BAB IV GAMBARAN UMUM
B. Keadaan Umum Masjid Al-Mukhlasin
Masjid Al-Mukhlasin merupakan tempat beribadah umat Muslim terutama untuk masyarakat Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Di Masjid ini lah segala ritual keagamaan masyarakat lipat kain diantaranya sholat berjemaah, tadarus, khutbah dan lain sebagainya. Adapun sarana-dan prasarana yang di miliki oleh Masjid Al-Mukhlasin diantaranya:67
Tabel 4.1
Sarana Prasarana Masjid Al-Mukhlasin
No Nama Jumlah
1 Toilet 6 Ruangan
2 Tempat Wudhu 2 Ruangan
3 Ruangan Istirahat 1 Ruangan
4 Tempat Parkir 1 Ruangan
6 Pengeras Suara 3 Set
7 Sajadah 21 Rol
8 Mukenah 16 buah
9 Al-Qur’an dan Iqra 83 buah
10 Mimbar 1 Buah
11 Papan Tulis 2 Buah
12 Meja 1 buah
13 Lemari 3 buah
14 AC 6 buah
15 Alat Kebersihan 6 buah
16 Rumah Ta’mir Masjid 1 Ruangan
Sumber: Arsip Masjid Al-Mukhlasin
67 Observasi, Masjid Al-Mukhlasin Kelurahan Lipat Kain, Tanggal 1 September 2022
45
C. Struktur Organisasi Kepengurusan Masjid Al-Mukhlasin Gambar 4.1
Struktur Organisasi Kepengurusan Masjid Al-Mukhlasin
Sumber: Arsip Masjid Al-Mukhlasin
Pengurus Masjid Al-Mukhlasin di ketuai oleh Musnirizon, di bantu oleh wakil ketua, sekretaris, bendahara, seksi pembangunan, seksi rohani, dan seksi qurban, adapun tugas dan fungsi setaip bagiannya antara lain:
Ketua Masjid
1. Merencanakan dan menyusun program kerja DKM;
2. Mengorganisir segala sumber daya yang dimiliki masjid, termasuk sumber daya jama’ah dan pengurus DKM dalam menjalankan berbagai kegiatan keagamaan;
3. Mengarahkan pengurus sesuai dengan bidangnya, dalam melakukan kegiatan kemakmuran masjid sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan;
4. Menyelenggarakan kegiatan dakwah syi’ar Islam dan pelayanan jamaah sehari-hari maupun dalam momentum hari besar islam;
Ketua Musnirizon
Seksi Bangunan Rukianda
Seksi Rohani Muslehah S.Pd
Seksi Qurban Hartono dan Iyal Sekretaris
Said S.Pd
Bendahara Rafis Wakil Heru Jubai
5. Menyelenggarakan pendidikan dan pembinaan rohani kepada Jama’ah masjid;
6. Menyelenggarakan pemeliharaan dan pembangunan Masjid 7. Mengelola keuangan masjid;
8. Mengawasi atas keamanan dan ketertiban kegiatan masjid secara keseluruhan termasuk pencegah terhadap tindakan-tindakan yang dapat merusak citra masjid.
9. Memelihara dan menumbuhkembangkan nilai Islam yang ada di masyarakat.
Wakil Ketua Masjid
1. Mewakili ketua jika berhalangan hadir dalam suatu jenis kegiatan
2. Bersama ketua, bendahara mengevaluasi program kerja dari masing masing bidang serta melakukan pengembangan di bidang organisasi dan program kerja.
3. Mengkoordinir, memotivasi, mengevaluasi, mengarahkan dan membimbing seluruh kegiatan bidang/seksi dalam melaksanakan amanah organisasi.
Sekretaris
1. Merencanakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan
2. Mengkoordinir dan mengendalikan sistem dan prosedur korespondensi dalam hal kegiatan tidap bidang yang terkait dengan hubungan ke luar organisasi.
