• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2. Karakteristik Responden

Berdasarkan data perusahaan saat ini di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) khususnya tempat penelitian dilakukan yaitu di kantor PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Jakarta III Regional Office jumlah populasi sebanyak 40 pegawai. Jumlah tersebut terdiri dari 4 (Empat) bagian utama yaitu Bagian Operasional yang diwakili 4 responden yang terdiri dari 1 orang Kepala Bagian, 2 Orang Kepala Seksi dan 2 orang Administrator, Bagian Pertanggungan yang diwakili 15 responden yang terdiri dari 1 orang Kepala Bagian, 4 orang Kepala Seksi dan 10 orang Administrator, Bagian Administrasi Keuangan diwakili 7 responden yang terdiri dari 1 orang Kepala Bagian, 3 orang Kepala Seksi, dan 3 orang Administrator, dan untuk Bagian Ekskaso diwakili 5 responden yang terdiri dari 1 Kepala Bagian, 1 orang Kepala Seksi, dan 3 orang Administrator. Sedangkan untuk bagian lain terdiri dari Pejabat Fungsional yang diwikili 5 responden, Juru layan 2 responden dan Satpam 2 responden. Karakteristik jabatan selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Karakteristik jabatan

Responden dari penelitian ini di dominasi oleh karyawan berjenis kelamin pria, dimana presentase jumlah responden pria sebesar 55% dan responden wanita sebesar 45%. Hal ini disebabkan populasi di PT Asuransi Jiwasraya (persero) Jakarta III Regional Office lebih didominasi oleh pegawai berjenis kelamin pria dibandingakan dengan berjenis kelamin wanita. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Jenis kelamin responden

Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase (%)

Wanita 18 45

Pria 22 55

Jabatan Jumlah Responden Persentase (%)

kepala bagian 4 10 kepala seksi 10 25 Administrator 17 42 pejabat fungsional 5 13 juru layan 2 5 Satpam 2 5

Hasil penelitian menunjukan sebaran umur responden dari yang tertinggi sebesar 33% terdapat pada kategori usia 36 – 40 tahun, kemudian diurutan kedua kategori usia 26 – 30 tahun dengan presentase sebesar 20%, diurutan ketiga terdapat pada kategori usia 31 – 35 dan diatas 45 tahun dengan presentase sebesar 15 % dan terdendah sebesar 8% untuk kategori usia 40 – 45 tahun. Karakteristik responden berdasarkan umur responden dapat dilihat pada Tabel 4.

Tabel 4. Distribusi umur responden

Usia Jumlah Responden Persentase (%)

< 25 5 12 26 – 30 8 20 31 – 35 5 12 36 – 40 13 33 40 – 45 3 8 > 45 6 15

Mayoritas responden berpendidikan sarjana dengan presentase sebesar 72% . Kemudian dapat dilihat juga untuk pendidikan tertinggi responden adalah S2 dengan presentase 5% yang berada diurutan ke empat. Sedangkan di urutan kedua dengan presentase 15% merupakan responden berpindidikan SMA sedangkan untuk responden berpendidikan Diploma menduduki peringkat ketiga dengan presentase sebesar 8%. Dilihat dari hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berpendidikan sarjana. Perbedaan tingkat pendidikan sangatlah berpengaruh terhadap penilaian mengenai gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Semakin tinggi tingkatan pendidikan seseorang maka akan semakin berbeda pula penilaian yang diberikan terhadap gaya kepemimpinan serta budaya organisasi yang sedang diterapkan. Seseorang yang memiliki pendidikan lebih tinggi akan melakukan penilaian secara objektif dengan melihat latar belakang pemimpin tersebut baik dilihat dari aspek kemampuan managerial, tanggung jawab, serta tingkat intelligence yang dimiliki. Karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Distribusi pendidikan responden

