BAB VIII JURUSAN KIMIA
8.9 Panduan Masa Peralihan Kurikulum
8.9.4 Ketentuan Khusus
Dampak perubahan kurikulum bagi mahasiswa yang akan mengulang matakuliah yang tidak berhasil adalah mengikuti ketentuan sebagai berikut.
a. Mengulang matakuliah yang matakuliah itu tidak mengalami perubahan nama
Mahasiswa wajib memprogram matakuliah sesuai dengan kode matakuliah baru, dan yang akan dimasukkan ke dalam transkrip adalah nama dengan kode matakuliah dengan nilai terbaik, dan nama dan kode matakuliah yang lain dihapus.
125 b. Mengulang matakuliah yang matakuliah itu mengalami perubahan nama
Mahasiswa wajib memprogram matakuliah sesuai dengan kode matakuliah baru, dan yang akan dimasukkan ke dalam transkrip adalah nama dengan kode matakuliah dengan nilai terbaik, dan nama dan kode matakuliah yang lain dihapus.
c. Mengulang matakuliah yang matakuliah itu mengalami perubahan nama dan beban Mahasiswa wajib memprogram matakuliah sesuai dengan kode matakuliah baru yang setara, dan yang akan dimasukkan ke dalam transkrip adalah nama dengan kode matakuliah dengan nilai terbaik, dan nama dan kode matakuliah yang lain dihapus.
Jumlah sks yang diakui adalah sesuai dengan beban matakuliah yang terbaik itu.
d. Mengulang matakuliah yang matakuliah itu mengalami perubahan status
Mahasiswa wajib memprogram matakuliah sesuai dengan kode matakuliah baru, dan yang akan dimasukkan ke dalam transkrip adalah nama dengan kode matakuliah dengan nilai terbaik, dan nama dan kode matakuliah yang lain dihapus.
e. Mengulang matakuliah yang matakuliah itu dihapus
Mahasiswa berhak mengulangi matakuliah tersebut di masa peralihan dan Jurusan wajib melaksanakan kuliah tersebut.
Tabel 8.8: Perbandingan matakuliah, diurut menurut abjad kode nama. Semua matakuliah di Kurikulum 2020 memiliki capaian pembelajaran lulusan yang berbeda daripada
matakuliah Kurikulum 2016. Matakuliah dengan prasyarat telah menempuh 80 sks diselenggarakan di semester gasal bila kode semester adalah 1 dan genap bila kode semester adalah 2, gasal dan genap bila kode semester adalah 0.
Kurikulum 2016 Kurikulum 2020 Keterangan
Kode
126
Kurikulum 2016 Kurikulum 2020 Keterangan
Kode
Teknik 10 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
127
Kurikulum 2016 Kurikulum 2020 Keterangan
Kode
Biofisika 10 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
Citarasa 3 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
10 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
KL 3 Kimia
Lingkungan KL 0 3 Kimia
Lingkungan 5 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
128
Kurikulum 2016 Kurikulum 2020 Keterangan
Kode
10 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
129
Kurikulum 2016 Kurikulum 2020 Keterangan
Kode
130
Kurikulum 2016 Kurikulum 2020 Keterangan
Kode
10 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL RAKI 3 Radiokimia RAKI 1 3 Radiokimia 3 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
SA 3 Sintesa
Anorganik SA 2 3 Sintesis
Anorganik 6 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
10 80 sks prasyarat disesuaikan dengan CPL
ANO3 nama Konsistensi penamaan
131 8.10 Deskripsi Modul
Nama modul Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jenjang modul Tingkat dasar
Subjudul Matematika, Fisika, dan Biologi Kuliah-kuliah Matematika Dasar (MAT1)
Matematika Kimia (MAT2) Fisika (FIS)
Biologi (BIO) Semester tempat modul
ini diajarkan
MAT1, FIS, BIO: semester 1.
MAT2: semester 2.
Penanggung jawab modul Masruri
Pengampu Dosen dari jurusan lain: Fisika, Biologi, Matematika.
Dosen Matematika Kimia: Diah Mardiana, Rachmat Triandi Tjahjanto, Budi Kamulyan, Akhmad Sabarudin, Ika Oktaviani Wulandari, Layta Dinira, Zubaidah NIngsih AS, Ellya
Indahyanti.
