• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keadaan Sosial Indonesia dan Negara Tetangga

B. Ciri-Ciri Gejala Sosial di Indonesia dan Negara Tetangga

1. Keadaan Sosial Indonesia dan Negara Tetangga

Kalau sebelumnya kalian sudah belajar tentang keadaan alam negara- negara tetangga, sekarang kalian akan mempelajari tentang keadaan sosialnya. Tahukah kalian apa yang dimaksud keadaan sosial? Adakah kaitan antara keadaan alam dengan keadaan sosial suatu negara?

Keadaan sosial adalah suatu keadaan atau kondisi yang menggambarkan tentang hal-hal yang berkaitan perbuatan manusia. Pegunungan, dataran rendah, rawa, dan sebagainya termasuk keadaan alam. Sementara kemiskinan, kejahatan, dan sebagainya termasuk dalam keadaan sosial atau masalah sosial.

Kegiatan

Coba, kalian perhatikan peta wilayah Asia Tenggara di samping!

Masing-masing huruf mewakili satu negara di Asia Tenggara. Ayo, kalian sebutkan negara- negara tersebut, kemudian lengkapilah tabel kegiatan yang ada. Dengan tetap memerhatikan peta, kalian juga dapat menjelaskan negara serta perairan laut atau perairan selat yang menjadi batas-batas wilayah masing- masing negara tersebut. Selamat mengerjakan.

No/Kode Nama Negara Ibukota Nama Bentang Hasil Utama Alam ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

Keadaan alam suatu wilayah atau negara baik langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi keadaan sosial masyarakatnya. Orang yang hidup di daerah yang tandus dan kurang sumber daya alam pada umumnya hidupnya miskin dan kekurangan. Sementara kemiskinan kadang dapat mendorong orang untuk berbuat kejahatan. Dengan demikian keadaan alam yang tandus dan miskin sumber daya alam secara tidak langsung mengakibatkan keadaan sosial yang berupa kemiskinan dan kejahatan.

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada umumnya pernah dijajah oleh bangsa Barat kecuali negara Thailand. Oleh karena itu, secara umum keadaan sosial penduduknya kondisinya hampir sama. Beberapa persamaan keadaan sosial negara-negara di kawasan Asia Tenggara antara lain berikut ini. a. Sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian.

b. Pada umumnya negara-negara di Asia Tenggara pernah dijajah negara lain. c. Penduduknya sebagian besar termasuk rumpun Melayu.

d. Dilihat dari kondisi sosial ekonominya, rata-rata negara di kawasan Asia Tenggara termasuk kelompok negara berkembang.

Sebagai negara berkembang, negara-negara di kawasan Asia Tenggara mempunyai berbagai masalah khususnya masalah-masalah yang berkaitan dengan penduduk atau sering disebut sebagai masalah-masalah sosial. Berikut ini beberapa masalah sosial di negara-negara kawasan Asia Tenggara. a . K e m i s k i n a n

Kemiskinan adalah suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup atau tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau kebutuhan hidupnya secara umum. Seseorang dikatakan miskin apabila orang itu tidak mampu memenuhi kebutuhan akan makanan, pakaian, perumahan, kesehatan, dan pendidikan. Siapa sajakah yang termasuk orang miskin? Beberapa kelompok yang dapat dikategorikan sebagai orang miskin antara lain berikut ini.

1. Kelompok petani yang tidak memiliki tanah garapan atau hanya memiliki sedikit tanah sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Mereka umumnya hidup sebagai buruh tani atau penyewa tanah pertanian dari pemilik tanah yang luas di daerahnya.

2. Kelompok buruh kasar yang tidak memiliki keahlian atau keterampilan karena tidak terlatih atau pendidikannya sangat rendah. Mereka hidup serba kekurangan karena upah yang diperoleh tidak sebanding dengan kebutuhan hidup yang semakin banyak. Termasuk dalam kelompok ini adalah tukang becak, pedagang kecil-kecilan, pembantu rumah tangga, bahkan termasuk gelandangan di kota-kota besar.

