• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ka al Ikan %is#in :essel

Dalam dokumen Kapal Tunda (Halaman 32-61)

> enis dan macam kapal ikan berdasarkan alat tangkapnya

8enggolongan +pe kapal ikan didsarkan pada <enis alat tangkapnya, sedangkan <enis alat tangkap ditentukan berdasarkan <enis dan lokasi ikan

erdasarkan alat tangkapnya kapal ikan dibedakan : a ill Me0er ( alat tangkapnya <aring gill net ) b Rong Riner ( alat tangkapnya long line )

c 8use Seiner ( alat tangkapnya <aring purse seine ) d Tra1ler ( alat tangkapnya <aring tra1l )

e Skip<ack 8ole and Riner ( alat tangkapnya pole and line )

;2"1TT10

illnet atau disebut <aring kli+k atau <aring insang  <aring empat persegi pan<ang

perangkap

 <enis kapal ikan pasi6 Kapal 2kan ;ill "e<er

Kalsi-kasi

! erdasarkan letak alat tangkap dalam perairan : a ilnet permukaan ( sur6ace gillnet ) b illnet pertengahan ( mid1ater gillnet ) c illnet dasar ( bo0om gillnet )

" erdasarkan kedudukan alat tangkap 1aktu dipasang a ilnet hanyut

gillnet yang sudah dipasang diperairan dibiarkan hanyut terba1a arus

b illnet tetap

gilnet yang setelah dipasang di suatu perairan dibiarkan menetap pada tempat dimana gillnet tersebut dipasang

Jaring ;ill "et

! entuk Umum

alaupun terdapat perbedaan pokok pada +ap N +ap <enis gillnet, namun bentuk secara umum gillnet adalah empat persegi pan<ang dan bentuk ini adalah merupakan bentuk alat tangkap ikan yang paling sederhana

agian N bagian alat tangkap illnet a) aring utama

#erupakan sebuah lembaran <aring yang tergantung pada tali ris atas b) Tali ris atas

Tempat untuk menggantungkan <aring utama dan tali pelampung Untuk menghindari terbelit maka tali ris dibuat rangkap " denga arah pintalan tali berla1anan ( S N A )

c) Tali ris ba1ah

Tali ini digunakan untuk <enis gillnet pertengahan dan gilnet dasar yang ber6ungsi untuk mengikat pemberat

d) Tali 8elampung

er6ungsi sebagai tanda tempat gillnet dioperasikan, dipasang pada +ap piece ( sambungan antara pice dengan piece )

e) 8elampung

er6ungsi utuk mengapungkan seluruh alat 6) 8emberat

2lustrasi ong iner

8enger+an

>lat penangkap ikan ini disebut ra1ai, karena se1aktu dioperasikan adalah ra1ai ra1ai ( sesuatu yang u<ungnya bergerak bebas ) Rong line yang secara har-ah di ar+kan sebagai tali pan<ang adi long line adalah salah satu alat penangkapan ikan yang terdiri atas rangkaian tali temali yang bercabang dan pada +ap+ap u<ung cabangnya diikatkan sebuah pancing

8rinsip 8enangkapan

Termasuk <enis perangkap ( pasi6 ), karena dalam operasinya +ap N +ap pancing diberi umpan

Kalsi-kasi

! erdasarkan letak pemasangan alat tangkap dalam perairan : a 7a1ai permukaan ( sur6ace long line )

b 7a1ai pertengahan ( mid1ater long line ) c 7a1ai dasar ( bo0om long line )

" erdasarkan susunan mata pancing pada tali utama a 7a1ai tegak ( ver+cal long line )

b 8ancing ladung

c 7a1ai mendatar ( hori@ontal long line )

a 7a1ai tuna ( tuna long line )

b 7a1ai albacore ( albacore long line ) c 7a1ai cucut, dll

Main Line . Branch Line Tegus

Snap with Swivel  Clip

Hook & Ring

Floang Buoy  Ra!io Buoy    "ight Buoy 

Fishing Ru##er 

P!0S1 S12"10

Pengeran

8urse seine biasanya disebut <aring kantong karena bentuk <aring tersebut 1aktu dioperasikan menyerupai kantong 8urse seine disebut <uga <aring kolor karena pada bagian ba1ah <aring ( tali ris ba1ah ) dilengkapi dengan tali kolor yang gunanya untuk menyatukan bagian ba1ah <aring se1aktu operasi dengan cara menarik tali kolor tersebut

ambar entuk <aring 8urse seine

Konstruksi Jaring Purse Seine.