3. Menyelenggarakan dan melaksanakan penyiapan agenda rapat internal secara periodik maupun insidental sesuai dengan kebutuhan dan rencana kerja organisasi
4. Mengkompilasikan data dan laporan dari masing-masing bidang untuk dijadikan sebagai bahan pelaporan Ketua Pengurus
5. Menyelenggarakan Humas
6. Mengkoordinasikan seluruh laporan kegiatan antar bidang sebagai bahan laporan kepada seluruh jama’ah
47
7. Menginformasikan kepada jama’ah kegiatan yang akan, sedang maupun yang telah dilaksanakan
8. Mendokumentasikan seluruh kegiatan antar bidang
9. Melaporkan seluruh kegiatannya dan bertanggung jawab kepada Ketua Bendahara Masjid
1. Merencanakan keuangan untuk berbagai kegiatan baik operasional maupun pembangunan serta penyusun perhitungan rencana/prakiraan penerimaan dan pengeluarannya;
2. Merencanakan dan mengendalikan pengeluaran dalam rangka kegiatan operasional yang dilakukan oleh masing-masing bidang;
3. Merumuskan usulan standar biaya khotib, penceramah, uang duka dan santunan lainnya, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan yang ada untuk mendapat persetujuan Ketua Pengurus;
4. Menatausahakan dan mempertanggungjawabkan seluruh pengelolaan keuangan kepada jamaah masjid melalui ketua
5. Membantu Ketua dalam mengumumkan posisi keuangan secara periodik kepada jamaah masjid.
Bidang Pembangunan
1. Merencanakan, mendesign, mengontrol, dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur masjid.
2. Mengusulkan dan mengontrol program perbaikan infrastruktur masjid sehingga jama’ah lebih nyaman dalam melaksanakan shalat di Masjid Al-Mukhlasin
3. Merencanakan, melaksanakan, mengontrol, dan mengevaluasi pelaksanaan perbaikan-perbaikan infrastruktur yang diperlukan di Masjid Masjid Al-Mukhlasin
4. dengan tujuan agar kenyamanan Jama’ah dalam beribadah tetap terjaga.
5. Menginventarisasi, pengecekan dan pemeliharaan rutin setiap kelengkapan peribadatan di Masjid Masjid Al-Mukhlasin
6. Menyiapkan kelengkapan sarana dan prasarana untuk kegiatan-kegiatan.
Misalnya, Shalat Jum’at, Shalat Idhul Fitri, Shalat Idhul Adha, Pengajian, dan lain-lain.
7. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan hasil kerjanya kepada ketua Bidang kerohanian
1. Merencanakan, mengatur dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dakwah dan pembinaan jama’ah.
2. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan keimanan, keilmuan dan ketaqwaan Jama’ah.
3. Mengatur penyelenggaraan ibadah Shalat Jum’at, termasuk membuat jadwal imam dan khotib.
4. Mengatur pelaksanaan kegiatan pengajian yang diselenggarakan di Masjid Masjid Al-Mukhlasin
5. Mengatur pelaksanaan ibadah sholat harian termasuk membuat jadwal imam rawatib.
6. Memotivasi jamaah dalam memakmurkan masjid dengan menyelenggarakan kegiatan ibadah khususnya sholat dan kegiatan lainnya.
7. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kepada Ketua
D. Kegiatan-kegiatan Masjid Al-Mukhlasin
1. Menyelenggarakan ibadah sholat fardu berjemaah
Pada dasarnya Masjid memang merupakan tempat ibadah umat islam dalam melaksanakan sholat berjemaah dan hampir setiap hari jamaah selalu berdatangan baik dari sekitaran masjid maupun orang-orang yang dalam perjalanan ke suatu daerah ikut singgah apabila sudah memasuki waktu sholat.
2. Menyelenggarakan solat Jum’at
Setiap minggunya sholat ini selalu di laksanakan 1 kali seminggu yakni pada hari jumat dan di khususkan bagi laki-laki Muslim. Dalam melaksanakan sholat jumat, Jemaah laki-laki akan memenuhi masjid untuk melaksanakan ibadah sholat jum’at.
3. Pengajian mingguan
Malam meningkatkan taraf pendidikan non formal dalam bidang keagamaan masjid Al Mukhlasin melaksanakan pengajianm setiap
49
minggunya, kegiatan inipun dihadiri oleh para jamaah dan masyarakat sekitar. Adapun untuk kondisi saat ini berhubung karena masih pandemi jadi terbatas dalam pelaksanaannya.
