5. KOMPETENSI RELAWAN TIK
5.3. Keahlian Dasar TIK
Sebagaimana disebutkan dalam sub bab 3.2, keahlian dasar TIK yang dilatihkan kepada masyar akat dalam pr oses pembangunan kapasitas adalah keahlian untuk penggunaan umum komputer mulai dar i pembuatan konten hingga menggunakan email dar i w eb. Pembuatan konten hingga email mew akili kategor i aplikasi desktop dan inter net. Adapun kategor i komputer dan jar ingan dimasukan sebagai kelengkapan yang diper lukan oleh r elaw an TIK sebagaimana dijelaskan dalam sub bab 5.1. Rincian str uktur keahlian dasar TIK kelompok pengger ak dan ur utannya adalah sebagaimana tampak pada gambar 5.2.
Gambar 5.2. Keahlian TIK Spesialis Pengger ak
Tabel 4.7 pada bagian sebelumnya menunjukan penggunaan aplikasi desktop saat tidak memiliki sambungan inter net / offline dan penggunaan aplikasi inter net saat memiliki sambungan inter net / online. Dua aplikasi ter sebut dijalankan pada satu atau lebih komputer . Oleh kar enanya, kelompok pengger ak har us memi liki keahlian ter kait komputer , aplikasi desktop, jar ingan komputer , dan aplikasi inter net.
Kar ena aplikasi komputer tidak dapat dijalankan tanpa komputer dan jar ingan komputer tidak ber makna tanpa keber adaan komputer , maka penguasaan keahlian TIK spesialis pengger ak ini dimulai dar i komputer . Dalam kondisi belum ter hubung dengan jar ingan, keahli an ber ikutnya yang diper lukan adalah ter kait aplikasi desktop untuk pemenuhan infor masi. Daftar aplikasi offline pada tabel 4.7 dapat dijadikan acuan dalam menentukan aplikasi desktop mana saja yang har us dikuasai.
Sekalipun ker ja kolabor atif dapat ber jalan tanpa jar ingan dengan memanfaatkan media penyimpanan digital, namun untuk efisiensi kelompok pengger ak har us dapat memanfaatkan jar ingan komputer .
Oleh kar enanya keahli an ter kait jar ingan komputer menjadi ur utan ber ikutnya. Dan dalam kondisi ter hubung ke internet, kelompok pengger ak dapat memanfaatkan keahlian ter kait aplikasi inter net untuk membangun ker ja kolabor atif yang lebih luas lagi. Daftar aplikasi online
pada tabel 4.7 dapat dijadikan acuan dalam menentukan aplikasi inter net mana saja yang har us dikuasai.
Gambar 5.3. Konfigur asi Per angkat Jar ingan dengan Wizar d
Kar ena r elaw an TIK itu dapat or ang pr ofesional dan amatir (CIVICUS, IAVE, dan UNV, 2007), maka keahlian TIK spesialis pengger ak ini har us dalam kategor i dasar dan mudah dipelajar i. Misalnya dalam membangun jar ingan komputer , kelompok pengger ak tidak per lu ter libat dalam konfigur asi ber basis teks yang r umit. Penggunaan per angkat jar ingan yang menyediakan car a konfigur asi ber basis gr afis atau menggunakan pilihan langkah ter pimpin lebih diutamakan.
Keahlian Dasar Komputer
Keahlian dasar komponen komputer dimulai dengan pengenalan nama dan fungsi setiap komponen unit sistem dan per ipher als. Setelah
mengetahuinya, keahlian ber ikutnya adalah per akitan komponen, di mana setiap komponen dan per ipher als har us ter pasang dengan benar . Setelah komputer ber bentuk dan dapat difungsikan, keahlian ber ikutnya adalah penyalaan komputer yang meliputi menghidupkan dan mematikan komputer . Keahli an ini diper lukan kar ena komputer tidak dapat member i manfaat apapun apabila tidak mengetahui car a menyalakannya. Dan ter akhir adalah keahlian ter kait cer das TIK, yakni mengamankan komputer agar tidak mer ugikan dir i sendir i dan or ang lain. Komputer dapat diamankan dengan membatasi akses masuk ke dalam unit sistem atau menggunakan per angkat pr oteksi untuk mencegah lonjakan listr ik atau sengatan listr ik.
