• Tidak ada hasil yang ditemukan

396,331 Utang BBP dari Perusahaan/ BBP’s debt

31. Kasus Hukum Litigations

Berikut adalah kasus-kasus hukum Grup yang material sampai dengan tanggal laporan:

The following are material litigation cases of the Group until the reporting date:

 Berdasarkan Laporan Polisi No.:LP/B/1371/

X//2018/BARESKRIM tanggal 26 Oktober 2018, Perusahaan telah mengadukan Stefanus Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito terkait dugaan tindak pidana Pasal 372, Pasal 263, dan Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Based on the Police Report No.:LP/B/1371/

X/2018/BARESKRIM dated October 26, 2018, the Company has reported Stefanus Joko Mogoginta and Budhi Istanto Suwito related to alleged criminal acts Article 372, Article 263, and Article 374 of the Criminal Law.

Sampai dengan tanggal laporan, Perusahaan masih belum menerima informasi atas perkembangan laporan polisi sebagaimana dimaksud di atas.

Until the reporting date, the Company has not yet received information regarding the progress on the police report as mentioned above.

 Berdasarkan Laporan Polisi

No.:LP/B/1507/XI/2018/BARESKRIM tanggal 19 November 2018, Perusahaan telah mengadukan Stefanus Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito terkait dugaan tindak pidana Pasal 372, dan Pasal 374 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010.

Based on the Police Report No.:LP/B/1507/

XI/2018/BARESKRIM dated November 19, 2018, the Company has reported about Stefanus Joko Mogoginta and Budhi Istanto Suwito regarding alleged criminal acts Article 372, and Article 374 of the Criminal Law, as well as Article 3, Article 4, and Article 5 of Law Number 8 year 2010.

Sampai dengan tanggal laporan ini, Perusahaan masih belum menerima informasi atas perkembangan laporan polisi sebagaimana dimaksud di atas.

Until the reporting date, the Company has not yet received information regarding the progress on the police report as mentioned above.

 Berdasarkan Laporan Polisi No: LP/B/1508/

XI/2018/BARESKRIM tanggal 19 November 2018, PT Putra Taro Paloma, entitas anak, telah mengadukan Stefanus Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito terkait dugaan tindak pidana Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010.

Based on the Police Report No:LP/B/1508/XI/2018/BARESKRIM on November 19, 2018, PT Putra Taro Paloma, a subsidiary, has reported about Stefanus Joko Mogoginta and Budhi Istanto Suwito related to alleged criminal acts Article 378 of the Criminal Law and Article 3, Article 4, and Article 5 of Law Number 8 year 2010.

Berdasarkan putusan No. 303/Pid.B/2020/PN Jkt.Sel dan No. 304/Pid.B/2020/PN Jkt.Sel tertanggal 30 Juli 2020, tergugat telah diputus bersalah. Atas putusan tersebut tergugat telah mengajukan banding.

Based on Decision No. 303/Pid.B/2020/PN Jkt.Sel and No. 304/Pid.B/2020/PN Jkt.Sel dated July 30, 2020, the defendants have been found guilty. Regarding these Decisions, the defendants had filed an appeal.

 Berdasarkan gugatan No. 130/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Pst tertanggal 4 Maret 2020, Perusahaan mengajukan tuntutan hukum, diantaranya kepada Stefanus Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito. Perusahaan telah mencabut gugatan tersebut dan telah diterima oleh Majelis Hakim atas pencabutan gugatan.

Based on lawsuit No. 130/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Pst dated march 4, 2020, the Company has sued among others to Stefanus Joko Mogoginta and Budhi Istanto Suwito. The Company has withdraw the lawsuit and Panel of Judges accepted these withdrawal the lawsuit.