Bahasa Indonesia
Kaitan dengan kurikulum Modul ini untuk Sarjana (KKNI jenjang 6).
Semua kuliah adalah wajib dan diajarkan di tahun 1 (tingkat dasar).
Bentuk pengajaran, masa tatap muka
Jenis pengajaran: ceramah, tugas, dan belajar mandiri.
Total jam kontak: 176,67.
Ukuran kelas: 50 mahasiswa.
Beban Kuliah (termasuk kuis dan ujian): 176,67 jam.
Belajar mandiri: 196 jam.
Penugasan: 196 jam.
Nilai kredit 14 sks (sama dengan 21,06 ECTS):
MAT1 empat sks, MAT2 empat sks, FIS empat sks, dan BIO dua sks.
Syarat-syarat
berdasarkan aturan ujian
Mahasiswa terdaftar.
Kehadiran kelas minimum adalah 80% untuk setiap kuliah.
Prasyarat yang diperlukan
Mahasiswa harus memiliki pengetahuan setingkat sekolah menengah atas tentang matematika dan sains.
Tujuan modul, capaian pembelajaran lulusan
CPL 1:
Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang matematika dan ilmu pengetahuan alam yang relevan dengan kimia.
Isi Matematika Dasar
Persamaan linier dan determinan; seri dan batas: seri
divergen dan konvergen, seri daya, seri MacLaurin; Fungsi dan kontinuitas; diferensiasi; Integrasi; matriks; Nilai eigen.
132
Matematika Kimia
Batasan, fungsi dan kontinuitas, diferensiasi, dan integrasi kimia fisik.
Fisika
Gaya nuklir; Hukum Newton; mekanika gelombang; cairan;
optik; elektronika, hukum Coulomb, energi potensial listrik, arus dan hambatan listrik, medan magnet, spektrometri massa; radiasi benda hitam, efek fotolistrik, dualisme gelombang partikel, spektrum atom hidrogen.
Biologi
Sel prokariotik dan eukariotik, struktur sel, organel, pertumbuhan dan perkembangan sel, jaringan, kemotaksonomi tumbuhan, keanekaragaman hayati.
Syarat belajar dan ujian serta bentuk ujian
Ujiannya berupa ujian tertulis (ujian tengah semester dan ujian akhir semester).
Skor minimal untuk lulus adalah 55% untuk setiap kuliah.
Mahasiswa tidak memiliki sanksi akademik.
Media yang diperlukan Proyektor LCD (untuk presentasi slide atau video), papan tulis, dan sistem pembelajaran online.
Daftar pustaka (urut tahun)
1. Thomas J. Pence, & Indrek S. Wichman, Essential Mathematics for Engineers and Scientists, 1st ed., Cambridge University Press, Cambridge, 2020.
2. Hugh D. Young & Roger A. Freedman, University Physics with Modern Physics, 15th ed, Pearson, Boston, 2019.
3. Jane B. Reece, Lisa A. Urry, Michael L. Cain, et. al., Campbell Biology, 10th ed, Pearson, Boston, 2019.
4. Cecie Starr, Ralph Taggart, et al., Biology: The Unity and Diversity of Life, 15th ed, Cengage Learning, Boston, 2018.
5. James R. Barrante, Applied Mathematics for Physical Chemistry, Waveland Press, 2016.
6. Howard Anton & Chris Rorres, Elementary Linear Algebra, Wiley, New York, 2013.
7. Alan S. Tussy, R. David Gustafson, & Diane Koenig, Basic Mathematics for College Students, 4th ed., Cengage Learning, Boston, 2010.
8. Erich Steiner, The Chemistry Math Book, OUP Oxford, Oxford, 2008.
9. Dale Varberg, Edwin J. Purcell, & Steve E. Rigdon, Calculus with Differential Equation, Pearson, Boston, 2006.
133 Nama modul Kimia Dasar
Jenjang modul Tingkat dasar Subjudul
Kuliah-kuliah Kimia Dasar (KD)
Praktikum Kimia Dasar (PKD) Semester tempat
modul ini diajarkan
KD: semester 1.
PKD: semester 2.
