BAB III HAMBATAN YURIDIS YANG DIHADAPI POLR
C. Kasus Korupsi Dijajaran Polda Sumatera Utara
Penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan dengan proses Penyidikan oleh pejabat Penyidik dengan maksud dan tujuan mengumpulkan “bukti permulaan” atau “bukti yang cukup” agar dapat dilakukan tindak lanjut penyidikan.
Dalam kenyataannya Tindak Pidana Korupsi di Polda Sumut, perkembangannya naik turun dari tahun ke tahun, baik dari jumlah kasus yang terjadi atas jumlah kerugian keuangan Negara.
Data kasus-kasus yang telah dilakukan Penyelidikan/Penydikan oleh Polri di Polda Sumut dari tahun 2004 sampai dengan 2008, sebagai berikut:
Tabel 2 Penyidikan Tindak Pidana korupsi Dijajaran Polda Sumatera Utara Tahun 2004 No. Satuan Wilayah Jumlah Tipikor 1 Dit. Reskrim 8 2 Polresta Binjai 1 3 Polres Tapsel 2 4 Polres Dairi 1 5 Polres Nias 4 6 Polres Simalungun 5 7 Polres Langkat 4
8 Polres Tanah Karo 1 Jumlah 26 Sumber : Data Sekunder
Dari tabel di atas maka terdapat 26 jumlah kasus Tipikor yang disidik oleh Polri di Polda Sumatera Utara pada tahun 2004, yakni : 8 kasus Tipikor di Dit. Reskrim, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Binjai, 2 kasus Tipikor di
daerah satuan wilayah Polres Tapanuli Selatan, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Dairi, 4 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Nias, 5 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Simalungun, 4 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Langkat, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tanah Karo.
Tabel 3 Penyidikan Tindak Pidana korupsi Dijajaran Polda Sumatera Utara Tahun 2005
No. Satuan Wilayah Jumlah Tipikor
1 Dit. Reskrim 5
2 Polres Asahan 3
3 Polres Labuahan Batu 2 4 Polres Tanjung Balai 2 5 Polres Simalungun 1 6 Polres Tapanili Utara 3
7 Polres Nias 4
8 Polres Tapanuli Selatan 2 9 Polres Pakpak Bharat 1 Jumlah 23 Sumber : Data Sekunder
Dari tabel di atas maka terdapat 23 jumlah kasus Tipikor yang disidik Polri di Polda Sumatera Utara pada tahun 2005, yakni : 5 tersangka kasus Dit. Reskrim, 3 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Asahan, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Labuhan Batu, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tanjung Balai, 1 tersangka Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Simalungun, 3 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tapanuli Utara, 4 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Nias, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah
PolresTapanuli Selatan, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Pakpak Barat.
Tabel 4 Penyidikan Tindak Pidana korupsi Dijajaran Polda Sumatera Utara Tahun 2006
No. Satuan Wilayah Jumlah Tipikor 1 Dit. Reskrim 16 2 Polres Asahan 10 3 Polres Simalungun 3 4 Polres Tapsel 1 5 Polres Tapteng 1 6 Polres Deli Serdang 2
7 Polres Nias 5
8 Polres langkat 1 9 Polres Tanah Karo 3 10 Polres Tanjung Balai 1 11 Polres Tebing Tinggi 1 12 Polres Labuhan Batu 1 13 Polresta Binjai 1
JUMLAH 46
Sumber : Data Sekunder
Dari tabel di atas maka terdapat 46 jumlah kasus Tipikor yang disidik Polda Sumatera Utara pada tahun 2006, yakni : 16 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Dit. Reskrim, 10 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Asahan, 3 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Simalungun, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tapanuli Selatan, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tapanuli Tengah, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Deli Serdang, 5 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Nias, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Langkat, 3 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah
Polres Tanah Karo, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah PolresTanjung Balai, 1 tersangka Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tebing Tinggi, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Labuhan Bara, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Binjai.
Tabel 5 Penyidikan Tindak Pidana korupsi Dijajaran Polda Sumatera Utara Tahun 2007
No. Satuan Wilayah Jumlah Tipikor
1 Dit. Reskrim 8
2 Polres Tebing Tinggi 4 3 Polres Tanah Karo 3 4 Polres Simalungun 5
5 Polres Asahan 2
6 Polres Tobasa 1
7 Polres Tapanuli Utara 1 8 Polres Tapanuli Tengah 2
Jumlah 26
Sumber : Data Sekunder
Dari tabel di atas maka terdapat 26 jumlah kasus Tipikor yang disidik di Polda Sumatera Utara pada tahun 2007, yakni : 8 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Dit. Reskrim, 4 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tebing Tinggi, 3 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tnah Karo, 5 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Simalungun, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Asahan, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tobasa, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tapauli Utara, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tapanuli Tengah.
Tabel 6 Penyidikan Tindak Pidana korupsi Dijajaran Polisi Daerah (Polda) Sumatera Utara Tahun 2008
No. Satuan Wilayah Jumlah
Tipikor
1 Dit. Reskrim 1
2 Polres Tapanuli Utara 2
3 Polres Madina 1
4 Polres Asahan 4
5 Polres Nias 1
6 Polres Simalungun 2
7 Polresta Pematang Siantar 1 8 Polres Tanjung Balai 2
9 Polres Langkat 1
10 Polres Tebing Tinggi 1
Jumlah 16
Sumber : Data Sekunder
Dari tabel di atas maka terdapat 16 jumlah kasus Tipikor yang disidik di Polda Sumatera Utara pada tahun 2008, yakni : 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Dit. Reskrim, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah PolresTapanuli Utara, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Madina, 4 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Asahan, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Nias, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Simalungun, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Pematang Siantar, 2 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tanjung Balai, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Langkat, 1 kasus Tipikor di daerah satuan wilayah Polres Tebing Tinggi.
Tabel 7 Penyidikan Tindak Pidana korupsi Dijajaran Polda Sumatera Utara dari Tahun 2004-2008 secara Kumulatif
No. Tahun Jumlah Tipikor Persentase
1 2004 26 18.9 2 2005 23 16,8 3 2006 46 33,6 4 2007 26 18,9 5 2008 16 11,8 Jumlah 137 100
Sumber : Data Sekunder
Dari tabel di atas Penyidikan Tindak Pidana korupsi di jajaran Polda Sumatera Utara, pada tahun 2004 terdapat 18,9 % kasus Tipikor, pada tahun 2005 terdapat 16,8 % kasus Tipikor, pada tahun 2006 terjadi peningkatan 33,6 % kasus Tipikor, pada tahun 2007 terdapat 18,9 % Tipikor dan pada tahun 2008 terdapat 11,8 % kasus Tipikor.