• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Karakteristik Responden

Tingkat pendidikan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan suatu masyarakat mengalami kemiskinan. Tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan sulitnya seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, sehingga akan menghalangi untuk mendapatkan penghasilan yang mampu

1

Wilayah Geografis Pekanbaruhttp://www.pekanbaru.go.id/wilayah-geografis/.

2 Bappeda,

memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, pakaian dan perumahan. Dalam penelitian ini sebagian besar para mustahik mempunyai tingkat pendidikan yang lumayan bagus yakni sudah mencapai jenjang pendidikan tingkat SMU yang mencapai 50 mustahik atau sebanyak 47,62%. Artinya bahwa program pemberdayaan yang dilakukan oleh lembaga zakat di Pekanbaru mempertimbangkan faktor pendidikan, sebab dengan tingkat pendidikan yang cukup tinggi diharapkan bisa mengembangkan usaha yang dirintis. Namun disisi lain, banyaknya mustahik yang mempunyai tingkat pendidikan relatif tinggi menandakan bahwa tingkat pendidikan yang relatif tinggi tidak menjamin bahwa mereka akan terlepas dari kemiskinan, bahkan ada sebanyak 4 mustahik yang mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi yakni hingga tingkat universitas.

Sementara itu, ada sebanyak 51 mustahik atau sebanyak 48,57% yang memiliki tingkat pendidikan rendah yakni lulusan SD dan SMP. Tingkat pendidikan yang rendah tersebut menyebabkan mereka tidak mampu bersaing didalam merebut peluang kerja yang tersedia. Ketidakmampuan bersaing didalam dunia pekerjaan inilah yang menyebabkan para mustahik tidak mampu memperoleh penghasilan yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 7. Tingkat Pendidikan Mustahik Yang Memperoleh Program Pemberdayaan Oleh Institusi Zakat Di Pekanbaru

No Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase

1 Sekolah Dasar (SD) 17 16,19%

2 Sekolah Menegah Pertama (SMP) 34 32,38%

3 Sekolah Menegah Umum (SMU) 50 47,62%

4 Perguruan Tinggi (PT) 4 3,81%

Total 105 100%

Sumber : Data Hasil Olahan, 2018

Dari data tersebut terlihat bahwa tingkat pendidikan mustahik yang memperoleh program pemberdayaan dibidang ekonomi didominasi oleh tamatan SMU yang mencapai 50 mustahik atau sebesar 47,62 persen.

Kemudian diikuti oleh tamatan SMP sebanyak 34 mustahik atau sebesar 32,38 persen, tamatan SD sebesar 17 mustahik atau sebesar 16,19 persen dan terakhir tamatan perguruan tinggi sebanyak 4 mustahik atau sebesar 3,81 persen.

2. Usia Mustahik

Selain faktor pendidikan, salah satu faktor yang menyebabkan kemiskinan seseorang yang lainnya adalah ketidakmampuannya didalam berusaha atau mencari pekerjaan. Ketidakmampuan dalam berusaha atau mencari pekerjaan bisa disebabkan oleh fisik (usia) yang tidak lagi mampu bekerja dalam durasi yang lama. Menurut UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dinyatakan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhannya sendiri maupun untuk masyarakat. Sementara itu batas usia kerja yang ada di negara kita adalah umur 15 tahun – 64 tahun.

Dalam program pemberdayaan dibidang ekonomi yang dilakukan oleh instusi zakat di Pekanbaru, para mustahik rata-rata masih dalam usia produktif yakni rentang usia 40 – 49 tahun sebesar 42 orang atau empat puluh persen. Sedangkan sebanyak 34 orang atau 32,38 % termasuk dalam usia sangat produktif yaitu usia 30 – 39 tahun. Sementara itu ada sebanyak 22 orang (20,95%) merupakan usia kurang produktif yakni usia 50 – 60 tahun. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 8. Usia Mustahik Yang Memperoleh Program Pemberdayaan Oleh Institusi Zakat Di Pekanbaru

No Usia Jumlah Persentase

1 20 tahun – 29 tahun 7 06,67%

2 30 tahun – 39 tahun 34 32,38%

3 40 tahun – 49 tahun 42 40,00%

4 50 tahun – 60 tahun 22 20,95%

Total 105 100%

3. Jenis Kelamin dan Status Kepala Rumah Tangga

Dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat miskin, lebih banyak didominasi oleh kaum perempuan, begitu juga dalam pemberdayaan yang dilakukan oleh institusi zakat yang ada di Pekanbaru. Jenis kelamin wanita merupakan prioritas pemberdayaan oleh institusi zakat yakni mencapai 63 orang atau sebnayk 67%, sedangkan jenis kelamin laki-laki hanya sebanyak 32 orang atau 36%. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 9. Jenis Kelamin Mustahik Yang Memperoleh Program Pemberdayaan Oleh Institusi Zakat Di Pekanbaru