Penanggung jawab modul
Yuniar Ponco Prananto
Pengampu Semua dosen yang terdaftar di Departemen Kimia - UB.
Catatan: Untuk KD, setiap kelas diajar oleh tim yang terdiri dari empat dosen, masing-masing dosen mewakili empat kompetensi laboratorium (Anorganik, Organik, Analitik, Kimia Fisika).
Bahasa Indonesia
Kaitan dengan kurikulum
Modul ini untuk Sarjana (KKNI jenjang 6).
Semua kuliah adalah wajib dan diajarkan di tahun 1 (tingkat dasar).
Bentuk
pengajaran, masa tatap muka
Jenis pengajaran:
- KD: kuliah, tugas, belajar mandiri.
- PKD: tutorial, kerja praktek, laporan lab.
Total jam kontak: 91,33 jam.
Ukuran kelas: 50 mahasiswa
Beban KD:
- Kuliah (termasuk kuis dan ujian): 50 jam - Belajar mandiri: 56 jam
- Penugasan: 56 jam PKD:
- Tutorial: 1,67 jam - Pekerjaan lab: 30 jam - Laporan lab: 5 jam
Nilai kredit 5 sks (sama dengan 7,36 ECTS):
KD empat sks, PKD satu sks.
Syarat-syarat berdasarkan aturan ujian
Tidak ada mata kuliah sebagai prasyarat KD dan PKD, setiap mahasiswa yang terdaftar diperbolehkan.
Kehadiran kelas minimum adalah 80% untuk setiap kuliah.
Tidak memiliki kewajiban untuk mengganti peralatan laboratorium yang rusak (untuk PKD, jika ada).
134
Prasyarat yang diperlukan
Mahasiswa harus memiliki pengetahuan tingkat sekolah menengah atas tentang sains.
Tujuan modul, capaian pembelajaran lulusan
CPL 2
Mahasiswa menguasai konsep teoretis struktur, sifat, dan perubahan molekul, dan mampu melakukan identifikasi, pemisahan,
karakterisasi, transformasi, dan sintesis molekul.
Isi Kimia Dasar
- Sifat fisik dan kimia unsur kimia dan senyawa kimia, tabel periodik unsur, keamanan bahan kimia,
- Istilah dan konsep umum dalam kimia fundamental, struktur elektronik atom, molekul, ion, struktur Lewis, dan gaya antarmolekul,
- Senyawa organik: sifat umum dan gugus fungsi, - Nomenklatur IUPAC senyawa organik dan anorganik, - Persamaan kimia, perhitungan komposisi dan konsentrasi, - Stoikiometri, kesetimbangan kimia, dan konsep pH, - Keadaan materi, entalpi, dan laju reaksi.
Praktikum Kimia Dasar
- Keamanan laboratorium dan bahan kimia (OHSE),
- Pengantar peralatan laboratorium dan bahan kimia umum, - Pembuatan larutan kimia (asam, basa, buffer),
- Standardisasi larutan asam / basa, - Identifikasi reaksi kimia sederhana, - Pemisahan padatan dari larutan, - Reaksi redoks,
- Penentuan pH larutan, - Destilasi larutan biner,
- Penentuan konsentrasi ion logam dalam larutan dengan kolorimetri.
Syarat belajar dan ujian serta bentuk ujian
Ujiannya adalah:
- KD: ujian tertulis (kuis, tugas, ujian tengah dan akhir semester).
- PKD: ujian tertulis (prates, lab report), dan ujian praktek.
Skor minimal untuk lulus adalah 55% untuk setiap kuliah.
Mahasiswa tidak memiliki sanksi akademik.
Media yang diperlukan
Proyektor LCD (untuk presentasi slide dan video), papan tulis, dan sistem pembelajaran online.
Bahan kimia dan peralatan laboratorium (kaca dan bukan kaca), meja laboratorium, kolorimeter, pengukur pH, lemari asam.
135 Daftar pustaka
(urut tahun)
1. National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine.
Chemical Laboratory Safety and Security: A Guide to Developing Standard Operating Procedures. Committee on Chemical Management Toolkit Expansion: Standard Operating Procedures. Washington, DC: The National Academies Press.
2016.
