BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Statistik Deskriptif
4.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan…
Pada dasarnya seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi memiliki pengetahuan yang cukup baik. Sama halnya dengan seorang seorang pegawai yang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi maka pengetahuan yang dimiliki cukup baik, sehinga lebih mampu dan cakap untuk melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, terlebih untuk profesi seorang guru harus memiliki wawasan yang luas untuk disampaikan kepada anak didik. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin bagus pula profesionalisme seorang pegawai. Berikut adalah tabel distribusi para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola, Hurase berdasarkan tingkat pendidikan.
Tabel 4.3 Distribusi Responden Berdasarkan Pendidikan (N=31)
No Pendidikan Jumlah (orang) Persentase (%)
1 D3 2 6.5
2 S1 28 90.3
3 S2 1 3.2
Jumlah 28 100
Sumber: Hasil Penelitian, 2015
Berdasarkan tabel diatas, terlihat bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan Strata 1 (S1) yaitu sebanyak 28 orang (90,3 %), dan selanjutnya diikuti oleh tingkat pendidikan D3 yaitu sebanyak 2 orang (6,5%) , sedangkan tingkat pendidikan responden yang paling sedikit adalah tingkat pendidikan S2 (Pasca Sarjana) yaitu hanya 1 orang (3,2%). Dengan latar belakang yang dimiliki oleh para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola, Hurase yang sebagian besar Sarjana (S1) diharapkan mampu menghasilkan kerja yang lebih baik dan cepat tanggap atas arahan yang diberikan pemimpin karena semakin tinggi tingkat pendidikan pegawai maka akan semakin tinggi pula logika berpikir dan tingkat kepercayaan dirinya sehingga mereka dalam melakukan aktivitas kerjanya akan lebih sistematis sehingga akan berdampak positif pada kinerjanya khusunya bagi seorang guru harus memiliki ilmu pengetahuan yang luas agar cakap dan lancar dalam proses belajar mengajar.
4.1.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja
Masa kerja atau lama bekerja mempengaruhi penguasaan rincian pekerjaan dari seseorang pegawai. Responden dengan masa kerja yang lebih lama mempunyai pengalaman, kepercayaan diri dan penguasaan pekerjaan yang lebih baik, begitu pula seorang guru semakin lama mengajar maka semakin banyak
variasi anak didik yang dihadapi sesuai karakteristik anak didik, dan semakin lama seorang guru mengajar maka semakin banyak juga pengalaman mengajar dari tahun ke tahun. Berdasarkan data penelitian yang dilakukan dari penyebaran kuesioner maka diperoleh data tentang masa kerja responden pada SMP Negeri 3 Batang Angkola, Hurase adalah sebagai berikut:
Tabel 4.4 Distribusi Responden Berdasarkan Masa Kerja (N=31)
No Masa kerja Jumlah (orang) Persentase (%)
1 >30 tahun 1 3.2 2 26-30 tahun 3 9.7 3 21-25 tahun 4 12.9 4 16-20 tahun 3 9.7 5 11-15 tahun 6 19.4 6 6-10 tahun 10 32.3 7 < 6 tahun 4 12.9 Jumlah 31 100.0
Sumber: Hasil Penelitian, 2015
Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa sebagian besar guru mengajar dari rentang waktu 6-10 tahun ada 10 orang (32,3%), selanjutnya untuk lama mengajar rentang waktu 11-15 tahun ada 6 orang (19,4%), kemudian lama mengajar 21-25 tahun ada 4 orang (12,9%), sedangkan lama mengajar <6 tahun ada 4 orang (12,9%), kemudian lama mengajar rentang waktu 26-30 tahun ada 3 orang (9,7%), sedangkan lama mengajar 16-20 tahun ada 3 orang (9,7%), dan yang paling lama mengajar hanya ada 1 orang (3,2%).
4.1.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Golongan
Status golongan sangat berpengaruh pada semangat kerja pegawai, karena sama dengan halnya pengangkatan jabatan dan kenaikan gaji yang otomomatis
menjadi naik. Jika seorang guru naik golongannya makan semakin bersemangat pula untuk mengajar, penaikan golongan bukan hanya yang dimulai darin ujian penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil), tapi dari guru golongan III juga jika ingin menaikkan golongannya menjadi golongan IV ada persyaratan yang harus diikuti yaitu dengan meningkatkan angka kredit sasaran efektivitas kerja guru dan juga menjadi guru berprestasi.
