• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

E. Kaitan antara HPP dan laba kontribusi dengan volume penjualan

Kaitan antara Harga pokok penjualan (HPP) dan Laba kontribusi dengan volume penjualan motor Yamaha Yakni semakin tinggi harga pokok penjualan motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga maka laba kontribusi motor Yamaha pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallngga akan menurun, begitu pun sangat berpengaruh terhadap volume penjualan motor Yamaha akan menurun pula. Namun sebaliknya harga pokok penjualan (HPP) apabila rendah maka laba kontribusi akan semakin meningkat dan sangat

berpengaruh terhadap volume penjualan motor Yamaha Pada PT. Suraco Jaya Abadi motor Cab. Pallangga karena akan semakin meningkat.

Perhitungan laba dan perhitungan Contribution marjin adalah sebagai berikut:

a. Perhitungan Laba Ket:

I : Laba

Yr : Jumlah Total Penghasilan Penjualan Ye : Jumlah total Biaya

I : Yr - Ye

Rp. 799.850.000 : Ye - Rp. 1.607.045.000

Ye : Rp. 2.009.183 b. Perhitungan Contribution Marjin

Contribution Marjin Ratio : Contribution Marjin Penjualan : 43.155.000 832.720.000 : 0.0518241

Tabel 7

PERHITUNGAN MARJIN KONTRIBUSI

PADA PT. SURACO JAYA ABADI MOTOR CAB. PALLANGGA PERIODE 2011 – 2013

TAHUN HARGA JUAL

PERUNIT

PENJUALAN (UNIT)

TOTAL PENJUALAN

LABA KONTRIBUSI

2011 13.785.000 45 620.325.000 21.285.714

2012 14.500.000 52 754.000.000 21.302.282

2013 14.870.000 56 832.720.000 21.310.856

JUMLAH 43.155.000 153 1.607.045.000 63.898.852

Jadi total dari harga jual sebesar Rp. 43.155.000,- pada penjualan (unit) totalnya sebesar 153,- total penjualan sebesar Rp. 1.607.045.000,- dan total laba kontribusi nya adalah sebesar Rp. 63.898.852,-

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya maka saya dapat menarikan kesimpulan sebagai berikut:

1. Dalam suatu perusahaan terdapat kekeliruan dalam ketentuan yang telah ditetapkan, dimana dalam hal ini mengenai tentang bagaimana menentukan harga pokok penjualan (HPP) dan laba kontribusi terhadap volume penjualan, sehingga dapat mengakibatkan harga jual yang tiap tahun makin meningkat harganya.

2. Dalam menentukan Harga pokok penjualan (HPP) pada harga motor merek Yamaha jenis motor Mio J CM Pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga dengan mengunakan metode BEP.

3. Harga jual yang diperoleh pada PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab.

Pallangga pada tahun 2011 menjual kendaraan sebesar 45 unit motor dengan harga perunit Rp.13.785.000,- pada tahun 2012 menjual kendaraan sebesar 52 unit motor dengan harga perunit Rp.14.500.000,-dan pada tahun 2013 menjual kendaraan sebesar 56 unit dengan harga perunit Rp.

14.870.000. Berarti harga jual motor merek Yamaha (Mio J CM) mengalami peningkatan tiap tahunnya.

62

B. saran

Berdasarkan atas kesimpulan yang dikemukakan di atas maka diajukan saran-saran sebagai berikut:

1. Perusahaan PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga harus menentukan harga pokok penjualan yang dapat digunakan dalam perhitungan harga pokok penjualan.

2. Meskipun hubungan harga jual dan volume penjualan yang meningkat tiap tahun sebaiknya perusahaan PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga harus berhati-hati dalam menentukan harga jualnya dan laba kontribusinya, karena dengan adanya kenaikan harga yang tinggi kemungkinan mengakibatkan tingkah volume penjualan menurun. Disamping itu banyaknya pesaing perusahaan atau dealer dalam penjualan motor merek Yamaha (Mio J Cm).

3. Sebaiknya pihak perusahaan menekan harga jual agar dapat meningkatkan terus penjualan laba usahanya, dan meningkatkan pula volume penjualan pertahun.

Bustami Bastian dan Nurlela, 2012, Akuntansi Biaya, Mitra Wacana Media, Jakarta.

Carter dan Usry, 2005, Akuntansi Biaya, Edisi 2, Buku 1, Salemba empat, Jakarta.

Earl K. Stice, 2009, Akuntansi Keuangan, Edisi 16, Buku 1, Salemba empat, Jakarta.

Harahap, 2001, Teori Akuntansi, Edisi 1, Erlangga, Jakarta.

Harnanto, 2005, Akuntansi keuangan, Edisi 2, Erlangga, Jakarta.

Irham Fahmi, 2013, Analisis Laporan Keuangan, Alfabeta, Bandung.

John J Wild, 2005, Analisis Laporan Keuangan, Edisi 8, Buku 2, Salemba empat, Jakarta.

