• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1 Karakteristik Pengunjung

Dalam penelitian ini, penyebaran kuesioner dilakukan sebanyak 100 responden. Penyebaran kuesioner ini dilakukan secara acak sempurna (random sampling) yangberguna untuk mengetahui karakteristik pengunjung WWKM. Di bawah ini adalah hasil wawancara melalui penyebaran kuesioner sebagai berikut.

5.1.1 Jenis Kelamin

Dari 100 orang responden yang diwawancarai, pengunjung yang paling banyak datang dalam WWKM ini adalah perempuan (53%). Sementara itu, persentase pengunjung laki-laki adalah 47%. Berikut adalah tabel karakteristik berdasarkan jenis kelamin.

Tabel 3 Karakteristik Pengunjung Berdasarkan Jenis Kelamin

No Jenis Kelamin Jumlah (Orang) Persentase

1 Laki-Laki 47 47%

2 Perempuan 53 53%

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

5.1.2 Daerah Asal Pengunjung

Sebagian besar (45%) pengunjung berasal dari Kabupaten Rembang. Hal ini disebabkan WWKM terletak di Kabupaten Rembang. Jarak wana wisata dengan daerah asal pengunjung sangat mempengaruhi permintaan. Semakin dekat jarak wana wisata dengan daerah asal pengunjung, semakin banyak permintaan wana wisata yang berasal daerah asal pengunjung terdekat. Selanjutnya, persentase pengunjung lainnya adalah Kabupaten Blora sebesar 37%, Pati sebesar 9% dan Jepara sebesar 3%. Daerah asal pengunjung lainnya adalah Kudus, Ngawi, Semarang, Salatiga, Jombang dan Yogyakarta yang persentase pengunjungnya sekitar 1%.

Tabel 4 Karakteristik Pengunjung Berdasarkan Daerah Asal

No Daerah Asal Pengunjung Jumlah (Orang) Persentase

1 Rembang 45 45% 2 Blora 37 37% 3 Jepara 3 3% 4 Pati 9 9% 5 Kudus 1 1% 6 Ngawi 1 1% 7 Semarang 1 1% 8 Yogyakarta 1 1% 9 Jombang 1 1% 10 Salatiga 1 1%

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

5.1.3 Informasi WWKM

Berdasarkan hasil wawancara melalui kuesioner, sebagian besar pengunjung mengenal WWKM melalui teman atau informasi lisan (mouth to mouth) dengan persentase sebesar 56%. Selain itu, pengunjung mengetahui WWKM dengan melihat sendiri sebesar 36%, media massa sebesar 6% dan biro perjalanan sebesar 2%.

Tabel 5 Persentase Pengunjung Terhadap Pengenalan Tempat

No. Pengenalan Tempat Jumlah (Orang) Presentase

1 Teman 56 56%

2 Biro perjalanan 2 2%

3 Media massa 6 6%

4 Sendiri 36 36%

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

5.1.4 Pendidikan

Pendidikan pengunjung berpengaruh terhadap permintaan rekreasi WWKM. Semakin tinggi pendidikan pengunjung, semakin tinggi kesadaran pentingnya keindahan alam dan lingkungan terhadap kehidupan ekosistem. Menurut Perum Perhutani KPH Mantingan (2010), pendidikan terakhir penduduk di Rembang adalah SMA sebanyak 57%. Berdasarkan hasil kuesioner, pendidikan terakhir pengunjung yang terbanyak adalah SMA sebanyak 50 orang atau 50 %. Selain pendidikan terakhir pengunjung SMA, pendidikan terakhir pengunjung yang lain adalah perguruan tinggi sebesar 28%, SMP sebesar 16%, SD sebesar 4% dan tidak sekolah sebesar 2%. Berikut tabel karakteristik pengunjung berdasarkan pendidikan terakhir.

39

Tabel 6 Karakteristik Pengunjung Berdasarkan Pendidikan

No Pendidikan Terakhir Jumlah (Orang) Persentase

1 Tidak sekolah 2 2%

2 Sekolah Dasar (SD) 4 4%

3 Sekolah Manengah Pertama (SMP) 16 16%

4 Sekolah Menengah Atas (SMA) 50 50%

5 Perguruan Tinggi 28 28 %

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

5.1.5 Pekerjaan Pengunjung

Kebanyakan pekerjaan pengunjung adalah wiraswasta sebesar 32%. Jumlah pekerjaan pengunjung di WWKM adalah 29 orang atau 29%. Sementara pekerjaan pengunjung yang lain adalah pelajar sebesar 23%, pegawai swasta sebesar 24%, ibu rumah tangga sebesar 10%, Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 9% dan petani sebesar 2%. Berikut tabel karakteristik pengunjung berdasarkan pekerjaan.