Tabel 4.5 Distribusi Responden Berdasarkan Golongan (N=31)
No Golongan Jumlah (orang) Persentase (%)
1 IV 11 35.5
2 III 9 29.0
3 Honor 11 35.5
Jumlah 28 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
4.1.6 Penyajian Data Jawaban Responden
Tabel 4.6 (Distribusi Jawaban Responden Tentang Selalu Diingatkan Untuk Senantiasa Melakukan Tugas Sesuai Dengan Kesepakatan Bersama)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 23 74.2
2 Setuju 6 19.4
3 Kurang Setuju 1 3.2
4 Tidak Setuju 1 3.2
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Selalu diingatkan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan kesepakatan bersama adalah hal yang penting dalam sebuah organisasi, agar tercapai tujuan bersama dan demi kepentingan bersama, jika sudah ada kesepakatan bersama maka akan mudah untuk memperingatkan dan menyarankan satu dengan yang
lainnya untuk mengerjakan tugas, dengan begitu organisasi tersebut akan terbentuk dengan kuat. Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa para Guru di SMP Negeri 3 selalu diingatkan satu sama lain untuk senantiasa melakukan tugas dengan kesepakatan bersama yaitu dengan jumlah jawaban responden yang Sangat Setuju 23 orang (74,2%), Setuju ada 6 orang (19,4%), Kurang Setuju 1 orang (3,2%), dan yang Tidak Setuju 1 orang (3,2%). Maka dari Tabel di atas diketahui bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola selalu diingatkan untuk senantiasa melakukan tugas sesuai dengan kesepakatan bersama.
Tabel 4.7 (Distribusi Jawaban Responden Senantiasa Berhati-hati Dalam Setiap Mengambil Keputusan demi Kepentingan Bersama)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 23 74.2
2 Setuju 6 19.4
3 Kurang Setuju 1 3.2
4 Tidak Setuju 1 3.2
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berhati-hati dalam setiap pengambilan keputusan adalah hal yang penting dalam sebuah organisasi sehingga segala kemungkinan resiko yang terjadi akan menjadi berkurang, sikap yang berhati-hati dalam pengambilan keputusan adalah untuk membentuk rasa tanggungjawab pegawai dan agar seluruh pegawai menjadi konsisten dalam pengambilan keputusan. Dan pengambilan keputusan yang baik adalah yang terbaik untuk kepentingan bersama atau untuk kepentingan organisasi. Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa para Guru di SMP Negeri 3 berhati-hati dalam setiap mengambil keputusan yaitu dengan jumlah jawaban responden Sangat Setuju adalah 23 orang (74,2%), yang Setuju ada 6 orang
(19,4%), Kurang Setuju 1 orang (3,2%), Tidak Setuju ada 1 orang (3,2%). Maka dari Tabel di atas menunjukkkan bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola selalu diingatkan untuk senantiasa berhati-hati dalam setiap pengambilan keputusan.
Tabel 4.8 (Distribusi Jawaban Responden Selalu Berusaha Untuk Menambah Ilmu Pengetahuan Untuk Memperbaiki Kualitas Kerja)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 23 74.2
2 Setuju 6 19.4
3 Kurang Setuju 1 3.2
4 Tidak Setuju 1 3.2
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Selalu berusaha untuk menambah ilmu pengetahuan adalah untuk memperbaiki kualitas kerja pegawai dan profesionaliseme pada diri seorang pegawai, karena dengan bertambahnya ilmu pengetahuan maka akan semakin mahir dalam melakasanakan tugas. Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa Guru yang menambah ilmu pengetahuan untuk kualitas kerja di SMP Negeri 3 Batang Angkola yang Sangat Setuju adalah 23 orang (74,2%), yang Setuju adalah 6 orang (19,4%), yang Kurang Setuju adalah 1 orang (3,2%), dan yang Tidak Setuju adalah 1 orang (3,2%). Maka dari Tabel di atas menunjukkkan bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola selalu berusaha untuk menambah ilmu pengetahuan adalah untuk memperbaiki kualitas kerja.
Tabel 4.9 (Distribusi Jawaban Responden Selalu Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Agar Proses belajar-mengajar Berjalan Dengan Baik)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 23 74.2
2 Setuju 6 19.4
3 Kurang Setuju 1 3.2
4 Tidak Setuju 1 3.2
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Selalu menjaga kesehatan dan kebugaran dibutuhkan juga dalam bekerja karena akan memperbaiki penampilan kerja dari para pegawai, jika kesehatan terjaga dengan baik maka kondisi dalam bekerja akan tetap prima. Dari tabel di atas diketahui bahwa Guru SMP Negeri 3 yang menjaga Kesehatan dan Kebugaran dalam bekerja yang menjawab setuju alah 23 orang (74,2%), yang menjawab Setuju adalah 6 orang (19,4%) , Kurang Setuju ada 1 orang (3,2%), dan Tidak Setuju 1 (3,2%). Diketahui dari keterangan di atas bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola selalu menjaga kesehatan dan kebugaran.