4. Menyelenggarakan kegiatan hari besar Islam
Setiap tahunnya pasti ada beberapa hari yang perlu diperingati umat Muslim, yaitu hari besar Agama Islam. Sebagai umat Muslim apabila hari besar tersebut telah tiba ada baiknya mengerjakan sunnah yang bisa dikerjakan agar dapat menambah pahala ibadah. Adapun hari besar Islam yaitu tahun baru Hijriyah, Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Miraj, Idul Fitri dan Idul Adha.
5. Remaja Masjid
Remaja masjid merupakan sekumpulan pemuda masjid yang melakukan aktifitas sosial, ibadah dilingkungan masjid serta pembagian tugas dan wewenang, remaja masjid merupakan organisasi yang diatur dalam SK kepengurusan masjid.Remaja masjid dapat membina para anggotanya dan masyarakat melalui kegiatan keagamaan agar beriman, berilmu dan beramal shaleh.
6. Pendidikan TK/TPA
Di masjid Al Muhklasin terdapat pembinaan TK/TPA sebagai pusat kegiatan anak-anak untuk belajar sejak dini baik untuk mengebangkan kemampuan dan keterampilan pada anak dan juga ditanamkan nilai-nilai agama sejak dini.
7. Majelelis Taklim
Majelis taklim merupakan lembaga non formal yang bertujuan untuk menghimpun kaum perempuan dalam rangka proses belajar mengajar dalam meningkatkan pengalaman, pemahaman tentang ajaran Islam
E. Program Kerja
Program merupakan kegiatan yang direncanakan yang diarahkan pada pencapaian tujuan. Program kerja merupakan landasan bergerak suatu organisasi supaya dapat menjalankan kegiatan dalam suatu periode
kepengurusan. Masjid Aal-Mukhlasin juga memilki program kerja dalam hal pengelolaan masjid diantaranya:
f. Program Pembangunan
1. Membangun fisik Masjid seiring dengan pemasukan Masjid.
2. Meningkatkan fasilitas dan keamanan masjid demi kenyamanan para Jemaah Masjid dan agar adanya peningkatan jumlah Jemaah Masjid Al-Mukhlasin untuk beribadah maupun melakukan kegiatan keagamaan.
3. Mengalihkan kepengurusan masjid dari yang semula di pegang oleh pemerintah sekarang di serahkan ke masyarakat untuk di kelola, namun tetap berkoordinasi dengan pemerintah.
4. Meningkatkan pengelolaan Masjid yang lebih baik kedepannya.
g. Program sosial keagamaan
1. Kegiatan peningkatan pemahaman dan pengamalan agama islam 2. Terus mengaktifkan remaja Masjid dan menyokong pelaksanaan
Program kerja nya.
3. Konsultasi masalah-masalah agama
4. Kajian-kajian masalah agama dan lintas sektoral.
h. Program sosial kemasyarakatan
1. Peningkatan silaturahmi dan ukhuwah islamiah.
2. Bantuan sosial kaum Du’afa dan Yatim Piatu
61 BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan
1. Masjid Al-Mukhlasin telah melengkapi fasilitas Masjid untuk kenyamanan jemaah nya. Masjid sudah di lengkapi dengan fasilitas yang lengkap dan memadai (Idarah) berdiri nya Masjid yang kokoh dan di lengkapi fasilitas pendukung seperti di sediakan tempat sholat dan alat sholat yang bersih dan rapi, ruangan toilet dan tempat wudhu yang bersih, ruangan istirahat yang di lengkapi makanan dan minuman, dan lain sebagainya.
2. Masjid bukan hanya di bangun, tapi juga harus di makmurkan dan di muliakan, Imarah yang sudah di lakukan masyarakat Kelutahan Lipat Kain diantaranya; datang meramaikan Masjid dengan ikut serta dalam Sholat berjemaah, tadarus Al-Qur’an dan ritual ibadah lainnya.
Ikut berpartisipasi dalam kegiatan masjid seperti majelis taklim halaqah dan majelis ilmu pengetahuan, dan sebagainya.
Turut andil menyerahkan anak-anak mereka untuk belajar mengaji di Masjid Al-Mukhlasin.
3. Setelah di bangun dan di lengkapi fasilitasnya, itu tidaklah cukup. Masjid dan sarana prasarananya haris di pelihara dan di jaga dengan baik peralatan dan lingkungan fisik masjid baik didalam ruangan maupun luar ruang masjid, dapat berupa peralatan fisik yang ada di masjid agar setiap sudut masjid bersih, indah dan aman sehingga tercapai tujuan dalam mengagungkan dan memuliakan masjid.
