> enis dan macam kapal ikan berdasarkan alat tangkapnya
8enggolongan +pe kapal ikan didsarkan pada <enis alat tangkapnya, sedangkan <enis alat tangkap ditentukan berdasarkan <enis dan lokasi ikan
erdasarkan alat tangkapnya kapal ikan dibedakan : a ill Me0er ( alat tangkapnya <aring gill net ) b Rong Riner ( alat tangkapnya long line )
c 8use Seiner ( alat tangkapnya <aring purse seine ) d Tra1ler ( alat tangkapnya <aring tra1l )
e Skip<ack 8ole and Riner ( alat tangkapnya pole and line )
;2"1TT10
illnet atau disebut <aring kli+k atau <aring insang <aring empat persegi pan<ang
perangkap
<enis kapal ikan pasi6 Kapal 2kan ;ill "e<er
Kalsi-kasi
! erdasarkan letak alat tangkap dalam perairan : a ilnet permukaan ( sur6ace gillnet ) b illnet pertengahan ( mid1ater gillnet ) c illnet dasar ( bo0om gillnet )
" erdasarkan kedudukan alat tangkap 1aktu dipasang a ilnet hanyut
gillnet yang sudah dipasang diperairan dibiarkan hanyut terba1a arus
b illnet tetap
gilnet yang setelah dipasang di suatu perairan dibiarkan menetap pada tempat dimana gillnet tersebut dipasang
Jaring ;ill "et
! entuk Umum
alaupun terdapat perbedaan pokok pada +ap N +ap <enis gillnet, namun bentuk secara umum gillnet adalah empat persegi pan<ang dan bentuk ini adalah merupakan bentuk alat tangkap ikan yang paling sederhana
agian N bagian alat tangkap illnet a) aring utama
#erupakan sebuah lembaran <aring yang tergantung pada tali ris atas b) Tali ris atas
Tempat untuk menggantungkan <aring utama dan tali pelampung Untuk menghindari terbelit maka tali ris dibuat rangkap " denga arah pintalan tali berla1anan ( S N A )
c) Tali ris ba1ah
Tali ini digunakan untuk <enis gillnet pertengahan dan gilnet dasar yang ber6ungsi untuk mengikat pemberat
d) Tali 8elampung
er6ungsi sebagai tanda tempat gillnet dioperasikan, dipasang pada +ap piece ( sambungan antara pice dengan piece )
e) 8elampung
er6ungsi utuk mengapungkan seluruh alat 6) 8emberat
2lustrasi ong iner
8enger+an
>lat penangkap ikan ini disebut ra1ai, karena se1aktu dioperasikan adalah ra1ai ra1ai ( sesuatu yang u<ungnya bergerak bebas ) Rong line yang secara har-ah di ar+kan sebagai tali pan<ang adi long line adalah salah satu alat penangkapan ikan yang terdiri atas rangkaian tali temali yang bercabang dan pada +ap+ap u<ung cabangnya diikatkan sebuah pancing
8rinsip 8enangkapan
Termasuk <enis perangkap ( pasi6 ), karena dalam operasinya +ap N +ap pancing diberi umpan
Kalsi-kasi
! erdasarkan letak pemasangan alat tangkap dalam perairan : a 7a1ai permukaan ( sur6ace long line )
b 7a1ai pertengahan ( mid1ater long line ) c 7a1ai dasar ( bo0om long line )
" erdasarkan susunan mata pancing pada tali utama a 7a1ai tegak ( ver+cal long line )
b 8ancing ladung
c 7a1ai mendatar ( hori@ontal long line )
a 7a1ai tuna ( tuna long line )
b 7a1ai albacore ( albacore long line ) c 7a1ai cucut, dll
Main Line . Branch Line Tegus
Snap with Swivel Clip
Hook & Ring
Floang Buoy Ra!io Buoy "ight Buoy
Fishing Ru##er
P!0S1 S12"10
Pengeran
8urse seine biasanya disebut <aring kantong karena bentuk <aring tersebut 1aktu dioperasikan menyerupai kantong 8urse seine disebut <uga <aring kolor karena pada bagian ba1ah <aring ( tali ris ba1ah ) dilengkapi dengan tali kolor yang gunanya untuk menyatukan bagian ba1ah <aring se1aktu operasi dengan cara menarik tali kolor tersebut
ambar entuk <aring 8urse seine
Konstruksi Jaring Purse Seine.