Gambar 5.4. Str uktur keahlian Komputer
Keahlian dasar BIOS dimulai dengan keahlian pengelolan BIOS untuk keper luan instalasi per angkat lunak sistem. BIOS ini tidak per lu dipasang kar ena sudah ter tanam dalam Mot her boar d, yakni papan elektr onik di dalam unit sistem di mana kar tu-kar tu ekspansi, kabel data, dan kabel penyedia daya dilekatkan padanya. Saat komputer dinyalakan,
BIOS menampilkan infor masi dalam layar tampilan tentang bagaimana car a mengakses pr ogr am setup BIOS. Pr ogr am ini digunakan untuk mengkonfigur asi BIOS. Kepentingan utama pengguna di dalam BIOS adalah mengatur ur utan pembacaan media penyimpanan digital, apakah DVD ROM Dr ive dulu, HDD (Har d Disk Dr ive), atau USB (Univer sal Ser ial Bus) flash dr ive dulu. Jika kepentingannya adalah pemasangan sistem oper asi, maka ur utannya ber gantung kepada lokasi penyimpanan pr ogr am setup per angkat lunak sistemnya. Dan keahli an ter akhir dar i BIOS ini adalah ter kait cer das TIK, yakni bagaimana membatasi akses ke BIOS agar tidak ada or ang yang mendisfungsikan per angkat ker as atau jalur komunikasinya yang diper lukan oleh per angkat lunak aplikasi.
Keahlian dasar sistem oper asi dimulai dengan keahlian memasang per angkat lunak sistem dalam komputer . Sisi cer das TIK nya adalah har us mampu mengenali per angkat lunak sistem ber esiko (tidak asli) dan yang tidak, dan mengetahui car a mendapatkan per angkat lunak sistem yang aman (yang asli atau bebas vir us). Penggunaan per angkat lunak sistem tidak asli ber esiko menghilangkan atau mer usak data kar ena mallwar e yang dikandungnya. Keahlian pemasangan sistem oper asi ini ber gantung kepada keahlian dasar BIOS. Setelah sistem oper asinya ter pasang, keahlian ter akhir yang diper lukan adalah pengamanan sistem oper asi. Keahlian cer das TIK ini member ikan kemampuan membatasi akses masuk ke dalam sistem oper asi agar tidak semua or ang dapat menggunakan sumber daya si stem oper asi, seper ti aplikasi, data, per ipher als yang ter sambung, dan lain sebagainya.
Keahlian dasar media penyimpanan digital dimulai dengan memanfaatkan aplikasi pengelolaan ber kas / file yang ter sedia dalam sistem oper asi. Aplikasi ter sebut digunakan untuk mengakses ber kas dan membuat penyimpanan ber kas (folder) dalam media penyimpanan digital inter nal seper ti HDD dan dar i media penyimpanan digital ekster nal
seper ti USB flash disk. Ter masuk dalam keahlian pengaksesan adalah pencar ian ber kas dalam media penyimpanan digital. Keahlian lainnya adalah manipulasi ber kas dan r uang penyimpanan ber kas, di mana ber kas har us dapat diubah namanya, dipindahkan lokasinya, dan dihapus, ser ta media penyimpaan digital har us dapat dibagi atau disatukan. Keahlian ini penting kar ena aktivitas pr oduksi infor masi menyisakan ber kas sementar a dan mengur angi r uang penyimpanan ber kas. Dan keahlian ter akhir adalah ber kaitan dengan cer das TIK, yakni bagaimana membatasi akses ke ber kas dan penyimpananya.
Gambar 5.5. Str uktur keahlian dasar media penyimpanan data
Keahlian Dasar Aplikasi Desktop
Keahlian dasar ini meliputi pemasangan dan penggunaan aplikasi pr oduksi konten ber basis teks, gambar , suar a, dan video. Sisi cer das TIK nya adalah, keahlian mengenal aplikasi ber esiko dan tidak. Resiko
per angkat lunak aplikasi ini sama dengan r esiko per angkat lunak sistem. Keahlian yang ter akhir adalah penyampaian konten, baik melalui ber kas untuk pr esentasi atau melalui CD/ DVD ROM.
Gambar 5.6. Keahlian dasar aplikasi desktop
Keahlian penggunaan aplikasi desktop ini mer upakan keahlian pengguna akhir , yang digunakan dalam pr oses pemenuhan infor masi secar a offline. Relaw an TIK kelompok pengger ak menggunakan keahlian ini untuk menyediakan data dan infor masi bagi pengguna infor masi, dan masyar akat kelompok pengguna akan menggunakan keahlian ini untuk memenuhi kebutuhan infor masi mer eka.
