IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2. Karakteristik Teller dan Back Office Bank BCA KCP Cilandak
Untuk melakukan identifikasi lebih lanjut pada analisis Full Time Equivalent
(FTE) dan implikasi manajerial, diperlukan data mengenai karakteristik teller dan back office yang terdapat di Bank BCA KCP Cilandak. Karakteristik yang perlu diketahui dari teller dan back office tersebut diantara lain status jabatan, lama bekerja, dan jenis kelamin. Perbedaan karakteristik tersebut juga akan berdampak terhadap penggunaan waktu kerja dari masing-masing teller dan back office saat melakukan pekerjaannya. Karekteristik teller dan back office yang terdapat di Bank BCA KCP Cilandak akan dibahas pada sub bab selanjutnya.
4.2.1. Jenis Kelamin
Berdasarkan pengamatan di Bank BCA KCP Cilandak terdapat tujuh orang
teller yang terdiri dari lima orang berjenis kelamin wanita dan dua orang berjenis kelamin pria, serta satu orang back office yang berjenis kelamin wanita. Hal ini menunjukkan bahwa untuk teller yang bekerja di Bank BCA KCP Cilandak saat ini jenis kelamin wanita lebih dominan dari pada jenis kelamin pria. Kepala bank BCA KCP Cilandak tidak terlalu mementingkan seberapa besar proporsi jenis kelamin untuk
teller yang bekerja disana. Hal yang terpenting adalah teller yang bekerja di Bank BCA KCP Cilandak haruslah menerapkan slogan BCA yaitu SMART (Sigap, Menarik, Antusias, Ramah dan Teliti). Karakteristik jenis kelamin hanya akan berdampak terhadap waktu penyelesaian tugas pokok pekerjaan. Proporsi jenis kelamin tellerdan
Gambar 6. Proporsi jenis kelamin Teller dan Back Office Bank BCA KCP Cilandak
Di BCA KCP Cilandak jumlah tellerwnita lebih banyak dibandingkan tellerpria. Hal ini menunjukkan Bank BCA KCP Cilandak lebih membutuhkan teller berjenis kelamin wanita karena dinilai mempunyai ketelitian khususnya didalam dunia perbankan. Begitu juga halnya dengan back office yang terdapat di BCA KCP Cilandak yang berjenis kelamin wanita karena dinilai lebih teliti didalam menyelesaikan pekerjaan.
4.2.2. Lama Bekerja
Berdasarkan hasil wawancara kepada masing masing teller dan back office di BCA KCP Cilandak, lamanya bekerja setiap teller serta back office berbeda-beda. Untuk karakteristik lamanya bekerja teller dapat dibagi menjadi tiga kategori, antara lain kategori pertama, yaitu tiga sampai enam bulan, kategori kedua yaitu bekerja antara satu sampai dua tahun, dan kategori ketiga yaitu bekerja lebih dari dua tahun. Di Bank BCA KCP Cilandak terdapat dua orang teller yang masuk kategori pertama yaitu bekerja tiga sampai enam bulan. Kemudian, terdapat dua orang teller yang masuk kategori kedua, yaitu bekerja antara satu sampai dua tahun dan tiga orang teller
yang masuk kategori ketiga yaitu bekerja lebih dari dua tahun.Proporsi lama bekerjanya teller yang terdapat di Bank BCA KCP Cilandak dapat dilihat pada Gambar 7. 2 5 0 1 2 3 4 5 6 Pria Wanita Pria Wanita Jenis Kelamin Back Office Ju m lah Ka ry awa n
Gambar 7. Proporsi lama bekerja Teller dan Back Office di Bank BCA KCP Cilandak
Dari hasil pengamatan di Bank BCA KCP Cilandak, karakteristik lamanya bekerja tellerdapat mempengaruhi waktu penyelesaian tugas pokok pekerjaan. Umumnya teller yang bekerja lebih dari dua tahun dinilai memiliki waktu penyelesaian tugas pokok pekerjaan yang lebih cepat dibandingkan dengan teller yang bekerja kurang dari dua tahun. Hal ini disebabkan teller yang telah bekerja lebih lama sudah memahami secara mendalam tugas pokok yang harus dikerjakannya. Sedangkan back office yang terdapat di BCA KCP Cilandak telah bekerja selama empat tahun dan dinilai telah berpengalaman dan mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari seorang back office.
4.2.3. Pendidikan
Karakteristik pendidikan teller di BCA KCP Cilandak dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu SLTA, Diploma, serta Strata Satu (S1). Jumlah teller sesuai dengan jenjang pendidikan dapat dilihat pada Gambar 8.