Tabel 4.10 (Distribusi Jawaban Responden Para Guru dan Rekan Kerja Memiliki Pola Komunikasi Yang Efektif (Bahasa Kekerabatan Lokal) dari unsur Dalihan Na Tolu
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 10 32.3
3 Ragu-Ragu 5 16.1
4 Kurang Setuju 2 6.5
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Pola komunikasi yang efektif berfungsi untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan untuk mengukukuhkan kekuatan suatu organisasi. Dari tabel diatas diketahui bahwa Para Guru dan rekan kerja memiliki komunikasi yang
efektif yang Sangat Setuju adalah 14 orang (45.2%), yag Setuju adalah 10 orang (32,3%), jawaban responden yang Ragu-Ragu adalah 5 orang (16,1%), dan yang Kurang Setuju adalah 2 orang (6,5%). Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola memiliki pola komunikasi yang efektif.
Tabel 4.11 (Distribusi Jawaban Responden Selalu Diingatkan Akan Norma Dalam Bentuk Peraturan, Perintah, atau Peringatan untuk Memperhitungkan Kemungkinan Resiko Kerugian Dari Pekerjaan)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 13 41.9
2 Setuju 17 54.8
3 Kurang Setuju 1 3.2
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Selalu diingatkan tentang norma dalam bentuk peraturan, perintah, atau peringatan untuk memperhitungkan kemungkinan resiko kerugian dari pekerjaan adalah penting dalam organisasi karena ketika selalu diingatkan akan norma akan membuat para pegawai semakin bertanggungjawab untuk menghindari kemungkinan resiko yang terjadi, baik itu dalam hal diingatkan tentang peraturan, perintah, dan peringatan akan membuat para pegawai semakin berhati-hati untuk mengurangi resiko. Dari tabel di atas diketahui bahwa para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola yang menjawab Sangat Setuju adalah 13 orang (41,9%), dan yang menjawab Setuju adalah 17 (54,8%), dan yang menjawab Kurang Setuju adalah 2 orang (3,2%). Maka diketahui dari tabel di atas bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola selalu diingatkan tentang norma dalam bentuk peraturan, perintah, atau peringatan.
Tabel 4.12 (Distribusi Jawaban Responden Meluruskan Masalah Dengan Teliti)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Meluruskan masalah dengan teliti harus dimiliki setiap pegawai karena jika ada permasalahan, para pegawai harus bisa mengatasinya, karena dari sikap pegawai yang meluruskan masalah dengan teliti adalah contoh pegawai yang memberikan perhatian pada setiap masalah secara detil, tingkat penyelesaian masalah dapat digambarkan menjadi suatu pekerjaan yang berkualitas tinggi dengan kata lain, total kualitas manajemen telah dilakukan. Dari tabel di atas diketahui para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola yang memberikan perhatian secara detil dengan jawaban Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), yang menjawab Setuju adalah 8 orang (25,8%), jawaban Ragu-Ragu ada 6 orang (19,4%) dan yang Tidak Setuju adalah 3 orang (9,7%). Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola meluruskan masalah dengan teliti.
Tabel 4.13 (Distribusi Jawaban Responden Merancang Rencana Pembelajaran Yang Sesuai Dengan Silabus Agar Anak Didik Mencapai Kompetensi Dasar Yang Ditetapkan)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus agar anak didik mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan sangat dituntut oleh seorang guru karena ada dalam unsur efektivitas kerja guru. Dalam Pembuatan RPP dan Silabus harus sesuai dengan Kompetensi Dasar yang telah ditetapkan juga dalam menyusun RPP dan Silabus harus sesuai dengan Standar Proses Permenpan No. 41 tahun 2007. Dari tabel di atas diketahui bahwa Guru di SMP Negeri 3, Batang Angkola yang menjawab Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), sementara yang menjawab Setuju adalah 8 orang (25,8%), sedangkan responden Ragu-Ragu adalah 6 orang (19,4%), dan yang menjawab Tidak Setuju ada 3 orang (9,7). Dari keterangan di atas, diketahui bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola Merancang Rencana Pembelajaran yang sesuai dengan silabus.