>da bermacam N macam bentuk purse seine namun secara garis besar purse seiner mempunyai bentuk umum dan bagian N bagian yang sama entuk umum purse seine beserta bagianbagiannya dapat diperha+kan pada gambar berikut

Ket :

aring Utama terdiri atas : g) sayap ( 1ing ) h) #idel ( perut ) i) bahu

 <) Kantong ( bunt ) k) Selvedge

l) Tali ris atas m) Tali pelampung n) 8elampung o) Tali ris ba1ah p) 8emberat

J) Tali ring ( kang ) r) 7ing ( cincin )

5aam 8 maam Purse Seine. 5aam 8 maam Purse Seine.

erbagai macam purse seine dibuat disesuaikan dengan keperluan dan penggunaannya erbagai macam purse seine dibuat disesuaikan dengan keperluan dan penggunaannya 8ada umumnya

8ada umumnya macammacam purse seine dapat macammacam purse seine dapat dikelompokan berdasarkan dikelompokan berdasarkan :: erdasarkan bentuk <aring utama

erdasarkan bentuk <aring utama a)

a) bebentntuk uk sesegi gi emempapatt b)

b) eentntuk uk trtrapapesesiuiumm c)

c) eenntutuk k llekekuukk

erdasarkan <umlah kapal 1aktu beroperasi ( operasi penangkapan ) erdasarkan <umlah kapal 1aktu beroperasi ( operasi penangkapan ) a)

a) 8urs8urse seie seine typne type dua ke dua kapal ( apal ( t1o bot1o boats sats systystem )em )

b)

erdasarkan spesies ikan yang ditangkap erdasarkan spesies ikan yang ditangkap a)

a) 8u8ursrse se seieine ne sasardrdininee b)

b) 8u8urrse se seseinine te tununaa c)

c) 8u8ursrse e seseinine e lalayayangng d)

d) 8ur8urse se seseine ine kekembumbung, ng, dlldll

ack #ackeral caught by purse seine ack #ackeral caught by purse seine erdasarkan 1aktu operasional

erdasarkan 1aktu operasional a

a)) 8u8urrsse e seseinine e sisiaangng b)

Desain Purse Seine. Desain Purse Seine.

Proses Penangkapan. Proses Penangkapan.

T0A=10

8enger+an

8ukat udang adalah merupakan hasil modi-kasi dari pukat harimau Sebagaimana telah diketahui bah1a se<ak tanggal ! uli !EC& berdasarkan Keppres Mo 'E pengoperasian pukat harimau +dak boleh beroperasi di beberapa daerah terutama di sekitar Raut a1a, Sumatra dan ali dilarang sama sekali 

Sebagai penggan+ berdasarkan Keppres no C% tahun !EC", diperkenankan pukat udang untuk dioperasikan di perairan  Untuk konstruksi pukat udang diatur berdasarkan Surat keputusan =ir<en 8erikanan Mo IK &!&/s'C&$%/C"

#acam dan <enis pukat ( tra1l )

eberapa <enis tra1l dapat dikelompokan berdasarkan ?ara terbukannya mulut <arring

eam tra1l

-

90er tra1l

?ara =aerah operasinya

B. !kuran !tama Kapal 2kan Teori Tasrun S6a#run

Teori berdasarkan persamaan displacement kapal :

=ispacement ( ) P 3    w P R    d  C b  w ( ton ) P RT \ =T #assa ( 8 ) P  P  sch \  P ant  \  P br   \  P bes  \ P lad 

P R    =   P  sch  \  N e   P ant  \ 1000 . . N e be v d  \  P bes  \  P lad  Karena : =ispacement (  ) P #assa ( 8 ) R    d  C b  w P R    =   P  sch  \  N e   P ant  \ 1000 . . N e be v d  \  P bes  \  P lad  ]]!