2 2 3 1 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5
3-6 bulan 1-2 tahun > 2 tahun 4 tahun
3-6 bulan 1-2 tahun > 2 tahun 4 tahun
Gambar 8. Proporsi jenjang pendidikan Teller di Bank BCA KCP Cilandak
Dari Gambar 8 diatas dapat dijelaskan di BCA KCP Cilandakteller yang latar belakang pendidikannya diploma lebih banyak dibandingkan teller yang berlatar belakang pendidikan SLTA ataupun Strata Satu. Hal ini disebabkan jenjang pendidikan Diploma dinilai sudah matang dan siap, serta sudah memiliki keahlian untuk masuk ke dunia kerja. Sedangkan untuk back office di BCA KCP Cilandak memiliki latar belakang pendidikan Strata Satu (S1) yang dinilai sudah memiliki keahlian didalam menyelesaikan tugas pokok dan fungsi dari back office
4.2.4. Pelatihan
Pelatihan atau seminar-seminar yang diikuti oleh seorang teller dapat memberikan manfaat diantaranya dapat memberikan informasi dan pengetahuan yang berguna untuk diri teller itu sendiri. Pelatihan atau seminar yang pernah diikuti oleh teller di Bank BCA KCP Cilandakdapat dilihat pada Tabel 4.
Tabel 4. Pelatihan/Seminar yang Pernah Diikuti oleh TellerBank BCA KCP Cilandak
TELLER PELATIHAN/SEMINAR
Teller 1
Management Risk (2011), Class of Public “Bancassurance”
(2012), Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013),
seminar “Know Your Customer” di PT. BCA, Tbk (2012).
Teller 2 Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013), Class
of Public “Mahasiswa Mau Kemana” (2012).
Teller 3 Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013) Teller 4 Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013)
Teller 5 Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013), seminar
“Know Your Customer” di PT. BCA, Tbk (2012) 2 4 1 0 1 2 3 4 5
SLTA Diploma Strata satu
(S1)
SLTA
Diploma
Strata satu (S1)
Jenjang
Pendidikan Back Office
Ju m lah Ka ry awa n
Lanjutan Tabel 4
TELLER PELATIHAN/SEMINAR
Teller 6 Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013),
Seminar Generasi Mandiri dengan Investasi (2013)
Teller 7
Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013), seminar Pengetahuan Produk Passiva di PT. BCA (2010), Tbk, seminar “Pengetahuan ProdukKredit BCA di PT. BCA” (2011), seminar “Hukum Dalam Praktek Operasional Bank di PT. BCA” (2011)
Dari Tabel 4, dijelaskan karekteristik pelatihan teller di Bank BCA KCP Cilandak dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu yang pernah mengikuti pelatihan atau seminar kurang dari tiga kali dan yang pernah mengikuti pelatihan atau seminar lebih dari tiga kali. Jumlah teller sesuai dengan pelatihan yang pernah diikuti dapat dilihat pada Gambar 9.
Gambar 9. Proporsi pelatihan Teller Bank BCA KCP Cilandak
Di BCA Cilandak terdapat 5 orang teller yang mengikuti pelatihan kurang dari tiga kali dan terdapat dua orang teller yang mengikuti pelatihan lebih dari tiga kali. Pelatihan yang diikuti oleh masing – masing teller di BCA KCP Cilandak bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan informasi khususnya mengenai dunia perbankan yang dapat membantu dan mempermudah teller tersebut dalam menyelesaikan pekerjaan pokoknya di Bank BCA KCP Cilandak. Sedangkan untuk back office di BCA KCP Cilandak telah mengikuti pelatihan ataupun seminar sebanyak lima kali diantaranya adalah Pengenalan Perbankan Indonesia di PT. BCA, Tbk (2013), seminar
Pengetahuan Produk Passiva di PT. BCA (2010), Tbk, seminar “Pengetahuan Produk Kredit BCA di PT. BCA” (2011), seminar “Hukum Dalam Praktek Operasional Bank
5 2 1 0 1 2 3 4 5 6
< 3 kali > 3 kali 5 kali
< 3 kali > 3 kali 5 kali
Ju m lah Ka ry awa n Jumlah Pelatihan
di PT. BCA” (2011), “Pengenalan asuransi AIA” di PT. BCA (2012). Back Office di BCA KCP Cilandak telah mengikuti lima kali pelatihan dan seminar yang bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan informasi khususnya mengenai dunia perbankan yang dapat membantu dan mempermudah back office tersebut dalam menyelesaikan pekerjaan pokoknya di Bank BCA KCP Cilandak