HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.3. Analisis Tabel Tunggal
4.3.1 Karakteristik Responden
Karakteristik Responden perlu untuk disajikan untuk dapat mengetahui latar belakang responden. Karakteristik responden yang digunakan dalam penelitian ini meliputi nama responden, usia, departemen/program studi, stambuk, frekuensi menonton konten YouTube Tasya Farasya dan pengguna Make-up.
Tabel 4.1
Departemen/Program Studi
No Departemen/
Program Studi
Frekuensi Persentase (%)
1 Administrasi Perpajakan 9 9,9%
2 Antropologi Sosial 8 8,8%
3 Ilmu Politik 6 6,6%
4 Sosiologi 10 11%
5 Ilmu Kesejahteraan Sosial 12 13,2%
6 Ilmu Administrasi Negara 16 17,6%
7 Ilmu Komunikasi 14 15,4%
8 Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis 16 17,6%
Total 91 100%
Sumber: P01/FC.03
Pada tabel di atas yang memuat tentang data karateristik responden mengenai departemen/program studi yang ada di FISIP USU. Berdasarkan data yang diperoleh dari 91 responden terdapat berbagai departemen/program studi yaitu Administrasi Perpajakan jumlah responden 9 dengan persentase 9,9%, Antropologi Sosial jumlah 8 dengan persentase 8,8%, Ilmu Politik jumlah responden 6 dengan persentase 6,6%, Sosiologi jumlah responden 10 dengan persentase 11%, Ilmu Kesejahteraan Sosisal jumlah responden 12 dengan persentase 13,2%, Ilmu Administrasi Negara jumlah responden 16 dengan persentase 17,6%, Ilmu Komunikasi jumlah responden 14 dengan persentase 15,4% dan Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis jumlah responden 16 dengan persentase 17,6%. Jumlah responden dari departemen/program studi Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis sama dikarenakan jumlah mahasiswinya lebih banyak dibandingkan dengan departemen/program studi lainnya.
Tabel 4.2 Stambuk
No Stambuk Frekuensi Persentase (%)
1 2017 46 50,5%
2 2018 45 49,5%
Total 91 100%
Sumber: P02/FC.04
Berdasarkan data yang diperoleh dari tabel di atas respoden lebih banyak berasal dari stambuk 2017 yaitu 46 orang dengan persentase 50,5% sedangkan responden dari stambuk 2018 yaitu 45 orang dengan persentase 49,5%. Hanya berbeda lebih 1 responden yang dimiliki dari stambuk 2017. Hal ini ditetapkan dari hasil perhitungan yang sudah lebih dulu dilakukan oleh peneliti.
Tabel 4.3
Frekuensi Menonton Konten YouTube Tasya Farasya No Frekuensi Menonton Konten
YouTube Tasya Farasya Frekuensi Persentase
1 Tidak Pernah 1 1,1%
2 Dibawah 5 kali 22 24,2%
3 Diatas 5 kali 45 49,5%
4 Selalu menonton video terbaru 23 25,3%
Total 91 100%
Sumber: P03/FC.05
Berdasarkan data di atas, terdapat banyaknya 45 responden menonton konten YouTube Tasya Farasya diatas 5 kali dengan persentase 49,5%. Dapat di ketahui bahwa responden selalu menonton video terbaru sebanyak 23 responden dengan persentase 25,3%. Selanjutnya dibawah 5 kali terdapat 22 responden dengan persentase 24,2% dan tidak pernah terdapat 1 responden dengan persenatase 1,1% yang beralasan lebih memilih menonton atau mengikuti Tasya
Farasya dari media sosial lainnya, salah satunya adalah Instagram Tasya Farasya sehingga ia bersedia mengisi kuisioner peneliti.
Tabel 4.4 Pengguna Make-up.
No Pengguna Make-up Frekuensi Persentase
1 Tidak Pernah 1 1,1%
2 Jarang 44 48,4%
3 Selalu 46 50,5%
Total 91 100%
Sumber: P04/FC.06
Berdasarkan data yang diperoleh dari tabel di atas, 46 respoden dengan persentase 50,5,% selalu menggunakan make-up dalam kesehariannya sehingga responden senang untuk mencari informasi tentang kecantikan. Adapun 44 responden dengan persentase 48,5% lainnya jarang menggunakan make-up terlebih hanya menggunakan untuk kepentingan saja sedangkan 1 responden tidak menggunakan make-up dikarenakan memiliki kulit wajah sensitif sehingga konten YouTube Tasya Farasya hanya dinikmati untuk produk perawatan kecantikan (skin care).