No Jenis Kelamin Jumlah Persentase

1 Laki-laki 36 34,29%

2 Perempuan 67 63,81%

Total 105 100%

Sumber : Data Hasil Olahan, 2018

Dipilihnya jenis kelamin wanita ini ada beberapa alasanya diantaranya adalah para wanita lebih mudah untuk diarahkan dan tekun didalam menjalankan usaha. Disamping itu dipilihnya jenis kelamin wanita karena mereka selama ini tidak mempunyai pekerjaan dan juga sebagian dari mereka selama ini sebagai tulung punggung ekonomi keluarga. Dengan memperdayakan para wanita yang tidak mempunyai pekerjaan, diharapkan bisa membantu ekonomi keluarga sehingga kehidupannya jauh lebih baik daripada sebelumnya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan bahwa sebanyak 40 penerima program pemberdayaan merupakan Ibu Rumah Tangga atau seorang istri yang membantu keuangan keluarga. Sementara itu sisanya sebanyak 65 orang merupakan usaha utama didalam memenuhi kebutuhan keluarga. Dari ke 65 orang tersebut, sebanyak 27 orang berjenis kelamin pria berprofesi sebagai kepala rumah tangga, sebanyak 23 orang menjalankan usahanya secara bersama-sama antara suami dan istri sedangkan sisanya sebanyak 15 mustahik dengan jenis kelamin perempuan berperan sebagai pencari nafkah bagi keluarganya.

4. Jumlah Tanggungan Keluarga dan Angka Garis Kemiskinan

Salah satu aspek terpenting didalam mengentaskan kemiskinan adalah jumlah tanggungan keluarga dalam sebuah rumah tangga. Jika kepala rumah tangga bisa menghasilkan pendapatan perbulannya mencapai tiga juta rupiah, namun jumlah tanggungan keluarga mencapai delapan orang maka penghasilan tersebut belum tentu akan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, rata-rata jumlah tanggungan keluarga dalam rumah tangga mustahik sebanyak 4 - 5 orang, golongan ini mencapai 59.05 persen. Sementara itu mustahik yang memiliki jumlah anggota keluarga sebanyak 6-8 orang hanya sebanyak 8,57 persen. Sedangkan yang termasuk kedalam golongan keluarga kecil ada sebanyak 34 mustahik atau sebesar 32,38 persen. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 10. Jumlah Anggota Keluarga Mustahik Yang Memperoleh Program Pemberdayaan Oleh Institusi Zakat Di Pekanbaru No Banyaknya Anggota Keluarga Jumlah Persentase

1 1 – 2 orang 12 11,43% 2 3 orang 22 20,95% 3 4 orang 36 34,29% 4 5 orang 26 24,76% 5 6 – 8 orang 9 08,57% Total 105 100%

Sumber : Data Hasil Olahan, 2018

Sementara itu rata-rata penghasilan keluarga mustahik yang memperoleh program pemberdayaan ekonomi sebesar dua juta rupiah per bulan. Jika garis kemiskinan di ukur dengan menggunakan standard Bank Dunia yakni $1,25/hari maka seluruh mustahik (dirata-ratakan) hidup berada dibawah garis kemiskinan. Namun jika di lihat per mustahik, maka hanya terdapat 14 mustahik yang berada diatas garis kemiskinan, sebagaimana terlihat pada grafik 4.1:

Dengan mengacu tingkat exchange rate atau nilai tukar rupiah saat ini sebesar Rp.13,500/dolar Amerika, maka angka garis kemiskinan Bank

Dunia sebesar Rp. 506,250/bulan, sementara rata-rata penghasilan mustahik sebesar Rp.351,687/bulan, artinya sebagian besar pendapatan para mustahik berada dibawah garis kemiskinan. Begitu juga jika mengacu pada garis kemiskinan yang ditetapkan pemerintah yakni sebesar Rp.416,479/bulan maka mustahik secara rata-rata hidup berada dibawah garis kemiskinan. Namun secara individual, terdapat sebanyak 33 mustahik yang hidup diatas garis kemiskinan, sedangkan sisanya sebanyak 72 mustahik berada dibawah garis kemiskinan.

Grafik 3. Garis Kemiskinan Keluarga Mustahik Yang Memperoleh Program Pemberdayaan Oleh Institusi Zakat Di Pekanbaru Berdasarkan Standar Bank Dunia

200.000 400.000 600.000 800.000 1.000.000 1.200.000 1.400.000 1.600.000 1 5 9 13 17 21 25 29 33 37 41 45 49 53 57 61 65 69 73 77 81 85 89 93 97 10 1 10 5 Income GKBD

Grafik 4. Garis Kemiskinan Keluarga Mustahik Yang Memperoleh Program Pemberdayaan Oleh Institusi Zakat Di Pekanbaru Berdasarkan Standar Pemerintah

C. Analisa Variabel Penelitian