>da bermacam N macam bentuk purse seine namun secara garis besar purse seiner mempunyai bentuk umum dan bagian N bagian yang sama entuk umum purse seine beserta bagianbagiannya dapat diperha+kan pada gambar berikut
Ket :
aring Utama terdiri atas : g) sayap ( 1ing ) h) #idel ( perut ) i) bahu
<) Kantong ( bunt ) k) Selvedge
l) Tali ris atas m) Tali pelampung n) 8elampung o) Tali ris ba1ah p) 8emberat
J) Tali ring ( kang ) r) 7ing ( cincin )
5aam 8 maam Purse Seine. 5aam 8 maam Purse Seine.
erbagai macam purse seine dibuat disesuaikan dengan keperluan dan penggunaannya erbagai macam purse seine dibuat disesuaikan dengan keperluan dan penggunaannya 8ada umumnya
8ada umumnya macammacam purse seine dapat macammacam purse seine dapat dikelompokan berdasarkan dikelompokan berdasarkan :: erdasarkan bentuk <aring utama
erdasarkan bentuk <aring utama a)
a) bebentntuk uk sesegi gi emempapatt b)
b) eentntuk uk trtrapapesesiuiumm c)
c) eenntutuk k llekekuukk
erdasarkan <umlah kapal 1aktu beroperasi ( operasi penangkapan ) erdasarkan <umlah kapal 1aktu beroperasi ( operasi penangkapan ) a)
a) 8urs8urse seie seine typne type dua ke dua kapal ( apal ( t1o bot1o boats sats systystem )em )
b)
erdasarkan spesies ikan yang ditangkap erdasarkan spesies ikan yang ditangkap a)
a) 8u8ursrse se seieine ne sasardrdininee b)
b) 8u8urrse se seseinine te tununaa c)
c) 8u8ursrse e seseinine e lalayayangng d)
d) 8ur8urse se seseine ine kekembumbung, ng, dlldll
ack #ackeral caught by purse seine ack #ackeral caught by purse seine erdasarkan 1aktu operasional
erdasarkan 1aktu operasional a
a)) 8u8urrsse e seseinine e sisiaangng b)
Desain Purse Seine. Desain Purse Seine.
Proses Penangkapan. Proses Penangkapan.
T0A=10
8enger+an
8ukat udang adalah merupakan hasil modi-kasi dari pukat harimau Sebagaimana telah diketahui bah1a se<ak tanggal ! uli !EC& berdasarkan Keppres Mo 'E pengoperasian pukat harimau +dak boleh beroperasi di beberapa daerah terutama di sekitar Raut a1a, Sumatra dan ali dilarang sama sekali
Sebagai penggan+ berdasarkan Keppres no C% tahun !EC", diperkenankan pukat udang untuk dioperasikan di perairan Untuk konstruksi pukat udang diatur berdasarkan Surat keputusan =ir<en 8erikanan Mo IK &!&/s'C&$%/C"
#acam dan <enis pukat ( tra1l )
eberapa <enis tra1l dapat dikelompokan berdasarkan ?ara terbukannya mulut <arring
eam tra1l
-
90er tra1l?ara =aerah operasinya
B. !kuran !tama Kapal 2kan Teori Tasrun S6a#run
Teori berdasarkan persamaan displacement kapal :
=ispacement ( ) P 3 w P R d C b w ( ton ) P RT \ =T #assa ( 8 ) P P sch \ P ant \ P br \ P bes \ P lad
P R = P sch \ N e P ant \ 1000 . . N e be v d \ P bes \ P lad Karena : =ispacement ( ) P #assa ( 8 ) R d C b w P R = P sch \ N e P ant \ 1000 . . N e be v d \ P bes \ P lad ]]!
