Pewawancara : Apakah papa ko Erick jujur dalam bekerja dan dalam membimbing? Bagaimana bentuk kejujurannya
Erick : Iya, kejujurannya dalam bekerja contohnya saat menceritakan produk ke konsumen, papa berbicara sesuai dengan kenyataan produknya, kalau dalam membimbing, papa jujur mengatakan kepada saya mengenai kemampuan saya.
Pewawancara : Sudah berapa lama papa ko Erick bekerja disini?
Erick : Sejak perusahaan berdiri tahun 1977, berarti sekitar 37 tahun Pewawancara : Apakah papa ko erick pernah membagikan pengalaman
bisnisnya? Bagaimana cara membagikan pengalamannya?
Erick : Iya,papa cerita tentang pengalamannyamendirikan dan mengembangkan bisnis ini, jadi saya juga banyak belajar dari pengalamannya yang diceritakan.
Pewawancara : Apa papa ko Erick sering meminta bantuan orang luar dalam mengembangkan bisnisnya?
Erick : Tidak sering, minta bantuan konsultan pajak untuk membantu papa mengurus pajak dan teknisi mesin untuk mengajari saya dan karyawan mengoperasikan mesin, sebelumnya kan menggunakan tenaga manusia, jadi papa tidak mengerti mengenai cara mengoperasikan mesin.
Pewawancara : Seberapa sering papa ko erick memberi masukan mengenai bisnis ini kepada ko erick?
Erick : Sering sekali, dengan berbagi pengalaman, saran dan pengetahuan bisnis, tentang awal merintis bisnis, dan juga memberi masukan tentang bagaimana sikap dan bicara yang baik
82
saat bertemu supplier dan konsumen, bagaimana memimpin karyawan.
Pewawancara : Sikap sepertiapa yang tampak dari papa ko erick ketika bekerja?Apakah ada semangat dalam bekerja?
Erick : Iya, papa semangat dalam bekerja, kalau di perusahaan kerja terus, keliling-keliling, memotivasi karyawan.
Pewawancara : Apakah papa ko erick termasuk orang yang tegas? Bagaimana bentuk ketegasannya saat mengalami kesulitan?
Erick : Iya, tegasnya bisa mengambil keputusan, misalnya saat pasar sedang sepi saat stok produk banyak tapi order dari konsumen sedikit, papa bisa kasih keputusan produksi dalam jumlah berapa, sales keliling kemana, dan juga saat harga bahan baku naik, harga jual ikut naik atau tidak, harus bagaimana jadi jelas.
Pewawancara : Apakah ko Erick sering curhat ke papa mengenai kesulitan-kesulitan dalam menjalankan bisnis? Bagaimana tanggapan papa ko erick?
Erick : Kalau dalam masalah bisnis iya saya sering cerita ke papa, tanggapan papa baik, memberi saran.
MENTORING
Pewawancara : Apa ko Erick sudah direncanakan tahapan karirnya dalam perusahaan ini? Sampai menjabat sebagai wakil direktur saat ini, jabatan apa yang sudah dilalui?
Erick : Kalau mengenai tahapan karir dari awal saya bekerja di perusahaan ini tahun 2007 papa saya langsung menjadikan saya wakilnya.
Pewawancara : Mengapa papa ko Erick tidak memberikan jabatan dari bawah terlebih dahulu?
Erick : Papa langsung menjadikan saya wakil direktur karena papa menganggap saya sudah banyak tahu mengenai cara menjalankan bisnis ini, dan saat ini usia papa sudah 67 tahun, mungkin terlalu lama jika memberikan saya tahapan karir.
83
Pewawancara : Lalu, kedepannya apakah akan menggantikan papa ko erick menjadi pemimpin perusahaan ini?
Erick : Iya, nantinya akan menggantikan papa
Pewawancara : kapan papa ko Erick mengatakannya pada ko Erick?