B. Saran
Ada beberapa saran yang perlu penulis sampaikan untuk kemajuan dan meningkatkan ketertarikan Jemaah untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin kedepan, yaitu sebagai berikut :
1. Perlu adanya penambahan anggota bidang dalam kepengurusan untuk mengkoordinator bidang secara lebih khusus dan spesifik
2. Memperbaiki manajemen pengelolaan Masjid, baik pengelolaan dana maupun terhadap program-programnya
3. Menjalin kembali komunikasi yang aktif antara Pengurus dan Masyarakat 4. Aktif memberikan dorongan dan motifasi kepada Masyarakat untuk terus
melaksanakan sholat berjemaah di Masjid, dan meramaikan Rumah Allah.
5. Memperluas jaringan komunikasi serta meng upgrade pengetahuan mengenai Kemasjidan agar terjadi perubahan dan peningkatan dalam pengeloaan Masjid
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Abdul Rahmat, M. Arief Effendi.2014. Seni Memakmurkan Masjid, Gorontalo:
Ideas Fublishing
Agustini. 2013. Pengelolaan dan Unsur-unsur Manajemen, Jakarta: Citra Pustaka Ahmad Yani. 1999. Panduan Memakmurkan Masjid, Jakarta: KHAIRU UMMAH Amiri Abdurrachim. 2002. Dasar-Dasar Pengabdian Sosial, Jakarta : Sinar Surya
Press
Ari H. Gunawan. 2000. Sosiologi Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta Bachrun Rifa’i. 2005. Manajemen Masjid, Bandung:Benang Merah
Beni Ahmad Saebani. Pengantar Antropologi (Bandung: CV Pustaka Setia, 2012) Depag. RI. Al-Qur'an dan Terjemahnya, (Jakarta: P.T. Parca, 1983)
Dwi Narwoko. Bagong Suyanto. Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan (Jakarta:
Kencana, 2006)
Emzir, Metodologo Penelitian Kualitatif Analisis Data, (Jakarta: Rajawali Pers, 2012)
Ernie Tisnawati Sule dan Kurniawan Saefullah, Pengantar Manajemen (Jakarta:
Kencana, 2008)
Fachrudin Hs, Eksiklopedia Al-Qur’an, Jilid II, (Jakarta: Rineka Cipta, Cetakan I, 1992)
RHilmi Aminudin, Menghilangkan Trauma Persepsi, Jakarta: Arah Press, 2008.
Huri Yasin Husain, Fikih Masjid (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2011)
Husaini Usman, Manajemen Teori-teori, praktek dan riset pendidikan, (Jakarta:
Bumi Aksara, 2009)
Ibnu Khaldun, Mukaddimah, Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2011.
Indonesiaku,“StrukturOrganisasiMasjid”,http://berbagifitrah.blogspot.co.id/2016/
06/struktur-organisasi-masjid.html?m=1(11 September2017)
Johannes Supranto,Sampling Dalam Auditing,(Jakarta: Rajawali Pers, 2007)
Johny Manuhutu, Pemberdayaan Masyarakat, (Jakarta : Pustaka Jaya, 1988) Joiansyah Noor, Metode Penelitian Skripsi, Tesis. Disertasi, dan Karya Ilmiah
(Lakarta : Kencana Prenada Media Group, 2012)
Kayo, Kahatib Pahlawan, Manajemen Dakwah : dari Dakwah Konvensional Menuju Dakwah Kontemporer, (Jakarta : Amzah, 2007)
Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, (Jakarta: Aksara Baru, 1979) Mohammad E. Ayub, dkk.1996. Manajemen Masjid Petunjuk Praktis bagi para
Pengurus
Mubasyaroh, “Manajemen Pengelolaan Masjid”, Presentasi pada Seminar Prodi Manajemen Dakwah Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam”, (Kudus:
STAIN Kudus), 2, dipubllikasikan 16 April, 2017.
Muhaammad Rosidin, Masjid Sebagai Pusat Keislaman Berbasis Al-qur’an, dikutip dari http://Ip3.um.ac.id
Muhammad Hanafi, Dasar-dasar Psikologi Agama, (Pekanbaru, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat,2014)
Muhammad Idrus, Metode PenelitianIlmu Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif, (Yogyakarta: Penerbit Erlangga, 2009), Edisi Kedua,. Hlm.