Selan<utnya mencari hubungan antara ukuran utama kapal : a B L O h d B O l d D
h a C b w B3 P h a l 3 B P sch \ N e P ant \ 1000 . . N e be v d \ P bes \ P lad ]]"
=ari persamaan " didapat harga :
3 B P sch w lad bes e e ant e P l h a h a P P b N v d P N . . . C . 1000 . . . ( 3 m ) =imana : P Rebar kapal ( m )
Me P Tenaga gerak e6ek+6 dalam 8Se
ant
P P Satuan massa alat penggerak dalan ton/8 S e
= P 7adius tempuh dalam m
3 P Kecepatan rata N rata dalam knot
e
b P 8emakaian bahan bakar dalam kg/ 8 S eh
bes
P P #assa >K dalam ton
lad
P P #assa muatan dalam ton
w
P Kerapatan air laut dalam ton/ 3
m
b
C P Koee-sien block
sch
P P Satuan massa badan kapal yang telah dilengkapi dalam ton/ 3
m
ant
P P &,"* s/d &,!' ton/8S e
( untuk mesin penggerak diesel langsung dengan rpm propeller !&& s/d "&& &,!* s/d &,&C ton/8S e
( untuk mesin penggerak diesel langsung dengan rpm propeller "&& s/d '&& &,!% s/d &,&$ ton/8S e
( untuk mesin penggerak dengan kotak gigi reduksi ( gear boD ) dengan rpm propeller !&& s/d "&&
bes
P P erat >K per orang $% kg, dengan 8roviant, air dan lain N lain P !! kg per hari
lad
sch
P P Untuk Kapal Ikan P &,!$ s/d &,"" s P sch P P &,*& s/d &,%% m P ant P P &,!% s/d &,"& t P lad P P &,*& s/d &,'&
5arga s, m dan t adalah bagian dari badan kapal, alat penggerak dan daya angkut terhadap diaplacement kapal yang dinyatakan dalam persen
Untuk massa dari bagian kapal ( P sch ) dirumuskan :
sch
P P s P s !,&&% 3 w ( ton )
Koesien !,&&% s/d !,&&. diambil untuk bagian dinding kapal , karena diukur dari bagian dalam dinding kiri dan kanan kapal untuk menghitung 3
e N P w $ PS e! t N dimana, w N P a c v3.2%3 ( 8S ) =imana :
M1 P Tenaga gerak poros propeller ( 8S ) Me P Tenaga gerak e6ek+6 ( 8S )
3 P Kecepatan rata N rata ( knot )
>m P 8enampang tengah yang terendam ( 3
m ) P Rebar kapal ( m )
d P Sarat kapal ( m )
mw P Konstanta pelayaran percobaan P '" s/d %*
a
t
P >ngka e-siensi gear boD reduksi t
P &,E. s/d &,EC untuk tenaga gerak langsung t
P &,E" s/d &,E. untuk tenaga gerak dengan gear boD t
P &,CC s/d &,E% untuk tenaga gerak listrik
Kapal Ikan Spesi-kasi Teknis :
-
=T P ( &,' s/d &,* ) -
S P ( &,*& s/d &,%& ) -
M P ( &,!% s/d &,"& ) -
k P&,'%-
K P ( &,$& s/d &,$% ) 5-
?b P &,%* s/d &,.'-
?p P &,%%C s/d &,..*-
?m P &,$' s/d &,CC-
?1 P &,$" s/d &,C! - L v P &,C& s/d !,!&-
/T P !,E& s/d ",'&-
R/ P *,*& s/d %,C&-
5/T P !,!% s/d !,'&-
R/5 P E,&& s/d !!,&-
( periode oleng ) P % s/d E de+k-
R? aH midship P ( ",& s/d .,& ) Q Rpp-
K P &,%C s/d &,.% T ( sarat )-
# P &,.& s/d &,E& m-
030
h ( lengan stabilitas pada sudut '& dera<at ) P &,"& m
-
range P 060
-
f r min ( pan<ang gelombang minimum ) P !/$% R1l =ari eberapa sumber lain ( tsarun s<ahrun )-
R/ P %,' s/d .,& /d P !,E s/d ",'-
=/d P !,!% s/d !,'-
R/= P E,& s/d !!,&-
?b P &,% s/d &,.-
?m P &,$' s/d &,CC-
?1l P &,$" s/d &,C!-
?p P &,.! s/d &,$&-
k P &,C" s/d &,CC - L v P !,% s/d !,E-
Retak R? P ! s/d " Q R dibelakan midship-/. %is#ing ;round ( Daera# Penangkapan 2kan ) ( Daera# Penangkapan 2kan )
;ishing ground ( daerah penangkapan ikan ) adalah tempat yang berpotensi keberadaan berkumpulnya ikan Untuk menentukan -shing ground dapat menggunakan beberapa teknik :
! Teknik Tradisional (bulan dan bintang) 2. #enggunakan satelit 9seanogra-
Syarat N syarat yang dianggap baik sebagai daerah penangkapan ( -shing ground ) a 8erairan yang terdapat ikan hidup yang bergerombol
b <enis ikan N ikan tersebut dapat dikumpulkan dengan alat pengumpul ( lampu / rumpon )
c =alam peraian lebih dalam dari pada alat yangdigunakan 8encarian ;ishing ground