Selan<utnya mencari hubungan antara ukuran utama kapal : a  B  L  O h  B  O  D

h a   C b  w  B3 P h a l 3  B  P sch \  N e    P ant  \ 1000 . . N e be v d  \  P bes  \  P lad  ]]"

=ari persamaan " didapat harga :

3  B P  sch w lad  bes e e ant  e  P  h a h a  P   P  b  N  v  P   N  . . . C . 1000 . . .       ( 3 m ) =imana :  P Rebar kapal ( m )

Me P Tenaga gerak e6ek+6 dalam 8Se

ant 

 P  P Satuan massa alat penggerak dalan ton/8 S e

= P 7adius tempuh dalam m

3 P Kecepatan rata N rata dalam knot

e

b P 8emakaian bahan bakar dalam kg/ 8 S eh

bes

 P  P #assa >K dalam ton

lad 

 P  P #assa muatan dalam ton

w

   P Kerapatan air laut dalam ton/ 3

m

b

P Koee-sien block

 sch

 P  P Satuan massa badan kapal yang telah dilengkapi dalam ton/ 3

m

ant 

 P  P &,"* s/d &,!' ton/8S e

( untuk mesin penggerak diesel langsung dengan rpm propeller !&& s/d "&& &,!* s/d &,&C ton/8S e

( untuk mesin penggerak diesel langsung dengan rpm propeller "&& s/d '&& &,!% s/d &,&$ ton/8S e

( untuk mesin penggerak dengan kotak gigi reduksi ( gear boD ) dengan rpm propeller !&& s/d "&&

bes

 P  P erat >K per orang $% kg, dengan 8roviant, air dan lain N lain P !! kg per hari

lad 

 sch

 P  P Untuk Kapal Ikan P &,!$ s/d &,"" s P  sch  P  P &,*& s/d &,%% m P ant   P  P &,!% s/d &,"& t P lad   P  P &,*& s/d &,'&

5arga s, m dan t adalah bagian dari badan kapal, alat penggerak dan daya angkut terhadap diaplacement kapal yang dinyatakan dalam persen

Untuk massa dari bagian kapal ( P sch ) dirumuskan :

 sch

 P  P s P s !,&&%  3   w  ( ton )

Koesien !,&&% s/d !,&&. diambil untuk bagian dinding kapal , karena  diukur dari bagian dalam dinding kiri dan kanan kapal untuk menghitung 3

e  N  P w $ PS e!  N   dimana, w  N  P a c v3.2%3  ( 8S ) =imana :

M1 P Tenaga gerak poros propeller ( 8S ) Me P Tenaga gerak e6ek+6 ( 8S )

3 P Kecepatan rata N rata ( knot )

>m P 8enampang tengah yang terendam ( 3

m )  P Rebar kapal ( m )

d P Sarat kapal ( m )

mw P Konstanta pelayaran percobaan P '" s/d %*

a

P >ngka e-siensi gear boD reduksi t 

P &,E. s/d &,EC untuk tenaga gerak langsung t 

P &,E" s/d &,E. untuk tenaga gerak dengan gear boD t 

P &,CC s/d &,E% untuk tenaga gerak listrik

Kapal Ikan Spesi-kasi Teknis :

-

=T P ( &,' s/d &,* )

-

S P ( &,*& s/d &,%& )

-

M P ( &,!% s/d &,"& )

-

k P&,'%

-

K P ( &,$& s/d &,$% ) 5

-

?b P &,%* s/d &,.'

-

?p P &,%%C s/d &,..*

-

?m P &,$' s/d &,CC

-

?1 P &,$" s/d &,C!

- L v P &,C& s/d !,!&

-

/T P !,E& s/d ",'&

-

R/ P *,*& s/d %,C&

-

5/T P !,!% s/d !,'&

-

R/5 P E,&& s/d !!,&

-

 ( periode oleng ) P % s/d E de+k

-

R? aH midship P ( ",& s/d .,& ) Q Rpp

-

K P &,%C s/d &,.% T ( sarat )

-

# P &,.& s/d &,E& m

-

0

30

h ( lengan stabilitas pada sudut '& dera<at ) P &,"& m

-

  range P 0

60

-

  f   min ( pan<ang gelombang minimum ) P !/$% R1l =ari eberapa sumber lain ( tsarun s<ahrun )

-

R/ P %,' s/d .,& /d P !,E s/d ",'

-

=/d P !,!% s/d !,'

-

R/= P E,& s/d !!,&

-

?b P &,% s/d &,.

-

?m P &,$' s/d &,CC

-

?1l P &,$" s/d &,C!