Erick : Sejak saya kecil papa sudah sering mengatakannya
Pewawancara : Apa ko erick sering dinasihati atau di motivasi oleh papa ko erick untuk melanjutkan bisnis ini?
Erick : Iya pasti, kalau diberi nasihat dan motivasi sering sekali
Pewawancara : Bentuk nasihat dan motivasinya untuk melanjutkan bisnis ini seperti apa ko? Bisa diceritakan?
Erick : Papa saya mengatakan pada saya, kalau bisnis keluarga ini ya harus diteruskan anaknya, dan sebagai anak laki-laki pertama sudah kewajiban saya melanjutkannya, begitu juga selanjutnya, saya harus bisa menjaga keberlanjutan bisnis keluarga ke generasi berikutnya.Kalau bentuk nasihatnya papa menasihati saya saat saya dan papa sendiri, saya dikasih pengertian-pengertian, kenapa harus begini, kenapa harus begitu.
Erick : Apa tujuan papa ko Erick memberikan nasihat dan motivasi untuk melanjutkan bisnis?
Pewawancara : Tujuannya agar saya memiliki kemauan untuk menjalankan bisnis ini.
Pewawancara : Hasil atau manfaat apa yang didapat dari nasihat dan motivasi itu ko?
Erick : Motivasi dan nasihatnyaitu memberikan dorongan bagi saya untuk melanjutkan bisnis ini, saya menuruti orang tua saya, sudah kewajiban saya dan tidak ingin mengecewakannya.
Pewawancara : Apakah ada prinsip yang diajarkan papa ko erick dalam menjalankan bisnis?
Erick : Jujur, profesionalitas, dan kesempurnaan
Pewawancara : Bagaimana cara papa ko erick mengajarkannya?
Erick : Dengan mengatakannya kepada saya dan teladan yang diberikan dalam kesehariannya.
84
Pewawancara : Bagaimana dengan pendidikan formal yang diberikan untuk ko erick?
Erick : Iya pendidikan formal saya sampai S1 Sarjana Ekonomi, manajemen.
Pewawancara : Tidak melanjutkan S2 ko?
Erick : Tidak, S1 saja langsung bekerja.
Pewawancara : Dalam memilih sekolah atau universitas, pilihan sendiri atau pilihan orang tua?
Erick : Waktu TK, SD, SMP saya dipilihkan orang tua, tapi SMA dan kuliah pilihan saya sendiri, orang tua hanya berpesan untuk bertanggung jawab atas pilihan saya saja
Pewawancara : Apa papa ko Erick pernah mengikutkan ko erick untuk mengikuti pelatihan atau seminar atau bekerja di luar perusahaan?
Erick : Kalau pelatihan hanya sekali dan sehari waktu perusahaan membeli mesin produksi baru tahun 2008, karena papa tidak bisa mengajari mengenai mesin. kan dahulu menggunakan tenaga manusia semua, kalau seminar saya dan papa sering sekali ikut,bekerja diluar perusahaan juga pernah.
Pewawancara : Seminar tentang apa ko?
Erick : Seminar-seminar bisnis, kebetulan besok senin (9-Juni-2014) saya juga mengikuti seminar dari Jordan Belfort itu.
Pewawancara : Apakah hanya seminar tentang bisnis?
Erick : Iya, hanya seminar tentang bisnis, dan pernah sekali mengikuti pameran garment di shanghai, china.
Pewawancara : Kira-kira rata-rata perbulan mengikuti seminar berapa kali?
Erick : kira-kira 1 sampai 2 kali
Pewawancara : Lalu pengalaman bekerja di luar perusahaannya seperti apa?
Erick : Setelah lulus kuliah papa menyarankan saya untuk cari pengalaman bekerja di luar perusahaan dahulu, lalu saya ikuti sarannya. Saya pernah bekerja di bank HCBC, di PT Kangzen kenko juga pernah, jadi sales freelance.
85
Pewawancara : Apakah fasilitas yang diberikan papa ko Erick harus diikuti?
