Dengan segala kerendahan hati, penyusun mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Skripsi ini yang merupakan salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan Program Studi di ProdiTeknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang.
Dalam penyusunan Skripsi ini, penyusun telah banyak mendapatkan bimbingan dan saran dari berbagai pihak yang telah membantu. Oleh karena itu penyusun tidak lupa menyampaikan banyak terima kasih kepada yang terhormat :
1. Dr.Ir. Dayal Gustopo S, MT selaku Ketua Prodi Teknik Industri S1. 2. Emmalia Adriantantri,ST.MM selaku Sekretaris Prodi Teknik Industri S1. 3. Ir. Nelly Budiarti, MSIE selaku Dosen Pembimbing 1.
4. Drs. Sumanto,MSi selaku Dosen Pembimbing 2.
5. Tjondro Anggoro, selaku Pemilik dari UD. Tosa Beveragest Specialist Malang. 6. Para karyawan UD. Tosa Kota Malang yang sudah membantu Penelitian.
7. Kedua Orang Tua yang selalu memberikan dukungan untuk menyelesaikan laporan skripsi ini.
8. Dessy Kumalaningsih yang setia menemani dan memberi dukungan penuh sehingga skripsi ini bisa terselesaikan.
9. Semua pihak yang telah membantu pelaksanaan penelitian hingga tersusunnya laporanskripsi ini.
Akhir kata, semoga laporanskripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.
Malang, Januari 2017
Penulis
Lampiran 8. Contoh Daftar Isi
DAFTAR ISI
Halaman
PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR TABEL ... v
DAFTAR GAMBAR ... vi
DAFTAR LAMPIRAN ... vii
DAFTAR SIMBOL ... viii
RINGKASAN ... ix BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 4 1.3 Batasan Masalah ... 4 1.4 Tujuan Penelitian ... 4 1.5 Manfaat Penelitian ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5
2.1 Effisiensy, Effektivitas dan Produktivitas ... 5
2.2 Manajemen Sumber Daya Manusia ... 8
2.3 Analisa Jabatan ... 10
2.4 Beban Kerja ... 12
2.5. Pengukuran Waktu Kerja ... 12
2.5.1 Stop Watch Time Study ... 12
2.5.2 Work Sampling ... 14
2.6 Faktor Kelonggaran ... 16
2.7. Work Load Analysis ( WLA ) ... 17
BAB III METODE PENELITIAN ... 19
3.1 Tempat dan Waktu Penelitian ... 19
3.2 Pengumpulan Data ... 20
3.3 Pengolahan Data ... 23
3.5 Diagram Pemecahan Masalah ... 26
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 27
4.1 Pengumpulan Data ... 27
4.1.1 Proses Distribusi ... 27
4.1.2 Jumlah Karyawan ... 28
4.1.3 Identifikasi Elemen-Elemen Kerja ... 28
4.1.4 Kegiatan Produktif dan Non Produktif ... 29
4.2 Pengolahan Data ... 31
4.2.1 Pemasukan Barang Kedalam Mobil Pengiriman ... 31
4.2.2 Proses Pengiriman ... 34
4.2.3 Uji Keseragaman dan Kecukupan Data ... 37
4.2.4 Performance Rating dan Allowance ... 50
4.2.5 Penghitungan Beban Kerja ... 52
4.3 Penentuan Jumlah Karyawan yang Optimal ... 53
BAB V PENUTUP ... 55
5.1 Kesimpulan ... 55
5.2 Saran ... 55 DAFTAR PUSTAKA
Lampiran 9. Contoh Daftar Tabel
DAFTAR TABEL
No. Judul Halaman
Tabel 1.1 Hasil Distribusi Mingguan Produk UD. Tosa ... 2
Tabel 2.1 Tabel Faktor Penyesuaian Wetinghouse ... 13
Tabel 4.1 Jumlah Karyawan Setiap Stasiun Kerja ... 28
Tabel 4.1 Jumlah Karyawan Setiap Stasiun Kerja ... 28
Lampiran 10. Contoh Penulisan Daftar Gambar DAFTAR GAMBAR No. Judul Halaman Gambar 4.1 Proses Distribusi UD. Tosa ... 27
Gambar 4.2 Produktivitas Karyawan Gudang 1 ... 39
Gambar 4.3 Produktivitas Karyawan Gudang 2 ... 41
Lampiran 11. Contoh Penulisan Daftar Lampiran DAFTAR LAMPIRAN
No. Judul Halaman Lampiran 1. Questioner Model ... L1 Lampiran 2. Questioner Analisa SWOT ... L8
Lampiran 12. Contoh Penulisan Daftar Simbol
DAFTAR SIMBOL Work Load Analysis ( WLA )
Waktu Siklus ( Ws ) Waktu standar ( Wb ) Outpt Standar ( Os )
Lampiran 13. Contoh Format Makalah Prodi Teknik Industri S-1 ITN Malang
ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN PADA UD. TOSA BEVERAGEST DENGAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (WLA)
Riswanto Ayunadi, Nelly Budiharti , Sumanto Program Studi Teknik Industri S-1,
Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi nasional Malang Jalan Mayjen Haryono 167 Malang 65145 -Telp (0341)567886 Email: [email protected]
ABSTRAK
Untuk dapat mencapai produktivitas yang optimal UD. Tosa, yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang distribusi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), memiliki masalah dalam pencapaian target distribusi. Dimana target distribusi mingguan dari tanggal 30 April sampai dengan tanggal 2 Juli 2016 tidak ada yang tercapai, yaitu dengan target distribusi sebesar 7200 galon, yang tercapai hanya 80,26% dari target, yaitu sebesar 5779 galon. Dalam hal ini UD. Tosa harus memperhatikan beban kerja masing-masing karyawannya, sehingga dapat dijadikan langkah penyelesaiaan masalah dalam distribusi sehingga target bia tercapai.