Masa kerja terlama responden rata-rata sekitar 11 – 15 tahun sebesar 35% dan > 16 tahun dengan presentase 18% yang dapat dilihat pada gambar 9. Masa kerja responden dibawah satu tahun sebesar 25 % cukup banyak dikarenakan dalam kurun waktu 2 tahun PT Asuransi Jiwasraya (Persero) banyak melakukan

rekruitmen pegawai mengingat banyak nya posisi posisi yang kosong di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) karena banyak pula pegawai yang telah pensiun

atau memasuki usia pensiun. Selain itu juga hal ini menunjukan bahwa dalam ketatnya persaingan bisnis Asuransi Jiwa di Indonesia PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mampu bertahan sekaligus berkembang dan tumbuh lebih baik, salah satunya ditunjukan dengan banyaknya rekruitmen pegawai baru yang dilakukan oleh bagian SDM untuk ditempatkan di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) seluruh Indonesia dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini. Selanjutnya diurutan ketiga responden untuk masa kerja terlama 6 – 10 tahun dengan presentase 15% dan diurutan terkahir atau urutan ke-empat untuk masa kerja atara 2 – 5 tahun dengan nilai presentase 7%. Karakteristik responden berdasarkan masa kerja dapat dilihat pada Tabel 6.

Tabel 6. Distribusi masa kerja

Pendidikan Jumlah Responden Persentase (%)

S1 29 72

S2 2 5

Diploma 3 8

SMA 6 15

Masa Kerja Jumlah Responden Persentase (%)

<1 Tahun 10 25

2-5 Tahun 3 7

6-10 Tahun 6 15

11-15 Tahun 14 35

4.3. Uji Validitas dan Reliabilitas 4.3.1 Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir pertanyaan pada penelitian. Uji validitas yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan software Microsoft Excel dengan metode Pearson correlation Product Moment. Pengujian validitas menggunakan jumlah Pegawai sebanyak 30 orang, dengan menggunakan nilai r-tabel yang diperoleh dari df (degree of freedom) = n-k. Pada penelitian ini terdapat satu variabel dependen dan 7 variabel independen, variabel independen terdiri dari Gaya Kepemimpinan Kharismatik, Visioner, Transformasional Telling, Selling, Participative dan Delegating.

Pengujian validitas dilakukan terhadap variabel independen yaitu Gaya Kepemimpinan Kharismatik dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 4 pertanyaan, Gaya Kepemimpinan Visioner dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 4 pertanyaan, Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 4 pertanyaan, Gaya Kepemimpinan Telling sebanyak 4 pertanyaan, Gaya Kepemimpinan Selling dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 4 pertanyaan, Gaya Kepemimpinan Participating dengan jumlah butir pertanyaan sebanyak 4 pertanyaan dan Gaya Kepemimpinan delegating sebanyak 4 butir pertanyaan. Hasil pengujian validitas dengan nilai df = 30-2 = 28 yang menghasilkan r-tabel sebesar 0,361, hasil uji validitas dapat dilihat pada lampiran 3. Berdasarkan lampiran 7 dapat terlihat bahwa nilai r-hitung dari semua butir pertanyaan lebih besar dari nilai r-tabel. Maka dapat disimpulkan bahwa 16 butir pertanyaan untuk variabel Gaya Kepemimpinan dinyatakan valid.

4.3.2 Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui konsistensi dan keandalan kuesioner yang dijawab oleh pegawai dalam mengukur gejala yang sama atau untuk mengetahui tingkat kesalahan pengukuran. Untuk pengujian reliabilitas digunakan Software SPSS 15.0 for Windows. Suatu konstruk variabel dinyatakan reliabel jika memiliki nilai Cronbach’s Alpha> dari 0,60. Hasil dari pengujian reliabilitas dari varibel independen menggunakan Software SPSS 15.0 for Windows memiliki nilai alpha cronbach’s untuk variabel independen sebesar 0,647. Nilai tersebut lebih besar dari 0,60 yang artinya butir pertanyaan kuesioner pada variabel independen dapat dinyatakan reliabel.

Dokumen terkait