124-225
Muhammad Turmudzi,community development, (Jakarta: visimedia, 1996) MuhammadIdrus,MetodologiPenelitianIlmuSosial,PendekatanKualitatifDanKuan
titatif, (Yogyakarta:Erlangga,2009)
Nana Rukmana D.W., Masjid dan Dakwah, (Jakarta: Almawardi Prima, 2002) Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, (Bandung: Remaja
Rosdakarya, 2004)
Rahardjo Adisasmita. 2011. Pembiayaan Pembangaunan Daerah, Yogyakarta:
Graha Ilmu,
Sandu siyoto. 2015. Dasar Metodelogi Penulisan, Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015
Subandrio.1995. Indonesia Bergerak, Bandung : Remaja Karya
Sudaman Danim dan Suparno.2009. Manajemen Kepemimpinan Transformasional Kekepala sekolahan, Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2010
Sule Tisnawati Erni, dkk. 2008. Pengantar Manajemen. Jakarta: Prenada Media Toto Sayotori,Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung:Pustaka Setia,2012)
Yani Ahmad dan Achmad Satori ismail. 2000. Menuju Masjid Ideal, Jakarta Selatan: LP2SI Haramaen
Zasri M,dkk, 2017. Etika Manajemen Masjid, Solo: Pustaka Litizam Skripsi
Ayu Prasetia. Pengelolaan Dakwah Masjid. Medan 2020. Skripsi UIN Sumatera Utara. www.fdk.uinsu.ac.id
Jurnal
Erwin Haryono, Ika Mei Lina, Endaryono. perancangan system informasi pengelolaan masjid berbasis java pada masjid al-ikhlas pondok aren.
(2020) vol 01 No 03.
Hamdi Abdul Karim. Revitalisasi Manajemen Pengelolaan Peran Dan Fungsi Masjid Sebagai Lembaga Keislaman, institute Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, (2020). vol 5,No 2.
Moch. Lukluil Maknum. Indeks Pengelolaan Masjid Dan Pemberdayaan Umat Di Kabupaten Ponorogo Dan Bojonegoro Jawa Timur, Religi dan Tradisi (2018)Volume 04 No. 01.
Ni Wayan Budiani, Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran Karang Taruna “Eka Taruna Bakti” Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timun Kota Denpasar, Jurnal Ekonomi dan Sosial, Vol. 2, No. 1, 53-54 Wagino. Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan Masjid Raya Sabilal
Mukhtadin Banjarmasin. ( universitas islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, (2020). Jurnal ilmiah Vol 11, No. 4.
Lampiran 1.
TRANSKIP PERTANYAAN WAWANCARA A. Untuk Pengurus Masjid Al-Mukhlasin
Narasumber 1
Nama : Musnirizon
Jabatan : Ketua Pengurus Masjid Al-Mukhlasin
Waktu dan Tempat: Jum’at, 19 Agustus 2022 di Masjid Al-Mukhlasin
No PERTANYAAN JAWABAN
1. Apakah Masjid Al-Mukhlasin melaksanakan sholat lima waktu secara berjemaah?
Tentu saja di Masjdi Al-Mukhlasin ini melaksanakan sholat lima waktu berjemaah secar rutin, kan itu fungsi sebuah Masjid di dirikan, sholat berjemaah harus dan wajib di laksanakan di setiap Masjid terutama Masjid Al-Mukhlasin ini.
2. Apakah ramai Jemaah yang datang sholat berjamaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
Jemaah tidak selalu ramai, di waktu sholat tertentu, seperti sholat dzuhur dan sholat Ashar tidak terlalu ramai, karna mungkin banyak yang sedang melaksanakan aktifitas bekerja atau berdagang, dan sholat di rumah atau di tempat lain. Namun di sholat Subuh, Maghrib dan, Isya Alhamdulillah Jemaah Masjid Al-Mukhlasin ramai Jemaah
3. Apa upaya yang di lakukan pengurus Masjid agar Masjid Al-Mukhlasin ramai Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah?
Mengelola masjid dengan baik, itulah upaya kami
4. Pengelolaan seperti apa yang telah di laksanakan pengurus untuk menarik Jemaah untuk
Seperti memperbaiki Masjid ini, mengelola dana yang di dapat dari masyarakat, menetapkan pengurus dan sebagainya
sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin?