2. Vining, W. J., Young, S.M, Day, R. & Botch R., General Chemistry, Cengage Learning: Boston. 2016.
3. Housecroft, C.E. & Constable, E.C., Chemistry: An Introduction to Organic, Inorganic, and Physical Chemistry, 4th ed., Prentice-Hall: New Jersey. 2010.
4. Petrucci, R.H., Harwood, W.S., Herring, G.E. & Madura, J., General Chemistry: Principles and Modern Application, Prentice Hall: New Jersey. 2007.
5. Chang, R. Chemistry, 9th ed., McGraw-Hill inc.: New York. 2006.
6. Carson, P. & Mumford, C., Hazardous Chemicals Handbook, 2nd ed. Butterworth-Heinemann: Oxford. 2002.
7. Oxtoby, D.W., Gillis, H.P. & Nachtrieb, N.H., Prinsip-Prinsip Kimia Modern, ed. 4 (Penterjemah: Suminar Setiati Achmad),
Erlangga: Jakarta. 2001.
8. Brady, J.E. & Humiston, E. General Chemistry, 5th ed., John Wiley
& Sons: Singapore. 1996.
Nama modul Kimia Anorganik
Jenjang modul Tingkat dasar hingga menengah Subjudul
Kuliah-kuliah Struktur dan Kereaktifan Anorganik (ANO1) Kimia Unsur (ANO2)
Kimia Koordinasi (ANO3) Semester tempat
modul ini diajarkan
ANO1: semester 2.
ANO2: semester 3.
ANO3: semester 4.
Penanggung jawab modul
Danar Purwonugroho
Pengampu Danar Purwonugroho, Mohammad Misbah Khunur, Sri Wardhani, Darjito, Tutik Setianingsih, Siti Mutrofin, Rachmat Triandi
Tjahjanto, Yuniar Ponco Prananto.
Bahasa Indonesia
Kaitan dengan kurikulum
Modul ini untuk Sarjana (KKNI jenjang 6).
ANO1, ANO2, ANO3 semuanya adalah mata kuliah wajib.
136
ANO1 diajarkan di tahun 1 (tingkat dasar), sedangkan ANO2 dan ANO3 diajarkan di tahun 2 (tingkat menengah).
Bentuk pengajaran, masa tatap muka
Jenis pengajaran: ceramah, tugas, belajar mandiri.
Total jam kontak: 138,33.
Ukuran kelas: 50 mahasiswa.
Beban Kuliah (termasuk kuis dan ujian): 138,33 jam.
Belajar mandiri: 154 jam.
Penugasan: 154 jam.
Nilai kredit 11 sks (sama dengan 16,53 ECTS):
ANO1 empat sks, ANO2 tiga sks, dan ANO3 empat sks.
Syarat-syarat berdasarkan aturan ujian
Mahasiswa harus lulus kuliah Kimia Dasar (KD).
ANO1 merupakan prasyarat ANO2 dan ANO3.
Kehadiran kelas minimum adalah 80% untuk setiap kuliah.
Prasyarat yang diperlukan
Mahasiswa memiliki pengetahuan dalam kimia fundamental, tabel periodik unsur, dan reaksi kimia.
Tujuan modul, capaian pembelajaran lulusan
CPL 2:
Mahasiswa menguasai konsep teoretis struktur, sifat, dan perubahan molekul, dan mampu melakukan identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis molekul.
Isi Struktur dan Kereaktifan Anorganik
- Struktur molekul senyawa anorganik, simetri dan teori grup, VBT, VSEPR, MOT, struktur kristal, logam, dan semikonduktor, hubungan struktur-reaktivitas.
Kimia Unsur
- Kelimpahan, sifat, reaksi kimia (asam, basa, redoks), isolasi / ekstraksi unsur, manfaat atau aplikasi unsur / senyawa golongan utama dan unsur / senyawa golongan transisi.
Kimia Koordinasi
- Struktur dan isomerisme, tata nama, ikatan, spektrum elektronik, mekanisme reaksi.
Syarat belajar dan ujian serta bentuk ujian
Ujiannya berupa ujian tertulis (kuis, ujian tengah dan akhir semester), dan presentasi kelompok kecil.
Skor minimal untuk lulus adalah 55% untuk setiap kuliah.