 Berdasarkan gugatan No. 577/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Tata Makmur Sejahtera untuk pembayaran piutang sebesar Rp52.743. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 577/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), a subsidiary, has sued PT Tata Makmur Sejahtera regarding the receivables amounting to Rp52,743. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 579/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, SPJ, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Murni untuk pembayaran piutang sebesar Rp1.914. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 579/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, SPJ, a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Murni regarding the receivables amounting to Rp1,914. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 572/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, TPS, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Mandiri untuk pembayaran piutang sebesar Rp3.542. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 572/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, TPS, a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Mandiri regarding the receivables amounting to Rp3,542. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 573/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, TPS, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Mulia untuk pembayaran piutang sebesar Rp21.019.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 573/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, TPS, a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Mulia regarding the receivables amounting to Rp21,019. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 574/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, TPS, entitas anak mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Murni untuk pembayaran piutang sebesar Rp8.690. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 574/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, TPS, a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Murni regarding the receivables amounting to Rp8,690. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 575/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, TPS, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Semar Kencana Sejati untuk pembayaran piutang sebesar Rp20.731.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 575/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, TPS, a subsidiary, has sued PT Semar Kencana Sejati regarding the receivables amounting to Rp20,731. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 576/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, TPS, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Semar Pelita Sejati untuk pembayaran piutang sebesar Rp40.938.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan

Based on lawsuit No. 576/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, TPS, a subsidiary, has sued PT Semar Pelita Sejati regarding the receivables amounting to Rp40,938. Until the reporting date, the case is still under trial process.

tersebut masih dalam proses persidangan.

 Berdasarkan gugatan No. 567/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, PT Putra Taro Paloma (PTP), entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Mandiri untuk pembayaran piutang sebesar Rp8.856. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 567/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, PT Putra Taro Paloma (PTP), a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Mandiri regarding the receivables amounting to Rp8,856. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 570/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, PTP, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Murni untuk pembayaran piutang sebesar Rp38.399.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 570/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, PTP, a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Murni regarding the receivables amounting to Rp38,399. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 580/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, SPJ, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Semar Pelita Sejati untuk pembayaran piutang sebesar Rp3.644. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 580/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, SPJ, a subsidiary, has sued PT Semar Pelita Sejati regarding the receivables amounting to Rp3,644. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 571/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, PTP, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Semar Pelita Sejati untuk pembayaran piutang sebesar Rp30.029.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 571/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, PTP, a subsidiary, has sued PT Semar Pelita Sejati regarding the receivables amounting to Rp30,029. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 569/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Juli 2020, PTP, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Kereta Kencana Mulia untuk pembayaran piutang sebesar Rp23.100.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 569/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Sel dated July 23, 2020, PTP, a subsidiary, has sued PT Kereta Kencana Mulia regarding the receivables amounting to Rp23,100. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 376/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr tertanggal 23 Juli 2020, PTP, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Tata Makmur Sejahtera untuk pembayaran piutang sebesar Rp21.673.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 376/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr dated July 23, 2020, PTP, a subsidiary, has sued PT Tata Makmur Sejahtera regarding the receivables amounting to Rp21,673. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 373/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr tertanggal 23 Juli 2020, PTP, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Tata Makmur Sejahtera untuk pembayaran piutang sebesar Rp730. Sampai

Based on lawsuit No. 373/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr dated July 23, 2020, PTP, a subsidiary, has sued PT Tata Makmur Sejahtera regarding the receivables amounting to Rp730. Until the reporting date, the case is

dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 374/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr tertanggal 23 Juli 2020, PTP, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Semar Pelita Sejati untuk pembayaran piutang sebesar Rp41.519.

Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 374/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr dated July 23, 2020, PTP, a subsidiary, has sued PT Semar Pelita Sejati regarding the receivables amounting to Rp41,519. Until the reporting date, the case is still under trial process.

 Berdasarkan gugatan No. 375/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr tertanggal 23 Juli 2020, SPJ, entitas anak, mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Semar Kencana Sejati untuk pembayaran piutang sebesar Rp1.405. Sampai dengan tanggal laporan, gugatan tersebut masih dalam proses persidangan.

Based on lawsuit No. 375/Pdt.G/2020/

PN.Jkt.Utr dated July 23, 2020, SPJ, a subsidiary, has sued PT Semar Kencana Sejati regarding the receivables amounting to Rp1,405. Until the reporting date, the case is still under trial process.

32. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar 32. New Accounting Standards and

Dokumen terkait