4.3.2. Variabel Bebas (X) Konten Tutorial Make-up YouTube Tasya Farasya Untuk hasil berikut peneliti sajikan melalui tabel 4.5 sampai dengan tabel 4.18.
Tabel 4.5
Jumlah Viewers dan Subscribers Tasya Farasya membuat tertarik untuk di tonton.
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju 1 1,1%
2 Kurang Setuju 2 2,2%
3 Setuju 54 59,3%
4 Sangat Setuju 34 37,4%
Total 91 100%
Sumber: P05/FC.07
Tabel di atas menunjukkan data viewers dan subscribers Tasya Farasya. 54 responden dengan persentase 59,3% menyatakan tertarik untuk menonton karena dengan jumlah viewers yang tinggi maka Tasya Farasya dinilai aktif untuk terus update konten video YouTube. 34 responden dengan persentase 37,4%
menyatakan sangat setuju karena dinilai Tasya Farasya mampu memberikan informasi kepada para subscribers. Adapun 2 responden dengan persentase 2,2%
menyatakan kurang setuju dan 1 responden dengan persentase 1,1% menyatakan tidak setuju. Dari hasil data di atas, dapat di ambil kesimpulan bahwa mahasiswi FISIP USU tertarik menonton YouTube Tasya Farasya karena konten video yang berisi informasi dan pembelajaran tentang dunia kecantikan mampu menghasilkan viewers dan subscribers yang banyak.
Tabel 4.6
Jumlah Viewers dan Subscribers konten YouTube Tasya Farasya dapat dipercaya
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju 1 1,1%
3 Setuju 67 73,6%
4 Sangat Setuju 23 25,3%
Total 91 100%
Sumber: P06/FC.08
Tabel di atas menunjukkan sebanyak 67 responden dengan persentase 73,6% menyatakan setuju bahwa viewers dan subscribers yang dimiliki Tasya Farasya membuat responden percaya akan konten YouTube. Responden yakin video yang berisi informasi dan gaya hidup (lifestyle) Tasya Farasya dapat dijadikan pembelajaran diri yang positif. Untuk 23 responden lainnya dengan persentase 25,3% menyatakan sangat setuju hal inilah yang mendasari mereka untuk menonton video-video yang di upload Tasya Farasya karena mereka percaya bahwa Tasya Farasya dapat memberikan informasi yang jujur dan baik.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 1 responden dengan persentase 1,1%
menyatakan kurang setuju dengan beralasan responden tidak melihat para beauty vlogger berdasarkan jumlah viewers dan subscribers. dapat di ambil kesimpulan bahwa mahasiswi FISIP USU memercayai konten YouTube Tasya Farasya yang sudah memiliki penonton dan pengikut yang banyak guna agar mereka tetap update untuk hal-hal kecantikan bahkan gaya hidup (lifestyle).
Tabel 4.7
Nama Tasya Farasya populer dikalangan beauty vlogger
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju - -
3 Setuju 13 14,3%
4 Sangat Setuju 78 85,7%
Total 91 100%
Sumber: P07/FC.09
Tabel di atas menunjukkan tingkat kepopuleran Tasya Farasya di kalangan mahasiswi FISIP USU sebagai beauty vlogger. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju. Bahkan responden mengatakan bahwa nama Tasya Farasya sudah tidak asing lagi dalam dunia kecantikan baik menjadi Brand Ambassador suatu produk hingga kolaborasi dengan produk kecantikan lainnya. 78 respon dengan dengan persentase 85,7%
menyatakan sangat setuju dan 13 responden dengan persentase 14,3% menyatakan setuju dengan kepopularitas Tasya Farasya dikalangan beuaty vlogger.
Tabel 4.8
Aktif menonton YouTube Tasya Farasya
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju 1 1,1%
2 Kurang Setuju 21 23,1%
3 Setuju 41 45,1%
4 Sangat Setuju 28 30,8%
Total 91 100%
Sumber: P08/FC.10
Tabel di atas menunjukkan data aktif responden dalam menonton YouTube Tasya Farasya. Terdapat 1 responden dengan persentase 1,1% tidak aktif dikarenakan tidak mengikuti Tasya Farasya di YouTube, 21 responden dengan persentase 23,1% menyatakan kurang setuju, responden hanya menonton saat membutuhkan informasi akan suatu produk. Maka dari hasil data lainnya, bahwa mayoritas mahasiswi FISIP USU menyatakan setuju, adanya 41 responden dengan persentase 45,1% beralasan bahwa YouTube Tasya Farasya sangat membantu dalam hal mengaplikasikan produk ke diri responden. 28 responden lainnya menyatakan sangat setuju dengan persentase 30,8%.