Keahlian Dasar Jar ingan Komputer
Keahlian dasar ini meliputi pemasangan dan penggunaan jar ingan kabel UTP (Unshielded Twist ed Pair) dan jar ingan nir kabel Wifi untuk jar ingan lokal. Adapun penggunaannya adalah ter kait ber bagi sumber daya seper ti
pr int er. Keahlian jar ingan UTP ini har us dicapai ter lebih dahulu sebelum keahli an jar ingan nir kabel Wifi kar ena nir kabel dapat digunakan untuk menghubungkan dua jar ingan kabel.
Gambar 5.7. Str uktur keahlian dasar jar ingan komputer
Ur utan per tama keahli an dasar jar ingan kabel adalah pemasangan, yang meliputi ter minasi kabel UTP, penghubungan dua komputer dengan kabel cr ossover, penghubungan dua komputer atau lebih dengan kabel st r aight -t hr ought melalui swit ch (topologi bintang), dan pengalamatan komputer dengan alamat pr otokol inter net kategor i pr ivate. Pemilihan topologi bintang adalah kar ena umumnya per usahaan sekar ang ini menggunakan topologi ter sebut untuk kabel UTP. Adapun ter minasi kabel adalah pemasangan modular plug RJ-45v pada kedua sisi kabel agar kabel dapat dipasangkan ke por t RJ-45 pada komputer .
Setelah ter hubung, keahlian penggunaan jar ingan kabel dapat dibangun agar dapat membagi sumber daya per angkat lunak, per angkat ker as, dan data di dalam jar ingan lokal. Agar pr ivasi setiap pengguna komputer ter jaga, maka keahlian ter akhir pengamanan sumber daya. TIK
cer das ini mer upakan keahlian untuk membatasi akses pengguna dalam jar ingan ke sumber daya yang dibagi, misalnya melalui pengatur an akun pengguna sumber daya yang dibagi.
Keahlian dasar jar ingan nir kabel dimulai dar i penerapan topologi
Ad-Hoc di mana banyak komputer dapat sali ng ter hubung tanpa membutuhkan per angkat lainnya dengan Wifi. Keahlian ber ikutnya adalah mener apkan topologi Infr astr uctur e di mana banyak komputer dapat saling ter hubung dengan Wifi melalui Access Point. Agar mampu menggabungkan dua local ar ea net wor k melalui Wifi, diber ikan juga keahli an pemasangan Br idge. Sisi cer das TIK dalam keahlian dasar jar ingan nir kabel ini adalah pembatasan akses ke dalam jar ingan nir kabel. Dan keahlian ini diakhir i dengan inter net, yang meliputi pemasangan USB modem untuk satu komputer , modem r outer untuk penggunaan layanan inter net ber sama-sama
Keahlian Dasar Aplikasi Internet
Keahlian dasar aplikasi inter net jar ingan ini setelah peser ta dapat menghubungkan dir i ke inter net. Keahlian ini meliputi pengelolaan akun yang akan digunakan untuk penggunaan ber bagai aplikasi inter net. Sementar a Keahlian yang ber kaitan dengan cer das TIK adalah penapisan konten. Keahlian ini ber guna untuk membatasi konten dar i inter net agar tidak mengandung hal yang negatif. Keahlian pengumpulan data dengan menggunakan mesin pencar i dan for mulir online. Keahli an pengumpulan data ini diper lukan dalam aktivitas pengumpulan data secar a online
dalam pr oses pemenuhan infor masi. Setelah data ter kumpul, keahlian ber ikutnya adalah yang digunakan untuk pengolahan data kolabor atif, meliputi pengolahan data tabel, gambar , dan teks. Di negar a dengan har ga sew a inter net yang mahal, pengolahan data suar a dan video tidak efisien dilakukan di inter net kar ena akan menghabiskan banyak kuota
data inter net. Aplikasi pengolah data di inter net ini tidak per lu dipasang di dalam komputer , kar ena dapat langsung digunakan menggunakan aplikasi int er net br owser.
Gambar 5.8. Str uktur keahlian dasar aplikasi inter net
Dan keahlian ter akhir adalah penyampaian konten secar a online
menggunakan aplikasi inter net yang menyediakan w aktu jeda dan tanpa w aktu jeda. Aplikasi inter net yang dapat digunakan untuk diseminasi konten yang mengijinkan w aktu jeda misalnya sur at elektr onik, penyimpanan data online, situs w eb, dan semisal lainnya. Sementar a aplikasi internet yang dapat digunakan untuk diseminasi konten tanpa w aktu jeda misalnya t eleconfer ence.