Jumingan, 2011, Analisis Laporan keuangan, PT. Bumi Aksara, Jakarta Kartadinata,2006, Pengantar Akuntansi, Edisi 2, Erlangga, Jakarta.

Mulyadi, 2008, Akuntansi Manajemen, Edisi 4, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yojakarta.

Mursyidi, 2008, Akuntansi: Conventional Costing, Cetakan pertama, PT. Refika aditama, Bandung.

Robert Libby, 2008, Akuntansi Keuangan, Edisi 5, Andi,Yogyakarta.

Rudianto, 2009, Pengantar Akuntansi, Erlangga, Jakarta.

Rusdi Akbar, 2012, Pengantar Akuntnasi, Penerbit Akademi Manajemen perusahaan YKNP, Yojakarta.

Jakarta.

Sopyan Syahri Harahap, 2004, Teori Akuntansi, Edisi Kedua, Erlangga, Jakarta Selatan.

Supriono, 2009, Akuntansi keuangan, Edisi keempat, Penerbit PT. Refika Aditama, Bandung.

Supriyono SU, 2005, Akuntansi Keuangan, Edisi Kedua, Penerbit PT. Refika Aditama, Bandung.

(http://kelompoklaba.wordpress.com)

L A M

P

I

R

A

N

PER 31 DESEMBER 2011

Penjualan Bersih Rp. 2,896,000,000

Harga Pokok Penjualan Rp. 223, 520,000 Laba kotor Rp. 2,672, 480,000

Biya Operasi

Biaya Penjualan Rp. 1,978,000,000 Biaya Administrasi & Umum Rp. 36,700,000

Jumlah Biaya Operasi Rp. 2, 014,700,000 Laba bersih Rp. 657,780,000 Pajak Pendapatan 50% Rp. 327,890,000 Laba Setelah Pajak Pendapatan Rp. 329,990,000

Sumber : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga

PT. SURACO JAYA ABADI MOTOR LAPORAN LABA RUGI

PER 31 DESEMBER 2012

Penjualan Bersih Rp. 2,896,000,000

Harga Pokok Penjualan Rp. 225, 250,000 Laba kotor Rp. 2,670, 480,000

Biya Operasi

Biaya Penjualan Rp. 1,978,000,000 Biaya Administrasi & Umum Rp. 36,700,000

Jumlah Biaya Operasi Rp. 2,014,700,000 Laba bersih Rp. 655,780,000 Pajak Pendapatan 50% Rp. 327,890,000 Laba Setelah Pajak Pendapatan Rp. 327,890,000

Sumber : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga

Penjualan Bersih Rp. 3,226,000,000

Harga Pokok Penjualan Rp. 285, 680,000 Laba kotor Rp. 2,940, 350,000

Biya Operasi

Biaya Penjualan Rp. 1,955,000,000 Biaya Administrasi & Umum Rp. 52,200,000

Jumlah Biaya Operasi Rp. 2,007,200,000 Laba bersih Rp. 933,120,000 Pajak Pendapatan 50% Rp. 466,560,000 Laba Setelah Pajak Pendapatan Rp. 466,560,000

Sumber : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga

AKTIVA JUMLAH

Sumber : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga

AKTIVA TETAP

Sumber : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga

AKTIVA JUMLAH

Sumber : PT. Suraco Jaya Abadi Motor Cab.Pallangga

DO - - - - - - -

01-31Januari-Juni

DO - - - - - - -

DO - - - - - - -

01-31Januari-Juni

DO - - - - - - -

DO - - - - - - -

01-30Januari-Juni

DO - - - - - - -

periode 2011-2013

Rata-rata harga jual perunit Tahun Jumlah pengeluaran Setahun Total keseluruhan

penjualan persentase (%) Harga jual per bulan Harga Jual per tahun

13.785.000 2011 45 unit Rp. 620.325.000,- 62,04% Rp. 413.550.000,- Rp. 165.420.000,-

14.500.000 2012 52 unit Rp. 754.000.000,- 75,40% Rp. 435.000.000,- Rp. 174.000.000,-

14.870.000 2013 56 unit Rp. 832.720.000,- 83,28% Rp. 446.100.000,- Rp. 178.440.000,-

Total 153 unit Rp. 2.207.045.000,-

Rp. 1.294.650.000,- Rp. 517.860.000,-

Sumber : PT.Suraco Jaya Abadi Motor Cab. Pallangga

Somba Opu Kabupaten Gowa, 10 April 1992, Anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan keluarga Abd halik dan Darniati. Jenjang pendidikan pertama SD Negeri Paccinongan Kabupaten Gowa dan selesai pada tahun 2004, Kemudian melanjutkan pendidikan SMP Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa selesai pada tahun 2007. Dan ditahun yang sama melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 2 Sungguminasa Kabupaten Gowa dan selesai pada tahun 2010.

Tahun 2010 terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi.

Penulis mendapatkan gelar SE di Universitas muhammadiyah makassar pada tahun 2014...