Tabel 4.9
Tertarik untuk membeli produk setelah menonton konten video YouTube Tasya Farasya
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju 1 1,1%
2 Kurang Setuju 15 16,5%
3 Setuju 53 58,2%
4 Sangat Setuju 22 24,2%
Total 91 100%
Sumber: P09/FC.11
Tabel di atas menunjukkan apakah setelah menonton konten video YouTube Tasya Farasya, penonton tertarik untuk membeli produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, 1 orang dari 91 responden dengan persentase 1,1% menyatakan tidak setuju untuk membeli produk, membeli produk jika responden hanya membutuhkan. 15 orang dari 91 responden dengan persentase 16,5% menyatakan kurang setuju untuk membeli produk. Yang lainnya 53 orang dari 91 responden dengan persentase 58,2% menyatakan setuju untuk membeli produk setelah menonton YouTube Tasya Farasya, dan 22 orang dari 91 responden dengan persentase 24,2% menyatakan sangat setuju untuk membeli produk setelah menonton. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa mahasiswi FISIP USU akan merasa yakin dan percaya bahwa produk yang ada dalam konten video YouTube Tasya Farasya menarik minat mereka untuk membeli.
Tabel 4.10
Review Tasya Farasya dapat diandalkan
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju - -
3 Setuju 55 60,4%
4 Sangat Setuju 36 39,6%
Total 91 100%
Sumber: P010/FC.12
Tabel di atas menunjukkan apakah review produk dari Tasya Farasya dapat diandalkan. Dari hasil penelitian, 55 orang dari 91 responden dengan persentase 60,4% menyatakan setuju dan beranggapan dapat diandalkan dalam menjadikan review produk yang ada di YouTube Tasya Farasya dan 36 orang dari 91 responden dengan persentase 39,6% menyatakan setuju bahwa review produk oleh Tasya Farasya menjadi acuan dalam membeli sebuah produk. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa mahasiswi FISIP USU tidak ada yang menyatakan tidak setuju dan kurang setuju dikarenakan Tasya Farasya telah dianggap salah satu beauty vlogger yang cukup andal.
Tabel 4.11
Tutorial YouTube Tasya Farasya mudah diaplikasikan
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju 9 9,9%
3 Setuju 66 72,5%
4 Sangat Setuju 16 17,6%
Total 91 100%
Sumber: P11/FC.13
Mudah diaplikasikan dalam arti mudah untuk dilaksanakan kembali kepada para responden. Berdasarkan hasil data di atas bahwa 9 responden dengan persentase 9,9% menyatakan kurang setuju didukung alasan bahwa mereka sulit memahami jika tidak di tonton berulang-ulang. 66 responden dengan persentase 72,5% menyatakan setuju dikarenakan tutorial yang telah responden tonton dapat dipahami baik dari cara penggunaan produk serta tips-tips yang diberikan Tasya Farasya. Dan responden menyatakan setuju terdapat 16 responden dengan persentase 17,6%. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa mahasiswi FISIP USU hampir dengan mudah untuk mengaplikasikan kembali ketika menonton konten review YouTube Tasya Farasya dan tidak ada untuk menyatakan tidak setuju.
Tabel 4.12
Review Tasya Farasya memengaruhi membeli make-up
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju 16 17,6%
3 Setuju 50 54,9%
4 Sangat Setuju 25 27,5%
Total 91 100%
Sumber: P12/FC.14
Tabel di atas menunjukkan bahwa hasil review Tasya Farasya dapat mempengaruhi responden dalam membeli produk make-up. Karena terinspirasi dari Tasya Farasya sehingga membuat para responden ingin memiliki produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, 25 responden dengan persentase 27,5%
menyatakan sangat setuju. 50 responden dengan persentase 54,9% menyatakan setuju dikarenakan para responden terpengaruh setelah melihat video review di YouTube Tasya Farasya. Dan 16 dari 91 responden dengan persentase 17,6%
merasa kurang setuju untuk terpengaruh dalam hal membeli produk yang telah di review oleh Tasya Farasya di YouTube, alasannya para responden juga mempertimbangkan apakah konten video review Tasya Farasya cocok untuk para responden. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa para mahasiswi FISIP USU mampu menilai mana produk yang dibutuhkan maupun produk yang tidak dibutuhkan untuk menunjang kecantikan.
