,……… *Uang bulanan : O ≤ Rp 1.500.000 O > Rp 1.500.000

*Transportasi sehari-hari: (dapat diisi >1 jawaban)

1. ... 2. ... 3. ... 4. ...

*Olahraga rutin 1. …… kali/minggu; selama menit. 2. …… kali/minggu; selama menit. 3. …… kali/minggu; selama menit. *Hobby: 1. …… kali/minggu; selama menit. (non-olahraga) 2. …… kali/minggu; selama menit.

3. …… kali/minggu; selama menit. *Tidur: …… jam/sehari

*Merokok: O Tidak O Ya (……… batang/hari) O Pasif (dari orang rumah atau sekitar secara terus menerus) *Menurut anda sendiri anda memiliki berat badan:

O sangat kurang O kurang O ideal O berlebih O sangat berlebih ……… ……… ……… ……… ……… ………

35 *Riwayat Penyakit:

O Ada, ………

O Tidak ada O Tidak tahu

*Keluarga (Ayah, Ibu, dan Saudara Kandung) ada yang mengalami: hipertensi; diabetes; jantung; penyakit kolesterol, dan kegemukan.

O Ada, ………

O Tidak ada O Tidak tahu

*Minuman yang sering kali diminum adalah : (boleh merek atau jenis minuman; dapat diisi >1 jawaban) 1. ……….. kali/hari; 3. ……… kali/hari; 2. ……….. kali/hari; 4. ……… kali/hari; Ukuran gelas

* Makan nasi/makanan pokok : kali/hari

Porsi: O Besar O Sedang (1 kepalan tangan kanan) O Kecil

*Apakah jenis makanan Anda lengkap mengandung makanan pokok, lauk pauk, sayur, buah, dan air sama seperti gambar di samping? (per hari)

O Ya OTidak

*Air putih yang diminum sehari = ………….. gelas (1 gelas = 250 ml)

36 *Makanan favorit: (boleh diisi >1 jawaban)

1. ……… kali/minggu; 4.……… kali/minggu; 2. ……… kali/minggu; 5. ……… kali/minggu; 3. ……… kali/minggu; 6. ………. kali/minggu; *Snack x/ hari : O >5kali O 4-5 kali O 2-3 kali O 0-1 kali O tidak pernah Total porsi snack banding makanan utama :

O lebih banyak snack O sama O lebih sedikit snack

*Sarapan (tidak lebih dari jam 08.00 pagi) : O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah *Makan Siang (pada jam 13.00-14.00) : O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah *Makan Sore/Malam (pada jam 19.00): O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah *Makan Sayur Setiap Hari: O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah *Makan Buah Setiap Hari: O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah

Keterangan :

Selalu = setiap hari Sering = 4x-6x seminggu Jarang = 1x-3x seminggu Total porsi sayur banding buah :

O lebih banyak sayur O sama O lebih sedikit sayur *Makanan snack yang secara umum sering kali mahasiswa konsumsi adalah :

(dapat memilih >1 jawaban)

O Buah/juice segar O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O Mie/Pasta O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O Kue/Roti O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O Biskuit/snack kering O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O Gorengan O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O Bakso tusuk/Siomay O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O ……… O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O ……… O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah O ……… O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah

Keterangan :

Selalu = setiap hari Sering = 4x-6x seminggu Jarang = 1x-3x seminggu

37

*Dalam waktu 7 hari, makanan dan minuman yang sering mahasiswa konsumsi adalah (dapat diisi >1 jawaban)

1. ……….. 3. ……….. 5. ………..

2. ……….. 4. ……….. 6. ………..

*Dalam waktu 24 jam, makanan dan minuman yang saya sering saya konsumsi adalah (dapat diisi >1 jawaban)

1. ……….. 3. ……….. 5. ………..

2. ……….. 4. ……….. 6. ……….. *Anda sering konsumsi snack pada tempat (dapat memilih >1 jawaban) :

O Di kampus O Di kost/rumah O Di luar kost/rumah O Lain-lain, ………….