Atau ko Erick boleh memiliki pilihan pribadi?
Erick : Tidak harus, diskusi dahulu sama papa, kalau saya berminat ya ikut, kalau tidak berminat tidak ikut.
Pewawancara : Apa tujuan papa ko Erick memfasilitasi ko Erick?
Erick : Ya agar saya memiliki pengetahuan dan kemampuan bisnis.
Pewawancara : Bagaimana hasil atau manfaat dari pendidikan, seminar, dan pengalaman bekerja diluar perusahaan itu?
Erick : Memberikan saya pengetahuan dan kemampuan yang lebih banyak dalam berbisnis, bagaimana memasarkan produk, bagaimana jadi pemimpin yang disukai karyawannya dan memberikan banyak relasi bisnis baru juga.
Pewawancara : Apa yang ko erick lakukan sampai fasilitas yang diberikan bisa memberikan hasil? kan banyak orang juga orang yang mengikuti pendidikan, seminar tapi beranggapan bahwa itu tidak ada hasilnya
Erick : Saya ikuti kesempatan itu dengan sungguh-sungguh.
Pewawancara : Apa papa ko erick memperkenalkan mengenai visi, sejarah, strategi, budaya dan filosofi perusahaan sebelum bekerja disini?
Erick : Iya, kecuali visi dan filosofi, dahulu perusahaan tidak memilikinya
Pewawancara : Bagaimana cara memperkenalkannya?
Erick : Dari saat masih sekolah, saya sering diajak papa ke perusahaan,sehingga bisa mengamati operasional perusahaan, selain itu sejak kecil saya sering mendengar cerita-cerita bisnis dari papa juga.
Pewawancara : Apa tujuan papa ko Erick memperkenalkan ko Erick kepada perusahaan?
Erick : Mungkin agar saya dapat mengenal perusahaan dengan baik.
Pewawancara : Manfaat yang ko Erick dapat karena mengenal banyak tentang perusahaan apa?
86
Erick : Manfaatnya, saya jadi memiliki rasa tertarik pada bisnis ini dan memberi pengetahuan mengenai perusahaan, bagaimana cara bekerjanya. Sehingga ketika saya pertama mulai bekerja di perusahaan ini, saya sudah banyak tahu mengenai bisnis ini.
Pewawancara : Mengapa pengenalan tersebut bisa memberi banyak pengetahuan mengenai perusahaan?
Erick : Karena pengenalan itu memberikan kesempatan bagi saya, saya sering bertanya kepada karyawan tentang pekerjaan yang dilakukannya, cara merajut, lalu proses produksi, hal itu menambah pengetahuan saya.
Pewawancara : Wewenang dan tanggung jawab apa saja yang diberikan oleh papa pada ko erick?
Erick : Wewenang dan tanggung jawab saya mengawasi dan memastikan karyawan untuk bekerja sesuai dengan pekerjaannya.
Saya mengawasi bagian produksi, dan juga bagian pemasaran saya. Lalu memastikan pengiriman produk ke konsumen juga agar tepat waktu.
Pewawancara : Apa tujuan papa ko erick memberikan wewenang dan tanggung jawab tersebut?
Erick : Ya agar saya belajar menjalankan wewenang dan tanggung jawab
Pewawancara : Lalu apa ko erick merasa mampu menjalankannya? apakah ada kesulitan dalam menjalankan wewenang dan tanggung jawabyang diberikan?
Erick : Mampu, selama ini tidak ada, baik-baik saja.
Pewawancara : Mengapa mampu?
Erick : Karena bisa bertanya kepada papa saat mengalami kesulitan, dan kasih contoh juga awalnya cara menjalankan pekerjaan. Juga mendengar informasi-informasi dari papa.
Pewawancara : Apakah papa ko erick pernah mengevaluasi kinerja ko Erick?
Erick : Iya sering
Pewawancara : Bagaimana mengevaluasinya?