Penelitian ini menggunakan metode Work Load Analysisis (pengukuran beban kerja), dilakukan dengan mengukur rata-rata presentase produktif karyawan. Kemudian dilakukan penentuan performance rating serta allowance dari tip-tiap karyawannya. Setelah itu pengukuran beban kerja untuk menentukan jumlahkaryawan yang optimal tiap-tiap stasiun kerja.
Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata beban kerja pada bagian gudang/loading dengan 3 orang karyawan adalah 113,72% dengan usulan penambahan jumlah karyawan menjadi 4 orang dengan rata-rata beban kerja yang akan diterima sebesar 85,29%. Sedangkan pada bagian pengiriman rata-rata beban kerja pada bagian pengiriman dengan 3 orang karyawan adalah 111,83% dengan usulan penambahan jumlah karyawan menjadi 4 orang dengan rata-rata beban kerja yang akan diterima sebesar 83,87%.
Kata Kunci : Produktivitas, Beban Kerja, Work Load Analysis ABSTRACT
BAB I PENDAHULUAN
Perubahan lingkungan bisnis dan kompetisi usaha seringkali menuntut organisasi meningkatkan kinerjaagar pengoperasiannya dapat berjalan efektif dan efisien. Tujuan utamanya agar organisasi tersebut tetap mendapatkan pelanggan dan mempertahankan keberlanjutan (going concern) usahanya. Demikian juga dengan SDM UD. Tosa Malang harus senantiasa meningkatkan kinerjanya sehingga dapat bersaing dengan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Table 1.1 menunjukkan bahwa hasil distribusi dalam 5 minggu terakhir tidak mampu memcapai target distribusinya. Dimana presentase hasil distribusi terhadap target distribusinya rata-rata 80,2% dalam kisaran 5 minggu distribusi. Analisa awal penulis adalah tidak tercapainya target produksi di UD.Tosa...dan seterusnya.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA 2.1.2. Penelitian tentang Persediaan
1. Larson, et al. 2012
Penelitian ini mengembangkan model dinamis untuk penyimpanan gandum di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Di mana gandum impor mendominasi kebutuhan rata-rata. Model digunakan untuk menganalisis strategi yang menyisihkan stok gandum, yang dapat digunakan bila diperlukan untuk menjaga harga domestik di bawah harga yang ditargetkan. Pada saat pasar komoditas sangat volatile, pemerintah sering mencoba untuk melindungi penduduk mereka dari cepatnya kenaikan harga pangan.Sebuah solusi potensial bagi negara-negara yang defisit makanan adalah menahan cadangan strategis, yang dapat digunakan pada saat harga internasional ditetapkan, tapi berapa besar stok strategis itu harus dimiliki? Penelitian menunjukkan bahwa jika target yang ditetapkan tinggi dan cadangan yang memadai, strategi bisa efektif dan kuat.
2. Gbadamosi. 2013
Manajemen persediaan yang efektif penting untuk kedua organisasi baik menufaktur maupun jasa. Fokus penelitian inia dalah untuk menunjukkan integrasi
manajemen persediaan sebagai kunci untuk profitabilitas organisasi dan pengiriman yang efisien. Ada tigajenissistempengendalianpersediaanyaitu:
a. SistemPemesananSiklis
Ini adalah system stock yang berbasis waktu yang meliputi semua item persediaan untuk bahan yang berbeda. Interval waktu untuk pemesanan adalah konstan.
(Q Q Q- tapi T1 = T2 + Tn )...(2-1) Stock level dapat dipantau oleh pemeriksaan fisik, dengan review visual kartu persediaan secara terus menerus atau olehs urveilans computer otomatis. Kelemahan dari system ini adalah tidak efisien karena system ini dapat menyebabkan peningkatan biaya persediaan untuk setiap item
(Qi Q-Q-tapi T1 = T2 + Tn)...(2-2) b. SistemPemesananKuantitasTetap
Pengisian didasarkan pada faktor kuantitas pesanan bukan pada faktor waktu. Keuntungan meliputi: bahan dapat diperoleh dalam jumlah yang paling ekonomis. Perhatian hanya dikhususkan untuk item yang perlu pengisian. Kontrol positif dapat dengan mudah diberikan. Untuk mempertahankan investasi total persediaan pada tingkat diinginkan, dengan memanipulasi nilai-nilai maksimum dan minimum yangdirencanakan.