Tabel 4.13
Kejujuran Tasya Farasya memberi review produk make-up di konten YouTube
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju 1 1,1%
3 Setuju 59 64,8%
4 Sangat Setuju 31 34,1%
Total 91 100%
Sumber: P13/FC.15
Tabel di atas menunjukkan apakah responden menganggap konten Tasya Farasya yang ditonton jujur dalam memberikan review produk make-up sehingga dapat memunculkan kepercayaan dari responden terhadap apapun yang disampaikan beauty vlogger Tasya Farasya. Berdasarkan hasil penelitian, 1 dari 91 orang responden dengan persentase 1,1% menyatakan Tasya Farasya kurang setuju untuk kejujuran dalam memberi review produk make-up guna hanya untuk memenuhi endorse yang masuk kepada Tasya Farasya sendiri, 59 dari 91 responden dengan persentase 64,8% menyatakan Tasya Farasya setuju karena kejujuran dalam memberi review produk make-up. dan 31 orang dari 91 responden dengan persentase 34,1% menyatakan bahwa kejujuran Tasya Farasya dinilai sangat setuju dalam memberi review produk make-up, responden mengatakan terlihat jelas banyak video review ataupun tutorial Tasya Farasya selalu mengatakan apa yang Tasya Farasya rasakan saat menggunakan produk tersebut. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa mayoritas mahasiswi FISIP USU menyatakan hampir seluruh para responden menilai kejujuran Tasya Farasya dalam memberi review produk make-up ataupun produk kecantikan di YouTube sanggatlah tinggi.
Tabel 4.14
Tasya Farasya review endorse dari sisi baik dan buruk
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju 2 2,2%
3 Setuju 61 67%
4 Sangat Setuju 28 30,8%
Total 91 100%
Sumber: P14/FC.16
Para beauty vlogger sering kali menerima produk untuk dipasarkan baik oleh online shop maupun perusahaan besar dengan endorse beberapa produk yang mereka jual. Oleh karena itu, produk yang di endorse sering kali dipuji-puji dan hanya diberitahu sisi baiknya saja dari beauty vlogger lainnya. Tabel di atas menunjukkan apakah Tasya Farasya di konten video YouTube-nya memberi tahu sisi baik dan buruk dari produk yang di review meskipun produk tersebut di endorse. Berdasarkan hasil penelitian, 2 responden dengan persentase 2,2%
menyatakan kurang setuju dikarenakan responden merasa Tasya Farasya tidak sepenuhnya memberi tahu sisi baik dan buruk suatu produk, 61 responden dengan persentase 67% menyatakan setuju, 28 responden dengan persentase 30,8%
menyatakan sangat setuju dengan alasan Tasya Farasya sering memberi tahu sisi baik dan buruk suatu produk, Tasya Farasya selalu tahu bahwa para subscribers nya memiliki jenis kulit yang berbeda dengannya, sehingga Tasya Farasya selalu mengatakan “mungkin tidak bagus di aku bisa jadi bagus di kalian”. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa konten video review endorse Tasya Farasya di YouTube yang ditonton mahasiswi FISIP USU sudah dengan baik dalam memberi review suatu produk dimana Tasya Farasya tidak terpengaruh meskipun produk yang direview adalah produk yang di endorse, Tasya Farasya tetap memberi tahu sisi baik dan sisi buruknya kepada penonton.
Tabel 4.15
Penampilan Tasya Farasya memengaruhi menonton konten review produk
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju 1 1,1%
2 Kurang Setuju 5 5,5%
3 Setuju 33 36,3%
4 Sangat Setuju 52 57,1%
Total 91 100%
Sumber: P15/FC.17
Beauty vlogger yang selalu mengikuti dan peka terhadap tren kecantikan dan berpenampilan baik cenderung lebih mudah menarik orang untuk menonton dan mendengarkan review produk yang dilakukannya. Berdasarkan hasil penelitian, 1 dari 91 responden dengan persentase 1,1% menyatakan tidak setuju menonton konten review produk Tasya Farasya di YouTube karena penampilannya dengan alasan bagaimana mungkin untuk produk kecantikan harus diukur dari penampilan beauty vlogger, 5 dari 91 responden dengan persentase 5,5%
menyatakan kurang setuju menonton konten review produk Tasya Farasya di YouTube karena penampilannya, 33 dari 91 responden dengan persentase 36,3%
menyatakan setuju menonton konten review produk Tasya Farasya di YouTube dikarenakan penampilan Tasya Farasya yang cantik membuat para responden semakin ingin seperti Tasya Farasya dan mengikuti apa saja yang digunakan Tasya Farasya agar responden terlihat sama dengannya, dan 52 dari 91 responden dengan persentase 57,1% menyatakan sangat setuju menonton konten review produk Tasya Farasya di YouTube karena penampilanlah yang terutama dimiliki oleh beauty vlogger. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa mahasiswi FISIP USU hampir seluruhnya mengutamakan penampilan beuaty vlogger Tasya Farasya yang memicu untuk berpenampilan cantik sepertinya.