5. Setelah berupaya melakukan pengelolaan terhadap Masjid Al-Mukhlasin secara maksimal, apakah sudah berdampak pada ramainya Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
Masjid akan ramai jika Jemaah itu sendiri datang meramaikan Masjid. Padahal begitu banyak keutamaan sholat berjemaah di Masjid dan sifatnya sangat di ajurkan.
Pahala yang di dapat 27x lipat lebih banyak dari pada sholat sendiri, sehingga tidak ada alasan untuk tidak datang ke Masjid. Di satu sisi kami juga berupaya meningkatkan prasarana Masjid agar Jemaah nyaman dan mau datang ke Masjid, namun tidak ada peningkatan Jemaah yang datang dalam sholat berjemaah, orangnya hanya itu dan itu saja
Narasumber 2
Nama : Said S.Pd
Jabatan : Sekretaris Pengurus Masjid
Waktu dan Tempat: Jum’at, 19 Agustus 2022 di Masjid Al-Mukhlasin
No PERTANYAAN JAWABAN
1. Apakah Masjid Al-Mukhlasin melaksanakan sholat lima waktu secara berjemaah?
Ya tentu saja
2. Apakah ramai Jemaah yang datang sholat berjamaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
Kadang ramai, kadang tidak, yang pasti orangnya biasanya itu itu saja.
3. Apa upaya yang di lakukan pengurus Masjid agar Masjid Al-Mukhlasin ramai Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah?
Kami berupaya melakukan yang terbaik terhadap masjid Al-Mukhlasin sebagaimana Masjid-Masjid pada umumnya, ini agar jemaah ramai datang, tertarik sholat disini, dan betah berlama lama di masjid. Hal pertama yang kami lakukan sebagai pengurus adalah, menetapkan pengurus Masjid untuk
mengatur pembangunan dan
perkembangan Masjid serta kegiatan keagamaan Masjid
4. Pengelolaan seperti apa yang telah di laksanakan pengurus untuk menarik Jemaah untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin?
Menetapkan pengurus, mengelola dana, dan membangun Masjid beserta srana dan prasarananya.
5. Setelah berupaya melakukan pengelolaan terhadap Masjid Al-Mukhlasin secara maksimal,
Menurut saya belum sesuai dengan yang di harapkan, padahal masjid ini tergolong tidak terlalu luas namun Masjid jarang
apakah sudah berdampak pada ramainya Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
yang penuh oleh Jemaah
Narasumber 3
Nama : Heru Jubai
Jabatan : Wakil Ketua Pengurus Masjid
Waktu dan Tempat: Jum’at, 26 Agustus 2022 di Masjid Al-Mukhlasin
No PERTANYAAN JAWABAN
1. Apakah Masjid Al-Mukhlasin melaksanakan sholat lima waktu secara berjemaah?
Ya, tentu saja. Sudah menajdi ha wajib melaksanakan sholat berjemaah
2. Apakah ramai Jemaah yang datang sholat berjamaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
Tidak terlalu ramai
3. Apa upaya yang di lakukan pengurus Masjid agar Masjid Al-Mukhlasin ramai Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah?
Upaya yang kami lakukan ya membangun Masjid ini agar terus bersar dan bagus agar Jemaah terarik sholat di sini.
4. Pengelolaan seperti apa yang telah di laksanakan pengurus untuk menarik Jemaah untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin?
Pengelolaan yang kami lakukan terhadap Masjid Al-Mukhlasin ini, seperti terus melakukan pembangunan, memperindah dan memperbagus Masjid, agar Jemaah merasa nyaman dah betah di Masjid, kemudian melengkapi sarana prasarana Masjid
5. Setelah berupaya melakukan pengelolaan terhadap Masjid Al-Mukhlasin secara maksimal, apakah sudah berdampak pada ramainya Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin ini sesuai yang di harapkan?
Saat ini belum begitu signifikan, karna ramai tidak nya Masjid juga tergantung kepada 70 emaah itu sendiri, kami hanya berupaya melakukan pengelolaan dengan baik dan malakukan kegiatan keagamaan agar manarik, selain itu juga mendorong masyarakat masyarakat untuk lebih rajin datang ke Masjid untuk sholat berjemaah,
terutama Masjid kita tercinta ini, karna Jemaah juga memiliki peran untuk memakmurkan Masjid Al-Mukhlasin ini.