a 7umpon
rumpon dipasang, pada beberapa hari sebelumnya b Mon 7umpon ( menggunakan lampu )
8encarian -shing ground bebas dengan menuru+ kebiasaan berkumpulnya ikan N ikan dalam suatu saat tertentu
Tempat berkumpulnya ikan dapat diketahui dengan melihat tanda tanda, sbb : a 8erubahan 1arna air laut
b Rompatan ikan N ikan ke permukaan laut c 7iak N riak kecil di atas permukaan laut d adanya buih N buih di permukaan laut
e urungburung yang menukik menyambar ikan di permukaan laut
%is#ing ground >one berdasarkan kedalaman laut * 8elagic ( kurang lebih %& 6athom )
enis ikan :
! >nchory . 5ake " Salmon $ Tuna ' #ackerel C Shark * Sardine E S1ord-on % 5erring
Pelagi %is# *
=emersal ( kurang lebih !&& 6athom ) enis ikan :
' ?od C 8laice * 5addock E ;allack % ^ello1tail !& urnard
Shell-sh ( kurang lebih "&& 6athom ) enis ikan : ! ?rab " Robster ' #usoel * ?lam % rab
D. Jalur Penangkapan 2kan di 2ndonesia.
%is#ing ;round berdasarkan Jalur Penangkapan 2kan di 2ndonesia.
=engan adanya perkembangan teknologi penangkapan ikan perlu diatur kembali mengenai aluralur 8enangkapan Ikan
=engan +dak mengurangi ketentuan mengenai aluralur pelayaran yang ditetapkan 8emerintah, menetapkan alur<alur 8enangkapan Ikan di ilayah 8erikanan 7epublik Indonesia Untuk menghindari konWik antar nelayan didaerah perlu diatur kembali mengenai aluralur 8enangkapan Ikan
T1"TA"; JA!08JA!0 P1"A";KAPA" 2KA"
ilayah 8erikanan 7epublik Indonesia dibagi men<adi ' (+ga) alur 8enangkapan Ikan, yaitu :
! alur 8enangkapan Ikan I " alur 8enangkapan Ikan II ' alur 8enangkapan Ikan III Jalur Penangkapan 2kan 2.
alur 8enangkapan Ikan I sebagaimana dimaksud dalam 8asal " huru6 a, melipu+ perairan pantai diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendah pada se+ap pulau sampai dengan . (enam) mil laut ke arah laut alur 8enangkapan Ikan I sebagaimana dimaksud dalam ayat (!) dibagi men<adi sebagai berikut :
a. perairan pantai yang diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendah sampai dengan ' (+ga) mil lautO
b perairan pantai di luar ' (+ga) mil laut sampai dengan . (enam) mil laut
c 8erairan pantai yang diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendah sampai dengan' (+ga) mil laut sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (") huru6 a, hanya diperbolehkan bagi :
-
>lat 8enangkap Ikan yang menetapO-
>lat 8enangkap Ikan +dak menetap yang +dak dimodi-kasiO dan/ataud Kapal 8erikanan tanpa motor dengan ukuran pan<ang keseluruhan +dak lebih dari !& m
e 8erairan pantai di luar ' (+ga) mil laut sampai dengan . (enam) mil laut, sebagaimana dimaksud dalam ayat (") huru6 b, hanya dibolehkan bagi :
-
>lat 8enangkap Ikan +dak menetap yang dimodi-kasiO-
Kapal 8erikananan :tanpa motor dan atau bermotortempel dengan ukuran pan<ang keseluruhan +dak lebih dari !& mO
bermotor tempel dan bermotordalam dengan ukuran pan<ang keseluruhan maksimal !" m atau
-
'pukat cincin (purse seine) berukuran pan<ang maksimal !%& mO*<aring insang hanyut (driH gill net)-
ukuran pan<ang maksimal !&&& m6 Se+ap Kapal 8erikanan yang beroperasi di alur 8enangkapan Ikan I 1a<ib diberi tanda pengenal dengan mengecat minimal !/* (seperempat) lambung kiri dan kanan :
-
dengan 1arna pu+h bagi Kapal 8erikanan yang beroperasi di perairan sampai dengan ' (+ga) mil laut diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendahO-
dengan 1arna merah bagi Kapal 8erikanan yang beroperasi di perairan pantai di luar ' (+ga) mil laut sampai dengan . (enam) milJalur Penangkapan 2kan 22.
