• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Interaksi Pembaca kaWankumagz Online

Penilaian Artikel Kecantikan

3. Karakteristik Interaksi Pembaca kaWankumagz Online

Berikut ini merupakan karakteristik pembaca kaWankumagz online atau majalah kaWanku dalam bentuk online:

Tabel 3.8 Deskripsi Karakteristik Interaksi Responden Terhadap Majalah kaWanku

Karakteristik Kelompok Hasil Jumlah

Responden

Engga tau ada versi digital

Lebih suka baca Web

karena Gratis 29% 227

karena gratis 474

Bersambung…

Karakteristik Kelompok Hasil Jumlah Responden Kurang suka desain majalah karena jumlah

responden berbeda

2 Kurang suka dengan isi

majalah 7

simple Hasil tidak

ditampilkan dalam

Blog competion 93

Video competion 77

Photo competion 396

Engga pernah 177

Kumpul Fanbase Idola 512

Beauty Class 460

Fashion Show 200

Nonton bareng 537

Kompetisi Olahraga 85

Musik 1040

Lainnya 56

Dari Tabel 3.8 dapat dilihat bahwa reponden atau pembaca majalah kaWanku membaca kaWankumagz online melalui link social media. Selain itu, responden juga mengikuti social media kaWanku khususnya twitter.

Data diatas juga menunjukkan bahwa kebanyakan responden tidak membeli majalah digital kaWankumagz online dikarenakan responden tidak memahami bagaimana cara membeli, men-download, bahkan responden tidak mengetahui jika majalah kaWanku memiliki bentuk digital. Alasan responden tidak membeli majalah cetak pun berbeda dengan media digital, dimana responden tidak ingin membeli majalah karena lebih suka membaca majalah gratis dan responden kesulitan dalam menemukan toko buku atau agen yang menjual majalah kaWanku.

Data diatas juga menunjukkan bahwa responden suka mengikuti kuis online dan event yang diadakan, khususnya kuis yang menyakan pertanyaan simple dan event musik/konser. Berikut penjelasan deskripsif untuk mengetahui lebih detail pembagian atau persebaran data responden:

1) Cara Membaca kaWankumagz Online

Gambar 3.29 Cara Responden Membaca kaWankumagz Online

Berdasarkan Gambar 3.29 dapat diketahui cara responden membuka website kaWankumagz online paling banyak yaitu lewat link pada media sosial yaitu sebanyak 780 responden (60%), lalu langsung mengetik di browser sebanyak 419 responden (32%), search di google sebanyak 79 responden (6%), dan cara lain hanya 21 responden (2%). Data diatas menunjukkan bahwa media sosial merupakan cara efektif untuk digunakan sebagai media promosi.

2) Pengikut Social Media kaWankumagz Online

Gambar 3.30 Responden Pengikut Social Media kaWankumagz Online

Berdasarkan Gambar 3.30 dapat diketahui bahwa hampir seluruh responden mengikuti media sosial kaWankumagz online yaitu sebanyak 1210 responden (83%) dan yang tidak mengikuti hanya 93 responden (7%) sehingga bisa dikatakan bahwa kaWankumagz online memiliki pembaca yang loyal.

Maka strategi pemasaran melalui media sosial dinilai efektif.

3) Social Media kaWanku yang Diikuti

Gambar 3.31 Social Media kaWanku yang Diikuti Responden

Berdasarkan Gambar 3.31 dapat diketahui bahwa media sosial Twitter merupakan yang paling banyak diikuti dengan responden pengikut sebanyak 824 responden (68%), disusul Facebook dengan pengikut sebanyak 264 responden (22%), Instagram sebanyak 109 responden (9%), Google plus sebanyak 9 responden (1%), dan Youtube hanya diikuti oleh 3 responden. Hasil ini dapat digunakan sebagai strategi promosi dalam penetapan media sosial yang efektif untuk melakukan promosi.

4) Pembelian Majalah kaWanku Bentuk Digital

Gambar 3.32 Jumlah Responden Pembeli Majalah kaWanku

Berdasarkan Gambar 3.32 dapat diketahui bahwa hampir seluruh responden tidak pernah membeli majalah digital yaitu sebanyak 881 responden (92%) dan yang pernah membeli majalah digital hanya 73 responden saja (7%).