Tabel 4.14 (Distribusi Jawaban Responden Berusaha Saling Mengkoreksi Dengan Rekan Kerja)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 16 51.6
2 Setuju 12 38.7
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berusaha saling mengkoreksi dengan rekan kerja merupakan satu karakteristik organisasi yang kuat sesama rekan kerja yang dapat meningkatkan kualitas manajemen organisasi, karena dengan adanya saling koreksi satu sama lain adalah akan memperbaiki kinerja pegawai kedepannya untuk meningkatkan manajemen organisasi. Dari tabel di atas diketahui bahwa yang menjawab Sangat Setuju adalah 16 orang (51,6%), yang menjawab Setuju ada 12 orang (38,7%), dan Ragu-Ragu ada 3 orang (9,7). Hal tersebut menyatakan bahwa Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola Sebagian Besar berusaha saling mengkoreksi dengan rekan kerja.
Tabel 4.15 (Distribusi Jawaban Responden Mengikuti Pengembangan Keprofesian Untuk Menjadi Guru Berprestasi)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Mengikuti pengembangan keprofesian untuk menjadi guru berprestasi adalah suatu motivasi yang dapat meningkatkan kualitas kerja dan kenaikan
golongan pangkat secara struktural. Dari Tabel di atas diketahui bahwa yang Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), Setuju ada 8 orang (25,8), dan yang menjawab Ragu-Ragu adalah 6 orang (19,4%), dan yang Tidak Setuju adalah 1 orang (9,7%). Dari Tabel di atas menyatakan bahwa lebih banyak para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola yang mengikuti pengembangan keprofesian menjadi guru berprestasi.
Tabel 4.16 Distribusi Jawaban Responden Berupaya Menghindarkan Ketersinggungan (Menjaga Perasaan) Sesama Rekan-Rekan Kerja
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berupaya menghindarkan ketersinggungan (menjaga perasaan) sesama rekan-rekan kerja berfungsi untuk menjaga stabilitas kerja organisasi, karena jika sudah dibentuk rasa saling menghargai dan rasa toleransi maka aktivitas dalam organisasi akan berjalan dengan lancar dan baik. Dari Tabel di atas diketahui bahwa yang Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), Setuju ada 8 orang (25,8), yang menjawab Ragu-Ragu adalah 6 orang (19,4%), dan yang Tidak Setuju adalah 1 orang (9,7%). Dari tabel di atas menerangkan bahwa Sebagian Besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola berupaya menghindarkan ketersinggungan sesama rekan kerja.
Tabel 4.17 (Distribusi Jawaban Responden Menyadari Nilai-Nilai Penting Dari Dalihan Na Tolu)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 13 41.9
2 Setuju 17 54.8
3 Kurang Setuju 1 3.2
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Dengan adanya Dalihan Natolu maka tutur bahasa untuk berkomunikasi satu sama lain dalam organisasi akan menjadi efektif, sehingga jalannya organisasi semakin baik dan lancar karena sudah ada pola komunikasi yang baik dari Dalihan Natolu tersebut. Dari tabel diatas diketahui bahwa jawaban responden yang Sangat Setuju adalah 13 orang (41,9%), sedangkan yang menjawab Setuju adalah 17 orang (54,8%), dan jawaban yang Kurang Setuju hanya 1 orang (3,2%). Dari tabel di atas menyatakan bahwa para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola masih banyak yang menyadari nilai-nilai penting dari Dalihan Natolu.
Tabel 4.18 Distribusi Jawaban Responden (Berusaha Mengganti Metode Pembelajaran Yang Berbeda Dengan Guru Yang Lain)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berusaha mengganti metode pembelajaran yang berbeda dibandingkan dengan guru yang lain perlu dimiliki oleh seorang guru, karena sebagai seorang pendidik harus memiliki wawasan yang luas, dengan memiliki pengetahuan yang
luas maka akan mempermudah guru untuk mengajar dengan inovasi yang baru. Dari tabel diatas diketahui bahwa jawaban responden yang menjawab Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), yang menjawab Setuju ada 8 orang (25,8%), sedangkan yang menjawab Ragu-Ragu ada 6 orang (19,4%), dan yang menjawab Tidak Setuju 3 orang (9,7%). Berdasarkan keterangan tabel di atas menyatakan bahwa Sebagian Besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola berusaha mengganti metode pembelajaran yang berbeda antara satu sama lain.