(Q-Q-Q tapi T1 = T2 + Tn)...(2-3) Penentuan tingkat persediaan juga penting dalam manajemen material. Berbagai
tingkat yang ditentukan dengan cara ini. Tingkat re-order (ROM)
= maksimum penggunaan x maksimum lead time)...(2-4) Tingkat minimum
= ROL (Rata-rata penggunaan x-rata lead time)...(2-5) Maksimum tingkat
BAB III METODOLOGI 3.1. Objek Penelitian
Objek penelitian yang utama adalah Petani kedelai produksi dalam negeri. Gabungan Kelompok Usaha Tani dan kelompok usaha tani Kedelai produksi dalam negeri. Dinas Pertanian tanaman pangan komoditi Kedelai produksi dalam negeri.Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2014.
3.2. Populasi dan Sampel
Penelitian ini dilakukan di Jember danBanyuwangi dengan alasan Usaha Tani komoditi kedelai produksi dalam negeri di Jawa timur terbesar adalah Jember dan Banyuwangi (BPS 2013). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kedelai produksi dalam negeri diIndonesia. Adapun sampelnya adalah beberapa Gabungan dan kelompok Usaha Tani serta petani kedelai produksi dalam negeri di Jemberdan Banyuwangi.Sampel dilengkapi dari pihak pemerintah yaitu pejabat dinas pertanian dan staf yang terkait dan relevan. Juga dinas yang terkait antara lain BPPP (Balai Penelitian Pengembangan dan Pelatihan serta UPDT (Unit Pelayanan Desa Terpadu).
Hasil penelitian ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain di Indonesia dengan menyesuaikan kondisi yang ada.Pada tabel 4.1 dapat dilihat status dan jumlah responden sebagai berikut:
3.3. Pengambilan Data
1. Data primer dapat diperoleh dengan cara: a. Observasi/pengamatan
Metode ini dijalankan dengan mengamati dan mencatat pola perilaku objek, atau kejadian-kejadian mealui cara sistematis.
b. Wawancara
Wawancara diterapkan dengan cara bertanya kepada karyawan yang diperlukan dan dianggap perlu untuk mendukung data yang lain.
2. Data sekunder yaitu data yang berisikan informasi dan teori-teori yang digunakan untuk penelitian. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari dokumen-dokumen dan laporan-laporan tertulis perusahaan, literatur-literatur.
3.4. Pengolahan dan Analisa Data
Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA). Data-data yang diperlukan antara lain :
1. Menentukan interval pengamatan, yaitu jam 08.00 – 16.00, dikurangi jam istirahat 1 jam.
Penetapan interval pengamatan terpendek, 5 menit. Jadi jumlah maksimum pengamatan/hari = (7x60)/5 = 84 kali
Pengamatan dilakukan selama 26 hari kerja dengan 20 kali pengamatan/hari secara random. Jadi ada 520 pengmatan.
2. Menentukan elemen kerja yang dilakukan setiap karyawan 3. Menentukan rata-rata presentase produktif dari karyawan….dst .
3.5. Flow Chart Penyelesaian Masalah BAB IV Uji Hipotesa Pengumpulan & pengolahan data Realibilitas Data ?
Uji asumsi linieritas
Uji Penguku- ran,Validasi, dan Fit Model. ?,Fit,FFFF,dan Fit model ? Model Model diusulkan Analisa Indikator dengan SWOT Menentukan Strategi Questioner Tidak Pengaruh Ya Sesuai ? Survey Validasi Data ? Mengusulkan /Menerapkan Ya Tidak Ya Tidak Pengaruh Pembahasan tentang : - Pola data - Variabel - Indikator Wawancara
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Uji Pengukuran Model
Dengan menggunakan software PLS versi 2.0 seperti yang tercantum pada halaman 82 - 87 diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
Tabel 4.1 Hasil Uji Pengukuran Model
Faktor Outer Loading
Harga Penjualan Petani (HPP) yang pantas & stabil (X1)
Modal yang cukup (X2) Karakter Petani (X3) Akses Informasi (X4) Lahan dan Intensifikasi (X5) Produktivitas yang tinggi (X6)
Pemasaran yang lancar (X7)
0,847 0,967 0,872 0,957 0,908 0,820 0,895
Dari Tabel 4.1 menunjukkan bahwa masing-masing indikator mempunyai kontribusi ke masing-masing variabel endogen (variabel bebas), rata-rata sebesar 0,896 artinya memberi kontribusi sebesar 89,6%.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Denngan memperhatikan hasil pembahasan bab 4, maka beban kerja karyawan di UD. Tosa dapat disimpulkan adalah sebagai berikut, yang dibagi kedalam 2 bagian stasiun kerja dan dapat diketahui besarnya beban kerja pada masing-masing bagian yaitu :
1. Beban kerja karyawan pada bagian loading
loading, beban kerja karyawannya adalah sebesar 113,72%.
2. Usulan Jumlah Karyawan Pada Kedua Stasiun Kerja
l pada stasiun kerja loading adalah 4 orang karyawan