5) Alasan Tidak Membeli Majalah kaWanku Bentuk Digital

Gambar 3.33 Alasan Responden Tidak Membeli Majalah Digital kaWanku

Berdasarkan Gambar 3.33 dapat diketahui berbagai alasan responden tidak membeli majalah digital kaWanku. Alasan paling banyak adalah lebih suka membaca web kaWankumagz karena gratis yaitu sebanyak 227 responden (29%). Namun banyak alasan lain yang mengindikasikan bahwa majalah kaWanku kurang dalam melakukan strategi promosi pada majalah digital karena ada 335 responden (40%) yang beralasan tidak mengtahui cara men-download majalah kaWanku versi digital, ada yang bingung cara membayar bahkan ada yang tidak mengetahui bahwa kaWankumagz ada versi digital. Alasan yang lain adalah ada responden yang tidak suka membaca majalah di gadget sebanyak 240 responden (28%) dan alasan lainnya ada 20 responden (2%). Hasil ini menunjukkan bahwa strategi promosi berupa majalah bentuk ditigal dinilai kurang berhasil.

6) Karakteristik Pembelian Majalah kaWanku Cetak

Gambar 3.34 Karakteristik Responden Dalam Membeli Majalah Cetak kaWanku Berdasarkan Gambar 3.34 dapat diketahui karakteristik responden dalam membeli majalah kaWanku dimana mayoritas responden membeli majalah kaWanku walau dengan tingkat pembelian yang berbeda yaitu sebanyak 1074 responden (83%), dimana 507 responden menyatakan sering membeli, 500 responden menyatakan jarang membeli, dan 67 responden menyatakan berlanggan. Namun ada juga responden yang tidak pernah membeli majalah kaWanku yaitu sebanyak 183 responden (14%). Hasil ini menunjukkan bahwa pembaca majalah kaWankumagz online juga membaca majalah kaWanku cetak.

Maka, strategi pemasaran yang telah diterapkan (online maupun cetak) dikatakan berhasil.

7) Alasan Tidak Membeli Majalah kaWanku Cetak

Gambar 3.35 Alasan Responden Tidak Membeli Majalah Cetak kaWanku

Berdasarkan Gambar 3.35 dapat dilihat bahwa alasan responden tidak membeli majalah kaWanku adalah karena responden lebih suka membaca

website gratis yaitu sebanyak 474 responden (64%). Hal ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi minat membaca majalah cetak menurun seperti yang diungkapkan pada latar belakang masalah penelitian. Namun hal ini bukan menjadi masalah utama majalah kaWanku karena sebanyak 285 responden (39%) menyatakan bahwa sulit untuk menemukan toko buku atau agen yang menjual majalah kaWanku karena kemungkinan adanya permasalahan pada bagian sirkulasi majalah kaWanku.

Alasan yang lain membuktikan bahwa secara garis besar strategi rebranding yang dilakukan majalah kaWanku dengan mengganti desain dan isi majalah dikatakan berhasil karena 9 responden menyatakan tidak suka dengan isi dan desain majalah kaWanku, 11 responden menyatakan berlangganan majalah lain, dan 99 responden menyatakan alasan lain yaitu jarang ada waktu membeli majalah, lebih suka membeli album Kpop, dan tidak suka membaca majalah.

8) Kuis Online yang Sering Diikuti

Gambar 3.36 Kuis Online yang Diikuti Responden

Berdasarkan Gambar 3.36 dapat diketahui kuis online yang sering diikuti pembaca yaitu menjawab pertanyaan simple sebanyak 1015 responden (78%), photo competition sebanyak 396 responden (30%), blog competition diikuti oleh 93 responden (7%), video competition diikuti oleh 77 responden (6%), dan 57 responden (4%) mengikuti kuis online yang lain. Namun ada 177 (13%) responden yang tidak pernah mengikuti kuis online sehingga tidak bisa

dipungkiri ada beberapa responden yang tidak suka berpartisipasi dalam kuis online.

9) Event yang Diikuti

Gambar 3.37 Event yang Diikuti Responden

Berdasarkan Gambar 3.38 dapat diketahui event yang diikuti pembaca yaitu musik/konser sebanyak 1040 responden (80%), nonton bareng 537 responden (41%), kumpul fanbase idola 5112 responden (32%), beauty class 460 responden (35%), festival seni 456 responden (35%), fashion show 200 responden (15%), kompetisi olahraga 85 responden (6%), dan 56 responden (4%) memilih event lain. Hasil ini dapat digunakan untuk menentukan event yang efektif digunakan sebagai sarana promosi majalah.

Dokumen terkait