87
Erick : Papa biasanya berkomentar saat perjalanan pulang kerja, mengenai kinerja saya, dari kualitas produksi, dari penjualan dan keuangan juga,berkomentar sudah baik atau kurang baik, kalau kinerja saya baik diberi pujian.
Pewawancara : Manfaat dari evaluasi itu apa?
Erick : Saya jadi tahu letak kesalahan saya sehingga saya bisa memperbaiki kesalahan saya
Pewawancara : Bagaimana ko erick menyikapi evaluasi dari papa ko erick?
Erick : Evaluasi dari papa saya jadikan masukan bagi saya
Pewawancara : Apakah papa ko Erick pernah mengevaluasi ko Erick secara khusus mengenai apakah sudah siap menjadi pemimpin atau belum?
Erick : Sejauh ini evaluasinya hanya mengenai kinerja, kalau masalah saya sudah siap atau tidak siap, selama ini papa belum pernah mengatakannya kepada saya.
Lampiran 2 : Transkrip Wawancara Narasumber 2 Narasumber : Adriano Sunur
Jabatan : Direktur Utama (sebagai mentor) Tanggal Wawancara : 9 Juni 2014
KARAKTERISTIK MENTOR
Pewawancara : Apakah menurut susuk penting jujur dalam bekerja dan dalam membimbing? Bagaimana bentuk kejujurannya?
Adriano : Penting, dalam bekerja harus jujur, tidak menipu konsumen mengenai produk kita, membayar hutang pekerjaan sesuai dengan perjanjian, sehingga kita dipercaya oleh orang lain. Kalau dalam membimbing, bentuk kejujurannya dengan memberikan ilmu-ilmu yang berguna sesuai dengan tujuan, seperti saya membimbing Erick, saya memberikan ilmu dalam bisnis ini, sehingga nantinya ilmu yang saya ajarkan berguna baginya.
88
Pewawancara : Sejak kapan susuk belajar mengenai bisnis ini? Lalu sudah berapa lama mendalami bisnis ini? Bisa tolong diceritakan?
Adriano : Dari sebelum mendirikan perusahaan ini sudah belajar sedikit dari teman dan buku-buku, awalnya bingung mau kerja apa, lalu melihat peluang benang jahit karung yang banyak digunakan untuk beras, terigu, pupuk di Indonesia kan masi jarang, lalu pada tahun 1977 saya mencoba mendirikan usaha ini dengan tenaga manusia dan mempekerjakan beberapa karyawan, lalu dipasarkan ke toko-toko benang, ke pabrik beras, pabrik gula, lama kelamaan semakin perminataan dan jalur distribusinya semakin banyak sampai saat ini perusahaan dapat menggunakan tenaga manusia dan tenaga mesin.
Pewawancara : Apakah susuk pernah membagikan pengalamannya kepada ko Erick? Bagaimana cara membagikannya?
Adriano : Iya, saya cerita tentang pengalaman saya
Pewawancara : Apa susuk sering membutuhkan bantuan dari orang luar untuk menemukan solusi dalam mengembangkan bisnis?
Adriano : Tidak sering, pernah untuk melatih Erick dan karyawan mengoperasikan mesin produksi saya memanggil orang yang ahli, karena saya sendiri memang tidak tahu cara mengoperasikan mesin produksi benang.
Pewawancara : Seberapa sering susuk memberi masukan mengenai bisnis kepada ko Erick?
Adriano : Lumayan sering, saya kasih masukan-masukan tentang bagaimana memimpin dan menjalankan bisnis dengan baik.
Pewawancara : Dahulu kan tingkat persaingan masih rendah, tapi saat ini kan persaingan semakin banyak. Bagaimana semangatsusuk menyikapi semakin banyaknya persaingan tantangan dalam bisnis ini?