Tabel 4.16
Tasya Farasya di YouTube memiliki tata bahasa yang baik
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju - -
3 Setuju 58 63,7%
4 Sangat Setuju 33 36,3%
Total 91 100%
Sumber: P16/FC.18
Tabel diatas menunjukkan jumlah tanggapan responden terhadap tata bahasa yang diucapkan Tasya Farasya saat memberi tutorial ataupun review make-up didalam YouTube-nya. Berdasarkan data yang diperoleh terdapat 58 responden dengan persentase 63,7% menyatakan setuju bahwa Tasya Farasya dinilai cukup sopan dalam berbicara juga menggunakan bahasa yang baik untuk berbincang dengan pada subscribers. Dan 33 responden dengan persentase 36,3%
menyatakan sangat setuju saat menonton YouTube Tasya Farasya. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa mahasiswi FISIP USU dapat dikategorikan sebagai mahasiswi yang sering menonton Tasya Farasya di media sosial lain selain YouTube. Hal itu dikarenakan mahasiswi FISIP USU kerap mencari sebuah vidio yang bisa memberikan pemahaman mengenai produk kecantikan yang tidak membingungkan para responden.
Tabel 4.17
Tasya Farasya mengikuti dan peka terhadap tren kecantikan
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju - -
3 Setuju 32 35,2%
4 Sangat Setuju 59 64,8%
Total 91 100%
Sumber: P17/FC.19
Untuk mendapat kepercayaan dari penontonnya, para beauty vlogger juga harus selalu mengikuti dan peka terhadap tren kecantikan saat ini, seringkali bahkan beauty vloggerl yang membuat sesuatu menjadi tren dan diikuti banyak orang. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada responden yang menyatakan bahwa Tasya Farasya tidak mengikuti tren kecantikan, 32 dari 91 responden dengan persentase 35,2% menyatakan setuju dengan alasan bahwa Tasya Farasya dinilai sangat peka terhadap tren kecantikan dilihat dari postingan di media sosial yang selalu tampil trendy. Dan 59 dari 91 responden dengan persentase 64,8%
menyatakan sangat setuju bahwa Tasya Farasya peka terhadap tren kecantikan.
Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa Tasya Farasya di media sosial miliknya seperti YouTube dan Instagram, selalu mengikuti dan peka terhadap tren kecantikan dilihat dari jawaban mayoritas mahasiswi FISIP USU. Responden juga menyatakan penampilan Tasya Farasya yang membuat para responden ingin terlihat cantik sama seperti Tasya Farasya.
Tabel 4.18
Tasya Farasya berpengalaman dalam bidang kecantikan
No Kategori Jawaban Frekuensi Persentase (%)
1 Tidak Setuju - -
2 Kurang Setuju 1 1,1%
3 Setuju 11 12,1%
4 Sangat Setuju 79 86,8%
Total 91 100%
Sumber: P18/FC.20
Beauty vlogger yang berpengalaman tentu lebih dipercaya oleh penontonnya dibanding yang tidak berpengalaman. Pengalaman Tasya Farasya dalam bidang kecantikan dapat meningkatkan kepercayaan dari penonton, misalnya permasalahan kulit Tasya Farasya sendiri yang terselesaikan atau mendapat solusi lalu dibagikan kepada para penontonnya di dalam konten video YouTube-nya.
Berdasarkan hasil penelitian, tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju bahwa Tasya Farasya berpengalaman dalam bidang kecantikan, tetapi 1 responden dengan persentase 1,1% menyatakan kurang setuju dengan alasan bahwa Tasya Farasya mungkin belum dapat menyatakan hal sebenernya dalam pengalamannya menggunakan produk kecantikan. 11 responden dengan persentase 12,1%
menyatakan setuju dan 79 responden dengan persentase 86,8% menyatakan sangat setuju dengan alasan Tasya Farasya sudah memiliki pengalaman yang banyak sehingga ia mampu menjadi beauty vlogger yang memiliki nama populer. Dari hasil data di atas, dapat diketahui bahwa beauty vlogger Tasya Farasya sudah berpengalaman dalam bidang kecantikan menurut mahasiswi FISIP USU.