• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARYA ROH KUDUS Karya Roh Kudus dalam Perjanjian Lama

Dalam dokumen Teologi (Halaman 55-69)

Karya Roh Kudus dalam Perjanjian Lama Karya Roh Kudus dalam Kehidupan Yesus

Karya Roh Kudus dalam Kehidupan Orang Kristen Awal Kehidupan Kristen

Kehidupan Kristen Selanjutnya Karunia-karunia Mukjizat Dewasa Ini Berbagai Implikasi dari Karya Roh Kudus

Sesungguhnya, istilah Roh Kudus jarang dipakai di Perjanjian Lama. Istilah yang lebih umum adalah Roh Allah. Perlu diingat bahwa bahsa Ibrani merupakan bahasa yang konkret yang secara relatif kekurangan kata sifat.

Karya Roh Kudus dalam Kehidupan Yesus

“Roh Kudus akan turun atasmu kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Allah” (Luk. 1:35). Kata-kata pembukaan perikop mengenai kelahiran Yesus adalah sebagai berikut, “Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut : Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami-isteri (Mat. 1:18).

Yohanes Pembaptis sendiri dipenuhi dengan Roh Kudus bahkan sejak dalam kandungan ibunya (Luk. 1:15) Amanat yang disampaikannya menekankan

bahwa, berbeda dengan baptisan yang dilayaninya, yang merupakan baptisan air, Yesus akan membaptis dengan Roh Kudus (Mrk. 1:8). Matius (3:11), Lukas (3:16) bahkan menambahkan “dan dengan api”.

Karya Roh Kudus dalam Kehidupan Orang Kristen Awal Kehidupan Kristen

Pertobatan merupakan tindakan manusia untuk berbalik kepada Allah. Tindakan tersebut memiliki unsur negatif dan positif: bertobat, maksudnya meninggalkan dosa, dan iman, yaitu menerima Kristus.

42

Aneka Pemikiran Tentang Keselamatan

Perincian yang Berbeda tentang Berbagai Pemikiran Keselamatan

Lingkungan Waktu

Sifat dan Tempat Kebutuhan Sarana Memperoleh Keselamatan Arah Gerakan dalam Keselamatan Jangkauan Keselamatan

Obyek-obyek Keselamatan

Pemahaman-pemahaman Masa Kini tentang Keselamatan

Teologi Pembebasan Teologi Eksistensial Teologi Sekular

Teologi Roma-Katolik Masa Kini Teologi Injili

Gerakan Injil-Sosial pada akhir abad ke-19 dan terdapat dalam sifat manusia yang sesat, lingkungan sosial yang jahat. Menurut pandangan ini mereka akan didorong masuk kembali memasuki masyarakat yang tercemar sehingga mereka juga akan tercemar lagi.

43

Yang Mendahului Keselamatan: Predestinasi Perkembangan Historis Doktrin Ini

Berbagai Pandangan tentang Predestinasi Calvinisme

Arminianisme Karl Barth

Sebuah Pemecahan yang Disarankan Berbagai Implikasi yang Terkait dengan Doktrin Predestinasi Ini

Berbagai Pandangan tentang Predestinasi: Calvinisme

Par penganut Calvinis menganggap seluruh umat manusia kerusakan moral yang total mampu menanggapi tawaran kita alami, meliputi pencemaran moral (Dan ketidakmampuan moral) dan kewajiban untuk (karena bersalah).

“Para teolog yang berhaluan Calvinis tidak spendapat mengenai bagaimana dosa Adam mengakibatkan dampak semacam itu dalam diri kita. Teolog yang lain menerima pandangan seluruh umat manusia benar-benar hadir didalam Adam dalam bentuk bibit, sehingga kita benar-benar berbuat dosa. Tidakkah mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Mat. 20:13-15).

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah, Mengapakah engkau membentuk aku demikian?” Konsep ini mengenai kedaulatan ilahi adalah dasar dari doktrin pilihan Calvinis. Tanpa kedua ini doktrin ini tidak ada artinya. Arminianisme

Sekalipun pernyataan-pernyataan dari pandangan Arminian agak berbeda, terdapat suatu titik tolak yang logis, pengertian bahwa Allah menginginkan orang diselamatkan.

Karl Barth

Doktrin pemilihan Barth dimulai dengan sebuah kritik yaitu bahwa Allah dari kekal telah diselamatkan dan siapa yang akan terhilang. Hal utama dalam daya pikir Barth tentang predestinasi ialah kehendak Allah yang kekal pemilihan Yesus Kristus. Jangan mencari kehendak diluar karya-Nya yang dilakukan di sejarah melalui Yesus Kristus.