Adriano : Untuk menghadapi persaingan kita harus berkembang juga, oleh karena itu saya membekali Erick agar lebih pintar dari saya, saya sering menasihati Erick dan karyawan-karyawan disini untuk
89
bekerja dengan semangat, berinovasi dan memproduksi produk dengan kualitas baik
Pewawancara : Bagaimana ketegasan susuk apabila dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang sulit dalam bisnis, contohnya ketika ada permintaan proses produksi dari konsumen, sementara stok bahan baku sedang tidak ada?
Adriano : Ya terpaksa permintaan harus ditolak, dan juga perlu dicek kok sampai stok bahan baku bisa sampai tidak ada, memang stok secara global sedang tidak ada, atau karena bagian produksi yang lalai mempersiapkan stok. Kalau memang stok secara global sedang tidak ada ya mau bagaimana lagi, tapi kalau kelalaian bagian produksi, ya perlu diberi sanksi agar tidak diulangi
Pewawancara : Apakah ko erick sering menyampaikan keluhan atau masalah bisnis kepada susuk? Bagaimana anda menanggapi apa yang disampaikan?
Adriano : Iya sering, erick saya suruh tanya kalau ada masalah-masalah tentang bisnis, dan sebisa mungkin saya berusaha memberi saran dan solusi kepadanya.
MENTORING
Pewawancara : Apa pada saat ko erick mulai bekerja disini susuk merencanakan tahapan karir dari ko erick? Misalnya dari karyawan produksi lalu meningkat menjadi kepada produksi dan seterusnya
Adriano : Oh kalau karir dalam perusahaan sejak Erick mulai bekerja disini memang langsung membantu saya memimpin perusahaan, lalu kedepannya akan menggantikan saya.
Pewawancara : kapan susuk memutuskan bahwa ko Erick akan menggantikan susuk?
Adriano : Sejak Erick kecil sudah saya putuskan, dia kan anak laki-laki pertama
Pewawancara : Jadi langsung menjadi wakilnya susuk ya?
Adriano : Iya
90
Pewawancara : Mengapa tidak memulai karir ko Erick dari bawah suk?
Adriano : Karena sebelum Erick bekerja disini kan dia sudah sering saya ajak ke perusahaan ini, jadi saya rasa ya dia sudah banyak tahu mengenai pekerjaan-pekerjaan disini, jadi langsung saja saya latih jadi pemimpin.
Pewawancara : Apa ko erick diberi motivasi dan nasihat untuk menjalankan bisnis? Motivasi dan nasihatnya seperti apa?
Adriano : Iya pasti diberi, saya sering mengatakan padanya sejak kecil bahwa bisnis ini milik keluarganya, karena itu sudah seharusnya Erick menjaga dan melanjutkan bisnis ini sampai generasi berikutnya, kalau bisnis ini terus hidupkantermasuk dia juga yang dapat untungnya.
Pewawancara : Bagaimana tanggapan ko Erick saat susuk mengatakannya?
Adriano : Dia nurut kok
Pewawancara : Lalu hasil apa yang terlihat dari motivasi dan nasihat yang diberikan?
Adriano : Saya lihat dia mau menjalankan bisnis ini dengan baik
Pewawancara : Prinsip apa yang susuk ajarkan kepada ko Erick dalam bekerja?
Adriano : Kejujuran, Profesionalitas, dan Kesempurnaan
Pewawancara : Bagaimana cara susuk mengajarkannya kepada ko Erick?
Adriano : Dibilangi, dan diberi contoh
Pewawancara : Pendidikan ko erick sampai jenjang apa suk?
Adriano : Pendidikan erick sampai S1 manajemen
Pewawancara : Dalam memilih sekolah atau perguruan tinggi, dipilihkan susuk atau ko Erick memilih sendiri?
Adriano : Erick yang memilih, saya hanya memberikan saran untuk memilih sekolah ini, itu, tetapi keputusan tetap dia yang menentukan
Pewawancara : Kalau pelatihan atau seminar atau pengalaman kerja di luar perusahaan apa ko erick pernah diikutkan suk?