Tabel 7 Karakteristik Pengunjung Berdasarkan Pekerjaan

No Pekerjaan Jumlah (Orang) Persentase

1 Ibu rumah tangga 10 10%

2 Petani 2 2%

3 Pegawai Negeri Sipil (PNS) 9 9%

4 Pegawai swasta 24 24 %

5 Wiraswasta 32 32%

6 Pelajar 23 23%

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

5.1.6 Pendapatan

Pendapatan pengunjung mempengaruhi jumlah permintaan pengunjung di WWKM. Semakin tinggi pendapatan masyarakat, semakin besar pula peluang masyarakat untuk mengalokasikan pendapatan untuk berkreasi. Dari hasil wawancara, pengunjung di WWKM pada umumnya berpenghasilan antara Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000 setiap bulannya dengan persentase sebesar 27%. Tabel karakteristik pengunjung menurut pendapatan pengunjung sebagai berikut. Tabel 8 Karakteristik Pengunjung Berdasarkan Pendapatan

No Pendapatan (Rp.) Jumlah (Orang) Persentase

1 < 50.000 13 13% 2 50.000-100.000 17 17% 3 100.000-500.000 16 16% 5 500.000-1.000.000 27 27% 6 1.000.000-5.000.000 25 25% 7 > 5.000.000 2 2%

Sumber: Wawancara melalui kuisioner Juni 2010

5.1.7 Tarif Karcis

Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner 100 orang, sebagian besar pengunjung menilai tarif karcis WWKM adalah sedang sebesar 44%. Kemudian pengunjung juga menilai tarif karcis mahal sebesar 36% dan murah sebesar 20%. Berikut adalah tabel hasil pendapat pengunjung mengenai tarif karcis.

Tabel 9 Persentase Pengunjung Terhadap Tarif Karcis

No Tarif Karcis Jumlah (Orang) Persentase

1 Murah 20 20%

2 Sedang 44 44%

3 Mahal 36 36%

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

5.1.8Kepuasan Fasilitas

Berdasarkan wawancara melalui kuesioner sebanyak 100 orang, sebagian besar pengunjung berpendapat bahwa fasilitas yang ada di WWKM memuaskan sebanyak 54%, sedangkan pengunjung yang menyatakan fasilitas WWKM belum memuaskan sebanyak 46%. Berikut adalah tabel pengunjung terhadap kepuasan fasilitas di WWKM.

Tabel 10 Persentase Pengunjung Terhadap Kepuasan Fasilitas

No Kepuasan Fasilitas Jumlah (Orang) Persentase

1 Memuaskan 54 54%

2 Belum memuaskan 46 46%

Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

Dari hasil pengisian kuesioner oleh 100 orang, pengunjung ingin adanya penambahan fasilitas di WWKM. Tujuan penambahan fasilitas adalah untuk menambah kepuasan pengunjung. Tabel keinginan pengunjung terhadap penambahan fasilitas sebagai berikut.

Tabel 11 Persentase Pengunjung Terhadap Penambahan Fasilitas

No Fasilitas (*) Jumlah (Orang) Persentase

1 Permainan 51 38,346% 2 Tempat sampah 41 30,827% 3 Restoran 32 24,060% 4 Toilet 5 3,759% 5 Penambahan pegawai 1 0,752% 6 Toko cinderamata 1 0,752% 7 Papan petunjuk 1 0,752%

8 Perbaikan tempat parkir 1 0,752%

(*) Responden dapat memilih lebih dari satu pilihan Sumber: Wawancara melalui kuesioner Juni 2010

41

Penambahan permainan di WWKM merupakan keinginan yang paling banyak oleh pengunjung sebesar 38,346%. Penambahan permainan dapat menjadikan wana wisata menjadi lebih menarik. Permainan yang diinginkan oleh pengunjung adalah panjat tebing dan permainan anak-anak, seperti perosotan, ayunan dan lain-lain.

Peningkatan kebersihan adalah hal yang penting untuk keindahan WWKM. Sebanyak 30,827% pengunjung ingin kebersihan di tempat WWKM ditingkatkan lagi. Banyak pengunjung menginginkan penambahan tempat sampah.

WWKM memang banyak pedagang yang menjual berbagai makanan. Namun, pihak WWKM sendiri belum menyediakan restoran. Sebanyak 24,060% responden menginginkan penambahan fasilitas restoran di WWKM.

WWKM terdapat banyak toilet, tetapi beberapa toilet sudah rusak. Hal ini menyebabkan sebagian besar pengunjung mengantri untuk menggunakan toilet. Perbaikan toilet diinginkan pengunjung sebanyak 3,579%.

Penambahan pegawai di WWKM sangat penting. Pengunjung menginginkan adanya petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan WWKM. Selain itu, pengunjung menginginkan adanya penjaga keamanan (security) untuk menjaga keamanan wana wisata ini. Penambahan pegawai di WWKM diinginkan pengunjung sebanyak 0,752%

WWKM belum ada toko cinderamata, padahal pengunjung ingin memiliki barang-barang ciri khas WWKM. Sebanyak 0,752% responden menginginkan adanya toko cinderamata di WWKM.

WWKM sampai saat ini belum mempunyai papan petunjuk lokasi wana wisata ini. Papan petunjuk perlu dibuat untuk memenuhi keinginan pengunjung sebesar 0,752%. Letak WWKM relatif jauh dari jarak pusat kota Rembang dengan jarak 22 Km dan pusat kota Blora dengan jarak 18 Km sehingga papan petunjuk arah sangat dibutuhkan agar pengunjung lebih mudah mencapai WWKM.

WWKM sudah ada lapangan parkir, tetapi lapangan parkir belum tertata rapih. Berdasarkan hasil wawancara melalui kuesioner, sebanyak 0,752% pengunjung menginginkan lapangan parkir perlu dirapihkan dengan memadatkan tanah, seperti pembuatan jalan dari aspal atau jalan dari blok semen (pavin block).

Dokumen terkait