Mahasiswa tidak memiliki sanksi akademik.
Media yang diperlukan
Proyektor LCD (untuk presentasi slide dan video), papan tulis, dan sistem pembelajaran online.
Daftar pustaka (urut tahun)
1. Housecroft, C.E. & Sharpe, A.G. Inorganic Chemistry, 5th ed.
Pearson: Boston, 2018.
137 2. Bhatt, V. Essentials of Coordination Chemistry: A Simplified
Approach with 3D Visuals. Elsevier Inc.: Amsterdam, 2015.
3. Miessler, G. L., Fischer, P. J., & Tarr, D. A. Inorganic Chemistry, 5th ed. Pearson: Boston, 2014.
4. Atkins, P.W. Shriver & Atkins' Inorganic Chemistry. Oxford University Press: Oxford, 2010.
5. Lawrance, G.A. Introduction to Coordination Chemistry. John Wiley & Sons: Chichester, 2010.
6. Huheey, J.E., Keiter, E. A., & Keiter, R.L. Inorganic Chemistry:
Principles of Structure and Reactivity, 4th ed. Harper:
Cambridge, 2009.
7. House, J.E. Inorganic Chemistry. Academic Press: California, 2008.
8. Connelly, N.G., Damhus, T. Hartshorn, R.M., & Hutton, A.T.
Nomenclature of Inorganic Chemistry, IUPAC Recommendation. RSC Publishing: London, 2005.
9. Cotton, F.A. & Wilkinson, G. Advanced Inorganic Chemistry, 6th ed. John Wiley & Sons: New York, 1999.
10. Greenwood, N.N. & Earnshaw, A. Chemistry of The Elements, 2nd ed. Butterworth-Heinemann: Oxford, 1997.
11. Cotton, F.A. & Wilkinson, G. Basic Inorganic Chemistry, 3rd ed.
John Wiley & Sons: New York, 1994.
Nama modul Kimia organik
Jenjang modul Tingkat dasar hingga menengah
Subjudul -
Kuliah-kuliah Kimia Organik (KO1) Kimia Organik Fisik (KO2) Kimia Organik Sintesis (KO3) Semester tempat modul
ini diajarkan
KO1: semester 2.
KO2: semester 3.
KO3: semester 4.
Penanggung jawab modul
Elvina Dhiaul Iftitah
Pengampu Warsito, Rurini Retnowati, Suratmo, Elvina D. Iftitah, Moh.
Farid Rahman, Masruri, Siti Mariyah Ulfa.
Bahasa Indonesia
Kaitan dengan kurikulum Modul ini untuk Sarjana (KKNI jenjang 6).
KO1, KO2, KO3 adalah kuliah wajib.
138
KO1 diajarkan di tahun 1 (tingkat dasar), sedangkan KO2 dan KO3 diajarkan di tahun 2 (tingkat menengah).
Bentuk pengajaran, masa tatap muka
Jenis pengajaran: Ceramah, tugas dan belajar mandiri.
Total jam kontak: 126,67 jam.
Ukuran kelas: 50 mahasiswa
Beban Kuliah (termasuk kuis dan ujian): 126,67 jam.
Belajar mandiri: 140 jam.
Penugasan: 140 jam.
Nilai kredit 10 sks (sama dengan 15,06 ECTS):
KO1 adalah empat sks, KO2 tiga sks, dan KO3 tiga sks.
Syarat-syarat
berdasarkan aturan ujian
Mahasiswa harus lulus kuliah Kimia Dasar (KD).
KO1 merupakan prasyarat KO2 dan KO3.
Kehadiran kelas minimum adalah 80% untuk setiap kuliah.
Prasyarat yang diperlukan
Mahasiswa memiliki pengetahuan tentang tatanama molekul organik sederhana, klasifikasi gugus fungsi, struktur dan sifat-sifatnya.
Tujuan modul, capaian pembelajaran lulusan
CPL 2:
Mahasiswa menguasai konsep teoretis struktur, sifat, dan perubahan molekul, dan mampu melakukan identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis molekul.