44

Awal Keselamatan: Aspek-Aspek Subyektif Panggilan yang Menginsafkan

Urutan Logis; Panggilan yang Menginsafkan, Pertobatan, Kelahiran Kembali

Pertobatan

Penyesalan Iman Kelahiran Kembali

Implikasi dari Panggilan yang Menginsafkan, Pertobatan, dan Kelahiran Kembali.

Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa untuk menerima keselamatan, disampaikan kepada semua orang dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28).

Aspek pertobatan yang negatif ialah meninggalkan inilah yang disebut penyesalan.

Kelahiran Kembali

Yang mendasari doktrin kelahiran kembali anggapan tentang sifat manusia atau kelahiran rohani.

Persatuan dengan Kristus

Ajaran Alkitab

II Korintus 5 :17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus ia adalah ciptaan baru; Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan Yesus Kristus yang dalam Kristus telah

mengaruniakan segala berkat rohani di dalam sorga menjelaskan diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan yang dipersiapkan Allah sebelumnya hidup di dalamNya.

Pembenaran

Pembenaran merupakan tindakan Allah yang menyatakan bahwa orang dibenarkan dihadapanNya. Pembenaran merupakan peristiwa dimana kita memenuhi semua tuntutan hukum Allah.

William Sanday dan Arthur Headlam bagaimana mungkin Allah menyatakan benar orang yang durhaka (yaitu menyatakan mereka benar). Sebab Hukuman dipenuhi. Jadi, bukanlah cerita khayalan itu benar, karena kebenaran Kristus situasi ini dapat apa yang terjadi ketika dua orang menikah dimasukkan kedalam persatuan.

Penyucian

Yang dimaksudkan “kudus” disini kesamaan yang aktual dengan gambar Alah dengan keadaan moral seseorang diselaraskan dengan status hukumnya dihadapan Allah.

Terdapat dua arti dasar dari kata penyucian, dengan dua konsep dasar dari kesucian pada satu sisi kesucian sebagai ciri formal dari tokoh-tokoh. Dalam pengertian ini kesucian merujuk duniawi dan diabdikan untuk tujuan berarti “terpotong”, atau “terputus.

47

Penyelesaian Keselamatan Ketekunan

Pandangan Calvinis Pandangan Arminian

Sebuah Penyelesaian Masalah Pemulaan

Pemuliaan Orang Percaya

Orang Kristen tahu bahwa ada dua pengalaman menantinya. Salah satunya ialah kematian jasmani atau akhir hidup di dunia ini. Yang lain adalah kehidupan kematian; seberang kehidupan bahwa akan terjadi keberadaan kekekalan keselamatannya itu berarti bahwa keselamatan

Pandangan Arminian

Alkitab yang lain dikutip oleh orang Calvinis mendukung anggapan menyatakan sesuatu keselamatan itu bersyarat jauh dari Allah dan memusuhi-Nya dalam hati kematian-Nya, untuk menempatkan dan tak bercacat dihadapanNya.

51

Pemerintahan Gereja Bentuk-bentuk Pemerintah Gereja

Episkopal Presbiterian Kongregasional Tanpa Pemerintahan

Menyusun Sistem Pemerintahan Gereja Masa Kini Episkopal

Bentuk pemerintahan gereja yang episkopal tertinggi terletak di tangan uskup (επίσκοπος).

Presbiterian

Perwakilan yang menjalankan kekuasaan. Pejabat kunci di dalam struktur prebiterian ini adalah penatua. Dalam Perjanjian Lama para penatua memegang Kapasitas dan peranan pemerintahan.

Bentuk pemerintahan yang ketiga menekankan peran tertinggi. Prinsip otonomi berarti bahwa setiap gereja lokal sendiri.

Tanpa Pemerintahan

52

Upacara Penerimaan Sebagai Anggota Gereja Baptisan Baptisan sebagai Tanda Keselamatan

Sebagai suatu tanda lahiriah iman kita kepada Yesus Kristus merupakan upacara peresmian dibaptiskan dalam nama Yesus Kristus.