Tabel 4.19 Distribusi Jawaban Responden (Berusaha Menjalin Kekompakan Di Lingkungan Sekolah)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berusaha menjalin kekompakan di lingkungan sekolah adalah untuk menjalin rasa kebersamaaan, jika sudah berusaha saling menjalin kekompakan satu sama lain maka suasana di sekolah semakin nyaman, aman, dan tentram. Kekompakan membuat suasana menjadi bahagia dan bekerja pun semakin bersemangat. Dari Tabel di atas diketahui bahwa jumlah jawaban responden yang menjawab Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), jawaban Setuju ada 8 orang (25,8%), sedangkan Ragu-Ragu ada 6 orang (19,4%), dan jawaban yang Tidak Setuju ada 3 orang (9,7%). Dari keterangan tabel di atas menyatakan bahwa Sebagian Besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola berusaha menjalin kekompakan di Lingkungan Sekolah.
Tabel 4.20 Distribusi Jawaban Responden (Senantiasa Berusaha Memenuhi Standar-Standar Kerja Sebagai Tenaga pendidik)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Senantiasa berusaha memenuhi standar-standar kerja sebagai tenaga pendidik adalah Sikap yang diharapkan oleh seorang guru karena jika sudah memenuhi standar-standar kerja sebagai tenaga pendidik, akan meningkat pula kualitas seorang guru sebagai tenaga pengajar. Dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden yang menjawab Sangat Setuju ada 14 orang (45,2%), yang menjawab Setuju ada 8 orang (25,8%), sedangkan yang menjawab Ragu-Ragu ada 6 orang (19,4%), untuk jawaban Tidak Setuju ada 3 orang (9,7%). Maka Sebagian Besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola senantiasa berusaha memenuhi standar-standar kerja sebagai tenaga pendidik
Tabel 4.21 Distribusi Jawaban Responden (Berusaha Menjaga Kesehatan Yang Prima Agar Dapat Mengendalikan Tugas dan Pekerjaan)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berusaha menjaga kesehatan yang prima agar dapat mengendalikan tugas dan pekerjaan adalah bentuk dari kesiapan seorang pegawai untuk
mempersiapakan diri dalam memulai tugas dan pekerjaannya agar dapat terlaksanakan dan terselesaikan dengan baik. Dari tabel di atas diketahui bahwa jawaban responden yang Sangat Setuju adalah 14 orang (45,2%), sedangkan jawaban yang Setuju ada 8 orang (25,8%), sementara untuk jawaban Ragu-Ragu ada 6 orang (19,4%), dan untuk jawaban Tidak Setuju ada 3 orang (9,7%). Hal ini menyatakan bahwa Sebagian besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola berusaha menjaga kesehatan yang prima agar dapat mengendalikan tugas dan pekerjaan.
Tabel 4.22 Distribusi Jawaban Responden Yang (Menjunjung Asal Muasal Bangsa Batak Mula Jadi Na Bolon)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 14 45.2
2 Setuju 8 25.8
3 Ragu-Ragu 6 19.4
4 Tidak Setuju 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Menjunjung asal muasal bangsa batak Mula Jadi Na Bolon adalah awal penyebaran kepercayaan suku batak ke tanah batak atau Sumatera Utara. Dari Tabel diatas diketahui bahwa jumlah responden yang menjawab Sangat Setuju ada 14 orang (45,2%), sedangkan jawaban yang Setuju ada 8 orang (25,8%), sementara untuk jawaban Ragu-Ragu ada 6 orang (19,4%), dan untuk jawaban Tidak Setuju ada 3 orang (9,7%). Hal ini menyatakan bahwa Sebagian besar Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola masih menjujung asal muasal Mula Jadi Na Bolon.
Tabel 4.23 (Distribusi Jawaban Responden Yang Memiliki Keyakinan Bahwa Kerja Keras dan Kekompakan dengan Rekan Kerja Merupakan Cara Untuk Mencapai Tujuan Organisasi di Lingkungan Sekolah)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 19 61.3
2 Setuju 9 29.0
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Memiliki Keyakinan bahwa kerja keras dan kekompakan dengan rekan kerja merupakan cara untuk mencapai tujuan organisasi di lingkungan sekolah, sehingga kualitas belajar mengajar di sekolah pun semakin meningkat. Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah jawaban responden yang Sangat Setuju ada 19 orang dengan persentase (61,3%), dan yang menjawab Setuju ada 9 orang (29,0%), dan yang menjawab Ragu-Ragu ada 3 orang (9,7%). Dari hal tersebut diketahui bahwa Sebagian besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola memiliki keyakinan bahwa kerja keras dan kekompakan dengan rekan kerja merupakan cara untuk mencapai tujuan organisasi di lingkungan sekolah.