Adriano : Kalau pelatihan hanya sebatas mengoperasikan mesin produksi itu, saya panggil ahli datang ke perusahaan. Seminar sering saya
91
suruh ikut untuk menambah pengetahuan bisnis.Kalau pengalaman kerja diluar perusahaan juga pernah, tapi hanya sebentar, karena tidak cocok akhirnya bekerja disini sampai sekarang.
Pewawancara : kapan ko Erick menjalani pelatihan itu?
Adriano : tahun 2008, hanya 1 hari kok pelatihannya
Pewawancara : Apakah dalam memberikan fasilitas tersebut ada diskusi dulu dengan ko Erick, suk?
Adriano : Ow iya, dia saya tanya dahulu, mau ikut ini ikut itu, kalau dia mau ya jalan, kalau tidak mau ya tidak jalan
Pewawancara : Hasil yang terlihat dari pendidikan, pelatihan, dan seminar yang diikuti ko erick apa suk?
Adriano : Pengetahuan bisnisnya meningkat, tahucara memasarkan produknya lewat web sorin sentosa, lalu visi misi perusahaan itu yang membuat dia juga, dahulu saya tidak pakai visi misi.Lalu beli mesin itu ide dari dia juga, untuk memaksimalkan produksi.
Pewawancara : Mengapa fasilitas yang diberikan susuk memberikan hasil bagi ko Erick? Maksudnya tanggapannya ko erick bagaimana kok sampai fasilitas yang diberikan tidak sia-sia
Adriano : Tanggapannya baik,erick orangnya ada kemauanbelajar
Pewawancara : Apa ko erick sebelum bekerja disini sudah diperkenalkan dengan perusahaan? Misal visi, sejarah, strategi, budaya, dan filosofi perusahaan
Adriano : Iya dikenalkan dengan karyawan dan perusahaan saja, sejarah sudah, kalau visi dan filosofi itu dahulu saya belum buat.
Pewawancara : Cara memperkenalkannya bagaimana suk?
Adriano : Caranyaya sejak kecil saya ajak ke perusahaan. Kalau di rumah saat makan malam dengan keluarga, saya biasanya beri informasi-informasi mengenai perusahaan, saya cerita tentang sejarah diperusahaan juga.
Pewawancara : Tujuan dari memperkenalkan apa suk?
Adriano : Agar Erick mengenal perusahaan dengan baik
92
Pewawancara : Hasilapa yang terlihat dari memperkenalkan mengenai perusahaan kepada ko erick suk?
Adriano : Erick banyak mengenal tentang perusahaan, cara kerja perusahaan, peraturan perusahaan, bagaimana kerja karyawan.
Pewawancara : Mengapa bisa banyak mengenal suk?Apa dia sering tanya-tanya juga waktu itu?
Adriano : Iya, dia sering tanya ke saya dan karyawan cara memproduksi benang
Pewawancara : Apa saja wewenang dan tanggung jawab ko erick, suk?
Adriano : Erick saya kasi wewenang dan tanggung jawab memimpin perusahaan seperti saya, menetapkan target,mengawasi karyawan produksi, keuangan dan pemasaran, memotivasi karyawan agar produksinya baik, keuangan juga, pemasaran juga.
Pewawancara : Mengapa diberi wewenang dan tanggung jawab itu suk?
Adriano : Agar dia tahu rasanya sebagai pemimpin itu bagaimana, mempraktekkan ilmu yang telah dimiliki, sehingga kemampuan dan pengalamannya bertambah, saya kasi wewenang dan tanggung jawab juga agar dia ada rasa memiliki juga, karena saya menghargai dia sebagai calon penerus saya.
Pewawancara : Bagaimana kemampuan ko erick dalam mengemban wewenang dan tanggung jawabnya?
Adriano : Sejauh ini berjalan dengan baik-baik saja, Erick bisa menciptakan strategi bagi perusahaan dan meningkatkan total kapasitas produksi dari tahun 2011 sampai 2013.