alur 8enangkapan Ikan II sebagaimana dimaksud dalam pasal " huru6 b melipu+ perairan di luar alur 8enangkapan Ikan I sampai dengan !" (dua belas) mil laut ke arah laut
8ada alur 8enangkapan Ikan II sebagaimana dimaksud dalam ayat (!), dibolehkan bagi : a Kapal 8erikanan bermotordalam berukuran maksimal .& TO
b Kapal 8erikanan dengan menggunakan >lat 8enangkap Ikan :
-
pukat cincin (purse seine) berukuran pan<ang maksimal .&& m-
dengan cara pengoperasian menggunakan ! (satu) kapal (tunggal)-
yang bukan grup atau maksimal !&&& m dgn cara pengoperasian-
menggunakan " (dua) kapal ganda yang bukan grupO-
"tuna long line (pancing tuna) maksimal!"&& buah mata pancingO-
'<aring insang hanyut (driH gill net), berukuran pan<ang maksimal-
"%&& md. Se+ap Kapal 8erikanan yang beroperasi di alur 8enangkapan Ikan II, 1a<ib diberi tanda pengenal dengan mengecat minimal !/* (seperempat) lambung kiri dan kanan dengan 1arna oranye
alur 8enangkapan Ikan III, sebagaimana dimaksud dalam 8asal " huru6 c melipu+ perairan di luar alur 8enangkapan Ikan II sampai dengan batas terluar Aona 4konomi 4ksklusi6 Indonesia (A44I)
8ada alur 8enangkapan Ikan III sebagaimana dimaksud dalam ayat (!), diatur sebagai berikut :
a 8erairan Indonesia dibolehkan bagi Kapal 8erikanan berbendera Indonesia berukuran maksimal "&& T, b kecuali yang menggunakan >lat 8enangkap Ikan 8urse Seine 8elagis esar
di Teluk Tomini, Raut #aluku,
c Raut Seram, Raut anda, Raut ;lores dan Raut Sa1u dilarang untuk semua ukuran O
d b8erairan A44I Selat #alaka dibolehkan bagi Kapal 8erikanan berbendera Indonesia berukuran maksimal "&&
e T, kecuali yang menggunakan >lat 8enangkap Ikan 8ukat Ikan (;ish Met) minimal berukuran .& TO
6 8erairan A44I di luar A44I Selat #alaka dibolehkan bagi :
-
!Kapal 8erikanan berbendera Indonesia dan berbendera >sing berukuran maksimal-
'%&T bagi semua >lat 8enangkap IkanO-
"Kapal 8erikanan berukuran di atas '%& T C&& T yang menggunakan >lat 8enangkap ikan 8urse-
Seine, hanya boleh beroperasi di luar !&& (seratus) mil laut dari aris 8angkal Kepulauan Indonesia O-
'Kapal 8erikanan dengan >lat 8enangkap Ikan 8urse Seine dengan sistem roup hanya boleh-
beroperasi di luar !&& (seratus) mil laut dari aris 8angkal Kepulauan Indonesiab Kapal 8erikanan berbendera >sing boleh dioperasikan pada alur 8enangkapan Ikan III sebagaimana dimaksud dalan ayat (") huru6 c sepan<ang dimungkinkan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku
c Se+ap kapal perikanan yang beroperasi di alur 8enangkapan Ikan III, 1a<ib diberi tanda pengenal <alur dengan mengecat minimal !/* (seperempat) lambung kiri dan kanan dengan 1arna kuning
#. ambatan ( 0esiatane) kapal ikan
Per#itungan Ta#anan Kapal Penangkap 2kan
Komponen tahanan kapal pada 1aktu operasi penangkapan ikan di -shing ground melipu+ komponen sebagai berikut :
A. Tahanan esek
#enurut Schi_aukalender besarnya tahanan gesek dirumuskan sebagai berikut : 17 P kr D w
2 D v
" D S>( M ) dimana :
kr P angka tahanan gesek yang harganya tergantung dari angka K/R dan
angka reynold ( 7e P v L
.