Isi Kimia organik
Struktur dan ikatan; ikatan kovalen polar, elektronegativitas, muatan formal, resonansi, asam dan basa; alkana, sikloalkana dan konformasi mereka; struktur dan reaktivitas alkena dan alkuna, senyawa terkonjugasi; stereokimia, struktur dan reaktivitas senyawa organik dengan gugus fungsi heteroatom jenuh (organohalida, alkohol, fenol, eter, epoksida dan amina). benzena, aromatik dan reaksinya; struktur dan reaktivitas senyawa organik dengan gugus fungsi heteroatom tak jenuh (senyawa karbonil, aldehida, keton, asam
karboksilat, dan turunannya)
Kimia Organik Fisik
Hubungan struktur dan aktivitas, faktor-faktor yang mempengaruhi reaktivitas (elektronik, medan dan sterik), kekuatan asam dan kebasaan, kinetika reaksi (SN1, SN2, E1, dan E2), studi antara (karbokation, radikal, karben, nitren), mekanisme reaksi ( studi kinetik dan termodinamika).
Kimia Sintesis Organik
139 Tinjauan transformasi gugus fungsi dalam sintesis organik;
konsep sintesis organik (pendekatan retrosintesis dan pemutusan); sintesis senyawa aromatik; urutan acara;
pemutusan satu kelompok dan dua kelompok C-X; sintesis amina; melindungi kelompok; satu pemutusan grup C-C, sintesis alkohol; memilih pemutusan; sintesis alkena.
Syarat belajar dan ujian serta bentuk ujian
Bentuk ujiannya berupa ujian tertulis (kuis, tugas, ujian tengah dan akhir semester), dan presentasi kelompok kecil.
Skor minimal untuk lulus adalah 55% untuk setiap kuliah.
Mahasiswa tidak memiliki sanksi akademik.
Media yang diperlukan Proyektor LCD (untuk presentasi slide dan video), papan tulis, dan sistem pembelajaran online.
Daftar pustaka (urut tahun)
1. Caron, S. (Ed). Practical Synthetic Organic Chemistry:
Reactions, Principles, and Techniques, 2nd ed. Wiley: New York, 2020.
2. Vogel, P. & Houk, K.N. Organic Chemistry: Theory, Reactivity and Mechanisms in Modern Synthesis, 1st ed.
Wiley-VCH: Weinheim, 2019.
3. Wade, L.G. & Simek, J.W. Organic Chemistry, 9th ed.
Pearson: London, 2016.
4. McMurry, J.E. Organic Chemistry, 9th ed. Cengage Learning: Boston, 2015.
5. Warren, S.G. and Paul W., 2011, Organic Synthesis, the Disconnection Approach, John Wiley & Sons Inc., New York.
6. McMurry, J.E. Fundamental of Organic Chemistry, 7th ed.
Cengage Learning: Boston, 2010.
7. Narain, R.P., 2008, Mechanism in Advanced Organic Chemistry, New Age International Publisher.
8. Anslyn, E.V. & Dougherty, D.A. Modern Physical Organic Chemistry, Illustrated Edition. University Science:
California, 2005.
9. Sykes, P. A Guidebook to Mechanism in Organic Chemistry, 6th ed. Pearson India: New Delhi, 2003.
10. Isaacs, N. Physical Organic Chemistry, 2nd ed. Prentice Hall: New Jersey, 1996.
Nama modul Kimia Fisika
Jenjang modul Tingkat menengah hingga tingkat lanjut Subjudul
140
Kuliah-kuliah Termodinamika dan Kesetimbangan (KF1) Dasar-dasar Kimia Kuantum (KF2)
Kinetika Reaksi Kimia (KF3) Semester tempat modul
ini diajarkan
KF1: semester 3.
KF2: semester 4.
KF3: semester 5.
Penanggung jawab modul
Diah Mardiana
Pengampu Diah Mardiana, Uswatun Hasanah, Budi Kamulyan, Zubaidah Ningsih AS, Lukman Hakim, Ellya Indahyanti, Ika Oktavia Wulandari.
Bahasa Bahasa Indonesia
Kaitan dengan kurikulum Modul ini untuk Sarjana (KKNI jenjang 6).
KF1, KF2, KF3 adalah mata kuliah wajib.
KF1 dan KF2 diajarkan di tahun ke-2 (tingkat menengah), sedangkan KF3 diajarkan di tahun ke-3 (tingkat lanjut).