*Anda sering konsumsi snack pada suasana (dapat memilih >1 jawaban) :

O Saat sendirian O Bersama teman O Bersama keluarga O Lain-lain, ………

*Memilih makanan/minuman atau snack sering kali karena rekomendasi (dapat memilih >1 jawaban) : O Media Sosial O TV/Radio O Coba-coba sendiri

O Orang tua O Teman O Lain-lain, ……….. *Alasan anda mengkonsumsi snack (dapat memilih >1 jawaban) :

O Senang-senang saja O Kebutuhan gizi O Lapar

O Ikut-ikutan O Cegah bosan O Lain-lain, ……… Bagian ini diisi oleh Peneliti

BB TB LP TDS/TDDmmHg Denyut jantung GDS

38

39

40

Lampiran 8. Data Reliabilitas Alat Penelitian

Subyek 1

TDS Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 148 142 139 3,205 143,000

Alat 2 136 129 135 2,840 133,333

Subyek 2

TDS Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 112 100 107 5,669 106,333

Alat 2 114 114 108 3,093 112,000

Subyek 3

TDS Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 82 85 86 2,469 84,333

Alat 2 82 79 79 2,165 80,000

Subyek 1

TDD Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 87 88 88 0,570 87,667

Alat 2 78 79 80 1,266 79,000

Subyek 2

TDD Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 65 68 62 4,615 65,000

Alat 2 66 64 67 2,327 65,667

Subyek 3

TDD Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 48 55 55 7,674 52,667

Alat 2 54 53 51 2,900 52,667

Subyek 1

DJ Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 81 78 79 1,926 79,333

Alat 2 78 78 76 1,494 77,333

Subyek 2

DJ Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 67 63 63 3,589 64,333

Alat 2 60 72 70 9,548 67,333

Subyek 3

DJ Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 81 78 79 1,926 79,333

41 Subyek 1

BB Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 45 44,9 45 0,129 44,967

Alat 2 56 56 56 0,000 56,000

Subyek 2

BB Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 51 51 51 0,000 51,000

Alat 2 53 53 53 0,000 53,000

Subyek 3

BB Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 45 45 45 0,000 45,000

Alat 2 56 56 56 0,000 56,000

Subyek 1

TB Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 156,5 156,5 156,5 0,000 156,5

Alat 2 156,5 156,5 156,5 0,000 156,5

Subyek 2

TB Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 163 163 163 0,000 163,000

Alat 2 163 163 163 0,000 163,000

Subyek 3

TB Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 148,8 148,8 148,8 0,000 148,800

Alat 2 148,8 148,8 148,8 0,000 148,800

Subyek 1

LP Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 67 66 66 0,870 66,333

Alat 2 66 66 66 0,000 66,000

Subyek 2

LP Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 79 79 79 0,000 79,000

Alat 2 79 79 79 0,000 79,000

Subyek 3

LP Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 76 77 77 0,753 76,667

Alat 2 76 77 76 0,766 76,333

Subyek 1

GDS Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

42

Alat 2 78 82 83 3,267 81,000

Subyek 2

GDS Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 78 84 94 9,472 85,333

Alat 2 84 93 89 5,085 88,670

Subyek 3

GDS Replikasi 1 Replikasi 2 Replikasi 3 CV (%) Mean

Alat 1 107 113 110 2,727 110,000

Alat 2 109 111 116 3,219 112,000

Uji T Berpasangan pada Alat Ukur Tekanan Darah, Denyut Jantung, Gula Darah Sewaktu

Pair TDS Sig. (2-tailed)

Pair 1 Alat1 – Alat2 .342

Pair TDD Sig. (2-tailed)

Pair 1 Alat1 – Alat2 .198

Pair DJ Sig. (2-tailed)

Pair 1 Alat1Pro1 – Alat2Pro1 .184

Pair 2 Alat1Pro2 – Alat2Pro2 .612

Pair 3 Alat1Pro3 – Alat2Pro3 .147

Pair GDS Sig. (2-tailed)

Pair 1 Alat1-Alat2 .669

Uji Wilcoxon pada Alat Ukur Timbangan Berat Badan, Meteran Tinggi Badan dan Meteran Lingkar Pinggang

Pair BB Sig. (2-tailed)

Pair 1 Alat1-Alat2 1.000

Pair TB Sig. (2-tailed)

Pair 1 Alat1-Alat2 1.000

Pair LP Sig. (2-tailed)

43

47

49

51

55

Lampiran 13. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Tekanan Darah dan Denyut Jantung

Standar Operasional Prosedur Pengukuran Tekanan Darah dan Denyut Jantung

Tujuan:

Sebagai pedoman dalam pengukuran tekanan darah dan denyut jantung subjek peneliti. Ruang Lingkup:

Prosedur ini digunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran tekanan darah dan denyut jantung.