-

?p P &,.! s/d &,$&

-

k P &,C" s/d &,CC

- L v P !,% s/d !,E

-

Retak R? P ! s/d " Q R dibelakan midship

-/. %is#ing ;round ( Daera# Penangkapan 2kan )  ( Daera# Penangkapan 2kan )

;ishing ground ( daerah penangkapan ikan ) adalah tempat yang berpotensi keberadaan berkumpulnya ikan Untuk menentukan -shing ground dapat menggunakan beberapa teknik :

! Teknik Tradisional (bulan dan bintang) 2. #enggunakan satelit 9seanogra-

Syarat N syarat yang dianggap baik sebagai daerah penangkapan ( -shing ground ) a 8erairan yang terdapat ikan hidup yang bergerombol

b <enis ikan N ikan tersebut dapat dikumpulkan dengan alat pengumpul ( lampu / rumpon )

c =alam peraian lebih dalam dari pada alat yangdigunakan 8encarian ;ishing ground

a 7umpon

rumpon dipasang, pada beberapa hari sebelumnya b Mon 7umpon ( menggunakan lampu )

8encarian -shing ground bebas dengan menuru+ kebiasaan berkumpulnya ikan N ikan dalam suatu saat tertentu

Tempat berkumpulnya ikan dapat diketahui dengan melihat tanda tanda, sbb : a 8erubahan 1arna air laut

b Rompatan ikan N ikan ke permukaan laut c 7iak N riak kecil di atas permukaan laut d adanya buih N buih di permukaan laut

e urungburung yang menukik menyambar ikan di permukaan laut

%is#ing ground >one berdasarkan kedalaman laut * 8elagic ( kurang lebih %& 6athom )

enis ikan :

! >nchory . 5ake " Salmon $ Tuna ' #ackerel C Shark * Sardine E S1ord-on % 5erring

Pelagi %is# *

=emersal ( kurang lebih !&& 6athom ) enis ikan :

' ?od C 8laice * 5addock E ;allack % ^ello1tail !& urnard

Shell-sh ( kurang lebih "&& 6athom ) enis ikan : ! ?rab " Robster ' #usoel * ?lam % rab

D. Jalur Penangkapan 2kan di 2ndonesia.

%is#ing ;round berdasarkan Jalur Penangkapan 2kan di 2ndonesia.

=engan adanya perkembangan teknologi penangkapan ikan perlu diatur kembali mengenai aluralur 8enangkapan Ikan

=engan +dak mengurangi ketentuan mengenai aluralur pelayaran yang ditetapkan 8emerintah, menetapkan alur<alur 8enangkapan Ikan di ilayah 8erikanan 7epublik Indonesia Untuk menghindari konWik antar nelayan didaerah perlu diatur kembali mengenai aluralur 8enangkapan Ikan

T1"TA"; JA!08JA!0 P1"A";KAPA" 2KA"

ilayah 8erikanan 7epublik Indonesia dibagi men<adi ' (+ga) alur 8enangkapan Ikan, yaitu :

! alur 8enangkapan Ikan I " alur 8enangkapan Ikan II ' alur 8enangkapan Ikan III Jalur Penangkapan 2kan 2.

alur 8enangkapan Ikan I sebagaimana dimaksud dalam 8asal " huru6 a, melipu+ perairan pantai diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendah pada se+ap pulau sampai dengan . (enam) mil laut ke arah laut alur 8enangkapan Ikan I sebagaimana dimaksud dalam ayat (!) dibagi men<adi sebagai berikut :

a. perairan pantai yang diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendah sampai dengan ' (+ga) mil lautO

b perairan pantai di luar ' (+ga) mil laut sampai dengan . (enam) mil laut

c 8erairan pantai yang diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendah sampai dengan' (+ga) mil laut sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (") huru6 a, hanya diperbolehkan bagi :

-

>lat 8enangkap Ikan yang menetapO

-

>lat 8enangkap Ikan +dak menetap yang +dak dimodi-kasiO dan/atau

d Kapal 8erikanan tanpa motor dengan ukuran pan<ang keseluruhan +dak lebih dari !& m

e 8erairan pantai di luar ' (+ga) mil laut sampai dengan . (enam) mil laut, sebagaimana dimaksud dalam ayat (") huru6 b, hanya dibolehkan bagi :

-

>lat 8enangkap Ikan +dak menetap yang dimodi-kasiO

-

Kapal 8erikananan :

tanpa motor dan atau bermotortempel dengan ukuran pan<ang keseluruhan +dak lebih dari !& mO

bermotor tempel dan bermotordalam dengan ukuran pan<ang keseluruhan maksimal !" m atau

-

'pukat cincin (purse seine) berukuran pan<ang maksimal !%& mO*<aring insang hanyut (driH gill net)

-

ukuran pan<ang maksimal !&&& m

6 Se+ap Kapal 8erikanan yang beroperasi di alur 8enangkapan Ikan I 1a<ib diberi tanda pengenal dengan mengecat minimal !/* (seperempat) lambung kiri dan kanan :