Bentuk pengajaran, masa tatap muka
Jenis pengajaran: Ceramah, tugas dan belajar mandiri.
Total jam kontak: 126,67 jam.
Ukuran kelas: 50 mahasiswa.
Beban Kuliah (termasuk kuis dan ujian): 126,67 jam.
Belajar mandiri: 140 jam.
Penugasan: 140 jam.
Nilai kredit 10 sks (sama dengan 15,06 ECTS):
KF1 empat sks, KF2 tiga sks, dan KF3 tiga sks.
Syarat-syarat
berdasarkan aturan ujian
Mahasiswa harus lulus Matematika Kimia (MAT2) dan Fisika (FIS).
Kehadiran kelas minimum adalah 80% untuk setiap kuliah.
Prasyarat yang diperlukan
Mahasiswa harus memiliki pengetahuan dalam Kalkulus:
diferensiasi dan integrasi, aljabar linier, teori probabilitas, beberapa fungsi polinomial khusus misalnya Polinomial legendre, mekanika klasik.
Tujuan modul, capaian pembelajaran lulusan
CPL 2:
Mahasiswa menguasai konsep teoretis struktur, sifat, dan perubahan molekul, dan mampu melakukan identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis molekul.
Isi Termodinamika dan Kesetimbangan
Persamaan gas, hukum termodinamika, kesetimbangan fasa, kesetimbangan kimia, termodinamika larutan.
Dasar-dasar Kimia Kuantum
141 Persamaan Schrodinger, partikel dalam kotak, osilator harmonik, momentum sudut, atom hidrogen dan atom mirip hidrogen, simbol Term (tingkat energi), pembentukan ikatan dan stabilitas.
Kinetika Reaksi Kimia
Hukum empiris laju reaksi, integrasi hukum laju reaksi, persamaan laju reaksi mekanisme reaksi, kinetika reaksi terkatalisis, teori tumbukan dan keadaan transisi, reaksi fotokimia.
Syarat belajar dan ujian serta bentuk ujian
Ujiannya berupa ujian tertulis (kuis, tugas, ujian tengah dan akhir semester).
Skor minimal untuk lulus adalah 55% untuk setiap kuliah.
Mahasiswa tidak memiliki sanksi akademik.
Media yang diperlukan Proyektor LCD (untuk presentasi slide dan video), komputer, papan tulis, dan sistem pembelajaran online.
Daftar pustaka (urut tahun)
1. Atkins, P., de Paula, J. & Keeler, J. Atkin’s Physical
Chemistry, 11th ed. Oxford University Press: Oxford, 2018.
2. Engel, T. & Reid, P. Physical Chemistry: Thermodynamics, Statistical Thermodynamics, and Kinetics, 4th ed. Pearson:
Boston, 2018.
3. Chang, R. & Thoman, J.W. Jr. Physical Chemistry for the Chemical Sciences, 1st ed. University Science Books:
California, 2014.
4. Levine, I.N. Quantum Chemistry, 7th ed. Pearson Education: London, 2014.
5. Levine, I.N. Physical Chemistry, 6th ed. McGraw Hill Higher Education: New York, 2009.
6. McQuarrie, D.A. Quantum Chemistry. Oxford University Press: Oxford, 2007.
7. House, J.E. Principles of Chemical Kinetics, 2nd ed. Elsevier Inc.: London, 2007.
8. Wright, M.R. An Introduction to Chemical Kinetics. John Wiley & Sons: London, 2004.
Nama modul Kimia Analisis
Jenjang modul Tingkat lanjut menengah hingga tingkat lanjut Subjudul
Kuliah-kuliah Kimia Analisis Dasar (KA1)
Kimia Elektroanalisis dan Pemisahan (KA2)
142
Kimia Analisis Instrumentasi (KA3) Semester tempat modul
Pengampu Hermin Sulistyarti, Adam Wiryawan, Ani Mulyasuryani, Ulfa Andayani, Akhmad Sabarudin, Barlah Rumhayati, Qonitah Fardiyah, Layta Dinira.
Bahasa Indonesia
Kaitan dengan kurikulum Modul ini untuk Sarjana (KKNI jenjang 6).