Referensi:

Pedoman InaSH (Indonesia Society of Hypertension) Definisi:

Merupakan pemeriksaan dengan cara mengukur tekanan darah dan denyut jantung dengan menggunakan sphygmomanometer digital, yang bertujuan untuk mengetahui tekanan darah sistolik, diastolik dan juga denyut jantung dari subjek peneliti.

Tanggung Jawab:

Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan.

Prosedur Kerja:

Persiapan Alat: Tensimeter (Sphygmanometer digital), Manset sesuai ukuran, Alat tulis Cara Pelaksanaan:

1. Cuci Tangan

2. Memberi salam, memperkenalkan diri, asal, tujuan, dan klarifikasi.

3. Contohnya: Selamat pagi / siang / sore. Saya Luis, Mahasiswa Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sebelumnya saya berbicara dengan mas / mbak siapa?

4. Saya bermaksud untuk mengukur tekanan darah dari mas / mbak ….. Apakah mas / mbak bersedia?

5. Tekanan darah dapat diukur saat keadaan duduk dengan punggung bersandar dan kaki menapak lantai, atau dapat pula diukur dengan posisi terlentang.

6. Tensimeter (sphygmomanometer digital) diletakkan di bidang rata.

7. Memasang manset standar 2/3 lengan kiri bagian atas sejajar dengan jantung, 2 cm dari siku dengan keadaan tangan diluruskan (telapak tangan tidak dikepal)

8. Menghidupkan sphygmomanometer digital.

9. Menekan tombol indikator untuk memompa manset agar manset dapat memberi tekanan pada lengan atas hingga tekanan maksimal dan hasil pengukuran dapat terbaca di alat tensimeter. 10. Menekan tombol untuk mengeluarkan udara dari manset tensimeter.

11. Nilai yang terbaca dicatat.

12. Menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediaan untuk diukur tekanan darahnya. 13. Cuci tangan.

14. Tunggu 1-3 menit untuk pengukuran berulang atau pengukuran pada orang lain.

56

Lampiran 14. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Gula Darah Sewaktu

Standar Operasional Prosedur Pengukuran Gula Darah Sewaktu

Tujuan:

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pengukuran gula darah pada subjek uji Ruang Lingkup:

Prosedur ini digunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran gula darah

Referensi: SOP Puskesmas Mantani, SOP Puskesmas Sungai Ranggit, Pedoman Praktik Laboratorium yang Benar

Definisi:

Merupakan pemeriksaan dengan cara mengukur gula darah dengan menggunakan alat glucometer, yang bertujuan untuk mengetahui gula darah dari subjek peneliti.

Tanggung Jawab:

Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan.

Prosedur Kerja:

Alat : Meja, Kursi, Alat Gula Darah

Bahan : Lancet, Handscoon, Strip Gula Darah, Kapas alkohol Langkah-langkah pelaksanaan :

1. Menyapa pasien dengan senyum, salam & sapa 2. Contohnya :

3. Selamat pagi / siang / sore. Saya Luis, Mahasiswa Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sebelumnya saya berbicara dengan mas / mbak siapa?

4. Saya bermaksud untuk mengukur gula darah dari mas / mbak ….. Apakah mas / mbak bersedia?

5. Menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan kepada subjek uji dan sensasi yang akan dirasakan untuk pengambilan gula darah

6. Mencuci tangan dan menyiapkan alat-alat dan bahan yang digunakan 7. Memakai handscoon

8. Posisi subjek penelitian diatur senyaman mungkin, gula darah dapat diukur dengan keadaan duduk, punggung bersandar dan kaki menapak lantai.

9. Memasang stik gula darah pada alat pengukur gula darah

10. Membersihkan area penusukan menggunakan kapas alkohol (sebaiknya menggunakan jari telunjuk, tengah atau manis)

11. Memijat jari telapak tangan dan jari yang akan dilakukan penusukan

12. Membersihkan jari yang akan dilakukan penusukan dengan kapas berisi alkohol 13. Menunggu hingga jari benar-benar kering dari alcohol

14. Menusukkan jarum dengan sedikit menekan jari

15. Petugas meletakkan stik gula darah di jari tangan pasien 16. Menutup bekas luka tusukan dengan kapas berisi alkohol 17. Dibaca pada alat glucometer berapa kadar gula darah subjek uji

57

Lampiran 15. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Tinggi Badan Standar Operasional Prosedur Pengukuran Tinggi Badan

Tujuan:

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pengukuran tinggi badan yang benar pada subjek uji.

Ruang Lingkup:

Prosedur ini digunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran tinggi badan.