53

Ritus Lanjutan Dari Gereja: Perjamuan Kudus Pokok-pokok Persetujuan

Ditetapkan Oleh Kristus Perlunya Pengulangan Suatu Bentuk Pernyataan

Keuntungan Rohani Bagi Peserta Terbatas Pada Pengikut Kristus Dimensi Horizontal

Pokok-pokok Ketidakcocokan Kehadiran Kristus

Kemanjuran Upacara Agama Pelaksana yang Tepat

Penerima yang Sesuai

Unsur-unsur yang Dipergunakan Pandangan-pandangan Utama

Pandangan Katolik-Roma yang Tradisional Pandangan Lutheran

Pandangan Protestan Pandangan Zwingli Menangani Persoalan-persoalan

Kehadiran Kristus

Kemajuran Upacara Agama Pelaksana yang Tepat Pelaksana yang Tepat

Alkitab memberikan sedikit sekali bimbingan mengenai siapa yang berhak menyelenggarakan Perjamuan Kudus. Terkecuali Perjamuan pertama yang dipimpin langsung oleh Yesus sendiri, kita tidak tahu siapa yang memimpin upacara ini dan apa yang mereka lakukan. Alkitab juga tidak menetapkan syarat-syarat khusus bagi orang yang berhak memimpin upacara ini dan apa yang mereka lakukan. Alkitab juga tidak menetapkan syarat-syarat khusus bagi orang yang berhak memimpin atau bagi mereka yang membantu dalam Upacara tersebut. Sebenarnya sedikit sekali dikatakan dalam Perjanjian Baru tentang penahbisan.

Yang disebutkan dalam kisah-kisah Injil dan pembahasan Paulus ialah bahwa upacara Perjamuan Kudus ini dipercayakan dan dengan demikian harus dilaksanakan oleh gereja. Oleh karena itu sangatlah wajar jikalau upacara ini dipimpin oleh orang-orang yang secara resmi telah ditetapkan oleh gereja. Dengan demikian dapat dibenarkan jika ada paling tidak beberapa pemimpin yang telah dipilih oleh gereja harus membantu dalam pelaksanaan upacara tersebut; gembala sidang harus memainkan peranan sebagai pemimpin. Jika tidak ada pejabat gereja, maka orang lain yang memenuhi syarat dapat memimpin upacara tersebut.

54

Kesatuan Gereja Alasan-alasan Bagi Kesatuan Gereja

Ajaran Alkitab Mengenai Kesatuan Orang Percaya Beberapa Pertimbangan Teologis yang Umum Beberapa Pertimbangan Praktis; Kesaksian dan Ketangkasan yang Umum

Kesatuan Rohani

Pengakuan dan Persekutuan Timbal Balik Kesatuan Konsilier

Kesatuan Organik

Sejarah dan Status Gerakan Oikumenis Pada Masa Kini Persoalan-persoalan yang Dikemukakan Golongan Injili

Persoalan Teologis Persoalan Ekklesiologis Persoalan Metodologis Persoalan Telelogis Pedoman Tindakan

Alasan-alasan Bagi Kesatuan Gereja

Ajaran Alkitab Mengenai Kesatuan Orang Percaya

Dan bukan untuk mereka ini saja percaya kepadaKu pemberitaan mereka; supaya semua menjadi sama seperti Kita adalah satu; Aku di dalam mereka di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi tahu bahwa sama seperti Engkau mengasihi Aku” (Yoh. 17:20-23).

55

Pengantar Eskatologi Klasifikasi Berbagai Eskatologi

Pembahasan Eskatologi Modern

Pendekatan Liberal : Eskatologi Dijadikan Modern Albert Schweitzer : Eskatologi Dijadikan Kuno C.H. Dodd: Eskatologi yang Terwujud

Rudolf Bultmann : Eskatologi yang Eksistensial Jurge Moltmann : Eskatologi yang Bersifat Politik Dispensasionalisme : Eskatologi yang Tersusun Berbagai Kesimpulan Mengenai Eskatologi

Menurut para penganut paham liberalisme, Yesus mengajarkan beberapa gagasan yang agak aneh. Ia akan datang kembali secara jasmaniah untuk menegakkan kerajaan-Nya. Kaum liberal menilai sebagai suatu pembawaan yang tak dapat dipertahankan berpikir pra-ilmiah untuk mengerti, sekalipun demikian mereka beranggapan bahwa suatu amanat penting. Kedatangan Kristus yang kedua kali merupakan sekadar kulit pembungkus ialah mengupas kulit pembungkus itu mencapai intinya. Ajaran kedatangan Tuhan kali kedua sebenarnya mengumumkan kemenangan dari kebenaran Allah atas kejahatan dalam dunia.