) 7e P v L
.
Untuk kapal penangkap ikan hargaharga tersebut adalah : kr P &,"% mm
R P pan<ang kapal pada garis air ( meter ) v P kecepatan kapal ( meter/de+k )
P koesien kinema+s ( meter"/de+k )
P pada suhu '&& ? harganya !,C D !&. ( m"/s )
1 P massa <enis air laut P !&"% kg/m'
S> P luas permukaan basah ( m" )
B. Tahanan entuk
1; P k; D w 2 D v
" D S> ( M ) dimana :
k; P angka tahanan bentuk yang harganya tergantung pada angka ;roude ( ;r P v
g L
.
)
C. Tahanan >ngin
esarnya tahanan angin sangat dipengaruhi oleh :
Kecepatan rela+6 kapal yang berla1anan dengan arah angin
Ruas penampang tengah kapal diatas garis air berikut bangunan atas
#enurut Schi_aukalender besarnya tahanan angin dirumuskan sebagai berikut : 1 P k1 D w
2 D v rel
" D > ( M ) dimana :
k1 P koesien tekanan angin
untuk bangunan atas yang stream line k1 P &,. &,$ untuk bangunan atas umumnya k1 P !,& !,'
k1 P !,&&
R P pan<ang kapal pada garis air ( meter )
v rel P kecepatan kapal real+6 mela1an arah angin P 3s \ 31
dimana :
3s P kecepatan kapal ( !& knot )
31 P kecepatan angin, biasanya ditentukan padakekuatan angin pada beau6ort '
1 P kerapatan udara P !,""%C kg/m'
> P luas penampang tengah kapal diatas air beserta bangunan atas ( m" )
>lat tangkap yang cukup pan<ang terbenam dalam perairan akan menimbulkan suatu tahanan tambahan yang bisa disebut Tahanan >lat Tangkap yang menurut Schi_aukalender besarnya tahanan alat tangkap dirumuskan :
at P kn kat at
2 D v at
" l d at ( M ) dimana :
kn P koesien kelicinan bahan alat tangkap untuk bahan ba<a kn P !,"
untuk bahan serat manila kn P !," ",& kn P ",&
kat P koesien tahanan alat tangkap kn P !,"&
at P Kerapatan bahan alat tangkap ( kg/m' ) P !,!* kg/m'
l P 8an<ang bentang alat tangkap d P diameter alat tangkap
at P Koe-sien amplitudo alat tangkap P &,*
v at P kecepatan kapal pada saat menarik <aring ( m/s ) P ( ' * ) knot
=engan demikian tahanan total ( 7t ) kapal penangkap ikan adalah 7t P 7 \ \ ; \ >T ( Me1ton )
8erhitungan 58 #esin Induk Kapal 8erhitungan aya dorong ( Thrust ) :
458tr P 7T D 3 dimana :
7T P tahanan total ( kM ) 3 P kecepatan kapal ( m/s )
#enentukan 4ek+6 5orse 8o1er pada kondisi berlayar ( 458s ) : 458s P r! D 458tr
berlayardirule posi+6allo1ance ( "% s/d *& )Q diambil *&Q
#enghitung =elivery 5orce 8o1er yaitu besarnya daya yang diberikan oleh sistem transmisi ke propeller ( =58 ) :
=58 P EHPs
Pc g dimana :
8c P Total propulsive esiensi P5 7 9 P $ ! $ ! . 1 1 t w R o
#enghitung koesien propulsive dengan menggunakan methode holtrop
8c P $ ! $ ! . 1 1 t w R o ( dari 8M> hal !%' ) dimana :
t P 6raksi deduksi gaya dorong ( thrust deduc+on 6rac+on) P &,% ?b \ &,"&
( dari 7esistance 8ropulsi and Stearing by 3an Rammerance ) dimana :
?b P koe-sien block ( ?b P &,.& )
1 P 6raksi gaya gesekan ( 1ake 6rac+on ) P &,% ?b \ &,&%
(dari 7esistance 8ropulsi and Stearing by 3an Rammerance) dimana :
?b P koesien block
Koreksi 9ver Road ( van Rammeran hal "E' )
g P koreksi over load pada kondisi service yaitu pengurangan !/'Q +ap!&Q over load
#enghitung Q over load ( p ) p P EHPs EHPtr
EHPtr
D !&& Q Koreksi over load ( g )