-

dengan 1arna pu+h bagi Kapal 8erikanan yang beroperasi di perairan sampai dengan ' (+ga) mil laut diukur dari permukaan air laut pada surut yang terendahO

-

dengan 1arna merah bagi Kapal 8erikanan yang beroperasi di perairan pantai di luar ' (+ga) mil laut sampai dengan . (enam) mil

Jalur Penangkapan 2kan 22.

alur 8enangkapan Ikan II sebagaimana dimaksud dalam pasal " huru6 b melipu+ perairan di luar alur 8enangkapan Ikan I sampai dengan !" (dua belas) mil laut ke arah laut

8ada alur 8enangkapan Ikan II sebagaimana dimaksud dalam ayat (!), dibolehkan bagi : a Kapal 8erikanan bermotordalam berukuran maksimal .& TO

b Kapal 8erikanan dengan menggunakan >lat 8enangkap Ikan :

-

pukat cincin (purse seine) berukuran pan<ang maksimal .&& m

-

dengan cara pengoperasian menggunakan ! (satu) kapal (tunggal)

-

yang bukan grup atau maksimal !&&& m dgn cara pengoperasian

-

menggunakan " (dua) kapal ganda yang bukan grupO

-

"tuna long line (pancing tuna) maksimal!"&& buah mata pancingO

-

'<aring insang hanyut (driH gill net), berukuran pan<ang maksimal

-

"%&& m

d. Se+ap Kapal 8erikanan yang beroperasi di alur 8enangkapan Ikan II, 1a<ib diberi tanda pengenal dengan mengecat minimal !/* (seperempat) lambung kiri dan kanan dengan 1arna oranye

alur 8enangkapan Ikan III, sebagaimana dimaksud dalam 8asal " huru6 c melipu+ perairan di luar alur 8enangkapan Ikan II sampai dengan batas terluar Aona 4konomi 4ksklusi6  Indonesia (A44I)

8ada alur 8enangkapan Ikan III sebagaimana dimaksud dalam ayat (!), diatur sebagai berikut :

a 8erairan Indonesia dibolehkan bagi Kapal 8erikanan berbendera Indonesia berukuran maksimal "&& T, b kecuali yang menggunakan >lat 8enangkap Ikan 8urse Seine 8elagis esar

di Teluk Tomini, Raut #aluku,

c Raut Seram, Raut anda, Raut ;lores dan Raut Sa1u dilarang untuk semua ukuran O

d b8erairan A44I Selat #alaka dibolehkan bagi Kapal 8erikanan berbendera Indonesia berukuran maksimal "&&

e T, kecuali yang menggunakan >lat 8enangkap Ikan 8ukat Ikan (;ish Met) minimal berukuran .& TO

6 8erairan A44I di luar A44I Selat #alaka dibolehkan bagi :

-

!Kapal 8erikanan berbendera Indonesia dan berbendera >sing berukuran maksimal

-

'%&T bagi semua >lat 8enangkap IkanO

-

"Kapal 8erikanan berukuran di atas '%& T  C&& T yang menggunakan >lat 8enangkap ikan 8urse

-

Seine, hanya boleh beroperasi di luar !&& (seratus) mil laut dari aris 8angkal Kepulauan Indonesia O

-

'Kapal 8erikanan dengan >lat 8enangkap Ikan 8urse Seine dengan sistem roup hanya boleh

-

beroperasi di luar !&& (seratus) mil laut dari aris 8angkal Kepulauan Indonesia

b Kapal 8erikanan berbendera >sing boleh dioperasikan pada alur 8enangkapan Ikan III sebagaimana dimaksud dalan ayat (") huru6 c sepan<ang dimungkinkan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku

c Se+ap kapal perikanan yang beroperasi di alur 8enangkapan Ikan III, 1a<ib diberi tanda pengenal <alur dengan mengecat minimal !/* (seperempat) lambung kiri dan kanan dengan 1arna kuning

#. ambatan ( 0esiatane) kapal ikan

Per#itungan Ta#anan Kapal Penangkap 2kan

Komponen tahanan kapal pada 1aktu operasi penangkapan ikan di -shing ground melipu+ komponen sebagai berikut :

 A. Tahanan esek

#enurut  Schi_aukalender  besarnya tahanan gesek dirumuskan sebagai berikut : 17 P kr D   w

2  D v

" D S>( M ) dimana :

kr P angka tahanan gesek yang harganya tergantung dari angka K/R dan

angka reynold ( 7e P v L

.

   ) 7e P v L

.