56

Eskatologi Individual Kematian

Realitas Kematian Sifat Kematian

Kematian Jasmaniah: Alamiah atau Tidak? Dampak-Dampak Kematian

Keadaan Manusia Diantara Kematian dan Kebangkitan Kesulitan Doktrin Ini

Berbagai Pandangan yang Ada Tentang Keadaan Tersebut

Jiwa yang Tertidur Api Penyucian

Dengan Seketika Dibangkitkan Resolusi yang Disarankan

Berbagai Implikasi tentang Doktrin Kematian dan Masa Antara Kematian dan Kebangkitan

Kematian

Tidak dapat disangkal bahwa pada saat tertentu setiap orang dengan jelas dalam Ibrani 9:27. “Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati satu kali saja. Diungkapkan Paulus dalam I Korintus 15 sesuatu yang universal dan dihubungkan dengan dampak dari Kebangkitan Kristus. Sekalipun dikatakan kehilangan sengatnya oleh kebangkitan-Nya (ay.54-56) ada petunjuk bahwa kita akan mati.

57

Kedatangan Kristus Kali Yang Kedua dan Akibat-akibatnya Kedatangan Kristus Kali yang Kedua

Kepastian Peristiwa Tersebut Ketidakpastian Saatnya

Sifat Kedatangan Tersebut Pribadi

Jasmani Kelihatan Tidak terduga

Penuh Kemenangan dan Kemuliaan Kesatuan dari Kedatangan Kristus Kali yang Kedua

Kedatangan Kristus Kali Kedua Akan Segera Terjadi

Kebangkitan

Ajaran Alkitab

Karya Allah Tritunggal Bersifat Jasmani

Kebangkitan Orang yang Benar dan Orang yang Tidak Benar

Penghakiman Terakhir

Peristiwa di Masa Depan. Yesus Kristus Sang Hakim. Subyek-subyek Penghakiman Dasar Penghakiman

Ketegasan Sifat Penghakiman Ini

Berbagai Implikasi tentang Kedatangan yang Kedua dan Akibat-akibatnya

Kedatangan Kristus yang kedua kalinya yang diakibatkan oleh peristiwa kebangkitan dan penghakiman terakhir, peristiwa penting dalam eskatologi kosmik.

Kedatangan Kristus Kali yang Kedua

Terkecuali kepastian akan kematian jasmani, pokok kedatangan Kristus kali yang kedua merupakan pokok yang disetujui oleh semua pakat teologi

merupakan pembahasan eskatologis. Yaitu peristiwa dari puncak penggenapan rencana Allah.

58

Berbagai Pandangan Tentang Masa Seribu Tahun Dan Masa Kesengsaraan Besar Berbagai pandangan Tentang

Masa Seribu Tahun (Milenialisme) Pasca Milenialisme

Pra-Milenialisme Amilenialisme

Menyelesaikan Berbagai Persoalan Ini Berbagai Pandangan Tentang

Masa Kesengsaraan Besar Pra-Kesengsaraan Pasca Kesengsaraan

Pandangan-Pandangan Menengah Menyelesaikan Persoalan Ini Pasca-milenialisme

Pandangan ini berdasarkan pada keyakinan bahwa pekabaran Injil akan begitu berhasil sehingga seluruh bumi akan bertobat. Pemerintahan Kristus yang bertempat di dalam hati manusia akan lengkap dan universal. Kalimat, “Jadilah kehendak-Mu, dibumi seperti di surga,” akan terwujud. Damai sejahtera akan menang dan kejahatan benar-benar akan dimusnahkan. Lalu pada saat pemberitaan Injil mencapai puncak keberhasilannya Kristus akan datang kembali. Dengan demikian tampaklah bahwa pandangn pasca-Milenialisme ini pada dasarnya merupakan pandangan yang optimisme.

59

Keadaan Terakhir Orang Benar Istilah “Surga”

Sifat Surga

Kehidupan Kita di Surga: Perhentian, Penyembahan, dan Ibadah

Pokok Persoalan tentang Surga Keadaan Terakhir Orang Fasik

Kepastian Penghakiman di Masa Depan Berbagai Tingkatan Penghukuman Berbagai Implikasi Doktrin Ini

Keadaan Terakhir Orang Benar

Istilah “Surga”

Ada berbagai cara untuk melambangkan keadaan di masa depan dari orang benar. Tentu saja, yang paling umum ialah dengan menggunakan istilah “surga”. Sekalipun demikian.

Kemudian daripada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: “Haleluya? Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita, sebab benar dan adil segala penghakiman-penghakimanNya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya: dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hambaNya atas pelacur itu” dan untuk kedua kalinya mereka berkata:”Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya.” Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata : “Amin, Haleluya.” (1-4).

Bila ada satu ciri khas yang mencolok dari neraka, maka itu adalah kebalikannya surga, yaitu ketidakhadiran Allah atau pengusiran dari hadirat-Nya itu. Kenyataan tersebut merupakan kesedihan yang sangat menyakitkan, secara jasmaniah atau kejiwaan atau keduanya sekaligus.

Dalam dokumen Teologi (Halaman 55-69)

Dokumen terkait