Narasumber 4
Nama : Rukianda
Jabatan : Seksi Pembangunan
Waktu dan Tempat: Jum’at, 26 Agustus 2022 di Masjid Al-Mukhlasin
No PERTANYAAN JAWABAN
1. Apakah Masjid Al-Mukhlasin melaksanakan sholat lima waktu secara berjemaah?
Iya, selalu kami laksanakan
2. Apakah ramai Jemaah yang datang sholat berjamaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
Tidak terlalu ramai, namun di hari juma’at pada saat sholat ju,’at dan hari besar Islam biasanya ramai, apalagi kalau melaksankan suatu kegiatan. Tapi kalau untuk sholat berjemaah di hari biasa, tidak begitu ramai.
3. Apa upaya yang di lakukan pengurus Masjid agar Masjid Al-Mukhlasin ramai Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah?
Memberikan dorongan kepada masyarakat untuk mengingatkan betapa penting nya untuk sholat berjemaah, mengingat keutamaannya yang begitu besar. Biasanya kesempatan ini kami gunakan pada saat ada tabligh di masjid ini.
4. Pengelolaan seperti apa yang telah di laksanakan pengurus untuk menarik Jemaah untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin?
Pengelolaan merupakan hal penting bagi pembangunan dan kemakmuran Masjid, ya kami sebagai pengurus melakukan pengelolaan yang terbaik dengan meningkatkan pembangunan, sarana prasarana Masjid, seperti membangun toilet dan tempat wudhu yang memadai, rumah untuk Imam Masjid, tempat Parkir, dan ruangan istirahat jemaah dan banyak lagi. Setelah di bangun sebagus mungkin kami melakukan pemeliharan (riayah) atau
merawat apa yang sudah di bangun.
Pemeliharaan ini lebih sulit, karna menjaga apa yang sudah ada agar awet dan terus terjaga.
5. Setelah berupaya melakukan pengelolaan terhadap Masjid Al-Mukhlasin secara maksimal, apakah sudah berdampak pada ramainya Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin ini sesuai yang di harapakan?
Semakin banyak Jemaah tentu semakin bagus, akan membawa dampak yang bagus untuk masyarakat itu sendiri, namun nyatanya belum sesuai dengan yang di harapkan
Narasumber 5
Nama : Muslehan S.Pd Jabatan : Seksi Kerohanian
Waktu dan Tempat: Jum’at, 26 Agustus 2022 di Masjid Al-Mukhlasin
No PERTANYAAN JAWABAN
1. Apakah Masjid Al-Mukhlasin melaksanakan sholat lima waktu secara berjemaah?
Iya, sesuai dengan fungsi Masjid itu sendiri
2. Apakah ramai Jemaah yang datang sholat berjamaah di Masjid Al-Mukhlasin ini?
Kalau hari biasa tidak terlalu ramai, mungkin masyarakat banyak yang shoat di Masjid lain
3. Apa upaya yang di lakukan pengurus Masjid agar Masjid Al-Mukhlasin ramai Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah?
Upaya kami selain membantu masyarakat membangun Masjid ini, juga mengelola dan memelihara dengan baik, tujuannya untuk Jemaah juga. Karna kami berharap dengan bagusnya masjid Jemaah makin bersemangat untuk datang ke masjid ini.
4. Pengelolaan seperti apa yang telah di laksanakan pengurus untuk menarik Jemaah untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin?
Seperti memilih imam-imam yang bacaannya merdu, membuat tempat istirahat, menyediakan makan dan minum di sana, masjid selalu dalam keadaan bersih, dan masih banyak lagi
5. Setelah berupaya melakukan pengelolaan terhadap Masjid Al-Mukhlasin secara maksimal, apakah sudah berdampak pada ramainya Jemaah yang datang untuk sholat berjemaah di Masjid Al-Mukhlasin ini sesuai yang di harapakan?
Sejauh ini belum terihat pengingkatan yang signifikan juga, ada peningkatan tapi tidak begitu tinggi. Harapan kami masyarakat mau datang sholat berjemaah memenuhi shaf-shaf Masjid ini, dengan begitu kami juga bersemangat mengurus Masjid. Tapi mungkin belum, semoga kedepanya lebih meningkat lah kesadaran masyarakat untuk