Pewawancara : Iya terima kasih suk
Pewawancara : Mengapa ko erick bisa menjalankan wewenang dan tanggung jawab dengan baik suk?
Adriano : Kan sudah disekolahkan, diikutkan seminar, dan lain lain.
Erickjuga seringtanya-tanya pada saya kalau dia ada kesulitan atau bingung membuat keputusan, kalau kepandaian mungkin dia lebih pintar, tetapi kalau pengalaman kan masih kurang.
93
Pewawancara : Apa susuk sering mengevaluasi ko erick? Bentuk evaluasinya seperti apa?
Adriano : Iya sering, saya biarkan Erick menjalankan wewenang dan tanggung jawabnya dahulu, setelah itu saya cek keuangan,kualitas produknya, jumlah penjualan, dari situ saya bisa menilai kinerjanya, kalau turun sayatanya kenapa bisa turun, lalu saya tanya bagaimana solusinya.Saya juga memberi komentar dan saran untuk meningkatkan kinerjanya, tentu komentar dan sarannya tidak didepan karyawan, sehingga tidak mengurangi wibawanya sebagai pemimpin.
Pewawancara : Setelah dievaluasi bagaimana perubahannya?
Adriano : Dia meningkatkan kinerjanya, memang harapannya dari evaluasi Erick jadi lebih baik.
Pewawancara : Bagaimana tanggapan ko Erick ketika dievaluasi?
Adriano : Tanggapannya baik, mau mendengarkan evaluasi saya.
Pewawancara : Apakah susuk pernah secara khusus mengevaluasi ko Erick untuk mengetahui apakah ko Erick sudah siap atau belum menjadi direktur utama?
Adriano : Kalau evaluasi secara khusus untuk menilai kesiapan Erick menjadi direktur utama belum, mungkin nanti akan saya lakukan ketika saya mulai memutuskan waktunya untuk benar-benar pensiun.
Lampiran 3 : Transkrip Wawancara Narasumber 3 Narasumber : Dwi
Jabatan : Kepala produksi Tanggal wawancara : 7 Juni 2014
KARAKTERISTIK MENTOR
Pewawancara : Selamat siang bu Dwi, saya jeffry dari universitas Kristen petra, mau bertanya-tanya mengenai persiapan dan pengembangan yang diberikan Pak Adriano ke Pak erick
94 Dwi : Iya silakan jeff
Pewawancara : Apakah pak Adriano termasuk orang yang jujur dalam bekerja?
Bagaimana bentuk kejujurannya?
Dwi : Iya, pak Adriano jujur dalam memberikan informasi kepada karyawan, contohnya saat kondisi perusahaat sedang baik, pak Adriano mengatakan kondisi perusahaan baik, sehingga bisa memberikan bonus, saat kondisi perusahaan kurang baik, pak Adriano mengatakan kondisi sedang tidak baik.
Pewawancara : Sudah berapa lama pak Adriano bekerja di bisnis ini?
Dwi : Kalau masalah itu saya kurang tahu jeff, soalnya saya bekerja disini mulai tahun 2005, mungkin agar lebih jelasnya ditanya langsung ke pak Adriano.
Pewawancara : Apa pak Adriano sering membagikan pengalaman bisnisnya ke pak Erick atau karyawan?
Dwi : Kalau ke karyawan iya tapi tidak sering, cerita-cerita mengenai pengalamannya, kalau ke pak Erick saya tidak tahu.
Pewawancara : Seberapa sering pak Adriano meminta bantuan dari luar perusahaan dalam mengembangkan bisnis?
Dwi : Pernah, tapi tidak sering, bantuan dari pihak luar itu konsultan pajak dan ahli mesin produksi itu untuk mengajari karyawan mengoperasikan mesin
Pewawancara : Seberapa sering pak Adriano memberi masukan mengenai bisnis
Pewawancara : Seberapa sering pak Adriano memberi masukan mengenai bisnis