 

Untuk kapal penangkap ikan hargaharga tersebut adalah : kr P &,"% mm

R P pan<ang kapal pada garis air ( meter ) v P kecepatan kapal ( meter/de+k )

P koesien kinema+s ( meter"/de+k )

P pada suhu '&& ? harganya !,C D !&. ( m"/s )

1 P massa <enis air laut P !&"% kg/m'

S> P luas permukaan basah ( m" )

B. Tahanan entuk

1; P k; D   w 2  D v

" D S> ( M ) dimana :

k; P angka tahanan bentuk yang harganya tergantung pada angka ;roude ( ;r P v

 g L

.

 )

C. Tahanan >ngin

esarnya tahanan angin sangat dipengaruhi oleh :

Kecepatan rela+6 kapal yang berla1anan dengan arah angin

Ruas penampang tengah kapal diatas garis air berikut bangunan atas

#enurut  Schi_aukalender  besarnya tahanan angin dirumuskan sebagai berikut : 1 P k1 D   w

2  D v rel

" D > ( M ) dimana :

k1 P koesien tekanan angin

untuk bangunan atas yang stream line k1 P &,.  &,$ untuk bangunan atas umumnya k1 P !,&  !,'

k1 P !,&&

R P pan<ang kapal pada garis air ( meter )

v rel P kecepatan kapal real+6 mela1an arah angin P 3s \ 31

dimana :

3s P kecepatan kapal ( !& knot )

31 P kecepatan angin, biasanya ditentukan padakekuatan angin pada beau6ort '

1 P kerapatan udara P !,""%C kg/m'

> P luas penampang tengah kapal diatas air beserta bangunan atas ( m" )

>lat tangkap yang cukup pan<ang terbenam dalam perairan akan menimbulkan suatu tahanan tambahan yang bisa disebut Tahanan >lat Tangkap yang menurut  Schi_aukalender  besarnya tahanan alat tangkap dirumuskan :

at P kn  kat    at 

2  D v at

"  l  d   at ( M ) dimana :

kn P koesien kelicinan bahan alat tangkap untuk bahan ba<a kn P !,"

untuk bahan serat manila kn P !,"  ",& kn P ",&

kat P koesien tahanan alat tangkap kn P !,"&

 at P Kerapatan bahan alat tangkap ( kg/m' ) P !,!* kg/m'

l P 8an<ang bentang alat tangkap d P diameter alat tangkap

 at P Koe-sien amplitudo alat tangkap P &,*

v at P kecepatan kapal pada saat menarik <aring ( m/s ) P ( '  * ) knot

=engan demikian tahanan total ( 7t ) kapal penangkap ikan adalah 7t P 7 \  \ ; \ >T ( Me1ton )

8erhitungan 58 #esin Induk Kapal 8erhitungan aya dorong ( Thrust ) :

458tr P 7T D 3 dimana :

7T P tahanan total ( kM ) 3 P kecepatan kapal ( m/s )

#enentukan 4ek+6 5orse 8o1er pada kondisi berlayar ( 458s ) : 458s P r! D 458tr

berlayardirule posi+6allo1ance ( "% s/d *& )Q diambil *&Q

#enghitung =elivery 5orce 8o1er yaitu besarnya daya yang diberikan oleh sistem transmisi ke propeller ( =58 ) :

=58 P  EHPs

 Pc g  dimana :

8c P Total propulsive esiensi P5 7 9 P $ ! $ ! . 1 1 w R o

#enghitung koesien propulsive dengan menggunakan methode holtrop

8c P $ ! $ ! . 1 1 w R o ( dari 8M> hal !%' ) dimana :

t P 6raksi deduksi gaya dorong ( thrust deduc+on 6rac+on) P &,%  ?b \ &,"&

( dari 7esistance 8ropulsi and Stearing by 3an Rammerance ) dimana :

?b P koe-sien block ( ?b P &,.& )

1 P 6raksi gaya gesekan ( 1ake 6rac+on ) P &,%  ?b \ &,&%

(dari 7esistance 8ropulsi and Stearing by 3an Rammerance) dimana :

?b P koesien block

Koreksi 9ver Road ( van Rammeran hal "E' )

g P koreksi over load pada kondisi service yaitu pengurangan !/'Q +ap!&Q over load

#enghitung Q over load ( p ) p P  EHPs EHPtr 

 EHPtr 

 D !&& Q Koreksi over load ( g )

Dalam dokumen Kapal Tunda (Halaman 32-61)

Dokumen terkait