Kemiskinan dianggap sebagai masalah sosial, apabila perbedaan ekonomi dari warga masyarakat terlihat jelas. Dengan demikian pokok persoalan kemiskinan disebabkan seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan primernya sehingga timbullah masalah sosial seperti tunakarya, tunasusila, dan lain-lain.

Masalah sosial yang ditimbulkan karena kemiskinan dapat mengakibatkan masalah- masalah sosial yang lain seperti tindak kekerasan, penjarahan, pencurian, dan perampokan.Kemiskinan merupakan masalah sosial yang umum dihadapi negara-negara di Asia Tenggara terutama Indonesia, Filipina, Laos, Kamboja, dan Vietnam. Oleh karena itu, pada saat ini negara-negara di Asia Tenggara sedang berusaha untuk mengen- taskan kemiskinan dengan melaksanakan pembangunan di segala bidang.

b . Kejahatan (Kriminalitas)

Kejahatan adalah suatu bentuk perilaku yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang yang dapat merugikan orang lain. Kejahatan (kriminalitas) merupakan salah satu pelanggaran terhadap peraturan hukum yang berlaku di masyarakat. Kejahatan dapat terjadi di mana saja baik di negara maju maupun negara berkembang, termasuk di Indonesia dan negara-negara tetangga. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kemiskinan dapat juga menyebabkan masalah-masalah sosial lain diantaranya adalah tindak kejahatan. Kejahatan dapat terjadi karena disebabkan oleh keadaan dan suatu proses yang menghasilkan perilaku penyimpangan atau perilaku yang bertentangan dengan norma hukum.

Masalah kejahatan dapat diatasi dengan cara preventif (mencegah) dan secara repfresif (memaksa). Upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan dapat dilakukan dengan cara mengatasi beberapa faktor pendorongnya. Misalnya adalah menciptakan lapangan pekerjaan baru, menciptakan pendidikan yang murah atau mengadakan pelatihan-pelatihan kerja. Sementara tindakan represif diberlakukan bagi orang yang telah melakukan kejahatan dengan cara dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. c . K e b o d o h a n

Sebagian besar penduduk negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia dan juga negara-negara tetangga memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Pendidikan yang rendah mengakibatkan kebodohan. Kebodohan dapat menimbulkan masalah seperti ketertinggalan dalam bidang iptek yang selanjutnya mengakibatkan ketertinggalan di bidang ekonomi. Kebodohan bagi negara In- donesia dan negara tetangga pada umumnya berkaitan dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang tinggi.

Sumber: Jawa Pos, 11 Februari 2006

Gambar 2.19 Kemiskinan merupakan masalah sosial yang dihadapi negara-negara di Asia Tenggara.

Sumber: Kompas, 9 Agustus 2006

Gambar 2.20 Kurangnya fasilitas pendidikan merupakan salah satu penyebab kebodohan.

Pertumbuhan penduduk mengakibatkan jumlah anak-anak usia sekolah meningkat. Apabila sarana pendidikan masih sangat terbatas dan belum memadai menyebabkan anak-anak tidak mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak atau hanya mendapatkan pendidikan yang rendah.Pada akhirnya dapat menimbulkan masalah sosial yaitu rendahnya kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang rendah merupakan faktor penghambat pembangunan. Manusia yang tidak berkualitas atau bodoh akan menjadi beban bagi negara. Akibat lain yang mungkin terjadi adalah rendahnya pertumbuhan ekonomi negara.

Sarana pendidikan yang belum memadai merupakan salah satu faktor penyebab tingkat pendidikan yang rendah di negara-negara kawasan Asia Tenggara.

d . Kep en d u d u ka n

Penduduk adalah orang atau sekelompok orang yang bertempat tinggal atau menempati suatu wilayah atau negara. Dengan demikian penduduk merupakan komponen penting dari suatu negara, karena penduduk merupakan motor penggerak dalam pelaksanaan pembangunan. Tanpa ada penduduk suatu negara tidak dapat melaksanakan pembangunan, karena penduduk adalah objek sekaligus subjek pembangunan.