Tabel 4.24 (Distribusi Jawaban Responden Yang Berupaya Menciptakan Karya Inovatif Dengan Kategori Kompleks)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 19 61.3
2 Setuju 9 29.0
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berupaya menciptakan karya inovatif dengan kategori kompleks adalah untuk menambah angka kerja guru yang berguna untuk menaikkan golongan
sesuai angka kredit Guru. Dari Tabel di atas diketahui bahwa jumlah jawaban responden yang Sangat Setuju ada 19 orang dengan persentase (61,3%), dan yang menjawab Setuju ada 9 orang (29,0%), dan yang menjawab Ragu-Ragu ada 3 orang (9,7%). Dari hal tersebut diketahui bahwa Sebagian besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola berupaya menciptakan karya inovatif dengan kategori kompleks.
Tabel 4.25 (Distribusi Jawaban Responden Tentang Sesama Rekan Kerja Yang Memiliki Komunikasi Yang Baik Dalam Bekerjasama)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 19 61.3
2 Setuju 9 29.0
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Pola komunikasi yang baik dalam bekerja sama sangat dibutuhkan dalam aktivitas organisasi, karena tanpa adanya pola komunikasi yang baik, organisasi tidak akan berjalan dengan efektif, terutama dalam hal bekerja sama sangat dibutuhkan pola komunikasi yang baik untuk meingkatkan kualitas manajemen. Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah jawaban responden yang Sangat Setuju ada 19 orang dengan persentase (61,3%), dan yang menjawab Setuju ada 9 orang (29,0%), dan yang menjawab Ragu-Ragu ada 3 orang (9,7%). Dari hal tersebut diketahui bahwa Sebagian besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola memiliki pola komunikasi yang baik dalam bekerja sama.
Tabel 4.26 (Distribusi Jawaban Responden Tentang Senantiasa Berusaha Mendahului Rekan Sekerja Dalam Menyelesaikan Tugas)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 19 61.3
2 Setuju 9 29.0
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Senantiasa berusaha mendahului rekan sekerja dalam menyelesaikan tugas adalah salah satu sikap dari indikator budaya organisasi yaitu agresif dalam bekerja, agresif dalam arti positif, berlomba untuk hal yang positif dan maju. Dari keterangan tabel di atas diketahui bahwa jumlah jawaban responden yang Sangat Setuju ada 19 orang dengan persentase (61,3%), dan yang menjawab Setuju ada 9 orang (29,0%), dan yang menjawab Ragu-Ragu ada 3 orang (9,7%). Dari hal tersebut diketahui bahwa Sebagian Besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola senantiasa berusaha mendahului rekan sekerja.
Tabel 4.27 (Distribusi jawaban responden tentang Selalu Berusaha Bekerjasama Dengan Baik Sesuai Dengan Arahan Yang Diberikan)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 19 61.3
2 Setuju 9 29.0
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Selalu berusaha bekerjasama dengan baik sesuai dengan arahan yang diberikan adalah salah satu bentuk kekompakan tim. Dengan kerjasama yang baik akan meningkatkan kualitas kerja para guru menjadi lebih baik, dan akan menjadi merasa nyaman saat berada di lingkungan sekolah. Dari keterangan tabel di atas
diketahui bahwa jumlah jawaban responden yang Sangat Setuju ada 19 orang dengan persentase (61,3%), dan yang menjawab Setuju ada 9 orang (29,0%), dan yang menjawab Ragu-Ragu ada 3 orang (9,7%). Dari hal tersebut diketahui bahwa Sebagian Besar para Guru di SMP Negeri 3 Batang Angkola selalu berusaha bekerjasama dengan baik sesuai dengan arahan yang diberikan.
Tabel 4.28 (Distribusi Jawaban Responden Tentang Berusaha Melaksanakan Tugas Dengan Cepat Tetapi Tidak Menyalahi Prosedur)
No Kategori Jumlah (orang) Persentase (%)
1 Sangat Setuju 19 61.3
2 Setuju 9 29.0
3 Ragu-Ragu 3 9.7
Jumlah 31 100
Sumber : Hasil Penelitian, 2015
Berusaha melaksanakan tugas dengan cepat tetapi tidak menyalahi