KA1, KA2, KA3 semuanya mata kuliah wajib.
KA1 diajarkan di tahun ke-1 (semester 2, tingkat dasar), sedangkan KA2 dan KA3 diajarkan di tahun ke-2 (Semester 3, tingkat menengah dan semester 4, lanjut menengah).
Bentuk pengajaran, masa tatap muka
Jenis pengajaran: ceramah, tugas, belajar mandiri.
Total jam kontak: 115.
Ukuran kelas: 50 mahasiswa.
Beban Kuliah (termasuk kuis dan ujian): 115 jam Belajar mandiri: 126 jam
Penugasan: 126 jam
Nilai kredit 9 sks (sama dengan 13,59 ECTS):
KA1 tiga sks, KA2 tiga sks, dan KA3 tiga sks.
Syarat-syarat
berdasarkan aturan ujian
Mahasiswa harus lulus Kimia Dasar (KD).
KA1 merupakan prasyarat KA2; dan KA2 merupakan prasyarat KA3.
Kehadiran kelas minimum adalah 80% untuk setiap matakuliah.
Prasyarat yang diperlukan
Mahasiswa harus memiliki pengetahuan dalam kimia fundamental, matematika, dan statistik.
Tujuan modul, capaian pembelajaran lulusan
CPL 2
Mahasiswa menguasai konsep teoretis struktur, sifat, dan perubahan molekul, dan mampu melakukan identifikasi, pemisahan, karakterisasi, transformasi, dan sintesis molekul.
Isi Kimia Analisis Dasar
Konsep dasar dan penerapan empat kesetimbangan kimiawi dalam larutan air, meliputi:
- Konsep kesetimbangan asam basa, kelarutan, kompleks, atau redoks: pemahaman konsep dasar ini diterapkan dalam analisis kualitatif anorganik melalui reaksi pendahuluan, analisis sistematik dan reaksi pengenalan kation-anion.
143 - Aplikasi dalam analisis kuantitatif: analisis gravimetri dan volumetrik yang meliputi titrasi asam-basa, titrasi
sedimentasi, titrasi formasi kompleks, dan titrasi redoks.
Kimia Elektroanalisis dan Pemisahan
- Konduktivitas larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah, konduktivitas molar, konduktivitas spesifik, konduktivitas dan satuan; mengatur kurva titrasi hubungan antara volume dan konduktivitas untuk titrasi asam-basa dan presipitasi;
- Persamaan Nernst untuk perbandingan sistem elektroda SHE, SCE, Ag / AgCl, indikator elektroda logam, anion,
elektroda membran (membran kaca, membran cair, membran padat, membran berlapis); menghitung potensial pada saat elektrolisis mulai berjalan hingga selesai, menghitung muatan listrik yang terlibat dalam proses elektrolisis, menghitung jumlah produk elektrolisis berdasarkan muatan yang dihasilkan;
- Kurva hubungan potensial dan arus, kondisi arus difusi, hubungan arus difusi dengan konsentrasi.
- Analisis kualitatif.
- Elektroda pada voltametri, jenis voltametri; diagram fasa, kurva hubungan suhu dan tekanan, kurva hubungan fraksi mol dan tekanan, tekanan uap total, hukum Roult, distilasi
bertingkat;
- Distribusi senyawa antara dua pelarut yang tidak tercampur, distribusi konstanta kesetimbangan, rasio distribusi, efisiensi ekstraksi, ekstraksi asam lemah, ekstraksi ion logam; Fase diam, fase gerak, proses retensi, waktu retensi, volume retensi, faktor pemisah, efisiensi kolom, plat nomor teori, teori van Deemter; kromatografi gas, kromatografi partisi, kromatografi ion, kromatografi pengecualian ukuran,
- Distribusi senyawa antara dua pelarut yang tidak tercampur, distribusi konstanta kesetimbangan, rasio distribusi, efisiensi ekstraksi, ekstraksi asam lemah, ekstraksi ion logam; Fase diam, fase gerak, proses retensi, waktu retensi, volume retensi, faktor pemisah, efisiensi kolom, plat nomor teori, teori van Deemter; kromatografi gas, kromatografi partisi, kromatografi ion, kromatografi pengecualian ukuran,