Masalah kependudukan yang umum dihadapi oleh negara Indonesia dan negara-negara tetangga adalah jumlah penduduk yang besar, pertumbuhan penduduk yang tinggi, kepadatan penduduk yang tinggi, persebaran penduduk, serta masalah-masalah yang berkaitan dengan kualitas penduduk seperti tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, dan tingkat pendapatan penduduk yang masih rendah.

Masalah-masalah sosial yang berkaitan dengan kependudukan umumnya dihadapi oleh negara-negara berkembang seperti Indonesia dan negara-negara tetangga. Hampir semua negara di kawasan Asia Tenggara memiliki jumlah dan pertumbuhan penduduk yang tinggi. Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara. Sementara negara dengan kepadatan penduduk paling tinggi di Asia Tenggara adalah Singapura. Masalah persebaran penduduk yang tidak merata dialami oleh semua negara di kawasan Asia Tenggara terutama negara-negara yang berbentuk kepulauan seperti Indonesia, Singapura, dan Filipina. Selain itu masalah-masalah yang berkaitan dengan kualitas penduduk juga dialami oleh hampir seluruh negara di kawasan Asia Tenggara. Kecuali Singapura, negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada umumnya mempunyai kualitas penduduk yang masih rendah terutama di negara-negara yang kondisi politik dan ekonominya masih belum stabil dan sering terjadi konflik.

Masalah-masalah kependudukan harus diatasi dan dicarikan solusinya. Pemerintah Indonesia mengatasi masalah jumlah dan pertumbuhan penduduk yang tinggi dengan program KB (Keluarga Berencana), sedangkan masalah persebaran dan kepadatan penduduk diatasi dengan program transmigrasi.

Sementara itu pemerintah Singapura mengatasi masalah kepadatan penduduk dengan cara membangun rumah susun. Lalu, bagaimana cara mengatasi masalah-masalah kependudukan yang lain? Setiap pemerintah, pada umumnya mempunyai kebijakan masing-masing untuk mengatasi masalah kependudukan. Pembangunan rumah susun merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah untuk menyediakan permukiman bagi daerah yang padat penduduknya.

e . Lingkungan hidup

Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang berada di sekitar kita atau segala hal yang berada di sekeliling makhluk hidup yang memengaruhi kehidupan. Dengan demikian lingkungan hidup terdiri atas tiga lingkungan berikut ini.

1. Lingkungan fisik yaitu lingkungan di luar makhluk hidup yang meliputi semua benda mati yang ada di sekitar manusia. Misalnya batu, tanah, udara. 2. Lingkungan biologis, yaitu lingkungan di sekitar manusia yang terdiri

atas benda-benda hidup yang meliputi hewan dan tumbuh-tumbuhan. 3. Lingkungan sosial, yaitu lingkungan antarmanusia yang terdiri atas orang-

orang secara individu maupun kelompok.

Masalah-masalah yang berkaitan dengan lingkungan hidup adalah adanya kerusakan lingkungan sebagai akibat dari adanya kegiatan manusia. Beberapa contoh masalah lingkungan hidup adalah kerusakan lahan, kerusakan hutan, dan berbagai bentuk pencemaran lingkungan. Pencemaran terjadi apabila di dalam lingkungan hidup manusia terdapat bahan pencemar yang dapat merugikan manusia sehingga kondisi lingkungan tidak lagi sesuai dengan fungsinya. Misalnya, air sungai kadang dimanfaatkan manusia untuk mandi, tetapi karena airnya tercemar jadi air sungai tersebut tidak dapat dimanfaatkan untuk mandi lagi. Secara umum bentuk-bentuk pencemaran meliputi pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran suara dan pencemaran budaya.

Sumber: Jawa Pos, 24 April 2008

Gambar 2.21 Pembangunan rumah susun di Singapura.

Sumber: Tempo, 19 November 2006

Kegiatan

Bacalah kembali bahasan tentang keadaan sosial Indonesia dan negara tetangga! Buatlah perbandingan keadaan sosial Indonesia dengan negara tetangga dengan cara mengidentifikasi masalah-masalah sosial yang sedang dihadapi masing-masing negara. Kemudian lengkapilah tabel berikut ini.

2. Sikap Waspada terhadap Masalah Sosial di Indone-