Referensi: Diet, Anthropometry and Physical Activity (DAPA) Measurement Toolkit University of Cambridge

Definisi:

Merupakan pemeriksaan dengan cara mengukur tinggi badan subjek uji dengan menggunakan alat pengukur tinggi badan, yang bertujuan untuk mengetahui tinggi badan yang benar dari subjek peneliti.

Tanggung Jawab:

Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan.

Prosedur Kerja:

Alat : Meteran tinggi badan Bahan : Alat tulis

Langkah-langkah pelaksanaan:

1. Memasang alat pengukur tinggi badan di dinding supaya stabil.

2. Memastikan subjek uji melepas alas kaki dan penutup kepala. Apabila subjek uji tidak dapat melepas penutup kepala misalnya karena alasan agama maka dilakukan pengukuran tinggi total dengan penutup kepala kemudian dilakukan pengukuran tinggi penutup kepala. Tinggi badan yang tercatat yaitu tinggi total dengan penutup kepala dikurangi dengan tinggi penutup kepala.

3. Memastikan subjek uji berdiri dengan tegak.

4. Memastikan tengah bahu, bokong dan kepala belakang subjek uji menyentuh dinding tembok. 5. Memastikan kepala, leher subjek uji lurus

6. Memberikan instruksi kepada subjek uji untuk menjaga mata supaya tetap fokus pada satu titik lurus ke depan sehingga dapat mempertahankan posisi tegak.

7. Menurunkan pelat pengukur tinggi badan ke titik tertinggi dari kepala subjek uji dengan tekanan yang cukup untuk mengompres rambut.

8. Memberikan instruksi pada subjek uji untuk menarik nafas dalam-dalam dan menahan nafas tepat sebelum pengukuran tinggi badan dilakukan.

9. Memastikan bahwa pelat tidak bergerak ketika sedang dilakukan pengukuran. 10. Mencatat hasil pengukuran tinggi badan pada formulir pengukuran.

58

Lampiran 16. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Berat Badan Standar Operasional Prosedur Pengukuran Berat Badan

Tujuan:

Sebagai pedoman dalam pengukuran berat badan subjek oleh peneliti Ruang Lingkup:

Prosedur ini dipergunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran berat badan Referensi:

Pedoman Puskesmas Widodaren Definisi:

Merupakan pemeriksaan dengan cara menimbang berat badan dengan mempergunakan timbangan badan.

Tanggung Jawab:

Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan.

Prosedur Kerja: Persiapan Alat:

1. Timbangan berat badan 2. Alat tulis

Langkah-langkah Pelaksanaan :

1. Beritahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan

2. Mengatur timbangan agar seimbang dengan memposisikan jarum di angka 0

3. Beritahu pasien untuk melepas alas kaki dan meletakkan barang yang dibawa saat naik ke timbangan

4. Beritahu pasien untuk berdiri tegakdan tenang 5. Melihat skala timbangan dengan tepat

59

Lampiran 17. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Lingkar Pinggang Standar Operasional Prosedur Pengukuran Lingkar Pinggang

Tujuan:

Sebagai pedoman dalam pengukuran lingkar pinggang subjek peneliti. Ruang Lingkup:

Prosedur ini digunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran lingkar pinggang. Referensi: How to Measure Waist Circumference for Health oleh Maria Frey. Definisi:

Merupakan pemeriksaan dengan cara mengukur lingkar pinggang dengan menggunakan meteran yang sudah dikalibrasi, yang bertujuan untuk mengetahui lingkar pinggang dari subjek peneliti. Tanggung Jawab:

Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan.

Prosedur Kerja:

Alat : Meteran lingkar pinggang Bahan : Alat tulis

Langkah-langkah pelaksanaan:

1. Meteran untuk mengukur lingkar pinggang disiapkan. 2. Tubuh diposisikan berdiri dengan tegap agar hasil akurat.

3. Singkirkan pakaian tebal yang bisa menambah ukuran besar ukuran di sekitar perut. 4. Meteran dililitkan di sekitar bagian terlebar dari perut di dekat pusar.

5. Posisikan meteran dengan lurus dan tepat lalu tarik napas perlahan dan hembuskan kembali. 6. Ulangi langkah ini dua sampai tiga kali untuk memastikan hasil konsisten.

7. Jangan memposisikan meteran terlalu ketat karena dapat menimbulkan bagian perut terlipat dan hasil tidak akurat.

60

Dokumen terkait